• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Belajar Toleransi dari Tradisi Tahunan dari Kampung Wirogunan

30/03/2022/in Terkini /by Ard

KKN Relawan SATGAS Covid-19 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kampung Wirogunan Yogyakarta (Foto: Istimewa)

Kampung Wirogunan menyelenggarakan tradisi tahunan yang disebut dengan Nyadran untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Acara berlangsung di makam Pamotan pada Minggu (27-03-2022), dengan mengundang masyarakat setempat, tokoh agama, pemerintah setempat, dan para mahasiswa KKN Relawan SATGAS Covid-19 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang ini diawali dengan membersihkan makam bersama-sama dengan warga, anggota KTP yang berada di bawah naungan BNPD setempat, dan para mahasiswa KKN UAD. Para warga dengan antusias membersihkan makam dan mengunjungi makam leluhur ataupun keluarga mereka yang dimakamkan di sana. Panitia penyelenggara berharap ini akan menjadi acara tahunan yang akan berlangsung sebagai tradisi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

“Acara ini sudah berlangsung selama tujuh tahun dan diharapkan akan berlangsung untuk generasi selanjutnya, kami di sini bersama-sama melakukan Nyadran untuk menghormati dan mendoakan para leluhur yang telah mendahului kita,” ungkap Yogi selaku ketua RW 09, sekaligus panitia acara pada hari itu.

Selain itu, Yogi juga mengatakan supaya acara ini lebih tertata dan meriah. Terutama untuk masyarakat setempat agar tertarik untuk mengikuti rangkaian kegiatan Nyadran dari awal hingga akhir.

Acara ini dilakukan bersama dengan warga dan dilakukan untuk warga pula. “Karena swadaya masyarakat dan saling gotong-royonglah sehingga acara hari ini dapat terlaksana.”

Tidak hanya itu, hal lain yang membuat tradisi Nyadran di Kampung Wirogunan berbeda adalah dengan adanya acara doa lintas agama, yakni Katolik, Kristen, dan Islam. Hal ini dilakukan karena warga kampung tersebut tidak hanya beragama Islam saja serta ada para leluhur mereka yang dimakamkan di pemakaman Pamotan. Para penyelenggara berharap hal ini dapat meningkatkan toleransi antaragama bagi generasi muda. (gr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Relawan-SATGAS-Covid-19-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kampung-Wirogunan-Yogyakarta-Foto-Istimewa.jpg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-30 10:38:522022-03-30 10:39:15Belajar Toleransi dari Tradisi Tahunan dari Kampung Wirogunan

Mahasiswa KKN AB UAD di Bima Gelar LDK Guna Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

29/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.3 foto bersama peserta LDK (Foto: Istimewa)

Enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) VI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.3 telah sampai pada Jumat, 04 Februari 2022 di Dusun Oi Temba, Desa Karampi, Kecamatan Langgudu Selatan, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, terhitung sejak penerjunan pada Kamis, 03 Februari 2022.

Keenam mahasiswa yang tergabung dalam KKN AB UAD Unit I.A.3 yakni Angga Maulana Sandra, Muhammad Andriatno, Irsyaadul ‘Ibaad, Ummi Sholihah, Anggi Safitri, dan Andini. Selama melaksanakan kegiatan pengabdian, mereka telah menyiapkan beberapa program kerja meliputi bidang keilmuan, keagamaan, seni, dan olahraga.

Angga, sapaan akrabnya, selaku ketua unit menyampaikan bahwa pelaksanaan program kegiatan berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan dari berbagai macam elemen masyarakat. “Beberapa program kegiatan yang kami realisasikan antara lain seni, kebudayaan, dan olahraga, dan juga pendidikan,” ujarnya pada Sabtu, 19 Maret 2022.

Dalam hal seni dan kebudayaan di Dusun Oi Temba, Angga menceritakan bahwa terdapat hal yang sangatlah menarik dan beragam, seperti Katongga Olok yaitu alat musik yang terbuat dari bambu, alunan musik yang indah itu biasanya dipadukan dengan berbalas pantun percintaan. Selain alat musik, Dusun Oi Temba juga memiliki tarian Moca untuk penyambutan para tamu, dan juga Rimpu Mbojo, budaya masyarakat ketika melakukan pertemuan dengan lawan jenis atau disebut juga proses perkenalan antara sepasang kekasih, yakni pihak wanita memakai kain untuk menutupi bagian kepala dan wajahnya. Di sisi lain, Angga menyayangkan pertunjukan kesenian di Desa Oi Temba sudah jarang diselenggarakan karena kurangnya ketertarikan anak-anak dan remaja dalam belajar dan melestarikan kebudayaan tersebut.

