• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN-AB UAD Bekali Public Speaking Siswa MTs 4 Buton Selatan

16/09/2022/in Terkini /by Ard

Seminar Public Speaking oleh KKN Anak Bangsa Unit 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Untuk meningkatkan rasa percaya diri sebagai bekal menjadi seorang dai, KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Unit 1 Desa Bola mengadakan seminar pelatihan public speaking untuk kelas 9 MTs N 04 Buton Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 29 Agustus 2022 itu merupakan salah satu program kerja yang diusung oleh Royan Agil Nugroho, salah satu peserta KKN AB yang berasal dari UAD.

Pencetus awal ide pelatihan ini berasal dari takmir masjid Desa Bola saat pelaksanaan seminar program kerja yang dilakukan di kantor Desa Bola. Menurut survei lapangan Tim KKN Anak Bangsa, didapat hasil bahwa pemuda-pemudi terutama kategori pelajar di Desa Bola sangat banyak sehingga dapat menjadi modal besar dalam pengembangan dan kemajuan desa.

Royan pun menyampaikan, “Jumlah mereka yang banyak akan menjadi modal yang bagus. Upaya Tim KKN yakni memberi suntikan dalam hal pengembangan soft skills berupa public speaking. Jadi, kami berpikir perlu adanya upaya edukasi terkait hal ini.”

Pelatihan dihadiri oleh kelas 9A dan 9B yang berjumlah 36 siswa. Kepala Sekolah MTs 04 Buton Selatan sangat mengapresiasi program yang dijalankan itu. Bahkan, Tim KKN Anak Bangsa disambut dengan baik dan difasilitasi banyak hal, salah satunya izin sosialisasi dan peminjaman LCD proyektor yang selama ini sangat sulit ditemukan di Desa Bola.

Dalam penjelasannya, Royan menyampaikan bahwa untuk memulai belajar public speaking harus diawali dengan dua hal, yang pertama niat dan yang kedua adalah percaya diri. Di samping itu, kuncinya adalah praktik, evaluasi, diskusi, dan eksekusi.

Menariknya, selama kegiatan, ada sesi ketika siswa MTs diminta praktik berbicara ke depan secara langsung. Selain untuk melatih mentalitas dalam berbicara di depan umum, siswa juga dilatih mengenai nada dan intonasi yang baik saat berbicara. Para peserta merasa sangat senang dan berterima kasih karena telah mendapatkan wawasan baru serta memunculkan minat belajar terkait public speaking.

“Saya bersyukur bisa berbagi ilmu kepada adik-adik di sini, mereka punya cukup modal untuk berdakwah, hanya mereka masih malu-malu, belum percaya diri. Saya lihat tadi beberapa alasan yang mereka sampaikan rata-rata malu, gugup, bingung, tidak percaya diri, dan paling fatal adalah tidak tahu apa yang mau disampaikan,” tambah Royan.

Menurutnya, gagal mempersiapkan sama dengan mempersiapkan kegagalan, jadi untuk menghindari masalah-masalah tadi, diperlukan persiapan yang matang. Ia mengumpamakan public speaking sama seperti ujian sekolah, jika malamnya tidak belajar, maka saat ujian akan kebingungan.

Di akhir sesi, Royan menyampaikan, “Jika peluru hanya mampu menembak satu kepala, maka dengan bicaralah kamu mampu menembak jutaan kepala.” (eka/roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Public-Speaking-oleh-KKN-Anak-Bangsa-Unit-1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-16 13:43:182022-09-16 13:43:18KKN-AB UAD Bekali Public Speaking Siswa MTs 4 Buton Selatan

Dosen UAD Ajak Masyarakat Olah Sampah Rumah Tangga untuk Cegah DBD

15/09/2022/in Terkini /by Ard

Edukasi pengolahan sampah di padukuhan Ngentak, Murtigading, Bantul, Yogyakarta oleh dosen dan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Salah satu dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yaitu Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D. melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Padukuhan Ngentak, Murtigading, Bantul, pada Minggu, 28-08-2022. Ia memberikan edukasi kepada masyarakat setempat terkait pengolahan sampah rumah tangga untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama dengan mahasiswa UAD yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 96. Selain itu, juga merupakan bagian dari realisasi MoU antara UAD dan Pemerintah Kabupaten Bantul terkait permasalahan sampah. Selama ini, sampah telah menjadi masalah estetika, juga berpotensi menjadi sumber masalah kesehatan seperti sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang nantinya menyebabkan DBD.

