• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Seminar Antisipasi Penyusupan Faham dan Aliran Sesat: “NII Menjadi Doktrin Otak”

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Hilangnya beberapa mahasiswa akhir-akhir ini memang meresahkan masyarakat. Orang tua mahasiswa mengeluhkan hal tersebut karena jauhnya jarak pantauan mereka kepada anaknya. Kampus sebagai tempat penitipan dan mencari ilmu menjadi sasaran dari berbagai pihak yang dirugikan, meskipun hal itu adalah ulah dari mahasiswa yang terlibat pada organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

Doktrin yang dimiliki NII untuk mendirikan negara berdasarkan nilai-nilai Islam jika didengar sekilas tentu tidak salah. Yang salah adalah ketika praktik pelaksanaannya ternyata mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan dan begitu mudah mengatakan orang lain kafir jika tidak mengikuti ajaran mereka.

Sofwan, salah satu pembicara pada acara seminar yang diselenggarakan oleh LPSI UAD dengan tema “NII dan Aliran-Aliran Sesat” Kamis (2/5/11) tersebut merupakan mantan petinggi di NII. Dia telah bergelut sekitar lima belas tahun di NII namun akhirnya sadar dan memutuskan keluar. Dalam kesempatan tersebut, dia memaparkan bagaimana kerja NII dari awal rekruitmen anggota sampai penanaman pemahaman tentang syariat yang telah diselewengkan kepada para pengikutnya. Hal itu bertentangan dengan Islam. Inilah yang tidak sesuai.

“Kami dulu tidak boleh mengaku sebagai anggota NII jika ditanya oleh orang karena jika masyarakat tahu tentu mereka akan antipati pada kami. Itu kami anggap sebagai jihad secara diam-diam, barulah pada saat yang kami anggap tepat kami boleh jihad secara terang-terangan. Jika ada jamaah, begitu istilahnya, kami seolah-oalah menggencarkan ajaran Islam yang kami anggap benar tetapi setelah jamaah pulang, kami kembali berunding untuk menyusun strategi agar NII terus maju. Berhubung sekarang saya sudah keluar dari NII, jadi saya mengaku.” papar Sofwan saat memberi materi sambil berkelakar. Ia juga menyatakan bahwa dampak negatif dari seseorang yang telah mengikuti NII adalah ketika dia sudah sadar maka akan timbul rasa curiga terus terhadap sekeliling sehingga menjadi apatis jika diajak berkegiatan karena trauma. Maka beliau berpesan agar orang-orang yang telah salah tersebut jangan dihina atau dikucilkan namun dengan cinta seharusnya mereka dibangkitkan.

“Sebagai umat Islam kita harus dapat membedakan antara Islam ekstrim dengan Muslim ekstrim dan jangan mudah tertipu oleh rekayasa para militan NII”, pesan H. Fatturahman Kamal, Lc.M. pada seminar nasional yang diselenggarakan di Auditorium Kampus I UAD kemarin. (FM)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 19:19:462011-06-07 19:19:46Seminar Antisipasi Penyusupan Faham dan Aliran Sesat: “NII Menjadi Doktrin Otak”

Workshop Paduan Suara Mahasiswa: “Mendalami Cara Kita Menyanyikan Lagu dengan Benar”

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Bernyanyi itu seharusnya dengan teknik yang benar sehingga pendengar dapat menikmati lagu yang dibawakan”.


paduan suara mahasiswa universitas ahmad dahalan yogyakarta indonesiaBegitulah sepenggal kalimat yang disampaikan oleh T. Roby, pemateri dalam workshop yang diadakan oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Ahda Gitana UAD, Minggu (5/6/11) di Kampus III UAD. Acara yang mengusung tema “Mendalami Cara Kita Menyanyikan Lagu dengan Benar” ini diadakan untuk persiapan konser tim paduan suara serta memberikan ilmu untuk bernyanyi dengan benar kepada peserta workshop. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari UAD, UIN Kalijaga Yogyakarta, dan UNY.