Selama pengabdian, mereka mengajak anak-anak dan remaja untuk mulai belajar dan melestarikan kebudayaan dengan cara mengadakan kegiatan festival budaya sebagai ajang pertunjukan. Mereka juga melakukan pendampingan sebagai salah satu cara untuk pelestarian budaya yang merupakan bentuk kekayaan dari Dusun Oi Temba.

Dalam melaksanakan program olahraga, mahasiswa KKN juga menggelar agenda olahraga bersama. Angga menceritakan bahwa masyarakat Dusun Oi Temba biasanya melakukan kegiatan olahraga pada sore hari. Adapun olahraga populer yang sering dimainkan oleh masyarakat adalah sepak bola, voli, catur, dan tenis meja.

“Antusiasme masyarakat terhadap olahraga sangat besar, hal tersebut dapat dilihat dari berbagai lapisan masyarakat aktif mengikuti olahraga, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa maupun warganya,” tuturnya.

“Selain itu, pemerintah desa juga sangat mendukung masyarakat dalam kegiatan keolahragaan, dengan mengadakan berbagai macam turnamen mulai dari turnamen sepak bola, voli, dan juga Pekan Olahraga Desa (Pordes). Kegiatan ini juga didukung fasilitas yang ada di Dusun Oi Temba, seperti lapangan serbaguna yang dapat digunakan untuk dua lapangan sepak bola dan dua lapangan voli,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan fasilitas yang baik dan ditambah dengan antusiasme masyarakat dan dukungan dari pemerintah desa, maka sudah sepantasnya masyarakat Dusun Oi Temba unggul dalam hal keolahragaan.

“Melihat itu, kami menginisiasi untuk mengadakan turnamen olahraga yang meliputi voli, catur, dan tenis meja,” ucap Angga.

Pada bidang pendidikan, Angga menjelaskan bahwa Dusun Oi Temba merupakan salah satu dusun dengan taraf pendidikan masyarakat yang relatif tinggi. Hal ini ditandai dengan banyaknya lulusan sarjana di dusun tersebut, ditambah dengan berdirinya lima sekolah yang terdiri atas Taman Kanak-kanak (TK) Al-Bahri, TK Tunas Bangsa Karampi, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Karampi, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Karampi, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Langgudu. Selain pendidikan di sekolah, Dusun Oi Temba juga terdapat dua taman pendidikan Al-Qur’an yang bertempat di rumah warga, lebih tepatnya di rumah Ibu Yuli dan Ibu Arina.

Lebih lanjut, mengingat pentingnya menumbuhkan jiwa kepemimpinan, mereka menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sekaligus sharing session kepada pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMK Negeri 2 Langgudu. Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk menanamkan nilai kepemimpinan dan urgensi organisasi kepada siswa-siswi SMK Negeri 2 Langgudu, terutama pengurus OSIS. Kegiatan LDK, selain diikuti oleh para siswa, beberapa dewan guru sekaligus pembina OSIS juga ikut serta sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Terdapat tiga materi yang mahasiswa KKN berikan kepada para peserta LDK yakni materi kepemimpinan, keorganisasian, dan administrasi.

Dari pelatihan LDK mereka berharap, ke depannya siswa-siswi dapat mengetahui tentang tata cara mengelola organisasi dan administrasi dengan baik, sekaligus membangkitkan semangat para siswa untuk berkecimpung dalam organisasi khususnya di OSIS SMK Negeri 2 Langgudu. (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Anak-Bangsa-UAD-Unit-I.A.3-foto-bersama-peserta-LDK-Foto-Istimewa.jpg 910 1213 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-29 13:30:542022-03-29 13:30:54Mahasiswa KKN AB UAD di Bima Gelar LDK Guna Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Paradise of Sorobali, Sepenggal Kisah dari KKN Anak Bangsa VI UAD

29/03/2022/in Feature /by Ard

Mahasiswa KKN Anak Bangsa VI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.1 foto bersama anak-anak Sorobali, Bima, NTB (Foto: Istimewa)

Tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa VI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tiba di Dusun Sorobali, Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat, 04 Februari 2022. Sebelumnya mereka telah melaksanakan proses penerimaan dan pelepasan oleh Bupati Bima, Kepala Kecamatan Langgudu, dan Kepala Desa Karampi pada Kamis, 03 Februari 2022.

