• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-14 10:42:12KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

05/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code bersama warga Brontokusuman (Foto. KKN UAD)

Bagi warga Brontokusuman, Sungai Code bukan sekadar aliran air yang membelah permukiman. Sungai ini menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama. Berangkat dari semangat itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga menggagas pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code sebagai upaya memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Pembentukan komunitas tersebut menjadi puncak rangkaian Program KKN Tematik Pengelolaan Sungai yang dilaksanakan mahasiswa UAD di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Program ini diawali dengan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 melalui kegiatan bersih Sungai Code, dilanjutkan dengan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga akhirnya bermuara pada Pengesahan Komunitas Peduli Sungai Code yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Dakwah dan Tarbiyatul Qur’an PRM Karanganyar.

Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Alternatif 104 Brontokusuman, Arif Rahman, mengatakan sejak awal mahasiswa tidak ingin program KKN hanya meninggalkan laporan kegiatan. Mereka ingin meninggalkan ruang belajar dan wadah kolaborasi yang tetap hidup setelah masa pengabdian berakhir. “Kami ingin ada yang terus bergerak setelah KKN selesai. Karena itu bersama warga kami menginisiasi Komunitas Peduli Sungai Code agar berbagai program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Arif.

Selama hampir satu bulan berada di Brontokusuman, mahasiswa bersama warga melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan. Mulai dari aksi bersih Sungai Code, penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, pengolahan sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan lingkungan, hingga pameran hasil kerajinan daur ulang yang melibatkan warga dari berbagai RW.

Program tersebut mendapat pendampingan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari pengembangan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga didorong membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan perguruan tinggi sehingga, program yang dirintis memiliki keberlanjutan.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menilai persoalan Sungai Code tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan bersih-bersih atau pembangunan infrastruktur semata. “Persoalan sungai adalah persoalan perilaku dan kolaborasi. Sungai akan tetap bersih apabila masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaganya. Di sinilah perguruan tinggi hadir, bukan untuk menggantikan masyarakat, tetapi mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengesahan komunitas tersebut, Prof. Surahma hadir sebagai narasumber atas undangan resmi Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), sekaligus menjalankan penugasan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi Sungai Code yang menghadapi ancaman pencemaran akibat limbah domestik, limbah industri, serta penurunan kualitas lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kader Sungai sebagai penggerak masyarakat yang berperan sebagai inisiator, motivator, dan fasilitator dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu kunci agar gerakan pelestarian sungai dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah Brontokusuman, pengamat Sungai Code, pengurus LP-KPK, para dosen pembimbing lapangan, tokoh masyarakat, ketua kampung, serta mahasiswa KKN UAD. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Sungai Code telah menjadi kepedulian bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Bagi UAD, pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code menjadi salah satu luaran penting dari pelaksanaan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendampingan LPPM UAD, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memfasilitasi lahirnya kelembagaan masyarakat yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program lingkungan setelah KKN berakhir.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, LP-KPK mengucapkan terima kasih kepada Prof. Surahma atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung penguatan gerakan pelestarian Sungai Code. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-Komunitas-Peduli-Sungai-Code-bersama-warga-Brontokusuman-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-05 09:00:312026-07-06 09:10:37Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

04/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat lilin aromaterapi dari limbah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit II.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 01 Sambirejo, Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Al-Kiraam tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Di wilayah RW 01 Sambirejo, komitmen pengelolaan sampah diwujudkan melalui pembentukan Bank Sampah “Berseri” yang aktif melakukan pemilahan sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik.

Namun, pengelolaan limbah cair rumah tangga berupa minyak jelantah masih menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, minyak jelantah masih sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari saluran air dan tanah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Jefree Fahana, merumuskan solusi melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pelatihan mendapat sambutan positif dari pengurus dan anggota Bank Sampah “Berseri”. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi.

Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan proses pemurnian minyak jelantah menggunakan batang serai dan daun pandan untuk mengurangi aroma tengik. Minyak kemudian dicampurkan dengan stearin, pewarna, dan minyak esensial beraroma kopi serta lavender sebelum dicetak ke dalam wadah kaca kecil.

Ketua Bank Sampah “Berseri”, Ngajiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Menurutnya, lilin aromaterapi hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan bank sampah.