Materi yang disampaikan dalam acara tersebut adalah teori musik umum dan teknik vokal. Teknik bernyanyi bukanlah hal yang mudah dan dapat dilakukan spontan. Butuh proses dan keseriusan jika seseorang menginginkan suaranya dapat dinikmati. Olah vokal pun harus rutin dijalankan.

“Acara ini diadakan untuk mempererat silaturahim antaranggota sekaligus menambah ilmu. Ini memang baru pertama kali dilaksanakan tetapi saya harap semoga ini bisa menjadi jalan PSM untuk memiliki cikal bakal generasi penerus”, ujar Imam Ghozali, mahasiswa semester VI program studi Teknik Informatika UAD, selaku Ketua PSM Ahda Gitana UAD. (FM)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 19:04:222011-06-07 19:04:22Workshop Paduan Suara Mahasiswa: “Mendalami Cara Kita Menyanyikan Lagu dengan Benar”

PERMAHI Cabang Yogyakarta Adakan Raker di UAD: “Bukti Eksistensi Kami Sebagai Mahasiswa Hukum”

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Kamis (02/06/2011), PERMAHI (Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia) Cabang Yogyakarta mengadakan Raker (Rapat Kerja) di Kampus II Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jl. Pramuka, No. 42, Umbulharjo, Yogyakarta. Raker ini dilaksanakan untuk membahas kinerja PERMAHI Cabang Yogyakarta ke depan dalam menjalankan visi dan misinya di masyarakat, baik di masyarakat kampus maupun masyarakat luas pada umumnya.

“Ini adalah bukti eksistensi kami sebagai mahasiswa hukum. Teori saja tidak cukup. Kita perlu bahkan wajib untuk terjun langsung di masyarakat. Dengan seperti itu kita akan tahu apa saja kegelisahan yang terjadi di masyarakat. Baik masyarakat kampus maupun masyarakat umum”, papar Eva Bunga, mahasiswa Fakultas Hukum UAD yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sebagai anggota baru di PERMAHI, Fakultas Hukum UAD mencoba bangkit dan berusaha menyerukan kehadirannya. Hal itu dibuktikan dengan keseriusannya dalam menjalankan Raker.

“Kami mengakui, kami adalah anggota baru di PERMAHI. Tapi kami juga ingin menyatakan, bahwa kami siap. Siap untuk menjalankan segala adat istiadat yang ada di PERMAHI. Membaur dan melebur dengan kawan-kawan lama, sperti UII, UJB, UNCOK, UMY, dan kawan-kawan lainnya. Ini merupakan social capital kami sebagai modal bagi Fakultas Hukum UAD untuk bersaing dan berdiri tegak dengan kawan-kawan yang lain. Yang pasti kita harus berani menegakkan kebenaran dan membasmi kemungkaran”, tegas Armawan, pria kelahiran Buton yang menjabat sebagai ketua BEM Fakultas Hukum UAD periode 2011-2012 yang diwawancarai disela-sela acara tersebut. (IHS)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 18:55:292011-06-07 18:55:29PERMAHI Cabang Yogyakarta Adakan Raker di UAD: “Bukti Eksistensi Kami Sebagai Mahasiswa Hukum”

Kongres Mahasiswa FKIP UAD Menuju Perubahan: “Menorehkan Tinta Emas Menuju FKIP Berkarakter, Inovatif, dan Progresif”

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

kongres pemilihan ketua dan wakil ketua BEM fakultas keguruan dan ilmu pendidikan uadRabu (01/06/11), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, menggelar Kongres Mahasiswa periode 2010-2011 di UAD Kampus II, Jl. Pramuka, No. 42, Umbulharjo, Yogyakarta. Kongres yang berjalan selama dua hari ini (terhitung tanggal 1 dan 2 Juni 2011) dibuka langsung oleh dekan FKIP, Drs. Ishafit, M.Si.

