• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa UAD Wakili Kampus dalam Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program

21/01/2025/in Terkini /by Ard

Arivansi Ringu Kodi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Dok Arivan)

Arivansi Ringu Kodi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil mengharumkan nama kampus dengan mengikuti Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MY-ILP). Sebagai mahasiswa Kristen Protestan, Arivansi menunjukkan bahwa keberagaman tidak menjadi penghalang untuk berkontribusi dalam kegiatan yang bertujuan mempromosikan dialog lintas agama, toleransi, dan solidaritas di Indonesia.

MY-ILP, yang diinisiasi Muhammadiyah, merupakan program kepemimpinan lintas agama bagi mahasiswa non-muslim yang berkuliah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Kota Denpasar, Bali, pada 13‒15 Januari 2025. Program ini membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, pemahaman nilai-nilai kebangsaan, serta menanamkan semangat keadilan dan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 18 PTMA, termasuk Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Muhammadiyah Manado, hingga Bali International Management (BIM) University. Peserta berasal dari berbagai latar belakang agama, seperti Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, dan terdiri atas 18 laki-laki dan 22 perempuan. Keberagaman ini menjadi cerminan harmoni yang diusung dalam MY-ILP.

Untuk mengikuti program ini, Arivansi melewati seleksi ketat yang terdiri dari dua tahap. Tahap pertama melibatkan seleksi berkas, termasuk menulis esai bertema “Aku, Muhammadiyah, dan Indonesia”, serta mendapatkan surat rekomendasi dari organisasi kampus, dalam hal ini Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UAD. Tahap kedua berupa wawancara yang menilai komitmen dan pemahaman peserta tentang toleransi dan kepemimpinan lintas agama.

Selama kegiatan, Arivansi merasakan pengalaman yang sangat berkesan. Salah satu momen unik adalah ketika peserta mengunjungi Puja Mandala, simbol keberagaman di Bali yang menyatukan lima tempat ibadah dari agama yang berbeda. Arivansi mengungkapkan bahwa melalui program ini, ia semakin termotivasi untuk memperjuangkan toleransi dan menghormati keberagaman dalam kehidupan sehari-hari. “Kami cepat akrab meski berbeda latar belakang. Program ini mengajarkan bahwa perbedaan adalah kekuatan untuk memajukan bangsa,” ujarnya.

Arivansi juga mengapresiasi Muhammadiyah yang telah menciptakan ruang inklusif bagi mahasiswa non-muslim. Menurutnya, pengalaman ini tidak hanya menambah wawasan tentang pentingnya toleransi, tetapi juga memperluas relasi dengan teman-teman dari berbagai provinsi di Indonesia. “Sangat sedih saat berpisah dengan teman-teman luar biasa ini. Pengalaman ini benar-benar tak terlupakan,” katanya menutup cerita.

Arivansi menjadi salah satu contoh nyata bahwa keberagaman di PTMA adalah kekuatan yang bisa membangun solidaritas dan persatuan untuk Indonesia yang lebih inklusif. Keterlibatannya dalam MY-ILP menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap menjadi pelopor perubahan menuju masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan penuh toleransi. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arivansi-Ringu-Kodi-mahasiswa-Program-Studi-Ilmu-Komunikasi-Dok-Arivan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-21 10:21:382025-01-21 10:21:38Mahasiswa UAD Wakili Kampus dalam Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program

Semarak Milad FSBK UAD ke-27 dengan Rangkaian Kegiatan Budaya dan Kreativitas

15/01/2025/in Terkini /by Ard

Pemukulan Gong oleh Dekan FSBK UAD (Dok panitia CL 27)

Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merayakan Milad ke-27 dengan gelaran bertajuk Cultural Literation 27. Mengusung tema “Wujudkan Inovasi Melalui Budaya Literasi”, acara ini berlangsung semarak dengan berbagai lomba, seminar nasional, bazar buku, hingga hiburan musik yang diselenggarakan pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025 di Kampus UAD.

