• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Prodi Sastra Indonesia Lakukan Pengabdian Literasi Berbasis Cerita Anak

27/12/2020/in Terkini /by Ard

Prodi Sastra Indonesia UAD saat melakukan pengabdian di SD Gentan

Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di masa pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) tetap menunjukkan kepedulian dalam literasi bagi anak-anak, yakni dengan menyelenggarakan pengabdian pengenalan baca tulis anak di SD Gentan, Ngaglik, Sleman secara online pada Sabtu (12-12-2020).

Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Sasindo menuturkan, tujuan dari program pengabdian ini agar dapat meningkatkan ketertarikan anak-anak pada dunia literasi dengan bermediakan video cerita anak. “Pada era teknologi ini, anak-anak sudah lekat dengan gawai. Hal ini menjadikan gawai sebagai media untuk memperkenalkan anak pada dunia literasi diawali melihat video cerita anak. Anak-anak akan lebih antusias dalam mendengarkan cerita dengan gambar yang menarik,” terang Intan.

Penanaman literasi kepada anak bukan hanya sekadar membaca, tetapi juga dapat dilakukan dengan mendongeng dan menulis, serta melakukan aktivitas belajar lainnya. Dongeng yang ditampilkan berjudul Kue Pukis untuk Nenek dan Mencari Ujung Pelangi ditampilkan kepada siswa SD Gentan melalui aplikasi Zoom.

“Antusiasme anak-anak sangat tinggi dibuktikan dengan semangatnya dalam menyimak cerita serta menjawab pertanyaan. Serta anak-anak dapat menceritakan kembali dari dongeng yang telah ditampilkan,” imbuhnya.

Mendengarkan dongeng ataupun cerita anak dapat menjadi solusi awal dalam menanamkan literasi pada anak-anak. “Harapannya setelah diadakan pengabdian ini anak-anak menjadi tertarik dalam membaca dan menulis yang dapat meningkatkan literasi di Indonesia,” tandas Intan. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Sastra-Indonesia-UAD-saat-melakukan-pengabdian-di-SD-Gentan.jpg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-27 08:00:472020-12-22 09:24:29Prodi Sastra Indonesia Lakukan Pengabdian Literasi Berbasis Cerita Anak

LSO Akhillah Lakukan Studi Banding dengan LPTQ UMY

26/12/2020/in Terkini /by Ard

Sharing Session ‘Sersan’

Lembaga Semi Otonom (LSO) Akhillah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan sharing session dalam jaringan (daring).

LSO Akhillah merupakan lembaga di bawah naungan Departemen Agama (Depag) BEM FAI yang aktif menjalankan program dakwah dan keagamaan bagi mahasiswa. Kepandaian dalam melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an tentu perlu diketahui oleh setiap muslim. Tak terkecuali mahasiswa sebagai generasi Islam yang alim rabani.

Muhammad Andriatno mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Hadis selaku ketua LSO Akhilla menuturkan kegiatan setoran hafalan Al-Qur’an, tahsin, dan kajian sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan. “Agenda sharing session sebagai kegiatan studi banding antara LSO Akhilla dengan LPTQ UMY bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan dalam metode menghafal serta mengelola lembaga Qur’an agar lebih baik lagi,” terangnya.

Peserta studi banding dengan tema tips dan trik kepemimpinan lembaga Al-quran

Lembaga Qur’an yang bagus haruslah memiliki tujuan dan target yang tepat. Selain itu, segala hal yang dilakukan semata-mata mengharap rida Allah Swt. Permasalahan yang terjadi dalam berbagai organisasi dapat melatih pengurus agar kritis dan peka terhadap permasalahan sehingga dapat mencari solusi.

“Harapannya dengan diadakan sharing session ini dapat menjadi wadah silaturahmi serta membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam memajukan lembaga Al-Qur’an baik di UAD dan UMY,” tutup Andriatno di akhir sesi wawancara pada Sabtu (12-12-2020). (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pamflet-sharing-sesion-studi-banding-antara-LSO-AKhillah-dengan-LPTQ-UMY.jpg 440 711 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-26 08:00:512020-12-22 09:22:22LSO Akhillah Lakukan Studi Banding dengan LPTQ UMY

Darul Arqam Dasar sebagai Gerbang Awal Kader IMM

25/12/2020/in Terkini /by Ard

Peserta DAD online 4 Komisariat IMM di UAD

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai salah satu organisasi otonom (ortom) yang terdapat di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikut serta dalam menciptakan kader persyarikatan yang religiusitas, berintelektual, dan humanis. Darul Arqam Dasar (DAD) berperan sebagai perkaderan utama tingkat dasar yang penting bagi kader IMM. Di masa pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) ini, memaksakan setiap aktivitas beralih dalam jaringan (daring).

