• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa UAD Latih Kemampuan Jurnalistik Lewat Magang di Lembaga Muhammadiyah

09/05/2025/in Terkini /by Ard

Para Mahasiswa Magang PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto PBI UAD)

Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti program magang mata kuliah Practicum of Journalism mulai 1 Mei hingga akhir Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum berbasis praktik yang dibimbing oleh dosen pengampu, Prayudha, M.A.

Program magang ini bekerja sama dengan dua lembaga mitra eksternal, yaitu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Sebanyak 12 mahasiswa ditempatkan di Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sementara 4 lainnya di PWM DIY, disesuaikan dengan kebutuhan lembaga dan kapasitas masing-masing lokasi.

Para mahasiswa akan menjalani magang selama tiga bulan dengan sistem kerja enam hari dalam sepekan, dari Senin hingga Sabtu. Mereka akan bertugas di bawah koordinasi Bidang Media dan Komunikasi, dengan tanggung jawab utama meliputi penulisan press release, pembuatan berita, artikel, serta konten media sosial kelembagaan.

Sebelum diterjunkan ke lokasi magang, para peserta mengikuti sesi wawancara seleksi berbahasa Inggris sebagai bagian dari penilaian awal dan pelatihan komunikasi profesional. “Saya cukup terkejut karena seluruh proses wawancara dilakukan full dalam Bahasa Inggris. Ini menjadi pengalaman baru yang sangat berkesan bagi saya,” ujar Derly, salah satu mahasiswa UAD peserta magang.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterampilan jurnalistik sekaligus merealisasikan konsep widening competence, yaitu strategi pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ranah pengajaran. Mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, menulis strategis, serta beradaptasi dengan dinamika kerja di lingkungan jurnalistik institusional. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Para-Mahasiswa-Magang-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-09 10:58:182025-05-09 10:58:18Mahasiswa UAD Latih Kemampuan Jurnalistik Lewat Magang di Lembaga Muhammadiyah

PBSI FKIP UAD Gelar Sapa Prodi, Mahasiswa Dapat Ruang Suara dan Solusi

09/05/2025/in Terkini /by Ard

Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., Dosen PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat memberikan penjelasan (Foto Mawar)

Dalam upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dan responsif antara program studi dan mahasiswa, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Sapa Prodi secara daring melalui Google Meet, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official, Sabtu, 3 Mei 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Kaprodi PBSI, Roni Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan bahwa Sapa Prodi merupakan sarana penting untuk menjalin dialog dua arah antara prodi dan mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Menurutnya, pertemuan ini diadakan untuk mendengarkan langsung suara mahasiswa agar pelaksanaan pendidikan di PBSI berjalan lebih optimal.

“Kami ingin tahu, apakah perkuliahan sudah berjalan lancar atau ada kendala? Apakah dosen datang tepat waktu? Kami butuh laporan dari teman-teman mahasiswa karena prinsip kami adalah memberikan pelayanan maksimal,” ujar Roni dalam sambutannya.

Ia juga menyinggung beberapa isu penting, di antaranya, perkuliahan tahsin sebagai syarat wajib kelulusan dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan standar minimal nilai B, tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan TOEFL yang walaupun tidak memiliki masa kedaluwarsa tetap harus memenuhi batas skor tertentu yaitu UKBI 550 dan TOEFL 420. Alternatif penyusunan tugas akhir tidak selalu dalam bentuk skripsi tetapi juga bisa melalui publikasi ilmiah, dan program KKN baik reguler maupun alternatif yang harus disesuaikan dengan kesiapan SKS dan mata kuliah prasyarat.

Tak hanya akademik, Roni juga menekankan pentingnya komunikasi aktif mahasiswa, termasuk menyampaikan kendala pembiayaan ataupun masalah psikologis akademik, secara langsung ke pihak prodi. “Jangan hanya sharing di media maya. Lebih baik komunikasikan langsung ke kami. Kalau tidak ada komunikasi, maka tidak akan ada solusi,” imbuhnya.

