• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok

12/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara nasional lewat penelitian fenomena toxic relationship di TikTok (Foto. Farid)

Fenomena romantisasi perilaku toxic dalam hubungan yang marak di media sosial mengantarkan Farid Bagaskara, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih Juara I Artikel Terbaik Kategori Sosial Budaya Kelas C pada Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD.

Farid mengangkat karya ilmiah berjudul “Implikatur dan Konstruksi Makna Romantisasi Hubungan Toxic dalam Wacana TikTok: Kajian Pragmatik Kritis”. Penelitian tersebut mengkaji bagaimana berbagai perilaku yang sebenarnya tergolong tidak sehat dalam sebuah hubungan justru sering dimaknai sebagai bentuk romantisme di media sosial. Salah satu contoh yang ditemukan adalah perilaku posesif yang kini kerap dianggap sebagai bukti cinta dan perhatian pasangan.

Melalui pendekatan pragmatik kritis, Farid menganalisis makna tersirat di balik berbagai konten TikTok yang menampilkan hubungan romantis. Penelitian ini berupaya menjelaskan bagaimana konstruksi makna tersebut terbentuk dan mengapa sebagian pengguna media sosial menganggap perilaku toxic sebagai sesuatu yang wajar bahkan ideal dalam hubungan.

Farid mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang berhasil diraih. “Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga bisa meraih penghargaan ini. Di tengah berbagai kesibukan yang sedang dijalani, saya masih diberikan kesempatan untuk berprestasi dan mendapatkan juara dalam kompetisi ini,” ujarnya.

Ia berpesan, “Cobalah semua kesempatan yang ada. Kalaupun gagal, setidaknya itu bisa menjadi pembelajaran. Namun jika berhasil, pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Melalui penelitian ini, Farid berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih kritis dalam memahami konten media sosial serta tidak mudah menormalisasi perilaku yang berpotensi merugikan dalam sebuah hubungan. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa kajian bahasa dan budaya memiliki peran penting dalam membaca serta mengkritisi fenomena sosial yang berkembang di era digital. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-nasional-lewat-penelitian-fenomena-toxic-relationship-di-TikTok-Foto.-Farid.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-12 09:24:512026-06-12 09:24:51Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok

Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

11/06/2026/in Prestasi /by Ard

Ari Maskuri mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi nasional dari teliti pemulihan ekonomi pascabencana (Foto. Ari)

Isu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana menjadi perhatian yang diangkat oleh Ari Maskuri, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui karya ilmiahnya, Ari berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik kategori Ekonomi Kelas B dan Juara III Presenter Terbaik kategori Ekonomi Kelas B.

Pada kompetisi tersebut, Ari mengangkat karya ilmiah berjudul “Pengaruh Bencana Alam terhadap Perekonomian Masyarakat: Analisis Kerentanan Pesisir dan Pemulihan Ekonomi di Provinsi Jawa Tengah”. Penelitian tersebut menganalisis dampak bencana alam terhadap kondisi ekonomi masyarakat di beberapa wilayah Jawa Tengah, seperti Pekalongan, Semarang, Demak, dan Klaten.

Dalam penelitiannya, Ari menyoroti wilayah pesisir seperti Pekalongan, Semarang, dan Demak yang rentan mengalami bencana banjir rob, sedangkan Kabupaten Klaten menjadi wilayah kajian akibat dampak gempa bumi yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Fokus utama penelitian ini adalah melihat efektivitas upaya pemulihan ekonomi masyarakat setelah terdampak bencana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan finansial dan pembangunan infrastruktur yang diberikan pemerintah cenderung berjalan lebih lambat dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat terdampak yang mendapatkan pendampingan berupa pelatihan keterampilan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dinilai lebih cepat mampu memulihkan aktivitas ekonominya.

Melalui kajian tersebut, Ari menegaskan bahwa proses pemulihan ekonomi pascabencana tidak cukup hanya mengandalkan bantuan materi dan perbaikan fisik semata. Menurutnya, diperlukan pendampingan yang berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas masyarakat agar proses pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat dan mandiri.

