• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI

04/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara II presenter terbaik melalui inovasi energi terbarukan berbasis AI (Foto. Andika)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Muhamad Andika, mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAD, berhasil meraih Juara II Presenter Terbaik pada kategori Teknologi Kelas A.

Kompetisi yang berlangsung pada 9 April-16 Mei 2026 tersebut diikuti oleh puluhan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kompetisi tersebut, Andika mengusung inovasi bertajuk “NIBS (Nyamplung Integrated Biofuel System): Pengembangan Sistem Pengolahan Minyak Nyamplung sebagai Bahan Baku Biodiesel dengan Integrasi Supply Chain Berbasis AI guna Mewujudkan Sustainable City.”

Gagasan tersebut berangkat dari persoalan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil yang berdampak pada meningkatnya emisi karbon dan menurunnya ketahanan energi nasional. Melalui inovasi NIBS, Andika menawarkan pemanfaatan tanaman nyamplung (Calophyllum inophyllum) sebagai sumber energi terbarukan nonpangan yang ramah lingkungan dan berpotensi mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam inovasi tersebut, sistem NIBS mengintegrasikan seluruh rantai produksi biodiesel nyamplung, mulai dari pemetaan dan panen, proses ekstraksi dan filtrasi, transesterifikasi, hingga distribusi dan manajemen rantai pasok berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Seluruh data proses dipantau secara real-time melalui platform digital sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.

Andika menjelaskan bahwa inovasi NIBS juga dirancang untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor energi bersih, kota berkelanjutan, aksi iklim, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang berhasil diperoleh. “Saya sangat bersyukur bisa memperoleh Juara II Presenter Terbaik, terlebih presentasi ini dilakukan di tengah saya mengikuti perlombaan debat. Hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga dan menantang bagi saya,” ujarnya. Menurutnya, pengalaman mengikuti dua kompetisi dalam waktu yang bersamaan memberikan pelajaran penting mengenai manajemen waktu.

Ia juga menyampaikan, “Untuk teman-teman semua, jangan pernah berhenti untuk terus mencoba hal baru dan tetap semangat dalam mengejar impian. Khususnya melalui Pelatihan Artikel Ilmiah #2 ini, semoga dapat terus menginspirasi banyak orang untuk menyalurkan ide-ide kreatifnya,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-II-presenter-terbaik-melalui-inovasi-energi-terbarukan-berbasis-AI-Foto.-Andika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:15:452026-06-04 09:15:45Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI

Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional

03/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) torehkan prestasi nasional melalui inovasi smart insole berbasis IoT (Foto. Mawar)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Rahadian Candra Vima Yoga, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UAD, berhasil meraih Juara Harapan III Artikel Terbaik pada Kategori Teknologi Kelas A.

Pada kompetisi tersebut, Candra mengangkat karya inovatif berjudul “Insole Cerdas sebagai Jembatan Digital: Pencegahan Diabetic Foot Ulcer melalui Integrasi Arsitektur IoT dan Sistem Deteksi Dini Berbasis Sensor Adaptif di Indonesia”. Gagasan tersebut lahir dari tingginya kasus diabetic foot ulcer atau luka kaki diabetik yang sering terlambat terdeteksi akibat neuropati perifer dan berpotensi menyebabkan amputasi pada penderita diabetes.

Menurutnya, alat pemantauan tekanan kaki yang tersedia saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan, seperti harga yang relatif mahal, hanya tersedia di fasilitas klinik tertentu, serta belum dirancang sesuai dengan kondisi infrastruktur kesehatan di Indonesia. Padahal, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia.

Melalui inovasi tersebut, Candra menawarkan konsep Insole Adaptif Multisensor Terintegrasi (IAMT), yaitu insole pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau risiko luka kaki diabetik secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan sensor tekanan plantar, sensor suhu kaki, sensor kelembapan, serta akselerometer untuk membaca pola aktivitas pengguna sehingga mampu menghasilkan analisis risiko yang lebih komprehensif dibandingkan teknologi konvensional.