Melalui edukasi ini, masyarakat diberikan penjelasan baik secara langsung maupun melalui media seperti leaflet. Kegiatan kemudian diisi dengan penyampaian materi dan diskusi antarwarga yang hadir. Mereka mendapatkan pengetahuan seputar dampak pengolahan sampah yang buruk dan cara alternatif mengatasinya.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus memelihara lingkungan sekitar dengan tujuan menciptakan masyarakat sehat bebas dengue,” jelas Sulistyawati.

Warga Padukuhan Ngentak mengaku senang dengan adanya edukasi pengolahan sampah, dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan. Selain itu, mereka juga berharap agar ada tindak lanjut dari edukasi seperti ini, misalnya pembinaan bank sampah sebagai bentuk pengelolaan sampah di level rumah tangga. (tsa/sul)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-Pengolahan-Sampah-di-Padukuhan-Ngentak-Murtigading-Foto-Istimewa.jpg 931 1199 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-15 12:10:532022-09-15 12:10:53Dosen UAD Ajak Masyarakat Olah Sampah Rumah Tangga untuk Cegah DBD

Mahasiswa KKN UAD Beri Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

14/09/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Beri Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 96 Unit VI.B.1 menggelar sosialisasi tentang pengelolaan sampah rumah tangga untuk pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Padukuhan Ngentak, Murtigading, Sanden, Bantul. Bertempat di kediaman Nur Irfan selaku Kepala Dukuh, acara pada Minggu (28-08-2022) itu dihadiri oleh ibu-ibu di padukuhan setempat yang antusias mengikuti kegiatan.

Warga diberi penjelasan oleh Tim Unit VI.B.1 tentang bahaya dari buruknya pengelolaan sampah yakni menjadi sarang atau tempat berkembang biak vektor penyakit yang akan berdampak pada kesehatan. DBD merupakan salah satu penyakit yang paling cepat timbul sebagai efek dari masalah sampah tersebut.

Dalam kesempatan ini, warga diajak untuk mengatasi problematika sampah melalui ember tumpuk sebagai media pengelolaan sampah organik. Ia merupakan komposter sederhana yang dibuat dengan menyatukan dua ember yang disusun bertingkat.

“Nantinya, ember tumpuk akan membantu mengolah sampah organik menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dengan bantuan larva Hi (Hermatica illucens),” papar Ega Septia selaku Ketua Unit.

Sebagai bagian dari upaya menyukseskan program Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama), masalah sampah menjadi fokus utama Tim Unit VI.B.1 dalam melaksanakan kegiatannya. Selain ember tumpuk, program Shodaqoh Sampah juga menjadi alternatif lain yang bisa dilakukan untuk mengelola sampah rumah tangga. Warga diberi kantong pilah untuk memisahkan jenis-jenis sampah agar kemudian dijual ke Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal). Hasil penjualan selanjutnya dimasukkan untuk kas RT atau PKK di setiap padukuhan.

Dengan adanya program-program inovatif ini, warga mengaku senang karena mendapatkan pengetahuan baru seperti dampak dari pengelolaan sampah rumah tangga yang buruk. Mereka berharap kegiatan Shodaqoh Sampah dapat terus berjalan meski program KKN UAD di Murtigading telah berakhir. (tsa/okt)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-Beri-Edukasi-Pengelolaan-Sampah-Rumah-Tangga-Foto-Istimewa.jpg 768 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-14 09:01:422022-09-14 09:01:42Mahasiswa KKN UAD Beri Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

KKN Anak Bangsa Unit 2 di Daerah 3T Resmi Ditarik

10/09/2022/in Terkini /by Ard

Kegiatan penarikan mahasiswa KKN-AB oleh LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan LPPM UMB di Kantor Desa Wawoangi (Foto: Istimewa)

Rabu, 07 September 2022, merupakan jadwal penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) 7 yang terdiri atas Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), dan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB). Terdapat sebelas mahasiswa yang tergabung, di antaranya Praja Tinambunan, Shofin Nur Shahid, Arifiki Pratama, Muhammad, Wafi Zakiyah, Nabila Luthfia ,Wa Ode Amrina, Nadia Anasta, Nanda Salsabila, Dewi Tuti, dan Jammudin, dengan lokasi pengabdian berada di Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.