Sesi dilanjutkan dengan penjelasan dari Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., salah satu dosen PBSI, yang menyampaikan bahwa program Sapa Prodi diadakan secara rutin di awal semester menjelang UTS dan menjelang UAS. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum formal, tetapi menjadi semacam mimbar akademik, tempat mahasiswa bebas menyampaikan kritik, saran, maupun apresiasi terhadap proses pembelajaran.

“Kalau merasa dosen terlalu banyak memberi tugas, misalnya saya, silakan sampaikan. Kami sangat terbuka, dan semua masukan akan ditindaklanjuti dalam rapat prodi,” ujar Yosi.

Kegiatan Sapa Prodi ini menjadi bukti konkret komitmen PBSI FKIP UAD dalam membangun pendidikan yang partisipatif dan berkualitas, di mana suara mahasiswa menjadi bagian penting dari proses peningkatan mutu akademik. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Yosi-Wulandari-M.Pd_.-Dosen-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-saat-memberikan-penjelasan-Foto-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-09 10:47:522025-05-09 10:47:52PBSI FKIP UAD Gelar Sapa Prodi, Mahasiswa Dapat Ruang Suara dan Solusi

Skripsi Tanpa Galau? Ini Kata Yosi, Dosen Greenflag PBSI

08/05/2025/in Terkini /by Ard

Bincang Akademik Bersama Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., Dosen PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto PBSI UAD)

Sabtu, 3 Mei 2025, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar bincang akademik bertajuk “Tips Mengerjakan Skripsi Anti Galau”. Acara ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official dan menghadirkan Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., sebagai pembicara utama yang dikenal sebagai “Dosen Greenflag PBSI”.

Dalam sesi yang penuh antusiasme ini, Yosi mengungkap bahwa kegalauan skripsi ternyata tak hanya menghantui mahasiswa semester akhir. “Bahkan anak-anak SMA yang nonton konten TikTok saja sudah merasa takut duluan dengan skripsi,” ujarnya.

Menurutnya, skripsi adalah perkara psikologis, bukan semata-mata akademis. Banyak mahasiswa berprestasi tiba-tiba “menghilang” saat skripsi karena tidak siap mental. Untuk itu, menurutnya tips pertama dan utama adalah “selesai dengan diri sendiri”.

“Kita harus mengenali siapa diri kita, apa kelebihan dan kelemahannya. Jangan terus bandingkan diri dengan orang lain. Fokus pada kekuatan kita, karena tidak ada manusia yang sempurna,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi baik dengan dosen wali atau dosen pembimbing akademik. Ia menyarankan agar mahasiswa aktif berkonsultasi setiap semester dan tidak segan menyampaikan apa yang dirasakan, termasuk minat dan ketertarikan riset.

“Kalau kamu nyaman di bidang A, tapi diberi topik di bidang B dan kamu tidak suka, ya beranilah bicara. Tapi tetap terbuka juga untuk mencoba, karena yang kita kira baik belum tentu cocok buat kita,” imbuhnya.

Tips lainnya adalah memahami minat sejak dini, bahkan dari semester 5 atau 6, mahasiswa sudah bisa membangun relasi akademik dengan dosen yang sesuai bidang risetnya. Saat ini banyak kampus, termasuk UAD sudah menerapkan skema dosen payung dan menyediakan berbagai peluang riset kolaboratif.

“Bahkan sekarang, kalau rajin ikut hibah kementerian atau program kreativitas mahasiswa (PKM), itu bisa diakui sebagai tugas akhir. Tahun kemarin, tujuh mahasiswa saya lulus tanpa skripsi konvensional, karena hasil karya mereka direkognisi,” ungkapnya.

Galau Skripsi: Wajar atau Bahaya?

Pertanyaan dari Aziz salah satu penonton live menjadi sorotan. “Galau karena skripsi itu wajar nggak sih, dan kapan jadi tanda bahaya?”

Yosi menjawab kalau galau itu wajar dan manusiawi. Ia juga pernah galau waktu S1 dulu. Namun ia memberi catatan penting, yang tidak wajar adalah saat galau membuat kita berhenti berusaha.

