• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

30/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 20252026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan ini digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD.

Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN, Dr. Muhammad Hamdi, S.E., M.B.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa total mahasiswa peserta KKN yang diterjunkan pada periode ini mencapai 1.735 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.121 mahasiswa KKN Reguler, 597 mahasiswa KKN Alternatif, dan 17 mahasiswa KKN Anak Bangsa.

Lokasi dan persebaran KKN kali ini mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur. KKN Reguler ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Banjarnegara (Jawa Tengah). Sementara itu, KKN Alternatif disebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Terakhir KKN Anak Bangsa ditempatkan di Kecamatan Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

“Kami berharap pelaksanaan KKN ini dapat mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus memperkuat reputasi Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., berpesan agar mahasiswa mampu merasakan kehidupan masyarakat secara langsung dengan tidak sekadar hadir, melainkan benar-benar membaur dengan warga setempat. Dengan menyelami kehidupan sosial masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar berempati, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menolong serta memperbaiki kualitas kehidupan sehari-hari masyarakat di lokasi KKN.

“Selami mereka, bantu mereka, ajak mereka berpikir bersama, dan bantu mereka dalam memperbaiki kehidupannya dengan komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi diterjunkannya peserta ke lokasi pengabdian. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh peserta selama menjalankan kegiatan KKN. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-1.735-Mahasiswa-KKN-Periode-Ganjil-20252026-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-30 11:56:512026-01-30 11:56:51UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow oleh Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Limbah rumah tangga kerap dianggap sebagai masalah lingkungan yang sulit diatasi. Minyak jelantah dibuang begitu saja, plastik kemasan menumpuk tanpa pemanfaatan, dan akhirnya mencemari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya inovasi berkelanjutan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan solusi melalui program unggulan bertajuk SIRASA.

Program unggulan pertama dalam SIRASA berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah bekas pakai. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dikumpulkan langsung dari warga, kemudian diolah menjadi lilin aromaterapi yang siap pakai dan memiliki nilai jual.

Proses pengolahannya meliputi tahapan minyak dibersihkan menggunakan tepung untuk mengurangi kotoran serta bau tidak sedap. Kemudian minyak disaring hingga benar-benar bersih. Lali minyak diberi pewarna dan minyak esensial (essential oil). Terakhir adonan dicetak menjadi lilin dengan tampilan menarik.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup proses pembuatan lilin, tetapi juga edukasi kepada warga mengenai pengolahan minyak jelantah yang aman, ramah lingkungan, serta potensi ekonominya. Produk lilin kemudian dikemas secara rapi agar layak dipasarkan dan bernilai guna lebih tinggi.

Program unggulan SIRASA yang kedua adalah Eco Pillow Project. Program ini merupakan kegiatan pembuatan bantal ramah lingkungan yang dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RW 05.

Bahan baku utama memanfaatkan limbah plastik rumah tangga yang dikumpulkan dari warga, seperti bungkus mi instan, bungkus sabun, kemasan jajanan (ciki), dan kemasan plastik lainnya.

Plastik-plastik tersebut kemudian digunting setipis mungkin sebelum dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dipakaikan sarung bantal. Hasilnya, limbah plastik yang semula hanya menjadi sampah berhasil diolah menjadi bantal siap pakai yang memiliki nilai guna.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu warga RW 05 mengikuti setiap proses dengan semangat, mulai dari pengumpulan plastik hingga pembuatan Eco Pillow. Mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini diabaikan ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui program SIRASA, Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.2 UAD membuktikan bahwa solusi permasalahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif. Limbah bukan lagi sekadar sisa, melainkan sumber potensi ekonomi dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Harapannya, inovasi lilin aromaterapi dan Eco Pillow ini tidak berhenti sebagai program KKN semata, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Limbah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-dan-Eco-Pillow-oleh-Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-I.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:12:452026-01-07 11:12:45KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit IV.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks (Foto. KKN UAD)

Kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks masih perlu terus ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Alternatif 102 Unit IV.A.1 menggelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 November 2025, bertempat di Balai RW 10 Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan perempuan terhadap kanker payudara dan kanker serviks melalui dua pendekatan utama, pertama edukasi metode Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Kedua pengenalan vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda arisan rutin ibu-ibu PKK RW 10 sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

Materi disampaikan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UAD. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan gambaran epidemiologi kanker payudara dan kanker serviks, baik secara global maupun nasional, yang menunjukkan bahwa kedua jenis kanker tersebut masih memiliki angka kejadian yang tinggi pada perempuan. Oleh karena itu, deteksi dini dan pencegahan dinilai sebagai langkah penting untuk menurunkan risiko kesakitan dan kematian akibat kanker.

Selain penjelasan mengenai angka kejadian, mahasiswa juga menyampaikan materi terkait faktor risiko kanker, tanda dan gejala awal kanker payudara dan kanker serviks, langkah-langkah praktis melakukan SADARI secara mandiri dan peran vaksin HPV dalam pencegahan kanker serviks.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu PKK RW 10 tampak antusias mengikuti kegiatan serta aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab, terutama terkait praktik SADARI yang benar dan keamanan vaksin HPV.

Salah satu warga RT 41 RW 10, Ibu Jini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi perempuan dan berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai perempuan, kita perlu waspada terhadap kanker payudara dan kanker serviks. Ilmu yang sudah disampaikan sebaiknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 102 Unit IV.A.1 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan serta mendorong penerapan deteksi dini kanker di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Dra)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-IV.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-sosialisasi-pencegahan-kanker-payudara-dan-kanker-serviks-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:26:532026-01-06 11:26:53KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Unit III.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Permasalahan sampah yang menjadi krisis sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjadi kenyataan publik. Masalah ini dipicu oleh kurangnya jumlah tempat pembuangan sampah dan adanya rencana penutupan TPA Piyungan per 1 Januari 2026.

Menanggapi hal ini, diperlukan tindak lanjut yang dimulai dari level paling krusial, yaitu tingkat rumah tangga. Kampung Gambiran, di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, membuktikan bahwa perubahan dari tingkat dasar bisa benar-benar mengurangi permasalahan sampah yang terjadi.

Pada hari Minggu, 9 November 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.B.3 bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Pemuda Trisna Taruna, dan warga RW 13 melaksanakan acara “Grebeg Sampah Kampung Gambiran”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pendekatan edukasi persampahan seperti pengelolaan sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan aman bagi lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi satu arah, tetapi menekankan pada kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door) agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kunjungan ini bertujuan mendata kebiasaan pengelolaan sampah pada kondisi masing-masing masyarakat per rumah. Dengan pendekatan ini, pendataan bisa memetakan permasalahan dari satu rumah ke rumah lainnya sehingga bisa memberikan solusi berdasarkan objek yang paling krusial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh masyarakat setempat, Lurah Pandeyan, dan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka ikut serta turun ke lapangan untuk memantau langsung serta mendampingi mahasiswa KKN dan remaja taruna berbicara dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Pandeyan mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan pemuda. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan acara ini agar tidak berhenti saat pelaksanaan KKN saja, tetapi menjadi kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan BPBD menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang efektif merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam, pencegahan penyakit menular, dan ketidaknyamanan lingkungan.

Dari proses ini, terungkap bahwa beberapa warga sebenarnya peduli terhadap lingkungan, tetapi terbentur oleh kurangnya pengetahuan, waktu, dan fasilitas. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi dengan cara yang sederhana, relevan, dan disesuaikan dengan situasi masing-masing rumah.

Salah satu materi yang paling menarik perhatian warga adalah pengenalan budidaya maggot (larva Hermetia illucens) sebagai solusi untuk mengolah sampah organik. Untuk mendorong praktik ini, mahasiswa KKN UAD Unit III.B.3 memberikan bayi maggot secara gratis kepada warga yang tertarik sebagai langkah awal.

