Dikpora Yogyakarta Gandeng Dosen UAD Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris di Jenjang SD

Dosen UAD, Patria Handung Jaya, pameteri Peningkatan Kapasitas Guru untuk Mengajar Bahasa Inggris Jenjang SD oleh Dikpora Yogyakarta (Foto. Istimewa)
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru untuk Mengajar Bahasa Inggris Jenjang Sekolah Dasar (SD) pada 16–17 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Picis, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk memperkuat kompetensi guru dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Narasumber kegiatan ini adalah Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Materi yang diberikan mencakup kesiapan guru dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada siswa SD. Guru juga mendapat penguatan mengenai cara menciptakan suasana belajar yang komunikatif, sederhana, dan menyenangkan bagi siswa.
Salah satu materi yang disampaikan yaitu pentingnya membiasakan penggunaan instruksi sederhana dalam Bahasa Inggris di dalam kelas. Guru didorong untuk menggunakan ungkapan dan instruksi sederhana secara konsisten agar siswa terbiasa mendengar, memahami, serta merespons Bahasa Inggris secara lebih natural dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Mujino, S.Pd., M.Acc., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru perlu diikuti dengan perubahan pola pikir dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris. Menurutnya, guru perlu menciptakan pengalaman belajar yang membuat siswa nyaman, percaya diri, dan menikmati proses pembelajaran.
“Pola pikir guru dalam mengajar Bahasa Inggris perlu diarahkan agar pembelajaran dapat berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan bagi siswa. Dengan suasana yang positif, siswa akan lebih berani untuk mendengar, mencoba, dan merespons Bahasa Inggris tanpa merasa terbebani,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan guru SD di Kota Yogyakarta dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual, komunikatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar, sehingga mampu memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. (Mei)
