• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Robotic Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meriahkan kegiatan HUT RI di Karangtengah dengan platform streaming (Foto. Tim Robotic UAD)

Malam peringatan HUT ke-81 RI di Padukuhan Karangtengah, Sabtu, 22 Agustus 2026, berlangsung penuh kehangatan. Di tengah riuk pikuk warga dan balutan pertunjukan seni, kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberi warna tersendiri. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang unjuk bakat dan kompetisi, melainkan ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara Tim PPKO RDC UAD dan masyarakat setempat.

Kebersamaan tersebut terasa semakin bermakna saat para tokoh setempat menyampaikan apresiasinya. Ketua Panitia membuka acara dengan menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memohon maaf atas keterbatasan pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai potensi warga yang terus berkembang, seperti keberhasilan meraih juara lomba film tingkat Kabupaten Bantul, peluncuran produk Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga regenerasi kelompok kesenian Gejog Lesung. Seluruh capaian ini dibingkai oleh semangat gotong royong warga melalui slogan kebanggaan, “Menang kalah tetap Karangtengah.”

Panggung malam itu dihidupkan oleh beragam pertunjukan seni lintas generasi. Mulai dari aksi Tari PPKO, penampilan anak-anak TK, keanggunan Tari Oglek dan Tari Kreasi Nusantara, lantunan lagu Luluh Lebih Dekat, hingga Tari Lestari Alamku. Suasana kian kental dengan kearifan lokal lewat pementasan Ketoprak serta dentuman khas Gejog Lesung AMMI. Keceriaan warga pun semakin lengkap ketika mengingat kembali kemeriahan lomba rakyat, mulai dari Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, hingga Estafet Air—yang diakhiri dengan pemutaran after movie dan penyerahan piala Juara Umum.

Menariknya, keterlibatan Tim PPKO RDC UAD tidak berhenti pada aksi panggung seperti kolaborasi tarian bersama warga RT 6. Para mahasiswa ini juga memegang peranan penting di balik layar dengan mengelola penyiaran langsung melalui kanal YouTube. Sentuhan teknis ini membuat kemeriahan peringatan kemerdekaan di Padukuhan Karangtengah dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas secara daring, sekaligus mengukuhkan sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan warga desa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Robotic-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meriahkan-kegiatan-HUT-RI-di-Karangtengah-dengan-platform-streaming-Foto.-Tim-Robotic-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:53:382026-08-31 08:53:38Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

31/08/2026/in Terkini /by Ard

 

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Foto. KKN ADI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam agenda pengabdian masyarakat lintas daerah. Sebanyak 18 mahasiswa UAD resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan (KKN ADI) angkatan ke-160 yang berpusat di Kabupaten Muna Barat, dengan masa pengabdian selama satu bulan penuh sejak 15 Agustus hingga 15 September 2026.

Dalam gerakan pengabdian ini, kontingen UAD berkolaborasi dengan 64 mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mitra. Total 82 peserta yang terdiri atas UAD, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (TBKM) Muna Barat (32 orang), Universitas Muhammadiyah Buton (13 orang), ITBKM Wakatobi (10 orang), dan Universitas Muhammadiyah Kendari (9 orang), disebar ke 11 titik lokasi. Wilayah sasaran mencakup Desa Sukadamai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, serta Kelurahan Wamelai, dengan isi 7 hingga 8 mahasiswa di tiap posko.