Mahasiswa yang tergabung dalam KKN Anak Bangsa VI dari Unit I.A.1. yaitu Salman Darpendi Akmal (ketua unit), Adinda Dewi Lestari, Nurulita Priandini, Ina Maryani, Ali Fauzan, Febry Pratama Wahyu S, dan La Salmin.

Akmal menceritakan bahwa Dusun Sorobali terletak di ujung barat Desa Karampi berbatasan langsung dengan Desa Waduruka. Jarak Desa Karampi menuju Dusun Sorobali sejauh 6,5 km yang dapat ditempuh dengan dua jalur yaitu jalur darat dan jalur laut. Jika melalui jalur darat menggunakan motor ataupun mobil bisa ditempuh dalam waktu 30 menit hingga 1 jam tergantung cuaca. Akses jalan yang belum beraspal, sehingga saat hujan turun jalanan akan berlumpur dan sulit untuk dilewati, tetapi jika melalui jalur laut menggunakan perahu dapat ditempuh dalam waktu 15 hingga 30 menit.

Sebagai mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdiannya tentu tidak lepas dari program yang akan dilaksanakan yaitu bidang keilmuan, keagamaan, seni, dan olahraga, serta program tematik dan nontematik. Adapun beberapa program dari Unit I.A.1 di antaranya, pojok baca, sosialisasi beasiswa, penyuluhan atau pemberian edukasi kepada masyarakat, pelaksanaan pelatihan dasar kepemimpinan, pembuatan seni prakarya, dan lain-lain. Selama melakukan pengabdian, mahasiswa KKN diberikan tempat tinggal di rumah ketua pemuda Dusun Sorobali.

Pada, Sabtu 5 Februari 2022, mahasiswa KKN berkunjung ke rumah Kepala Dusun Lathif untuk memperkenalkan diri serta meminta izin untuk belajar dan mengabdikan diri kepada masyarakat Dusun Sorobali. Selanjutnya, mahasiswa KKN melakukan kunjungan ke sekolah yang terletak di tepi pantai yaitu SD Negeri Inpres Sorobali dan SMP Negeri 14 Langgudu Satap. Akmal menuturkan bahwa ia bersama teman-temannya dibuat terkejut dengan sambutan anak-anak dengan riang gembira yang tengah bermain geo dan seketika mereka pun ikut bermain bersama anak-anak.

Geo merupakan permainan yang dilakukan oleh dua kelompok, kelompok pertama sebagai pelempar dan kelompok kedua sebagai penangkap. Permainan ini hampir sama dengan permainan kasti atau baseball. Perbedaannya pada nilai skor dan juga pergantian pelempar. Alat yang digunakan hanyalah ranting dengan ukuran pendek dan panjang berjumlah dua buah.     

Lebih lanjut, Akmal juga menceritakan bahwa pekerjaan mayoritas masyarakat Dusun Sorobali adalah petani kacang, bawang, padi, dan cabai. Dan pada saat musim penghujan, masyarakat akan tinggal di ladang selama tiga bulan dari musim tanam hingga panen. Petani hanya pulang sesekali dalam sebulan saja atau pada hari Jumat karena bertepatan dengan salat Jumat, mengingat jarak antara rumah dan ladang cukup jauh.

Mahasiswa KKN juga berkunjung ke SD Inpres Soropeto yang terletak di RT 03 dan jaraknya cukup jauh terpisah dari Dusun Sorobali yakni sejauh 2,6 km. “Kami memerlukan kurang lebih 30 menit menuju lokasi yang ditempuh menggunakan jalur darat. Walaupun jauh, selama perjalanan kami disuguhkan oleh pantai yang sangat indah, tidak heran Dusun Sorobali memiliki julukan ‘Bali kedua’, dan SD tersebut hanya memiliki 16 siswa yang terdiri atas kelas 1–6,” tutur Akmal pada Jumat 18 Maret 2022.

Pada akhir pelaksanaan KKN, mereka melaksanakan agenda ramah tamah sebelum kembali ke Yogyakarta. “Pada malam itu kami berkumpul dengan seluruh masyarakat Sorobali untuk berpamitan dan juga mengucapkan salam perpisahan dengan rangkaian acara kasidah yang ditampilkan oleh ibu-ibu Sorobali dan pembagian hadiah perlombaan TPQ serta pembagian kenang-kenangan kepada masyarakat Sorobali,” ujar Akmal.

