• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Cegah Perundungan di Sekolah, Mahasiswa KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Pleret

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasi anti perundungan SMP Muhammadiyah Pleret (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sosialisasi Anti Perundungan di SMP Muhammadiyah Pleret, Yogyakarta, pada 4 September 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahan perundungan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMP Muhammadiyah Pleret dan melibatkan sepuluh mahasiswa KKN UAD, yaitu Asri Muliadiningsih dan Vania Belva Widyatna dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn); Hasna, Putri Syifa Mulyanah, Zerlinda Aurora Saputri, dan Salwa Sieda Maulidina dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK); serta Annisa, Dhyaul Haq Ahmad, Aditya Dian Saputra, dan Delvia Dwi Purnama dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan Guru BK SMP Muhammadiyah Pleret, Bagas Abdul Hakim, S.Pd. Ia berharap sosialisasi tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami perundungan serta mencegah perilaku tersebut di lingkungan sekolah. “Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi masukan dan pembelajaran bagi para siswa agar semakin memahami perundungan dan tidak melakukan tindakan tersebut kepada teman maupun orang lain,” ujarnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Salwa Sieda Maulidina, kemudian menyampaikan sambutan sebelum kegiatan memasuki rangkaian utama. Untuk membangun suasana yang lebih akrab dan mendorong keterlibatan siswa, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking.

Pada sesi inti, mahasiswa menyampaikan materi mengenai perundungan melalui pemaparan dan pemutaran video edukatif. Materi mencakup pengertian perundungan, bentuk-bentuk perundungan, termasuk perundungan verbal dan nonverbal, serta dampaknya terhadap korban maupun lingkungan sekitar. Pemutaran video digunakan sebagai media untuk memberikan gambaran mengenai tindakan perundungan dan konsekuensi yang dapat ditimbulkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian materi, siswa diberi kesempatan mengikuti sesi berbagi cerita. Dalam sesi tersebut, siswa dapat menyampaikan pandangan maupun pengalaman yang berkaitan dengan perundungan. Diskusi ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan siswa untuk membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menciptakan hubungan yang saling menghargai di lingkungan sekolah.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh siswa mengikuti pembacaan Janji Anti Perundungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan banner oleh para siswa sebagai simbol komitmen untuk mencegah dan tidak melakukan perundungan di lingkungan sekolah.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN UAD mengajak siswa untuk mengenali berbagai bentuk perundungan dan memahami pentingnya membangun sikap saling menghormati. Edukasi yang disertai diskusi dan komitmen bersama diharapkan dapat mendorong siswa untuk berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling mendukung.

Kegiatan Sosialisasi Anti Perundungan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekolah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap kesadaran mengenai pencegahan perundungan dapat terus diterapkan dalam interaksi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasi-anti-perundungan-SMP-Muhammadiyah-Pleret-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:21:342026-09-18 09:21:34Cegah Perundungan di Sekolah, Mahasiswa KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Pleret

KKN UAD Buat Peta Denah Digital dan Fisik di Kedungbunder, Kebumen

18/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat peta denah digital dan fisik di Kedungbunder, Kebumen (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 menghadirkan peta denah digital dan fisik di Dusun Kedungbunder, Desa Adikarto, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Program tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung penataan wilayah sekaligus memudahkan masyarakat, pendatang, dan penyedia layanan publik dalam memperoleh informasi mengenai tata ruang dusun.

Dusun Kedungbunder yang terdiri atas RT 01 dan RT 02 di bawah RW 04 sebelumnya belum memiliki peta denah wilayah yang dipasang di ruang publik. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat pendatang, kurir jasa logistik, maupun petugas pelayanan publik mengalami kesulitan dalam mengenali batas wilayah dan lokasi fasilitas umum.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit I.D.3 menginisiasi penyusunan peta denah berbasis data geospasial yang memuat informasi mengenai batas wilayah, jaringan jalan, serta lokasi fasilitas umum. Penyusunan peta dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Geographic Information System (GIS), pengambilan titik koordinat menggunakan GPS, serta data citra satelit terkini.

Ketua KKN UAD Unit I.D.3 menjelaskan bahwa penyusunan peta dilakukan melalui proses pengumpulan dan verifikasi data secara langsung di lapangan. “Peta denah ini kami susun untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai tata ruang dusun secara lebih mudah. Selain itu, peta ini diharapkan dapat mendukung pelayanan publik serta mempermudah pendatang dalam mengenali lokasi dan batas wilayah di Dusun Kedungbunder,” ujarnya.