Rangkaian acara dimulai dengan opening ceremony yang berlangsung meriah. Acara ini diawali dengan video profil FSBK, sambutan dari berbagai tokoh penting UAD, dan pemukulan gong sebagai tanda pembukaan resmi. Penampilan tari tradisional oleh kelompok Aksadewi memukau peserta, menampilkan harmoni antara tradisi dan inovasi modern. Selain itu, penghargaan mahasiswa berprestasi turut menjadi salah satu momen yang membanggakan dalam perayaan ini.

Beragam lomba kreatif menjadi daya tarik utama, seperti desain poster, storytelling, solo singing, futsal, dan tarian modern. Para peserta menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam setiap kompetisi. Selain itu, bazar buku yang berlangsung di sekitar lokasi acara turut menghidupkan suasana dengan berbagai koleksi buku menarik, mendukung penguatan budaya literasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Seminar nasional bertajuk “Personal Edge Cultural Literation” menghadirkan dua pembicara inspiratif, yaitu Setya Amrih P., S.S. dan Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.I.Kom. Diskusi membahas pentingnya budaya literasi sebagai fondasi membangun personal branding dan inovasi dalam menghadapi tantangan global. Peserta seminar diajak untuk berpikir kritis dan mengembangkan keterampilan yang relevan di era kompetitif saat ini.

Sebagai penutup, hiburan musik dari talenta mahasiswa UAD menghidupkan suasana dengan semangat kolaborasi budaya dan seni. Ketua Pelaksana Cultural Literation, dalam sambutannya, mengungkapkan harapannya bahwa acara ini dapat menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan menginspirasi mahasiswa untuk terus berinovasi melalui budaya literasi. Dengan beragam kegiatan yang melibatkan seni, literasi, dan kreativitas, Milad FSBK UAD ke-27 menjadi bukti nyata upaya UAD dalam melestarikan budaya sambil mendorong inovasi untuk masa depan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penampilan-Tari-pada-Pembukaan-Semarak-Milad-FSBK-UAD-Dok-panitia-CL-27.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-15 10:32:002025-01-15 11:03:32Semarak Milad FSBK UAD ke-27 dengan Rangkaian Kegiatan Budaya dan Kreativitas

Gelaran Talkshow Bedah Buku dalam Rangka Milad FSBK ke-27

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Gelaran Talkshow Bedah Buku (Dok Panitia CL 27)

Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merayakan Milad ke-27 dengan acara Cultural Literation 27 di Hall Kampus IV UAD. Dengan tema “Wujudkan Inovasi Melalui Budaya Literasi”, acara ini menjadi momen refleksi dan perayaan penting bagi seluruh sivitas akademika.

Rangkaian kegiatan Cultural Literation 27 dimeriahkan dengan pameran buku, bedah buku, dan bazar buku. Gelar wicara bertajuk “Lantunan Literasi: Pilar Kemajuan Bangsa” menghadirkan dua pembicara inspiratif, Fajar Dwi Putra dan Mahfud Ikhwan. Keduanya mengupas tuntas peran literasi dalam membangun bangsa yang inovatif dan berdaya saing, memotivasi peserta untuk terus memperkuat budaya membaca dan menulis.

Bazar buku yang digelar selama acara menghadirkan berbagai penerbit ternama, seperti UAD Press, Pustaka Pelajar, Shira Media, Circa, Medpress, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Anak Hebat Indonesia, Narasi, dan Istana Agency. Pengunjung dapat menikmati berbagai koleksi buku dengan tema yang beragam, mulai dari literasi budaya hingga pengembangan diri, yang mendukung semangat literasi di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Bima selaku koordinator acara menyampaikan bahwa tema tahun ini mencerminkan komitmen fakultas untuk terus mendorong inovasi melalui literasi. “Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi semua peserta untuk menjadikan literasi sebagai pilar kemajuan, baik dalam pendidikan, budaya, maupun kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan Cultural Literation 27, FSBK UAD menunjukkan peran strategisnya dalam memajukan literasi sebagai fondasi inovasi dan perubahan sosial. Semarak acara ini menjadi bukti nyata bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang membangun peradaban yang lebih baik. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gelaran-Talkshow-Bedah-Buku-Dok-Panitia-CL-27.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 11:12:032025-01-14 11:12:03Gelaran Talkshow Bedah Buku dalam Rangka Milad FSBK ke-27