Selain itu, inovasi tersebut juga memanfaatkan teknologi edge computing yang memungkinkan data dianalisis langsung melalui mikrokontroler pada perangkat. Dengan demikian, sistem mampu memberikan peringatan dini secara instan tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet. Pendekatan ini dinilai relevan untuk diterapkan di berbagai wilayah Indonesia yang masih memiliki keterbatasan akses digital.

Tidak hanya itu, sistem IAMT dirancang agar dapat terintegrasi dengan layanan kesehatan digital nasional, termasuk ekosistem SATUSEHAT, sehingga tenaga medis dapat melakukan pemantauan pasien secara jarak jauh melalui sistem rekam medis digital.

Salah satu fokus utama inovasi ini ialah menghadirkan solusi teknologi kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Rahadian mengusulkan penggunaan sensor ekonomis namun tetap akurat, mikrokontroler berbiaya rendah, desain modular, serta produksi lokal melalui kolaborasi perguruan tinggi dan industri nasional. Dengan pendekatan tersebut, inovasi ini diharapkan mampu menghadirkan smart insole dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan produk impor dari luar negeri.

Rahadian mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang berhasil diraih. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi validasi bahwa gagasan yang saya angkat memiliki relevansi nyata dalam menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut membuktikan inovasi teknologi dapat lahir melalui kolaborasi lintas bidang ilmu. “Sebagai mahasiswa Sistem Informasi, pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat lahir dari kolaborasi lintas bidang. Prestasi ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk terus mengembangkan ide ini agar tidak berhenti sebagai artikel konseptual, tetapi dapat diwujudkan menjadi prototipe nyata yang nantinya dapat dipamerkan dan diimplementasikan,” tambahnya.

Ke depan, Rahadian berencana melanjutkan pengembangan inovasinya melalui pembuatan prototipe fisik, validasi sensor, pembangunan dashboard pemantauan, hingga integrasi dengan sistem kesehatan digital nasional.

Ia berpesan, “Ilmu yang dipelajari tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus dimanfaatkan untuk membantu orang lain. Saya percaya mahasiswa tidak perlu menunggu menjadi ahli untuk mulai berinovasi. Berani memulai, konsisten belajar, dan terus mengembangkan ide adalah kunci untuk menghasilkan karya yang berdampak nyata,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-torehkan-prestasi-nasional-melalui-inovasi-smart-insole-berbasis-IoT-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-03 11:21:052026-06-03 11:21:05Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional

Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Predikat Best Speaker dalam Debat Mahasiswa Nasional

03/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Prodi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih best speaker dalam debat mahasiswa Nasional (Foto. Andika)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Muhamad Andika, mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAD, berhasil meraih predikat Best Speaker atau pembicara terbaik ke-7 dalam ajang Debat Mahasiswa Lintas Nusantara Parlementer Asia Tingkat Nasional.

Kompetisi tersebut diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada 16-17 Mei 2026 oleh Argumentum bekerja sama dengan School of Economics and Finance ITB. Tim debat UAD diketuai oleh Wiga Sarah Putri dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023, dengan anggota Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris angkatan 2024 dan Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri angkatan 2024.

Andika mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil diraih. “Saya sangat bahagia bisa memperoleh predikat Best Speaker dalam ajang Debat Mahasiswa Lintas Nusantara Parlementer Asia tingkat nasional. Hal ini menjadi pencapaian luar biasa dan membanggakan bagi diri saya pribadi,” ujarnya.

Dalam mempersiapkan kompetisi, Andika secara konsisten mengasah kemampuan debat melalui latihan rutin bersama mahasiswa lintas universitas di Indonesia secara daring. Menurutnya, proses latihan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan menyusun argumentasi dan mempertajam analisis terhadap mosi debat.