Prosesi pelepasan dan penerimaan peserta dipusatkan di Kampus ITBKM Muna Barat selaku tuan rumah. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nilai budaya melalui penampilan tarian adat Muna Raya untuk mengenalkan kearifan lokal kepada para mahasiswa. Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata serta pelepasan jaket almamater yang dilanjutkan dengan pemakaian rompi KKN ADI secara simbolis.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, hadir langsung untuk menyambut jajaran sivitas akademika dan menyuarakan komitmen Pemkab dalam mendukung kelancaran program kerja mahasiswa di lapangan. Momentum tersebut turut dimanfaatkan untuk memperkuat payung kerja sama daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muna Barat dengan UM Kendari di bidang pendidikan dan pengabdian.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan UAD Yogyakarta, Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., Ketua TP-PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin, jajaran Forkopimda, serta para kepala desa setempat. Usai penerimaan resmi, seluruh mahasiswa langsung bertolak menuju desa penempatan masing-masing untuk memulai proses adaptasi dan merealisasikan program pemberdayaan bersama warga lokal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengabdi-di-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-ADI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:47:542026-08-31 08:47:54KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

28/08/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalisasi peran kader posyandu dalam pencegahan stunting di Mertelu (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Optimalisasi Peran Kader dalam Pencegahan Stunting di Ruang Rapat Kelurahan Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat 21 Agustus 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting.

Sebanyak 13 kader Posyandu dari tiga wilayah di Kelurahan Mertelu, yakni Krinjing, Mertelu, dan Mertelu Kulon, mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan menghadirkan Nur Syarianingsih Syam, S.KM., M.Kes., dosen Kesehatan Masyarakat UAD sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN UAD 159 Unit V.B.3, sebagai pemateri.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara dan dilanjutkan sambutan Kamituo Kelurahan Mertelu, Supriyanta, S.Sos. Ia menekankan pentingnya pemahaman kader dalam melakukan pengukuran antropometri serta pemantauan status tumbuh kembang bayi dan balita sebagai bagian dari pencegahan stunting.

Selain edukasi, mahasiswa KKN UAD juga memberikan pelatihan melalui studi kasus. Para kader diberi kesempatan mempraktikkan materi, khususnya dalam pencatatan dan plotting hasil pengukuran serta menentukan langkah tindak lanjut berdasarkan kondisi pertumbuhan balita.

Setelah penyampaian materi dan praktik, peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap kegiatan. Melalui rangkaian edukasi dan pelatihan tersebut, kader diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memantau pertumbuhan balita dan menjalankan perannya secara optimal di masyarakat.

“Peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Posyandu yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak,” ujar Refika, perwakilan KKN UAD Unit Mertelu Kulon.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UAD dalam mendukung penguatan kapasitas kader Posyandu sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam pencegahan stunting di Kelurahan Mertelu. (tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalisasi-peran-kader-posyandu-dalam-pencegahan-stunting-di-Mertelu-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-28 09:01:422026-08-28 09:01:42KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu

Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

27/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Penerjunan KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara (Foto. KKN UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 18 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan Mengabdi (KKN ADI) periode ke-160 di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Program tersebut resmi dimulai pada 15 Agustus 2026 dan akan berlangsung selama 30 hari.

Penerimaan mahasiswa KKN ADI dilakukan oleh Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) Muna Barat, Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Rektor dan jajaran pemerintah daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Muna Barat La Ode Darwin, S.P., beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat.

KKN ADI merupakan program yang dirancang UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa), seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah, untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, KKN ADI telah menyasar sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara, mulai dari Buton Selatan, Wakatobi pada 2024, Kendari pada 2025, hingga Muna Barat pada 2026.

Pelaksanaan KKN ADI periode ke-160 tahun ini melibatkan kolaborasi lima perguruan tinggi Muhammadiyah di Sulawesi, yakni UAD, ITBKM Muna Barat, Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton), dan ITBKM Wakatobi. Total peserta yang terlibat mencapai 82 mahasiswa, terdiri atas 18 mahasiswa UAD, 32 mahasiswa ITBKM Muna Barat, 9 mahasiswa UM Kendari, 13 mahasiswa UM Buton, dan 10 mahasiswa ITBKM Wakatobi.

Sebanyak 82 peserta tersebut disebarkan ke 11 desa di Kabupaten Muna Barat, yakni Desa Sukadamai, Waturempe, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, Lombu Jaya, dan Wamelai. Setiap unit KKN ditempati tujuh hingga delapan mahasiswa yang berasal dari lima perguruan tinggi Muhammadiyah untuk menjalankan program kerja bersama masyarakat.

