• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 2026

03/11/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Futsal FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I ADSC 2026 (Foto. Istimewa)

Tim Futsal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih juara 1 dalam Ahmad Dahlan Sport Competition (ADSC) 2026 yang berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Lapangan Futsal Jogokariyan, Yogyakarta. Kompetisi yang diselenggarakan oleh BEM UAD ini mempertemukan tim dari berbagai fakultas di lingkungan UAD.

Tim Futsal FKIP UAD terdiri dari 10 pemain dan satu ofisial, Muhammad Fakhri Shodiq dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Para pemain berasal dari beberapa program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta Pendidikan Vokasional Teknik Otomotif (PVTO).

Rangkaian ADSC diawali dengan persiapan tim dan pembukaan kompetisi, dilanjutkan pertandingan sesuai jadwal hingga babak final. Dalam kompetisi antarfakultas ini, Tim Futsal FKIP UAD berusaha menjaga performa dan kekompakan untuk menghadapi setiap pertandingan hingga berhasil meraih juara pertama.

Salah satu pemain Tim Futsal FKIP UAD, M. Maylan Fikri Basya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan melalui latihan rutin bersama dan latihan mandiri. “Kami berusaha menjaga kondisi fisik, meningkatkan kemampuan teknik, memperkuat kekompakan, serta membangun komunikasi dan kerja sama antarpemain,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ADSC menjadi kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi fakultas. “Saya mengikuti kompetisi ini karena telah melalui proses seleksi dan terpilih menjadi bagian dari tim. Harapannya, semoga Allah Swt. selalu memberikan yang terbaik untuk saya dan tim, serta menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan berkembang,” tambahnya.

Keberhasilan meraih juara 1 ADSC 2026 menjadi pencapaian bagi Tim Futsal FKIP UAD dalam kompetisi olahraga antarfakultas. Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat semangat sportivitas, kerja sama, dan motivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi serta meraih prestasi di bidang olahraga. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Futsal-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-ADSC-2026-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-11-03 09:17:482026-11-03 09:17:48Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 2026

Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan

30/10/2026/in Terkini /by Ard

Projek kepemimpinan pada gelar karya mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPG UAD)

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses melaksanakan Gelar Karya Projek Kepemimpinan Calon Guru Tahap 1 Tahun 2026, pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Hall Gedung A.R. Fachrudin, Kampus IV UAD.

Gelar Karya ini mengusung tema “Calon Guru Pemimpin Perubahan Indonesia: Dari Ruang Kuliah ke Masyarakat” dan memamerkan hasil karya 284 mahasiswa yang terbagi dalam 30 kelompok. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil penerapan pengetahuan dan keterampilan selama perkuliahan melalui proyek yang dilaksanakan di masyarakat pada Juli–Oktober 2026.

Melalui 30 kelompok proyek, mahasiswa mendapatkan pengalaman mengidentifikasi persoalan, merancang program, membangun kolaborasi, dan melaksanakan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat. Proses ini diharapkan membentuk calon guru yang kreatif, adaptif, serta mampu menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.

Ketua Prodi PPG FKIP UAD, Prof. Dr. Trikinasih Handayani, M.Si., menyampaikan bahwa gelar karya tersebut bertujuan memamerkan hasil Projek Kepemimpinan yang telah dilaksanakan mahasiswa di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan Akademik FKIP UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., menegaskan bahwa pengetahuan dan gagasan yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah perlu dikembangkan agar memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, perjalanan pendidikan selama dua semester merupakan bagian dari proses pembentukan kompetensi calon guru. Gelar Karya Projek Kepemimpinan menjadi salah satu tahapan penting menjelang penyelesaian pendidikan profesi guru sekaligus ruang untuk menunjukkan kebermaknaan proses pembelajaran.

Ia berharap gagasan yang berkembang melalui diskusi akademik tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan menjadi karya inovatif yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.

Karya-karya yang dipamerkan juga diharapkan dapat ditindaklanjuti dan dikembangkan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan selama pelaksanaan proyek, tetapi berlanjut dalam jangka panjang.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Tri Haryani, S.E., M.M., hadir mewakili Kepala Disdikpora DIY, Drs. Raden Suci Rohmadi, M.I.P.

Dalam sambutannya, Tri Haryani menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan gelar karya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya menghubungkan pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

Tema “Dari Ruang Kuliah ke Masyarakat” dinilainya mencerminkan perpaduan gagasan, tindakan, dan solusi nyata yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sosial.