Sebagai penutup, ia menyampaikan nasihat dari salah satu warga bernama Fatahullah yaitu “Ilmu itu berharga, ketika ada mahasiswa yang datang atau melaksanakan KKN di dusun ini seharusnya kita antusias belajar mempelajari ilmu yang dibawa oleh adik-adik KKN. Karena, kalau kita harus jauh-jauh ke Jogja mahal, ini kita tinggal datang dan belajar.” (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Anak-Bangsa-VI-UAD-Unit-I.A.1-foto-bersama-anak-anak-Sorobali-Bima-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-29 08:06:502022-03-29 08:06:50Paradise of Sorobali, Sepenggal Kisah dari KKN Anak Bangsa VI UAD

Tingkatkan Anak Belajar Agama Islam, Mahasiswa KKN AB Adakan Festival Anak Saleh di Mamba Na’e

28/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada agenda Festival Anak Sholeh di Dusun Mamba Na’e, Bima (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melepas 20 mahasiswa di Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB)  untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB). Mahasiswa KKN terbagi menjadi tiga unit, salah satunya adalah Unit 2 yang bertempat di Dusun Mamba Na’E.

Selama melakukan pengabdian, mahasiswa KKN Unit 2 memiliki beberapa program kerja baik tematik maupun individu, di antaranya Jumat bersih, gotong royong, pengajian majelis taklim, dan Festival Anak Saleh (FAS).

FAS menjadi salah satu program unggulan dari KKN AB VI Unit 2. Kegiatan ini bekerja sama dengan para pemuda Kasama Weki Dusun Mamba Na’E dan mengusung tema “Ceria Berlomba, Membangun Generasi Takwa”. Dilaksanakan pada Jumat, 25 Februari 2022 sampai Rabu, 01 Maret 2022 yang berlangsung di Masjid Nurul Yaqin Dusun Mamba Na’E, acara ini mendapat sambutan yang sangat menarik.

Dalam festival tersebut melibatkan anak-anak dari usia Taman Kanak-kanak (TK) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai peserta. Kegiatan berlangsung selama empat hari, dengan rangkaian pembukaan, perlombaan, pengajian Isra Mikraj, dan pembagian hadiah sebagai penutup.

Festival dibuka secara resmi oleh Muhammad H. Karim selaku kepala dusun Mamba Na’E pada Jumat, 25 Februari 2022 pukul 21.00 WITA di halaman Masjid Nurul Yaqin yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh masyarakat. Acara pembukaan dimulai dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Mars UAD” yang dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Muh. Khairul Huda selaku ketua KKN AB VI Unit 2 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan rasa kepercayaan diri untuk menggali potensi anak-anak serta melatih sportivitas. Ia berharap melalui FAS ini dapat memacu semangat berkompetisi pada anak-anak Dusun Mamba Na’E.

Sistem perlombaan terdapat dua macam yakni individu dan kelompok yang merupakan delegasi dari masing-masing Rukun Tetangga (RT). Huda menceritakan bahwa masyarakat Dusun Mamba Na’E sangat antusias dalam kegiatan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan masyarakat yang turut serta menampilkan kesenian di sela-sela perlombaan seperti marawis, kasidah, dan tarian islami.

Lomba tersebut terdiri atas beberapa kategori, di antaranya kategori TK–SD kelas 1 dan 2 ada lomba mewarnai; kategori SD kelas 3–6 ada lomba azan, praktik salat, ceramah, hafalan Al-Qur’an, dan cerdas cermat agama (kelompok); dan terakhir kategori SMP ada ceramah dan cerdas cermat agama (kelompok). Lomba ini diikuti lebih dari 100 anak yang terbagi dari jenjang TK–SMP.

Huda menceritakan bahwa setelah pembukaan festival, kegiatan lomba dimulai dengan lomba azan dan bacaan salat. Kemudian dilanjut pada Sabtu, 27 Februari 2022 yakni lomba mewarnai, ceramah, dan juga hafalan surat pendek. Pada hari selanjutnya diadakan pengajian dalam rangka memperingati Isra Mikraj. Dan selanjutnya pada Senin, 01 Maret 2022 dilaksanakan lomba penutup yakni cerdas cermat kategori SD dan SMP.