Dalam proses penyusunannya, mahasiswa melibatkan Kepala Dusun serta ketua RT dan RW setempat untuk memverifikasi data, mulai dari penamaan jalan, batas wilayah, hingga lokasi fasilitas umum. Hasil pengolahan data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk peta yang dilengkapi dengan arah utara, skala, inset, dan legenda simbol untuk memudahkan pembacaan informasi.

Peta denah fisik dipasang di pusat kegiatan masyarakat, tepatnya di samping papan informasi Dusun Kedungbunder. Untuk menjaga ketahanannya, peta dicetak menggunakan bahan yang tahan terhadap paparan cuaca dan dilengkapi dengan bingkai pelindung, kanopi, serta penyangga yang diperkuat dengan fondasi.

Prosesi penyerahan peta denah berlangsung dengan dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, serta warga setempat. Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan mahasiswa KKN UAD. “Keberadaan peta denah ini sangat membantu masyarakat maupun pendatang dalam mengenali wilayah Dusun Kedungbunder. Selain memberikan informasi yang lebih jelas, peta ini juga mendukung penataan lingkungan agar lebih tertib dan teratur,” tuturnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit I.D.3 berharap peta denah digital dan fisik dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Kehadiran peta tidak hanya membantu penyebaran informasi mengenai wilayah dusun, tetapi juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelayanan publik dan penataan lingkungan berbasis data. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-peta-denah-digital-dan-fisik-di-Kedungbunder-Kebumen-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:15:472026-09-18 09:15:47KKN UAD Buat Peta Denah Digital dan Fisik di Kedungbunder, Kebumen

Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini, KKN UAD Edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2 (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 159 Unit IV.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak PAUD Flamboyan 2, Dusun Mertelu Wetan, Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Edukasi tersebut berfokus pada pengenalan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih sejak usia dini.

Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan mencuci tangan menggunakan sabun. Mahasiswa juga mengenalkan waktu-waktu yang tepat untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah melakukan aktivitas yang membuat tangan kotor. Materi disampaikan dengan menyesuaikan usia anak agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu mahasiswa KKN UAD, Daffa, mengatakan bahwa pengenalan PHBS sejak usia dini penting untuk membentuk kebiasaan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. “Kami memilih edukasi PHBS karena kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu dikenalkan sejak anak-anak. Harapannya, anak-anak tidak hanya mengetahui pentingnya mencuci tangan, tetapi juga dapat membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Setelah mendapatkan penjelasan, anak-anak diajak mengikuti praktik mencuci tangan menggunakan sabun. Mahasiswa memberikan contoh gerakan mencuci tangan yang benar, kemudian anak-anak mempraktikkannya secara langsung. Metode praktik dipilih agar anak-anak tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan diri.

Daffa menjelaskan bahwa kegiatan praktik secara langsung menjadi salah satu cara untuk membantu anak-anak memahami materi yang disampaikan. “Anak-anak terlihat antusias ketika diajak praktik secara langsung. Harapannya, kebiasaan mencuci tangan ini bisa terus dilakukan setelah kegiatan, baik di sekolah maupun di rumah,” tuturnya.

Guru PAUD Flamboyan 2, Isti, turut mengapresiasi edukasi yang diberikan mahasiswa KKN UAD. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu mengenalkan pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun kepada anak-anak melalui cara yang sederhana dan mudah dipraktikkan. “Bagus untuk anak-anak, jadi mereka tahu pentingnya cuci tangan pakai sabun dan bisa mempraktikkannya langsung. Harapannya, kebiasaan ini bisa diterapkan juga di rumah,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Periode 159 Unit IV.D.3 UAD berupaya mengenalkan PHBS melalui pembiasaan sederhana yang dekat dengan aktivitas sehari-hari anak. Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun diharapkan dapat terus diterapkan di lingkungan sekolah maupun di rumah dengan dukungan guru dan orang tua.

