Mahasiswa Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Pembelian Obat yang Tepat di Apotek

Mahasiswa Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi masyarakat tentang pembelian obat yang tepat di apotek (Foto. Muhammad)
Mahasiswa Program S-1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi mengenai cara pembelian obat yang tepat di apotek. Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Mei 2026, bertempat di RT 03, Desa Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan (promkes) yang melibatkan ibu-ibu Dasawisma sebagai peserta.
Sosialisasi dengan tema “Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pembelian Obat di Apotek” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara pembelian obat yang benar, aman, dan rasional di apotek untuk mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat.
Kegiatan ini dilakukan oleh enam orang mahasiswa Farmasi UAD yakni, Muhammad Teguh Ferdiansyah, Nur Aini Dini Islamiyah, Yholanda Hidayat, Ammara Khaira Luthfunnisa, Adelliana Khusnul Oktaviasari, dan Najwa Arsya Puspita Khansabrina. Dalam pelaksanaan kegiatan juga didampingi oleh apt. Andriana Sari, M.Sc. sebagai dosen pendamping dari Program Studi Farmasi UAD.
Diawali dengan pre-test untuk menilai pengetahuan awal masyarakat, setiap peserta yang hadir mendapat soal singkat dan dilanjutkan dengan sesi presentasi interaktif mengenai topik tersebut. Pada akhir presentasi, dibuka sesi tanya jawab sebagai bentuk lain dari pelaksanaan post-test.
Andriana selaku dosen pendamping mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan promosi kesehatan yang telah dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu menarik perhatian peserta selama penyuluhan berlangsung. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Selain menambah pengalaman lapangan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan KKN di masa mendatang.
Muhammad Teguh Ferdiansyah, selaku ketua pelaksana menyampaikan, “Dengan diadakannya kegiatan ini masyarakat menjadi lebih memahami cara untuk lebih peduli pada kesehatan melalui pembelian obat di fasilitas kesehatan resmi dan pastinya penggunaan obat sesuai anjuran dari dokter ataupun apoteker, dengan hal itu kita dapat mencegah kesalahan-kesalahan dalam penggunaan maupun pembelian obat. Saya juga sangat senang atas antusias dari ibu-ibu Dasawisma yang memberikan semangat kepada kami, para mahasiswa, melalui respon yang aktif, baik itu bertanya maupun menjawab”. (Mei)
