Pentingnya Mentalitas Para Penegak Hukum
“Kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kepolisian sungguh memalukan. Negeri ini mempertontonkan kebodohan seolah-olah tidak mempunyai pemimpin, tidak mempunyai moral. Elite politik di Jakarta telah memperlihatkan itu,” kata Ketua Komisi Yudisial RI, Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (21/2/2015) lalu. Acara yang mengusung tema “Revolusi Mental Penegakan Hukum dan Kontribusinya untuk Pendidikan Hukum” ini diikuti ratusan mahasiswa PPKn. Mereka berasal dari semester 2,4,6, dan 8.
Menurutnya, yang terjadi dalam politik dan hukum terkait kasus KPK dan Polri merupakan contoh nyata dari miskinnya mentalitas positif di Indonesia.
“Penegak hukum harusnya adalah manusia istimewa. Tugas dan tanggung jawabnya tidak sekadar menegakkan aturan-aturan tertulis, tetapi juga menegakkan asas-asas hukum dan nilai-nilai hukum, yaitu kemanusiaan dan keadilan,” lanjutnya.
Tanggung jawab institusi pendidikan hukum tidak hanya membangun kemampuan kognisi, tapi juga afeksi dan psikomotorik. Hal itu untuk mendapatkan penegak hukum yang memiliki integritas maupun kompetensi.
Dengan demikian, sangat penting adanya pembangunan karakter atau pembangunan mentalitas para penegak hukum, termasuk generasi muda penerusnya. Hal ini dapat dilakukan melalui dunia pendidikan, keluarga, serta lingkungan.
Sementara itu, Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum. mengatakan, pendidikan karakter memang menjadi fokus di UAD. Salah satunya melalui pendidikan keagamaan. “Kuliah umum ini untuk membuka wawasan mahasiswa terkait penegakan hukum di Indonesia,” ujarnya.

Keativitas Kita (Kreskit) akan mengadakan Lomba Foto Jurnalistk dengan tema “Foto Jurnalistik yang Mendidik”. Lomba ini diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa UAD. Pendaftaran mulai dibuka pada Senin (23/2/2015). Calon peserta dapat mendatangi stan pendaftaran di hall kampus II setiap Senin-Rabu pukul 08.00-16.00 WIB.
“Kalian harus menjadi orang yang hebat yang nantinya akan memberikan perubahan menuju arah yang lebih baik bagi masyarakat! Kalian adalah harapan kami dan kami bangga diberi kesempatan untuk dapat bekerja sama dengan kalian semua,” tutur Juliyatmono dalam upacara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Ahmad Dahlan (KKN UAD) periode 53 tahun akademik 2014/2015. Acara ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Surakarta, Selasa, (17/2/2015).
Sebagai tindak lanjut dari lokakarya jamu-spa untuk menjadi tonggak bagi pelestarian dan pengembangannya di Yogyakarta pada 7 Januari 2015 lalu, Sekretariat Bersama (Sekber) melaksanakan Rapat Kerja Jamu-Spa pada Sabtu, (14/2/2015) di kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Bertempat di ruang audit lantai 3 Gedung D Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kampus III, Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan dan Analisis Butir Soal bagi para dosen di lingkungan pendidikan matematika. Materi pelatihan antara lain pengembangan instrumen evaluasi, validitas dan reliabilitas, serta analisis butir soal uraian dan pilihan ganda. Pelatihan yang diadakan pada Sabtu, 31 Januari 2015 ini merupakan kelanjutan Workshop Pengembangan Kurikulum Pendidikan Matematika serta Workshop Pengembangan SAP dan Silabus yang telah diselenggarakan pada 21 dan 27 Januari 2015 lalu.