Edukasi PHBS tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam memberikan pengetahuan kesehatan dasar kepada masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menanamkan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri sejak usia dini. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-PHBS-di-PAUD-Flamboyan-2-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:09:302026-09-18 09:09:30Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini, KKN UAD Edukasi PHBS di PAUD Flamboyan 2

Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Sesi kesiapan kuliah dan kesejahteraan mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Memasuki bangku perkuliahan menghadirkan dinamika baru yang sangat berbeda dibandingkan masa sekolah. Mahasiswa kini dituntut untuk jauh lebih mandiri dalam menentukan arah studi sekaligus mengatur aktivitas hariannya. Menyadari besarnya tantangan adaptasi tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir mendampingi para mahasiswa baru lewat sesi “Kesiapan Kuliah & Kesejahteraan Mahasiswa” dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026.

Dari sisi kesiapan akademik, Dahlan Muda diajak berkenalan langsung dengan sistem layanan digital kampus, seperti Portal Akademik dan aplikasi Adisty. Mereka dibimbing mulai dari cara mengecek jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), hingga memantau presensi dan rekap nilai. Tak hanya itu, mahasiswa juga dibekali panduan praktis mengenai cara membaca nomor ruangan dan mengenali tata letak gedung kampus agar tidak lagi bingung saat hari pertama perkuliahan dimulai.

Selain urusan teknis perkuliahan, pembekalan ini turut menyentuh aspek psikologis yang kerap membayangi mahasiswa baru. Suasana perkuliahan yang menawarkan banyak pilihan organisasi dan pergaulan sering kali memicu rasa takut tertinggal atau Fear of Missing Out (FOMO). Melalui sesi ini, mahasiswa diajak untuk tidak sekadar ikut-ikutan tren, melainkan lebih mengenali potensi dan minat pribadi lewat prinsip “Suka, Pelajari, Kembangkan” agar perjalanan kuliah terasa bermakna serta terarah.

Kemandirian di dunia kampus juga memerlukan pengelolaan waktu yang terencana. Mahasiswa baru dilatih memilah aktivitas perkuliahan berdasarkan skala prioritas agar tidak kewalahan membagi waktu antara tugas kuliah, organisasi, dan istirahat. Konsep “Belajar Tenang” pun ditanamkan sebagai bekal praktis untuk mengurai stres, melawan kebiasaan menunda tugas, dan menjaga pikiran tetap jernih di tengah padatnya rutinitas akademik.

Tak hanya pembekalan di awal perkuliahan, UAD juga menyiapkan ruang aman bagi mahasiswa melalui Layanan Konseling Sebaya hingga kesiagaan Satgas PPKPT. Lewat langkah ini, UAD berharap para Dahlan Muda bisa melewati masa adaptasi dengan nyaman tanpa rasa cemas, menikmati setiap proses belajarnya, dan perlahan berkembang menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, serta membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-kesiapan-kuliah-dan-kesejahteraan-mahasiswa-baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:03:422026-09-18 09:03:42Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

Mahasiswa Internasional Pilih UAD, Tumbuh dalam Pengalaman Lintas Budaya

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Salah satu mahasiswa internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. KKUI UAD)

Perbedaan negara, bahasa, dan budaya tidak menjadi batas bagi 22 mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mereka datang dari berbagai latar belakang dan memilih UAD sebagai ruang untuk memperluas pengetahuan sekaligus mengenal kehidupan akademik dan budaya Indonesia.

Di antara mahasiswa internasional tersebut, Abdulsamad Musa Babuga dari Gombe State, Nigeria, dan Panshu dari Hainan, China, menjadi dua sosok yang membawa cerita tentang pengalaman beradaptasi dengan lingkungan baru. Keduanya datang dengan latar belakang dan bidang studi yang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama untuk belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman lintas budaya selama menempuh pendidikan di UAD.

Abdulsamad kini menempuh Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Ketertarikannya pada elektronika, teknologi, dan pendidikan vokasional menjadi alasan utama memilih program studi tersebut. Ia mengenal UAD melalui informasi mengenai perguruan tinggi di Indonesia, kemudian mencari informasi lebih lanjut mengenai program studi yang tersedia.

“Saya memilih UAD karena program Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika sesuai dengan minat saya di bidang elektronika, teknologi, dan pendidikan vokasional. Saya juga tertarik dengan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik dan praktik di lingkungan yang internasional,” ujar Abdulsamad.

Sementara itu, Panshu berasal dari Hainan, China. Ia menempuh Program Studi Sastra Indonesia UAD melalui program kerja sama 2+2 antara UAD dan Hainan College of Foreign Studies (HNCFS). Melalui skema tersebut, mahasiswa dari perguruan tinggi mitra di China dapat melanjutkan sebagian masa studinya di UAD. Program ini menjadi salah satu bentuk kerja sama internasional UAD dengan perguruan tinggi di China dalam pengembangan pendidikan dan pengalaman akademik lintas negara.

