• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tingkatkan Tertib Administrasi, KKN UAD Susun Peta Wilayah

12/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan peta wilayah administratif dan geografis untuk Padukuhan Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VIII.A.3 resmi meluncurkan peta wilayah administratif dan geografis untuk Padukuhan Pengkok, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Peta tersebut berhasil dipasang di Balai Padukuhan Pengkok pada Selasa, 3 Maret 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari program kerja tematik karena mahasiswa melihat potensi besar wilayah tersebut yang selama ini belum terakomodasi dalam visualisasi peta yang mendetail. Peta ini secara spesifik memetakan aset, batas wilayah dari RT 13 hingga RT 16, serta lokasi-lokasi penting guna memudahkan pengenalan wilayah secara administratif dan geografis.

Berdasarkan pengamatan mahasiswa di lapangan, Padukuhan Pengkok sebelumnya belum memiliki peta fisik yang merinci fasilitas sosial dan batas antar-RT secara mendalam. Untuk menjamin akurasi data, proses penyusunan dilakukan melalui survei lapangan, studi dokumen batas wilayah dari kantor kalurahan, hingga pengolahan citra satelit. Ketua KKN UAD Unit VIII.A.3, Fikri Haikal, menjelaskan bahwa keterbatasan visualisasi wilayah menjadi alasan utama program ini dijalankan.

“Kami melihat Padukuhan Pengkok punya potensi besar, tetapi secara visualisasi wilayah masih kurang. Peta ini kami buat untuk memetakan aset dan batas RT guna memudahkan administrasi wilayah,” ujar Fikri.

Peta tersebut kini memuat informasi krusial yang meliputi pembagian area RT, fasilitas umum seperti Masjid Al-Amin, Masjid Al-Iman, Musala Al-Ikhlas, Musala Al-Huda, hingga Balai Padukuhan. Selain itu, potensi lokal seperti lokasi pengawetan bambu turut dicantumkan untuk memperkenalkan keunggulan ekonomi wilayah. Peta ini juga dilengkapi dengan inset yang menunjukkan posisi Padukuhan Pengkok terhadap kalurahan sekitar, seperti Semoyo, Salam, dan Beji. Pemasangan dilakukan di titik strategis agar para tamu, pendatang, maupun instansi pemerintah tidak lagi mengalami kesulitan navigasi saat berkunjung. Kehadiran peta ini pun disambut positif oleh warga yang merasa wilayahnya kini lebih tertata dan informatif.

Meski sempat menghadapi kendala cuaca dan akurasi titik koordinat berbasis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) saat proses survei, mahasiswa berhasil merampungkan peta tersebut sebagai aset data jangka panjang. Rendy Zulianda, selaku penanggung jawab dari program ini, berharap hasil kerja mahasiswa dapat menjadi dasar perencanaan wilayah yang lebih baik di kemudian hari.

“Kami yakin, ini menjadi fondasi penting untuk tertib administrasi. Peta ini bukan hanya sekadar gambar, melainkan aset data untuk perencanaan pembangunan Padukuhan Pengkok yang lebih terukur di masa depan,” pungkas Rendy. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meluncurkan-peta-wilayah-administratif-dan-geografis-untuk-Padukuhan-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:37:032026-03-12 09:37:03Tingkatkan Tertib Administrasi, KKN UAD Susun Peta Wilayah

Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

12/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga Banaran Kidul tanam toga dan olah kompos (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 sukses laksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) serta pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan ini berlangsung bersama masyarakat Padukuhan Banaran Kidul, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Program yang dipusatkan di salah satu rumah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Banaran Kidul ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi mahasiswa dan warga diwujudkan melalui penanaman berbagai jenis bibit herbal, seperti jahe, kunyit, dan serai, guna memenuhi kebutuhan kesehatan harian.

Selain penanaman Toga, mahasiswa juga memberikan edukasi dan praktik langsung mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Materi yang disampaikan meliputi proses pemilahan sampah organik, pencampuran bahan, hingga teknik pengomposan.