Ari mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih dalam kompetisi tersebut. “Rasanya sangat senang karena bisa meraih dua juara sekaligus, yaitu juara artikel dan presenter. Dibutuhkan usaha yang besar dalam menyusun artikel maupun presentasi, sehingga pencapaian ini menjadi hasil yang sangat berharga bagi saya,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran penting dalam mengembangkan kemampuan menulis dan komunikasi ilmiah. “Walaupun sudah menjadi juara, saya merasa masih banyak hal yang harus diperbaiki. Saya juga belajar bahwa penyampaian ide dalam presentasi harus lugas dan terarah. Sebab, meskipun tulisan kita bagus, jika penyampaiannya kurang baik maka maknanya tidak akan tersampaikan secara maksimal,” tambahnya.

Ia menambahkan, “Jangan berhenti untuk berkarya, baik secara tulisan maupun lisan. Sebab, kenangan yang akan terus hidup dan membekas adalah tulisan serta ucapan yang dapat diingat oleh banyak orang hingga nanti,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ari-Maskuri-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-nasional-dari-teliti-pemulihan-ekonomi-pascabencana-Foto.-Ari.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-11 09:20:522026-06-11 09:20:52Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional

11/06/2026/in Prestasi /by Ard

Inovasi kuliner sehat mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sabet penghargaan di kompetisi nasional (Foto. Wahyu)

Inovasi pangan sehat berbasis nabati berhasil mengantarkan Wahyu Sutrimo, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Pada kompetisi tersebut, Wahyu berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik dan Juara Harapan III Presenter Terbaik pada Kategori Kesehatan Kelas H.

Dalam kompetisi tersebut, Wahyu mengangkat karya ilmiah berjudul “Bakso Fungsional Tempe dan Jamur: Solusi Pemenuhan Gizi Seimbang dan Pencegahan Defisiensi Nutrisi Nabati”. Inovasi tersebut berupa produk bakso nabati berbahan dasar tempe, jamur tiram, jamur kuping, dan wortel yang ditujukan sebagai alternatif pangan sehat dengan kandungan gizi seimbang.

Wahyu menjelaskan bahwa ide inovasi tersebut berasal dari proyek mata kuliah yang pernah dikerjakannya pada semester tiga. Menurutnya, produk tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena sejalan dengan meningkatnya tren konsumsi makanan vegetarian di masyarakat.

Produk bakso yang dikembangkan dikategorikan sebagai makanan vegetarian karena masih menggunakan putih telur dalam proses pembuatannya. Hal tersebut berbeda dengan konsep vegan yang sama sekali tidak menggunakan bahan hewani. Selain menawarkan alternatif pangan sehat, inovasi ini juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi nabati masyarakat.

Dalam proses pengembangannya, produk tersebut telah melalui uji organoleptik sebanyak dua kali dengan melibatkan 30 panelis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tekstur bakso nabati yang dihasilkan memiliki karakteristik yang hampir menyerupai bakso daging pada umumnya. Selain itu, Wahyu juga telah melakukan uji ANOVA untuk mendukung validitas penelitian dan saat ini tengah melanjutkan proses pengujian ketahanan atau masa simpan produk.

Wahyu mengaku tidak menyangka dapat meraih dua penghargaan sekaligus dalam kompetisi tersebut karena pada saat yang sama dirinya juga sedang fokus menjalani Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). “Saya senang sekali karena benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan juara. Waktu itu saya sedang fokus juga dengan kegiatan P2MW dan saat presentasi pun saya menjalaninya dengan sederhana. Namun saat pengumuman, alhamdulillah bisa mendapatkan dua penghargaan sekaligus,” ujarnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi pangan berbasis kesehatan dan kewirausahaan.

Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa lain agar aktif mengikuti berbagai kompetisi yang diselenggarakan kampus. “Kalau ada lomba dari Bimawa, coba saja ikut. Saya yakin semua punya peluang untuk mendapatkan juara asalkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Selain menambah pengalaman, prestasi seperti ini juga bermanfaat untuk pengembangan diri dan pengisian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-kuliner-sehat-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sabet-penghargaan-di-kompetisi-nasional-Foto.-Wahyu.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-11 09:09:232026-06-11 09:09:23Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional

Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition

10/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih tiga penghargaan pada lomba bertaraf nasional (Foto. Mawar)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEKTA) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Andalas  (UNAND), tim UAD berhasil meraih Juara I Best Idea, Juara I Business Plan, dan Gold Medal Business Plan.

Kompetisi yang berlangsung di Universitas Andalas, Padang, pada 22-25 Mei 2026 tersebut diikuti oleh berbagai mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia. Tim UAD terdiri atas Rizal Agus Setiawan dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan sebagai ketua tim, Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris, serta Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri.

Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif berjudul “MUSHPATTY: Inovasi Produk Meat Analog dengan Memanfaatkan Ampas Tahu Difortifikasi Edible Mushroom dan Serealia Menggunakan Teknologi Enzimatis Microbial Transglutaminase (MTG)”. Inovasi ini menawarkan alternatif pangan berkelanjutan berupa patty nabati yang memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan utama, kemudian diperkaya dengan jamur tiram, jamur kuping, kacang koro benguk, kacang koro padang, dan kacang merah.

Melalui pemanfaatan limbah industri tahu yang selama ini kurang termanfaatkan, MUSHPATTY hadir sebagai produk meat analog yang memiliki nilai gizi tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limbah pangan. Penggunaan teknologi enzimatis Microbial Transglutaminase (MTG) juga menjadi nilai tambah karena mampu memperbaiki tekstur dan karakteristik produk sehingga menyerupai produk berbasis daging.

Ketua tim, Rizal Agus Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang berhasil diraih. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa meraih tiga penghargaan sekaligus. Tentunya kami juga terharu karena seluruh usaha dan proses yang telah dilalui akhirnya terbayarkan dengan hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Di balik keberhasilan tersebut, tim menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengatur waktu persiapan. Beberapa anggota tim diketahui masih mengikuti kompetisi lain sehingga proses penyusunan karya harus dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, pada tahap final hanya satu anggota tim yang dapat hadir secara langsung di Padang untuk melakukan presentasi.

“Tantangan terbesar kami adalah pembagian waktu karena masing-masing anggota memiliki kesibukan dan kompetisi yang berbeda. Selain itu, kami hanya dapat mengirimkan satu perwakilan untuk melakukan presentasi secara langsung yaitu Farid Bagaskara. Namun, alhamdulillah hasil yang diperoleh tetap sesuai harapan meskipun sempat terjadi beberapa kendala komunikasi selama persiapan,” jelas Rizal.

Sementara itu, Farid Bagaskara mengaku kompetisi ini memberikan pengalaman berharga karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba di bidang business plan sekaligus pertama kali bepergian sendiri ke luar Pulau Jawa untuk mengikuti kompetisi. “Awalnya saya cukup ragu dan takut jika hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, pengalaman bertemu peserta dari berbagai daerah dan perguruan tinggi lain menjadi hal yang sangat berkesan. Alhamdulillah, hasil yang diperoleh juga sangat memuaskan,” ungkapnya.

Tim berharap inovasi MUSHPATTY dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pangan sehat dan berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah pangan.

Kepada mahasiswa lain, Bagas berpesan agar tidak takut mencoba berbagai peluang yang ada. “Jika kalian ragu, coba saja terlebih dahulu. Gagal itu urusan belakangan, tetapi kesempatan tidak selalu datang dua kali. Carilah lingkungan yang positif agar dapat saling memotivasi dan mendorong diri menjadi lebih baik ke depannya,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-tiga-penghargaan-pada-lomba-bertaraf-nasional-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 09:41:072026-06-10 09:41:07Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition

Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 2026

09/06/2026/in Prestasi /by Ard

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara II riset terbaik pada SILASMA 2026 (Foto. Perpustakaan UAD)

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ana Pujiastuti, M.A., berhasil meraih Juara 2 Kategori Riset Terbaik dalam ajang Silaturahmi Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (SILASMA) 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (FPPTMA) pada 3–5 Juni 2026 di Universitas Muhammadiyah Semarang.

Prestasi tersebut diraih melalui penelitian berjudul “Kompetensi Pustakawan dalam Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah”.

Dalam proses persiapannya, Ana melakukan peninjauan kembali terhadap riset yang telah dipublikasikan untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria penilaian lomba. Menurutnya, tantangan utama dalam kompetisi tersebut adalah menyajikan hasil penelitian secara ringkas, namun tetap mampu menunjukkan kebaruan, kualitas ilmiah, serta manfaat penelitian bagi pengembangan perpustakaan.

“Proses ini juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kembali kontribusi penelitian yang telah saya lakukan,” ungkap Ana.

