• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

05/03/2026/in Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan eco enzyme oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Karang Taruna Wahana Krida Muda, Tegalsari (Foto. KKN UAD)

Bayangkan kulit pisang, sisa sayur, dan ampas buah yang biasanya berakhir di tempat sampah kini bisa “naik kelas” menjadi cairan serbaguna untuk kebutuhan rumah tangga. Gagasan sederhana inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 155 Unit IV.C.1 dalam pelatihan pembuatan eco-enzyme di Pedukuhan Tegalsari, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan edukasi lingkungan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, bertempat di Masjid Al-Furqon Tegalsari RT 07. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D. Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta ini menyasar Karang Taruna Wahana Krida Muda sebagai peserta utama, sekaligus menjadi ruang belajar bersama untuk mendorong pengelolaan sampah organik rumah tangga agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.

Selain mengurangi timbunan sampah organik, eco-enzyme dapat dimanfaatkan secara lebih konkret dalam keseharian. Cairan hasil fermentasi ini umumnya digunakan sebagai pembersih lantai atau kamar mandi setelah diencerkan, penghilang bau, penyegar saluran air, hingga larutan penyubur tanaman dan kompos cair pendamping dengan takaran pengenceran yang tepat. Manfaat ini membuat pengolahan sampah dapur tidak berhenti pada kata “buang”, melainkan bertransformasi menjadi produk yang bernilai guna.

Dalam sesi materi, perwakilan mahasiswa, Putri Damai Rahmawati, memperkenalkan konsep dasar eco-enzyme sebagai cairan serbaguna hasil fermentasi dari bahan sederhana, yakni gula, sisa kulit buah atau sayuran segar, dan air. Peserta juga mempelajari rumus dasar perbandingan 1:3:10 (1 bagian gula, 3 bagian sisa buah/sayur, dan 10 bagian air), beserta ketentuan teknis pembuatannya. Ketentuan tersebut meliputi penggunaan wadah plastik yang dapat ditutup rapat, pengisian air maksimal sekitar 60% dari volume wadah, serta pentingnya penyimpanan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik untuk mengurangi risiko kontaminasi.

Proses fermentasi hingga panen dijelaskan memerlukan waktu sekitar 90 hari atau kurang lebih tiga bulan di wilayah tropis. Hasil yang sudah matang umumnya berwarna kecokelatan dan beraroma asam segar khas fermentasi. Pada sesi praktik, peserta didampingi oleh panitia untuk menakar bahan, mencampur, memberi label tanggal pembuatan, hingga memahami cara perawatan wadah selama masa fermentasi.

“Kami ingin memberi alternatif pengelolaan sampah organik yang mudah dilakukan warga. Eco-enzyme dipilih karena bahannya tersedia di dapur dan cara membuatnya sangat sederhana,” ungkap perwakilan mahasiswa KKN.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti praktik, mulai dari menakar bahan hingga memberi label pada wadah fermentasi. Pada sesi tanya jawab, pertanyaan yang paling banyak muncul berkaitan dengan takaran 1:3:10, cara mengatasi gas yang muncul selama fermentasi, serta tanda-tanda eco-enzyme yang sudah siap dipanen. Panitia berharap kebiasaan mengolah sampah organik dapat dimulai dari dapur masing-masing dan perlahan menjadi gerakan kolektif di lingkungan pemuda Tegalsari.

Dengan adanya kegiatan ini, Karang Taruna Wahana Krida Muda didorong untuk lebih proaktif dan kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Selanjutnya, mereka diharapkan dapat menindaklanjuti pelatihan ini dengan memproduksi batch eco-enzyme bersama secara berkala, mengajak warga memisahkan sampah organik, serta membagikan hasil panen tersebut untuk kebutuhan rumah tangga atau perawatan tanaman. Bagaimanapun juga, melalui langkah kecil yang konsisten, sampah organik yang semula dianggap masalah dapat berubah menjadi solusi ramah lingkungan di tingkat kampung. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-eco-enzyme-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Karang-Taruna-Wahana-Krida-Muda-Tegalsari-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 10:16:022026-03-05 10:16:02KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

