• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Maksimalkan Produk UMKM Lokal, KKN UAD Gelar Pelatihan Digital Marketing

27/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk Maksimalkan Produk UMKM Lokal (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 127 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.2 menggelar sosialisasi dan pelatihan untuk masyarakat di lokasi pengabdian. Titik lokasi pengabdian berada di Dusun Bandung, Kelurahan Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Melihat beberapa kebutuhan yang diperlukan masyarakat, para mahasiswa KKN melakukan sosialisasi “Digitalisasi Marketing dan Pelatihan Pembuatan Label Menggunakan Aplikasi Canva”, pada Senin, 19 Agustus 2024. Mereka yang dibimbing oleh Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd. ini mendapatkan antusias dan respons positif dari masyarakat.

Tujuan dari sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan yakni untuk mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan keterampilan digital dan memperbaiki pemasaran produk mereka. Sosialisasi tersebut sekaligus memberikan edukasi mengenai pemanfaatan dalam menggunakan teknologi yang dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional.

Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produk mereka agar menjadi lebih efektif, serta mengelola bisnis dengan cara yang lebih modern. Selain itu, pelatihan pembuatan label produk menggunakan aplikasi Canva merupakan salah satu fokus utama dari kegiatan ini.

Canva, sebagai alat desain grafis yang mudah diakses, membantu pelaku UMKM dalam membuat label produk yang menarik dan profesional. Mereka dilatih dalam penggunaan Canva untuk mendesain label yang tidak hanya menarik, tetapi juga sesuai dengan standar pasar sehingga dapat menarik lebih banyak konsumen dan meningkatkan daya saing produk mereka.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan pelaku UMKM yang aktif di sekitar Dusun Bandung. Partisipasi yang antusias dari mereka menunjukkan besarnya minat dan kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan digital dan desain produk UMKM. Menurut Tukijo, selaku Kepala Dusun Bandung, masyarakat memiliki potensi dalam menciptakan dan menghasilkan produk yang bermanfaat, tinggal cara pemasarannya yang perlu ditingkatkan.

“Warga Dusun Bandung memiliki kemampuan dalam menghasilkan berbagai macam produk. Namun, beberapa pelaku UMKM masih kesulitan dalam memasarkan produk ke jangkauan yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ekonomi lokal dan mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Khususnya di wilayah Dusun Bandung yang memiliki potensi yang bagus dalam memasarkan produk lokal. Dengan pelatihan yang memadai, UMKM di Dusun Bandung ini dapat terus berkembang dan memperkuat posisi mereka di pasar. (can)

 uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pelatihan-Digital-Marketing-untuk-Masksimalkan-Produk-UMKM-Lokal-Dok.-Istimewa.jpg 1134 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-27 09:05:042024-08-27 09:51:09Maksimalkan Produk UMKM Lokal, KKN UAD Gelar Pelatihan Digital Marketing

KKN UAD Dukung Pengelolaan Sampah di Notoyudan

26/08/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dukung Pengelolaan Sampah di Notoyudan Yogyakarta (Dok. Istimewa)

Dalam rangka kegiatan inovatif Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode-92 yang digelar di Masjid Al-Hikmah Notoyudan, Gedongtengen, Yogyakarta, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan aksi nyata dengan menyerahkan hasil penjualan sedekah sampah dari warga RW 23 dan RW 24 untuk infak masjid kepada Abdul Majid, selaku ketua Takmir Masjid Al-Hikmah. Program ini menjadi bagian dari tema besar “Dari Sedekah Sampah ke Lorong Sayur”, yang bertujuan untuk mentransformasi sampah menjadi sumber kehidupan.

Program tersebut dimulai dengan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik dan anorganik. Para mahasiswa KKN terjun langsung ke lapangan, mengunjungi rumah-rumah warga di RW 23 dan RW 24 untuk meminta dan mengumpulkan sampah yang memiliki nilai jual. Hasil penjualan dari sampah-sampah tersebut kemudian diserahkan kepada pengurus Masjid Al-Hikmah sebagai bentuk infak dari masyarakat.