Ia menjelaskan bahwa strategi tim dalam membangun argumentasi dilakukan melalui kerja sama yang intensif antarpembicara. “Kami saling membantu menyusun argumentasi sesuai mosi yang diperoleh dan menyampaikannya berdasarkan urutan pembicara. Setelah itu, kami melakukan evaluasi terhadap poin-poin yang belum tersampaikan agar argumentasi yang dibangun semakin kuat dan jelas,” jelasnya.

Meski demikian, Andika mengaku terdapat berbagai tantangan selama perlombaan berlangsung, salah satunya memahami karakter dan perspektif dewan juri yang berbeda-beda dalam menafsirkan mosi debat. Selain itu, tim lawan juga kerap menggunakan argumentasi serupa sehingga peserta harus mampu mempertahankan klaim yang telah dibangun.

Salah satu momen yang paling berkesan baginya terjadi pada ronde ketiga dengan mosi “Indonesia harus memprioritaskan ekspor budaya”. Dalam ronde tersebut, perdebatan berlangsung sangat dinamis karena masing-masing tim saling mempertahankan argumentasi yang diajukan. “Walaupun terdapat perbedaan pandangan dari juri, kami tetap bersemangat dan terus memberikan performa terbaik di setiap ronde,” katanya.

Andika berharap dapat terus meningkatkan kemampuan debat dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya. Ia berpesan, “Semoga mahasiswa UAD semakin terbuka untuk mengembangkan kemampuan dalam menyampaikan argumentasi sekaligus belajar mendengarkan pendapat orang lain,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-best-speaker-dalam-debat-mahasiswa-Nasional-Foto.-Andika-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-03 10:27:542026-06-03 10:27:54Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Predikat Best Speaker dalam Debat Mahasiswa Nasional

Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath

01/06/2026/in Prestasi /by Ard

Sobar Mubarokah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi nasional melalui inovasi ThinkMath (Foto. Sobar)

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Sobar Mubarokah, mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), di tingkat nasional. Pada rangkaian Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD pada 9 April-16 Mei 2026, ia berhasil meraih Juara II Kategori Penulisan Artikel dan Juara I Kategori Presentasi pada subtema Teknologi Kelas G. Kompetisi tersebut diikuti oleh 43 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Prestasi tersebut diraih melalui gagasan inovatif bertajuk “ThinkMath: Inovasi Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Visualisasi untuk Krisis Pemahaman Konsep”. Inovasi ThinkMath hadir sebagai solusi terhadap rendahnya pemahaman konsep matematika siswa akibat pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan dan kurang kontekstual.

Dalam pengembangannya, Sobar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual yang dipadukan dengan teknologi pendidikan untuk menciptakan proses belajar matematika yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya berfokus pada hafalan rumus, tetapi juga diajak memahami konsep matematika melalui visualisasi dan penerapan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, ThinkMath dilengkapi berbagai fitur interaktif yang dirancang untuk membantu siswa memahami konsep secara bertahap, melatih proses berpikir, serta meningkatkan pemahaman konsep secara mendalam.

Sobar mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil diraih tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena diberikan kesempatan mengikuti perlombaan penulisan artikel ilmiah dan memperoleh Juara II kategori penulisan artikel serta Juara I kategori presentasi. Pencapaian ini sangat berkesan karena artikel yang saya bawakan mengangkat gagasan ThinkMath sebagai inovasi pembelajaran matematika interaktif,” ujarnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi salah satu momen berharga, terlebih diraih di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. “Di tengah tugas kuliah, praktikum, dan berbagai kegiatan lainnya, saya belajar untuk tetap mengatur waktu, terus berproses, dan mengusahakan hal-hal baik semampu saya,” tambahnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba berbagai peluang pengembangan diri. “Sesibuk apa pun kegiatan kita dan seberat apa pun proses yang dijalani, jangan takut untuk mencoba mengambil peluang. Tidak perlu terlalu memikirkan hasil akhirnya terlebih dahulu, karena yang terpenting adalah berani memulai dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Insyaallah, setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik tidak akan pernah sia-sia,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sobar-Mubarokah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-nasional-melalui-inovasi-ThinkMath-Foto.-Sobar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-01 10:00:232026-06-02 10:40:05Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath

Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional

30/05/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Prodi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional (Foto. Niati)

Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim delegasi UAD berhasil meraih Juara III dalam ajang Civil Debate Competition yang diselenggarakan oleh USHP Universitas Janabadra Yogyakarta pada 27-29 April 2026.