Lebih dari sekadar kegiatan lingkungan, Grebeg Sampah Kampung Gambiran menunjukkan peran mahasiswa KKN UAD sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pendekatan yang partisipatif dan humanis membuka ruang komunikasi antara mahasiswa dan warga, sehingga edukasi tidak terasa seperti ceramah, melainkan tumbuh dari kebutuhan bersama.

Dari Kampung Gambiran, terlihat bahwa usaha untuk mencapai Yogyakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dengan tindakan kecil yang dilakukan bersama. Kerja sama ini menunjukkan bahwa solusi masalah sampah tidak selalu harus menunggu dari pihak atas, tetapi dapat dimulai dari gerakan akar rumput yang berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Unit-III.B.3-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:13:312026-01-06 11:13:31Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

Mahasiswa KKN UAD Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan

05/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.C.III berkolaborasi dengan Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan dalam kegiatan penanaman sayur kangkung dan sawi di Lorong Sayur RW 15, Kelurahan Juminahan, Kecamatan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Inovasi dan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal.” Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit di kawasan perkotaan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi warga RW 15 Juminahan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Alternatif UAD Unit V.C.III, Vera, menyampaikan bahwa Lorong Sayur menjadi wujud Perkhidmatan Islam Berkemajuan yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, melalui pemanfaatan lahan terbatas, warga diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga bertujuan menghidupkan kembali Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan yang sempat vakum akibat keterbatasan anggota aktif. Lorong Sayur yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai akses jalan kini dimanfaatkan menjadi lahan pertanian perkotaan yang produktif melalui sinergi antara mahasiswa KKN dan warga.

Kegiatan diawali dengan persiapan media tanam menggunakan polybag dan rak vertikal, dilanjutkan dengan proses penanaman dan perawatan tanaman secara gotong royong hingga masa panen. Mahasiswa KKN juga mendampingi warga dalam pengelolaan pascapanen, mulai dari pengemasan hingga pembuatan branding dengan identitas Caping Tani RW 15 Juminahan.

Hasil panen dipasarkan secara langsung dengan berkeliling ke rumah warga serta dipromosikan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran. Ketua KKN Alternatif UAD Unit V.C.III, Naya, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan agar warga tidak hanya mampu menanam, tetapi juga mengelola dan memberi nilai ekonomi pada potensi lokal.

Ketua Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan, Mbah Loso, berharap keterlibatan mahasiswa KKN dapat mengaktifkan kembali Lorong Sayur serta menarik partisipasi generasi muda. Sementara itu, Ketua RW 15 Juminahan, Bambang, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berharap pengelolaan Lorong Sayur dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi agar keberlanjutan program tetap terjaga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Kuliah-Kerja-Nyata-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Ekonomi-Warga-Lewat-Lorong-Sayur-Juminahan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-05 11:07:212026-01-05 11:07:21Mahasiswa KKN UAD Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan

KKN UAD Implementasikan Program MASJOS untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

31/12/2025/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dalan (UAD) Implementasikan Program MASJOS untuk wujudkan lingkungan bersih (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-102 Unit I.B.2 melaksanakan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (MASJOS) di wilayah RW 02 Kelurahan Semaki, Kota Yogyakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Kelurahan Semaki sekaligus bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dari tingkat rumah tangga.

Program MASJOS mengedepankan lima langkah utama, yaitu memilah sampah sejak dari sumbernya, menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik, menghabiskan makanan untuk mengurangi sisa pangan, serta menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, mahasiswa KKN berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Program MASJOS dimulai pada 20 November 2025 melalui kegiatan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dan warga RW 02 Kelurahan Semaki. Mahasiswa KKN menyampaikan pentingnya pemilahan sampah dan peran aktif masyarakat dalam mendukung program kebersihan yang dicanangkan pemerintah. Sosialisasi ini menjadi tahap awal untuk membangun pemahaman dan partisipasi warga terhadap program yang dijalankan.