02/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi pencegahan stunting kepada para remaja di Dusun Bantar Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Reguler 155 Unit I.C.1 menggelar kegiatan edukasi stunting pada remaja pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja tematik KKN yang berfokus pada upaya promotif dan preventif pencegahan stunting. Bantar Kulon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perlunya peningkatan pemahaman remaja mengenai persoalan tersebut, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehidupan berkeluarga. Remaja dinilai memiliki peran strategis sebagai calon orang tua, sehingga edukasi sejak dini diharapkan mampu memutus rantai stunting antargenerasi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memaparkan materi yang mencakup pengertian, penyebab, dan dampak jangka panjang stunting terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak. Mereka juga menjelaskan siklus terjadinya stunting, yakni bermula dari remaja putri dengan status gizi kurang yang berisiko menjadi ibu hamil dengan anemia atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kondisi tersebut rentan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Apabila tidak diimbangi pola asuh dan asupan gizi yang baik, anak berisiko mengalami stunting dan siklus tersebut dapat berulang pada generasi berikutnya.

Mahasiswa juga memaparkan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, terutama pada keluarga dengan faktor risiko seperti kondisi sosial ekonomi rendah, sanitasi kurang baik, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pemaparan juga menyinggung peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi remaja, program keluarga berencana, serta penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama para remaja. Ketua RW 01 Bantar Kulon, Hardi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 155 Unit I.C.1 berharap para remaja di Bantar Kulon dapat lebih memahami peran mereka dalam pencegahan stunting dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memberikan-edukasi-pencegahan-stunting-kepada-para-remaja-di-Dusun-Bantar-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:50:472026-03-02 09:50:47KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

30/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 20252026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan ini digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD.

Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN, Dr. Muhammad Hamdi, S.E., M.B.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa total mahasiswa peserta KKN yang diterjunkan pada periode ini mencapai 1.735 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.121 mahasiswa KKN Reguler, 597 mahasiswa KKN Alternatif, dan 17 mahasiswa KKN Anak Bangsa.

Lokasi dan persebaran KKN kali ini mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur. KKN Reguler ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Banjarnegara (Jawa Tengah). Sementara itu, KKN Alternatif disebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Terakhir KKN Anak Bangsa ditempatkan di Kecamatan Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

“Kami berharap pelaksanaan KKN ini dapat mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus memperkuat reputasi Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., berpesan agar mahasiswa mampu merasakan kehidupan masyarakat secara langsung dengan tidak sekadar hadir, melainkan benar-benar membaur dengan warga setempat. Dengan menyelami kehidupan sosial masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar berempati, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menolong serta memperbaiki kualitas kehidupan sehari-hari masyarakat di lokasi KKN.

“Selami mereka, bantu mereka, ajak mereka berpikir bersama, dan bantu mereka dalam memperbaiki kehidupannya dengan komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi diterjunkannya peserta ke lokasi pengabdian. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh peserta selama menjalankan kegiatan KKN. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-1.735-Mahasiswa-KKN-Periode-Ganjil-20252026-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-30 11:56:512026-01-30 11:56:51UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow oleh Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Limbah rumah tangga kerap dianggap sebagai masalah lingkungan yang sulit diatasi. Minyak jelantah dibuang begitu saja, plastik kemasan menumpuk tanpa pemanfaatan, dan akhirnya mencemari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya inovasi berkelanjutan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan solusi melalui program unggulan bertajuk SIRASA.

Program unggulan pertama dalam SIRASA berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah bekas pakai. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dikumpulkan langsung dari warga, kemudian diolah menjadi lilin aromaterapi yang siap pakai dan memiliki nilai jual.

