• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tim Fortune UAD Raih Juara I Lomba International Economic & Business Plan Competition

16/09/2025/in Prestasi /by Ard

Tim Fortune Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara 1 Lomba International Economic & Business Plan Competition (Foto. Quraini)

Tim Fortune dari Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I dalam Lomba International Economic & Business Plan Competition. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Asosiaipskps dan Himapbsy ini digelar secara daring pada Sabtu, 23 Agustus 2025.

Tim Fortune beranggotakan Quraini Tiara Romadhoni sebagai ketua, bersama Novia Fitri Rahayu dan Febriyanto Safrizal sebagai anggota. Dalam menghadapi kompetisi, mereka mengedepankan strategi untuk tetap tenang, percaya diri, serta meyakini bahwa usaha dan doa tidak akan mengkhianati hasil.

Dalam perlombaan ini, Tim Fortune menghadirkan inovasi berupa budidaya larva Black Soldier Fly atau maggot. Inovasi ini mampu menguraikan 60–80 persen sampah organik, sekaligus menghasilkan pakan ternak berprotein tinggi dan pupuk organik. Program ini diharapkan dapat mengatasi persoalan limbah serta mendorong ekonomi sirkular.

Persiapan matang dilakukan tim sebelum mengikuti lomba. Mereka terlebih dahulu menyusun proposal hingga berhasil lolos ke enam besar. Selanjutnya, tim menyiapkan presentasi dalam bentuk PPT. “Pembagian peran sudah kami atur sesuai dengan materi di slide presentasi. Saat sesi tanya jawab, kami saling membantu dan melengkapi,” jelas Quraini selaku ketua tim.

Momen paling berkesan bagi tim adalah ketika salah satu juri menyampaikan apresiasi terhadap ide bisnis yang ditawarkan. Motivasi utama mereka adalah menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan. “Kita tertarik akan hal positif yang didapatkan, apalagi setelah mendapat kejuaraan. Itu yang membuat kami semangat untuk terus mengikuti perlombaan,” ungkap Quraini.

Sebagai penutup, Quraini menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Senang dan bangga karena ini bukan satu-satunya lomba yang kami ikuti. Alhamdulillah, setiap perlombaan membawa keberuntungan bagi Tim Fortune dan juga Prodi Perbankan Syariah UAD,” ujarnya. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Fortune-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Juara-1-Lomba-International-Economic-Business-Plan-Competition-Foto.-Quraini.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-16 08:40:392025-09-16 08:40:39Tim Fortune UAD Raih Juara I Lomba International Economic & Business Plan Competition

Pengalaman PLP: Belajar Hidup Menjadi Seorang Guru

10/09/2025/in Terkini /by Ard

Penarikan Mahasiswa PLP 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta (Foto. PLP 2)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menarik mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 dari SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta pada Senin, 8 September 2025. Sebanyak 12 mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Bimbingan Konseling (BK), Pendidikan Matematika (PMAT), Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), serta Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), telah menyelesaikan program selama satu bulan.

Ketua kelompok PLP 2, Firnando (PAI), dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pengalaman berharga yang diperoleh. “Selama satu bulan di sekolah ini, kami banyak belajar tidak hanya mengenai proses pembelajaran, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman yang diajarkan di sekolah ini,” ujarnya.

Kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Moch Harpan Nursitadhi, M.Pd., M.Eng., turut memberikan pesan dalam acara penarikan. Ia menekankan bahwa menjadi guru bukan hanya sekadar mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, dan membina. “Terima kasih, semoga kerja sama antara Universitas Ahmad Dahlan dengan SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dosen Koordinator Lapangan (DKL) Nur Anisyah Rachmaningtyas, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa. “Alhamdulillah mahasiswa PLP 2 di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta masih kuat bertahan seluruhnya. Semoga sehat fisik, sehat mental, dan siapa tahu ada guru di sekolah ini yang terkesan lalu merekomendasikan mereka untuk bekerja di sini nantinya,” tuturnya.