Sementara itu, Koordinator KKN Alternatif 104 Unit II.A.1, Muhammad Alif, berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ia menilai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi langkah sederhana yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara mandiri terus meningkat. Selain itu, program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-lilin-aromaterapi-dari-limbah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-04 09:52:372026-07-06 09:10:49Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna

01/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih warga Sorosutan olah sampah jadi produk bernilai guna (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.3 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Qonitatul Hidayah, M.Sc. menyelenggarakan kegiatan bertema “Pelatihan dan Sosialisasi Daur Ulang: Mengubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Guna” di Balai RW 08, Kelurahan Sorosutan, pada 20 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 25 warga tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pemanfaatan kembali bahan-bahan bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Ketua KKN, Ade Rizky Hendra Saputra menyampaikan bahwa permasalahan sampah merupakan isu yang perlu diperhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan solusi sederhana yang berdampak nyata bagi lingkungan. Pada kesempatan tersebut, Khoiriyah Ana Rosida, S.IP., selaku Ketua RW 08 Sorosutan berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga peserta dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga maupun masyarakat sekitar sehingga manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Salah satu anggota KKN, Happy Naira Syaharani, menjadi pemateri sosialisasi mengenai konsep daur ulang dan pemanfaatan limbah rumah tangga. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta berbagai langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi jumlah sampah dari aktivitas sehari-hari. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai contoh produk hasil daur ulang yang memiliki nilai jual.

Selain dilakukan sosialisasi, masyarakat diajak mengikuti pelatihan langsung dalam pembuatan berbagai produk kreatif dari bahan bekas. Peserta dilatih membuat dompet dari kemasan plastik bekas kopi dan minuman, vas bunga dan tempat pensil dari botol plastik bekas, serta tas belanja dari tutup botol plastik. Melalui pendampingan dari tim KKN, peserta dapat mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sekaligus memahami cara mengubah limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat. Keterlibatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola sampah rumah tangga secara kreatif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit I.B.3 UAD berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Pemanfaatan barang bekas tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas serta menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-warga-Sorosutan-olah-sampah-jadi-produk-bernilai-guna-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-01 13:29:312026-07-01 13:29:31KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna

Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar kerja bakti pengelolaan kawasan sungai di Kali Code (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelurahan Brontokusuman melaksanakan kerja bakti pembersihan kawasan sungai di wilayah Kali Code pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN bersama warga setempat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.

Kegiatan mengusung tema “Pengelolaan Kawasan Sungai” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bantaran Kali Code yang memiliki peran penting dalam ekosistem perkotaan di Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, peserta melakukan pembersihan sampah, pengangkutan limbah ringan, serta penataan area sekitar bantaran sungai agar lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Dosen Koordinator Lapangan KKN, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan penguatan kesadaran lingkungan di kawasan perkotaan. “Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya membangun partisipasi masyarakat dan mahasiswa dalam pengelolaan kawasan sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan KKN Alternatif 104 Brontokusuman merupakan bagian dari kerja sama antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Kelurahan Brontokusuman, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. Kerja sama tersebut bertujuan mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan melalui keterlibatan mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari warga sekitar yang turut berpartisipasi bersama mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan sungai di wilayah perkotaan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-kerja-bakti-pengelolaan-kawasan-sungai-di-Kali-Code-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 14:20:172026-05-26 14:20:17Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

“Mahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,” ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

“Kampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-06-17 13:32:40Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

06/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan filter air di Dusun Lemes, NTT (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pengadaan filter air bersih di Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 3 Maret 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Biologi berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat terhadap akses air bersih. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses air bersih, di mana sebagian masyarakat masih mengandalkan air sumur gali dan air hujan. Sementara itu, pada musim kemarau, masyarakat cenderung menggunakan air embung yang memiliki kualitas kurang layak.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada pengadaan sarana, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan, serta memberikan edukasi terkait penggunaan dan perawatan filter air agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pemuda setempat. “Pengadaan filter air di Dusun Lemes sangat dibutuhkan karena keterbatasan akses air bersih serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan air yang layak digunakan,” ujar Mama Uzli, salah satu anggota PKK.

Hal senada juga disampaikan oleh Yusran, pemuda Dusun Lemes yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama Junaidi. “Program pengadaan filter air ini merupakan salah satu program yang sangat fungsional dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap ke depan mahasiswa KKN Anak Bangsa dapat terus menghadirkan program-program yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sabrina, selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). “Masih banyak daerah di Nusa Tenggara Timur yang belum memiliki akses air bersih seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Oleh karena itu, peran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi alternatif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD berharap dapat mendorong peningkatan kualitas kesehatan lingkungan serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih di Dusun Lemes. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-filter-air-di-Dusun-Lemes-NTT-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-06 10:38:022026-06-17 13:32:12Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

01/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan gizi seimbang di Batur Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting di Posyandu Desa Batur Lor, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita, terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut diketuai oleh Faozan Fahmi Ardhana bersama tim mahasiswa, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muh. Alif Kurniawan, M.Pd.I. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif serta praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan media poster sebagai sarana edukasi gizi seimbang. Poster tersebut memuat informasi mengenai pentingnya asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung tumbuh kembang anak. Penggunaan media visual ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memahami sekaligus mengingat pesan kesehatan yang disampaikan.