Pada pelaksanaan tahun ini, ITBKM Muna Barat bertindak sebagai panitia KKN ADI. Tim ITBKM Muna Barat bersama Rektor ITBKM Muna Barat menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, termasuk pemeriksaan kondisi lokasi KKN serta koordinasi dengan pemilik rumah, kepala desa, aparat desa, dan masyarakat untuk memastikan kesiapan tempat tinggal dan kelancaran kegiatan mahasiswa.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut dan mendukung pelaksanaan KKN ADI di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan selama KKN.

Menurutnya, pelaksanaan KKN ADI juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN ADI turut dihadiri Rektor ITBKM Muna Barat Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd.; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin; Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., bersama Tim Humas dan LPM; perwakilan UM Buton Dr. Rasman Wijaya, M.Pd.; perwakilan ITBKM Wakatobi Yamin, S.Kom., M.Kom.; perwakilan Kapolres Muna Raya melalui Kapolsek Tiworo Kepulauan; Kepala Dinas Infokom; Sekretaris BAPPEDA Muna Barat; Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Muna Barat; unsur organisasi perangkat daerah; Ketua Badan Pembina Harian ITBKM Muna Barat; para camat dan kepala desa/lurah di wilayah KKN ADI ke-160; serta Wakil Rektor, dosen, mahasiswa ITBKM Muna Barat, dan masyarakat sekitar kampus. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kabupaten-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:29:162026-08-27 08:29:16Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara

15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

24/08/2026/in Terkini /by Ard

 

Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat (Foto. KKN AB XIII)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII ke Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pengabdian berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Agustus hingga 13 September 2026, dengan fokus yang disesuaikan pada misi kemanusiaan pascagempa.

KKN Anak Bangsa merupakan program pengabdian UAD di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang melibatkan mahasiswa dari organisasi otonom Muhammadiyah, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS). Program yang pertama kali dilaksanakan pada 2016 tersebut kini memasuki periode ke-13.

Penerjunan mahasiswa berlangsung melalui upacara adat Manggarai di Kantor Desa Cunca Wulang, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Desa Cunca Wulang, tokoh adat, tokoh masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mbeliling, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manggarai Barat.

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyambut kehadiran mahasiswa dan berharap mereka dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Ia juga meminta agar misi kemanusiaan menjadi bagian dari program tematik KKN karena mahasiswa hadir tidak lama setelah gempa melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Dikarenakan mahasiswa hadir ketika gempa baru saja terjadi, kami berharap dapat ditambahkan misi kemanusiaan sebagai program tematik KKN,” ujar Pius.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 mendorong mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melakukan penyesuaian terhadap program kerja yang telah dirancang sebelumnya. DPL KKN AB XIII UAD, Yahya Hanafi, mengatakan penyesuaian dilakukan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pascabencana.

“Program-program KKN mahasiswa akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pascabencana. Mahasiswa KKN AB XIII diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari relawan Muhammadiyah yang berada di bawah koordinasi MDMC,” jelas Yahya.

Sejumlah program tanggap bencana disiapkan, meliputi asesmen dampak gempa, pendataan kebutuhan dasar warga, pendampingan psikososial, serta edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lembaga pendidikan Desa Cunca Wulang. Pendekatan psikososial menjadi salah satu perhatian utama untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, menghadapi dampak emosional pascabencana.

Program KKN juga diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat dan pendidikan kebencanaan agar manfaat pengabdian dapat berkelanjutan. Pemerintah desa, tokoh adat, Muhammadiyah, dan masyarakat turut berkomitmen mendampingi mahasiswa dengan memperhatikan aspek keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Melalui pendekatan psikososial, edukasi kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat, KKN AB XIII UAD membawa semangat “ilmu amaliah, amal ilmiah”. Kehadiran 15 mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Cunca Wulang dalam proses pemulihan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-AB-XIII-UAD-Bantu-Pemulihan-Pascagempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-AB-XIII.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:57:382026-08-24 08:57:3815 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat

Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

24/08/2026/in Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Asesmen Warga Terdampak Gempa (Foto. Ika)

Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong mahasiswa KKN Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menyesuaikan program pengabdian dengan kondisi warga. Sejak 18 Agustus 2026, mahasiswa bersama Pemerintah Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, melakukan asesmen ke rumah-rumah warga terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan pascabencana.