Sebagai tindak lanjut, tim KKN melakukan survei secara door to door pada 18 November 2025 di wilayah RT 04, RT 05, dan RT 06. Survei ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana warga telah menerapkan pemilahan sampah di rumah masing-masing. Berdasarkan hasil survei tersebut, mahasiswa KKN menentukan warga yang berhak menerima fasilitas tempat sampah tumpuk sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah.

Pembuatan tempat sampah tumpuk dilaksanakan pada 3 Desember 2025, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembagian kepada warga pada 12 Desember 2025. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN didampingi oleh Ibu Sri Mulyani selaku perwakilan RW serta Ibu Kartini selaku Ketua Bank Sampah. Selain tempat sampah tumpuk, warga juga menerima stiker MASJOS dari Kelurahan Semaki sebagai tanda partisipasi aktif dalam program pengelolaan sampah.

Melalui Program MASJOS, mahasiswa KKN Alternatif UAD Unit I.B.2 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat RW 02 Kelurahan Semaki dalam mengelola sampah secara mandiri. Program ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dalan-UAD-Implementasikan-Program-MASJOS-untuk-wujudkan-lingkungan-bersih-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:58:202025-12-31 09:58:20KKN UAD Implementasikan Program MASJOS untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Program Rumah Botol Plastik untuk Atasi Sampah

31/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengelolaan sampah menggunakan rumah botol plastik (Foto. KKN UAD)

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode 101 Unit I.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pembangunan Rumah Botol Plastik di wilayah Gedongkuning, Kelurahan Rejowinangun, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Tim KKNT juga melaksanakan penyerahan Rumah Botol Plastik kepada warga pada Sabtu, 20 Desember 2025. Program ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah botol plastik yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan, khususnya sungai dan jalanan di wilayah setempat.

Ketua tim KKNT, Danda Dewanga Yuda Darma, menyampaikan bahwa tim merancang Rumah Botol Plastik menggunakan baja ringan yang kuat, tahan lama, dan mudah dipindahkan.

Tim KKNT merencanakan penyediaan satu unit Rumah Botol Plastik di setiap RT yang berada di wilayah RW 02 Gedongkuning. Langkah ini memudahkan warga untuk menyetorkan botol plastik bekas secara mandiri dan berkelanjutan.

Program Rumah Botol Plastik ini mendorong masyarakat untuk memahami nilai guna limbah botol plastik serta meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Program ini juga mendapat dukungan dari Masyarakat Jogja Olah Sampah (MAS JOS), sebuah gerakan yang berfokus pada pengurangan volume sampah dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah, termasuk botol plastik.

Warga menyambut program ini dengan antusias dan memberikan respons positif terhadap keberadaan fasilitas tersebut. Warga berharap fasilitas ini mampu membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Gedongkuning. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Pengelolaan-Sampah-menggunakan-rumah-botol-plastik-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:43:072025-12-31 09:43:07Program Rumah Botol Plastik untuk Atasi Sampah

KKN Alternatif 102 UAD Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pandeyan

31/12/2025/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif 102 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit III.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan sosialisasi pemilahan sampah organik matang dan mentah di RW 07 Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 November 2025, bertempat di Masjid Baitul Iman RW 07 Pandeyan.

Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa sebagai respons atas kebiasaan masyarakat yang sebenarnya sudah mengetahui cara memilah sampah, tetapi dalam realitasnya belum menerapkannya secara konsisten. Melalui kegiatan ini, warga diajak kembali memahami pentingnya pengelolaan sampah dari rumah masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa KKN memaparkan materi mengenai jenis-jenis sampah agar mudah dikenali warga, yaitu sampah organik, sampah anorganik, bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dan residu.