“Kalau sudah tidak berani datang ke kampus atau menghindar dari dosen, itu bahaya. Overthinking bisa menjerumuskan. Padahal masa depan itu masih putih, masih bersih, masih bisa kita isi dengan hal-hal baik.” Ia mendorong mahasiswa untuk tetap mencari jalan keluar ketika merasa buntu. Jangan sampai rasa takut mengendalikan hidup.

Seberapa Besar Peran Dosen Pembimbing?

Pertanyaan dari penonton live lainnya, Caca, mengangkat isu krusial. “Apakah kelancaran skripsi tergantung dosen pembimbing?”

Menurut Yosi, peran dosen pembimbing sangat penting. Bahkan, katanya, nilai tertinggi sidang berasal dari pembimbing, bukan penguji. “Makanya kalian jangan takut sama penguji, yang penting bangun hubungan baik dengan pembimbing dan kerjakan naskahnya sendiri,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa setiap dosen punya gaya masing-masing. Namun, seorang dosen tetap harus melihat tugasnya sebagai amanah. “Kalau nama dosen tercantum sebagai pembimbing, berarti bertanggung jawab, bukan hanya pada konten akademik, tapi juga secara psikologis. Anak-anak sekarang itu Gen Z, semangatnya besar tapi mudah terdistraksi. Dosen harus memahami hal tersebut.”

Ia bercerita tentang mahasiswa bimbingannya yang awalnya tidak percaya diri, namun berhasil menembus program nasional karena didukung penuh. “Saat saya melihat mahasiswa yang awalnya ragu-ragu, bisa bangkit dan percaya diri, itu kebahagiaan yang tak bisa dijelaskan. Jadi, dosen itu harus hadir, walaupun sibuk minimal dengan merespons dan meluangkan waktu,” tutupnya.

Acara ini menyampaikan pesan kuat bahwa skripsi tidak harus menjadi beban jika mahasiswa mau mengenali diri, aktif membangun relasi akademik, dan dosen hadir sebagai pembimbing sekaligus pendamping mental. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Bincang-Akademik-Bersama-Dr.-Yosi-Wulandari-M.Pd_.-Dosen-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-08 11:36:472025-05-08 11:36:47Skripsi Tanpa Galau? Ini Kata Yosi, Dosen Greenflag PBSI

D’Masive: Bedah Buku Pendidikan yang Membebaskan oleh Paulo Freire

07/05/2025/in Feature /by Ard

Sesi Presentasi DMasive oleh IMM PBII dan EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Ika)

Diskusi Mahasiswa Progressive (D’Masive) program kerja (proker) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah gabungan yang terdiri atas Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), atau yang biasa disebut dengan IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sukses dilaksanakan pada 12 April 2025. Mereka bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBI (EDSA) UAD dalam membedah Bab I buku dengan judul Pendidikan yang Membebaskan karya Paulo Freire. Presentasi bedah buku ini dilakukan oleh dua anggota IMM PBII dan dua anggota EDSA.

Pada pembedahan buku tersebut, dipaparkan mengenai pengertian dari masyarakat transisi yaitu masyarakat yang mengalami perubahan dari bentuk satu ke bentuk lain. Dalam konteks buku, masyarakat yang digunakan sebagai contoh adalah masyarakat Brasilia pada tahun 1950 dan awal 1960-an. Masyarakat transisi pada dasarnya memiliki kesadaran untuk tumbuh, tetapi belum dapat sepenuhnya kritis terhadap permasalahan yang terjadi.

Dipaparkan juga mengenai peran manusia sejatinya yaitu sebagai sumber perubahan. Manusia bukan hanya objek yang dikenai, tetapi merupakan subjek yang merdeka dalam melakukan perubahan. Perubahan tersebut harus dimulai dari diri sendiri dengan menumbuhkan sebuah kesadaran.

Selain itu, selama ini pendidikan sering disalahartikan sebagai tempat guru untuk mentransfer ilmu dan berperan aktif dalam pembelajaran. Sedangkan siswa, mereka memegang peran pasif sebagai penerima ilmu saja. Padahal, sejatinya yang belajar adalah keduanya baik itu guru maupun siswa.