Kongres yang bertemakan “Menorehkan Tinta Emas Menuju FKIP Berkarakter, Inovatif, dan Progresif” ini dihadiri oleh perwakilan delegasi dari semua elemen FKIP, seperti; Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) FKIP, dan LSO. Dalam kongres kali ini, ketua DPM angkatan sebelumnya, mengharapkan kepada ketua DPM yang terpilih untuk meningkatkan kinerjanya.

“Saya menyadari keabu-abuan kinerja kami. Mahasiswa lebih mengenal BEM dan HMPS ketimbang kami (DPM). Bahkan banyak yang tidak tahu keberadaan, kedudukan, bahkan fungsi kami. Jadi, Saya sangat mengharapkan untuk kepemimpinan periode yang baru dapat mengubahnya. Jalankan fungsi DPM sebagaimana mestinya. Tingkatkan koordinasi ke setiap lini yang ada di tubuh FKIP. Tidak hanya ke birokrasi kampus, tapi kepada seluruh masyarakat kampus, terutama mahasiswa.” papar Satria Efendi Ilyas, Mahasiswa Pendidikan Matematika kelahiran Lamongan, yang menjabat sebagai ketua DPM periode 2010-2011.

Rossa Pamela Yunita mengungkapkan kongres ini digelar demi kemajuan FKIP. Kami mencoba untuk mengevaluasi kinerja-kinerja para pejabat FKIP (terutama DPM, BEM, dan HMPS) sebelumnya yang “dianggap” kurang maksimal. Kita menginginkan hal yang sama. Perubahan untuk kemajuan” tegasnya

“Dalam kongres kali ini kami akan melantik ketua BEM dan DPM terpilih untuk periode 2011-2012. Ini bukanlah pekerjaan yang sulit, juga bukan pekerjaan yang dapat diremehkan. Saya optimis, semisal kita semua bekerjasama, segala hal akan terasa mudah dilakukan. FKIP pun akan berkembang di kemudian hari.” tegas Rossa mahasiswa angkatan 2010, Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), yang menjabat menjadi ketua panitia dalam pelaksanaan kongres tersebut. (IHS)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 18:44:042011-06-07 18:44:04Kongres Mahasiswa FKIP UAD Menuju Perubahan: “Menorehkan Tinta Emas Menuju FKIP Berkarakter, Inovatif, dan Progresif”

Bedah Buku: Pluralisme Menyelamatkan Agama-Agama

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

bedah buku pluralisme menyelamatkan agama-agamaPluralisme kini sudah menjadi santapan empuk di dalam pembicaraan masyarakat. Pandangan yang berbeda-beda tentang pluralisme yang terjadi patut dibahas. Sebuah buku yang cukup berani dengan judul “Pluralisme Menyelamatkan Agama-Agama” karya Muhammad Sofan sengaja dijadikan sebagai materi dalam acara bedah buku yang dilaksanakan di kampus II UAD, Sabtu (4/6/2011), pukul 09.00-11.00. Acara ini diselenggarakan oleh POROS UAD.

Hadir dua pemateri dalam acara tersebut yaitu Ahmad Arif Rifan, M.Si., yang merupakan salah satu dosen di UAD dan Ali Usman, dosen luar biasa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus kolumnis Koran Nasional, acara tersebut dimoderatori oleh Muhammad Fatoni, mahasiswa Fakultas Sastra UAD.

Pluralisme jika dipelajari tanpa pemahaman yang benar tentu akan menjadi permasalahan tersendiri. Hal ini berlaku pada hal-hal yang lain. Ahmad Arif Rifan menyampaikan kutipan pernyataan resmi dari Muhammadiyah, “Muhammadiyah menerima pluralitas agama tetapi menolak pluralisme yang mengarah pada sinkritisme, sintesisme, relativisme”

Menurut beliau, keanekaragaman yang ada itu sah-sah saja namun keyakinan dalam diri manusia adalah mutlak sesuai ajaran yang diyakininya. Pengakuan adanya agama lain dan adanya rasa saling menghormati dan menghargai merupakan bentuk toleransi antarmanusia. Tetapi toleransi berbeda dengan pluralisme.