Seminar Personal Edge dalam Rangka Cultural Literation 27

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Personal Edge Dalam Rangka Cultural Literation 27 (Dok. Panitia CL 27)

Dalam Rangka Milad Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi ke-27, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar Seminar Personal Edge Cultural Literation 27 pada Sabtu, 11 Januari 2025, di Amphitarium UAD. Seminar ini dirancang untuk membantu peserta membangun citra diri atau personal branding yang autentik dan efektif, sehingga mampu meningkatkan daya saing di dunia kerja. Dengan tema “Personal Branding Melalui Budaya Literasi Menuju Masa Depan Kompetitif”, seminar ini menekankan pentingnya budaya literasi sebagai dasar penguatan citra diri yang relevan di era modern.

Dalam seminar tersebut, peserta diajak untuk memahami konsep personal branding sebagai faktor krusial dalam membangun karier. Narasumber memaparkan bahwa personal branding tidak hanya soal pencitraan, tetapi juga tentang autentisitas, komunikasi yang efektif, dan nilai yang dibawa seseorang. Budaya literasi, kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, serta memahami konteks sosial dan budaya menjadi landasan penting dalam membangun citra diri yang kuat. Melalui literasi, individu mampu menganalisis informasi secara mendalam, berpikir inovatif, dan menyampaikan ide-ide secara jelas serta relevan.

Salah satu poin utama yang diangkat adalah peran budaya literasi dalam menciptakan personal branding yang kompetitif. Narasumber menyoroti bagaimana budaya literasi membantu individu memahami dinamika sosial, beradaptasi dengan lingkungan budaya yang beragam, serta membangun komunikasi profesional yang efektif. “Budaya literasi adalah kunci. Dengan literasi yang baik, seseorang dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menyampaikan gagasan secara persuasif,” ujar salah satu pembicara, seorang praktisi komunikasi sekaligus akademisi.

Peserta seminar tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga strategi praktis untuk mengintegrasikan budaya literasi dalam membangun personal branding. Keterampilan seperti menulis curriculum vitae (CV) yang menarik, berbicara di depan umum, dan memanfaatkan platform digital untuk membangun citra diri menjadi fokus dalam sesi interaktif.

Salah seorang peserta, Melia, mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD, menyatakan, “Seminar ini membuka pandangan saya tentang pentingnya literasi dalam membangun karier. Saya merasa lebih percaya diri untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.”

Seminar tersebut menjadi langkah konkret UAD dalam mendukung pengembangan mahasiswa yang siap bersaing di dunia profesional. Dengan mengintegrasikan budaya literasi dalam personal branding, diharapkan para peserta dapat menghadapi tantangan karier di masa depan dengan lebih percaya diri dan kompetitif. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bekal bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi upaya memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Personal-Edge-Dalam-Rangka-Cultural-Literation-27-Dok.-Panitia-CL-27.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:57:092025-01-14 10:57:09Seminar Personal Edge dalam Rangka Cultural Literation 27

Gelar Wicara Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY Ke-12 Ilmu Komunikasi UAD

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Talkshow Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY (Dok Panitia Comday)

Opening ceremony Communication Day (COMDAY) ke-12 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses digelar pada Jumat, 10 Januari 2025, di Auditorium Kampus I UAD. Acara ini mengusung tema “Harmoni Komunikasi” dan bertujuan untuk memperingati 12 tahun perjalanan Program Studi Ilmu Komunikasi. Dengan tema tersebut, acara ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ruang refleksi untuk mempererat tali persaudaraan di antara mahasiswa dan memperkenalkan program studi kepada masyarakat luas.

