• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Dorong Digitalisasi UMKM di Sambimulyo, Banyuwangi

24/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong digitalisasi UMKM di Sambimulyo, Banyuwangi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 161 Banyuwangi Unit 1.A.3 melaksanakan Program Pengembangan Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah RW 03 Sambimulyo, Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung pada 14 Agustus hingga 7 September 2026 tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memanfaatkan media digital dalam memperkuat keberadaan, branding, dan pemasaran usaha.

Program dilaksanakan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya digitalisasi sekaligus mendampingi pelaku usaha dalam membuat dan mengembangkan Google Maps serta akun media sosial. Selain itu, pendampingan juga mencakup penyusunan branding profil UMKM agar identitas usaha dapat ditampilkan secara lebih menarik dan informatif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan konten digital serta pendampingan pengelolaan akun media sosial. Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diarahkan agar tidak hanya memiliki media digital untuk memperkenalkan usahanya, tetapi juga mampu mengelolanya secara mandiri. Tahap akhir dilakukan melalui monitoring untuk melihat perkembangan serta keberlanjutan pemanfaatan media digital oleh pelaku UMKM.

Program ini dilaksanakan karena pemanfaatan media digital dinilai dapat membantu UMKM agar lebih mudah ditemukan dan dikenal oleh masyarakat. Kehadiran usaha pada Google Maps dan media sosial juga dapat menjadi sarana untuk membangun identitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta menyajikan informasi dan konten produk secara lebih menarik.

Salah satu pelaku UMKM menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN UAD. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KKN UAD 161 Banyuwangi Unit 1.A.3 atas program digitalisasi UMKM yang telah diberikan. Program ini sangat bermanfaat bagi kami karena membantu UMKM untuk lebih dikenal oleh masyarakat luas melalui Google Maps dan media sosial. Kami berharap ilmu dan pendampingan yang diberikan dapat terus kami manfaatkan agar usaha kami semakin berkembang dan lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Melalui Program Pengembangan Digitalisasi UMKM, KKN UAD 161 Banyuwangi Unit 1.A.3 berupaya memberikan pendampingan yang dapat mendukung pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM di RW 03 Sambimulyo untuk memperluas jangkauan informasi dan pemasaran usahanya melalui berbagai platform digital. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-digitalisasi-UMKM-di-Sambimulyo-Banyuwangi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-24 09:04:502026-09-24 09:04:50KKN UAD Dorong Digitalisasi UMKM di Sambimulyo, Banyuwangi

Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan pojok edukasi 3R untuk dorong kepedulian lingkungan (Foto. KKN UAD)

Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan membiasakan masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 161 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.A.3 melalui program Pojok Edukasi 3R.

Program tersebut dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, sebagai salah satu program unggulan mahasiswa KKN di bidang lingkungan. Pojok Edukasi 3R dibuat sebagai sarana edukasi yang memperkenalkan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle kepada masyarakat.

Konsep 3R menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi permasalahan sampah. Melalui Reduce, masyarakat diajak untuk mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah. Selanjutnya, Reuse dilakukan dengan menggunakan kembali barang yang masih memiliki manfaat, sedangkan Recycle merupakan upaya mengolah kembali barang atau sampah agar dapat digunakan kembali.

Pembuatan Pojok Edukasi 3R tidak berhenti pada penyediaan media informasi. Mahasiswa KKN turut menata area tersebut agar menjadi ruang yang menarik dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Area edukasi dilengkapi dengan papan informasi mengenai penerapan 3R. Di sekelilingnya juga terdapat berbagai tanaman yang ditempatkan dalam polibag dan disusun menggunakan rak berbahan bambu. Penataan tersebut membuat area edukasi sekaligus menjadi bagian dari lingkungan yang lebih hijau dan tertata.

Keberadaan tanaman dan elemen lingkungan di sekitar pojok edukasi juga memperkuat pesan bahwa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan merupakan kegiatan yang dapat dilakukan secara bersamaan. Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai sampah, tetapi juga dapat melihat secara langsung pemanfaatan ruang lingkungan agar menjadi lebih tertata.

Mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan kegiatan dengan melibatkan masyarakat dalam proses penataan dan pemanfaatan area tersebut. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian dari proses edukasi agar pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sementara selama KKN berlangsung.