“Bagi saya manusia hidup di dunia ini selain memiliki teologi juga harus memiliki etika sosial. Etika sosial ini diwujudkan dalam bentuk pluralisme. Dan pluralisme berbeda dengan sinkritisme (Anti Agama). Mengakui pluralisme berarti seiring dengan mengakui Bhinneka Tungggal Ika dan berarti seiring pula dengan mengakui Pancasila.” papar Ali Usman. Kedua pendapat itu memang memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi adanya pluralisme. Hanya saja, jika ditarik garis tengah, keduanya sama-sama mengangkat adanya toleransai antarumat beragama.

Terlepas dari makna sesungguhnya pluralisme itu seperti apa, sudah selayaknya sebagai masyarakat kita memiliki sifat kritis terhadap fenomena yang merebak. Bahkan kedua pemateri pun berpesan agar para pendengar yang hadir dalam acara tersebut tidak serta merta menerima pendapat mereka berdua tetapi alangkah lebih baik jika pendengar juga mengkroscek hal tersebut dengan banyak membaca sehingga ilmu yang dimiliki dapat menyelamatkan mereka dari kesalahan menafsir. (FM)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 18:37:422011-06-07 18:37:42Bedah Buku: Pluralisme Menyelamatkan Agama-Agama

Lembaga Pers Mahasiswa (Poros) UAD Adakan Bazar Buku: “Makin Gaul dengan Buku”

07/06/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Ingin jadi pintar dan bebas berimajinasi. Membacalah di situ tempatnya,

maka kamu akan bebas berekspresi.

Dengan membaca kamu tidak perlu jauh-jauh untuk mengetahui sebuah pulau, metode, mata kuliah, atau atau ilmu umum. Cukup duduk santai di kamar atau di manapun yang anda suka. Selain tidak ribet juga anda bebas membaca yang anda suka.

Begitulah sekelumit pemandangan Senin (30/05/11) di Hall Kampus II UAD di Jl. Pramuka, No. 40, Umbulharjo, Yogyakarta, Lembaga Pers Mahasiswa (Poros), salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, mengadakan bazar buku. Acara ini merupakan program kerja (proker) divisi perusahaan Poros UAD.

“Kami mencoba untuk memperkenalkan manajemen acara pada anggota baru, dalam hal ini pemasaran buku. Kami cukup beruntung, karena kami didukung oleh alumni yang peduli terhadap kami, salah satunya Pak Ucup. Beberapa buku yang ada di sini disuplai olehnya”, ujar Rohmadi, mahasiswa Fakultas Sastra kelahiran Klaten yang merupakan salah satu panitia acara.

Acara yang mengusung tema “Makin Gaul dengan Buku” ini akan berlangsung mulai tanggal 30 Mei 2011 sampai 4 Juni 2011. Ada beberapa buku yang ditawarkan dalam bazar buku tersebut. Bagi mahasiswa yang ingin mencari buku, baik buku umum maupun buku tentang perkuliahan kami layani sampai waktu yang sudah ditentukan. (IH/Sbwh)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-06-07 18:31:432011-06-07 18:31:43Lembaga Pers Mahasiswa (Poros) UAD Adakan Bazar Buku: “Makin Gaul dengan Buku”

IMM PBI UAD Adakan Seminar Nasional Tanggulangi NII

31/05/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Akhir-akhir ini, kecemasan masyarakat tidak hanya terletak pada teror bom buku yang sudah banyak memakan korban di Indonesia. Teror melalui pola pikir malah menjadi ancaman yang sangat menakutkan dari pada bom buku tersebut. NII (Negara Islam Indonesia) begitulah sebutan yang sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa.