Dijelaskan pula mengenai perkembangan kesadaran masyarakat transisi yang bermula dari kesadaran semiintransitif yaitu kurangnya kesadaran masyarakat sehingga tidak dapat memahami masalah-masalah yang berada di luar kebutuhan biologis. Dilanjutkan dengan kesadaran transitif-naif yang mana masyarakat sudah dapat diajak menganalisis sebuah permasalahan tetapi belum secara kritis sehingga masih banyak adanya debat kusir. Kemudian kesadaran transitif-naif ini dapat berkembang menjadi transirif-kritis yang mana masyarakat dapat menafsirkan masalah secara matang dan memahami konsep sebab-akibat dengan baik. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-Presentasi-DMasive-oleh-IMM-PBII-dan-EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-07 10:34:062025-05-07 10:34:06D’Masive: Bedah Buku Pendidikan yang Membebaskan oleh Paulo Freire

IMM PBII Gandeng EDSA UAD dalam D’Masive

07/05/2025/in Terkini /by Ard

Sesi Foto Bersama D’Masive IMM PBII x EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Ika)

Diskusi Mahasiswa Progressive (D’Masive) merupakan salah satu program kerja (proker) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah gabungan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), yang biasa disebut dengan IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Proker ini berupa diskusi santai bedah buku yang diawali dengan presentasi oleh perwakilan anggota mengenai buku yang telah disepakati sebelumnya.

Hal yang berbeda muncul dari D’Masive pada tahun 2025 ini. IMM PBII menggandeng Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBI (EDSA) UAD dalam pertemuan bulan April, lebih tepatnya dilaksanakan pada 12 April 2025 dan bertempat di Depan Museum Muhammadiyah UAD. D’Masive mengupas Bab I buku Pendidikan yang Membebaskan karya Paulo Freire.

Acara diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh moderator kegiatan, dilanjutkan sambutan yang dipaparkan oleh Koordinator Divisi Penalaran EDSA dan perwakilan IMM PBII. Dalam sambutannya, Koordinator Divisi Penalaran EDSA menyampaikan rasa terima kasih kepada IMM PBII yang telah bersedia bekerja sama dengan EDSA dalam proker kali ini serta mengungkapkan harapan dari diadakannya kegiatan tersebut.

“Saya selaku perwakilan EDSA mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada IMM PBII karena bersedia bekerja sama dengan EDSA. Saya harap dengan adanya kerja sama ini dapat mempererat hubungan serta memberikan banyak wawasan kepada peserta yang hadir hari ini,” ungkapnya

Memasuki acara inti, yaitu presentasi buku yang dilakukan oleh dua perwakilan IMM PBII dan dua perwakilan EDSA. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab oleh para peserta yang berlangsung secara aktif. Sebagai penutup acara, dilakukan foto bersama seluruh peserta. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-Foto-Bersama-DMasive-IMM-PBII-x-EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-07 10:22:272025-05-07 10:22:27IMM PBII Gandeng EDSA UAD dalam D’Masive

PPPK UAD Selenggarakan Seminar Hasil PLP I & II

07/05/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Zalik Nuryana M.Pd.I., Ph.D pada Seminar Hasil PLP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Faiq)

Pusat Pengembangan Profesi Kependidikan (PPPK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan seminar hasil Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I dan II 2024 dengan tema “Transformasi Pendidikan Melalui Praktik Nyata di Sekolah”. Seminar ini diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 30 April 2025.

Fariz Setyawan, M.Pd. selaku kepala laboratorium PPPK UAD melaporkan bahwa hasil PLP pada tahun 2024 baik PLP 1 maupun 2 berhasil mengumpulkan sebanyak 1.300-an artikel yang telah difilter dari jumlah 1.500-an artikel dengan rincian 682 artikel dari PLP 1 dan 628 artikel dari PLP 2. Pelaksanaan PLP tahun 2024 juga mendapatkan evaluasi dari sekolah mitra terutama terkait durasi dan luaran yang dihasilkan oleh mahasiswa. Pada PLP tahun 2025 ini, Fariz menuturkan bahwa tim PPPK akan lebih fokus dalam pencapaian yang diperoleh mahasiswa ketika terjun ke sekolah.