“Awalnya kami tidak berencana untuk sedekah sampah keliling, tetapi karena dirasa sampah yang terkumpul masih sedikit akhirnya kami spontan mengadakan program sedekah sampah keliling. Alhamdulillah, ternyata warga yang berpartisipasi jauh lebih banyak dari harapan dan sampah yang terkumpul pun jauh lebih banyak dari yang sebelumnya,” terang Hanifah, selaku ketua KKN Unit I.B.1.

Walaupun kegiatan pengelolaan sampah ini memang sudah menjadi kegiatan rutin warga Notoyudan, dalam penanganan kali ini, para mahasiswa KKN UAD menginisiasi beberapa inovasi dalam kegiatan. Selain terjun langsung ke rumah warga, terobosan dari mahasiswa KKN ialah mengubah botol air mineral bekas menjadi pot tanaman untuk beberapa sayuran seperti bayam, kangkung, terong, dan selada di sepanjang lorong kampung yang sebelumnya terkesan kumuh.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat dan sejumlah lembaga sosial yang berkolaborasi dalam penyediaan bibit dan alat-alat pertanian. Selain itu, ibu-ibu daerah pun turut berperan aktif dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mahasiswa KKN mengenai teknik bercocok tanam.

“Saya sangat senang dengan adanya program ini. Bagi warga yang berada di bawah dekat sungai, program sedekah sampah keliling sangat membantu kami untuk membersihkan sampah-sampah yang telah menumpuk sejak lama menunggu untuk disetor,” ungkap salah satu warga Notoyudan.

Dengan adanya program KKN tersebut, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di berbagai wilayah lainnya. Transformasi sampah menjadi kehidupan ini merupakan langkah kecil yang berdampak besar, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan sejahtera. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga. Hasil panen dari Lorong Sayur pun dapat dikonsumsi sendiri sehingga membantu kebutuhan pangan warga.

“Semoga ke depannya program sedekah sampah keliling dapat dilanjutkan oleh masyarakat sekitar, terutama pemuda-pemudinya yang masih memiliki banyak tenaga untuk berkeliling kampung,” lanjut Hanifah. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dukung-Pengelolaan-Sampah-di-Notoyudan-Yogyakarta-Dok.-Istimewa.jpg 1081 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 11:22:052024-08-26 11:22:05KKN UAD Dukung Pengelolaan Sampah di Notoyudan

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik

26/08/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Dapur di Dusun Krapakan, Pandak (Dok Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler periode 127 Unit V.B.1 manfaatkan limbah dapur sebagai pupuk organik. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 3 Agustus 2024, di Dusun Krapakan, Caturharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta.

Sosialisasi bertujuan untuk mengedukasi warga, terutama ibu rumah tangga, mengenai pengelolaan limbah dapur sehingga dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan pengetahuan ini, diharapkan warga dapat memanfaatkan limbah rumah tangga secara efektif, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta sehat.

Acara dimulai dengan sambutan dari ketua unit yaitu Reza Aditya Aryaputra yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Sri Kushartati, S.Psi., M.A., dosen Psikolog UAD, yang menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan limbah dapur. Ia menggunakan Power Point untuk mendukung isi kegiatan yang berlangsung, yang berisi langkah-langkah praktis dalam membuat pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC).

Setelah pemaparan, diadakan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh warga. Acara ditutup dengan demonstrasi pembuatan pupuk kompos serta POC oleh tim KKN UAD, dan warga diajak untuk langsung praktik.

POC adalah pupuk yang dibuat dari fermentasi bahan organik yang mengandung banyak nutrisi dalam bentuk cair. Kegunaannya memberikan nutrisi langsung ke tanaman melalui daun atau akar, meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan mencegah penyakit tanaman. Cara pembuatannya, pertama, siapkan bahan-bahan seperti air cucian beras, sisa sayuran. Kedua, campurkan bahan-bahan tersebut dalam wadah tertutup.

