• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Kolaborasi PPK Ormawa HMPS Teknologi Pangan UAD dalam International Short Course 2025

26/08/2025/in Terkini /by Ard

The 2nd International Short Course (ISC) x PPK Ormawa HMTP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 di Desa Pandowoharjo (Foto. Fanni)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berperan aktif dalam pelaksanaan International Short Course (ISC) 2025 pada Jumat, 22 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting karena tim PPK Ormawa HMPS 2025 berkesempatan memperkenalkan secara langsung program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan melalui inovasi pertanian berkelanjutan di Desa Pandowoharjo, Sleman.

Sebagai tuan rumah, tim PPK Ormawa HMPS 2025 menghadirkan mahasiswa dari Universiti Sultan Zainal Abidin untuk melihat secara langsung Green House hasil kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Dalam kesempatan ini, peserta juga mengikuti prosesi peresmian yang dihadiri oleh Kaprodi Teknologi Pangan, Ir. Titisari Juwitaningtyas, S.T.P., M.Sc.; dosen pendamping PPK Ormawa, Ir. Arsyad Cahya Subrata, S.T., M.T.; Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD, Danang Sukantar, M.Pd.; perangkat desa; Gapoktan; serta Kelompok Wanita Tani (KWT).

Ketua PPK Ormawa HMPS 2025, Muhammad Fanni, turut menyampaikan materi dalam acara ini. Ia menjelaskan program kerja yang dijalankan bersama masyarakat, terutama Green House sebagai solusi inovatif atas permasalahan pertanian di Pandowoharjo.

“Sebagai Ketua PPK Ormawa, saya merasa bangga dan senang karena kegiatan ini berjalan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat, mahasiswa asing, maupun pihak perguruan tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan potensi Desa Pandowoharjo, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri tim dan masyarakat bahwa apa yang kita bangun bersama dapat diapresiasi hingga tingkat internasional,” ujarnya. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/The-2nd-International-Short-Course-ISC-x-PPK-Ormawa-HMTP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-di-Desa-Pandowoharjo-Foto.-Fanni.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:59:252025-08-26 09:59:25Kolaborasi PPK Ormawa HMPS Teknologi Pangan UAD dalam International Short Course 2025

Green House PPK Ormawa HMPS 2025 Resmi Diluncurkan di Desa Pandowoharjo

26/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Peresmian Green House PPK Ormawa HMTP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 di Desa Pandowoharjo (Foto. PPKO HMTP UAD)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Green House di Desa Pandowoharjo, Sleman, pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Program Studi Teknologi Pangan UAD, Ir. Titisari Juwitaningtyas, S.T.P., M.Sc.; dosen pendamping PPK Ormawa, Ir. Arsyad Cahya Subrata, S.T., M.T.; perangkat desa; perwakilan mitra desa; serta Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa, Danang Sukantar, M.Pd.

Mahasiswa HMPS Teknologi Pangan yang tergabung dalam tim pelaksana PPK Ormawa HMPS 2025 terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pembangunan fisik Green House. Bersama mahasiswa Teknik Elektro dan Sistem Informasi, mereka juga menyusun sistem teknologi otomatis yang akan diterapkan di dalamnya.

Green House ini dirancang sebagai pusat budidaya cabai dan bawang merah yang tahan terhadap curah hujan tinggi, serta menjadi sarana pelatihan teknologi irigasi dan pengendalian kondisi lingkungan secara otomatis. Fasilitas ini juga diproyeksikan sebagai ruang edukasi bagi generasi muda desa dalam mengenal pertanian modern.

Muhammad Fanni, Ketua PPK Ormawa HMPS 2025, mengungkapkan rasa bangganya. “Green House ini adalah bukti nyata kerja keras tim, kolaborasi erat dengan masyarakat, serta dukungan dari berbagai pihak. Melihat Green House ini akhirnya berdiri kokoh memberi rasa puas sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Ke depan, Green House PPK Ormawa HMPS 2025 diharapkan dapat terus berkembang melalui inovasi teknologi dan pendampingan berkelanjutan. “Harapan kami, Green House ini mampu menjadi solusi nyata atas permasalahan desa serta mendorong terwujudnya Desa Pandowoharjo sebagai desa edu-ekowisata yang berdaya saing,” pungkas Muhammad Fanni. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-Green-House-PPK-Ormawa-HMTP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-di-Desa-Pandowoharjo-Foto.-PPKO-HMTP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:45:192025-08-28 15:46:15Green House PPK Ormawa HMPS 2025 Resmi Diluncurkan di Desa Pandowoharjo

Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus

26/08/2025/in Feature /by Ard

Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bersama Ustaz Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd. (Foto. IC UAD)

Banyak nikmat Allah yang kerap terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah nikmat sehat, baik jasmani maupun mental. “Sering kali kita hanya menyadari nikmat sehat ketika sudah jatuh sakit, padahal tidak ada rumus bahwa seseorang harus sakit dulu atau tua dulu baru meninggal. Karena itu, gunakanlah masa sehat untuk memperbanyak amal,” tutur Ustaz Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd., dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ahad, 24 Agustus 2025.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya menyadari nikmat waktu. Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk duduk dalam majelis ilmu. “Alhamdulillah, pagi ini kita masih diberi waktu luang untuk hadir. Nikmat ini harus disyukuri sebab ada banyak orang yang sibuk dengan urusan dunia hingga lalai dari menuntut ilmu agama,” ujarnya.

Ustaz Yusuf juga menyinggung tentang orang yang tidak bersyukur. Ia mencontohkan perilaku korupsi sebagai buah dari hati yang tidak pernah merasa cukup. “Orang yang bersyukur akan merasa tenang, sementara yang tidak bersyukur akan selalu mencari-cari, bahkan dengan cara yang salah,” tambahnya.

Nikmat iman adalah karunia paling berharga yang sering dilalaikan. Berbeda dengan harta yang bisa dihitung jumlahnya, iman tidak bisa diukur dengan angka, tetapi nilainya jauh lebih tinggi. “Banyak orang yang lalai menjaga imannya, padahal tanpa iman, hidup tidak ada arah dan pegangan,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Ustaz Yusuf menyebutkan tiga cara bersyukur atas nikmat Allah. Pertama, dengan hati yang meyakini bahwa semua berasal dari Allah. Kedua, dengan lisan yang senantiasa mengucapkan hamdalah. Ketiga, dengan tindakan nyata, yaitu mempergunakan nikmat, termasuk harta, untuk kebaikan. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bersama-Ustaz-Yusuf-Hanafiah-S.Pd_.I.-M.Pd_.-Foto.-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:29:302025-08-26 09:29:30Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus

Pengelolaan Sampah Anorganik Hingga Fillet Lele, Inovasi KKN UAD untuk Warga Nglaran

26/08/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Produk Fillet Lele oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Unit VII.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah anorganik melalui budidaya lele di dalam galon. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam upaya penanggulangan stunting sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Acara ini berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2025, di Masjid Baiturrahman, RT 03 Dusun Nglaran.

Program kerja KKN ini di bawah bimbingan Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., dan merupakan bentuk kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD dengan Dusun Nglaran, Ngalang, Gedangsari.

Sebelum sosialisasi, mahasiswa KKN Unit VII.C.3 melaksanakan senam bersama lansia guna mencegah strok. Aktivitas ini disambut dengan sangat meriah dan diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat.

Dari Lele Galon hingga Inovasi Fillet

Bersamaan dengan kesempatan tersebut, Datin Nabillah Yusuf, mahasiswa KKN dari Program Studi Manajemen, memperkenalkan inovasi produk fillet lele. Ide ini bertujuan agar hasil budidaya lele tidak hanya dikonsumsi sebagai sumber protein tinggi, tetapi juga diolah menjadi produk yang bernilai jual.

Lele atau catfish termasuk ikan air tawar dengan permintaan tertinggi di Indonesia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023 menunjukkan produksi mencapai lebih dari 1,3 juta ton per tahun. “Produk fillet lele ini dapat menjadi ide bisnis bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha dari hasil budidaya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan strategi branding produk fillet lele. Ia menekankan pentingnya membangun identitas produk melalui logo, kemasan, dan promosi digital agar hasil olahan lele dapat dikenal dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Solusi Lingkungan: Biopori dan Media Tanam

Tidak hanya fokus pada pangan, mahasiswa KKN UAD di Dusun Nglaran juga berkontribusi pada bidang lingkungan dengan melaksanakan pembuatan biopori serta pengolahan sampah anorganik menjadi media tanam. Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 17 Agustus 2025, di Kebun Gizi RT 04, masyarakat diajak memanfaatkan kemasan bekas sebagai polibag sederhana untuk menanam sayuran.