Zakhwan Alfandi, selaku pemateri utama, memaparkan secara rinci tahapan pengolahan sampah dapur tersebut. “Kompos ini nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami yang sangat ramah lingkungan. Pupuk ini bisa langsung dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman Toga di pekarangan rumah ibu-ibu,” jelasnya.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siti Kurnia Widihastuti S.KM., M.PH., program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Siti memastikan bahwa perencanaan yang dieksekusi oleh delapan mahasiswa KKN—yakni Zakhwan Alfandi, Dina Rosi Pratiwi, Salsabila Alnadzifah, Alief Lutphi Wibowo, Dinar Apriliani, Aldiyansah Ramadani, Shafira Hermalia Widodo, dan Asti Tsaniya Lailatifah—memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi desa. Salah satu anggota KWT Banaran Kidul menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program tersebut. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain belajar membuat kompos dari sampah dapur, kami juga mendapatkan pengetahuan tentang penanaman tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Padukuhan Banaran Kidul dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan hidup sehat, memaksimalkan lahan pekarangan untuk Toga, dan mengelola sampah rumah tangga secara bijak. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-warga-Banaran-Kidul-tanam-toga-dan-olah-kompos-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:07:552026-03-12 09:07:55Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

11/03/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan tee herbal dari limbah rambut jagung (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit VIII.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan teh dari rambut jagung (corn silk). Kegiatan yang menyasar anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini berlangsung di Balai Dusun Pokdadap, Desa Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 16 peserta tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian. Selain itu, program ini juga mendorong inovasi produk herbal yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi hasil tani setempat. Selama ini, rambut jagung hanya dianggap sebagai limbah yang dibuang atau dibakar oleh warga.

Ketua Unit KKN VIII.C.3, Arya Langgeng Nur Prambayu Utama, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

“Sebelum menentukan program ini, kami menemukan adanya kebutuhan inovasi pengolahan hasil pertanian. Dari situ, kami melihat potensi rambut jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” ujarnya.

Acara diawali dengan penyuluhan mengenai perbedaan obat herbal dan obat kimia, serta pemanfaatan potensi tanaman sekitar sebagai sumber bahan alami. Sesi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan teh rambut jagung yang diikuti dengan praktik langsung oleh para peserta. Inisiator program, Alfi Lutfiah Putri, secara rinci memaparkan tahapan pengolahan limbah tersebut hingga menjadi produk teh herbal yang siap seduh.

“Rambut jagung terlebih dahulu dicuci hingga bersih, kemudian dijemur sampai kering dan dihaluskan. Setelah itu, serbuk dimasukkan ke dalam kantong teh (tea bag) sebanyak kurang lebih dua gram. Agar memiliki rasa manis alami, teh ini dapat dicampur dengan daun stevia yang juga telah dicuci, dikeringkan, dan dihaluskan,” jelas Alfi.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi praktik pembuatan teh. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan ketertarikannya untuk memproduksi teh rambut jagung secara mandiri di rumah.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Dusun Pokdadap dapat memaksimalkan potensi limbah pertanian menjadi produk rumah tangga yang bernilai jual. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang sepenuhnya berbasis pada potensi lokal desa. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-olahan-tee-herbal-dari-limbah-rambut-jagung-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-11 10:07:342026-03-11 10:07:34KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD membuat papan edukasi tentang waktu penguraian sampah di Sentolo, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Pertanyaan sederhana, tetapi jarang dipikirkan oleh banyak orang, “Berapa lama sampah kita terurai?” menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Padukuhan Siwalan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui pembuatan papan edukasi tentang waktu penguraian sampah, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya informasi yang diketahui warga mengenai lamanya proses penguraian berbagai jenis sampah. Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa sampah plastik—seperti kantong kresek, botol minuman, atau sedotan—membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Hal ini tentu sangat berbeda dengan sampah organik, seperti daun atau sisa makanan, yang relatif lebih cepat terurai.

Papan edukasi yang dipasang di titik-titik strategis lingkungan padukuhan tersebut memuat informasi visual mengenai jenis-jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Penyajian data dikemas secara sederhana dan mudah dipahami agar dapat dibaca oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat padukuhan untuk menentukan lokasi pemasangan yang mudah terlihat dan sering dilalui oleh warga. Material papan juga dipilih agar cukup kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa setiap sampah yang dibuang memiliki konsekuensi waktu yang berbeda terhadap lingkungan. Harapannya, informasi ini dapat mendorong perubahan perilaku dalam memilah dan mengurangi sampah,” ujar Ketua Unit KKN UAD.

Kehadiran papan edukasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui lamanya proses penguraian sampah anorganik setelah membaca informasi yang tertera.

Edukasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di tingkat padukuhan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menghadirkan media informasi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Sebab, dari satu pertanyaan tentang waktu penguraian sampah, tumbuh pemahaman bahwa setiap tindakan manusia meninggalkan jejak bagi bumi. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-membuat-papan-edukasi-tentang-waktu-penguraian-sampah-di-Sentolo-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:13:332026-03-10 11:13:33Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Nanggulan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Padukuhan Sokorojo, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, pada Jumat, 27 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Kegiatan yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D., tersebut dilatarbelakangi hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kondisi Bank Sampah Sepuri Jaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan fasilitas serta partisipasi warga yang masih rendah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Padukuhan Sokorojo yang dihuni sekitar 107 kepala keluarga diperkirakan menghasilkan kurang lebih 53,5 kilogram sampah per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terorganisir melalui optimalisasi peran bank sampah sebagai pusat pengelolaan berbasis masyarakat.

Sebagai langkah penguatan, mahasiswa menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, meliputi banner nama bank sampah sebagai identitas dan penanda lokasi, papan informasi untuk menunjang edukasi, serta tempat sampah organik dan anorganik guna mendukung proses pemilahan sejak dari sumbernya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang dihadiri puluhan warga, terdiri atas pengurus bank sampah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok ternak, serta pemuda setempat. Materi yang disampaikan mencakup manfaat bank sampah, pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta optimalisasi pemanfaatan bank sampah.

Ketua KKN Unit IV.C.2 menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah. “Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga sehingga dapat mengurangi sampah rumah tangga,” ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Sepuri Jaya menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan semangat baru bagi warga untuk kembali aktif menabung sampah dan mengelola lingkungan secara bersama.

Selain penguatan fasilitas dan edukasi, mahasiswa KKN turut menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah anorganik berupa kaca bekas yang dijadikan penopang tiang bendera. Proses pembuatannya menggunakan galon bekas, pipa paralon, dan campuran semen. Galon dipotong sebagai wadah, kemudian diisi adonan semen sebagai lapisan dasar. Pipa ditempatkan di bagian tengah, kaca bekas yang telah dihancurkan dimasukkan dan dipadatkan, lalu kembali ditutup dengan semen hingga rapat.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah anorganik masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 memperkuat peran Bank Sampah Sepuri Jaya sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya sistem yang lebih tertata, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kebersihan lingkungan Padukuhan Sokorojo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-penguatan-Bank-Sampah-Sepuri-Jaya-di-Nanggulan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:04:332026-03-10 11:04:33Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi pencegahan stunting bagi remaja Bantar Wetan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi remaja pada Selasa 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Bantar Wetan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin Posyandu Remaja setempat.

Penyuluhan kesehatan tersebut menyasar 23 remaja anggota Karang Taruna Dusun Bantar Wetan yang hadir dengan antusias. Program ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rokhmayanti, S.K.M., M.P.H.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai urgensi pencegahan stunting sejak dini. Mahasiswa menekankan bahwa stunting tidak hanya menjadi isu pada masa balita, tetapi berkaitan erat dengan kesiapan kesehatan remaja sebagai calon orang tua di masa depan. Faktor kurangnya asupan gizi seimbang dan risiko anemia pada remaja putri menjadi sorotan utama yang dibahas dalam kegiatan ini.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara sistematis melalui presentasi dan diskusi interaktif. Topik yang dikupas mencakup pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, pentingnya gizi seimbang, serta imbauan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.

Di akhir sesi, mahasiswa melakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan mengenai langkah-langkah pencegahan stunting.

Pemanfaatan momentum kegiatan Posyandu Remaja dinilai menjadi strategi efektif untuk menjangkau sasaran secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit I.C.2 berharap remaja Karang Taruna di Dusun Bantar Wetan makin sadar untuk menjaga status gizi dan konsisten menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan dan percepatan pencegahan stunting di tingkat desa. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-edukasi-pencegahan-stunting-bagi-remaja-Bantar-Wetan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:43:212026-03-10 10:43:21Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. “Sudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, “Kami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-03-10 10:11:46KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.2 menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir RT 17–20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7–10 Februari 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pupuk alami bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Dusun Semilir yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui lubang biopori diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri, sekaligus menekan volume timbunan sampah rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah organik, serta memaparkan ragam manfaatnya bagi kelestarian lingkungan dan sektor pertanian. Usai pemaparan materi, warga langsung diajak untuk mempraktikkan pembuatan lubang biopori sebagai media pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Program ini memang dirancang secara aplikatif agar masyarakat tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Tak hanya berfokus pada biopori, mahasiswa KKN UAD Unit VII.A.2 juga melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berupa jahe, kencur, dan cincau.