Ia menambahkan bahwa calon guru perlu memiliki kompetensi pedagogis sekaligus jiwa kepemimpinan. Kemampuan berkolaborasi, kreativitas, dan kepekaan terhadap persoalan sosial menjadi bekal penting agar guru tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga mampu menggerakkan perubahan.

Pengalaman melalui Projek Kepemimpinan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mengenali persoalan, menyusun program, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta memahami pentingnya keberlanjutan manfaat suatu kegiatan.

Implementasi Projek Kepemimpinan tersebut terlihat dari karya mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan sasaran program. Salah satunya ialah proyek kelompok B2 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Perwakilan kelompok, Rahmatika Maulida, menjelaskan bahwa proyek mereka berfokus pada penumbuhan karakter kewarganegaraan (civic disposition) pada anak melalui Bhineka Ria.

“Kami bertujuan ingin menumbuhkan karakter civic disposition pada anak-anak. Jadi, sebelum gelar karya ini, kami sudah mempraktikkan media kami di TPA An-Nur,” katanya.

Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya menjadi sarana penerapan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG turut mengasah kemampuan kepemimpinan sebagai bekal menjadi guru yang mampu menghadirkan pembelajaran bermakna dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penerapan proyek di masyarakat, mahasiswa PPG memperoleh pengalaman mengembangkan program yang tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran profesi, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan lingkungan. Berbagai karya yang dipamerkan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut agar manfaatnya berkelanjutan bagi masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Projek-kepemimpinan-pada-gelar-karya-mahasiswa-Pendidikan-Profesi-Guru-PPG-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPG-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-30 13:46:572026-10-30 13:46:57Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan

FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/2027

30/10/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan calon wisudawan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026-2027 (Foto. FKIP UAD)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati Periode I Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa 27 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Amphitarium, Kampus IV UAD.

Dalam sambutannya, Muh. Saeful Effendi, M.Pd.BI. menyampaikan bahwa perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan memiliki dinamika dan tantangan masing-masing. Ia mengajak para calon wisudawan untuk mengambil hikmah dari setiap pengalaman yang telah dilalui. Mengutip lirik lagu Dewa 19, ia menyampaikan, “Manusia bisa terluka, manusia pasti menangis, dan manusia bisa mengambil hikmah.” Ia berharap para lulusan dapat menjalani tahap kehidupan selanjutnya dengan lancar.

Perwakilan calon wisudawati, Jenny Steven, turut merefleksikan perjuangan mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Ia mengungkapkan bahwa proses menyelesaikan tugas, menghadapi presentasi, dan menjalani revisi menjadi bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah. “Meski sempat merasa lelah, kehilangan arah, atau bahkan ingin menyerah, tapi kita tetap memilih untuk terus melangkah,” katanya.

Jenny juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga atas doa, kasih sayang, pengorbanan, serta dukungan yang diberikan selama masa studi. “Terima kasih atas doa, kasih sayang, pengorbanan, dan kepercayaan yang tidak pernah putus. Terima kasih telah menjadi tempat kami untuk berteduh”.

Ia turut mengapresiasi para dosen dan tenaga kependidikan UAD serta berharap persahabatan antarmahasiswa tetap terjaga meskipun kelak menempuh jalan yang berbeda.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan, Dr. Suyatno, M.Pd.I., menyampaikan tiga pesan kepada para calon wisudawan, yaitu menjadi pembelajar sepanjang hayat, bersungguh-sungguh dalam meraih kesuksesan, dan menciptakan keberuntungan melalui usaha. Ia menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, terutama bagi lulusan FKIP yang akan berkiprah sebagai pendidik.

“Jadilah pembelajar sejati, jadilah pembelajar sepanjang hayat. Meskipun kuliah sudah lulus, semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri jangan pernah berhenti,” katanya. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan melimpahnya informasi menuntut calon pendidik untuk terus memperbarui pengetahuan serta meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

Selain terus belajar, Suyatno mengingatkan para lulusan agar bersungguh-sungguh dan bekerja keras dalam menghadapi persaingan serta memanfaatkan peluang yang tersedia. Ia juga menekankan bahwa keberuntungan perlu diupayakan melalui persiapan dan tindakan nyata, bukan sekadar menunggu kesempatan datang dengan sendirinya.

Melalui kegiatan pelepasan ini, para calon wisudawan FKIP UAD diharapkan mampu menjadikan pengalaman selama perkuliahan sebagai bekal untuk menghadapi tahap kehidupan berikutnya. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-calon-wisudawan-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-2027-Foto.-FKIP-UAD.png 434 800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-30 13:37:462026-10-30 13:38:16FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/2027

FKIP UAD Gelar Perdana Sidang Promosi Doktor

29/10/2026/in Terkini /by Ard

Sidang Promosi Doktor mahasiswa angkatan pertama Prodi Pendidikan Program Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluluskan doktor pertama dari Program Studi Pendidikan Program Doktor (PPD). Agus Darwanto, Lc., M.Pd., berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Ruang Educators Hall Lantai 7, Kampus IV UAD.