Ketiga, tambahkan molase sebagai aktivator fermentasi. Keempat, diamkan selama 1–2 minggu hingga proses fermentasi selesai. Kelima, saring cairan yang dihasilkan dan simpan dalam botol tertutup. Keenam, POC siap digunakan dengan cara dicampur air sebelum penyemprotan ke tanaman.

Harapan Muhammad Noor Aidil selaku perwakilan tim yaitu program sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk organik ini dapat menjadikan warga Dusun Krapakan mampu untuk mengelola sampah organik secara mandiri yang berfokus pada pengolahan pupuk kompos dan pupuk organik cair yang nantinya bisa dipakai untuk kebutuhan pertanian oleh warga. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sosialisasikan-Pemanfaatan-Limbah-Dapur-di-Dusun-Krapakan-Pandak-Dok-Istimewa.jpg 1037 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 11:07:282024-08-26 11:07:28KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik

Mahasiswa UAD Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri

26/08/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahaln (UAD) Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 127 Unit I.C.III Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit pisang. Kegiatan yang diadakan di Balai Padukuhan Kemiri pada Selasa, 20 Agustus 2024 itu, berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar, terutama mereka yang ingin memanfaatkan limbah organik untuk menghasilkan produk yang bermanfaat.

Pelatihan ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB yang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada warga Padukuhan Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo. Dengan memanfaatkan kulit pisang yang sering kali dibuang begitu saja, peserta dilatih untuk mengolahnya menjadi sabun cuci piring yang ramah lingkungan. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa limbah organik seperti kulit pisang bisa diolah menjadi produk yang berguna sekaligus membantu mengurangi sampah, bahkan bisa menjadi barang yang mempunyai nilai jual,” ujar mahasiswi KKN UAD pada saat menyampaikan materi.

Selama sosialisasi dan pelatihan, para peserta juga dibimbing secara langsung oleh mahasiswa KKN UAD dalam proses pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit pisang. Langkah-langkahnya meliputi proses pengolahan kulit pisang, pencampuran bahan-bahan alami lainnya, hingga teknik pengemasan produk. Bahan-bahan yang dibutuhkan di antaranya texapon, air, garam (NaCl), ekstrak kulit pisang, serta pewarna dan pewangi seperlunya.

Ini adalah hal yang sederhana, tetapi penting untuk mengurangi limbah dan menciptakan produk ramah lingkungan. Kami juga berharap sosialisasi dan pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat setempat, yang kemudian dapat membuat dan memasarkan sabun hasil buatan mereka sehingga dapat menambah penghasilan.

Salah satu warga mengungkapkan antusiasmenya ketika mengikuti pelatihan. “Ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat, dengan adanya sosialisasi dan pelatihan, tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghemat pengeluaran rumah tangga,” ujar Sawarti.

Pelatihan tersebut memang mendapat tanggapan positif dari masyarakat, dengan harapan kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahaln-UAD-Latih-Pembuatan-Sabun-Cuci-Piring-di-Padukuhan-Kemiri-Dok.-Istimewa.jpg 1196 1700 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 10:51:532024-08-26 10:52:09Mahasiswa UAD Latih Pembuatan Sabun Cuci Piring di Padukuhan Kemiri

KKN UAD Kenalkan Lilin Aromaterapi dari Bahan Jelantah

26/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Program Pengolahan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode 127 Unit IV.B.2 yang ditempatkan di Dusun Banjarwaru, Kelurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19 Agustus 2024 melakukan sosialisasi dan praktik cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat setempat sekaligus upaya pelestarian lingkungan.

Program yang diprakarsai oleh mahasiswa KKN UAD ini bertujuan untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pembuangan minyak jelantah secara sembarangan. Di Banjarwaru, minyak jelantah biasanya dibuang atau digunakan kembali tanpa pengolahan yang tepat, yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menawarkan solusi ramah lingkungan tetapi juga memberikan alternatif sumber penghasilan bagi warga setempat.