KKN AB pada dasarnya adalah bentuk bakti amaliah yang memilih fokus pengabdian dan pemberdayaan pada wilayah yang termasuk dalam 3T (Tertinggal, Terbelakang, dan Terluar) sehingga dengan adanya program ini diharapkan dapat menjadi pemicu dalam program pembangunan desa. Program KKN AB di Desa Wawoangi secara resmi dimulai sejak 7 Agustus 2022 dan berakhir pada 7 September 2022. Kantor Desa Wawoangi dijadikan sebagai lokasi penarikan.

Praja Tinambunan selaku koordinator KKN AB Unit 2, menyampaikan laporan kegiatan yang telah diselenggarakan selama kurun satu bulan.

“Beberapa program besar kami mendapat dukungan penuh. Salah satunya program pengembangan UMKM yang mengangkat potensi lokal yakni buah pisang dan daun kelor, yang memang selama ini kurang memiliki harga jual dan inovasi pengolahan. Dengan pelaksanaan pelatihan UMKM dan pengolahan produk, KKN AB Unit 2 telah menghasilkan produk keripik pisang dengan berbagai varian rasa dan olahan stick daun kelor,” paparnya.

“Besar harapan kami, produk tersebut dapat menjadi salah satu sumber kekuatan ekonomi di desa ini, mengingat Desa Wawoangi merupakan salah satu desa wisata yang sedang berada pada fase pengembangan.”

Pada akhir pengabdian, pihak Desa Wawoangi yang diwakili oleh Kepala Desa bersama Kepala Sekolah SMA 2 Muhammadiyah Baubau dan mahasiswa KKN AB meresmikan lokasi pengembangan Taman Al-Qur’an. Taman Al-Qur’an ini merupakan bentuk pengembangan wisata dan ekonomi dengan mengangkat sejarah desa yang memiliki masjid pertama dan tertua di Pulau Buton. Rancangannya adalah berbagai tanaman dan hewan yang dituliskan dalam Al-Qur’an akan dibuatkan tempat pemeliharaannya dalam satu lokasi.

La Ode Abdul Halim, S.H. selaku Kepala Desa Wawoangi secara tegas menerangkan bahwa bentuk kegiatan dari mahasiswa KKN AB yang sejalan dengan program desa akan segera dikembangkan dan dimasukkan ke anggaran dana desa untuk dikelola ke depannya. Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa KKN agar tetap semangat dalam menimba ilmu dan selalu menjadi bagian dari pengabdian untuk wilayah masing-masing, dan suatu hari dapat kembali ke Desa Wawoangi untuk berkunjung. Di akhir acara, Kepala Desa mewakili seluruh warga memberikan penghargaan setinggi-tingginya dan apresiasi atas usaha dan kinerja mahasiswa KKN AB di Desa Wawoangi. (eka/pra)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-penarikan-mahasiswa-KKN-AB-bersama-LPPM-UAD-dan-LPPM-UMB-di-Kantor-Desa-Wawoangi-Foto-Istimewa.jpg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-10 10:44:272022-09-10 10:44:27KKN Anak Bangsa Unit 2 di Daerah 3T Resmi Ditarik

Ember Tumpuk, Solusi Praktis Olah Sampah organik

09/09/2022/in Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan ember tumpuk oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 96 Unit II.A.2 melaksanakan praktik pengolahan sampah organik di Dusun Klembon, Trirenggo, Bantul (4-9-2022). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi dengan topik serupa yang telah dilakukan dua minggu sebelumnya dan diikuti oleh warga RT 05, 06, dan 07 dusun setempat.

Tim Unit II.A.2 berfokus pada pembuatan tiga media untuk pengolahan sampah yaitu ember tumpuk, losida (lonjong sisa dapur), dan compost bag. Media ini dipilih karena praktis, mudah dalam pembuatan dan penerapannya, serta sebagai solusi alternatif untuk mengurangi sampah. Untuk pengenalan, warga diberi penjelasan tentang alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan, dan langkah-langkah dalam pengolahan sampah.

Dalam kegiatan praktik ember tumpuk, pertama-tama sampah sisa dapur berupa buah-buahan yang hampir busuk, sisa sayuran, dan sampah dapur lainnya dimasukkan ke dalam ember. Lalu magot ditambahkan untuk membantu proses pengomposan dan mempercepat proses penguraian sampah. Setelah dibiarkan selama dua bulan, maka ember tumpuk akan menghasilkan cairan lindi yang selanjutnya bisa digunakan sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Sebelum digunakan, cairan lindi harus dijemur di bawah sinar matahari hingga warnanya berubah menjadi hitam cokelat dan tidak berbau, baru siap untuk dipakai.