Korps Instruktur PC IMM Djazman Al-Kindi yang menaungi langsung komisariat IMM di UAD menyelenggarakan DAD secara daring pada 21‒29 November 2020. Nur Widyasti Meilian selaku Master of Training (MOT) menuturkan, bahwa ini pertama kalinya mengadakan DAD secara daring.

“Perkaderan bagi kader IMM perlu dilakukan agar kader tetap bersemangat walaupun di tengah pandemic, sebagai langkah adaptasi terhadap era kebiasaan baru. Setiap aktivitas perlu dikurangi dan beralih menggunakan virtual. Selain itu, aktivitas sebagai kader IMM untuk selalu ber-amar ma’ruf nahi mungkar serta sebagai aktivitas intelektual dengan semangat menimba ilmu,” terang Asti.

Sebanyak 49 kader yang terdiri atas komisariat IMM Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK); IMM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB); IMM Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA); dan IMM Fakultas Hukum (FH) berperan aktif dalam mengikuti DAD.

DAD secara online memberikan pemahaman kepada kader IMM tentang kemuhammadiyahan, ke-IMM-an, keorganisasian, serta terjun aktif dalam melakukan kebaikan atau humanitas. “DAD dapat membentuk profil kader yang diharapkan oleh persyarikatan Muhammadiyah dalam menjalankan visi, misi, dan tujuan Muhammadiyah,” imbuhnya.

“DAD secara daring ini menjadi catatan penting agar perkaderan tetap dapat dilangsungkan dalam segala kondisi. Semoga dapat memberikan insight baru terhadap konsep perkaderan, serta DAD sebagai gerbang awal kader 2019 dalam berproses dan berkembang bersama di IMM,” tutup Asti. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peserta-DAD-online-4-komisariat-IMM-di-UAD.jpg 644 983 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-25 08:00:562020-12-22 09:16:52Darul Arqam Dasar sebagai Gerbang Awal Kader IMM

Gaya Hidup Sehat di Era Pandemi

24/12/2020/in Terkini /by Ard

Acara Langkah Pakar UAD dengan tema menerapkan gaya hidup sehat di masa pandemi

“Di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), penting sekali menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai virus. Gaya hidup sehat saat pandemi sangat penting dilakukan. Selain kesehatan fisik, kesehatan mental tidak kalah penting untuk dijaga,” tutur Dr. Novi Febrianti, S.Si., M.Si. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat menjadi pembicara di Langkah Pakar (12-12-2020).

Kesehatan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya tahan tubuh agar selalu sehat dan dapat terhindar dari virus berbahaya. Menjaga pola makan yang sehat dengan rutin mengkonsumsi makanan yang seimbang 4 sehat 5 sempurna, serta pola olahraga yang rutin dapat menjaga diri agar tetap bugar.

“Aktivitas harian yang rutin seperti bangun pagi, olahraga, berkebun, memasak, serta bekerja sesuai dengan porsinya membuat tubuh kita akan menjadi rileks dan nyaman. Hal ini sangat berpengaruh juga pada kesehatan fisik dan mental,” ujar Novi.

Kesehatan mental penting dijaga agar pikiran dan hati senantiasa bahagia, mengatur emosi, menjaga perasaan tetap senang, serta menghindari pikiran buruk dapat meningkatkan kesehatan dan terhindar dari berbagai virus.

“Di masa pandemi dengan menjaga pikiran agar tetap bahagia, dengan memilih informasi yang tepat serta menghindari berita yang justru akan berdampak pada kesehatan. Menjaga emosi, menjaga pola tidur yang baik, dan menggunakan media informasi maupun komunikasi dengan bijak sangat penting dilakukan,” terang Novi saat memaparkan materi.