Materi selanjutnya membahas dampak penumpukan sampah terhadap kesehatan masyarakat, seperti risiko tetanus, sakit perut, hingga leptospirosis yang dapat menyerang anak-anak hingga lansia akibat timbulan sampah yang terus-menerus menumpuk.

Kegiatan tersebut selaras dengan gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (MASJOS) yang ada di Kota Yogyakarta. Tujuannya tidak lain sebagai upaya saling mendukung serta berkolaborasi antarwarga, pemerintah, dan institusi pendidikan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Dengan demikian, mahasiswa KKN Alternatif UAD berharap kegiatan tersebut dapat menyadarkan masyarakat bahwa pemilahan sampah berpengaruh langsung terhadap kenyamanan hidup sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi di atas, mahasiswa KKN Alternatif UAD juga melaksanakan penyerahan bank sampah botol serta alat pembakaran sampah minim asap bersama Ketua RW 07 Pandeyan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya serta dukungan nyata dari mahasiswa terhadap pengelolaan sampah di lingkungan warga, khususnya dalam menangani sampah botol dan sisa sampah rumah tangga yang sulit terurai. Penyerahan tersebut diharapkan dapat melengkapi fasilitas warga dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD berharap warga RW 07 Pandeyan dapat memulai untuk membiasakan pemilahan sampah dari lingkungan rumah masing-masing.

Mahasiswa menekankan bahwa langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata mahasiswa KKN UAD dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Husnul/Audi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-102-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Program-Pengelolaan-Sampah-Berkelanjutan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:27:152025-12-31 09:27:15KKN Alternatif 102 UAD Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pandeyan

Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Zero Food Waste

31/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Zero Food Waste (Foto. KKN UAD)

Persoalan limbah rumah tangga di kawasan perkotaan yang kian meningkat menuntut hadirnya solusi konkret dan berkelanjutan dari berbagai pihak. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit V.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi Gerakan Inovasi Zero Food Waste. Program pengelolaan sampah berbasis warga ini dilaksanakan di RW 13 Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Yogyakarta.

Program ini menitikberatkan pada pengolahan limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, menjadi produk yang aman bagi lingkungan dan bernilai guna. Inovasi yang dikembangkan meliputi pembuatan ember tumpuk dari galon bekas sebagai alat pengolahan sampah organik, pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, serta pemanfaatan galon bekas menjadi pot bunga.

Ketua KKN Alternatif 102 Unit V.C.2, Harun Ar Efendi, menjelaskan bahwa program Zero Food Waste dirancang sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya. “Melalui Gerakan Inovasi Zero Food Waste, kami ingin mendorong perubahan pola pikir masyarakat bahwa sampah rumah tangga bukan sekadar limbah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan di wilayah perkotaan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, melalui Sosialisasi Gerakan Inovasi Zero Food Waste yang bertempat di Balai RW 13 Tegalpanggung. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam praktik pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.

Program ini didukung sepenuhnya oleh Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Ia menegaskan bahwa program yang dijalankan mahasiswa sejalan dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

“Program kerja ini merupakan salah satu bentuk Perkhidmatan Islam Berkemajuan dengan topik Penghikmatan Global, yaitu pelestarian lingkungan untuk pencegahan dampak dari rekayasa tangan manusia yang membuang sampah sembarangan (Q.S. Ar-Rum [30]: 41),” ujarnya.

Gerakan Zero Food Waste dirancang sebagai solusi sederhana terhadap permasalahan sampah rumah tangga yang selama ini sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan perkotaan. Salah satu inovasi utama, yakni ember tumpuk, merupakan sistem pengolahan sampah organik sederhana yang terdiri atas dua ember bertingkat. Alat ini memungkinkan sisa makanan rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos cair sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh warga.