Adapun proses produksi lilin aromaterapi dari minyak jelantah melalui beberapa tahap di antaranya, panaskan minyak jelantah dengan api kecil. Setelah minyak jelantah sedikit panas, masukkan stearin dan parafin, lalu aduk hingga menyatu dan mencair dengan sempurna. Pastikan perbandingan minyak jelantah, stearin, dan parafin adalah 1:1:1. Setelah larut dengan sempurna, tambahkan pewarna krayon dan minyak esensial sesuai selera sambil tetap dipanaskan. Setelah campuran mencair sempurna, matikan kompor. Kemudian, tuangkan larutan minyak ke dalam wadah yang sudah diberi sumbu dan diamkan selama 15–30 menit hingga lilin mengeras dengan sempurna. Jika lilin sudah mengeras dengan sempurna maka lilin aromaterapi siap digunakan.

Program ini memberikan banyak manfaat, antara lain seperti pengurangan limbah yaitu dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah. Kemudian dapat dijadikan sarana pemberdayaan ekonomi dengan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Banjarwaru, khususnya dalam pembuatan dan penjualan lilin aromaterapi. Selain itu juga dapat digunakan sebagai peningkatan kesadaran lingkungan yaitu dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan dampak buruk dari limbah minyak jelantah.

Warga Banjarwaru menyambut baik program ini. Mereka merasa senang dapat memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus belajar keterampilan baru. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model bagi dusun-dusun lain di Bantul.

Meskipun program tersebut mendapat respons positif, mahasiswa KKN UAD juga menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan bahan baku dan konsistensi kualitas produk. Namun, mereka optimis bahwa dengan dukungan masyarakat dan pihak terkait, program ini dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan ekonomi lokal.

Melalui inisiatif ini, mahasiswa KKN UAD Periode 127 telah menunjukkan peran aktif mereka dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Program-Pengolahan-Minyak-Jelantah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-Dok.-Istimewa.jpeg 1019 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 09:19:332024-08-26 09:19:33KKN UAD Kenalkan Lilin Aromaterapi dari Bahan Jelantah

KKN UAD Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot di Dusun Jetis

26/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.1 Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit VII.A.1 menyelenggarakan sosialisasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dan tanaman budi daya dalam pot (tabulapot). Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 19 Agustus 2024 di Balai Dusun Jetis, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul.

Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Jetis akan pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, juga untuk mengurangi jumlah limbah rumah tangga dengan memanfaatkan barang-barang yang umumnya dianggap sampah, seperti air cucian beras dan galon bekas, sehingga mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di dusun.

Kegiatan dimulai dengan sesi pengenalan tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sampah rumah tangga yang disampaikan oleh Iftitah Nur Masyaningrum yang berasal dari Program Studi (Prodi Biologi) juga Irgi Yori dari Prodi Hukum. Ibu-ibu PKK diperkenalkan pada konsep tabulapot, yang memungkinkan mereka menanam buah-buahan di ruang terbatas, seperti di pekarangan rumah menggunakan pot dari galon bekas.

Mereka pun diberikan penjelasan mengenai POC, yang dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti air cucian beras dan sisa-sisa organik lainnya. Pemanfaatan air cucian beras ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman. Ibu-ibu PKK diajak langsung untuk mempraktikkan pembuatan POC. Bahan-bahan seperti air cucian beras, tetes tebu, dan E4. Proses ini disertai dengan penjelasan tentang manfaat masing-masing bahan dan cara menggunakannya pada tanaman agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah pembuatan POC, ibu-ibu PKK memulai kegiatan menanam bibit buah-buahan dalam pot. Galon bekas yang sudah dipersiapkan sebelumnya diisi dengan campuran tanah dan pupuk organik. Setiap peserta diajarkan cara menanam bibit dengan benar, termasuk cara merawat tanaman agar tumbuh subur dan sehat, serta pentingnya pemberian POC secara rutin. Sesi ini diakhiri dengan diskusi terbuka di mana ibu-ibu PKK dapat bertanya dan berbagi pengalaman mereka seputar penanaman dan penggunaan POC. Banyak dari mereka yang sangat tertarik dan berencana untuk menerapkan metode ini di rumah masing-masing.

