• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Seputar Rincian Beasiswa Jerman yang Ditanggung Dikti (BLN dan IGDS)

28/08/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Informasi seputar rincian beasiswa Jerman berdasarkan dialog yang termuat di milis DiktiGroup yang berasal dari para dosen yang sedang studi lanjut di Jerman dengan pengelola milis DiktiGroup, berikut intisari pembicaraan tersebut.

Pertanyaan (1)
Dear All,
Saya dapat pertanyaan seperti ini dari professor yang saya kontak:
1) How much money do you receive. In the past we often had the experience that the scholarship is not sufficient for covering the living expenses in Germany
2) Do you receive extra money for your travel to conferences etc., and for your equipment that you need?
Kalau ada pertanyaan seperti ini mesti jawab bagaimana ya? atau ada yang tahu kira-kira nominal beasiswa yang kita terima dari program DS5K berapa ya?
Terima Kasih
Didin Wahyudin

Pertanyaan (2)
Dear teman-teman,
saya ingin menanyakan apakah biaya untuk peralatan guna penelitian serta perjalanan seminar ditanggung juga oleh beasiswa BLN ataupun oleh beasiswa IGDS???
Mohon masukannya.
Terimakasih
Putu Suwarta

Jawaban:

Biaya beli peralatan penelitian dan seminar tak ditanggung, adapun biaya yang ditanggung Dikti ( di luar tution and registration fee, kalo untuk tution & registration di Jerman gratis, di negara lain ditanggung Dikti sesuai yang ditagih pihak university) bisa digambarkan sbb:

Untuk BLN
kita ambil contoh program Graduate yang butuh 3 tahun di Jerman:
Biaya yang ditanggung Dikti selama 3 tahun (sudah ditetapkan dengan Surat edaran Direktur Diktendik No. 1185.1/D4.4/2010 tgl 10 Mei 2010) :
http://luk.staff.ugm.ac.id/atur/Dirnaga1185.1-D4.4-2010.pdf
Biaya hidup 3 tahun = 3 x euro 12.000 = euro 36.000
Settlement allowance (cuma sekali) = euro 1.000
Ticket pp (sekali saja) = euro 2.000
Asuransi 3 tahun = 3 x 800 = euro 2.400
Biaya buku 3 tahun = 3 x 500 = euro 1.500
==================================
Total biaya ditanggung Dikti selama 3 tahun di Jerman = euro 41.900

Untuk IGDS
Biaya yang ditanggung Dikti selama 3 tahun (belum ditetapkan namun sudah dianggarkan di proposal Dikti )
http://www.sps.itb.ac.id/~arif/Proposal.ppt
Kita ambil contoh yang sama yaitu program Graduate dengan masa kuliah di Jerman selama 3 tahun:
Biaya hidup 3 tahun = 3 x euro 12.100 = euro 36.300
Settement allowance (cuma sekali) = euro 1.000
Ticket PP (sekali aja) = euro 2.000
Asuransi 3 tahun = 3 x 1.100 = euro 3.300
Personal Development =
Buku 3 tahun + biaya penelitian = euro 1.900
====================================
Total biaya ditanggung Dikti selama 3 tahun di Jerman = euro 44.500

Kurs 1 euro berkisar antara Rp 12.500 – 13.000, di proposal Dikti anggap 1 euro = Rp 13.000,–

Sumber: DiktiGroup

Informasi seputar rincian beasiswa Jerman berdasarkan dialog yang termuat di milis DiktiGroup yang berasal dari para dosen yang sedang studi lanjut di Jerman dengan pengelola milis DiktiGroup, berikut intisari pembicaraan tersebut.

Pertanyaan (1)
Dear All,
Saya dapat pertanyaan seperti ini dari professor yang saya kontak:
1) How much money do you receive. In the past we often had the experience that the scholarship is not sufficient for covering the living expenses in Germany
2) Do you receive extra money for your travel to conferences etc., and for your equipment that you need?
Kalau ada pertanyaan seperti ini mesti jawab bagaimana ya? atau ada yang tahu kira-kira nominal beasiswa yang kita terima dari program DS5K berapa ya?
Terima Kasih
Didin Wahyudin

Pertanyaan (2)
Dear teman-teman,
saya ingin menanyakan apakah biaya untuk peralatan guna penelitian serta perjalanan seminar ditanggung juga oleh beasiswa BLN ataupun oleh beasiswa IGDS???
Mohon masukannya.
Terimakasih
Putu Suwarta

Jawaban:

Biaya beli peralatan penelitian dan seminar tak ditanggung, adapun biaya yang ditanggung Dikti ( di luar tution and registration fee, kalo untuk tution & registration di Jerman gratis, di negara lain ditanggung Dikti sesuai yang ditagih pihak university) bisa digambarkan sbb:

Untuk BLN
kita ambil contoh program Graduate yang butuh 3 tahun di Jerman:
Biaya yang ditanggung Dikti selama 3 tahun (sudah ditetapkan dengan Surat edaran Direktur Diktendik No. 1185.1/D4.4/2010 tgl 10 Mei 2010) :
http://luk.staff.ugm.ac.id/atur/Dirnaga1185.1-D4.4-2010.pdf
Biaya hidup 3 tahun = 3 x euro 12.000 = euro 36.000
Settlement allowance (cuma sekali) = euro 1.000
Ticket pp (sekali saja) = euro 2.000
Asuransi 3 tahun = 3 x 800 = euro 2.400
Biaya buku 3 tahun = 3 x 500 = euro 1.500
==================================
Total biaya ditanggung Dikti selama 3 tahun di Jerman = euro 41.900

Untuk IGDS
Biaya yang ditanggung Dikti selama 3 tahun (belum ditetapkan namun sudah dianggarkan di proposal Dikti )
http://www.sps.itb.ac.id/~arif/Proposal.ppt
Kita ambil contoh yang sama yaitu program Graduate dengan masa kuliah di Jerman selama 3 tahun:
Biaya hidup 3 tahun = 3 x euro 12.100 = euro 36.300
Settement allowance (cuma sekali) = euro 1.000
Ticket PP (sekali aja) = euro 2.000
Asuransi 3 tahun = 3 x 1.100 = euro 3.300
Personal Development =
Buku 3 tahun + biaya penelitian = euro 1.900
====================================
Total biaya ditanggung Dikti selama 3 tahun di Jerman = euro 44.500

Kurs 1 euro berkisar antara Rp 12.500 – 13.000, di proposal Dikti anggap 1 euro = Rp 13.000,–

Sumber: DiktiGroup

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-08-28 06:19:372011-08-28 06:19:37Seputar Rincian Beasiswa Jerman yang Ditanggung Dikti (BLN dan IGDS)
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top