Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Salwa Ovi Safitri raih dua juara nasional dari kajian bahasa di media sosial (Foto. Salwa)
Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Salwa Ovi Safitri, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UAD, berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara I Presenter Terbaik pada Kategori Sosial Budaya Kelas H.
Salwa mengangkat karya ilmiah berjudul “Analisis Tindak Tutur Sebagai Perlawanan Simbolik: Interaksi Digital SEAblings vs Knetz di Media Sosial X”. Melalui penelitian tersebut, ia mengkaji konflik verbal lintas budaya yang terjadi antara netizen Asia Tenggara (SEAblings) dan netizen Korea Selatan (Knetz) di media sosial X.
Karya tersebut berfokus pada analisis tindak tutur sebagai bentuk perlawanan simbolik dalam komunikasi digital global. Salwa menyoroti bagaimana perbedaan budaya, emosi, dan penggunaan bahasa di ruang digital dapat memicu konflik hingga mengarah pada rasisme digital dan ketegangan komunikasi lintas negara.
Melalui penelitiannya, Salwa menekankan pentingnya peningkatan literasi pragmatik dan literasi digital bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola emosi, memahami konteks bahasa, serta membangun komunikasi global yang sehat di media sosial. Selain itu, ia juga mendorong pengembang platform digital untuk menghadirkan sistem moderasi konten yang lebih sensitif terhadap aspek budaya guna menekan potensi diskriminasi dan ujaran rasis di ruang digital.
Tidak hanya itu, penelitian tersebut juga memberikan rekomendasi bagi akademisi untuk terus mengembangkan kajian mengenai tata kelola komunikasi lintas budaya yang lebih inklusif, harmonis, dan adaptif terhadap perkembangan interaksi digital global.
Salwa menyampaikan “Alhamdulillah, salah satu pencapaian paling berkesan bagi saya tahun ini adalah memenangkan dua kejuaraan sekaligus dalam satu kategori pada kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional. Bersaing dengan mahasiswa hebat dari berbagai latar belakang di Indonesia memberikan perspektif baru bagi saya,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Bagi saya, setiap tahun adalah target baru untuk bertumbuh. Saat kesempatan itu tiba, ambil langkah kecil tanpa ragu, karena di balik satu langkah itu ada ribuan jalan dan keajaiban yang siap menyambut. Melangkahlah dengan yakin demi masa depan yang pantas kamu dapatkan,” tuturnya. (Mawar)