Salah satu agenda utama dalam pembukaan ini adalah gelar wicara bertajuk “Peran Budaya Lokal di Era Modernisasi”. Diskusi ini menjadi sorotan karena mengangkat pentingnya budaya lokal sebagai elemen penting dalam komunikasi modern. Narasumber yang hadir adalah praktisi budaya, akademisi, dan tokoh masyarakat yang berbagi wawasan tentang bagaimana budaya lokal dapat diintegrasikan dalam era globalisasi tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya. Dengan diskusi yang interaktif, para peserta gelar wicara yang terdiri atas mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memahami relevansi budaya lokal dalam membangun harmoni komunikasi di tengah perubahan zaman.

Gelar wicara ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena memberikan perspektif baru tentang cara menjaga budaya lokal sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan modernisasi. Salah satu koordinator divisi acara, mengungkapkan, “Gelar wicara ini menginspirasi kami untuk tidak hanya menjadi mahasiswa yang kreatif, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian budaya lokal. Di era digital, budaya dapat menjadi alat komunikasi yang efektif.”

Selain itu, agenda pembukaan COMDAY ke-12 juga diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti penampilan akustik, penayangan video perjalanan Program Studi Ilmu Komunikasi, dan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi. Suasana acara semakin meriah dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan COMDAY tahun ini. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga wawasan mendalam tentang pentingnya menjaga harmoni dalam komunikasi dan budaya.

COMDAY ke-12 menjadi momentum penting bagi keluarga besar Program Studi Ilmu Komunikasi UAD untuk merayakan perjalanan panjang mereka sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas sebagai bagian dari upaya menjadikan komunikasi sebagai jembatan harmoni dalam kehidupan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-Budaya-Warnai-Opening-Ceremony-COMDAY-Dok-Panitia-Comday.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:44:072025-01-14 10:44:07Gelar Wicara Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY Ke-12 Ilmu Komunikasi UAD

Milad ke-12 Ilmu Komunikasi UAD: Merayakan Harmoni Komunikasi

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Milad ke 12 Ilmu Komunikasi UAD (Dok Panitia Comday)

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merayakan milad ke-12 dengan menggelar acara tahunan Communication Day (COMDAY). Perayaan ini bertujuan untuk memperingati perjalanan panjang Program Studi Ilmu Komunikasi UAD yang telah berdiri sejak 12 tahun silam. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, COMDAY tahun ini mengedepankan nilai kerukunan dalam komunikasi sebagai inti dari interaksi manusia. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menciptakan suasana damai, saling menghormati, dan penuh pengertian dalam keberagaman dunia yang dinamis.

COMDAY ke-12 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi menyatakan, “Momentum ini diharapkan menjadi titik balik positif bagi seluruh keluarga besar Ilmu Komunikasi UAD. Kita tidak hanya merayakan pencapaian selama 12 tahun, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus maju menuju masa depan yang lebih cerah.” Acara ini mempererat hubungan antarmahasiswa, dosen, dan alumni, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam keluarga besar program studi.

Logo COMDAY ke-12 memiliki filosofi yang mendalam. Bentuk angka 12 menggambarkan perjalanan panjang selama 12 tahun, simbol dedikasi dan kontribusi Ilmu Komunikasi dalam mencetak generasi unggul di bidang komunikasi. Elemen vinyl dalam logo melambangkan harmoni melalui simbol musik sebagai bahasa universal yang menyatukan perbedaan. Selain itu, garis melingkar pada vinyl merepresentasikan gelombang suara yang memancarkan getaran positif dan keselarasan. Kehadiran not nada yang membentuk angka 12 menjadi simbol melodi komunikasi yang harmonis, mengingatkan bahwa komunikasi yang baik memerlukan ritme, sinkronisasi, dan harmoni.