Berdasarkan keluhan dan ancaman Minggu (29/5/11) kemarin, mulai pukul 08.30, IMM PB II UAD mengadakan seminar nasional dengan tema “NII, Ancamankah?”. Acara yang dilaksanakan di Auditorium kampus II UAD ini melibatkan hampir empat ratus mahasiswa dari Kampus II. Pembicara dalam acara ini adalah Prof. Dr. H. A Munir Mulkhan S.U., selaku Guru Besar UIN Kalijaga Yogyakarta sekaligus sebagai anggota Komnas HAM RI dan H. Okrizal, Lc, MA.

Hafiz Mukhlas, mahasiswa semester enam Program Studi PBI selaku ketua penitia memaparkan bahwa acara ini terselenggara atas kerja sama LPSI, IMM PB II dan universitas. Negara Islam Indonesia memang meresahkan masyarakat. Mahasiswa merupakan salah satu korban atau target empuk dari NII. Tidak sedikit mahasiswa yang tiba-tiba menghilang atau menjadi berperilaku aneh setelah mereka mengenal NII. Oleh karena itu, memang sangat tepat jika seminar ini diadakan. Hal ini supaya menjadikan mahasiswa memiliki paradigma berpikir terbuka dan kritis terhadap fenomena yang terjadi di masyarakat sehingga dapat membedakan mana yang buruk dan benar.

“Semoga setelah adanya acara ini, mahasiswa dapat memiliki pengetahuan lebih tentang sejarah NII, sehingag mereka dapat menentukan langkah untuk mengantisipasi diri dari ancaman NII.” Ujar Hafiz. Hal ini sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Prof. Dr. H. A Munir Mulkhan S.U., bahwa segala sesuatu harus tahu asal usul dan sejarahnya supaya kita dapat menilai secara objektif. NII tidak salah tetapi cara merealisasikan atau penerapannya yang salah. Dan hal ini memerlukan pemahaman yang lebih.

“Kenapa pemerintah seolah menganggap NII bukan sebagai ancaman sehingga penanggulangannya terkesan lamban? Mungkin karena NII tidak menggunakan senjata sehingga tampak bukan seperti musuh”, tambah Prof. Munir sambil berkelakar.

Ustadz Okrizal menyataka dengan tegas bahwa NII memang ancaman tapi ancaman sebenarnya adalah keyakinan kita sendiri. Dalam seminar beberapa kriteria aliran sesat dipaparkan dalam seminar tersebut. Mahasiswa pun semakin antusias untuk menanyakan tentang bahaya ancaman NII. (FM/Sbwh)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-05-31 00:22:172011-05-31 00:22:17IMM PBI UAD Adakan Seminar Nasional Tanggulangi NII

Teater JAB Unjuk Gigi pada Konser Harmoni Musik Puisi

30/05/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Konser musik harmoni yang diadakan di Bantara Budaya Kamis (26/05/11) kemarin, dimeriahkan oleh sembilan Kelompok Musik Puisi atau yang biasa disebut juga Musikalisasi Puisi di ataranya: Teater JAB UAD, Assarkem Yogyakarta (KM), Kinnara, Lakukita, Sobaya Ethtic Religion, UMK (Urba Musik Kustik) UNY, Unstrat serta dimerihakan SABU Musik Puisi tertua di Yogyakarta yang digawangi oleh Untung Basuki.

Acara semacam ini tentu menjadi kerinduan bagi penikmat musik puisi, terutama pasca vakumnya gelaran acara fenomenal “Festival Musik Puisi” pada tahun 2003 lalu. “Kehadiran acara “Konser Harmoni Musik Puisi Jogja” ini jauh dari bermaksud menggantikan keberadaan acara fenomenal tersebut. Isu yang kami bawa adalah mengutip kata Prof. Suminta A. Sayuti, being together. Mengada bersama dan merangkul kreativitas secara komunal”, ungkap fairus selaku ketua panitia yang ditemui di sela persiapannya.