Covid-19 mengajarkan manusia untuk bersama-sama berjuang dalam melewati masa terberat. “Lakukan kegiatan positif dan membagikannya ke publik agar bersama-sama tetap bersemangat dan berjuang agar pandemi segera mereda. Selain itu bahu-membahu menolong saudara yang terdampak Covid-19,” tandas Novi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Acara-Langkah-Pakar-dengan-tema-menerapkan-gaya-hidup-sehat-di-masa-pandemi.jpg 720 1273 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-24 08:00:352020-12-22 09:11:45Gaya Hidup Sehat di Era Pandemi

Konferensi Mahasiswa Jenjang Sarjana Multidisiplin Ilmu

23/12/2020/in Terkini /by Ard

Rabita Madina saat menyampaikan materi dalam acara Undergraduate Conference of Multidisplinary Science

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyelenggarakan Undergraduate Conference of Multidisplinary Science dengan tema “The Role of Young Intellectuals in 5.0 Society Era”. Acara yang berlangsung secara daring di kanal YouTube UAD ini, dibuka langsung oleh Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Gatot Menyinggung, pengetahuan terus berkembang seiring dengan berbagai permasalahan kemasyarakatan yang melahirkan kajian multidisiplin ilmu. Ironisnya, keberadaan mata kuliah dengan ciri keilmuan yang berbeda masih dipandang sebelah mata. Menurutnya, secara simultan ilmu lintas disiplin termasuk dalam kategori ilmu yang paling cocok untuk menghadapi segala kompleksitas permasalahan global saat ini.

“Selain nyaman, studi multidisiplin tersebut mampu menjangkau hampir semua mata pelajaran pengetahuan dan teknologi. Secara spesifik, pendekatan interdisipliner dapat diterapkan sebagai solusi di Indonesia atas tantangan yang kita hadapi seperti perubahan iklim, ketenagakerjaan, ekonomi kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, media sosial, dan negosiasi antar institusi,” ungkap Gatot.

Ia menerangkan, UAD yang memiliki sekitar 26.000 mahasiswa S1 harus menjadi katalisator untuk kehidupan yang lebih baik, tidak hanya sekarang tapi juga di masa mendatang. Oleh sebab itu, Bimawa adalah salah satu biro di UAD yang dalam bidangnya membersamai kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan kapasitas kemahasiswaan, ingin merintis inovasi pendidikan melalui kolaborasi lintas disiplin yang saling melengkapi.

“Bimawa juga mengembangkan ilmu multidisiplin dalam Konferensi Sarjana Multidisiplin Ilmu untuk memberi solusi, serta menyebarluaskan gagasan mahasiswa sarjana untuk masa depan yang lebih baik,” jelasnya, Kamis (10-12-2020).

Gatot menyampaikan terima kasih kepada Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd., Rabita Madina, Khudzaifah Saiful Haq, Fiddinul Hayat, B.Sc., Adi Suharyanto, S.I.P., Rini Nur Utami, S.Pd., dan Rizky Gusti Pratiwi, S.T., selaku pemateri yang berkenan membagikan ilmunya. Ia berharap, semoga acara ini memberikan pencerahan bagi mahasiswa dan masyarakat luas. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rabita-Madina-saat-menyampaikan-materi.jpg 536 800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-23 08:00:302020-12-22 09:06:51Konferensi Mahasiswa Jenjang Sarjana Multidisiplin Ilmu

Ahda Gitana Menangkan Dua Gold Medal 2nd World Virtual Choir Festival 2020

22/12/2020/in Terkini /by Ard

PSM Ahda Gitana saat tampil di ajang 2nd World Virtual Choir Festival 2020 dan memperoleh dua medali emas

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Ahda Gitana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih dua medali emas di ajang internasional 2nd World Virtual Choir Festival 2020. Ajang tersebut diadakan oleh Bandung Choral Society pada tanggal 1‒6 Desember 2020 secara daring.

Mira Annisa Haiva selaku ketua PSM Ahda Gitana menerangkan, ajang internasional ini menjadi yang pertama kalinya diikuti. “Pertama kalinya mengikuti lomba tingkat internasional dan dapat meraih dua medali emas sekaligus sungguh di luar dugaan kami,” ungkap Mira.

Indra K. Wardani selaku coach senantiasa membimbing dan memotivasi agar anak didiknya mampu memberikan persembahan yang baik dan membawa nama UAD di taraf internasional. Dua buah lagu Izar Ederrak dan Rosas Pandan menjadi persembahan yang memukau dan mengantarkan PSM meraih gold medal.

