KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna

KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih warga Sorosutan olah sampah jadi produk bernilai guna (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.3 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Qonitatul Hidayah, M.Sc. menyelenggarakan kegiatan bertema “Pelatihan dan Sosialisasi Daur Ulang: Mengubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Guna” di Balai RW 08, Kelurahan Sorosutan, pada 20 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 25 warga tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pemanfaatan kembali bahan-bahan bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Ketua KKN, Ade Rizky Hendra Saputra menyampaikan bahwa permasalahan sampah merupakan isu yang perlu diperhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan solusi sederhana yang berdampak nyata bagi lingkungan. Pada kesempatan tersebut, Khoiriyah Ana Rosida, S.IP., selaku Ketua RW 08 Sorosutan berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga peserta dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga maupun masyarakat sekitar sehingga manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Salah satu anggota KKN, Happy Naira Syaharani, menjadi pemateri sosialisasi mengenai konsep daur ulang dan pemanfaatan limbah rumah tangga. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta berbagai langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi jumlah sampah dari aktivitas sehari-hari. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai contoh produk hasil daur ulang yang memiliki nilai jual.
Selain dilakukan sosialisasi, masyarakat diajak mengikuti pelatihan langsung dalam pembuatan berbagai produk kreatif dari bahan bekas. Peserta dilatih membuat dompet dari kemasan plastik bekas kopi dan minuman, vas bunga dan tempat pensil dari botol plastik bekas, serta tas belanja dari tutup botol plastik. Melalui pendampingan dari tim KKN, peserta dapat mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sekaligus memahami cara mengubah limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat. Keterlibatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola sampah rumah tangga secara kreatif dan produktif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit I.B.3 UAD berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Pemanfaatan barang bekas tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas serta menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. (Mei)