Haryono selaku Ketua RT 05 menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tim Unit II.A.2 atas pelatihan yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam lingkup rumah tangga ini. “Saya pribadi jadi tertantang untuk membuat ember tumpuk dengan ukuran yang lebih besar agar dapat menampung lebih banyak sampah dapur (organik) dan menghasilkan banyak POC,” imbuhnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan satu set ember tumpuk kepada masing-masing RT. Tim Unit II.A.2 berharap setelah acara ini, warga Klembon Wetan dapat terus mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga sekaligus sebagai upaya untuk menyukseskan program Bantul Bersih Sampah 2025 (Bantul Bersama). (tsa/apr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-ember-tumpuk-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 437 647 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-09 13:28:162022-09-09 13:28:16Ember Tumpuk, Solusi Praktis Olah Sampah organik

KKN UAD Ajak Masyarakat Manfaatkan Sampah Lewat Ember Tumpuk

08/09/2022/in Terkini /by Ard

Sosialisasi pembuatan ember tumpuk oleh mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 96 Unit IV.A.2 mengajak masyarakat di Padukuhan Babadan, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui sosialisasi tentang losida (lodong sisa dapur) dan ember tumpuk. Bertempat di RT 01 Babadan, pada Sabtu (27-08-2022), kegiatan ini digelar dengan menyasar ibu-ibu PKK dari enam RT di padukuhan setempat.

Mengingat problematika sampah yang cukup pelik di Yogyakarta. Di Bantul, terdapat Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan sebagai pusat yang sudah mencapai ambang batasnya. Alasan inilah yang membuat Tim KKN UAD Unit IV.A.2 mengadakan sosialisasi dengan tujuan agar masyarakat dapat melakukan pemilahan sampah dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Sehingga, diharapkan penumpukan di pembuangan akhir bisa sedikit tereduksi dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Losida dan ember tumpuk dipilih sebagai alternatif karena keduanya berfungsi sebagai media dalam proses pembuatan pupuk organik yang berasal dari sisa dapur untuk nantinya berguna bagi tanaman. Sampah yang digunakan dapat berasal dari sisa sayur dapur (baik yang sudah dimasak maupun belum), kulit buah, dan sisa nasi.

Untuk cara pembuatan losida, bahan utama yang diperlukan hanya paralon dengan diameter 3 inci dan tinggi 120 cm. Lalu, lubangi bagian bawahnya sepanjang 40 cm untuk jalan penyebaran pupuk organik yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah sisa dapur. Cara penggunaannya yaitu dengan menanam losida ke dalam tanah setinggi lubang yang dibuat tadi. Kemudian, masukkan sampah organik sisa dapur ke dalam paralon tersebut. Terakhir, tutup bagian atasnya.

Sementara untuk ember tumpuk, siapkan dua buah ember berukuran 20 kg. Pasang keran kecil pada ember pertama lalu beri lubang-lubang kecil pada bagian tutupnya. Untuk ember kedua, cukup dilubangi bagian bawahnya, kemudian tumpuk kedua ember tersebut. Cara penggunaannya sama seperti losida yaitu dengan memasukkan sampah sisa dapur ke dalamnya. Setelah membusuk, sampah nantinya akan menghasilkan air lindi yang akan digunakan sebagai pupuk organik. Air lindi baru bisa digunakan setelah dijemur dan warnanya berubah seperti kopi, sedangkan untuk komposisinya, gunakan 50 ml air lindi dicampur dengan 1 liter air biasa.