Biopori sendiri dibuat dengan cara melubangi tanah secara vertikal untuk menyerap air hujan dan mengurai sampah organik menjadi kompos alami. Inovasi ini memperkuat ketahanan pangan keluarga karena sayur yang dihasilkan bisa menjadi pelengkap sumber protein dari ikan lele.

Pada kesempatan itu, Bapak Dukuh Dusun Nglaran, Nugroho Edi Santoso, menyampaikan apresiasinya. Beliau menekankan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan, lingkungan, serta ekonomi keluarga.

Keseluruhan program ini menunjukkan keterpaduan antara pola hidup sehat, pemenuhan gizi, inovasi produk bernilai tambah, serta pelestarian lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Produk-Fillet-Lele-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:20:072025-08-28 15:46:21Pengelolaan Sampah Anorganik Hingga Fillet Lele, Inovasi KKN UAD untuk Warga Nglaran

KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi

26/08/2025/in Terkini /by Ard

Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-145 Unit III.C.2 melaksanakan edukasi dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah pada Kamis, 14 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan agenda program Pengolahan Tata Kelola Sampah di Dusun Ngelo II, Balong, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta.

Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi diikuti oleh ibu-ibu di Dusun Ngelo II dari RT 1, 2, 3, dan 4 dengan tujuan membantu mengurangi limbah rumah tangga dan memberdayakan masyarakat untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah dan air. Selain itu, bila dipakai ulang, minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya hasil oksidasi yang berisiko memicu penyakit degeneratif, seperti kanker dan penyakit jantung.

Lilin aromaterapi memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai penerangan sekaligus memberikan efek relaksasi melalui aroma yang dihasilkan. Dengan penambahan minyak esensial, lilin yang dibuat dari minyak jelantah ini dapat memberikan suasana nyaman di rumah sehingga membuat produk ini bernilai jual lebih tinggi. Oleh sebab itu, pemanfaatan minyak jelantah untuk lilin aromaterapi menjadi inovasi kreatif dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan oleh warga Ngelo II.

Pada proses pembuatan lilin, mahasiswa meminta perwakilan dari ibu-ibu yang hadir untuk maju sebagai contoh. Minyak jelantah yang terkumpul terlebih dahulu disaring untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran. Selanjutnya, minyak dipadatkan dengan cara dipanaskan dan dicampur dengan bahan tambahan seperti asam stearat, kemudian diberi pewarna dari krayon serta aroma dari minyak esensial.

Mahasiswa berharap, melalui pelatihan yang diberikan kepada warga Ngelo II, masyarakat dapat mempelajari teknik pengolahan minyak jelantah secara praktis dan sederhana. Manfaat lain dari program ini adalah meningkatnya kesadaran lingkungan. Dengan mengolah minyak jelantah, warga Ngelo II turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan dari pencemaran.

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi juga sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yaitu memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi limbah. Jika diterapkan secara berkelanjutan, kegiatan ini bisa menjadi ikon produk unggulan desa.

Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi adalah langkah inovatif yang memberikan banyak manfaat, mulai dari mengurangi pencemaran hingga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Harapannya, program ini terus dikembangkan sehingga warga Ngelo II mampu mandiri dalam mengelola limbah dan menciptakan produk kreatif yang bermanfaat. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-dan-Pelatihan-Pembuatan-Lilin-Aromaterapi-dari-Minyak-Jelantah-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:11:432025-08-26 09:11:43KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi

Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia

25/08/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 di AJI Indonesia (Foto. Mawar)

Dua mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Poros berhasil meraih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Penghargaan ini diumumkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-31 AJI Indonesia yang digelar di Auditorium Yusuf Ronodipuro, Gedung RRI, Jakarta, pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Karya yang meraih penghargaan tersebut adalah liputan utama majalah Poros berjudul “Janji Keistimewaan di Tengah Eksklusivitas Sumbu Filosofis”. Tulisan ini mengangkat sisi lain keistimewaan Kota Yogyakarta, khususnya terkait isu Sumbu Filosofis, dengan fokus pada realitas yang jarang terangkat di media arus utama, termasuk persoalan penggusuran yang telah lama diikuti oleh Poros.