Setelah proses pembuatan dan penataan selesai, mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan serah terima Pojok Edukasi 3R kepada masyarakat pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa sarana edukasi yang telah dibuat selama pelaksanaan KKN selanjutnya dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat Dusun Krajan.

Serah terima tersebut juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Pojok Edukasi 3R tidak hanya dipandang sebagai hasil kegiatan mahasiswa KKN, tetapi sebagai sarana yang dapat terus digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi dan mengingat kembali pentingnya penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya serah terima, mahasiswa berharap keberadaan Pojok Edukasi 3R dapat terus dimanfaatkan meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir. Masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta mempertahankan fungsi area tersebut sebagai ruang edukasi lingkungan.

Permasalahan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan proses pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi serta memilah sampah dari sumbernya.

Melalui Pojok Edukasi 3R, mahasiswa KKN berupaya menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai melalui kebiasaan sehari-hari. Pemilahan sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, hingga mendaur ulang merupakan beberapa bentuk tindakan sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan rumah.

Program ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu dan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus menjaga keberlanjutan program yang telah dibuat.

Pojok Edukasi 3R juga diharapkan tidak hanya menjadi sebuah tempat yang dibuat selama pelaksanaan KKN. Lebih dari itu, keberadaannya dapat dimanfaatkan sebagai pengingat bersama bahwa persoalan lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melalui langkah sederhana tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit II.A.3 berusaha membangun kesadaran bahwa sampah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, tetapi perlu dikelola dengan cara yang tepat.

“Dari satu pojok edukasi, diharapkan tumbuh kebiasaan baru untuk mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih berguna, dan menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ucap Rangga, Ketua Unit II.A.3. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-hadirkan-pojok-edukasi-3R-untuk-dorong-kepedulian-lingkungan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 17:07:492026-09-19 17:07:49Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga

KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo

19/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN PPuN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong pelestarian budaya dan pemberdayaan umkm di Desa Sambimulyo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan dan Pembelajaran untuk Negeri (PPuN) Reguler Periode 161 Unit I.B.3 2026 Banyuwangi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Mengusung dua program unggulan sekaligus menjadi tema utama KKN, yaitu Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa menghadirkan sejumlah kegiatan yang berfokus pada pengembangan kreativitas generasi muda serta penguatan potensi usaha masyarakat.

Bagas Adi Saputra selaku Ketua KKN Unit I.B.3 mengatakan, rangkaian kegiatan pelestarian budaya tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada generasi muda Desa Sambimulyo dalam mengenal, mengekspresikan, dan mengomunikasikan nilai budaya melalui berbagai bentuk kreativitas. Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan karakteristik peserta pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari aktivitas seni bagi anak usia dini hingga pemanfaatan media visual dan audiovisual bagi pelajar tingkat MTs. Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kegiatan perlombaan, tetapi juga mendorong peserta untuk mengenal potensi budaya dan lingkungan di sekitarnya melalui cara yang kreatif dan komunikatif.

Program Pelestarian Budaya diwujudkan melalui enam kegiatan, yaitu Lomba Mewarnai tingkat TK/RA, Lomba Futsal tingkat SD/MI, Lomba Bernyanyi tingkat SD/MI, Lomba Baca Puisi tingkat SD/MI, Lomba Poster tingkat MTs, dan Lomba Video Dokumenter tingkat MTs. Rangkaian kegiatan tersebut dikembangkan sebagai ruang partisipasi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari kegiatan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sambimulyo.

Lomba Mewarnai Tingkat TK/RA

Rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Mewarnai yang ditujukan khusus bagi anak-anak jenjang TK di wilayah Desa Sambimulyo. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Sambimulyo bersama mahasiswa KKN UAD Unit I.B.3 dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba mengangkat tema “Semangat Kemerdekaan”. Tema tersebut diarahkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak usia dini sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi dan bakat seni melalui aktivitas mewarnai. Lomba Mewarnai dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Balai Desa Sambimulyo. Peserta yang mengikuti kegiatan juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan trofi dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi mereka.

Kegiatan tersebut tidak hanya menempatkan anak-anak sebagai peserta perlombaan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi bagi keluarga dan masyarakat dalam suasana peringatan kemerdekaan. Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat menghadirkan keceriaan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Desa Sambimulyo.