“Lagu Izar Ederrak berkisah tentang sepasang kekasih yang sudah lama tidak berjumpa. Ia berharap kepada bintang agar dapat menyampaikan kerinduannya. Lagu ini dibutuhkan penghayatan yang dalam, sehingga harus dibawakan dengan rasa yang romantis sendu dan penuh rasa,” terang Mira saat menuturkan isi lagu yang PSM nyanyikan.

Ia menambah, pada lagu kedua dinyanyikan dengan penuh riang gembira sesuai dengan isi lagunya tentang seorang gadis pegunungan yang datang untuk berdansa. Lagu ini memiliki ritme dan tempo yang lebih cepat.

Proses latihan dilakukan secara daring dan signal menjadi masalah terbesar. “Latihan secara daring dibutuhkan kesabaran yang tinggi, terlebih sinyal dan kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi,” imbuhnya. Selain itu, pelafalan di setiap liriknya dengan bahasa asing membuat sedikit kerepotan. Namun, sejauh ini dapat diatasi dengan giat berlatih.

“Semoga UKM PSM Ahda Gitana terus berkarya lebih baik lagi dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Serta terus berprestasi mengharumkan nama UAD baik di kancah nasional maupun internasional,” tandas Mira di akhir sesi wawancara. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PSM-Ahda-Gitana-saat-tampil-di-ajang-2nd-World-Virtual-Choir-Festival-2020-dan-memperoleh-dua-medali-emas.jpg 685 1242 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-22 08:38:072020-12-22 08:38:07Ahda Gitana Menangkan Dua Gold Medal 2nd World Virtual Choir Festival 2020

OJS dan Mendeley Tools Mudahkan Mahasiswa dalam Menyusun Skripsi

21/12/2020/in Terkini /by Ard

Dr. Purwati Sisca Diana selaku ketua panitia Kuliah Umum saat memberikan sambutan

Pada Jumat (4-12-2020), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk “Literasi OJS dan Mendeley Tools”. Acara yang dipandu Hasrul Rahman, M.Pd. tersebut mengundang Yosi Wulandari, M.Pd. selaku dosen PBSI sebagai pembicara.

Dr. Purwati Sisca Diana sebagai ketua panitia mengucapkan, kuliah umum ini khusus untuk mahasiswa PBSI semester 7, karena untuk memberikan pengantar bagi mahasiswa dalam menyusun skripsi.

“Jadi dalam menyusun skripsi mahasiswa tidak mengarang indah, tidak membuat skripsi dengan berdasarkan fantasi dan khayalan. Namun, mahasiswa menyusun skripsi berdasarkan observasi dan fakta,” kata Sisca.

Menurutnya, OJS dan Mendeley Tools bisa membantu mahasiswa saat observasi untuk menemukan data yang sesuai dengan penelitiannya. Ia melanjutkan, kadang kalau menyusun dengan cara manual, saat menulis daftar pustaka kemungkinan ada yang terlewatkan. Sementara kalau menggunakan OJS dan Mendeley Tools, mahasiswa hanya tinggal klik dan daftar pustaka yang akan digunakan nantinya otomatis terdaftar.

“Lebih jelasnya tentang literasi OJS dan Mendeley Tools ini, nanti akan disampaikan oleh Bu Yosi. Mohon mahasiswa agar bisa memperhatikan dengan sebaik mungkin, agar penyusunan skripsi nanti tidak kebingungan tentang cara mengutip, menuliskan daftar pustaka, dan sebagainya,” imbuhnya.

Sementara itu, Roni Sulistyono, M.Pd. selaku Kepada Program Studi PBSI menambahkan, sebaiknya mahasiswa mengikuti acara ini dari awal sampai akhir. Sebab, acara ini benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa PBSI semester 7, khususnya untuk penulisan skripsi dan artikel ilmiah. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Purwati-Sisca-Diana-selaku-ketua-panitia-Kuliah-Umum-saat-memberikan-sambutan..jpg 595 800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-21 10:51:422021-01-06 11:21:21OJS dan Mendeley Tools Mudahkan Mahasiswa dalam Menyusun Skripsi

Milad ke-60 UAD, Tingkatkan Prestasi dan Inovasi

19/12/2020/in Terkini /by Ard

Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. saat menyampaikan pidato laporan tahunan rektor tahun 2020

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sidang terbuka senat dengan agenda Upacara Milad ke-60. Pada acara yang diselenggarakan Sabtu (19-12-2020) di Amphitarium Kampus Utama, Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. menyampaikan pidato laporan rektor sebagai bentuk pertanggungjawaban rektor tahun 2020.