Putri Anggraeni, mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum, mengaku tidak menyangka karyanya bisa memenangkan penghargaan bergengsi ini. “Awalnya, karya ini dibuat sebagai produk tahunan Poros, bukan untuk lomba. Namun, setelah diserahkan (submit), ternyata kami mendapat kabar terpilih sebagai karya jurnalistik terbaik. Bangga bisa bersanding dengan jurnalis hebat seperti Tempo,” ungkapnya.

Sementara itu, Nadya Amalia Melani, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, menegaskan bahwa liputan ini menjadi kelanjutan konsistensi Poros dalam mengawal isu penggusuran. “Senang bisa membawa nama baik universitas. Pesan saya, teruslah belajar menulis dan bergabung dalam organisasi yang melatih kepenulisan agar aktif menghasilkan karya jurnalistik,” ujarnya.

“Pers mahasiswa adalah corong suara-suara yang tidak didengar. Setiap tulisan bisa membawa perubahan nyata, maka tulislah dengan hati,” sambung Putri. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Penghargaan-Karya-Jurnalistik-Terbaik-Pers-Mahasiswa-2025-di-AJI-Indonesia-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 10:35:332025-08-25 10:35:33Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia

KKN UAD Bersama Puskesmas Girisubo Berkolaborasi Adakan Cek Kesehatan Gratis

25/08/2025/in Terkini /by Ard

Cek Kesehatan Gratis oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Masalah utama yang banyak dialami oleh masyarakat lanjut usia (lansia) di Padukuhan Traju secara umum adalah penyakit tidak menular seperti hipertensi (tekanan darah) dan diabetes (gula darah). Kasus hipertensi dan diabetes di Padukuhan Traju sendiri sebenarnya tidak tergolong tinggi, namun warga jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Biasanya, mereka baru memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika terdapat keluhan.

Kondisi ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 145 Unit III.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Puskesmas Girisubo mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Padukuhan Traju, Girisubo, Gunungkidul, pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Balai Padukuhan Traju.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pengecekan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta konsultasi kesehatan.

Aldy Dliyaul Haque, selaku Ketua Unit III.A.1 KKN UAD, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari hasil survei yang dilakukan oleh mahasiswa di lapangan. “Banyak warga yang menyampaikan jarangnya diadakan pemeriksaan kesehatan di Padukuhan Traju, serta jarak tempuh yang cukup jauh ke Puskesmas, sehingga menyebabkan warga jarang sekali melakukan pengecekan kesehatan,” ungkapnya.

“Kami berharap melalui pengadaan pengecekan kesehatan gratis ini, yang berkolaborasi dengan Puskesmas Girisubo, masyarakat bisa lebih peduli dalam menjaga pola hidup sehat, sekaligus mengetahui kondisi kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan minimal tiga bulan sekali,” tambahnya.

Apoteker Yuni Kartika Wati, sebagai narasumber sekaligus tenaga kesehatan dari Puskesmas Girisubo, menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan seimbang, olahraga rutin, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Hipertensi dan diabetes sering disebut silent killer karena tidak bergejala pada awalnya. Pengecekan kesehatan berkala dan menjaga pola hidup sehat dapat menjadi kunci untuk mencegah munculnya berbagai penyakit, termasuk hipertensi dan diabetes,” jelas Apoteker Yuni.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama KKN UAD Unit III.A.1 yang mendapat dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Andri Pranolo, S.Kom., M.Cs., Ph.D., serta koordinasi dengan pihak Puskesmas Girisubo dan perangkat Padukuhan Traju.

Andri Pranolo, S.Kom., M.Cs., Ph.D., menambahkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat menjadi langkah nyata untuk membangun desa sehat. “Harapannya, program ini dapat menjadi pionir KKN UAD yang berdampak, sekaligus diteruskan oleh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan melalui kebiasaan baik dengan pemeriksaan rutin sebagai upaya antisipasi terhadap kondisi tubuh yang tidak stabil, sehingga dapat terwujud Desa Sehat,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga Padukuhan Traju semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta mampu memeriksakan kesehatannya secara berkala untuk mencegah penyakit hipertensi dan diabetes. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Cek-Kesehatan-Gratis-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 10:19:162025-08-25 10:19:16KKN UAD Bersama Puskesmas Girisubo Berkolaborasi Adakan Cek Kesehatan Gratis

