Empat Asesor Kunjungi UAD

0
221

Pada (10−12/5/2015), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dikunjungi oleh empat asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) guna melakukan proses visitasi. Hadir dalam acara tersebut adalah Prof. Dr. Ir Sitanala Arsyad, Prof. Dr. Indra Maipita, M.Si., Prof. Dr. Gagaring Pagalung, S.E., Akt., dan Dr. Hendro Pramono.

Tercatat, UAD melibatkan civitas dan stekholder dalam menyiapkan data untuk akreditasi. Ditemui di kantornya, Utik Bidayati, S.E., M.M.  mengatakan, “Kami telah menyiapkan 12 data audit internal dan 8 data audit eksternal yang rutin dilakukan. Audit dilakukan untuk penjaminan mutu UAD.”

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Secara rutin, kami melakukan audit. Audit internal dilakukan oleh 27 pengaudit internal di bawah naungan BPM (Badan Penjamin Mutu) dan audit eksternal dilakukan oleh British Standard Institutional (BSI).”

Menurut Dosen Ekonomi tersebut, terdapat tujuh aspek yang menjadi titik penilaian, di antaranya visi misi, pengelolaan organisasi, Sumber Daya Manusia (SDM), kemahasiswaan, kurikulum, sarana prasarana, dan penelitian dosen.

“Kami berharap bisa mendapat hasil terbaik dari visitasi yang telah dilakukan secara berkelanjutan tersebut. Jadi, visitasi tidak sekadar nilai, tetapi untuk perkembangan yang sesuai dengan nilai yang akan didapat. Nilai harus sesuai dengan kualitas. Ke depan, UAD diharapkan akreditasi internasional,” ujar Utik.

Tahun 2010 lalu, UAD telah mendapat International Organization for Standardization (ISO). Dengan ISO tersebut, secara signifikan mahasiswa asing UAD meningkat. “Jika pada tahun 2010 hanya sekitar 30 mahasiswa asing, sekarang sudah mencapai 200-an mahasiswa asing,” tambah Intan Rawit, salah satu staf Kantor Urusan Internasional (KUI).

Jumlah dosen S-3 UAD pada 2014 ada 100 di antara 400. Pada tahun 2016 mendatang, diharapkan semakin meningkat mencapai 60%. Saat ini, UAD sangat mendorong dosen untuk studi lanjut dengan memberikan insentif dan dana ditambah agar dosen lebih maksimal, baik dalam melakukan penelitian maupun melanjutkan studi.