FAS diakhiri dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba. Huda menceritakan bahwa setelah acara penutupan, Ustaz Rosul selaku guru TPQ serta tokoh agama di Dusun Mamba menyampaikan, “Kami sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Anak Bangsa yang datang, kemudian mengadakan Festival Anak Saleh. Alhamdulillah, anak-anak kami menjadi terfasilitasi setelah terhentinya kegiatan-kegiatan seperti ini karena Covid-19.”

Senada dengan itu, Gilang selaku ketua panitia FAS menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya acara itu agar menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri anak-anak sejak kecil. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai elemen di Dusun Mamba Na’E terutama pemuda dan seluruh masyarakat yang turut berkontribusi dalam menyukseskan FAS sehingga berjalan lancar.” (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Anak-Bangsa-UAD-pada-agenda-Festival-Anak-Sholeh-di-Dusun-Mamba-Nae-Bima-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-28 13:46:412022-03-28 13:46:41Tingkatkan Anak Belajar Agama Islam, Mahasiswa KKN AB Adakan Festival Anak Saleh di Mamba Na'e

Kurangi Risiko Kecelakaan, KKN UAD Pasang Pembatas Jalan dari Ban Bekas

09/03/2022/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga pasang pembatas jalan dari ban bekas untuk kurangi risiko kecelakaan (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 88 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XX.C.3 melakukan pemasangan ban sebagai pembatas jalan di Padukuhan Wonogiri, Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, DIY pada Minggu, 20 Februari 2022. Program ini diadakan mengingat daerah Padukuhan Wonogiri merupakan pegunungan. Terdapat beberapa titik jalan dengan risiko kecelakaan cukup tinggi yang berbatasan langsung dengan jurang sangat curam.

“Program ini dibuat karena sering terjadi kecelakaan karena termasuk daerah pegunungan. Jalannya berliku dan curam, tidak seperti di jalanan kota,” ujar Fahmi selaku ketua KKN Unit XX.C.3.

Pemasangan pembatas jalan dilakukan secara gotong royong antara mahasiswa KKN UAD dengan Karang Taruna. Mereka memanfaatkan ban motor bekas sekitar 80 buah, lalu disusun menggunakan kawat besi. Pemasangan dilakukan di salah satu tikungan dengan jurang di pinggirnya, yang belum diberi pembatas jalan.

Sarmanto selaku Kepala Padukuhan, berterima kasih atas diadakannya program ini. Tentunya pemasangan pembatas jalan sangat diperlukan di daerah pegunungan seperti di Padukuhan Wonogiri tersebut. “Terima kasih sudah memberikan bantuan pemasangan ban sebagai pembatas jalan yang kerap kali menimbulkan kecelakaan. Mudah-mudahan apa yang disalurkan bermanfaat,” tukasnya. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kurangi-risiko-kecelakaan-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pasang-pembatas-jalan-dari-ban-bekas-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-09 10:31:292022-03-09 10:33:31Kurangi Risiko Kecelakaan, KKN UAD Pasang Pembatas Jalan dari Ban Bekas

Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Penyuluhan dan Cek Kesehatan Gratis di Dusun Jaten

08/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD Unit XIV.A.1 adakan penyuluhan dan cek kesehatan secara gratis di Dusun Jaten, Bantul (Foto: Istimewa)

Sebagai bentuk kepedulian mahasiswa untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan masyarakat, pada Sabtu, 12 Februari 2022 dan Jumat, 25 Februari 2022, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 88 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XIV.A.1 menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan secara gratis di Dusun Jaten, Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Pemeriksaan kesehatan tersebut berupa cek tekanan darah, gula darah, asam urat, pengukuran tinggi dan berat badan, serta lingkar perut. Masyarakat juga mendapatkan konseling secara langsung terkait pola makan sehat sehari-hari untuk mencegah penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan asam urat.

Aldi Baskoro, salah satu mahasiswa KKN, menyampaikan bahwa program pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat di Dusun Jaten adalah program unggulan Unit XIV.A.1 yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan program unggulan dari unit kami yang meliputi empat RT di Dusun Jaten yakni RT 40, 41, 42, dan 43, dengan sasaran 80 orang. Alhamdulillah target terpenuhi,” jelas Aldi.

Roh Pitutur selaku Kepala Dukuh Jaten menyampaikan bahwa warga sangat antusias dan senang dengan diadakannya pemeriksaan gratis tersebut. Menurutnya di masa yang seperti ini kesehatan merupakan hal penting dan perlu diperhatikan secara serius. Selanjutnya, ia sangat berterima kasih dan mengapresiasi mahasiswa KKN UAD Unit XIV.A.1 yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini.