Antusiasme masyarakat Babadan terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi, terlihat dari keaktifan mereka selama acara berlangsung. Vara Hilda selaku salah satu anggota Tim Unit IV.A.2 berharap bahwa dengan adanya sosialisasi ini dapat menyadarkan seluruh elemen bahwa sampah merupakan tanggung jawab bersama. “Hal kecil dapat membawa perubahan besar. Semoga dunia bisa kembali sehat,” tandas Vara. (tsa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-pembuatan-ember-tumpuk-oleh-mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1666 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-08 11:27:092022-09-08 11:27:09KKN UAD Ajak Masyarakat Manfaatkan Sampah Lewat Ember Tumpuk

Mahasiswa KKN UAD Hibahkan Mesin Pencacah Sabut Kelapa

08/09/2022/in Terkini /by Ard

Sosialisasi pengelolaan sampah sabut kelapa menggunakan mesin pencacah oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Minggu (04-09-2022), Tim Kuliah Kerja Nyata Universitas Ahmad Dahlan (KKN UAD) yang tergabung dalam kelompok VII.C.2 melakukan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah sabut kelapa menggunakan mesin pencacah secara manual, dengan dibimbing Adhitya Rechandy Christian, S.E., M.M. Kegiatan ini dikuti oleh ibu-ibu Dasawisma Dusun Peciro, Murtigading, Sanden, Bantul.

Di Kalurahan Murtigading, Dusun Peciro merupakan dusun penghasil sampah sabut kelapa yang cukup banyak. Adapun inovasi mesin pencacah ini digagas oleh mahasiswa KKN UAD agar dapat digunakan sebagai pengelolaan sampah sabut kelapa menjadi media tanam berupa cocopeat (sabut kelapa). Ke depannya, mesin pencacah tersebut akan diberikan kepada Mujiran selaku Kepala Dusun Peciro, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga dusun agar pengelolaan sampah terus berlanjut.

“Penanganan sampah dari sabut kelapa di Dusun Peciro biasanya hanya dijual tanpa ada pengelolaan sebelumnya,” ujar Sri Sunarsih, selaku Ibu Dusun Peciro.

Ketua KKN Unit VII.C.2, Ananda Ikhsan Al-Fikri, menyampaikan Dusun Peciro memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah sabut kelapa. Hal itu menjadi faktor pendukung dalam memaksimalkan potensi pengelolaan sampah sabut kelapa yang memiliki nilai guna tinggi. Dengan menggunakan mesin pencacah, sampah dapat menjadi produk media tanam berupa cocopeat.

Selain itu, mahasiswa KKN UAD juga memberikan bibit semai kepada ibu-ibu Dasawisma Dusun Peciro, Murtigading. Pemberian ini sebagai bentuk uji coba penanaman bibit semai menggunakan media tanam cocopeat. (Amb/Aak)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-pengelolaan-sampah-sabut-kelapa-menggunakan-mesin-pencacah-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-08 10:50:032022-09-08 10:50:03Mahasiswa KKN UAD Hibahkan Mesin Pencacah Sabut Kelapa

KKN UAD Dukung Percepat Program Bantul Bebas Sampah 2025

07/09/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD melakukan Pendataan Indeks Kesejahteraan Sosial (IKS) pada salah satu warga Pucanganom II (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Selasa, 9 Agustus 2022, melepas 758 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Bantul. Mereka terbagi di tiga kecamatan, yakni Bantul, Pandak, dan Sanden. Pelepasan mahasiswa KKN Reguler 96 UAD berlangsung secara daring melalui live Zoom Meeting. Kehadiran mahasiswa KKN disambut baik oleh masyarakat setempat, salah satunya Kelompok KKN VII.B.1 yang ditempatkan di Dusun Pucanganom II, Kalurahan Murtigading, Kecamatan Sanden.

Lurah Murtigading, Drs. Sutrisno, dalam sambutannya menyebut bahwa Kalurahan Murtigading telah menandatangani kerja sama dengan UAD selama lima tahun, serta menjadikan kalurahan tersebut sebagai laboratorium pengelolaan sampah. “Kami mewakili segenap warga Murtigading menyambut baik mahasiswa KKN UAD, terlebih kalurahan ini sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan UAD dan menjadikan laboratorium pengelolaan sampah. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama tingkatkan pengelolaan sampah agar nantinya bisa sampai zero waste dan program Bantul Bebas Sampah 2025 lebih cepat terlaksana,” ujarnya pada Selasa, (09-08-2022).

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Padukuhan 13 Pucanganom II, Bahron Junianto, S.Pd., bahwa kehadiran mahasiswa KKN UAD telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat. “Sudah dua tahun ini padukuhan tidak ada kegiatan akibat adanya pandemi, semua kegiatan vakum. Maka dari itu, kedatangan mahasiswa KKN UAD telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Kami berharap mahasiswa KKN dapat menghidupkan kembali kegiatan padukuhan serta membuat program yang bermanfaat bagi warga,” ujar Bahron.