Selama ini, dalam lingkup nasional, “musik puisi” masih menjadi polemik, terutama dalam istilah dan konsep. Berbagai kelompok dan pengamat seni menyebutkan istilah yang berbeda dengan pembelaannya masing-masing. Untung Basuki menyebutnya sebagai “Lagu Puisi” dengan komunitasnya SABU, Saut Situmurang menyebut “Puisi Musik Puisi” dalam bukunya “Politik Sastra”, Tan Lio Le dengan “Puisi Musik” dengan kelompoknya Bali Musik Puisi, Fredi Arsi menyebutnya “Musikalisasi Puisi” dengan komunitasnya Musikalisasi Puisi Indonesia (KOMPI) dan Sanggar Matahari Jakarta. Di Jogja Masyarakatnya cenderung menyebutnya Musik Puisi atau Musikalisasi Puisi baik pada kelompok independen atau kelompok kampus. Meski dengan penyebutan istilah yang cukup berbeda, secara konsep dapat dilihat memiliki kemiripan, dan pada malam itu kita dapat melihat bagaimana kecenderungan musik puisi yang dilestarikan di Jogja.

“Meskipun mempunyai ciri-ciri tersendiri, tapi pada intinya semua kelompok mempunyai konsep yang sama, semua kelompok menggunakan puisi sebagai syair yang dilagukan” ungkap sefi ketua Musikalisasi Puisi Teater JAB UAD.

Dalam mempersiapkan acara pada malam tersebut, termasuk relatif mudah, yang sulit adalah mengumpulkan kelompok yang intens menggarap musik puisi. Sebelumnya pihak panitia telah menyebarkan surat dan formulir sebanyak 20 buah, baik bagi kelompok independen maupun kelompok Musik Puisi Kampus dan sekolah yang ada di Yogyakarta. Tapi hanya satu kelompok yang mengembalikan formulir pendaftaran, meski beberapa kelompok menyatakan kesediaannya kepada paitia secara lisan. Akhirnya terkumpul sembilan kelompok musik puisi yang siap mementaskan karya-karyanya. “Sembilan kelompok merupakan kelompok yang sudah intens baik lokal maupun nasional” tegas Fairus.

“Banyak harapan yang akan diraih dalam konser kali ini, khususnya pada terciptanya forum-forum Musik puisi yang dapat menggagas arah musik puisi agar dapat dikenal masyarakat luas dan memberikan masukan kepada pejabat terkait sehubungan dengan dimasukkanya musik puisi dalam kurikulum sekolah menengah pertama. Selain itu. Semoga ini bisa menjadi event yang rutin dengan terjalinnya berbagai kerjasama dengan berbagai pihak. (Sbwh)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-05-30 10:00:002011-05-30 10:00:00Teater JAB Unjuk Gigi pada Konser Harmoni Musik Puisi

Teater JAB Terapkan Metode Mengajar Puisi dengan Musikalisasi Puisi

30/05/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

Musikalisasi puisi merupakan metode paling tepat untuk memperkenalkan puisi kepada siswa, selain lebih mempermudah dalam memahami puisi, musikalisasi puisi juga dapat menarik siswa untuk lebih mencintai karya sastra.

Begitulah yang disampaikan oleh Sule saat mengisi musikalisasi di kalasan Ballroom Grand Quality Hotel pada acara “Pelatihan Guru Kolosal Nasional” yang diadakan oleh Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Cabang Yogyakarta Sabtu, (28/05/11) kemarin.

Acara yang dikuti oleh guru-guru se-Yogyakarta itu, berlangsung lancar dan meriah apalagi saat musikalisasi puisi teater JAB (Jaringan Anak Bahasa) dari UAD (Universitas Ahmad Dahlan) itu di lantunkan sebagai contoh metode mengajar puisi dengan musikalisasi puisinya, memberikan suasana lebih bernuansa ceria.