Atas pencapaian tersebut, Ana mengaku sangat bersyukur dan senang. Penghargaan yang diraih menjadi motivasi baginya untuk terus melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, meneliti, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Selain itu, saya berharap semakin banyak pustakawan yang terdorong untuk menulis dan mempublikasikan hasil penelitiannya sebagai kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan institusi,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi pustakawan UAD dalam mendukung pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pustakawan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-II-riset-terbaik-pada-SILASMA-2026-Foto.-Perpustakaan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 10:08:002026-06-09 10:08:00Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning

09/06/2026/in Prestasi /by Ard

Isna Rodiana Binti Munawaroh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara nasional dari teliti Duolingo (Foto. Mawar)

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa menjadi topik yang mengantarkan Isna Rodiana Binti Munawaroh meraih prestasi pada Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kompetisi yang diikuti oleh 557 peserta dari 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Isna berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik kategori Pendidikan Kelas A dan Juara I Presenter Terbaik kategori Pendidikan Kelas A.

Dalam ajang tersebut, Isna mengangkat artikel ilmiah berjudul “Hubungan Intensitas Penggunaan Duolingo dengan Kemandirian Belajar (Self-Directed Learning) Bahasa Inggris Mahasiswa Non-PBI”. Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara intensitas penggunaan aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo dengan tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang tidak berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan micro-learning yang diterapkan Duolingo, yaitu pembelajaran singkat kurang dari 10 menit setiap hari, mampu membantu mahasiswa membangun kebiasaan belajar secara konsisten. Melalui sistem gamifikasi seperti daily streak, poin penghargaan, dan target harian, mahasiswa terdorong untuk belajar secara mandiri tanpa merasa terbebani.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kemandirian belajar yang terbentuk tidak berhenti pada penggunaan aplikasi semata. Mahasiswa yang aktif menggunakan Duolingo cenderung lebih percaya diri untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui aktivitas lain, seperti menonton film tanpa instruksi khusus, mendengarkan lagu berbahasa Inggris, mencari kosakata baru secara mandiri, hingga mengeksplorasi berbagai sumber belajar digital seperti podcast. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi dapat menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan budaya belajar mandiri yang berkelanjutan.

Isna mengaku proses mengikuti kompetisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena harus membagi waktu dengan berbagai aktivitas akademik pada semester empat. “Tidak semulus biasanya karena di semester empat saya berada pada fase baru yang menuntut banyak hal untuk dikerjakan secara bersamaan. Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menyelesaikan kompetisi dalam waktu yang cukup singkat menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi saya, setiap hal yang sudah dimulai harus diselesaikan dengan usaha terbaik yang bisa diberikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi sarana belajar yang berharga untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dan mempersiapkan diri menghadapi tugas akademik di masa mendatang. “Harapan saya, kompetisi ini dapat menjadi langkah untuk terus berkembang dalam bidang penulisan karya ilmiah, khususnya dalam mempelajari publikasi ilmiah sebagai bekal menghadapi tugas akhir nanti,” tambahnya.

Melalui penelitian tersebut, Isna berharap pemanfaatan platform pembelajaran digital seperti Duolingo dapat semakin mendorong mahasiswa untuk belajar secara mandiri dan memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isna-Rodiana-Binti-Munawaroh-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-nasional-dari-teliti-Duolingo-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 09:58:282026-06-09 09:59:32Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning

Teliti Pengaruh TikTok terhadap Nilai Sosial Mahasiswa, Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

08/06/2026/in Prestasi /by Ard

Filza Azka Syabina mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi nasional dari teliti TikTok (Foto. Filza)

Perkembangan media sosial yang semakin masif di kalangan generasi muda menjadi perhatian yang diangkat oleh Filza Azka Syabina, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui penelitiannya, Filza berhasil meraih Juara III kategori Presenter Terbaik Sosial Budaya Kelas H.

Filza mengangkat karya ilmiah berjudul “Pengaruh Intensitas Paparan Konten TikTok terhadap Perubahan Nilai Sosial Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana intensitas penggunaan TikTok memengaruhi perubahan nilai sosial di kalangan mahasiswa.

TikTok dipilih sebagai objek penelitian karena menjadi salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan generasi muda, baik sebagai sarana hiburan, informasi, edukasi, maupun mengikuti tren yang sedang berkembang. Melalui penelitian tersebut, Filza menemukan bahwa sebagian besar mahasiswa menggunakan TikTok selama satu hingga tiga jam per hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memberikan pengaruh terhadap meningkatnya interaksi virtual, perubahan gaya komunikasi yang mengikuti tren viral, hingga meningkatnya ketertarikan terhadap produk yang dipromosikan melalui media sosial tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti bagaimana TikTok berperan dalam membentuk pola perilaku sosial dan budaya mahasiswa di era digital.