Selain mendata kondisi rumah warga, tim juga menyisir sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid dan gereja yang terdampak. Data yang diperoleh kemudian dikoordinasikan dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Manggarai Barat untuk membantu proses pendataan dan penyaluran bantuan secara lebih tepat.

Kondisi lapangan yang terus berubah membuat mahasiswa harus menyesuaikan program kerja yang sebelumnya telah disusun. Ketua Koordinator KKN AB XIII UAD, M. Farel Naufalino, mengatakan bahwa perubahan tersebut dilakukan karena kebutuhan masyarakat saat ini lebih mendesak. “Setelah melihat langsung situasi di lapangan, masyarakat saat ini jauh lebih membutuhkan program pendampingan psikososial serta mitigasi bencana guna mengurangi dampak trauma,” ujar Farel.

Meski fokus KKN sementara diarahkan pada respons kebencanaan, program kerja lainnya tetap akan dijalankan dengan menyesuaikan kondisi masyarakat. Farel menjelaskan bahwa program individu maupun program tematik nonkebencanaan tidak ditinggalkan, tetapi pola pelaksanaannya dibuat lebih fleksibel mengikuti perkembangan pemulihan desa.

Gerak cepat mahasiswa juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa membantu pemerintah desa memperoleh data yang lebih lengkap mengenai kondisi rumah warga maupun fasilitas umum. “Akurasi data dari asesmen ini sangat krusial bagi kami pemerintah desa. Dengan adanya bantuan tenaga dari adik-adik mahasiswa, proses pelaporan ke tingkat kabupaten menjadi jauh lebih cepat dan terstruktur,” ungkap Pius.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UAD, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga, baik dari sisi fisik maupun psikologis. Melalui pendataan yang valid dan pendampingan yang berkelanjutan, upaya penanganan pascabencana di Desa Cunca Wulang diharapkan dapat berjalan lebih sistematis hingga masyarakat kembali pulih. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Periode-XIII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Asesmen-Warga-Terdampak-Gempa-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-24 08:15:102026-08-24 08:15:10Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang

KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

23/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kualitas UMKM (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membagikan buku panduan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di RW 06, Kalurahan Prenggan, Kotagede, Yogyakarta.

UMKM di Prenggan RW 06 mengalami berbagai kendala seperti keterbatasan pemasaran, permodalan, dampak Covid-19, serta rendahnya pemanfaatan teknologi menjadi penyebab utamanya. Belum adanya data yang lengkap membuat pemangku kepentingan sulit memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengusung tema digitalisasi UMKM, oleh karena itu tim KKN melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui profil, potensi, serta masalah yang dihadapi setiap usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali kemajuan UMKM di lingkungan Prenggan RW 06.

Pendataan tidak hanya sebatas melalui penyebaran formulir digital, tetapi dilakukan secara langsung dengan mengunjungi rumah ke rumah pelaku UMKM. Pendataan diawali dengan sesi wawancara, pertanyaan yang diajukan meliputi produk yang dijajakan atau ditawarkan, latar belakang atau sejarah dari usaha yang dibangun, lokasi berwirausaha, media sosial, jumlah produk/jasa yang terjual per hari, dan kendala yang dialami selama menjalankan usaha.