Dalam melaksanakan pengabdian, kelompok KKN Reguler 96 UAD Unit VII.B.1 akan menggerakkan salah satu program kolaborasi dengan Kalurahan Murtigading dalam pengelolaan sampah yaitu program Shodaqoh Sampah. Selain itu juga program-program lain yang berjalan di antaranya mengadakan TPA, sosialisasi stunting, edukasi jenis obat-obatan, vertical garden botol plastik, jalan sehat, penanaman TOGA, pemanfaatan limbah sampah, edukasi narkoba, edukasi cara hidup hemat, edukasi kesehatan mental, dan Pendataan Indeks Kesejahteraan Sosial (IKS).

Ketua Unit KKN Reguler UAD 96 VII.B.1, Abid, memaparkan program Shodaqoh Sampah merupakan langkah dalam pengelolaan sampah yang baik, khususnya untuk sampah rumah tangga. Ia berharap, mahasiswa dan masyarakat bisa berkolaborasi menciptakan lingkungan yang bersih, mampu mengurangi sampah rumah tangga dan menambah pemasukan Pucanganom II, serta ke depannya program ini bisa berkelanjutan.

“Nantinya, sampah yang telah disedekahkan oleh masyarakat akan dijual ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan hasilnya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” ungkap Abid.

Lebih lanjut, pada Minggu, 28 Agustus 2022, mahasiswa KKN Unit VII.B.1 telah melakukan pendampingan kepada masyarakat Pucanganom II dalam pembentukan dan pelatihan administrasi pengurus Shodaqoh Sampah. Hadir sebagai pemateri adalah Amir Hidayatulloh, S.E., M.Sc., selaku dosen Akuntansi UAD. 

Saat memberikan materi, ia memberi masukan, “Saya berharap, agar pembukuan administrasi pengurus Shodaqoh Sampah tidak lagi menggunakan buku konvensional. Melainkan, buku administrasi yang berbentuk digital, tujuannya untuk efisiensi pendataan administrasi kegiatan Shodaqoh Sampah ini.” (Fauzan/guf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-melakukan-Pendataan-Indeks-Kesejahteraan-Sosial-IKS-pada-salah-satu-warga-Pucanganom-II-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-07 14:28:482022-09-07 14:28:48KKN UAD Dukung Percepat Program Bantul Bebas Sampah 2025

KKN UAD Bantu Warga Kelola Sampah Rumah Tangga Anorganik

06/09/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memasang kantong pilah sampah anorganik di rumah warga (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berlokasi di Padukuhan Mayungan 2, Desa Murtigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul. Pada pengabdian kali ini, mahasiswa yang tergabung dalam Unit KKN VII.A.3 berfokus dalam pengelolaan sampah rumah tangga untuk membantu percepatan program Bantul Bebas Sampah 2025.

Dalam melaksanakan program kerja baik tematik maupun nontematik, salah satu yang diusung oleh kelompok KKN VII.A.3 di bawah dosen bimbingan Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si, M.Kes. yakni melakukan pemilahan sampah anorganik dengan bentuk “Shodaqoh Sampah” menggunakan tiga kantong pilah sampah. Untuk menyukseskan program tersebut, para mahasiswa membagikan tiga kantong kepada setiap warga Padukuhan Mayungan 2 guna memisahkan sampah anorganik. Sehingga warga bisa menggunakan kantong pilah sampah itu untuk kemudian hasilnya disedekahkan kepada Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Murtigading.

Sembari membagikan kantong pilah sampah, mahasiswa KKN juga melakukan edukasi serta sosialisasi penggunaan tiga kantong itu kepada warga. Dijelaskan bahwa kantong berwarna merah digunakan untuk sampah berbahan dasar plastik, kantong berwarna hitam untuk sampah besi dan kaca, kemudian kantong berwarna biru khusus untuk sampah kertas.

Lebih lanjut, sampah-sampah anorganik yang terkumpul akan dikelola oleh BUMKal. Pembagian dana dari hasil penjualan sampah anorganik sebesar 30% akan digunakan untuk operasional seperti membayar pegawai BUMKal, sedangkan 70% untuk kepentingan dusun seperti pembangunan, pendidikan, santunan, dan kegiatan lainnya.