Panshu mengenal UAD melalui program kerja sama tersebut serta informasi yang diberikan oleh dosen yang mengajarnya di Hainan. Selain menjadi bagian dari skema pendidikan internasional, reputasi UAD dan lingkungan belajar yang mendukung turut menjadi pertimbangannya untuk melanjutkan studi di Indonesia. Kini, ia menempuh Program Studi Sastra Indonesia UAD, bidang yang sekaligus memberinya ruang untuk memperdalam bahasa dan budaya Indonesia secara langsung.

Menjadi mahasiswa di negara lain tentu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Bahasa, budaya, dan sistem pendidikan menjadi hal-hal baru yang perlu dipahami. Bagi Abdulsamad, masa awal sebagai mahasiswa internasional menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi. Melalui kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K), ia bertemu dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan belajar berkomunikasi serta bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda.

Pengalaman serupa dirasakan Panshu. Saat pertama kali datang ke UAD, ia sempat merasa gugup menghadapi perbedaan bahasa dan budaya. Namun, keramahan mahasiswa membuat proses adaptasinya terasa lebih mudah. P2K menjadi salah satu ruang awal baginya untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus membangun pertemanan.

“Awalnya saya sedikit gugup karena bahasa dan budaya yang berbeda, tetapi kakak-kakak dan teman-teman sangat ramah. Kegiatan P2K membantu saya beradaptasi, mengenal kampus, dan bertemu banyak teman baru. Saya merasa senang bisa mengikuti kegiatan itu,” ungkap Panshu.

Kesan terhadap lingkungan UAD pun menjadi bagian dari pengalaman keduanya. Abdulsamad melihat UAD sebagai lingkungan yang ramah dan mendukung mahasiswa. Ia juga menikmati kesempatan berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia serta mengenal keberagaman yang ada di lingkungan kampus. Sementara itu, Panshu menggambarkan UAD sebagai kampus yang hijau, bersih, dan nyaman. Keramahan mahasiswa membuatnya merasa diterima meskipun berasal dari negara lain.

Bagi Abdulsamad, perjalanan di UAD bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik. Ia ingin memperkuat pengetahuan dan keterampilan di bidang elektronika dan pendidikan vokasional, sekaligus mengembangkan pengalaman penelitian, khususnya dalam teknologi dan energi terbarukan. Kemampuan komunikasi, kerja sama, penelitian, dan kepemimpinan juga menjadi kompetensi yang ingin ia kembangkan selama berada di UAD.

Setelah menyelesaikan studi sarjana, Abdulsamad berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan mengembangkan karier di bidang teknologi, energi terbarukan, serta penelitian. Ia ingin ilmu yang diperolehnya tidak berhenti sebagai pencapaian akademik, tetapi dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Panshu ingin menjadikan masa studinya di UAD sebagai kesempatan untuk memperdalam kemampuan bahasa Indonesia, terutama dalam berbicara dan menulis akademik. Ia juga ingin memahami budaya Indonesia secara lebih dekat melalui berbagai kegiatan kampus. Organisasi, seminar, dan kegiatan sosial menjadi ruang yang ingin dimanfaatkannya untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun relasi dengan mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional lainnya.

Kehadiran 22 mahasiswa internasional di UAD menghadirkan ruang perjumpaan yang lebih luas. Kampus tidak hanya menjadi tempat bertemunya mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai bahasa, budaya, dan perspektif. Bagi Abdulsamad dan Panshu, keberadaan di lingkungan yang berbeda dari negara asal menjadi kesempatan untuk belajar melihat dunia dari sudut pandang yang lebih beragam.

Dua cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan 22 mahasiswa internasional yang kini menjalani kehidupan akademik di UAD. Mereka datang dari tempat yang berbeda, membawa tujuan masing-masing, lalu menemukan pengalaman baru melalui ruang pendidikan yang mempertemukan mereka dengan Indonesia. Dari sana, perjalanan kuliah tidak sekadar menjadi proses akademik, tetapi juga perjalanan untuk memahami perbedaan, membangun relasi, dan tumbuh menjadi pribadi dengan wawasan yang lebih luas. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salah-satu-mahasiswa-internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-KKUI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 08:54:562026-09-18 08:54:56Mahasiswa Internasional Pilih UAD, Tumbuh dalam Pengalaman Lintas Budaya

UAD Berikan Beasiswa Rp17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru 2026

18/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Penyerahan Simbolis Beasiswa 17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2026 dalam Opening Ceremony P2K (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi dengan menggelontorkan dana beasiswa sebesar Rp17.723.900.000,00 bagi mahasiswa baru tahun 2026. Penyerahan beasiswa secara simbolis tersebut dilangsungkan bertepatan dengan Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) UAD 2026.