Proses pengolahannya meliputi tahapan minyak dibersihkan menggunakan tepung untuk mengurangi kotoran serta bau tidak sedap. Kemudian minyak disaring hingga benar-benar bersih. Lali minyak diberi pewarna dan minyak esensial (essential oil). Terakhir adonan dicetak menjadi lilin dengan tampilan menarik.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup proses pembuatan lilin, tetapi juga edukasi kepada warga mengenai pengolahan minyak jelantah yang aman, ramah lingkungan, serta potensi ekonominya. Produk lilin kemudian dikemas secara rapi agar layak dipasarkan dan bernilai guna lebih tinggi.

Program unggulan SIRASA yang kedua adalah Eco Pillow Project. Program ini merupakan kegiatan pembuatan bantal ramah lingkungan yang dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RW 05.

Bahan baku utama memanfaatkan limbah plastik rumah tangga yang dikumpulkan dari warga, seperti bungkus mi instan, bungkus sabun, kemasan jajanan (ciki), dan kemasan plastik lainnya.

Plastik-plastik tersebut kemudian digunting setipis mungkin sebelum dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dipakaikan sarung bantal. Hasilnya, limbah plastik yang semula hanya menjadi sampah berhasil diolah menjadi bantal siap pakai yang memiliki nilai guna.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu warga RW 05 mengikuti setiap proses dengan semangat, mulai dari pengumpulan plastik hingga pembuatan Eco Pillow. Mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini diabaikan ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui program SIRASA, Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.2 UAD membuktikan bahwa solusi permasalahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif. Limbah bukan lagi sekadar sisa, melainkan sumber potensi ekonomi dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Harapannya, inovasi lilin aromaterapi dan Eco Pillow ini tidak berhenti sebagai program KKN semata, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Limbah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-dan-Eco-Pillow-oleh-Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-I.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:12:452026-01-07 11:12:45KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit IV.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks (Foto. KKN UAD)

Kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks masih perlu terus ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Alternatif 102 Unit IV.A.1 menggelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 November 2025, bertempat di Balai RW 10 Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan perempuan terhadap kanker payudara dan kanker serviks melalui dua pendekatan utama, pertama edukasi metode Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Kedua pengenalan vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda arisan rutin ibu-ibu PKK RW 10 sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

Materi disampaikan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UAD. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan gambaran epidemiologi kanker payudara dan kanker serviks, baik secara global maupun nasional, yang menunjukkan bahwa kedua jenis kanker tersebut masih memiliki angka kejadian yang tinggi pada perempuan. Oleh karena itu, deteksi dini dan pencegahan dinilai sebagai langkah penting untuk menurunkan risiko kesakitan dan kematian akibat kanker.

Selain penjelasan mengenai angka kejadian, mahasiswa juga menyampaikan materi terkait faktor risiko kanker, tanda dan gejala awal kanker payudara dan kanker serviks, langkah-langkah praktis melakukan SADARI secara mandiri dan peran vaksin HPV dalam pencegahan kanker serviks.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu PKK RW 10 tampak antusias mengikuti kegiatan serta aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab, terutama terkait praktik SADARI yang benar dan keamanan vaksin HPV.

Salah satu warga RT 41 RW 10, Ibu Jini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi perempuan dan berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai perempuan, kita perlu waspada terhadap kanker payudara dan kanker serviks. Ilmu yang sudah disampaikan sebaiknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 102 Unit IV.A.1 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan serta mendorong penerapan deteksi dini kanker di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Dra)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-IV.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-sosialisasi-pencegahan-kanker-payudara-dan-kanker-serviks-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:26:532026-01-06 11:26:53KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Unit III.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Permasalahan sampah yang menjadi krisis sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjadi kenyataan publik. Masalah ini dipicu oleh kurangnya jumlah tempat pembuangan sampah dan adanya rencana penutupan TPA Piyungan per 1 Januari 2026.

Menanggapi hal ini, diperlukan tindak lanjut yang dimulai dari level paling krusial, yaitu tingkat rumah tangga. Kampung Gambiran, di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, membuktikan bahwa perubahan dari tingkat dasar bisa benar-benar mengurangi permasalahan sampah yang terjadi.