Lomba Futsal Tingkat SD/MI

Pada jenjang SD/MI, mahasiswa KKN UAD Unit I.B.3 bersama Pemerintah Desa Sambimulyo menyelenggarakan Lomba Futsal tingkat SD/MI. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Semangat Kemerdekaan, Jalin Kebersamaan” dan ditujukan kepada siswa SD/MI di wilayah Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Lomba Futsal dirancang untuk menumbuhkan sportivitas dan persaudaraan antargenerasi muda desa. Pendaftaran peserta dibuka pada 14 Agustus 2026 dan ditutup pada 18 Agustus 2026. Pertandingan berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 di Lapangan Desa Sambimulyo. Peserta yang berhasil meraih peringkat pertama, kedua, dan ketiga memperoleh trofi serta sertifikat penghargaan. Pelaksanaan pertandingan melibatkan delapan sekolah. Sejak pertandingan dimulai, peserta menunjukkan semangat kompetisi dan kerja sama, sementara dukungan dari teman, guru, dan masyarakat turut menciptakan suasana pertandingan yang meriah. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso, yang membuka pertandingan pada 20 Agustus 2026.

Setelah melalui rangkaian pertandingan dan seleksi selama dua hari, SDN 2 Sambimulyo meraih juara pertama, MI Miftahul Huda meraih juara kedua, dan SDN 3 Sambimulyo meraih juara ketiga. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menjadi pengalaman bagi peserta untuk belajar bekerja sama, menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, dan membangun kebersamaan.

Lomba Bernyanyi dan Baca Puisi Tingkat SD/MI

Pengembangan kreativitas generasi muda juga dilakukan melalui Lomba Bernyanyi dan Lomba Baca Puisi tingkat SD/MI. Pemerintah Desa Sambimulyo bersama mahasiswa UAD yang melaksanakan KKN di Desa Sambimulyo membuka pendaftaran kedua lomba tersebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kedua lomba mengusung tema “Budaya Identitasku, Kemerdekaan Semangatku”. Tema tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat semangat cinta tanah air dalam momentum peringatan kemerdekaan.  Pendaftaran kedua lomba telah dibuka sejak 14 Agustus 2026 hingga 25 Agustus 2026. Lomba Bernyanyi dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026 pukul 07.00 hingga 11.30 WIB, sedangkan Lomba Baca Puisi dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 pukul 07.00 hingga 10.30 WIB. Kedua kegiatan bertempat di Balai Desa Sambimulyo.

Pemenang juara pertama, kedua, dan ketiga pada masing-masing lomba memperoleh piala serta sertifikat penghargaan. Melalui dua kegiatan tersebut, generasi muda diberikan ruang untuk menunjukkan bakat sekaligus menyampaikan pesan mengenai budaya dan semangat kemerdekaan melalui nada dan kata-kata.

Lomba Poster dan Video Dokumenter Tingkat MTs

Pada jenjang MTs, program Pelestarian Budaya dikembangkan melalui Lomba Poster dan Lomba Video Dokumenter. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas bentuk ekspresi generasi muda melalui media visual dan audiovisual.

Lomba Poster memberikan ruang bagi siswa untuk mengolah gagasan dan menyampaikan pesan melalui komunikasi visual. Media poster memungkinkan peserta menggabungkan unsur visual dan pesan dalam satu karya sehingga gagasan mengenai budaya, lingkungan, maupun semangat kebangsaan dapat dikemas secara kreatif.

Sementara itu, Lomba Video Dokumenter memberikan ruang bagi siswa untuk memanfaatkan media audiovisual sebagai sarana dokumentasi. Peserta dapat mengembangkan kemampuan dalam mengamati lingkungan sekitar, menentukan informasi yang akan disampaikan, melakukan proses perekaman, serta mengemasnya menjadi sebuah karya video.

Kehadiran dua kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat dikembangkan melalui medium yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Budaya tidak hanya diperkenalkan melalui kegiatan seni secara langsung, tetapi juga dapat dikomunikasikan dan didokumentasikan melalui media visual dan digital.