Pemberian beasiswa bernilai lebih dari Rp17,7 miliar ini mengusung semangat “Semua Bisa Kuliah di UAD” sebagai wujud dukungan nyata kampus dalam mengembangkan prestasi, bakat, dan potensi mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. mengatakan, tahun ini UAD menyalurkan bantuan pembiayaan melalui sepuluh skema program beasiswa, yaitu Beasiswa Akademik, Beasiswa Program Misi UAD, Beasiswa Dokter, Beasiswa Calon Guru Pencerah, Beasiswa Keluarga UAD, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Talenta Unggul, Beasiswa KIP Kuliah, Beasiswa Sleman Pintar, serta Beasiswa Prodigium Fisika.

Prosesi penyerahan dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas kepada perwakilan mahasiswa baru penerima beasiswa dengan penyerahan replika cek raksasa di hadapan ribuan Dahlan Muda. Momentum ini menjadi bukti bahwa keterbatasan finansial tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda berprestasi untuk meraih pendidikan tinggi berkualitas.

”Kami berharap penerima beasiswa senantiasa menjaga amanah yang telah diberikan dengan menunjukkan kesungguhan dalam belajar,” katanya.

Mahasiswa UAD penerima beasiswa didorong untuk aktif mengasah potensi diri, berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, serta menjaga integritas moral dan nilai-nilai keislaman selama menempuh studi di UAD.

Melalui penyaluran beasiswa ini, Muchlas berharap para Dahlan Muda terpilih dapat menjalani perkuliahan dengan penuh percaya diri dan fokus mengembangkan kompetensinya. Ke depan, mereka diharapkan mampu bertransformasi menjadi lulusan unggul yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga siap menebar manfaat nyata bagi masyarakat luas dan persyarikatan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-Simbolis-Beasiswa-177-Miliar-untuk-Mahasiswa-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tahun-2026-dalam-Opening-Ceremony-P2K-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 08:46:012026-09-18 08:46:01UAD Berikan Beasiswa Rp17,7 Miliar untuk Mahasiswa Baru 2026

Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi bank sampah di Dukuh Bugel (Foto. KKN UAD)

Persoalan sampah rumah tangga yang menumpuk dan sebagian masih dibakar menjadi masalah yang cukup lama muncul di tengah warga Dukuh Bugel, Desa Tambaharjo, Adimulyo, Kebumen, Jawa Tengah. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-159 Unit I.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi program Bank Sampah di RW 02 Padukuhan Bugel pada Jumat, 4 September 2026. Program ini menjadi wadah pengelolaan sampah anorganik yang lebih tertata sekaligus wujud nyata dari tema KKN “Sinergi Membangun Desa Sehat, Cerdas, dan Sejahtera”.

Sebelum inisiasi bank sampah dilaksanakan, sebagian besar sampah rumah tangga belum dipilah berdasarkan jenisnya dan sering kali dibakar sebagai cara mengurangi timbunan sampah. Program ini dinilai dapat menjadi langkah awal dalam mengatasi permasalahan utama, yaitu belum adanya wadah dan mekanisme yang jelas bagi warga untuk menyalurkan sampah anorganik secara berkelanjutan.

Ketua Unit I.B.1, Akmal Azis MHS, menjelaskan bahwa permasalahan sampah sangat terasa di Dukuh Bugel, sehingga program bank sampah memiliki potensi yang besar untuk dilaksanakan.

Kegiatan diawali dengan tahap persiapan, mulai dari penyediaan bahan bangunan untuk kerangka Bank Sampah hingga karung penampung. Setelah perlengkapan siap, mahasiswa dibantu beberapa warga membangun sarana Bank Sampah secara gotong royong, menyusun kerangka, dan menutupnya dengan jaring pengaman agar sampah yang ditampung tidak berserakan. Selain pembangunan fisik, mahasiswa Unit I.B.1 juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik yang langsung dipraktikkan bersama.