Tim debat tersebut diketuai oleh Niati Wulandari bersama dua anggota lainnya, yakni Rizkha Dhea Anandha dan Tya Permatasari. Dalam kompetisi tersebut, para peserta dituntut untuk menguasai isu-isu hukum yang kompleks dan aktual, khususnya terkait negara, korporasi, dan kedaulatan dalam perspektif hukum perdata.

Atas pencapaian tersebut, tim mengaku merasa sangat bersyukur dan bangga karena berhasil membawa nama baik UAD di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi di Indonesia. “Perasaan kami tentu sangat bersyukur, bangga, dan lega. Perjalanan  untuk mencapai posisi Juara III di tingkat nasional ini tidak mudah karena kami harus bersaing dengan talenta-talenta hebat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Rizkha.

Mereka menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan persiapan intensif yang dilakukan menjelang perlombaan. Meskipun mendaftar pada hari terakhir penutupan pendaftaran, tim tetap memaksimalkan persiapan melalui penguatan riset literatur, simulasi debat internal, serta pembahasan berbagai isu kontemporer yang berkaitan dengan mosi debat.

Selain itu, tim juga mempersiapkan strategi argumentasi dengan menggunakan metode AREL (Assertion, Reasoning, Evidence, Link-back) secara disiplin. Metode tersebut membantu tim dalam menyusun argumen yang sistematis, logis, serta didukung data dan dasar hukum yang kuat.

“Kami memastikan setiap argumen memiliki analisis yang jelas, didukung bukti konkret, dan tetap relevan dengan amanat mosi,” tandas Tya.

Selama perlombaan berlangsung, tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah ketika harus menghadapi interupsi atau Point of Information (POI) dari lawan debat secara tiba-tiba. Situasi tersebut menuntut peserta untuk tetap tenang, berpikir cepat, serta mampu memberikan sanggahan tanpa merusak struktur argumentasi yang telah dibangun.

Meski demikian, pengalaman paling berkesan justru terjadi pada babak penentuan juara. Saat itu, tim mendapatkan posisi pro pada mosi yang bukan menjadi zona nyaman mereka sehingga harus menyusun strategi dan sudut pandang baru dalam waktu singkat.

“Momen itu sangat menegangkan sekaligus seru karena kami harus benar-benar saling mendukung satu sama lain. Yang paling membuat kami terkejut adalah saat pengumuman perebutan Juara III,” ungkap Niati.

Keberhasilan tersebut tidak membuat tim cepat berpuas diri. Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, public speaking, serta analisis hukum dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kami ingin terus berkembang dan semoga pada kompetisi berikutnya bisa membawa pulang juara pertama serta terus mengharumkan nama almamater Universitas Ahmad Dahlan,” tambahnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Hukum-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-III-Civil-Debate-Competition-Tingkat-Nasional-Foto.-Niati.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-30 08:00:392026-06-02 09:42:07Mahasiswa Hukum UAD Raih Juara III Civil Debate Competition Tingkat Nasional

Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 2026

26/05/2026/in Prestasi /by Ard

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) borong medali di 1st Muhammadiyah Games 2026 (Foto. Tapak Suci UAD)

Kontingen Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat. Dalam kompetisi nasional yang digelar di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Kamis-Ahad, 14-17 Mei 2026 tersebut, para atlet UAD tampil dominan dengan membawa pulang rentetan medali.

Prestasi tertinggi dipersembahkan oleh Erlin Maytonika Pritama (PGSD) yang sukses menyabet Juara 1 di Kelas A putri. Selain itu, medali perak berhasil diamankan oleh Rizki Bhahari (Bisnis Jasa Makanan) di Kelas A putra, Dziqriya Lissaada (Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia) di kategori Seni tunggal tangan kosong, serta Muhammad Fikria Izzudin (Bimbingan dan Konseling) di Kelas H Putra.