Bagas Adi Saputra selaku Ketua Unit I.B.3 mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada generasi muda Desa Sambimulyo dalam mengenal, mengekspresikan, dan mengomunikasikan nilai budaya melalui berbagai bentuk kreativitas. Pendekatan tersebut dikembangkan dengan menyesuaikan karakteristik peserta pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari aktivitas seni bagi anak usia dini hingga pemanfaatan media visual dan audiovisual bagi pelajar tingkat MTs.

Pemberdayaan UMKM Melalui Media Komunikasi

Selain program Pelestarian Budaya, mahasiswa KKN UAD Unit I.B.3 2026 menjalankan program Pemberdayaan UMKM yang berfokus pada penguatan identitas dan media komunikasi usaha masyarakat Desa Sambimulyo. Program tersebut diwujudkan melalui pembuatan video profil untuk satu UMKM. Video profil digunakan sebagai media audiovisual untuk memperkenalkan identitas, karakteristik, serta potensi usaha kepada masyarakat. Media tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai aset komunikasi digital yang membantu pelaku UMKM memperkenalkan usahanya melalui berbagai kanal komunikasi.

Bentuk pemberdayaan lainnya dilakukan melalui pembuatan banner bagi tiga UMKM di Desa Sambimulyo. Banner berfungsi sebagai media informasi sekaligus identitas visual usaha yang membantu masyarakat mengenali keberadaan dan karakteristik usaha secara lebih jelas. Menurut Bagas, program pemberdayaan UMKM diarahkan agar menghasilkan luaran yang bersifat aplikatif dan dapat tetap digunakan oleh pelaku usaha setelah kegiatan KKN berakhir. Penggunaan video profil dan banner diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memperkuat penyampaian informasi serta membangun identitas usaha di tengah masyarakat.

Pelaksanaan kedua program unggulan tersebut menjadi bagian dari proses penerapan keilmuan mahasiswa UAD dalam kehidupan masyarakat. Kemampuan komunikasi, produksi media, pengelolaan kegiatan, penyusunan pesan, serta koordinasi dengan masyarakat diterapkan secara langsung melalui berbagai kegiatan.

Melalui KKN PPuN Reguler Periode 161 Unit I.B.3 2026 Banyuwangi – UAD, mahasiswa berupaya menghubungkan kreativitas generasi muda, pelestarian budaya, pemanfaatan media komunikasi, dan pemberdayaan UMKM dalam satu rangkaian pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi peserta sekaligus menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Sambimulyo secara berkelanjutan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-PPuN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-pelestarian-budaya-dan-pemberdayaan-umkm-di-Desa-Sambimulyo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 17:02:322026-09-19 17:02:32KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo

Atasi Masalah Sampah, KKN UAD Latih Warga Sumberasri Olah Plastik Jadi Paving Block

19/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih warga Sumberasri olah plastik jadi paving block (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 161 Unit II.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan inovasi kreatif dalam mengatasi persoalan lingkungan. Melalui program kerja pemberdayaan masyarakat, mahasiswa menggelar pelatihan pengolahan sampah plastik anorganik menjadi paving block bagi warga Dusun Sumberejeki, Desa Sumberasri, Banyuwangi, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Posko Unit II.B.3 ini dilatarbelakangi oleh keresahan mahasiswa terhadap tingginya volume sampah anorganik yang sulit terurai dan berpotensi menumpuk di lingkungan warga. Selama ini, sampah plastik cenderung hanya dikumpulkan lalu dibuang tanpa pengolahan lanjutan. Melalui program ini, mahasiswa berupaya memperkenalkan alternatif pengelolaan yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan produk fungsional.

Ketua Unit II.B.3, Hilman Rosyadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat agar memahami bahwa limbah plastik masih memiliki nilai guna yang tinggi jika diolah dengan tepat.

“Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga melakukan demonstrasi dan praktik pembuatan paving block bersama masyarakat,” ujar Hilman.

Proses pembuatan paving block ini melalui beberapa tahapan sistematis. Dimulai dari pengumpulan dan pemilahan jenis sampah plastik yang sulit terurai, pembersihan bahan, hingga tahap pelarutan plastik. Plastik yang telah dilarutkan kemudian dicampurkan dengan pasir sesuai komposisi tertentu, dicetak, dipadatkan, dan dikeringkan hingga siap digunakan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh anggota mahasiswa Unit II.B.3 mengambil peran aktif, mulai dari koordinasi dengan warga, penyiapan alat dan bahan, demonstrasi pembuatan, hingga pendokumentasian acara. Warga yang hadir tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi praktik dan aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan tersebut.