Sarana Bank Sampah ini dibangun dan tersebar di tiga wilayah RW 02, yaitu Bugel Wetan, Bugel Kidul, dan Bugel Kulon. Mahasiswa turut membagikan karung sampah ke setiap rumah untuk menampung sampah anorganik seperti botol plastik, wadah kaca, dan kaleng bekas guna mempermudah warga dalam memilah sampah.

Sebagai upaya menjaga keberlanjutan program, mahasiswa KKN menjalin kerja sama dengan pengepul yang secara rutin mengambil sampah terkumpul setiap minggunya. Hasil penimbangan sampah tersebut dikonversi menjadi nilai ekonomis dan disetorkan langsung ke kas RT sehingga memberi manfaat kolektif bagi warga.

Eko Suryono, salah satu warga RW 02 Dukuh Bugel, merespons positif kehadiran inovasi ini. Ia menyebutkan bahwa bank sampah sangat bagus untuk mengurangi timbunan barang berserakan, terutama plastik yang membutuhkan waktu hingga seratus tahun untuk terurai, sekaligus menjadi penghasilan tambahan bagi RT untuk memajukan warga setempat.

Dengan hadirnya bank sampah, mekanisme kerja sama dengan pengepul yang jelas, serta pendampingan langsung dari tim mahasiswa, warga RW 02 Dukuh Bugel kini memiliki fondasi yang cukup kuat untuk melanjutkan pengelolaan sampah secara mandiri. Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi anggota KKN UAD Unit I.B.1 bersama pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat Dusun Bugel. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-bank-sampah-di-Dukuh-Bugel-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:32:172026-09-17 10:32:17Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel

KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gencarkan edukasi pemilahan sampah di Blok Solo Banyuwangi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Reguler Periode 161 Unit I.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memasang plang edukasi pemilahan sampah di Dusun Blok Solo, Sumberasri, Banyuwangi, pada 17 Agustus 2026. Aksi ini menyasar area yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan oleh warga.

Pemasangan plang tersebut bertujuan memberikan edukasi sekaligus pengingat pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN, warga setempat, anak-anak, Kepala Dusun Blok Solo, serta Ketua RT.

Media edukasi yang dipasang memuat informasi rinci mengenai tiga kategori sampah, yakni organik, anorganik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah organik mencakup sisa makanan dan daun kering, sementara sampah anorganik meliputi plastik, kaleng, botol, dan kertas.

Selain itu, plang turut mengenalkan klasifikasi sampah B3 seperti obat kedaluwarsa, kaca pecah, hingga masker bekas. Informasi tersebut juga dilengkapi keterangan durasi waktu penguraian sampah agar masyarakat memahami karakteristik setiap jenisnya.

Temon Wibowo, selaku ketua RT memberikan apresiasi positif terhadap pemilihan titik pemasangan plang di wilayahnya. “Bagusnya memang ditaruh di sini plangnya karena tempatnya sering dilewati orang dan kerap dijadikan tempat membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Usai pemasangan, mahasiswa bersama warga dan anak-anak melanjutkan kegiatan dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar lokasi. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk merapikan area sekitar sekaligus memperkuat kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Dusun Blok Solo, Rahman Sugiarto, turut hadir mendampingi seluruh rangkaian acara tersebut. Melalui program ini, mahasiswa KKN Unit I.D.2 berharap kesadaran warga dalam mengelola sampah semakin meningkat demi terciptanya lingkungan Dusun Blok Solo yang bersih dan sehat. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gencarkan-edukasi-pemilahan-sampah-di-Blok-Solo-Banyuwangi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:25:082026-09-17 10:25:08KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi

Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono

17/09/2026/in Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong digitalisasi pelaku usaha Miedes di Srihardono (Foto. Tim MeRAMU)

Tim MeRAMU IMM FEB mendorong digitalisasi pelaku usaha Miedes di Kalurahan Srihardono melalui kegiatan penandaan lokasi usaha pada platform Google Maps. Kegiatan yang dilaksanakan pada 4 September 2026 tersebut menjadi upaya untuk membantu pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Pendampingan dilakukan secara langsung dengan mengunjungi tempat tinggal para pelaku usaha Miedes. Tim mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk membuat profil usaha di Google Maps, meliputi identitas usaha, alamat, kontak, waktu operasional, serta lokasi geografis.