Pundi-pundi medali perak UAD semakin bertambah lewat aksi Ahmad Faisal Rahman (Ilmu Hukum) yang meraih Juara 2 di Kelas I putra. Kontingen UAD juga tampil perkasa di jajaran Juara 3 yang diraih oleh Andika Marhatin Putra (PVTE) di Kelas C putra, Sabil Isan Permana (Perbankan Syariah) di Kelas D Putra, Nabil Musaffa (Manajemen) di Kelas G putra, serta Padma Dwi Latifa (Akuntansi) di Kelas E putri.

Kekompakan tim UAD juga teruji pada kategori beregu setelah sukses mengamankan posisi Juara 3 pada Kelas Bebas Beregu. Kategori bergengsi ini berhasil dimenangkan oleh kerja sama solid dari Muhammad Fikria Izzudin (Bimbingan dan Konseling), Ahmad Faisal Rahman (Ilmu Hukum), Nabil Musaffa (Manajemen), Catur Fauzan Hidayatullah (Pendidikan Agama Islam), dan Muhammad Narendra Wibowo.

Ketua Tapak Suci UAD, Sabil Isan Permana, mengungkapkan bahwa keberhasilan memborong medali ini merupakan buah dari komitmen perkuliahan dan latihan yang seimbang. Pihak universitas memberikan fasilitas penuh mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga nutrisi demi memastikan para atlet putra dan putri dapat berlaga dengan performa maksimal.

Meskipun belum berhasil keluar sebagai juara umum, pencapaian ini menjadi evaluasi berharga bagi tim pelatih untuk mempersiapkan mental atlet di kejuaraan besar berikutnya. Sabil menegaskan bahwa Tapak Suci UAD akan segera memperketat program latihan guna menyongsong target turnamen terdekat. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tapak-Suci-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-borong-medali-di-1st-Muhammadiyah-Games-2026-Foto.-Tapak-Suci-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 11:08:292026-05-26 11:08:29Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

22/05/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional (Foto. Mawar)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim delegasi UAD berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia Mahasiswa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura Pontianak pada 2-5 Mei 2026.

Kompetisi tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan, dimulai dari babak prelim secara daring yang terdiri atas tiga ronde, dilanjutkan seleksi quarter final, hingga babak semifinal dan grand final yang dilaksanakan secara langsung di Universitas Tanjungpura Pontianak.

Tim UAD diketuai oleh Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris angkatan 2024 bersama dua anggota lainnya, yakni Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri angkatan 2024 dan Shania Ayu Salsabila dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024.

Atas pencapaian tersebut, tim mengaku bersyukur dan bahagia karena berhasil membawa nama baik UAD di ajang nasional.N“Alhamdulillah kami merasa senang bisa mendapatkan Juara II di ajang Lomba Debat Bahasa Indonesia Mahasiswa Tingkat Nasional,” ujar Shania.

Dalam mempersiapkan kompetisi, tim melakukan latihan secara rutin melalui kegiatan sparing debat serta evaluasi menyeluruh setelah sesi latihan maupun setelah setiap ronde perlombaan selesai dilaksanakan. Persiapan tersebut dilakukan untuk memperkuat kemampuan argumentasi, kerja sama tim, serta strategi debat.

Mengusung tema “Cerdas Berpikir, Berani Mengukir”, kompetisi ini menuntut peserta untuk mampu berpikir kritis dan menyampaikan argumentasi secara sistematis. Tim UAD pun memiliki strategi khusus dalam memahami dan menyusun argumen selama perlombaan berlangsung. “Kami memahami terlebih dahulu kata kunci dari mosi, kemudian membagi tugas kepada masing-masing pembicara untuk menyusun kasus. Setelah itu, pada lima menit terakhir kami berdiskusi bersama untuk menyelaraskan seluruh argumentasi agar lebih kuat saat dibawakan dalam debat,” jelas Andika.