Inovasi utama dari penelitian ini terletak pada upaya memberikan gambaran nyata mengenai peran media sosial sebagai agen perubahan sosial dan budaya di kalangan mahasiswa. Penelitian tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memanfaatkan dampak positifnya untuk menambah wawasan dan kreativitas, sekaligus meminimalkan dampak negatif seperti perilaku konsumtif, individualisme, dan kecenderungan mengikuti budaya viral secara berlebihan.

Filza menyampaikan, “Mendapatkan Juara III menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan dan mengharukan bagi saya. Awalnya saya tidak menyangka penelitian yang saya kerjakan dengan penuh usaha dan berbagai tantangan dapat memperoleh penghargaan,” ujarnya.

Menurutnya, proses penyusunan karya ilmiah tersebut memberikan banyak pelajaran berharga tentang konsistensi dan kepercayaan diri. Ia menambahkan, “Jangan pernah takut mencoba hal baru dan jangan ragu menunjukkan kemampuan yang kalian miliki. Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. Tetap semangat, terus belajar, dan pantang menyerah meskipun menghadapi banyak tantangan,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Filza-Azka-Syabina-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-nasional-dari-teliti-TikTok-Foto.-Filza.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-08 08:38:312026-06-08 08:38:31Teliti Pengaruh TikTok terhadap Nilai Sosial Mahasiswa, Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

05/06/2026/in Prestasi /by Ard

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Prodi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Shaldhan)

Isu kesehatan reproduksi dan kesetaraan peran dalam penggunaan kontrasepsi menjadi perhatian yang diangkat oleh Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui gagasan ilmiah yang inovatif, ia berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara II Presenter Terbaik pada Subtema Kesehatan Kelas G.

Pada kompetisi tersebut, Shaldhan mengangkat karya ilmiah berjudul “Tren Penelitian Global dalam Inovasi dan Penggunaan Kontrasepsi Pria: Sebuah Analisis Bibliometrik”. Penelitian tersebut berfokus pada perkembangan riset global terkait inovasi kontrasepsi pria selama periode 2005–2025.

Melalui artikel ilmiahnya, Shaldhan menyoroti masih rendahnya partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi. Selama ini, beban penggunaan alat kontrasepsi lebih banyak dibebankan kepada perempuan, padahal berbagai metode kontrasepsi wanita memiliki sejumlah dampak dan efek samping terhadap kesehatan. Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai penelitian mengenai pengembangan kontrasepsi pria sebagai alternatif yang lebih setara dan berkelanjutan.

Inovasi yang diangkat dalam penelitian ini berupa analisis bibliometrik terhadap perkembangan tren penelitian kontrasepsi pria secara global. Melalui metode tersebut, Shaldhan memetakan perkembangan publikasi ilmiah, tren inovasi, kolaborasi penelitian, hingga arah pengembangan teknologi kontrasepsi pria dalam dua dekade terakhir.

Menurutnya, pendekatan bibliometrik menjadi cara yang efektif untuk memahami sejauh mana perkembangan penelitian kontrasepsi pria sekaligus mengidentifikasi peluang riset yang masih dapat dikembangkan di masa mendatang. Kajian tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan pria dalam program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Shaldhan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih. “Saya merasa sangat bersyukur bisa meraih juara, apalagi mendapatkan dua penghargaan sekaligus di lomba artikel ini. Awalnya saya mengikuti lomba ini dengan niat mengimplementasikan pemahaman dan kemampuan yang saya peroleh setelah melalui blok penelitian di fakultas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman mengikuti pelatihan sebelumnya turut membantu dalam proses penyusunan artikel ilmiah tersebut. “Berbekal pelatihan sebelumnya, alhamdulillah hasil yang diperoleh cukup memuaskan. Saya juga menjadi tertarik untuk melanjutkan penelitian yang saya angkat dalam lomba ini,” tambahnya.

Shaldhan menambahkan, “Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan mencoba mengikuti lomba. Ketika kita mendaftar, kita akan terdorong untuk menyelesaikannya. Dalam situasi seperti itu, biasanya akan muncul pemikiran-pemikiran kreatif dan inovatif,” tuturnya.

Selain itu, ia menyarankan mahasiswa agar cermat dalam menentukan topik dan metode penelitian pada kompetisi karya ilmiah. Menurutnya, pemilihan isu yang relevan dan memiliki urgensi di masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan karya yang berdampak. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shaldhan-Bayu-Yuska-mahasiswa-Prodi-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 09:55:392026-06-05 09:55:39Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial

05/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Salwa Ovi Safitri raih dua juara nasional dari kajian bahasa di media sosial (Foto. Salwa)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Salwa Ovi Safitri, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UAD, berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara I Presenter Terbaik pada Kategori Sosial Budaya Kelas H.