Aksi Nyata Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD di Sekolah Perempuan Purbayan

25/08/2025/in Terkini /by Ard

Proses pembelajaran di Sekolah Perempuan PPKO IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Media PKKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program “Sekolah Perempuan” dengan pertemuan ketiga yang digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Memasuki pertemuan ketiga, antusiasme peserta tidak surut. Kali ini, kegiatan dibagi menjadi dua sesi di lokasi yang berbeda untuk menyesuaikan dengan jadwal peserta. Kelas ibu-ibu dilaksanakan pada pagi hari di Aula Kantor Kelurahan Purbayan, sementara kelas remaja digelar pada sore harinya di Aula Masjid Al Mustaqim.

Program tersebut menghadirkan dua ahli gizi, Nurulita Septiana, S.Gz., untuk kelas ibu-ibu dan Tis’a Salma Muthi’ah, S.Gz., MPH., untuk kelas remaja. Fokus utama pertemuan ini adalah mengenal dan mempraktikkan teori gizi seimbang melalui sesi praktik yang interaktif.

Di kelas ibu-ibu, Nurulita Septiana, seorang Nutrisionis Ahli Muda dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, membawakan materi yang relevan dengan keseharian ibu-ibu, yaitu penerapan gizi seimbang dalam keluarga. Selain membahas penerapan gizi seimbang untuk dewasa dan cara membaca label gizi, beliau juga memberikan wawasan khusus mengenai gizi untuk balita. Diakhir, beliau turut menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang beraneka ragam sesuai dengan pedoman “Gizi Seimbang”.

“Kenapa harus beraneka ragam? Karena tidak ada satupun makanan yang gizinya komplit. Kalau kita makan macam-macam, ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah, maka zat gizi yang kurang di satu makanan bisa dilengkapi oleh makanan lain,” jelas Nurulita Septiana.

Sementara itu, di kelas remaja, Tis’a Salma Muthi’ah, selaku dosen Gizi UAD, menyampaikan materi tentang pentingnya gizi seimbang bagi remaja dan calon ibu. Selain membahas pola makan yang akan mempengaruhi kesehatan saat menjadi calon ibu, para remaja juga dibekali cara praktis membaca label gizi pada jajanan kemasan agar lebih waspada terhadap apa yang mereka konsumsi sehari-hari.

“Kesehatan seorang calon ibu sangat dipengaruhi oleh kesehatannya saat remaja. Pola makan yang terbentuk di masa remaja akan terbawa hingga dewasa, sehingga penting untuk membangun kebiasaan baik sejak dini,” ujar Tis’a Tis’a Salma Muthi’ah.

Puncak acara pada pertemuan ini adalah sesi “Gizi Plate Challenge”. Dalam sesi ini, para peserta dari kedua kelas ditantang untuk menyusun menu makanan pada sebuah piring sesuai dengan prinsip “Isi Piringku” yang telah mereka pelajari. Kegiatan interaktif ini bertujuan untuk mengubah pengetahuan teori menjadi praktik nyata yang nantinya akan diterapkan di rumah. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-pembelajaran-di-Sekolah-Perempuan-PPKO-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Media-PKKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 10:04:312025-08-25 10:04:31Aksi Nyata Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD di Sekolah Perempuan Purbayan

UKM Pramuka UAD Gelar Orientasi Kegiatan Lapangan

25/08/2025/in Terkini /by Ard

UKM Pramuka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Orientasi Kegiatan Lapangan (Foto. UKM Pramuka)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar kegiatan tahunan wajib Orientasi Kegiatan Lapangan (OKL) sebagai lanjutan dari Orientasi Calon Anggota Racana (Oricar). Program ini dirancang untuk melatih disiplin, keterampilan, serta memperluas wawasan kepramukaan melalui pembelajaran langsung di alam terbuka.