Ketua RW 13 Tegalpanggung, Ahmad Rofiqi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN memberikan alternatif solusi yang dibutuhkan masyarakat. “Program ini sangat bermanfaat bagi warga RW 13 Tegalpanggung, terutama karena keterbatasan tempat pembuangan sampah dan kesulitan warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dalam mengelola minyak jelantah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi program, ember tumpuk ditempatkan di sejumlah titik strategis, yakni di sudut RT 53, RT 54, dan RT 55, guna memudahkan warga membuang dan mengolah sampah organik. Sementara itu, pot bunga dari galon bekas ditempatkan di setiap rumah warga sebagai media tanam yang sekaligus memperindah lingkungan permukiman.

Kombinasi pengolahan sampah organik, pemanfaatan minyak jelantah, serta daur ulang sampah anorganik melalui Gerakan Inovasi Zero Food Waste diharapkan dapat menekan volume sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Program ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit V.C.2 UAD berharap model pengelolaan sampah berbasis warga dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di wilayah perkotaan lain. Upaya kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat ini diharapkan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Zero-Food-Waste-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:07:472025-12-31 09:07:47Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Zero Food Waste

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis

18/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pelatihan Dasar Mediasi (Foto. Mahasiswa KKN UAD)

“Konflik bisa diselesaikan oleh siapa saja yang mampu.” Pesan inilah yang menjadi semangat utama kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Dasar Mediasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 102 Unit III.B.2 pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Laboratorium Ruang Debat Buya Hamka Lantai 7, Fakultas Hukum UAD Kampus IV, ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN Alternatif Unit III.B.1 dan III.B.3. Pelatihan menghadirkan Dr. Mufti Khakim, S.H., M.H., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unit III.B.2 sekaligus Dekan Fakultas Hukum UAD, bersama tim RAM & Partners sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Dr. Mufti Khakim menegaskan bahwa mediasi saat ini menjadi alternatif penting dalam penyelesaian sengketa di tengah masyarakat. Menurutnya, mediasi menawarkan pendekatan nonlitigasi yang hemat biaya, menjunjung keadilan restoratif, serta lebih mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Mediasi dinilai lebih humanis karena mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menentukan solusi yang adil bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai prinsip dasar mediasi, teknik komunikasi mediator, hingga tantangan yang kerap muncul dalam penyelesaian sengketa. Penyampaian materi yang interaktif membuat peserta memahami bahwa mediasi tidak hanya terbatas pada ranah hukum, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai profesi lintas disiplin ilmu, mulai dari psikologi, pendidikan, manajemen, komunikasi, kesehatan, hingga bidang keilmuan lainnya.

Pemahaman tersebut dinilai mampu membentuk keterampilan berkomunikasi, berpikir jernih, serta menjaga objektivitas dalam memfasilitasi konflik.

Sesi paling menarik terlihat ketika peserta diajak mengikuti simulasi mediasi dengan kasus poligami dan sengketa keluarga. Mahasiswa berperan sebagai mediator maupun pihak yang bersengketa sehingga dapat merasakan langsung dinamika diskusi, negosiasi, hingga proses mencapai mufakat.

Simulasi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penyusunan Nota Kesepakatan sebagai dokumen akhir hasil mediasi. Pengalaman praktik ini memberikan gambaran nyata mengenai proses mediasi di dunia profesional.

Kegiatan yang berakhir pukul 15.15 WIB tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Pelatihan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa mediasi bukan sekadar teori, melainkan keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga bekal untuk berperan aktif dalam penyelesaian konflik di masyarakat secara damai, humanis, dan konstruktif.

Dengan terselenggaranya pelatihan, KKN Alternatif UAD berinisiatif menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan membuka wawasan bahwa seorang mediator tidak hanya lahir dari ruang sidang, melainkan dari siapa saja yang siap menjadi jembatan penyelesaian masalah. Harapannya, pelatihan dasar mediasi ini menjadi langkah awal untuk memperluas praktik mediasi di lingkungan kampus hingga masyarakat luas. (Rus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pelatihan-Dasar-Mediasi-Foto.-Mahasiswa-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:45:312025-12-18 10:45:31Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis
Page 1 of 25123›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top