Sasaran pendataan ini di antaranya usaha yang bergerak di bidang makanan (GandingGendong, angkringan, telur asin, infused water, dan sebagainya), di bidang jasa (dokter hewan, reparasi elektronik, binatu pakaian, dan sebagainya). Proses transaksi seringkali dilakukan secara daring, untuk pemesanan makanan maupun kebutuhan jasa. Misalnya, UMKM GandingGendong melayani pemesanan makanan berat/ringan dalam porsi besar. Untuk jasa pemeriksaan hewan peliharaan bisa menghubungi dokter hewan Winda melalui WhatsApp untuk melakukan pemeriksaan atau tindakan lanjutan jika diperlukan.

Penyebaran buku panduan pemanfaatan AI dilakukan secara langsung bersamaan dengan kegiatan pendataan UMKM. Setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan yang berisi penjelasan sederhana mengenai konsep dasar AI, manfaat AI bagi pengembangan usaha, serta contoh penerapan yang dapat dilakukan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Materi dalam buku disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar dapat dipelajari secara mandiri oleh pelaku UMKM dengan berbagai latar belakang pendidikan dan tingkat literasi digital.

Pada saat penyerahan buku panduan, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat mengenai isi buku serta memperkenalkan beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Pelaku UMKM dikenalkan pada penggunaan AI untuk menyusun ide promosi, caption media sosial, mendesain konten pemasaran, dan menyusun deskripsi produk. Pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan inovasi yang berkelanjutan pada era transformasi digital.

Sebagai bentuk realisasi dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berhasil mendata sembilan pelaku UMKM di RW 06, selama tiga hari pendataan, yaitu pada tanggal 28 Juni, 29 Juni, dan 2 Juli 2026, dengan sasaran pelaku usaha dari berbagai bidang, di antaranya usaha katering makanan, toko mukena handmade, toko kelontong, serta beberapa jenis usaha lainnya.

Tim KKN UAD juga mendistribusikan sembilan buku panduan pemanfaatan AI kepada seluruh pelaku UMKM yang menjadi sasaran kegiatan. Jumlah buku yang dibagikan disesuaikan dengan jumlah pelaku UMKM yang berhasil didata, sehingga setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan sebagai media edukasi. Data tersebut menunjukkan bahwa seluruh target kegiatan berhasil terlaksana sesuai dengan rencana, baik dari aspek pendataan UMKM maupun distribusi buku panduan AI.

Pelaku UMKM menunjukkan ketertarikannya selama kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Mereka menunjukkan ketertarikan karena teknologi tersebut dapat membantu berbagai kebutuhan usaha. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan AI yang mudah diakses dan dapat digunakan secara gratis.

Kegiatan ini juga menghasilkan data yang menggambarkan kondisi, potensi, dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembinaan maupun pengembangan UMKM pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya transformasi digital semakin meningkat. Data hasil pendataan yang telah dikumpulkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan program pendampingan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal, mengembangkan inovasi dalam usahanya, serta menciptakan usaha yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah perkembangan era digital saat ini. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-AI-untuk-tingkatkan-kualitas-UMKM-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-23 08:23:252026-07-23 08:23:25KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-21 07:31:31KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

05/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code bersama warga Brontokusuman (Foto. KKN UAD)

Bagi warga Brontokusuman, Sungai Code bukan sekadar aliran air yang membelah permukiman. Sungai ini menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama. Berangkat dari semangat itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga menggagas pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code sebagai upaya memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Pembentukan komunitas tersebut menjadi puncak rangkaian Program KKN Tematik Pengelolaan Sungai yang dilaksanakan mahasiswa UAD di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Program ini diawali dengan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 melalui kegiatan bersih Sungai Code, dilanjutkan dengan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga akhirnya bermuara pada Pengesahan Komunitas Peduli Sungai Code yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Dakwah dan Tarbiyatul Qur’an PRM Karanganyar.

Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Alternatif 104 Brontokusuman, Arif Rahman, mengatakan sejak awal mahasiswa tidak ingin program KKN hanya meninggalkan laporan kegiatan. Mereka ingin meninggalkan ruang belajar dan wadah kolaborasi yang tetap hidup setelah masa pengabdian berakhir. “Kami ingin ada yang terus bergerak setelah KKN selesai. Karena itu bersama warga kami menginisiasi Komunitas Peduli Sungai Code agar berbagai program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Arif.