Acara penarikan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada pihak sekolah. Salah satu peserta, Shabila Meidiana Utami, mengungkapkan kesannya, “Begitu banyak pengalaman hidup yang akan terus saya kenang, terutama belajar hidup menjadi seorang guru. Semua itu akan saya simpan sebagai pengalaman berharga.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penarikan-Mahasiswa-PLP-2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-SMK-Muhammadiyah-2-Yogyakarta-Foto.-PLP-2.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-10 11:17:332025-09-10 11:17:33Pengalaman PLP: Belajar Hidup Menjadi Seorang Guru

PLP UAD: Wadah Mahasiswa Implementasikan Empat Kompetensi Utama Guru

08/09/2025/in Terkini /by Ard

Penarikan Mahasiswa PLP 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta (Foto. PLP 2)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menarik 10 mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 yang telah menyelesaikan praktik di SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta pada Kamis, 4 September 2025. Para mahasiswa tersebut berasal dari empat program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), serta Bimbingan dan Konseling (BK).

Selama satu bulan, mahasiswa telah mengimplementasikan empat kompetensi utama guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Kepala SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta, Dian Sriwidiarti, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa PLP. “Harapannya, pengalaman ini dapat benar-benar diimplementasikan ketika nanti menjadi pendidik sesungguhnya,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PLP 2, Hermanto, S.Pd., M.Hum., menegaskan bahwa mahasiswa PLP 2 merupakan laskar pendidikan yang luar biasa. Menurutnya, mengajar itu mudah, tetapi mendidik adalah hal yang lebih sulit dan membutuhkan komitmen.

Sementara itu, Ketua PLP 2, Gaesa Kahfi, menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menerima mahasiswa dengan hangat serta kepada guru pamong yang telah membimbing dengan penuh kesabaran.

Perwakilan guru pamong, Ridho Rafiqul Umam, Lc., turut memberikan sambutan sekaligus pesan kepada mahasiswa agar terus berproses menjadi pendidik yang tangguh dan berkarakter. Acara penarikan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa PLP 2 berupa rak buku untuk menunjang kebutuhan perpustakaan sekolah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penarikan-Mahasiswa-PLP-2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-SMP-Muhammadiyah-6-Yogyakarta-Foto.-PLP-2.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-08 10:53:162025-09-08 10:53:16PLP UAD: Wadah Mahasiswa Implementasikan Empat Kompetensi Utama Guru

Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 2025

28/08/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Harapan 3 Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 2025 (Foto. Nadia)

Nadiatul Khusna, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi Perbankan Syariah, berhasil meraih Juara Harapan III dalam ajang Kompetisi dan Pelatihan Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 2025. Nadiatul merupakan anggota Keilmuan Research and Development (RND) Kelompok Studi Ekonomi Islam Ahmad Dahlan Sharia Economic Forum.

Kompetisi ini diawali dengan pelatihan publikasi ilmiah dan literasi Mendeley pada 22–31 Mei 2025, dilanjutkan dengan pengumpulan artikel pada 6–9 Juli 2025, serta seminar dan presentasi karya pada 12 Juli 2025. Pelatihan berlangsung di Kampus IV UAD, sementara perlombaan dilaksanakan secara daring.

Dalam lomba tersebut, Nadiatul mengangkat tema “Keterasingan Bank Syariah di Negara Mayoritas Muslim”. Artikel ini disusun melalui pengumpulan referensi dari jurnal ilmiah dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif.

“Saya mengikuti lomba artikel ini untuk mengasah kemampuan menulis sekaligus menyuarakan gagasan tentang peran bank syariah di masyarakat Muslim. Motivasi saya adalah ingin berkontribusi dengan ide yang bermanfaat serta menjadikan lomba ini sebagai kesempatan belajar dan berkembang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nadiatul mengaku tidak menyangka bisa meraih juara karena masih mahasiswa baru dan bersaing dengan peserta yang lebih berpengalaman. “Hasil ini menjadi kejutan sekaligus motivasi besar untuk terus belajar dan mengasah kemampuan,” tambahnya.