Melalui pelatihan ini, Hilman berharap keterampilan yang dibagikan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi warga. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-warga-Sumberasri-olah-plastik-jadi-paving-block-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 16:56:242026-09-30 11:00:07Atasi Masalah Sampah, KKN UAD Latih Warga Sumberasri Olah Plastik Jadi Paving Block

Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

19/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.2 sukses menggelar pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Balai Desa Sumberasri, Dusun Gebang Kandel, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis, 3 September 2026. Program ini diinisiasi sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga agar bernilai guna.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Ketua KKN Unit II.B.2, Naufal. Dalam sambutannya, Naufal menekankan pentingnya kreativitas dalam melihat potensi dari barang yang kerap dianggap sebagai limbah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui bahwa minyak jelantah tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna,” ujar Naufal.

Usai sesi sambutan, mahasiswa memberikan pemaparan mengenai dampak buruk pembuangan minyak jelantah secara sembarangan terhadap lingkungan serta pentingnya pengelolaan yang tepat.

Kegiatan berlanjut ke sesi inti, yakni demonstrasi dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Proses diawali dengan penyaringan minyak jelantah untuk membuang sisa kotoran, lalu dicampur dengan bahan pendukung, pewangi, dan pemasangan sumbu pada wadah cetak. Warga yang hadir tampak antusias menyimak setiap tahapan yang dijelaskan secara interaktif oleh mahasiswa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit II.B.2 berharap warga Dusun Gebang Kandel dapat meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif mandiri dari pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-minyak-jelantah-menjadi-lilin-aromaterapi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 16:50:492026-09-19 16:56:39Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pasang papan denah di dusun blok solo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan inovasi untuk memudahkan mobilitas serta akses informasi warga maupun pendatang. Melalui program kerja tematik, mahasiswa merealisasikan pembuatan dan pemasangan papan denah wilayah di Dusun Blok Solo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketersediaan media informasi visual yang jelas mengenai kondisi geografis dusun. Papan denah tersebut dirancang secara informatif dengan memuat berbagai detail penting, mulai dari gambaran wilayah, batas-batas dusun, jalan utama, hingga fasilitas umum dan titik lokasi penting lainnya di Dusun Blok Solo.

Pengerjaan program ini melibatkan beberapa tahapan sistematis, mulai dari koordinasi bersama perangkat desa, survei dan pendataan wilayah, pengumpulan data tata ruang, perancangan desain, proses pencetakan, hingga tahap akhir berupa pemasangan papan denah di lokasi strategis yang telah disepakati bersama perangkat desa.

Evi Sofia, selaku perwakilan anggota kelompok mahasiswa KKN, menjelaskan bahwa pemasangan papan denah ini bertujuan untuk membantu masyarakat luar atau pendatang agar lebih mudah mengenali lingkungan sekitar Dusun Blok Solo.

“Kami berharap papan denah wilayah ini dapat menjadi media informasi yang mudah dilihat, sehingga tidak hanya mempermudah warga atau pendatang dalam mengetahui letak fasilitas penting dan batas dusun, tetapi juga membantu meningkatkan keteraturan informasi wilayah Dusun Blok Solo secara berkelanjutan,” ujar Evi Sofia.

Melalui pemasangan papan denah ini, mahasiswa KKN UAD berharap keteraturan informasi wilayah dapat semakin meningkat serta mendukung pembangunan infrastruktur informasi dusun secara optimal. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pasang-papan-denah-di-dusun-blok-solo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 16:46:212026-09-19 16:46:21Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo

KKN UAD Kembangkan Olahan Singkong Menjadi Getuk Puspita Daleman

19/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Unievrsitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan olahan singkong menjadi getuk puspita daleman (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.D.3 menggelar pelatihan pengolahan singkong menjadi produk pangan inovatif bertajuk “Getuk Puspita Daleman” bersama ibu-ibu PKK Dusun Daleman RT 3 RW 22. Kegiatan yang berlangsung pada 2 September 2026 di Posko KKN UAD, rumah Dukuh Daleman, tersebut diikuti sekitar 15 peserta.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi bernilai jual. Singkong dipilih karena menjadi salah satu hasil pertanian yang cukup banyak ditemukan di Dusun Daleman. Selama ini, singkong umumnya dijual dalam bentuk bahan mentah kepada pengulak atau diolah secara sederhana untuk konsumsi sehari-hari.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit V.D.3 mengembangkan singkong menjadi olahan getuk yang diberi nama Getuk Puspita Daleman. Kegiatan diawali dengan pengenalan potensi singkong sebagai bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pengolahan yang meliputi persiapan bahan, pengukusan, penghalusan, pencampuran bahan, hingga pembentukan dan penyajian getuk.