Sementara itu, Wagiman, salah satu warga Dusun Jaten mengaku sangat senang serta terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Program pemeriksaan kesehatan yang dilakukan KKN UAD sangat membantu kami dalam hal mengetahui hasil dari pemeriksaan kesehatan dan memperoleh pengetahuan terkait pencegahan penyakit hipertensi, diabetes, dan asam urat sedini mungkin,” ujarnya.

Selain program pemeriksaan kesehatan, KKN Unit XIV.A.1 dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. juga melaksanakan program edukasi tentang CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) untuk menunjang tingkat kepedulian masyarakat dalam menjaga kesehatan. (hmd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-Unit-XIV.A.1-adakan-penyuluhan-dan-cek-kesehatan-secara-gratis-di-Dusun-Jaten-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-08 12:55:142022-03-08 12:55:38Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Penyuluhan dan Cek Kesehatan Gratis di Dusun Jaten

UAD Lakukan Edukasi Stunting dan Pengobatan Sendiri di Dusun Jati, Samigaluh

08/03/2022/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lakukan edukasi stunting dan pengobatan sendiri di Dusun Jati (Foto Istimewa)

Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 88 dilakukan di salah satu wilayah di Samigaluh, tepatnya di Dusun Jati, Desa Gerbosari, Samigaluh, Kulon Progo. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Fakultas Farmasi UAD mengusung tema “Edukasi Pencegahan Stunting dan Skrining Faktor Risiko Anemia serta Edukasi Penobatan Tanpa Resep pada Wanita Usia Produktif dan Remaja” dalam programnya.

Kegiatan dilakukan selama dua hari yaitu pada Selasa 15 Februari 2022 dan Sabtu 19 Februari 2022, yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan rutin Posyandu balita dan lansia di Dusun Jati. Skrining faktor risiko anemia dilakukan pada wanita usia subur dan remaja di dusun tersebut. Hal ini dilakukan karena salah satu faktor risiko terjadinya stunting adalah anemia pada usia remaja maupun pada usia subur. Tujuannya untuk mencegah terjadinya stunting pada balita yang dilahirkan ibu hamil pada usia tersebut. Selain skrining anemia, dilakukan juga pemeriksaan gula darah dan asam urat pada warga masyarakat setempat.

Edukasi mengenai pengobatan tanpa resep atau sering dikenal sebagai swamedikasi tak ketinggalan disampaikan. Edukasi ini dilakukan oleh Apt. Susan Fitria Candradewi, M.Sc., yang merupakan dosen Fakultas Farmasi UAD. Edukasi pengobatan sendiri berguna untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan warga Dusun Jati mengenai penyakit-penyakit yang dapat diobati dengan pengobatan sendiri, di antaranya pusing (sakit kepala), diare, susah buang air besar, mual muntah, anemia, batuk, dan flu.

Selain itu masyarakat perlu mengetahui mengenai cara penggunaan obat secara benar, dan di mana tempat yang paling baik untuk mendapatkan obat ketika melakukan swamedikasi. Hal lainnya yang perlu diperhatikan ketika melakukan pengobatan sendiri adalah memastikan bahwa gejala yang dialami dengan obat yang digunakan sudah tepat. Hindari menggunakan atau mengkonsumsi antibiotika karena akan dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotika.

Pada masa pandemi Covid-19, banyak warga Desa Jati yang menggunakan obat tradisional untuk mengatasi keluhan ringan seperti batuk. Kementrian Kesehatan RI juga telah mengeluarkan pedoman penggunaan vitamin selama masa pandemi ini. Di antaranya vitamin C, vitamin D, zink, dan selenium. Perlunya pengetahuan masyarakat mengenai vitamin yang dapat digunakan dalam pengobatan sendiri selama masa pandemi akan dapat meningkatkan kesehatan dan dapat mencegah tertularnya virus Covid-19. Lebih penting lagi yakni dapat meningkatkan ketepatan penggunaan obat dalam rangka pengobatan sendiri. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-UAD-lakukan-edukasi-stunting-dan-pengobatan-sendiri-di-Dusun-Jati-Foto-Istimewa.jpg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-08 10:51:052022-03-08 10:51:05UAD Lakukan Edukasi Stunting dan Pengobatan Sendiri di Dusun Jati, Samigaluh

Mahasiswa UAD Sulap Jambal Jadi Makanan Kekinian

08/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga mengolah jambal jadi makanan kekinian (Foto: Istimewa)