Salwa mengangkat karya ilmiah berjudul “Analisis Tindak Tutur Sebagai Perlawanan Simbolik: Interaksi Digital SEAblings vs Knetz di Media Sosial X”. Melalui penelitian tersebut, ia mengkaji konflik verbal lintas budaya yang terjadi antara netizen Asia Tenggara (SEAblings) dan netizen Korea Selatan (Knetz) di media sosial X.

Karya tersebut berfokus pada analisis tindak tutur sebagai bentuk perlawanan simbolik dalam komunikasi digital global. Salwa menyoroti bagaimana perbedaan budaya, emosi, dan penggunaan bahasa di ruang digital dapat memicu konflik hingga mengarah pada rasisme digital dan ketegangan komunikasi lintas negara.

Melalui penelitiannya, Salwa menekankan pentingnya peningkatan literasi pragmatik dan literasi digital bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola emosi, memahami konteks bahasa, serta membangun komunikasi global yang sehat di media sosial. Selain itu, ia juga mendorong pengembang platform digital untuk menghadirkan sistem moderasi konten yang lebih sensitif terhadap aspek budaya guna menekan potensi diskriminasi dan ujaran rasis di ruang digital.

Tidak hanya itu, penelitian tersebut juga memberikan rekomendasi bagi akademisi untuk terus mengembangkan kajian mengenai tata kelola komunikasi lintas budaya yang lebih inklusif, harmonis, dan adaptif terhadap perkembangan interaksi digital global.

Salwa menyampaikan “Alhamdulillah, salah satu pencapaian paling berkesan bagi saya tahun ini adalah memenangkan dua kejuaraan sekaligus dalam satu kategori pada kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional. Bersaing dengan mahasiswa hebat dari berbagai latar belakang di Indonesia memberikan perspektif baru bagi saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Bagi saya, setiap tahun adalah target baru untuk bertumbuh. Saat kesempatan itu tiba, ambil langkah kecil tanpa ragu, karena di balik satu langkah itu ada ribuan jalan dan keajaiban yang siap menyambut. Melangkahlah dengan yakin demi masa depan yang pantas kamu dapatkan,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Salwa-Ovi-Safitri-raih-dua-juara-nasional-dari-kajian-bahasa-di-media-sosial-Foto.-Salwa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 09:20:192026-06-05 09:20:19Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial

Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

04/06/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) torehkan prestasi nasional (Foto. Mawar)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Rizal Agus Setiawan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan, berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik dan  Juara III Presenter Terbaik pada Subtema Ekonomi Kelas B.

Pada kompetisi tersebut, Rizal mengangkat karya ilmiah berjudul “Digitalisasi dalam Pengembangan Industri Kuliner Lokal DIY”. Melalui karya tersebut, ia menawarkan inovasi berupa Website Lentera Culture, yaitu platform digital berbasis website yang dirancang untuk memperkenalkan, melestarikan, sekaligus mempromosikan kekayaan kuliner lokal Daerah Istimewa Yogyakarta.

Inovasi tersebut hadir sebagai media informasi dan promosi yang memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam mengenal berbagai makanan khas daerah. Melalui platform Lentera Culture, pengguna dapat mengakses informasi mengenai sejarah kuliner, rekomendasi tempat makan, ulasan produk, hingga informasi pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang kuliner.

Selain sebagai sarana edukasi budaya, website tersebut juga mendukung digitalisasi pemasaran UMKM dengan memperluas jangkauan promosi secara lebih efektif dan modern. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kuliner lokal sekaligus menjaga kelestarian budaya kuliner daerah.

Rizal menyampaikan, “Saya merasa sangat senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan pengalaman baru melalui kompetisi ini. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat membanggakan orang tua dan memberikan motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Jangan takut untuk mencoba dan terus mengembangkan potensi diri. Ikutilah berbagai perlombaan atau kegiatan positif karena dari pengalaman tersebut kita bisa belajar banyak hal, menambah relasi, serta meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Prodi-Bisnis-Jasa-Makanan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-torehkan-prestasi-nasional-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:56:302026-06-04 09:56:30Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional
Page 5 of 77«‹34567›»

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru26/08/2026
  • Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh26/08/2026
  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top