Dalam praktik tersebut, ibu-ibu PKK terlibat langsung dalam setiap tahapan pengolahan. Selain proses produksi, mahasiswa KKN UAD juga mengenalkan teknik pengemasan dan pelabelan agar produk memiliki tampilan yang lebih menarik serta identitas yang jelas. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman mengolah singkong, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai pengembangan produk pangan lokal.

Salah satu peserta, Ibu Farida, mengaku mendapatkan inspirasi baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, singkong dapat diolah menjadi beragam produk dengan bentuk dan cita rasa yang berbeda.

“Pelatihan ini sangat menarik dan menginspirasi untuk membuat olahan singkong lainnya. Jadi, singkong tidak hanya digoreng, tetapi bisa dibuat dengan rasa, bentuk, dan penampilan yang berbeda,” ujar Ibu Farida.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta bersama mahasiswa KKN UAD berhasil menghasilkan Getuk Puspita Daleman yang kemudian dinikmati bersama dan dibawa pulang oleh sebagian peserta untuk keluarga. Mahasiswa KKN UAD berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga potensi singkong di Dusun Daleman memiliki nilai tambah dan dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Unievrsitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-olahan-singkong-menjadi-getuk-puspita-daleman-Foto.-KKN-UAD.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:42:232026-09-19 09:42:23KKN UAD Kembangkan Olahan Singkong Menjadi Getuk Puspita Daleman

Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Peta Wilayah untuk Permudah Informasi Publik di Banaran Lor

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan peta wilayah untuk permudah informasi publik di Banaran Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 159 Unit II.B.2 menghadirkan Peta Wilayah Padukuhan Banaran Lor, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peta tersebut disahkan pada Kamis, 10 September 2026 dan menjadi salah satu program kerja mahasiswa untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai wilayah administratif dan sejumlah lokasi penting di Padukuhan Banaran Lor.

Program tersebut dilaksanakan karena sebelumnya belum tersedia peta wilayah yang dapat menjadi media informasi bagi masyarakat. Peta dirancang untuk membantu warga, pendatang, maupun pihak terkait dalam mengenali batas wilayah sekaligus menemukan berbagai fasilitas publik dan lokasi kediaman pengurus wilayah.

Tim KKN UAD Unit II.B.2 yang terdiri atas Agy Najma Cahyani, Najmina Nurul Azkiya, Andreansyah Dion Adi R, Najwa Athiyya Nareswari, Khusnan Nadhori, Reina Dian Nabilla Saputri, Dian Yusria, Naro Aufnuha Ikhsan, dan Rania Mufida Yahya melaksanakan program tersebut bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fatma Nuraisyah. Pelaksanaannya juga melibatkan Kepala Padukuhan Banaran Lor, Ns. Andhi Priharmanto, S.Kep., pengurus RT/RW, serta masyarakat setempat.

Dalam peta tersebut, mahasiswa mencantumkan batas wilayah Padukuhan Banaran Lor serta sejumlah titik penting, seperti sarana ibadah dan lokasi kediaman pengurus wilayah. Beberapa titik yang ditampilkan meliputi Masjid Al-Muttaqin serta kediaman Ketua RW 11 dan RW 12, serta Ketua RT 21, RT 22, RT 23, dan RT 24. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pendatang dalam memperoleh informasi kewilayahan dan mengakses pelayanan dari pengurus setempat.

Ketua KKN UAD Unit II.B.2, Agy Najma Cahyani, menjelaskan, “Pembuatan Peta Dukuh Banaran Lor merupakan bentuk kontribusi kami dalam membantu masyarakat menyediakan informasi mengenai wilayah dan batas-batas dukuh. Kami berharap peta ini dapat menjadi media informasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pihak terkait,” ujar Agy.