Antusiasme warga Dusun Jetis terhadap program yang telah dilaksanakan sangat tinggi. Ibu-ibu PKK, sebagai peserta utama, menunjukkan minat yang besar dalam mempelajari teknik pembuatan POC dan menanam buah dalam pot. Mereka sangat aktif terlibat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari edukasi hingga praktik langsung. “Saya jadi tahu ternyata air cucian beras bisa dijadikan pupuk. Sekarang saya tidak langsung membuangnya, tetapi digunakan untuk menyiram tanaman,” ujar salah ibu PKK Dusun Jetis.

Harapan dari Iftitah selaku tim Unit VII.A.1 yaitu program ini tidak hanya berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus berlanjut. Sehingga warga Dusun Jetis secara mandiri dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan yang telah mereka peroleh. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VII.A.1-Sosialisasikan-Pembuatan-POC-dan-Tabulapot-Dok.-Istimewa.jpeg 1240 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-26 09:07:132024-08-26 09:07:13KKN UAD Sosialisasikan Pembuatan POC dan Tabulapot di Dusun Jetis

KKN UAD Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan (Dok. Istimewa)

Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan memberikan pelayanan medis bagi para lansia di Dusun Pronosutan, Kulon Progo, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.A.2 mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis dari PKU Muhammadiyah Nanggulan.Acara ini berlangsung pada Senin (19-8-2024) pukul 10.15 hingga 12.30 WIB di PAUD Pepaya Pronosutan.

Kegiatan ini meliputi sesi pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan, yang diikuti dengan pemberian obat secara cuma-cuma. Tenaga medis memberikan saran terkait masalah kesehatan yang dialami warga dan memastikan bahwa pasien mendapatkan obat yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa biaya tambahan.

Warga yang datang menyambut baik acara tersebut. Mereka sangat mengapresiasi. Edi selaku Kepala Dusun Pronosutan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN UAD atas inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UAD yang telah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan. Semoga kegiatan ini bisa membawa dampak positif bagi kesehatan warga,” ujarnya.

Melalui program tersebut, diharapkan hubungan yang kuat antara akademisi, tenaga medis, dan komunitas lokal semakin terjalin, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Pronosutan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Pemeriksaan-Kesehatan-Gratis-untuk-Lansia-di-Pronosutan-Dok.-Istimewa.jpg 1156 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 10:57:002024-08-24 10:57:00KKN UAD Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Pronosutan

KKN UAD Dampingi Warga Hargomulyo Buat Pakan Ternak Silase

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.B.1 Dampingi Pembuatan Pakan Ternak Silase (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit VII.B.1 menyelenggarakan sosialisasi dan pembuatan pakan ternak silase. Acara dilaksanakan pada Sabtu, 10 Agustus 2024 di Balai Dusun Balong, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul.

Kegiatan yang diadakan bertujuan menambah wawasan kepada masyarakat terkait pembuatan pakan ternak silase dengan upaya untuk mengatasi kekurangan pakan pada waktu musim kering, mengingat di Dusun Balong untuk saat ini sedang mengalami kekeringan. Materi pada kegiatan ini disampaikan oleh drh. Eka Sulistya Budiharyana dan dihadiri oleh perwakilan warga per RT sekitar 20 orang.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan untuk pembuatan pakan ternak silase meliputi plastik, parang/arit, batu, rumput gajah, tetes tebu, dedak, dan menir. Metode pembuatannya, pertama, potong rumput gajah dengan ukuran 5–10 cm menggunakan parang. Kedua, campurkan rumput yang sudah dipotong kecil dengan tetes tebu, dedak, dan menir sesuai jumlahnya hingga menjadi satu campuran. Ketiga, bahan pakan ternak tersebut dimasukkan dalam kantong plastik dan sekaligus dipadatkan sehingga tidak ada rongga udara. Keempat, bahan pakan ternak dimasukkan sampai melebihi permukaan kantong plastik untuk menjaga kemungkinan terjadinya penyusutan isi dari plastik, dan tidak ada ruang kosong antara tutup plastik dengan permukaan pakan paling atas. Kelima, setelah pakan hijauan dimasukkan semua, diberikan lembaran plastik, dan ditutup rapat dengan tali agar udara tidak dapat masuk, lalu diberi pemberat seperti batu di bagian atas plastik.