Selain penyuluhan, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan sosis berbahan dasar kentang sebagai alternatif menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Pemanfaatan kentang dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Batur Lor, sehingga mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi yang baik.

Pada sesi praktik, ibu-ibu balita mengikuti setiap tahapan pembuatan sosis kentang, mulai dari pengolahan bahan, pencampuran dengan sumber protein tambahan, hingga teknik pengukusan agar menghasilkan tekstur yang sesuai untuk anak. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi maupun praktik langsung selama kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang serta pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi potensi pangan lokal guna mendukung kesehatan anak di Desa Batur Lor. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-gizi-seimbang-di-Batur-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-01 08:13:152026-06-17 13:31:45Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

24/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi optimalisasi website Desa Dadapayu Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.A.3, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tedy Setiadi, M.T., menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan optimalisasi website desa pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Balai Kalurahan Dadapayu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website desa yang telah tersedia agar dapat menjadi media penyebaran informasi kewilayahan yang lebih efektif, transparan, dan informatif bagi masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pelatihan praktis kepada para perangkat desa terkait strategi penulisan berita desa, serta teknik pengambilan gambar dan editing video sederhana menggunakan telepon genggam. Materi tersebut diberikan secara komprehensif agar perangkat desa mampu menyusun konten berita, dokumentasi kegiatan, serta publikasi informasi desa yang menarik untuk diunggah pada website maupun berbagai media digital desa lainnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, perangkat desa diharapkan dapat tampil lebih percaya diri dalam memanfaatkan website desa sebagai sarana komunikasi dan pelayan informasi kepada masyarakat.

Penanggung jawab pengelolaan website Kalurahan Dadapayu, Ibu Deni, menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dinilai sangat membantu perangkat desa dalam memahami cara mengelola konten informasi digital secara lebih baik dan profesional.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami menjadi lebih paham bagaimana menulis berita kegiatan desa dan membuat dokumentasi yang lebih menarik untuk ditampilkan di website desa,” ujar Ibu Deni. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-optimalisasi-website-Desa-Dadapayu-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 13:40:402026-06-17 13:27:26Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen

24/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan camilan bergizi berbahan dasar lele (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-103 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil budidaya lele yang merupakan komoditas unggulan di Tegalkopen, Wonocatur, Banguntapan. Pelatihan ini menyasar ibu-ibu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang menjadi perwakilan dari enam Pokdarwis pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Balai RW 29 Tegalkopen.

Ketua KKN Unit I.C.2, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda formalitas penyelesaian KKN, tetapi diharapkan mampu mendorong Pokdarwis dalam menciptakan produk lokal khas Tegalkopen.

“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa lele hanya bisa digoreng. Dengan inovasi pengolahan, ibu-ibu Pokdarwis bisa menciptakan produk dengan merek lokal Tegalkopen yang mampu menembus pasar, sekaligus memastikan anak-anak di Tegalkopen mendapatkan asupan protein terbaik untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan menjawab permasalahan para pembudidaya lele di Tegalkopen, seperti cara meningkatkan nilai jual, risiko gagal panen, serta penurunan harga saat panen melimpah. Selain sebagai komoditas unggulan, ikan lele dipilih karena mengandung protein tinggi, harga yang ekonomis, dan efektif mencegah stunting.

Mahasiswa KKN Unit I.C.2 mempraktikkan cara mengolah ikan lele menjadi berbagai produk turunan yang memiliki daya simpan lebih lama yaitu tahu bakso lele dan sempol lele sehat tanpa pengawet. Tahap pengadonan merupakan kunci utama dalam menghasilkan olahan dengan tekstur kenyal dan lembut, serta memastikan bumbu dan gizi ikan tercampur merata sehingga disukai anak-anak.

Antusiasme peserta terlihat dari respon positif dari salah satu perwakilan Pokdarwis yang hadir. Ia mengaku selama ini warga sering kebingungan saat harga lele di tingkat pengepul turun hingga Rp15.000/kg. Melalui pelatihan ini, warga memiliki alternatif untuk mengolah hasil panen sendiri menjadi produk dengan nilai jual dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi.

Acara ditutup dengan sesi mencicipi hasil olahan bersama dan pembagian modul resep digital agar para peserta dapat mempraktikkannya kembali di rumah. Harapannya, kegiatan ini dapat memantik terbentuknya Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru di Tegalkopen berbasis pada komoditas unggulan daerah, sekaligus mendukung terciptanya generasi sehat bebas stunting. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-camilan-bergizi-berbahan-dasar-lele-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 11:19:382026-06-17 13:27:17Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen
Page 1 of 28123›»

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top