Setelah proses perancangan selesai, mahasiswa melakukan validasi data bersama perangkat padukuhan untuk menyesuaikan informasi yang tercantum dengan kondisi wilayah. Peta selanjutnya disahkan oleh Kepala Padukuhan Banaran Lor sebelum dipasang di samping Masjid Al-Muttaqin. Lokasi tersebut dipilih karena berada di titik yang mudah terlihat dan sering dilalui masyarakat maupun pengunjung dari luar padukuhan.

Kepala Padukuhan Banaran Lor, Ns. Andhi Priharmanto, S.Kep., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan KKN UAD Periode 159 di wilayahnya. Ia menilai kehadiran mahasiswa mendapat dukungan dari masyarakat selama pelaksanaan program. “Alhamdulillah, kami menerima dengan baik kegiatan KKN UAD Periode 159 dan warga juga mendukung kegiatan yang ada di Banaran Lor. Untuk seluruh anggota KKN, kesannya baik, ramah, sopan, santun, serta menjunjung tinggi nilai akhlak dan budi mulia,” ungkap Andhi.

Menurut Andhi, keberadaan mahasiswa KKN juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan. Ia berharap mahasiswa dapat membawa pengalaman selama berada di Banaran Lor sebagai pembelajaran untuk kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Agy berharap Peta Wilayah Padukuhan Banaran Lor dapat terus dimanfaatkan setelah program KKN berakhir. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perangkat padukuhan, pengurus RT/RW, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan serta informasi selama proses pembuatan peta. Semoga hasil dari program kerja ini dapat terus dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Dukuh Banaran Lor,” tuturnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit II.B.2 tidak hanya menghadirkan media informasi kewilayahan, tetapi juga mendorong dokumentasi wilayah yang lebih terstruktur.  (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-hadirkan-peta-wilayah-untuk-permudah-informasi-publik-di-Banaran-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:34:182026-09-19 09:34:18Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Peta Wilayah untuk Permudah Informasi Publik di Banaran Lor

KKN UAD Buat Inovasi Program Administrasi di Padukuhan Candi Wetan

19/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat inovasi program administrasi di Padukuhan Candi Wetan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.B.2 melaksanakan sejumlah program penataan administrasi di Padukuhan Candi Wetan, Kalurahan Karangwuluh, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Program tersebut meliputi pembuatan papan penanda rumah perangkat dusun, peta administrasi wilayah, dan pengembangan situs web resmi padukuhan.

Ketiga program tersebut adalah bentuk paling dasar dari transparansi dan tata kelola, sesuatu yang selama ini kerap dianggap urusan kota besar, padahal justru sama pentingnya, bahkan mungkin lebih mendesak, di tingkat dusun. Ketiga program ini menjadi fokus utama pengabdian KKN VII.B.2 selama berada di Padukuhan Candi Wetan.

Papan penanda arah rumah perangkat dusun sangat penting diketahui oleh warga baru, tamu, atau bahkan petugas dari luar dusun yang perlu berurusan dengan RT maupun kepala dukuh. Ketiadaan penanda semacam ini dapat membuang waktu mereka ketika mencari alamat. Persoalan ini justru sering tidak disadari oleh warga lama karena mereka sudah hafal tata letak dusun.

Program tersebut disusun berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN Unit VII.B.2 terhadap kebutuhan informasi dan aksesibilitas wilayah bagi masyarakat, termasuk warga dari luar Padukuhan Candi Wetan.

Peta administrasi bukan sekadar gambar batas wilayah di atas kertas, melainkan alat bantu perencanaan yang nyata mengenai batas satu RT dengan RT lain, keberadaan fasilitas umum, hingga bagaimana pola permukiman warga tersebar. Tanpa peta yang jelas dan terpasang di tempat yang mudah dilihat, banyak keputusan sehari-hari seperti pembagian bantuan sosial hingga perencanaan jalan berjalan berdasarkan ingatan dan kebiasaan, bukan data yang bisa diverifikasi.

Memasang peta administrasi di ruang publik dusun adalah langkah kecil untuk membiasakan warga dan perangkat bekerja dengan acuan yang sama, dan menjadi salah satu program kerja unggulan KKN Unit VII.B.2 di Candi Wetan.