Pada hari Minggu, 9 November 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.B.3 bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Pemuda Trisna Taruna, dan warga RW 13 melaksanakan acara “Grebeg Sampah Kampung Gambiran”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pendekatan edukasi persampahan seperti pengelolaan sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan aman bagi lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi satu arah, tetapi menekankan pada kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door) agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kunjungan ini bertujuan mendata kebiasaan pengelolaan sampah pada kondisi masing-masing masyarakat per rumah. Dengan pendekatan ini, pendataan bisa memetakan permasalahan dari satu rumah ke rumah lainnya sehingga bisa memberikan solusi berdasarkan objek yang paling krusial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh masyarakat setempat, Lurah Pandeyan, dan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka ikut serta turun ke lapangan untuk memantau langsung serta mendampingi mahasiswa KKN dan remaja taruna berbicara dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Pandeyan mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan pemuda. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan acara ini agar tidak berhenti saat pelaksanaan KKN saja, tetapi menjadi kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan BPBD menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang efektif merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam, pencegahan penyakit menular, dan ketidaknyamanan lingkungan.

Dari proses ini, terungkap bahwa beberapa warga sebenarnya peduli terhadap lingkungan, tetapi terbentur oleh kurangnya pengetahuan, waktu, dan fasilitas. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi dengan cara yang sederhana, relevan, dan disesuaikan dengan situasi masing-masing rumah.

Salah satu materi yang paling menarik perhatian warga adalah pengenalan budidaya maggot (larva Hermetia illucens) sebagai solusi untuk mengolah sampah organik. Untuk mendorong praktik ini, mahasiswa KKN UAD Unit III.B.3 memberikan bayi maggot secara gratis kepada warga yang tertarik sebagai langkah awal.

Lebih dari sekadar kegiatan lingkungan, Grebeg Sampah Kampung Gambiran menunjukkan peran mahasiswa KKN UAD sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pendekatan yang partisipatif dan humanis membuka ruang komunikasi antara mahasiswa dan warga, sehingga edukasi tidak terasa seperti ceramah, melainkan tumbuh dari kebutuhan bersama.

Dari Kampung Gambiran, terlihat bahwa usaha untuk mencapai Yogyakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dengan tindakan kecil yang dilakukan bersama. Kerja sama ini menunjukkan bahwa solusi masalah sampah tidak selalu harus menunggu dari pihak atas, tetapi dapat dimulai dari gerakan akar rumput yang berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Unit-III.B.3-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:13:312026-01-06 11:13:31Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

Mahasiswa KKN UAD Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan

05/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.C.III berkolaborasi dengan Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan dalam kegiatan penanaman sayur kangkung dan sawi di Lorong Sayur RW 15, Kelurahan Juminahan, Kecamatan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Inovasi dan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal.” Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit di kawasan perkotaan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi warga RW 15 Juminahan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Alternatif UAD Unit V.C.III, Vera, menyampaikan bahwa Lorong Sayur menjadi wujud Perkhidmatan Islam Berkemajuan yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, melalui pemanfaatan lahan terbatas, warga diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga bertujuan menghidupkan kembali Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan yang sempat vakum akibat keterbatasan anggota aktif. Lorong Sayur yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai akses jalan kini dimanfaatkan menjadi lahan pertanian perkotaan yang produktif melalui sinergi antara mahasiswa KKN dan warga.

Kegiatan diawali dengan persiapan media tanam menggunakan polybag dan rak vertikal, dilanjutkan dengan proses penanaman dan perawatan tanaman secara gotong royong hingga masa panen. Mahasiswa KKN juga mendampingi warga dalam pengelolaan pascapanen, mulai dari pengemasan hingga pembuatan branding dengan identitas Caping Tani RW 15 Juminahan.

Hasil panen dipasarkan secara langsung dengan berkeliling ke rumah warga serta dipromosikan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran. Ketua KKN Alternatif UAD Unit V.C.III, Naya, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan agar warga tidak hanya mampu menanam, tetapi juga mengelola dan memberi nilai ekonomi pada potensi lokal.