Ketahanan pangan merupakan salah satu dan nomor satu dalam Rencana Induk Riset Nasional (Dokumen RIRN, 2017). Dalam rangka mendukung rencana pemerintah tersebut, mahasiswa UAD mengembangkan dan memanfaatkan kulit singkong atau biasa disebut jambal, yang biasanya dibuang atau dijadikan pakan ternak, menjadi makanan kekinian yang banyak diburu oleh masyarakat. Mahasiswa UAD mengadakan pelatihan tentang pemanfaatan jambal menjadi nugget tersebut di Padukuhan Srandu, Kalibawang, Kulon Progo, Kamis (10-02-2022).

Program ini direalisasikan oleh mahasiswa UAD yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Padukuhan Srandu. Kegiatan diawali dengan pelatihan pembuatan nugget yang dilaksanakan langsung di depan para peserta dari kalangan kelompok Dasawisma yang ada di Padukuhan Srandu. Dilanjutkan dengan praktik langsung yang dilakukan oleh kelompok Dasawisma yang hadir dan dipandu oleh mahasiswa KKN UAD.

“Kulit singkong sangat banyak ditemukan di Padukuhan Srandu, karena mayoritas warga di sini memiliki kebun singkong. Adanya pelatihan ini semoga dapat membuat kami mampu berkreasi dalam menciptakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat dan semua kalangan,” ujar Sarinah selaku ketua Dasawisma.

Jambal sebagai bahan baku utama untuk pembuatan nugget pada saat pelatihan juga diperoleh langsung dari petani singkong yang ada di Srandu. Jadi dengan adanya pelatihan ini memang diharapkan dapat menaikkan perekonomian warga dari jambal yang dulunya selalu dibuang. “Sejauh ini warga hanya memanfaatkan kulit singkong sebagai pakan ternak, bahkan dibuang. Sekarang jambal sudah bisa dibuat menjadi makanan yang enak dan lezat,” ungkap Dukuh di Padukuhan Srandu.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memotivasi ibu-ibu di Padukuhan Srandu untuk dapat berkreasi dengan menggunakan bahan baku yang sangat familiar di lingkungannya. Sehingga mampu membangkitkan kesejahteraan di dalam rumah tangga dan memajukan ekonomi Indonesia melalui UMKM. (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-warga-mengolah-jambal-jadi-makanan-kekinian-Foto-Istimewa.jpg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-08 10:00:102022-03-08 10:00:10Mahasiswa UAD Sulap Jambal Jadi Makanan Kekinian

Mahasiswa KKN UAD Lakukan Pendampingan Persiapan ASPD untuk Madrasah Ibtidaiyah

08/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD bersama Suryani Supiyati Guru Matematika (tengah) serta siswa-siswi kelas 6 MI Al Islamiyah Koripan (Foto: Istimewa)

Empat mahasiswa yang tergabung dalam Unit XI.D.1 KKN Reguler 88 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendampingan persiapan Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) DIY yang akan dilaksanakan pada 23–25 Februari 2022 kepada siswa-siswi kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Al Islamiyah Koripan yang berada di Dusun Koripan 1, Kelurahan Dlingo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Mereka adalah Mutiara Sagita dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Nur Hariani Putri dari Program Studi Akutansi, Salma Dewina Salimah dari Program Studi Farmasi, dan Firdiansyah dari Program Studi Ilmu Hadis.

Adapun pengadaan ASPD untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs telah ditetapkan berdasarkan kebijakan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY bersama Dinas Pendidikan dari setiap kabupaten/kota di DIY sejak 2021. ASPD digunakan sebagai bahan evaluasi pembelajaran pada kegiatan belajar-mengajar yang selama ini dilakukan secara jarak jauh atau daring. Selain itu, tujuan pengadaan ASPD yaitu sebagai pemetaan hasil belajar dan acuan penilaian seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) ke jenjang yang lebih tinggi.

Bimbingan pendampingan persiapan ASPD oleh mahasiswa/i KKN UAD dilakukan untuk kelas 6 yang berjumlah 9 siswa yang terdiri atas 4 laki-laki dan 5 perempuan selama 6 hari yaitu pada 15, 17, 19 Februari 2022 dan 21–23 Februari 2022. Bimbingan yang dilakukan yaitu berupa meteri Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA sesuai kisi-kisi ASPD DIY tahun ajaran 2021/2022.