Sementara itu, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Agama Islam dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersama Fakultas Agama Islam (FAI) selalu bekerja sama dalam menciptakan masa depan pendidikan, yang mana hal ini merupakan rasa syukur dengan diimplimentasikan menuju pendidikan yang diinginkan. Ia juga menyampaikan bahwa PLP merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dilakukan oleh FKIP dan FAI bersama membangun silaturahmi dengan masyarakat.

Oleh karena itu, seminar kali ini diharapkan tidak hanya sekadar mengangkat isu strategis dalam pendidikan, tetapi juga mencari dan menyentuh yang dibarengi dengan aksi nyata dalam isu pendidikan. Menurut Arif Rahman, untuk mengetahui kondisi pendidikan yang ada maka mahasiswa juga harus terjun ke sekolah-sekolah sehingga memahami kebutuhan yang ada.

Selanjutnya, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. selaku Wakil Dekan FKIP dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan PLP, mahasiswa diberikan fasilitas untuk menulis artikel yang setidaknya bisa terbit di prosiding PLP UAD. Ia juga berharap PLP ini bisa menjadi cikal bakal mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir berbasis publikasi. Menurutnya, dengan publikasi dapat menjadi bekal mahasiswa mempersiapkan masa depan karena publikasi masuk ke dalam curriculum vitae (CV) yang diperhitungkan di dunia kerja. Terakhir, Prof. Suyatno secara resmi membuka seminar kali ini dengan mengucap basmalah.

Acara dilanjutkan dengan seminar yang dipandu oleh Anaas Tri Ridho Yuliana, S.Pd., M.Pd. selaku dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam. Pada seminar tersebut diisi materi oleh Dr. Yosi Wulandari, M.Pd. selaku dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Selain itu, Zalik Nuryana, M.Pd.I., Ph.D. selaku dosen Prodi Pendidikan Agama Islam turut menjadi pemateri. Tidak hanya itu, Indri Astuti, S.Pd. selaku alumnus Prodi PBSI UAD juga menjadi pemateri. (Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Zalik-Nuryana-M.Pd_.I.-Ph.D-pada-Seminar-Hasil-PLP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Faiq.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-07 10:08:092025-05-07 10:08:09PPPK UAD Selenggarakan Seminar Hasil PLP I & II

Membangun Komunikasi yang Efektif, HMPS BK & PIK-M UAD Adakan LDOK

02/05/2025/in Terkini /by Ard

LDOK HMPS BK & PIK-M Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (HMPS BK UAD)

Kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Konseling (BK) dengan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) Sahabat Mentari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam acara Latihan Dasar Organisasi Kepemimpinan (LDOK) berjalan sukses. Acara yang diadakan pada 27 April 205 di Kampus IV itu memiliki pembahasan yang fundamental yakni “Bersama BK UAD: Mencetak Pemimpin Berjiwa Peduli, Peka, dan Menginspirasi”.

LDOK merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap pergantian periode untuk melaksanakan pengukuhan kepada anggota HMPS BK dan PIK-M UAD. Terdapat dua pemateri yang hadir dalam kegiatan LDOK. Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Bidang Humas dan Protokol Kantor Universitas UAD sekaligus dosen Program Studi BK, membahas terkait bagaimana kepemimpinan berpengaruh dalam sebuah organisasi. Sementara itu, Novia Wahyuningsihtyas, S.Pd. memaparkan materi terkait problem solving dan manajemen dalam organisasi.

Pada sesi tersebut, dijelaskan tentang cara menyelesaikan konflik pada masalah di organisasi yang mengedepankan komunikasi secara efektif, serta pentingnya komunikasi yang efektif dalam organisasi demi mencapai tujuan bersama dan meningkatkan kinerja. Selain itu, dipaparkan pula strategi untuk mendorong transparansi, kejelasan, keselarasan tujuan, mengurangi kesalahpahaman, konflik, dan kesalahan.