Pada acara tersebut, terjadi diskusi yang interaktif antara pemateri dan warga yang hadir sampai kegiatan berakhir. “Harapannya agar warga bisa membuat pakan ternak silase dengan metode yang benar, serta diharapkan warga membuat dan memiliki simpanan pakan ternak ketika terjadi kekeringan. Harapan lain dari kegiatan ini yaitu untuk menambah pengetahuan warga terkait pakan ternak silase,” ujar Rehan, salah satu anggota tim. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VII.B.1-Dampingi-Pembuatan-Pakan-Ternak-Silase-Dok.-Istimewa.jpg 555 1026 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 10:37:522024-08-24 10:37:52KKN UAD Dampingi Warga Hargomulyo Buat Pakan Ternak Silase

KKN ABM UAD Adakan Program Sedekah Sampah

24/08/2024/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif Bina Masjid (ABM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Program Sedekah Sampah (Dok. Istimewa)

Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis penumpukan sampah yang semakin mengkhawatirkan. Setiap harinya, volume sampah yang tidak terkelola dengan baik terus meningkat, sementara kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin terbatas. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), TPA Piyungan bahkan telah ditutup karena penuh, memaksa warga membuang sampah sembarangan, menimbulkan bau tidak sedap, dan menjadi sarang penyakit. Beberapa orang memilih untuk membakar sampah, yang berdampak negatif pada kesehatan.

Merespons kondisi tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Bina Masjid (ABM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-92 mengambil langkah nyata dengan menggelar sosialisasi bertema “Mengoptimalkan Sedekah Sampah sebagai Amal Jariah”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Maa’uun Sutodirjan, Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, dengan tujuan mengedukasi masyarakat, khususnya umat muslim, agar dapat mengelola sampah secara bijak sehingga tidak menambah masalah baru.

Acara ini dimulai pada pukul 19.30 WIB, dihadiri oleh pengurus Masjid Al-Maa’uun serta perwakilan dari Ketua RT/RW setempat. Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh mahasiswi KKN UAD, dilanjutkan dengan sambutan, penyampaian materi oleh narasumber, dan diakhiri dengan penyerahan keranjang Sedekah Sampah sebagai simbolis dari KKN ABM UAD.

Ustaz Ananto Isworo, S.Ag., yang merupakan founder Gerakan Sedekah Sampah berbasis ECO Masjid di Indonesia, dihadirkan sebagai narasumber utama. Dalam sosialisasi ini, Ustaz Ananto menekankan pentingnya pengelolaan sampah, terutama yang berasal dari rumah tangga. Ia memaparkan prediksi bahwa pada tahun 2050, jumlah sampah di laut bisa lebih banyak daripada ikan. “Di Indonesia, tepatnya di Wakatobi, telah ditemukan paus mati karena menelan sampah,” ungkapnya.

Selain itu, Ustaz Ananto menjelaskan cara pemisahan sampah anorganik yang dapat disumbangkan sebagai sedekah. Sampah anorganik seperti botol plastik, kaleng, aluminium, dan kardus yang tidak bisa diurai oleh alam, dapat dikelola dan dijual, dan hasilnya disumbangkan ke kas masjid untuk membantu warga yang membutuhkan.