Guna mengoptimalkan lahan yang ada, penanaman TOGA ini dilakukan di lokasi yang sama dengan titik pembuatan biopori pada masing-masing RT. Melalui sinergi kegiatan ini, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pupuk kompos dari biopori guna menunjang pertumbuhan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dapur keluarga.

“Melihat pekerjaan warga yang mayoritas adalah petani, kami ingin sampah organik yang ada di lingkungan rumah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang berguna bagi lahan pertanian. Harapannya, kebiasaan ini dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai,” ungkap Rifki, selaku Ketua Unit KKN UAD di Dusun Semilir.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan desa. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggiatkan-program-pengelolaan-sampah-organik-berbasis-biopori-di-Dusun-Semilir-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:33:042026-03-09 10:33:04Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi monetisasi digital di Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit VIII.A.3 sukses selenggarakan kegiatan Sosialisasi Monetisasi Digital bagi masyarakat Dusun Pengkok, Kalurahan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pedukuhan Pengkok ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana menambah penghasilan.

Choirul Huda, sebagai narasumber, memfokuskan sosialisasi pada optimalisasi platform digital, khususnya TikTok dan fitur profesional di Facebook, yang memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan dari konten yang dipublikasikan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep monetisasi digital, strategi pembuatan konten yang konsisten dan relevan, serta pemanfaatan fitur insight untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Festyanove, selaku penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa media sosial memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan. “Media sosial dapat menjadi ruang produktif bagi masyarakat untuk mempromosikan usaha seperti UMKM maupun membangun personal branding yang berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Peserta juga diberikan contoh penerapan monetisasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, termasuk promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui video pendek dan konten informatif. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Dusun Pengkok yang tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha berbasis digital.

Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga potensi ekonomi digital di Dusun Pengkok dapat berkembang secara optimal. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-sosialisasi-monetisasi-digital-di-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:13:162026-03-09 10:13:16Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur

06/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalkan edukasi pencegahan PTM di Wonocatur (Foto. KKN UAD)

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tidak menular (PTM) masih perlu ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 103 Unit I.A.2 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi bertajuk “Menjaga Kesehatan sebagai Amanah Allah dan Upaya Mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM)”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Masjid Nurul Huda, Wonocatur, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sosialisasi digelar bertepatan dengan Pengajian Ibu-Ibu menjelang waktu berbuka puasa.

Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah Allah sekaligus langkah preventif dalam mencegah PTM. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada edukasi pola hidup sehat dan prinsip pencegahan PTM melalui perubahan gaya hidup.

Materi dipaparkan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan konsep kesehatan dalam perspektif Islam sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab atas amanah tubuh yang diberikan Allah Swt. Selain itu, dijelaskan pula gambaran umum penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke yang memiliki angka kejadian cukup tinggi, baik secara global maupun nasional.

Mahasiswa juga memaparkan berbagai faktor risiko PTM, antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, stres, dan obesitas. Penjelasan disertai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara sederhana di rumah, seperti menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, menghindari asap rokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan bahasa yang mudah dipahami. Metode yang digunakan berupa pembagian cetak materi presentasi (print out PPT) agar peserta dapat mengikuti penjelasan secara lebih efektif dan partisipatif.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu jemaah Masjid Nurul Huda tampak antusias mengikuti sosialisasi serta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait pola makan sehat dan cara mengontrol tekanan darah serta gula darah.

“Menjaga kesehatan memang harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Apa yang sudah disampaikan tadi sangat membuka wawasan kami agar lebih peduli terhadap pola hidup sehari-hari,” ujar salah satu peserta. Peserta lainnya menambahkan, “Sekarang lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 103 Unit I.A.2 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai amanah Allah serta mendorong penerapan perilaku hidup sehat guna mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalkan-edukasi-pencegahan-PTM-di-Wonocatur-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-06 11:06:032026-03-06 11:06:03Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur
Page 3 of 28‹12345›»

TERKINI

  • UAD Gelar Global Lecturer Bersama Chung Shan Medical University Taiwan02/06/2026
  • Tim Peneliti UAD Sosialisasikan Bahaya Rokok pada Anak02/06/2026
  • Siswa SMA/SMK Ikuti Pelatihan Sistem Akuntansi Digital Accurate di UAD02/06/2026
  • UAD Gelar Seminar Nasional Green Muhammadiyah01/06/2026
  • Perkuat Jejaring Global, Fakultas Farmasi UAD Kunjungan Akademik ke Josai University Jepang31/05/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath01/06/2026
  • Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional30/05/2026
  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top