Pidato laporan rektor tahun ini diselenggarakan secara daring dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. Pada acara tersebut turut hadir secara daring Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Dalam pidatonya Muchlas menjelaskan tentang kinerja yang telah dicapai seluruh warga UAD yang mencakup tanggap darurat Covid-19, catur dharma perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM), serta kesejahteraan dan unit usaha. Selama pandemi Covid-19, UAD membentuk Satgas Covid-19 UAD dan tim UAD Peduli. Selain itu, berbagai macam inovasi diciptakan oleh dosen UAD.

“Dosen UAD melakukan berbagai inovasi di masa pandemi, seperti pembuatan Pistol Covid, Laboratorium Jarak Jauh (R-PhyLab), Immunostimulan berbasis herbal, hand sanitizer, produk buku pembelajaran masa pandemi Covid-19, pembelajaran berbasis Radio Komunitas di daerah 3T, dan portal otomatis (Respokes V1),” jelasnya.

Selain itu, selama masa pandemi mahasiswa UAD tetap menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun ini, UAD juga dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia sebagai ‘Kampus Sehat’ atau Health Promoting University (HPU).

Di sisi lain, Haedar Nashir mengatakan, milad harus direfleksikan atau dijadikan spirit atas perjalanan panjang UAD dari yang semula berbentuk Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sampai sekarang yang telah menjadi universitas. “UAD sebagai PTM yang menggunakan nama pendiri Muhammadiyah harus meneladani ide-ide besar Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Sementara Nizam dalam pidato ilmiahnya mengungkapkan, 60 tahun merupakan usia yang matang bagi lembaga pendidikan tinggi. “Banyak karya yang sudah dihasilkan UAD, salah satunya lulusan dengan kompetensi dan akhlak mulia yang telah hadir di tengah masyarakat dengan membawa perubahan. Tentu ini adalah hal yang patut disyukuri dan dibanggakan.”

Kemudian, banyak karya penelitian dan pengabdian yang telah dihasilkan UAD. Menurutnya, prestasi tersebut harus ditingkatkan dan dikembangkan karena tantangan ke depan semakin kompetitif. Untuk bisa bertahan dan dapat bersaing, tentu akarnya ada di sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Sementara SDM unggul hanya bisa diwujudkan dengan kerja keras dan keseriusan.

“Kami berharap, UAD menghasilkan lulusan unggul yang memiliki kompetensi yang dinamis. Satu-satunya cara lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman adalah dengan memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensinya, itulah semangat dari kampus merdeka, merdeka belajar,” tandas Nizam. (Ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-UAD-Dr.-Muchlas-M.T.-saat-menyampaikan-pidato-laporan-tahunan-rektor-tahun-2020.jpg 640 960 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-19 15:50:512020-12-22 12:31:57Milad ke-60 UAD, Tingkatkan Prestasi dan Inovasi

Devi Raih Juara Harapan I Lomba Bernyanyi Dangdut di Peksiminas 2020

18/12/2020/in Terkini /by Ard

Devi saat tampil di ajang Peksiminas 2020

Devi Ayu Rahmawati, mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih juara harapan I di ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) pada tangkai lomba menyanyi dangdut putri. Peksiminas merupakan perlombaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Devi, begitu ia akrab disapa, melakukan latihan vokal dengan dibimbing langsung oleh R.M. Rama Widya Kartika Yudha, S.Pd., M.Hum. Selama dua minggu lebih, Devi melakukan latihan hingga maksimal. Proses perlombaan ini dilakukan secara daring dengan mengirimkan video saat bernyanyi kepada panitia.

Lomba yang berlangsung dari tanggal 9‒15 November diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. “Kendala saya saat persiapan hampir tidak ada, karena semua yang dibutuhkan untuk lomba sudah tersedia semua. Hanya saja saat terlalu sering latihan, suara saya sedikit terganggu,” ungkapnya.