Perjalanan Ustaz Ananto dalam gerakan ini dimulai pada tahun 2013 di Masjid Al-Muharram, Bantul, Yogyakarta. Ia berkeliling kampung untuk mengumpulkan sampah rumah tangga yang kemudian dijual, dan hasilnya digunakan untuk membantu yatim-piatu, duafa, dan janda kurang mampu.

“Gerakan Sedekah Sampah ini bertujuan untuk memperpendek perjalanan sampah, sehingga bisa dikelola oleh masyarakat sendiri. Dalam pengelolaannya, diperlukan niat, kemauan, dan konsistensi,” tegasnya.

Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan keranjang Sedekah Sampah dari Ketua KKN ABM Unit I.A.3 Gandri Mukarromah Saputra kepada Ketua Takmir Masjid Al-Maa’uun Sutodirjan, Agus Nurgianto. Diharapkan, dengan adanya gerakan ini, pengurus masjid dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam pengelolaan sampah sebagai bentuk amal jariah. (Nfs)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Bina-Masjid-ABM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Program-Sedekah-Sampah-Dok.-Istimewa.jpg 1373 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-24 09:40:172024-08-24 09:40:17KKN ABM UAD Adakan Program Sedekah Sampah

Gizi Seimbang dan Cegah Stunting Jadi Proker KKN UAD di Pundak Tegal Kulon Progo

23/08/2024/in Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Gizi Seimbang di Pundak Tegal, Kulon Progo (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 127 Unit III.A.3 menyelenggarakan sosialisasi gizi seimbang dan pencegahan stunting yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2024 di Pendopo Padukuhan Pundak Tegal, Kulon Progo. Kegiatan yang diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting, penyebab terjadinya stunting, serta pedoman gizi seimbang untuk balita dan ibu hamil.

Acara diawali dengan pengecekan kesehatan balita dan lansia. Rangkaiannya meliputi pengecekan antropometri seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LiLA) anak, dan pemberian makanan tambahan (PMT). Selanjutnya, tim KKN UAD memberikan sosialisasi mengenai stunting, gizi seimbang, pengertian dari hipertensi, hingga cara pencegahannya. Pemaparan materi dilakukan oleh semua anggota tim secara lisan dan berkelompok bersama ibu-ibu.

“Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar anak seusianya. Penyebabnya bisa karena kurangnya asupan gizi yang diterima sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal anak lahir. Dampak buruk dari stunting dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, berkurangnya kemampuan kognitif, dan gangguan metabolisme dalam tubuh, serta gangguan pertumbuhan fisik. Stunting dapat ditangani melalui intervensi gizi,” ujar Nur Iqlima saat melakukan sosialisasi. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan dokumentasi bersama.

Ia menambahkan, “Warga memiliki antusias yang tinggi dibuktikan dengan jumlah mereka yang mengikuti sosialisasi. Selama proses pemaparan materi, para ibu banyak bertanya, sebagai bukti kepedulian terhadap pencegahan stunting anak. Harapannya dengan diadakan sosialisasi ini, masyarakat dapat mengetahui bahaya stunting dan paham mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.”

“Dengan adanya KKN, sangat membantu kami sehingga jalannya kegiatan posyandu bisa lancar, menu PMT juga bervariasi dan sehat sehingga baik untuk tambahan gizi balita serta lansia. Ditambah dengan adanya pengecekan tekanan darah, sehingga dapat membantu untuk screening hipertensi pada lansia dan ibu balita,” tutup Dukuh Padukuhan Pundak Tegal. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sosialisasikan-Pencegahan-Stunting-dan-Gizi-Seimbang-di-Pundak-Tegal-Kulon-Progo-Dok.-Istimewa.jpg 1276 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-23 10:17:152024-08-23 10:17:15Gizi Seimbang dan Cegah Stunting Jadi Proker KKN UAD di Pundak Tegal Kulon Progo
Page 41 of 99«‹3940414243›»

TERKINI

  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026
  • Bimawa  UAD Luncurkan Portal Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Sistem Portofolio Digital12/06/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026
  • Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup10/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top