Melalui pencapaiannya, Nadiatul berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak ragu mencoba tantangan baru. “Jangan takut keluar dari zona nyaman. Setiap pengalaman akan menambah ilmu, membuka peluang, dan membawa kita lebih dekat pada prestasi,” ujarnya. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Harapan-3-Kompetisi-Artikel-Ilmiah-Tingkat-Nasional-2025-Foto.-Nadia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-28 11:37:132025-08-28 11:37:13Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 2025

Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus

26/08/2025/in Feature /by Ard

Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bersama Ustaz Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd. (Foto. IC UAD)

Banyak nikmat Allah yang kerap terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah nikmat sehat, baik jasmani maupun mental. “Sering kali kita hanya menyadari nikmat sehat ketika sudah jatuh sakit, padahal tidak ada rumus bahwa seseorang harus sakit dulu atau tua dulu baru meninggal. Karena itu, gunakanlah masa sehat untuk memperbanyak amal,” tutur Ustaz Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd., dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Ahad, 24 Agustus 2025.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya menyadari nikmat waktu. Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk duduk dalam majelis ilmu. “Alhamdulillah, pagi ini kita masih diberi waktu luang untuk hadir. Nikmat ini harus disyukuri sebab ada banyak orang yang sibuk dengan urusan dunia hingga lalai dari menuntut ilmu agama,” ujarnya.

Ustaz Yusuf juga menyinggung tentang orang yang tidak bersyukur. Ia mencontohkan perilaku korupsi sebagai buah dari hati yang tidak pernah merasa cukup. “Orang yang bersyukur akan merasa tenang, sementara yang tidak bersyukur akan selalu mencari-cari, bahkan dengan cara yang salah,” tambahnya.

Nikmat iman adalah karunia paling berharga yang sering dilalaikan. Berbeda dengan harta yang bisa dihitung jumlahnya, iman tidak bisa diukur dengan angka, tetapi nilainya jauh lebih tinggi. “Banyak orang yang lalai menjaga imannya, padahal tanpa iman, hidup tidak ada arah dan pegangan,” ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Ustaz Yusuf menyebutkan tiga cara bersyukur atas nikmat Allah. Pertama, dengan hati yang meyakini bahwa semua berasal dari Allah. Kedua, dengan lisan yang senantiasa mengucapkan hamdalah. Ketiga, dengan tindakan nyata, yaitu mempergunakan nikmat, termasuk harta, untuk kebaikan. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bersama-Ustaz-Yusuf-Hanafiah-S.Pd_.I.-M.Pd_.-Foto.-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-26 09:29:302025-08-26 09:29:30Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus

Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman

21/08/2025/in Feature /by Ard

Prof. Dr. Drs. H. Waharjani, M.Ag. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Prof. Dr. Drs. H. Waharjani, M.Ag., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Bidang Ilmu Agama pada Sabtu, 16 Agustus 2025, di Amphitarium Kampus IV UAD.

Dalam pidatonya yang berjudul “Pintu Masuk Psikologi Profetik”, Prof. Waharjani menegaskan pentingnya menghadirkan pendekatan psikologi yang berpijak pada nilai-nilai kenabian. Hal ini merupakan respons atas krisis spiritual dan degradasi moral yang melanda masyarakat modern.

“Psikologi profetik hadir untuk menghidupkan potensi kenabian dalam diri manusia, membimbing agar perilaku mencerminkan akhlak mulia di hadapan Allah Swt. dan sesama makhluk-Nya,” ungkapnya.

Ia memaparkan bahwa psikologi profetik (prophetic psychology) berakar pada wahyu dan keteladanan Nabi Muhammad saw. serta mengintegrasikan dimensi spiritual, moral, sosial, dan teosentris. Konsep ini, lanjutnya, menekankan kecerdasan kenabian (prophetic intelligence) yang terdiri dari kecerdasan spiritual, emosional, intelektual, dan kemampuan menghadapi kesulitan dengan sabar serta optimisme. Semua itu berpangkal pada kesehatan hati (qalb) dan sifat kenabian: shiddiq, amanah, tabligh, serta fathanah.