Devi membawakan dua buah lagu yang berkisah tentang seorang perempuan yang sangat mencintai laki-laki tetapi sikapnya sangat dingin dan cuek. Laki-laki tersebut tidak pernah mau membuka pintu hatinya. Akhirnya, perempuan tersebut bertaruh janji kepada Allah. Jika ia dihadapkan dua pilihan antara dicabut rasa cintanya atau dicabut nyawanya, perempuan tersebut lebih memilih dicabut nyawanya. Ia memohon kepada Allah agar laki-laki tersebut digetarkan hatinya dan mencintainya serta disatukan di keabadian kelak.

Kemampuan menyanyi dangdut Devi sudah tidak diragukan lagi. Selain menjuarai berbagai lomba menyanyi sejak kecil, ia pernah mewakili Yogyakarta pada ajang Liga Dangdut Indonesia (Lida) tahun 2018, saat masih SMA. Hal ini membuat kepiawaiannya dalam bernyanyi dangdut sangat memesona. Mulai dari cengkok hingga vokal sudah terbentuk.

“Semoga saya bisa lebih baik lagi dalam bernyanyi dangdut. Terlebih saya ingin sekali memperkenalkan dangdut klasik kepada kalangan para remaja,” harapan Devi di akhir sesi wawancara. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Devi-saat-tampil-di-ajang-Peksiminas-2020.jpg 960 2080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-18 07:53:512020-12-18 07:53:51Devi Raih Juara Harapan I Lomba Bernyanyi Dangdut di Peksiminas 2020

Mitigasi Covid-19 Berdasarkan Perspektif Neurousains Pendidikan Islam

16/12/2020/in Terkini /by Ard

Dr. Suyadi, M.Pd.I. selaku Kaprodi Magister PAI UAD saat menjadi pembicara di Langkah Pakar

Pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) sudah berlangsung lama dan belum menemukan titik akhir. Berbagai persoalan baru kini bermunculan, salah satunya fenomena agama yang sedang banyak diperbincangkan.

“Akhir-akhir ini bermunculan klaster baru dari fenomena agama. Beberapa ulama mengadakan suatu acara yang mendatangkan kerumunan masa. Lantas, inilah yang perlu disadari bahwa sebagai pemuka agama hendaknya ikut serta mengedukasi masyarakat akan bahaya Covid-19. Bukan berarti tidak salat berjamaah di masjid itu dosa besar ataupun menutup masjid itu akan masuk neraka. Melainkan, pemuka agama pun harus paham akan neurosains Islam,” tutur Dr. Suyadi, M.Pd.I. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister S2 Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat menjadi pembicara di Langkah Pakar (5-12-2020).

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 telah mengeluarkan Fiqih Kebencanaan Mitigasi. Fiqih tersebut digunakan sebagai landasan normatif yang dimiliki Muhammadiyah dalam melakukan pencegahan serta langkah yang tepat dalam menghadapi Covid-19 dalam berbagai bidang.

“Konsep neurosains perlu ditanamkan sehingga mampu memperbaiki sikap antisains di kalangan agamawan. Bukan berarti hanya dengan berdoa kita akan terhindar dari Covid-19, tetapi langkah yang harus kita ambil untuk memutus rantai penyebaran dengan melakukan kegiatan di rumah saja. Begitu pula dengan beribadah,” ungkap Suyadi.

Fiqih kebencanaan terdapat tiga hal penting yaitu bidang medis, tuntunan ibadah dari rumah, serta senantiasa sabar dalam menghadapi bencana. “Saat ini Muhammadiyah berperan aktif dalam melaksanakan fiqih kebencanan dalam bidang medis. Sebanyak 84 RS Muhammadiyah menjadi tempat siaga Covid-19. Di bidang ibadah praktis, Muhammadiyah telah membuat tuntunan ibadah dalam masa darurat. Muhammadiyah menganjurkan untuk tidak melakukan salat Jumat berjamaah diganti salat Zuhur dikarenakan konteks gawat darurat yang jika dilakukan malah akan berbahaya,” tandasnya di akhir sesi materi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Suyadi-M.Pd_.I.-selaku-Kaprodi-Magister-PAI-UAD-saat-menjadi-pembicara-di-Langkah-Pakar.jpg 720 1264 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-12-16 12:36:292020-12-16 12:36:29Mitigasi Covid-19 Berdasarkan Perspektif Neurousains Pendidikan Islam
Page 558 of 576«‹556557558559560›»

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top