Ketua Kelompok Caping Tani RW 15 Juminahan, Mbah Loso, berharap keterlibatan mahasiswa KKN dapat mengaktifkan kembali Lorong Sayur serta menarik partisipasi generasi muda. Sementara itu, Ketua RW 15 Juminahan, Bambang, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berharap pengelolaan Lorong Sayur dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi agar keberlanjutan program tetap terjaga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Kuliah-Kerja-Nyata-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Ekonomi-Warga-Lewat-Lorong-Sayur-Juminahan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-05 11:07:212026-01-05 11:07:21Mahasiswa KKN UAD Dorong Ekonomi Warga Lewat Lorong Sayur Juminahan

KKN UAD Implementasikan Program MASJOS untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

31/12/2025/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dalan (UAD) Implementasikan Program MASJOS untuk wujudkan lingkungan bersih (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-102 Unit I.B.2 melaksanakan Program Masyarakat Jogja Olah Sampah (MASJOS) di wilayah RW 02 Kelurahan Semaki, Kota Yogyakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Kelurahan Semaki sekaligus bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dari tingkat rumah tangga.

Program MASJOS mengedepankan lima langkah utama, yaitu memilah sampah sejak dari sumbernya, menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik, menghabiskan makanan untuk mengurangi sisa pangan, serta menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, mahasiswa KKN berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Program MASJOS dimulai pada 20 November 2025 melalui kegiatan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dan warga RW 02 Kelurahan Semaki. Mahasiswa KKN menyampaikan pentingnya pemilahan sampah dan peran aktif masyarakat dalam mendukung program kebersihan yang dicanangkan pemerintah. Sosialisasi ini menjadi tahap awal untuk membangun pemahaman dan partisipasi warga terhadap program yang dijalankan.

Sebagai tindak lanjut, tim KKN melakukan survei secara door to door pada 18 November 2025 di wilayah RT 04, RT 05, dan RT 06. Survei ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana warga telah menerapkan pemilahan sampah di rumah masing-masing. Berdasarkan hasil survei tersebut, mahasiswa KKN menentukan warga yang berhak menerima fasilitas tempat sampah tumpuk sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah.

Pembuatan tempat sampah tumpuk dilaksanakan pada 3 Desember 2025, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembagian kepada warga pada 12 Desember 2025. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN didampingi oleh Ibu Sri Mulyani selaku perwakilan RW serta Ibu Kartini selaku Ketua Bank Sampah. Selain tempat sampah tumpuk, warga juga menerima stiker MASJOS dari Kelurahan Semaki sebagai tanda partisipasi aktif dalam program pengelolaan sampah.

Melalui Program MASJOS, mahasiswa KKN Alternatif UAD Unit I.B.2 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat RW 02 Kelurahan Semaki dalam mengelola sampah secara mandiri. Program ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dalan-UAD-Implementasikan-Program-MASJOS-untuk-wujudkan-lingkungan-bersih-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:58:202025-12-31 09:58:20KKN UAD Implementasikan Program MASJOS untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Program Rumah Botol Plastik untuk Atasi Sampah

31/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengelolaan sampah menggunakan rumah botol plastik (Foto. KKN UAD)

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode 101 Unit I.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pembangunan Rumah Botol Plastik di wilayah Gedongkuning, Kelurahan Rejowinangun, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Tim KKNT juga melaksanakan penyerahan Rumah Botol Plastik kepada warga pada Sabtu, 20 Desember 2025. Program ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah botol plastik yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan, khususnya sungai dan jalanan di wilayah setempat.

Ketua tim KKNT, Danda Dewanga Yuda Darma, menyampaikan bahwa tim merancang Rumah Botol Plastik menggunakan baja ringan yang kuat, tahan lama, dan mudah dipindahkan.