LDOK diadakan dengan tujuan untuk memperbaiki komunikasi agar ke depannya mampu lebih baik lagi antaranggota, tidak hanya berwacana tanpa aksi yang nyata. Dengan kegiatan LDOK ini, di harapkan kedua organisasi yaitu HMPS BK dan PIK-M UAD memiliki komunikasi yang lebih efektif serta solidaritas antarorganisasi. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/LDOK-HMPS-BK-PIK-M-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-HMPS-BK-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-02 13:01:372025-05-02 13:01:37Membangun Komunikasi yang Efektif, HMPS BK & PIK-M UAD Adakan LDOK

PBI UAD Gaungkan Kolaborasi Pendidikan ASEAN Lewat Webinar Internasional

28/04/2025/in Terkini /by Ard

Webinar Internasional PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. PBI UAD)

Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berpartisipasi dalam webinar internasional bertajuk “INDO-PHIL Cross Cultural Synergy: Strengthening Practice Teaching through ASEAN Collaboration”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 12 April 2025 dan melibatkan kerja sama antara UAD dengan West Visayas State University, Filipina.

Dalam webinar tersebut, dosen PBI UAD Nur Rifai Ahsan, M.Ed. dan Dr. Rifky Dora Wijayati turut hadir sebagai pembicara. Selain itu, dua mahasiswa PBI UAD, yakni Nadia Raodatul Jannah dan Qurrota A’yun, juga mengambil peran aktif dalam sesi presentasi.

Webinar bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam pengajaran praktik melalui pertukaran budaya antara Indonesia dan Filipina. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan ASEAN dengan memanfaatkan keanekaragaman budaya sebagai kekuatan.

Rifky Dora Wijayati menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat kerja sama antarnegara. “Kami menyambut dengan hangat terselenggaranya acara Indo-Phil sebagai wujud nyata dari kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Filipina. Semoga kegiatan ini menginspirasi lahirnya inisiatif-inisiatif kolaboratif lainnya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan di kedua negara,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa webinar ini merupakan platform bagi peserta untuk bertukar ide dan pengalaman dalam pengajaran praktik. “Harapan kami, kerja sama ini akan terus berkembang melalui program-program konkret seperti pertukaran pelajar dan dosen, penelitian bersama, serta pengabdian masyarakat lintas negara,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa, Nadia Raodatul Jannah, menyampaikan kesan positif atas keterlibatannya dalam acara ini. “Kesan saya luar biasa banget bisa mendapat kesempatan menjadi salah satu pembicara dengan teman-teman Filipina dari West Visayas State University. Saya juga berbagi pengalaman tentang kegiatan PKM bersama PT UMIRA SINERGI GLOBAL di Bali yang mendapat antusiasme yang baik, sekaligus belajar sedikit bahasa Tagalog dari mereka,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PBI UAD terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pertukaran budaya. Diharapkan, hubungan kerja sama antara Indonesia dan Filipina dalam bidang pendidikan akan semakin erat ke depannya. (din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Webinar-Internasional-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-28 12:55:282025-04-28 12:55:28PBI UAD Gaungkan Kolaborasi Pendidikan ASEAN Lewat Webinar Internasional

Mahasiswa UAD Inisiasi Fun Math untuk Tingkatkan Numerasi Siswa SD Muhammadiyah Gendol III

14/04/2025/in Terkini /by Ard

Fun Math Numerasi oleh Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mahasiswa KM 8)

Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 8 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan inovasi pembelajaran matematika melalui program fun math di SD Muhammadiyah Gendol III, Sleman, Yogyakarta. Program ini berlangsung selama empat bulan, dari September hingga Desember 2024, sebagai bagian dari inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.

Ketua tim Kampus Mengajar, Yandi Ade Kurniawan dari UAD, bersama rekan-rekannya, mengembangkan fun math guna meningkatkan minat siswa terhadap matematika dengan metode yang lebih interaktif dan menyenangkan. Program ini terbagi menjadi tiga fase sesuai dengan tingkat kelas.

Pada fase pertama (paint by numbers), siswa kelas 1 dan 2 diajak menyelesaikan soal penjumlahan atau pengurangan sebelum mewarnai gambar sesuai hasil yang diperoleh. Fase kedua yang ditujukan bagi kelas 3 dan 4 mengombinasikan permainan crossword dan snake and ladder dengan soal matematika untuk melatih ketelitian dan kecepatan berpikir siswa. Sementara itu, fase ketiga menggunakan metode team games tournament (TGT) bagi kelas 5 dan 6, di mana siswa berkompetisi menyelesaikan soal interaktif menggunakan laptop dan proyektor.