COMDAY ke-12 juga merupakan ajang refleksi bagi Program Studi Ilmu Komunikasi UAD untuk terus mengukir prestasi. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, acara ini menekankan pentingnya komunikasi sebagai jembatan untuk menciptakan keselarasan di tengah keberagaman. Semangat kebersamaan dan harmoni yang diusung menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan komunikasi global yang semakin kompleks. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Milad-ke-12-Ilmu-Komunikasi-UAD-Dok-Panitia-Comday.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:29:222025-01-14 10:29:22Milad ke-12 Ilmu Komunikasi UAD: Merayakan Harmoni Komunikasi

Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Lulus Tanpa Skripsi dan KKN

08/01/2025/in Terkini /by Ard

Nur Asfia Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Dok Fia)

Nur Asfia, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2021, menjadi salah satu contoh mahasiswa yang berhasil lulus tanpa mengikuti skripsi dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal ini berkat capaian luar biasanya selama masa studi yang memanfaatkan berbagai peluang akademik dan non-akademik secara optimal.

Perempuan tersebut berhasil mengganti program KKN setelah lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) melalui Eksha Team. Ia dan timnya mengangkat tema mitos Pulung Gantung di Gunungkidul, yang memberikan dampak sosial dan budaya bagi masyarakat setempat. Sementara itu, untuk skripsi, Nur Asfia memilih jalur publikasi jurnal ilmiah. Artikelnya yang mengangkat topik komunikasi krisis perguruan tinggi Indonesia dalam skandal plagiarisme periode Januari‒Juni 2024 diterbitkan di jurnal terakreditasi SINTA 3, memenuhi syarat kelulusan tanpa skripsi.

Selama kuliah, Nur Asfia terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkaya pengalaman dan keterampilannya. Ia pernah menjadi Sekretaris Divisi Media dan Komunikasi HIMAKOM UAD periode 2022/2023, serta social media specialist di SE BSI UAD selama dua tahun. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Maxy Academy, menjadi panitia dalam berbagai acara kampus, seperti Ring Sinema dan Cellenion, hingga mengikuti konferensi internasional di Brawijaya Communication International Conference (BCIC). Nur Asfia juga dikenal sebagai penulis buku antologi Everyone Can Become a Leader (2023) dan Marketing Public Relations: Sketch of the Strategy (2024).

Motivasi Nur Asfia dalam menempuh pendidikan tinggi sangat inspiratif. “Aku lahir dari keluarga yang pernah retak, tapi itu menjadi alasan terbesarku berjuang. Aku ingin mematahkan stigma bahwa anak dari keluarga broken home itu gagal. Pendidikan adalah jalanku membuktikan bahwa aku bisa mengubah luka menjadi cahaya dan membangun kehormatan keluarga kembali,” ujarnya. Ia percaya bahwa pendidikan dan pencapaian adalah cara terbaik untuk meraih masa depan yang lebih baik dan menjadi inspirasi bagi orang lain.

Kisah Nur Asfia membuktikan bahwa kesuksesan tidak tergantung pada keadaan, tetapi pada usaha keras dan tekad yang kuat. Semangat dan konsistensinya dalam memanfaatkan berbagai peluang selama kuliah membuatnya menjadi teladan bagi mahasiswa lain yang ingin mencapai lebih. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nur-Asfia-Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Dok-Fia-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-08 09:43:172025-01-08 09:43:17Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Lulus Tanpa Skripsi dan KKN

Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik Omah Indische

08/01/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik di Omah Indische (Dok Dilla)

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengikuti kelas Kehumasan berhasil mengungkap fakta menarik di balik kisah menyeramkan Omah Indische, yang lebih dikenal masyarakat sebagai “Rumah Pocong Sumi”. Kelompok mahasiswa yang terdiri atas Rizkyana Iswahyuni, Nur Anzlina, Indra Nurdiawan, Sabrina Andin, Titin Aprilianti, dan Putri Ningrum, melakukan liputan sejarah di lokasi tersebut sebagai bagian dari tugas liputan kreatif.