Selama perlombaan berlangsung, tim mengaku tidak menghadapi hambatan yang terlalu besar. Mereka percaya bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan capaian yang baik.

Salah satu momen paling berkesan bagi tim adalah ketika berhasil masuk ke babak breaking team setelah menyelesaikan tiga ronde awal dengan mengungguli hampir 30 universitas dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya itu, tim juga berhasil meraih peringkat pertama pada babak quarter final hingga melaju ke semifinal dan grand final.

Selain memperoleh prestasi, kompetisi tersebut juga memberikan pengalaman berharga bagi tim, terutama dalam memperluas relasi dengan peserta dari berbagai universitas serta menjalin kedekatan dengan panitia penyelenggara.

Ke depan, tim berharap dapat terus meningkatkan kemampuan debat, berpikir kritis, serta keterampilan menyampaikan argumentasi secara lebih baik. Mereka juga menargetkan mampu meraih Juara I pada kompetisi-kompetisi selanjutnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-UAD-Raih-Juara-II-Lomba-Debat-Bahasa-Indonesia-Tingkat-Nasional-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-22 12:41:062026-05-22 12:41:06Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 2026

11/05/2026/in Prestasi /by Ard

Dara Safina Darmayana mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara 3 Lomba Qiroatus Syi’ir pada AWFest #8 (Foto. Dara)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dara Safina Darmayana, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam ajang bergengsi Lomba Qiroatus Syi’ir pada perlombaan Arabic World Festival (AWFest) #8. Kompetisi internasional ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UAD yang berlangsung pada akhir April 2026.

Dara mengaku sempat merasa terkejut dan tidak menyangka akan membawa pulang gelar juara setelah melihat kualitas penampilan para pesaingnya. “Perasaan saya tentunya yang pertama ialah rasa syukur dan kaget plus bahagia karena tidak menyangka akan mendapatkan juara, melihat banyaknya peserta yang sudah berpengalaman,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Untuk mempersiapkan penampilannya, Dara meluangkan waktu latihan intensif selama kurang lebih satu minggu agar bisa tampil maksimal. Ia juga menjelaskan bahwa kunci utama penghayatannya yang memukau di atas panggung adalah dengan mendalami makna melalui pembacaan terjemahan syair secara mendalam.

Tantangan terbesar yang dihadapi Dara selama kompetisi bukanlah teknis, melainkan perjuangan melawan rasa kurang percaya diri saat melihat performa peserta lain. Meskipun sempat merasa insecure, ia berhasil mengatasi tekanan tersebut dan menunjukkan bahwa fokus pada energi positif diri sendiri adalah kunci kesuksesan di panggung.

Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh orang tua, keluarga, serta bimbingan intensif dari dosen pendamping yang terus memotivasi di sela kesibukan mengajar. “Dosen pembimbing saya tidak pernah bosan dalam melatih saya belajar syair, di sela kesibukan beliau mengajar dan lainnya,” ungkapnya.

Di akhir sesi wawancara, Dara berpesan agar mahasiswa UAD lainnya tidak takut menjadikan kompetisi sebagai sarana pembelajaran tanpa memandang menang atau kalah. Ia menekankan bahwa energi positif dan rasa percaya diri akan membantu setiap orang untuk terus berkembang dan menambah ilmu melalui setiap kesempatan yang ada. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dara-Safina-Darmayana-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-3-Lomba-Qiroatus-Syiir-pada-AWFest-8-Foto.-Dara.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-11 09:17:302026-05-11 09:17:30Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 2026

Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026

04/05/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Bola Voli Putra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026 (Foto. UKM Voli UAD)

Tim bola voli putra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026. Turnamen kompetitif ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) yang berlokasi di Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kompetisi antarperguruan tinggi ini berlangsung pada 14–18 April 2026, diikuti oleh berbagai kampus swasta di wilayah Yogyakarta. Pada kategori tim putra, persaingan berlangsung sengit dengan keikutsertaan sejumlah institusi, seperti UII, UKRIM, UAD A, UAD B, Universitas Terbuka, Unjaya, Instiper, UMY, LPP, UIN, dan Atma Jaya. Sementara itu, pada kategori putri, peserta terdiri atas perwakilan dari Unjaya, Unrio, UAD, UII, Unisa B, Uniss A, UKRIM, serta Instiper.