Kepala SD Muhammadiyah Gendol III, Aris Suranto, S.Pd., menyatakan bahwa program fun math membawa dampak positif terhadap numerasi siswa, yang terlihat dari peningkatan hasil asesmen mereka. Yandi Ade Kurniawan juga mengungkapkan harapannya agar metode ini dapat terus diterapkan di sekolah.

Dengan pendekatan inovatif, fun math terbukti meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap matematika sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fun-Math-Numerasi-oleh-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mahasiswa-KM-8.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-14 10:41:442025-04-14 10:41:44Mahasiswa UAD Inisiasi Fun Math untuk Tingkatkan Numerasi Siswa SD Muhammadiyah Gendol III

Qurrota A’yun: Torehkan Juara II di ASEAN Exhibition Universities Forum 2025

16/03/2025/in Prestasi /by Ard

Qurrota A’yun Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang Raih Juara II SDGs Presentation di ASEAN Forum (Dok. Qurrota A’yun)

Qurrota A’yun, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan tim, berhasil torehkan prestasi sebagai 2th Winner of Suistanable Development Goals (SDGs) Presentation wakili UAD di ASEAN Exhibition Universities Forum 2025. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) pada 18‒25 Februari 2025 di Malaysia.

Acara tersebut merupakan forum internasional yang mempertemukan delegasi terpilih dari berbagai universitas di Asia untuk berdiskusi, berbagi wawasan, serta memperkuat kerja sama akademik dan budaya antarnegara. Selain Qurrota A’yun, mahasiswi UAD yang berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu Sitta Istiqomah Said, mahasiswi Program Studi Farmasi.

Rangkaian yang dilaksanakan dalam kegiatan ini yaitu:

  • 1st Day: Opening, Introduction session, FGD (Forum Group Discussion).
  • 2nd Day: Seminar Culture Malaysia at UUM, and Campus Tour.
  • 3rd Day: Forum SDG offline dan membuat batik di Sintok Kedah.
  • 4th Day: Traveling around Kedah city and learning about the culture.
  • 5th Day: SDG Presentation and Cultural show by all the participants at Universiti Utara Malaysia.
  • 6th day: Selection of Innovation Challenge and Young Speaker Contest.
  • 7th Day: Seminar about SDGs and Closing at Sunway Resort Hotel Kuala Lumpur.

Qurrota A’yun membagikan pengalaman yang dirasakan setelah mengikuti kegiatan ini. “Setelah kegiatan ini berakhir, saya merasakan dampak yang sangat positif, baik secara akademik maupun personal. Relasi yang saya bangun selama acara ini membuka peluang untuk kolaborasi penelitian lintas negara. Saya juga mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana universitas-universitas lain mengembangkan strategi pendidikan dan riset mereka,” ujarnya.

“Saya berharap bahwa pengalaman ini dapat menjadi pijakan awal untuk keterlibatan lebih aktif dalam forum-forum internasional lainnya. Selain itu, semoga di masa depan lebih banyak delegasi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan yang dapat ikut serta dalam kegiatan ini dan merasakan manfaat dari acara bergengsi seperti ini,” tambahnya. (Tata/Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Qurrota-Ayun-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-yang-Raih-Juara-II-SDGs-Presentation-di-ASEAN-Forum-Dok.-Qurrota-Ayun.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-16 10:29:032025-03-16 10:29:03Qurrota A’yun: Torehkan Juara II di ASEAN Exhibition Universities Forum 2025
Page 13 of 29«‹1112131415›»

TERKINI

  • Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 20 Maret 202612/03/2026
  • Mengembalikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Utama Umat Islam12/03/2026
  • Eco Enzyme dan Spray Serai: Inovasi Rumah Tangga Ramah Lingkungan12/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Potensi Dusun Ngentak Lewat Video Profil dan Denah UMKM12/03/2026
  • Sinergi Mahasiswa KKN UAD dan Kader Posyandu Perkuat Kesehatan Lansia di Padukuhan Pengkok12/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top