Pengajaran dilakukan dengan cara latihan dan pembahasan soal tahun 2021. Menurut Hidayatus Sholiha, siswi kelas 6, penyampaian dalam pengajaran di kelas sudah jelas, baik dan mudah dipahami terutama IPA sebab pelajaran yang saya sukai. “Harapan saya, mudah-mudahan ilmu yang dibagikan kepada saya dapat bermanfaat,” ungkapnya.

Sebelum kehadiran KKN UAD, siswa-siswi kelas 6 diberikan tambahan jam pelajaran pada sore hari untuk menyambut ujian Tes Pendalaman Materi (TPM) yang diadakan tiga kali sebelum pelaksanaan ASPD, tutur Nurcholis selaku kepala sekolah MI Al Islamiyah Koripan.

“Kesan kami mahasiswa KKN sangat bertanggung jawab dalam mengemban tugas, ramah, dan komunikatif. Meski masih mahasiswa, mereka sudah bisa bersama-sama anak didik dalam pembahasan materi,” tambah Nurcholis. “Alhamdulillah dengan kehadiran mahasiswa UAD sangat membantu kami dalam memberikan pendalaman materi ASPD siswa MI Al Islamiyah Koripan,” lanjutnya. (De)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-mahasiswa-KKN-UAD-bersama-Suryani-Supiyati-tengah-Guru-Matematika-serta-siswa-siswi-kelas-6-MI-Al-Islamiyah-Koripan-Foto-Istimewa.jpg 655 875 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-08 09:36:262022-03-08 09:36:26Mahasiswa KKN UAD Lakukan Pendampingan Persiapan ASPD untuk Madrasah Ibtidaiyah

Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UAD Olah Sampah Menjadi Ecobrick

08/03/2022/1 Comment/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 89 I.B.1 olah sampah jadi ecobrick (Foto: Istimewa)

Sampah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak signifikan dalam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan di bumi. Pada tahun 2021, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa total sampah nasional mencapai 68,5 juta ton. Dari jumlah tersebut, sampah plastik menjadi penyumbang yang paling dominan yaitu sebanyak 17 persen atau sekitar 11,6 juta ton.

Dalam rangka mengatasi hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 89 Unit I.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pengolahan limbah sampah anorganik menjadi sebuah barang yang dapat digunakan dan memiliki nilai jual. Kertas dan plastik yang sudah tidak terpakai dikumpulkan lalu diolah menjadi ecobrick. Kegiatan ini dilakukan di rumah sampah dan lingkungan sekitar di Kelurahan Mbongawani, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1‒2 Februari 2022.

Bekerja sama dengan Anak Cinta Lingkungan (ACIL), mahasiswa KKN UAD mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka penggalakan zero waste. Umar Hamdan H. Mansur selaku pendiri ACIL mengaku senang dengan inisiasi kegiatan ini karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Wahyu Asri Luthfia Anjani, salah satu mahasiswa KKN UAD, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan Ende yang bebas sampah. “Jika bukan kita yang peduli sebagai anak muda, lalu siapa lagi,” tegas Wahyu.

Salah satu produk ecobrick yang dibuat oleh ACIL dan KKN UAD adalah kursi. Kertas dan plastik bekas dicacah hingga berukuran kecil lalu dimasukkan ke dalam botol air mineral bekas hingga penuh dan padat. Botol-botol yang telah terisi penuh kemudian digabungkan, sebanyak kurang lebih sembilan belas botol diikat dan dikeratkan menjadi satu menggunakan kawat dan lem. Kemudian dilapisi dengan busa di sekeliling permukaan botol, lalu untuk tahap akhir lapisi lagi botol dengan kain Oscar Classic atau kain dengan tekstur kulit. Sebagai tahap akhir, tambahkan kaki pada sisi bawahnya agar kursi bisa digunakan.

Tidak hanya mengurangi jumlah sampah, kegiatan ini juga memiliki nilai komersiil karena bisa mendatangkan keuntungan jika kita mampu mengolah ecobrick menjadi bentuk-bentuk yang menarik. Oleh karena itu, ayo lebih peduli lagi terhadap lingkungan di sekitar kita! (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-89-I.B.1-Lakukan-Pengolahan-Sampah-Jadi-Ecobrick-Foto-KKN-UAD-I.B.1-4.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-08 08:52:452022-03-08 08:52:45Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UAD Olah Sampah Menjadi Ecobrick
Page 93 of 96«‹9192939495›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top