Program lainnya berupa pengembangan situs web resmi Padukuhan Candi Wetan. Situs tersebut dirancang sebagai media informasi digital yang memuat profil padukuhan, pemerintahan, statistik, kegiatan, dan potensi wilayah. Dengan adanya situs web, warga setempat, peneliti, maupun calon investor yang tertarik dengan potensi desa dapat mengakses informasi profil, pemerintahan, statistik, hingga potensi dusun kapan saja tanpa harus datang langsung atau menghubungi perangkat dusun satu per satu.

Pembangunan desa tidak selalu harus berupa proyek fisik besar seperti jalan atau jembatan. Kadang, yang paling dibutuhkan justru hal-hal yang bersifat administratif dan informatif, yang membuat sebuah wilayah lebih mudah dipahami, baik oleh warganya sendiri maupun oleh dunia luar.

Ketika sebuah dusun memiliki penanda yang jelas, peta yang terbuka untuk publik, dan kehadiran digital yang bisa diakses siapa saja, dusun tersebut sesungguhnya sedang membangun fondasi kepercayaan, fondasi yang jauh lebih tahan lama dibanding sekadar bangunan fisik. Inilah kontribusi nyata yang ingin diberikan oleh KKN Unit VII.B.2 bagi Padukuhan Candi Wetan.

Keberlanjutan program menjadi tanggung jawab perangkat dusun setelah masa KKN berakhir. Papan penanda perlu dirawat agar tidak lapuk, peta perlu diperbarui seiring perubahan wilayah, dan situs web perlu terus dikelola dan diperbarui dengan informasi terbaru oleh perangkat dusun. Namun setidaknya, melalui program kerja KKN Unit VII.B.2, Candi Wetan telah mengambil langkah awal yang penting yaitu mengubah informasi yang dulunya hanya ada di kepala warga, menjadi sesuatu yang tercatat, terpampang, dan dapat diakses oleh siapa saja. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-inovasi-program-administrasi-di-Padukuhan-Candi-Wetan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:20:492026-09-30 11:00:01KKN UAD Buat Inovasi Program Administrasi di Padukuhan Candi Wetan

KKN UAD Manfaatkan Daun Kering untuk Pupuk Kompos

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-159 Unit V.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar daun kering bersama masyarakat RW 10 Guyangan Lor, Gunungkidul. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, di rumah Dukuh Guyangan Lor.

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan pemanfaatan limbah organik yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat. Daun kering yang selama ini kerap dianggap sebagai sampah dapat diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus membantu mengurangi limbah organik.

Salah satu anggota KKN UAD Unit V.A.1, Helsania Ganesa, menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan meliputi pengertian pupuk kompos, manfaat kompos, serta tahapan pembuatan kompos berbahan dasar daun kering. Penyampaian materi dilanjutkan dengan praktik agar masyarakat dapat memahami proses pengolahan secara langsung.

Masyarakat mengikuti setiap tahapan pembuatan kompos dan berdiskusi mengenai pemanfaatannya untuk tanaman di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal pengelolaan limbah organik menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Ketua KKN UAD Unit V.A.1, Andika Yoga Putra Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan daun kering yang ada di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain mengurangi limbah, pupuk kompos yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian dan perawatan tanaman,” ujar Yoga.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga aktif mengikuti penyampaian materi, praktik pembuatan kompos, serta diskusi bersama mahasiswa KKN mengenai proses pengolahan dan pemanfaatan pupuk kompos.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Unit V.A.1 berharap pengetahuan mengenai pembuatan pupuk kompos dapat terus diterapkan masyarakat. Pemanfaatan daun kering diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber daya yang mendukung kegiatan pertanian dan perawatan tanaman di Guyangan Lor.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-manfaat-kompos-dari-limbah-daun-kering-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:13:542026-09-19 09:13:54KKN UAD Manfaatkan Daun Kering untuk Pupuk Kompos
Page 2 of 36‹1234›»

TERKINI

  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Hadirkan Mesin Extruder untuk UKM Putri 21 Gunungkidul14/10/2026
  • KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying14/10/2026
  • Menjaga Hafalan 30 Juz di Tengah Padatnya Perkuliahan14/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top