“Psikologi profetik tidak sekadar teori, tetapi jalan transformatif untuk membentuk insan kamil yang mampu menebar rahmat bagi seluruh alam. Ia bisa menjadi solusi nyata bagi problem krisis akhlak, lemahnya kepemimpinan moral, hingga tekanan psikologis dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Waharjani.

Di akhir pidatonya, ia menegaskan harapan agar disiplin ilmu ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga diterapkan dalam pendidikan, bimbingan keluarga, hingga kebijakan sosial. “Dengan psikologi profetik, kita berupaya melahirkan manusia beradab, yang dekat dengan Tuhannya, sekaligus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi sesama,” pungkasnya. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Drs.-H.-Waharjani-M.Ag_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-21 10:47:332025-08-21 10:47:33Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman

Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 2025

19/08/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih Juara 2 Lomba Pengabdian Masyarakat dalam ASLAMA PTMA 2025 (Foto. Ziya)

Muhammad Ziya Ul Albab, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara II dalam Lomba Pengabdian Masyarakat, yang merupakan bagian dari ajang Lomba Kreativitas Mahasiswa Asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah–‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Kegiatan yang digelar secara daring oleh Asosiasi Pengelola Asrama PTMA ini berlangsung dari 26 Mei hingga 15 Juni 2025 dan diikuti oleh mahasiswa dari 28 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Dalam perlombaan yang berbentuk video dokumenter ini, Ziya menampilkan perjalanan pengabdian saat mengajar anak-anak di TPA Nurul Balad. Video tersebut tidak hanya menampilkan proses mengajar, tetapi sekaligus menjadi kenang-kenangan bagi anak-anak TPA dan bentuk kontribusi nyata dalam menyebarkan konten yang bermanfaat.

Persiapan dilakukan secara matang dengan niat ikhlas dan koordinasi bersama tim. Proses produksi melibatkan Haidil, serta dukungan dari Abdur dan Salma sebagai pemeran (aktor) dalam video. Mereka juga melakukan analisis lapangan terlebih dahulu untuk mengetahui momen apa saja yang perlu direkam. Untuk menghasilkan karya terbaik, Ziya dan tim menggunakan kamera profesional, drone, lighting yang mumpuni, serta mengoptimalkan keterampilan penyuntingan (editing) yang telah didapat dari pengalaman sebelumnya.

“Atas izin Allah Swt., seluruh ikhtiar yang kami lakukan berjalan lurus dengan hasil yang diberikan. Saya bersyukur dengan rezeki Juara II ini,” ujar Ziya. Ia juga menyampaikan kesan penuh rasa syukur dan bahagia karena dapat mewakili Asrama Persada serta berpesan agar selalu bersemangat melakukan kebaikan, mengejar cita-cita, dan senantiasa menyandarkan diri kepada Allah Swt.

“Upayakan yang terbaik dari dirimu, bersemangatlah pada hal-hal yang bermanfaat, dan mintalah tolong kepada Allah. Janganlah menyerah, semoga setiap langkah kebaikan menjadi pahala jariyah untuk kita,” tutupnya. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-Juara-2-Lomba-Pengabdian-Masyarakat-dalam-ASLAMA-PTMA-2025-Foto.-Ziya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-19 10:36:232025-08-19 10:36:23Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 2025

UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

16/08/2025/in Terkini /by Ard

Pengukuhan Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengukuhkan empat Guru Besar baru melalui Sidang Terbuka Senat di Amphitarium Kampus IV UAD pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Keempat Guru Besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Drs. Waharjani, M.Ag.; Prof. Ir. Maryudi, S.T., M.T., Ph.D.; Prof. Dr. Siti Mahsanah Budijati, S.T.P., M.T.; dan Prof. Dr. Anom Wahyu Asmorojati, S.H., M.H.

Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., secara resmi membuka Sidang Terbuka Senat. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia oleh Dr. Farid Setiawan, S.Pd., M.Pd.I., selaku Kepala Bidang Seleksi dan Pengembangan Karier Biro Sumber Daya Manusia UAD. Masing-masing Guru Besar kemudian menyampaikan pidato pengukuhan yang diawali dengan penayangan video profil.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., menyampaikan harapannya agar capaian tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Rektor UAD telah menggulirkan semangat pengembangan universitas sebagai community service university. “Pengukuhan ini bukanlah akhir, tetapi titik awal untuk kiprah yang lebih kontributif,” ujarnya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan selamat atas capaian tertinggi tersebut. Ia memaparkan bahwa saat ini UAD memiliki 57 Guru Besar, 139 Lektor Kepala, 392 Lektor, 133 Asisten Ahli, dan 55 Tenaga Pengajar. UAD, lanjutnya, berkomitmen mendukung program LLDIKTI Wilayah V, yakni nolisasi Asisten Ahli, dengan target dua tahun ke depan seluruh Asisten Ahli dan Tenaga Pengajar dapat mencapai jabatan Lektor.

Lebih lanjut, Prof. Muchlas menekankan bahwa Guru Besar hendaknya senantiasa menjaga marwah keilmuan dan akademik. Ia mendorong para Guru Besar untuk menghasilkan karya-karya spektakuler dengan semangat hilirisasi. “Kita juga perlu merancang unifikasi keilmuan yang sudah digulirkan dua tahun terakhir. Dengan integrasi keilmuan yang solid, UAD akan semakin mampu berperan sebagai universitas yang memberi solusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., dan Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, S.E., M.Com. Acara diakhiri dengan doa penutup, penutupan sidang oleh Ketua Senat, dan ucapan selamat dari para tamu undangan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengukuhan-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-16 12:45:372025-08-16 12:45:37UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

Menjaga Keseimbangan Ilmu dan Spiritualitas di Bangku Kuliah

15/08/2025/in Terkini /by Ard

Murtihana Rahma Pratiwi, wisudawan berprestasi dari Prodi Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Murti)

Murtihana Rahma Pratiwi, wisudawan berprestasi dari Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (FAI UAD) dengan IPK 3,93, merasa bahwa perjalanan kuliah bukan sekadar pencapaian akademis. Lebih dari itu, ia memaknainya sebagai proses menjaga keseimbangan antara ilmu dan spiritualitas.

“Spiritualitas memberikan peran penting dalam kehidupan saya sebagai mahasiswa karena berpengaruh besar dalam mengatur keseimbangan mental dan emosional,” ungkapnya. Saat menghadapi tekanan akademis, ia memilih untuk memandang setiap ujian sebagai bagian dari ketentuan terbaik Allah Swt. “Ketika sulit, saya yakin Allah sedang mengangkat derajat saya. Dan ketika mendapatkan kebaikan, saya tidak menganggap itu murni hasil jerih payah, tetapi karunia dari-Nya,” tambahnya.

Lulus dari UAD sekaligus Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) membentuk mimpi besar bagi Murtihana. Ia ingin memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui penelitian, pendidikan, dan pengabdian. “Saya ingin membantu menciptakan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Selain itu, saya ingin berkontribusi dalam dakwah Islam dan Kemuhammadiyahan dengan menghidupkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di masyarakat secara luas,” jelasnya.

Selama kuliah di PUTM, Murtihana menganggap interaksi dengan teman-teman dari berbagai daerah sebagai pengalaman paling berharga. “Setiap orang punya karakter dan keunikan masing-masing. Bekerja sama dengan mereka dalam berbagai proyek membuat saya belajar memahami dan menghargai perbedaan, sekaligus memperluas relasi dengan orang-orang berkualitas,” katanya.

Kesibukan di asrama tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap berprestasi. Strategi belajarnya sederhana namun konsisten, yakni dengan membuat jadwal belajar yang terstruktur, menetapkan skala prioritas, dan disiplin dalam menjalankannya. “Belajar kelompok juga sangat membantu saya memperdalam pemahaman materi, sekaligus melatih kemampuan menyampaikan materi secara lebih mendalam,” ujarnya.