OKL terdiri atas dua rangkaian utama: Pra-OKL pada 11–13 Juli 2025 di Kampus IV dan V UAD, serta OKL pada 7–10 Agustus 2025 di Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Bantul. Dalam Pra-OKL, peserta dibekali berbagai materi, di antaranya: rapling (pengenalan dan praktik alat); bivak (mendirikan tenda dengan flysheet); Komunikasi Lapangan (Komplap) melalui semafor, kode morse, dan Handie Talkie (HT); HM3 (hiking, mengembara, mendaki, dan manajemen carrier); Navigasi Darat (Navdar) dengan peta dan kompas; serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

Pada pelaksanaan OKL, peserta ditantang untuk berjalan menggunakan peta menuju titik awal, kemudian menentukan posisi di peta dengan bantuan alat komunikasi lapangan. Mereka juga mempraktikkan komunikasi lapangan serta menghadapi studi kasus pertolongan pertama.

Ketua panitia, Mirna, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan disiplin, kemandirian, dan kepemimpinan. “Jadikan pengalaman di OKL ini sebagai bekal berharga untuk melangkah lebih jauh. Simpanlah setiap tantangan sebagai pelajaran untuk membentuk pribadi yang tangguh,” pesannya.

Kegiatan OKL tahun ini diikuti oleh tiga peserta dengan dukungan 15 panitia. Meski jumlah peserta terbatas, suasana tetap berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, UKM Pramuka UAD berharap dapat lahir generasi muda yang berkarakter, siap menjadi teladan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat maupun bangsa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UKM-Pramuka-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Orientasi-Kegiatan-Lapangan-Foto.-UKM-Pramuka.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 09:51:312025-08-25 09:51:31UKM Pramuka UAD Gelar Orientasi Kegiatan Lapangan

Mahasiswa UAD Tampilkan Produk Inovatif “Lesik” di IPxpose Indonesia 2025

25/08/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tampilkan Produk Inovatif “Lesik” di IPxpose Indonesia 2025 (Foto. Tim Mahasiswa UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi dengan mengikuti ajang bergengsi IPxpose Indonesia 2025 yang berlangsung pada 13-16 Agustus 2025. Dalam kegiatan yang mengusung tema “Elevating Indonesia’s Intellectual Property to The World”, tim mahasiswa UAD menampilkan produk inovatif berupa detergen ramah lingkungan bernama Lesik. Tim ini dibimbing oleh dosen Hayati Mukti Asih, S.T., M.Sc., Ph.D., Ir. Rachma Tia Evitasari, S.T., M.Eng., Muhammad Faishal, S.T., M.Eng., Ph.D., dan Fauziyah Nur Jamal, S.E., M.M., Ph.D.

Produk Lesik dikembangkan oleh mahasiswa lintas program studi, yaitu Revaldo Andriansyah, Bangkit Ardiansyah, Kenedy Wijaya, M. Yoga Asephi, dan Shita Az Zahra Febrianti dari Teknik Industri, serta Ahmad Lupi dan Ananda Rizky Al Pariz Hidayat dari Teknik Kimia.

Mereka merancang detergen ini dengan bahan utama buah lerak yang dikenal sebagai pembersih alami. Lesik hadir untuk menjawab keresahan terhadap penggunaan deterjen konvensional yang mengandung bahan kimia berbahaya dan mencemari lingkungan.

Keunikan Lesik terletak pada bahan bakunya yang alami, ramah lingkungan, dan aman bagi kulit sensitif. Produk ini efektif membersihkan pakaian tanpa menghasilkan busa berlebih yang berpotensi mencemari air. Selain itu, tim mahasiswa UAD juga mengusung konsep kemasan daur ulang agar konsumen ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Saat ini Lesik sudah melalui tahap uji formula hingga uji kualitas, dan rencananya akan resmi launching pada 2 Oktober 2025.

Melalui partisipasi di IPxpose Indonesia 2025, tim mahasiswa UAD berharap produk lokal semakin dikenal dan terlindungi melalui Hak Kekayaan Intelektual. “Jangan takut memulai meskipun dengan langkah kecil, inovasi besar sering lahir dari keresahan sederhana di sekitar kita.”

Kesuksesan tim UAD dalam menghadirkan Lesik membuktikan bahwa inovasi mahasiswa mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Partisipasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap bersaing membawa karya lokal menuju pasar global. (Risa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tampilkan-Produk-Inovatif-Lesik-di-IPxpose-Indonesia-2025-Foto.-Tim-Mahasiswa-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-25 09:37:432025-08-25 09:37:43Mahasiswa UAD Tampilkan Produk Inovatif “Lesik” di IPxpose Indonesia 2025
Page 2 of 337‹1234›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top