Keberhasilan tim UAD meraih posisi ketiga di ajang bergengsi ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan strategi yang matang di lapangan. Pihak perwakilan tim mengungkapkan bahwa soliditas dan mentalitas pantang menyerah menjadi kunci utama mereka dalam menghadapi setiap pertandingan.

“Tips utama kami untuk meraih juara adalah selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target yang dituju, tetap menjaga semangat, serta yang paling krusial adalah menjaga komunikasi yang baik antarpemain di lapangan,” ungkap perwakilan tim bola voli putra UAD.

Selain faktor internal keluwesan dan kekompakan antarpemain, pencapaian gemilang ini juga didukung penuh oleh berbagai pihak. Dukungan moril terus mengalir dari tim-tim UAD lainnya, jajaran pembina, serta pelatih. Bahkan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., turut menyempatkan diri hadir secara langsung di lokasi pertandingan untuk memberikan suntikan semangat kepada tim yang tengah berlaga. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Bola-Voli-Putra-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-3-di-Ajang-Immanuel-Trans-X-FEBI-Cup-2026-Foto.-UKM-Voli-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 11:10:502026-05-04 11:10:50Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026

Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #3

04/05/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #3 (Foto. Septi)

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh kader Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang bergengsi Bandung Essay Competition #3. Delegasi tangguh yang terdiri atas Muhammad Fauzan Anwar (Program Studi Informatika angkatan 2024), Nadin Okta Maema (Program Studi Teknik Kimia angkatan 2023), dan Anisa Nur Amanah (Program Studi Teknologi Pangan angkatan 2024) sukses membawa pulang penghargaan medali perunggu (bronze medal).

Kompetisi tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI) yang bekerja sama dengan Politeknik TEDC Bandung pada Sabtu hingga Minggu, 11–12 April 2026 di Bandung. Ajang ini merupakan kompetisi yang menantang kreativitas dan kemampuan mahasiswa dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Para peserta diminta untuk menyusun ide serta karya terbaik mereka, yang kemudian dipresentasikan secara langsung di hadapan dewan juri.

Keberhasilan meraih medali perunggu ini menjadi bukti nyata bahwa keaktifan berorganisasi di PK IMM FTI bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi akademik. Meskipun memiliki jadwal perkuliahan yang padat dan tanggung jawab organisasi yang besar, tim tetap tampil konsisten melalui manajemen waktu yang disiplin, penentuan skala prioritas, serta kerja sama yang solid dalam berbagi tugas.

“Bagi kami, sibuk bukan alasan untuk berhenti berkembang, justru jadi tantangan untuk bisa lebih disiplin,” ungkap perwakilan delegasi saat menjelaskan motivasinya dalam menjaga keseimbangan antara organisasi dan prestasi.

Dukungan penuh dari lingkungan IMM FTI diakui sangat berpengaruh dalam pencapaian ini. Nilai-nilai ke-IMM-an, seperti semangat belajar dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi orang lain, menjadi pendorong utama bagi mereka. Melalui torehan prestasi ini, mereka berharap dapat memotivasi rekan mahasiswa lainnya untuk tidak takut mencoba hal baru dan tetap semangat berkarya meski memikul tanggung jawab organisasi yang padat. Mereka meyakini bahwa usaha yang dijalani dengan sungguh-sungguh dan niat yang kuat pasti akan membuahkan hasil yang manis pada waktunya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-Bronze-Medal-di-Bandung-Essay-Competition-3-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 10:05:362026-05-04 10:05:36Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #3
Page 6 of 77«‹45678›»

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru26/08/2026
  • Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh26/08/2026
  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top