Bagi Murtihana, ilmu dan iman adalah dua pilar yang saling menguatkan. Ia percaya, prestasi akademik akan lebih bermakna jika dibersamai dengan keteguhan spiritual dan kepedulian pada sesama. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Murtihana-Rahma-Pratiwi-wisudawan-berprestasi-dari-Prodi-Ilmu-Hadis-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Murti.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-15 10:04:222025-08-15 10:04:22Menjaga Keseimbangan Ilmu dan Spiritualitas di Bangku Kuliah

Merantau, Berjuang, dan Menemukan Manisnya Ilmu

13/08/2025/in Terkini /by Ard

Azmi Sani, wisudawan berprestasi dari Program Studi BSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas FAI UAD)

Azmi Sani, wisudawan berprestasi dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (BSA FAI UAD), menganggap kelulusan bukan sekadar akhir dari perjalanan kuliah. Ia menyebutnya sebagai babak baru setelah menempuh jalan panjang yang penuh pelajaran, tantangan, dan keberkahan.

Berasal dari Sorong Utara, Papua Barat, Azmi memutuskan merantau ke Yogyakarta untuk menuntut ilmu. Prinsip hidupnya sederhana, terinspirasi dari nasihat Imam Syafi’i yang mengatakan bahwa orang berilmu dan beradab tidak akan tinggal diam di kampung halaman. “Tinggalkan negerimu dan hiduplah di negeri orang. Berlelah-lelahlah karena manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang,” ujarnya.

Salah satu momen paling berkesan selama berkuliah di UAD adalah ketika ia menjadi bagian dari tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Madinah UAD 2024. “Sebuah kesyukuran dan kehormatan bisa menjadi salah satu tim KKN Madinah UAD batch #1 ini,” tuturnya. Bagi Azmi, kesempatan itu tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga memperluas wawasan dan mengasah kemampuan bersosialisasi di lingkungan baru.

Perjalanan kuliah tentu tak lepas dari rasa jenuh, stres, dan kegagalan. Azmi memiliki cara tersendiri untuk menghadapinya. Saat jenuh, ia mengingat kembali tujuan awal merantau dan sesekali memberi jeda untuk penyegaran diri (self-refresh) dengan bepergian (hang out) atau wisata kuliner. Ketika stres, terutama menjelang ujian, ia memperketat jadwal belajar dan rutin meninjau ulang (review) materi. “Semakin sering kita meninjau ulang, semakin percaya diri kita menghadapi ujian,” katanya.

Ia melihat kegagalan sebagai bagian alami dari suatu proses. “Orang sukses itu harus bernyali untuk gagal. Mereka yang berani gagal tahu cara bangkit dan mencoba lagi sehingga di masa depan dapat lihai melihat peluang,” tuturnya.

Untuk adik-adik tingkatnya, ia berpesan agar tetap sabar dan semangat. “Maksimalkan segala potensi kalian, susun perencanaan masa depan dari sekarang, jangan melalaikan perkuliahan, dan tumbuhlah menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi siapa saja,” pesannya. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Azmi-Sani-wisudawan-berprestasi-dari-Program-Studi-BSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-13 12:08:492025-08-13 12:08:49Merantau, Berjuang, dan Menemukan Manisnya Ilmu
Page 4 of 20«‹23456›»

TERKINI

  • Tim ORIVAGO UAD Lolos Pendanaan P2MW, Kembangkan Suplemen Alami untuk Kesehatan Ayam13/08/2026
  • Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alami untuk Membuat Obat Luka Bakar13/08/2026
  • UAD dan Universiti Malaysia Pahang Jalankan Student Mobility Program12/08/2026
  • Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan12/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Buat Nanogel dari Ikan Gabus dan Aloe vera untuk Luka Bakar12/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026

FEATURE

  • Belajar Tak Pernah Usai13/08/2026
  • Dari Titik yang Tertinggal, Fikrotus Shofiyah Menemukan Jalannya13/08/2026
  • Menjadi Versi Terbaik Melalui Ketekunan13/08/2026
  • Membangun Masa Depan dari Setiap Pengalaman12/08/2026
  • Di Balik Prestasi, Ada Proses yang Tak Pernah Berhenti12/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top