Omah Indische terletak di kawasan strategis Yogyakarta dan sering dijadikan lokasi syuting film horor. Cerita-cerita menyeramkan yang berkembang di masyarakat menyebut rumah ini dihantui oleh sosok mistis bernama “Pocong Sumi”. Namun, liputan mendalam para mahasiswa Sastra Indonesia ini justru mengungkap sisi lain dari rumah tua tersebut. Di balik suasana angker, rumah itu memiliki nilai sejarah yang kaya dan desain arsitektur unik khas kolonial Belanda.

Rumah ini dibangun pada awal abad ke-20 oleh seorang pengusaha keturunan Belanda yang bernama Cornelis Hendrik Van Dijk. Omah Indische awalnya difungsikan sebagai rumah keluarga besar sekaligus tempat pertemuan sosial bagi kaum elite pada masa itu. Desainnya mengadopsi gaya Indische dengan ventilasi besar, dinding tebal, dan teras luas yang dirancang untuk menyesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Hingga kini, ornamen asli seperti ukiran kayu pada pintu dan jendela tetap terjaga keasliannya.

Menurut Rizkyana Iswahyuni, “Kami menemukan bahwa cerita horor yang berkembang hanya mitos yang menutupi cerita sejarah sebenarnya. Omah Indische adalah saksi bisu berbagai peristiwa penting, mulai dari era kolonial hingga perjuangan kemerdekaan.” Selain itu, mereka juga mencatat bahwa rumah ini memiliki daya tarik wisata sejarah yang potensial jika dikembangkan lebih lanjut.

Dengan penemuan tersebut, mahasiswa Sastra Indonesia UAD berharap masyarakat dapat melihat Omah Indische dari perspektif berbeda, bukan hanya sebagai lokasi angker tetapi juga sebagai bagian dari sejarah Yogyakarta. Upaya mereka menunjukkan bahwa kehumasan tidak hanya soal komunikasi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya yang sering kali terlupakan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Sastra-Indonesia-UAD-Ungkap-Sejarah-Unik-di-Omah-Indische-Dok-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-08 09:29:242025-01-08 09:29:24Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik Omah Indische

Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu oleh Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

07/01/2025/in Terkini /by Ard

Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu (Dok Aulia)

Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2023 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan pementasan drama bertajuk Lubang Hitam Masa Lalu. Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Apresiasi Drama yang berlangsung di Gedung Militaire Societet, Taman Budaya Yogyakarta, pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Pementasan mengusung tema “Jelujur Masa”, yang diambil dari istilah dalam dunia konveksi yang berarti merapikan, menggambarkan upaya memperbaiki keadaan yang berantakan.

Tujuan dari pementasan ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan ekspresi. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan pembelajaran tentang seni penyutradaraan, keaktoran, dan tata artistik. Pementasan juga bertujuan memperkuat hubungan mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2023 dengan masyarakat luas, sekaligus memberikan respons terhadap isu-isu sosial budaya di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menyampaikan kritik sosial dan pesan moral yang dapat menjadi bahan refleksi bagi semua pihak yang terlibat. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pementasan-Drama-Lubang-Hitam-Masa-Lalu-Dok-Aulia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-07 15:56:192025-01-07 15:56:19Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu oleh Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

FSBK UAD Dorong Mahasiswa Lulus Melalui Publikasi Ilmiah Melalui Bootcamp for Research and Publication

06/01/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. di Acara Bootcamp for Research and Publication (Dok. Ilkom UAD)

Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara Bootcamp for Research and Publication Batch I pada Sabtu, 4 Januari 2025. Acara yang bertempat di Ruang Amphitarium Lt. 9 Kampus IV UAD ini menghadirkan tema menarik yang relevan bagi mahasiswa FSBK UAD terkait bagaimana menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah.

Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum. selaku dosen Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia FSBK bertugas sebagai moderator acara ini. Sementara itu, pembicara utama adalah Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. selaku Wakil Dekan FSBK Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Akademik, dan Kemahasiswaan yang telah menerbitkan berbagai karya di jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A. selaku Wakil Dekan FSBK Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum. Ajar menyebutkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan mahasiswa bahwa lulus kuliah tidak hanya melalui jalur skripsi yang sering dianggap seperti hantu yang tak pernah usai, melainkan juga bisa melalui publikasi ilmiah. “Pada kesempatan ini kami ingin memperkenalkan kepada teman-teman mahasiswa bahwa menulis artikel ilmiah tidak seberat yang dibayangkan,” ungkap Ajar dalam sambutannya.

Memasuki acara inti Bootcamp, penyampaian materi dibuka oleh Tristanti dengan pantun yang disambut semangat mahasiswa FSBK, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dani Fadillah. Dalam materinya, Dani menekankan bahwa ide untuk membuat sebuah penelitian dapat ditemukan dari berbagai sumber, terutama melalui analisis masalah antara kondisi ideal atau apa yang sebenarnya terjadi (das sollen) dan kondisi aktual atau apa yang terjadi (das sein). “Ketika das sollen dan das sein tidak bertemu, di sanalah ide riset muncul,” ujar Dani.

Dani menyoroti pentingnya mengikuti standar penulisan ilmiah berbasis introduction, methods, results, discussion atau kerap disebut IMRAD. Ia juga memberikan tips menulis abstrak yang efektif, yaitu dengan mencakup tujuan, metodologi, dan hasil penelitian secara singkat. Ia mendorong mahasiswa untuk menghindari kesalahan umum seperti plagiarisme, data tidak valid, serta kurangnya fokus pada pertanyaan penelitian. Selain itu, Dani menggarisbawahi pentingnya memilih jurnal bereputasi dengan proses review yang transparan, untuk menghindari jurnal predator.

Di akhir penyampaian materi, Dani memberikan motivasi kepada mahasiswa agar dapat mencoba mempublikasikan karya ilmiah lewat kata-kata yang disematkan dalam tayangan presentasinya “Tips terbaik agar tidak di-reject oleh suatu media publikasi adalah jangan pernah submit”.

Sesi diskusi ditutup dengan closing statement moderator yang menegaskan bahwa pentingnya kesadaran untuk membuat publikasi ilmiah, “Di ruangan inilah kita bangun kesadaran itu,” ujar Tristanti.

Setelah acara ditutup, para mahasiswa dibagi ke beberapa ruang kelas untuk mendapatkan bimbingan lebih mendalam terkait proses dan strategi publikasi ilmiah. Acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk memaksimalkan peran publikasi ilmiah dalam perjalanan akademik. Dengan strategi yang tepat, seperti dukungan dari pembimbing akademik, mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan meraih prestasi di dunia akademik. (Nov/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Dani-Fadillah-S.I.Kom_.-M.A.-Ph.D.-di-Acara-Bootcamp-for-Research-and-Publication-Dok.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-06 12:33:422025-01-06 12:33:42FSBK UAD Dorong Mahasiswa Lulus Melalui Publikasi Ilmiah Melalui Bootcamp for Research and Publication
Page 7 of 15«‹56789›»

TERKINI

  • Mahasiswa Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Pembelian Obat yang Tepat di Apotek26/06/2026
  • Simulasi Kebencanaan FK UAD, Terapkan Manajemen Kedaruratan Lapangan secara Sigap26/06/2026
  • Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo26/06/2026
  • IMM FTI UAD Gelar Studium Generale DAD 2026, Siapkan Kader Adaptif di Era Disrupsi25/06/2026
  • Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus25/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top