Tim KKNT merencanakan penyediaan satu unit Rumah Botol Plastik di setiap RT yang berada di wilayah RW 02 Gedongkuning. Langkah ini memudahkan warga untuk menyetorkan botol plastik bekas secara mandiri dan berkelanjutan.

Program Rumah Botol Plastik ini mendorong masyarakat untuk memahami nilai guna limbah botol plastik serta meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Program ini juga mendapat dukungan dari Masyarakat Jogja Olah Sampah (MAS JOS), sebuah gerakan yang berfokus pada pengurangan volume sampah dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah, termasuk botol plastik.

Warga menyambut program ini dengan antusias dan memberikan respons positif terhadap keberadaan fasilitas tersebut. Warga berharap fasilitas ini mampu membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Gedongkuning. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Pengelolaan-Sampah-menggunakan-rumah-botol-plastik-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:43:072025-12-31 09:43:07Program Rumah Botol Plastik untuk Atasi Sampah

KKN Alternatif 102 UAD Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pandeyan

31/12/2025/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif 102 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit III.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan sosialisasi pemilahan sampah organik matang dan mentah di RW 07 Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 11 November 2025, bertempat di Masjid Baitul Iman RW 07 Pandeyan.

Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa sebagai respons atas kebiasaan masyarakat yang sebenarnya sudah mengetahui cara memilah sampah, tetapi dalam realitasnya belum menerapkannya secara konsisten. Melalui kegiatan ini, warga diajak kembali memahami pentingnya pengelolaan sampah dari rumah masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa KKN memaparkan materi mengenai jenis-jenis sampah agar mudah dikenali warga, yaitu sampah organik, sampah anorganik, bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dan residu.

Materi selanjutnya membahas dampak penumpukan sampah terhadap kesehatan masyarakat, seperti risiko tetanus, sakit perut, hingga leptospirosis yang dapat menyerang anak-anak hingga lansia akibat timbulan sampah yang terus-menerus menumpuk.

Kegiatan tersebut selaras dengan gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (MASJOS) yang ada di Kota Yogyakarta. Tujuannya tidak lain sebagai upaya saling mendukung serta berkolaborasi antarwarga, pemerintah, dan institusi pendidikan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Dengan demikian, mahasiswa KKN Alternatif UAD berharap kegiatan tersebut dapat menyadarkan masyarakat bahwa pemilahan sampah berpengaruh langsung terhadap kenyamanan hidup sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi di atas, mahasiswa KKN Alternatif UAD juga melaksanakan penyerahan bank sampah botol serta alat pembakaran sampah minim asap bersama Ketua RW 07 Pandeyan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya serta dukungan nyata dari mahasiswa terhadap pengelolaan sampah di lingkungan warga, khususnya dalam menangani sampah botol dan sisa sampah rumah tangga yang sulit terurai. Penyerahan tersebut diharapkan dapat melengkapi fasilitas warga dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD berharap warga RW 07 Pandeyan dapat memulai untuk membiasakan pemilahan sampah dari lingkungan rumah masing-masing.

Mahasiswa menekankan bahwa langkah kecil yang dilakukan setiap hari akan memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata mahasiswa KKN UAD dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Husnul/Audi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-102-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Program-Pengelolaan-Sampah-Berkelanjutan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:27:152025-12-31 09:27:15KKN Alternatif 102 UAD Inisiasi Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pandeyan
Page 4 of 28«‹23456›»

TERKINI

  • UAD Gelar Global Lecturer Bersama Chung Shan Medical University Taiwan02/06/2026
  • Tim Peneliti UAD Sosialisasikan Bahaya Rokok pada Anak02/06/2026
  • Siswa SMA/SMK Ikuti Pelatihan Sistem Akuntansi Digital Accurate di UAD02/06/2026
  • UAD Gelar Seminar Nasional Green Muhammadiyah01/06/2026
  • Perkuat Jejaring Global, Fakultas Farmasi UAD Kunjungan Akademik ke Josai University Jepang31/05/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath01/06/2026
  • Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional30/05/2026
  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top