Adanya program Shodaqoh Sampah ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain berkaitan dengan pengelolaan sampah anorganik. Paling penting, bisa mengurangi permasalahan sampah guna keberlangsungan hidup generasi selanjutnya yang lebih bersih dan sehat. (guf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memasang-kantong-pilah-sampah-anorganik-di-rumah-warga-Foto-Istimewa.jpeg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-06 09:18:072022-09-06 09:18:07KKN UAD Bantu Warga Kelola Sampah Rumah Tangga Anorganik

KKN-AB UAD Ajak Siswa Mengenali Potensi Diri untuk Meraih Impian

03/09/2022/in Terkini /by Ard

Seminar Motivasi Belajar di Madrasah Aliyah Bola Oleh KKN-AB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar seminar motivasi belajar untuk pelajar Madrasah Aliyah Desa Bola, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, pada Selasa, 23 Agustus 2022. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi pelajar di lingkungan desa yang cenderung pesimis dalam mempersiapkan masa depan terutama untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Sebanyak 52 peserta hadir dengan sangat antusias walaupun kondisi ruang kelas yang terbatas. Bermodalkan LCD proyektor yang jangkauannya juga terbatas tanpa ada alas yang menyertai, tidak membuat peserta KKN Anak Bangsa menyurutkan niat. Justru hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk tetap berbagi kepada adik-adik sekolah.

Royan Agil Nugroho selaku mahasiswa berprestasi utama Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) UAD sekaligus pemateri pada seminar ini, menyampaikan bahwa ada dua hal yang harus menjadi dasar atau pegangan dalam belajar yaitu mimpi dan kesadaran diri. “Mimpi itu gratis, jadi mimpilah setinggi mungkin tanpa ada intervensi dari pihak mana pun, sehingga dalam belajar, teman-teman mempunyai motivasi yang kuat yaitu mimpi besar yang kalian bangun.”

Sementara itu, mengenai kesadaran diri, Royan menggarisbawahi terkait pentingnya mengenali potensi diri. “Kenali diri dan kembangkan potensi diri, bagaimana kita bisa mencapai mimpi kalau kita tidak tahu harus memulai dari mana?” tambahnya.

Alya, salah satu siswi MA Bola diminta maju ke depan untuk membacakan sebuah kalimat deskriptif berbahasa Inggris. Awalnya malu-malu, tetapi akhirnya ia memberanikan diri untuk tampil di depan. “I am here because I love to share experience become the most outstanding student on Faculty of Applied Science and Technology 2021,” ucapnya. Alya merasa senang dengan kesempatan itu, semua bertepuk tangan mengapresiasi keberaniannya.

“Ini merupakan bukti bahwa kita semua mampu jika kita berusaha. Pelan tetapi pasti, kita semua berprestasi, kita semua punya kesempatan untuk berkembang,” tambah Royan saat menjelaskan materi.

Selama berlangsungnya seminar, Royan ditemani oleh Maharani Mutiara Dea Ramadhan, mahasiswa Psikologi UAD selaku moderator. Dalam acara ini, disuguhkan permainan edukatif agar para peserta tidak jenuh.

Tak hanya itu, pada sesi berikutnya, Royan menayangkan sebuah film pendek kreatif karya anak bangsa yang mengisahkan tentang seorang pelajar yang bermalas-malasan dalam belajar sehingga tidak bisa menyelesaikan ujian sekolahnya. Melalui film tersebut, para peserta dapat mengambil hikmah bahwa jalan kesuksesan tidak bisa ditempuh hanya dengan bermalas-malasan. (Eka/Roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Motivasi-Belajar-MA-Bola-Oleh-KKN-AB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpeg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-09-03 08:13:362022-09-03 08:13:36KKN-AB UAD Ajak Siswa Mengenali Potensi Diri untuk Meraih Impian
Page 91 of 99«‹8990919293›»

TERKINI

  • Mahasiswa Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Pembelian Obat yang Tepat di Apotek26/06/2026
  • Simulasi Kebencanaan FK UAD, Terapkan Manajemen Kedaruratan Lapangan secara Sigap26/06/2026
  • Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo26/06/2026
  • IMM FTI UAD Gelar Studium Generale DAD 2026, Siapkan Kader Adaptif di Era Disrupsi25/06/2026
  • Simulasi Kebencanaan FK UAD Bahas Peran Strategis Dokter Masa Depan dan Resiliensi Kampus25/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top