• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi, Ada Proses yang Tidak Mudah

07/08/2026/in Feature /by Ard

Adi Satria, wisudawan berprestasi bidang akademik periode IV tahun 20252026 dari Prodi Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Adi).jpg

Bagi sebagian orang, wisuda menjadi penutup perjalanan di bangku kuliah. Namun bagi Adi Satria, momen itu justru menjadi ruang untuk menoleh sejenak ke belakang, mengingat setiap proses yang telah dilalui, setiap kegagalan yang pernah ditemui, hingga setiap kesempatan yang perlahan membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Di penghujung masa studinya sebagai mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), ia dinobatkan sebagai salah satu Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik Periode IV Tahun 2025/2026.

Penghargaan tersebut bukanlah sesuatu yang pernah ia bayangkan sebelumnya. Ketika namanya diumumkan, rasa syukur menjadi hal pertama yang memenuhi benaknya.

“Saya merasa sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa memperoleh penghargaan ini. Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga buah dari doa, dukungan, dan kepercayaan banyak pihak, mulai dari orang tua, dosen, teman-teman, hingga lingkungan yang selalu mendorong saya untuk berkembang,” ungkap Adi.

Selama menempuh pendidikan di UAD, Adi dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi ilmiah. Berbagai prestasi berhasil ia torehkan, mulai dari Juara 1 Essay Ahmad Dahlan International Seminar #3, Juara 2 International Essay Competition CIUVEB, Juara 3 International Essay Competition AILEC Bidang Kesehatan, Juara 1 LETIN 4 Bidang Pangan, pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Eksakta Tahun 2024, hingga sejumlah penghargaan lain di bidang karya tulis ilmiah dan business plan.

Meski perjalanan itu terlihat penuh prestasi, Adi mengakui bahwa ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Membagi waktu antara kuliah, kompetisi, organisasi, hingga berbagai aktivitas akademik lainnya menjadi ujian yang terus berulang. Tidak jarang ia merasa kewalahan ketika berbagai tanggung jawab datang bersamaan.

Namun, dari situ ia belajar bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari kemampuan yang paling besar, melainkan dari kemampuan untuk tetap bertahan dalam proses. Ia mulai menyusun prioritas, mengelola waktu dengan lebih baik, dan tidak ragu berdiskusi dengan dosen maupun teman ketika menemui kesulitan.

Motivasi terbesar yang membuatnya terus melangkah adalah keyakinan bahwa masa kuliah merupakan ruang terbaik untuk bertumbuh.

“Saya percaya bahwa masa perkuliahan bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang membangun kapasitas diri. Saya ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha. Setiap prestasi yang saya raih menjadi pengingat bahwa kerja keras dan konsistensi akan selalu memberikan hasil,” tuturnya.

Di balik semua pencapaiannya, Adi menyebut orang tua sebagai sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan hidupnya. Dukungan, doa, dan pengorbanan mereka menjadi alasan untuk terus melangkah, bahkan ketika proses terasa berat. Ia juga mengapresiasi para dosen Program Studi Teknologi Pangan UAD yang telah memberikan bimbingan, kepercayaan, dan kesempatan untuk terus berkembang.

Selepas lulus, Adi berencana melanjutkan langkahnya di dunia industri pangan sebagai ruang untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama di bangku kuliah. Ia juga bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang magister agar dapat terus berkontribusi dalam riset dan inovasi pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bagi Adi, prestasi bukanlah tentang seberapa banyak piala yang berhasil dikumpulkan atau penghargaan yang berhasil diraih. Prestasi adalah tentang bagaimana setiap proses mampu membentuk karakter dan memberi manfaat bagi orang lain.

“Pelajaran hidup paling berharga yang saya dapatkan selama kuliah adalah bahwa proses jauh lebih penting daripada hasil. Tidak semua usaha akan langsung menghasilkan keberhasilan, tetapi setiap pengalaman selalu memberikan pembelajaran. Saya belajar untuk tidak takut gagal, karena sering kali kegagalan justru menjadi jalan menuju kesempatan dan pencapaian yang lebih besar,” Ujarnya.

Perjalanan Adi mungkin telah sampai pada satu garis akhir sebagai mahasiswa. Namun, gelar Wisudawan Berprestasi bukanlah penutup cerita. Ia justru menjadi awal dari perjalanan baru, sebuah perjalanan yang akan terus menuntunnya untuk belajar, berkarya, dan menghadirkan manfaat. Sebab pada akhirnya, yang paling dikenang bukanlah seberapa tinggi seseorang berdiri di atas panggung prestasi, melainkan seberapa banyak kebaikan yang ia tinggalkan dalam setiap langkahnya. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Adi-Satria-wisudawan-berprestasi-bidang-akademik-periode-IV-tahun-20252026-dari-Prodi-Teknologi-Pangan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Adi.jpg.jpeg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-07 09:00:062026-08-10 11:03:56Di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi, Ada Proses yang Tidak Mudah
You might also like
Tarawih Khusyuk, Anak Aman: Solusi Ramadan untuk Orang Tua di UAD
Danang, Apoteker UAD dengan 21 Publikasi Ilmiah, 8 Terindeks Scopus
Persada UAD Selenggarakan Khotbah Iftitah 2023
Mahasiswa KKN UAD Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar
Optimalisasi Pipa Paralon sebagai Media Pengolahan Sampah Organik
UAD Kirim Tim Medis Ke Sulawesi Barat

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Luluskan Doktor ke-15 Melalui Riset Edukasi Vaksin Covid-1910/08/2026
  • Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat08/08/2026
  • UAD Terjunkan 1.676 Mahasiswa KKN-PLP Periode 2026/202707/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Kembangkan Nanoterapi Berbasis Minyak Atsiri Nilam untuk PPOK06/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Hadirkan Inovasi Inhalasi Berbasis Kitosan untuk Terapi PPOK06/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top