Selama hampir satu bulan berada di Brontokusuman, mahasiswa bersama warga melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan. Mulai dari aksi bersih Sungai Code, penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, pengolahan sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan lingkungan, hingga pameran hasil kerajinan daur ulang yang melibatkan warga dari berbagai RW.

Program tersebut mendapat pendampingan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari pengembangan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga didorong membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan perguruan tinggi sehingga, program yang dirintis memiliki keberlanjutan.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menilai persoalan Sungai Code tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan bersih-bersih atau pembangunan infrastruktur semata. “Persoalan sungai adalah persoalan perilaku dan kolaborasi. Sungai akan tetap bersih apabila masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaganya. Di sinilah perguruan tinggi hadir, bukan untuk menggantikan masyarakat, tetapi mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengesahan komunitas tersebut, Prof. Surahma hadir sebagai narasumber atas undangan resmi Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), sekaligus menjalankan penugasan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi Sungai Code yang menghadapi ancaman pencemaran akibat limbah domestik, limbah industri, serta penurunan kualitas lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kader Sungai sebagai penggerak masyarakat yang berperan sebagai inisiator, motivator, dan fasilitator dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu kunci agar gerakan pelestarian sungai dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah Brontokusuman, pengamat Sungai Code, pengurus LP-KPK, para dosen pembimbing lapangan, tokoh masyarakat, ketua kampung, serta mahasiswa KKN UAD. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Sungai Code telah menjadi kepedulian bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Bagi UAD, pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code menjadi salah satu luaran penting dari pelaksanaan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendampingan LPPM UAD, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memfasilitasi lahirnya kelembagaan masyarakat yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program lingkungan setelah KKN berakhir.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, LP-KPK mengucapkan terima kasih kepada Prof. Surahma atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung penguatan gerakan pelestarian Sungai Code. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-Komunitas-Peduli-Sungai-Code-bersama-warga-Brontokusuman-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-05 09:00:312026-07-06 09:10:37Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

04/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat lilin aromaterapi dari limbah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit II.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 01 Sambirejo, Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Al-Kiraam tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Di wilayah RW 01 Sambirejo, komitmen pengelolaan sampah diwujudkan melalui pembentukan Bank Sampah “Berseri” yang aktif melakukan pemilahan sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik.

Namun, pengelolaan limbah cair rumah tangga berupa minyak jelantah masih menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, minyak jelantah masih sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari saluran air dan tanah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Jefree Fahana, merumuskan solusi melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pelatihan mendapat sambutan positif dari pengurus dan anggota Bank Sampah “Berseri”. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi.

Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan proses pemurnian minyak jelantah menggunakan batang serai dan daun pandan untuk mengurangi aroma tengik. Minyak kemudian dicampurkan dengan stearin, pewarna, dan minyak esensial beraroma kopi serta lavender sebelum dicetak ke dalam wadah kaca kecil.

Ketua Bank Sampah “Berseri”, Ngajiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Menurutnya, lilin aromaterapi hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan bank sampah.

Sementara itu, Koordinator KKN Alternatif 104 Unit II.A.1, Muhammad Alif, berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ia menilai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi langkah sederhana yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara mandiri terus meningkat. Selain itu, program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-lilin-aromaterapi-dari-limbah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-04 09:52:372026-07-06 09:10:49Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah
Page 1 of 29123›»

TERKINI

  • Perluas Jangkauan Pitutur Waras, PPKO IMM FKM UAD Sasar Empat Padukuhan di Caturharjo31/08/2026
  • Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming31/08/2026
  • KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara31/08/2026
  • Rektor UAD: Penting Menjaga Keikhlasan dan Keseimbangan Hidup31/08/2026
  • LazisMu UAD Salurkan Beasiswa Sang Surya bagi Mahasiswa Berprestasi31/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026
  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top