“Menurut kami metode yang dikembangkan oleh mahasiswa UAD dalam mengajar puisi tersebut, sangat menarik, apalagi jika hal tersebut dijadikan sebagai media proses belajar mengajar. Pasti siswa akan lebih senang”, ujar Dedi salah satu peserta pelatihan tersebut.

Cendra Pauzi selaku panitia pelaksana mengungkapakan pelatihan guru ini bertujuan untuk menjadikan guru agar lebih istimewa dan menjadi guru yang kreatif juga profesional dalam menjalankan tugasnya. Semoga dengan adanya pelatihan guru tersebut dapat membantu perkembangan guru yang ada di Indonesia khususnya di Yogyakarta. (Sbwh)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-05-30 10:00:002011-05-30 10:00:00Teater JAB Terapkan Metode Mengajar Puisi dengan Musikalisasi Puisi

Workshop Optimalisasi web kampus: Bagaimana Mengelola Website dengan Baik

30/05/2011/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Jangan pernah menyimpan apa yang kita punya. Berbagilah dengan orang lain, baik secara lisan maupun melalui media, baik media massa maupun media elektronik. Maka dengan berbagi engkau akan kaya”

Begitu pula dalam dunia maya atau media elektronik, memberikan informasi kepada orang lain, merupakan kegiatan yang terpuji. Selain material yang anda dapat. Anda juga akan mendapatkan pahala dari manfaat yang diberikan. “Selain manfaat yang di atas, untuk meningkatkan ranking, hal tersebut merupakan salah satu cara dalam meningkatkan mutu Website” Ungkap Ipan saat menyampaikan makalahnya.

Optimasi Rich File, Optimasi Google Scholar, Optimasi Visibility, Optimasi Size merupakan salah satu tahap untuk meningkatkan ranking webometrics yang dilakukan oleh BISKOM (Biro Sistem Informasi dan Komunikasi) Sabtu (28/05/11) di Ruang Lab. Komputer ITC (Information Technology Center) UAD (Universitas Ahmad Dahlan) dalam workshop optimalisasi web menuju webometrics. Hadir sebagai pembicara bapak Ipan Pranashakti.

Acara yang diikuti oleh pengelola Web unit di lingkungan UAD itu, dibagi menjadi dua sesi pertemuan. Yang pertama merefreshing pentingnya Webometrics, dan Strategi Peningkatan Ranking. Pada sesi kedua membahas tentang SEO (Search Engine Optimization) dan bagaimana mengelola file-file publikasi ke dalam sistem repositor di UAD yang disampaikan oleh Ali Tarmuji selaku Kepala Urusan Web dan Reportase.

“Pertemuan ini akan berlanjut pada Sabtu minggu depan dengan waktu yang sama dan tempat yang sama. “Dengan adanya workshop ini semoga dapat membantu dalam meningkatkan ranking Website UAD. Dengan bekerjasama antara lain dengan web unit yang ada di lingkungan UAD akan dipastikan dapat meningkatkan ranking”, Ungkap Ali saat menyampaikan tentang pentingnya kerjasama dalam meraih ranking webometrics. (Sbwh)

Read more

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2011-05-30 00:24:592011-05-30 00:24:59Workshop Optimalisasi web kampus: Bagaimana Mengelola Website dengan Baik
Page 715 of 741«‹713714715716717›»

TERKINI

  • Tiga Modal Mendidik Generasi Masa Depan03/03/2026
  • Pengaruh Puasa dan Zikir terhadap Struktur Otak Manusia03/03/2026
  • Ibadah Berkualitas Kunci Kesehatan Mental03/03/2026
  • UAD Adakan Silaturahmi dan Buka Bersama LKSA Muhammadiyah ’Aisyiyah se-DIY03/03/2026
  • PWM DIY Gelar Wisuda Perdana Peserta Sekolah Ideologi Muhammadiyah di UAD02/03/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top