Selain itu, tim mendokumentasikan lokasi dan aktivitas usaha melalui foto untuk melengkapi informasi yang ditampilkan pada profil Google Maps. Penandaan lokasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat menemukan usaha Miedes sekaligus membantu memperkenalkan produk lokal kepada calon konsumen.

Dalam kegiatan tersebut, Tim MeRAMU IMM FEB juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pemanfaatan platform digital sebagai media promosi. Google Maps dapat digunakan untuk membantu konsumen menemukan lokasi usaha serta memperoleh informasi mengenai jam operasional, foto, dan ulasan pelanggan.

Edukasi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya transformasi digital dalam mendukung pemasaran. Kehadiran usaha pada platform digital diharapkan dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen secara lebih luas.

Kegiatan digitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Miedes sebagai salah satu makanan olahan khas Pundong kepada masyarakat. Dengan semakin mudahnya informasi mengenai lokasi dan keberadaan pelaku usaha diakses secara digital, produk Miedes diharapkan dapat dikenal oleh lebih banyak masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Tim MeRAMU IMM FEB berharap digitalisasi dapat membantu pelaku usaha Miedes meningkatkan akses pemasaran sekaligus mendukung penguatan Kalurahan Srihardono sebagai Kampung Kuliner Miedes.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-digitalisasi-pelaku-usaha-Miedes-di-Srihardono-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 10:04:422026-09-17 10:04:42Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono

KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional

17/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates buat profil profesional (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unit I.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan bimbingan karir bagi siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Wates, Kulon Progo. Kegiatan bertajuk “From School to Success: Panduan Praktis Perencanaan Karir” tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 18–20 Agustus 2026, pada jam Bimbingan Konseling (BK).

Pelatihan diikuti siswa kelas XII dari tiga program keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), serta Pemasaran (PM). Materi diberikan secara bergantian kepada setiap kelas dengan memanfaatkan jam BK agar pembekalan karir tidak mengurangi waktu pembelajaran produktif siswa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Guru BK SMK Muhammadiyah 1 Wates, Fita Astutik, S.Pd. Materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan siswa kelas XII yang akan menghadapi pilihan setelah lulus, baik memasuki dunia kerja, merintis usaha, maupun melanjutkan pendidikan.

Dalam pelatihan, siswa diajak melakukan eksplorasi diri melalui pertanyaan reflektif mengenai keterampilan, kompetensi yang diperoleh selama Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta rencana setelah lulus. Hasil refleksi kemudian dipetakan melalui analisis SWOT untuk membantu siswa mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam perencanaan karir.

Materi utama berfokus pada penyusunan Curriculum Vitae (CV) dan profil profesional digital. Siswa diperkenalkan dengan CV berbasis Applicant Tracking System (ATS) dan CV kreatif, disertai contoh surat lamaran kerja. Selain itu, peserta mendapat pendampingan dalam menyusun profil LinkedIn, mulai dari headline, ringkasan diri, hingga pencantuman pengalaman PKL dan organisasi.

Ketua Unit KKN Tematik I.B.1 UAD, Faishal Abyan, mengatakan pelatihan dirancang agar siswa memperoleh keterampilan yang dapat langsung digunakan setelah lulus.

“Kami ingin teman-teman siswa keluar dari ruang kelas dengan sesuatu yang bisa langsung dipakai, minimal draf CV dan akun LinkedIn yang sudah rapi. Itu yang akan mereka butuhkan begitu lulus nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Fita Astutik, S.Pd. selaku Guru BK SMK Muhammadiyah 1 Wates mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan siswa kelas XII dan dapat melengkapi layanan bimbingan karir yang selama ini diberikan sekolah.

“Materinya sangat relevan dengan kebutuhan siswa kelas XII. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa berlanjut,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Unit I.B.1 UAD berharap siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates memiliki persiapan yang lebih matang untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun perguruan tinggi, serta mampu mempresentasikan kompetensi diri secara lebih percaya diri.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-siswa-SMK-Muhammadiyah-1-Wates-buat-profil-profesional-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-17 09:55:362026-09-17 09:55:36KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional
Page 2 of 634‹1234›»

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga19/09/2026
  • KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo19/09/2026
  • Atasi Masalah Sampah, KKN UAD Latih Warga Sumberasri Olah Plastik Jadi Paving Block19/09/2026
  • Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UAD Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi19/09/2026
  • Permudah Akses Informasi Wilayah, Mahasiswa KKN UAD Pasang Papan Denah di Dusun Blok Solo19/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top