• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Hafiz: Berkali-Kali Gagal, Berkali-Kali Bangkit

10/08/2026/in Feature /by Ard

Hafiz Ahmad Rumalutur wisudawan terbaik Fakultas Hukum sekaligus wisudawan berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Hafiz).jpg

Bagi sebagian orang, kegagalan mungkin menjadi akhir dari sebuah mimpi. Namun, bagi Hafiz Ahmad Rumalutur, kegagalan justru menjadi alasan untuk melangkah lebih jauh.

Lulusan Program Studi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 ini dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum sekaligus Wisudawan Berprestasi UAD pada Wisuda Periode IV Tahun 2026. Di balik pencapaian tersebut, tersimpan perjalanan panjang tentang keteguhan hati, kerja keras, dan keyakinan bahwa setiap kegagalan selalu membawa pelajaran baru.

Perasaan bahagia, bangga, dan syukur menjadi hal pertama yang dirasakan Hafiz saat namanya diumumkan sebagai wisudawan berprestasi. “Saya merasa sangat bahagia, bangga, dan bersyukur. Semua proses yang sudah saya lalui akhirnya membuahkan hasil,” ungkapnya.

Selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UAD, Hafiz dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi hukum tingkat nasional. Deretan prestasi yang berhasil diraihnya menjadi bukti konsistensi dalam mengembangkan kemampuan akademik sekaligus praktik hukum.

Di antaranya adalah Juara II dan Berkas Terbaik Kompetisi Mediasi Nasional Piala Mahkamah Agung Republik Indonesia VI Tahun 2025, Juara III Kompetisi Surat Gugatan Legal Manuscript Contest 2025, Juara I Berkas Penasihat Hukum Terbaik sekaligus Penasihat Hukum Terbaik National Moot Court Competition Anti Human Trafficking Piala Prof. Hilman Hadikusuma 2025, Juara I Kompetisi Mediasi ALSA Lex Weeks Universitas Padjadjaran 2024, Best Mediator ALSA Lex Weeks 2024, Juara I Kompetisi Nasional Moot Court Peradilan Militer Piala Bergilir Ketua Mahkamah Agung RI dan Piala Tetap Kepala Staf Angkatan Darat Tahun 2023, serta Juara II Tarumanagara Law Fair V Kompetisi Mediasi Tingkat Nasional beserta penghargaan Berkas Terbaik. Selain itu, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Komunitas Peradilan Semu “De Verlichter” Fakultas Hukum UAD periode 2024-2025.

Namun, perjalanan menuju berbagai prestasi tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ada satu fase dalam hidup yang menjadi titik balik bagi Hafiz. Ia pernah mengikuti seleksi TNI sebanyak empat kali, tetapi seluruhnya berakhir dengan kegagalan.

Alih-alih menyerah, pengalaman tersebut justru mengajarkannya untuk melihat setiap kegagalan dari sudut pandang yang berbeda. “Saya selalu berusaha berpikir positif, baik kepada diri sendiri maupun kepada jalan yang sudah Tuhan berikan. Saya percaya setiap proses memiliki hikmah dan waktu terbaiknya,” ujarnya.

Prinsip itu menjadi pegangan yang membantunya tetap berdiri ketika harapan belum berpihak. Baginya, kegagalan bukanlah tanda untuk berhenti, melainkan proses yang menempa seseorang agar menjadi lebih kuat.

Di balik keteguhannya, Hafiz tidak pernah melupakan sosok-sosok yang selalu mendukung setiap langkahnya. Ia menyebut kedua orang tuanya, Amiruddin Rumalutur dan Sitti Syamsia Rumatumia, sebagai sumber kekuatan terbesar dalam hidupnya. Tak lupa, ia mengenang almarhum sang kakek yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dirinya.

Hafiz bercerita bahwa ia merupakan anak kembar yang sejak berusia satu bulan diasuh oleh kakak dari ayahnya di Desa Kilbat, Kecamatan Tutuk Tolu, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Di sanalah ia tumbuh dengan nilai-nilai kehidupan yang mengajarkannya tentang kerja keras, kesederhanaan, dan arti sebuah perjuangan. “Di sanalah saya dididik dan dibentuk hingga akhirnya bisa menjadi wisudawan terbaik Fakultas Hukum sekaligus wisudawan berprestasi,” jelasnya.

Bagi Hafiz, prestasi bukan hanya soal piala, piagam, atau kemenangan. Prestasi adalah kemampuan untuk tetap berdiri tegak setelah berkali-kali jatuh, tetap bersyukur di tengah keterbatasan, dan terus berpikir positif ketika kenyataan tidak sesuai harapan. “Menurut saya, itu adalah cara Tuhan menyeleksi hamba-Nya, dari yang baik menjadi yang terbaik,” tambahnya.

Kini, setelah menyelesaikan studi sarjananya, Hafiz telah menatap langkah berikutnya. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia sebagai bagian dari perjalanan panjang untuk terus mengembangkan diri.

Hafiz menyampaikan harapan agar UAD terus menjadi kampus yang memberi manfaat bagi seluruh mahasiswa serta menjadi wadah terbaik untuk melahirkan generasi yang unggul.

Ia juga menitipkan pesan sederhana bagi mahasiswa yang tengah berjuang meraih mimpi. “Stay humble, stay positive. Satu kali jatuh, seribu kali bangkit. Yakinlah Tuhan selalu bersama orang-orang yang mau berjuang,” pesannya.

Bagi Hafiz, hidup tidak diukur dari seberapa sering seseorang menang, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain. Filosofi Jawa urip iku urup menjadi prinsip yang terus ia pegang: hidup harus menyala agar dapat menerangi dan memberi manfaat bagi sesama.

Barangkali, itulah makna sesungguhnya dari sebuah prestasi. Bukan sekadar berdiri di podium kemenangan, melainkan tetap menyalakan harapan, bahkan setelah berkali-kali diterpa kegagalan. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hafiz-Ahmad-Rumalutur-wisudawan-terbaik-Fakultas-Hukum-sekaligus-wisudawan-berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Hafiz.jpg.jpeg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-10 15:13:402026-08-10 15:13:40Hafiz: Berkali-Kali Gagal, Berkali-Kali Bangkit
You might also like
Anjuran Menjaga Lisan dalam Islam
Optimalisasi Media Sosial Bersama Januar Adam Prasetiya
Sabun Ramah Lingkungan dari Ampas Kopi
Perkuat Solidaritas dan Kapasitas Organisasi, Tapak Suci UAD Gelar Upgrading dan Makrab
Menakar Ketaatan kepada Ulil Amri: Refleksi Politik Islam
Bank Sampah sebagai Solusi Ekonomi Sirkular

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Luluskan Doktor ke-15 Melalui Riset Edukasi Vaksin Covid-1909/08/2026
  • Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat08/08/2026
  • UAD Terjunkan 1.676 Mahasiswa KKN-PLP Periode 2026/202707/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Kembangkan Nanoterapi Berbasis Minyak Atsiri Nilam untuk PPOK06/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Hadirkan Inovasi Inhalasi Berbasis Kitosan untuk Terapi PPOK06/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top