Agus Darwanto mempresentasikan disertasi yang berjudul “Pemetaan Model Manajemen Boarding School untuk Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Peserta Didik”. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan model manajemen boarding school di Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan sekaligus mempertahankan kualitas peserta didik.

Dalam disertasinya, Agus Darwanto menemukan adanya paradoks antara rendahnya aksesibilitas akibat biaya mahal dan kekhawatiran penurunan kualitas jika akses diperluas bagi kalangan duafa. Melalui pendekatan kualitatif dan pengujian purwarupa di Kabupaten Cilacap, penelitian ini menghasilkan kebaruan berupa model Partnership Community-Based Management (PCM/PCA) yang menjadikan komunitas sebagai mitra strategis (co-manager), di mana model ini terbukti sukses menjembatani kesenjangan tersebut, meningkatkan jumlah siswa serta prestasi, sekaligus berfungsi sebagai lingkungan pendidikan restoratif bagi siswa bermasalah tanpa menurunkan standar mutu.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. selaku Ketua Sidang. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Anik Gufron, M.Pd. yang berasal dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai penguji pertama dan Dr. Hendro Widodo, M.Pd.  sebagai penguji kedua. Sementara itu, promotor Agus Purwanto adalah Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, M.Pd. dan Dr. Ani Susanti, M.Pd., BI. sebagai co-promotor.

Prosesi selanjutnya yakni pernyataan berita acara yang dibacakan oleh ketua sidang. Berdasarkan hasil penilaian dewan penguji, Agus Darwanto resmi dinyatakan lulus dengan nilai sidang A dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 serta berhasil meraih predikat “Dengan Pujian”.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Agus Darwanto menyelesaikan pendidikan doktoralnya dengan tepat waktu.

“Kami juga berharap saudara senantiasa menjaga nama baik Universitas Ahmad Dahlan serta menjunjung tinggi nilai-nilai dan semangat persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.

Kelulusan Agus Darwanto menjadi pencapaian bersejarah bagi FKIP UAD sebagai doktor pertama yang diluluskan melalui Program Studi Pendidikan Program Doktor. Capaian ini sekaligus menandai kontribusi program doktor tersebut dalam pengembangan ilmu pendidikan dan penguatan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sidang-Promosi-Doktor-mahasiswa-angkatan-pertama-Prodi-Pendidikan-Program-Doktor-Fakultas-Keguruan-dan-Ilmu-Pendidikan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-29 13:34:422026-10-29 13:34:42FKIP UAD Gelar Perdana Sidang Promosi Doktor

Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir

26/10/2026/in Feature /by Ard

Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Ph.D., Psikolog, pemateri Educator Forum FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Menjadi orang tua bukan sekadar peran yang dimulai ketika seorang anak lahir. Jauh sebelum itu, terdapat proses panjang yang perlu dipersiapkan, mulai dari mengenali diri sendiri, memahami pasangan, hingga menyepakati nilai-nilai yang akan menjadi fondasi keluarga. Persiapan tersebut menjadi penting karena anak tidak hanya tumbuh melalui nasihat, tetapi juga melalui kebiasaan, perilaku, dan cara orang tuanya menjalani kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut dibahas oleh Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Ph.D., Psikolog, dalam sesi Educator Forum FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertajuk “Siapkah Aku Menjadi Orang Tua? Obrolin Ini Yuk Bareng Calon Pasangan”. Dalam pemaparannya, ia mengajak generasi muda untuk memandang kesiapan menjadi orang tua sebagai proses yang perlu dibangun sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, calon pasangan perlu membicarakan visi keluarga, tidak hanya mengenai kondisi finansial dan tempat tinggal, tetapi juga pola pengasuhan serta tanggung jawab sebagai calon ayah dan ibu.

Salah satu hal mendasar yang perlu didiskusikan adalah definisi keluarga bahagia. Setiap individu dapat memiliki pandangan berbeda tentang kebahagiaan, baik yang berkaitan dengan kecukupan materi, kebersamaan, maupun ketenangan dalam rumah tangga. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi keputusan keluarga, termasuk pendidikan anak dan pengelolaan keuangan. Karena itu, calon pasangan perlu memahami nilai-nilai yang diyakini satu sama lain agar dapat membangun tujuan bersama. Selain itu, cara menyelesaikan konflik, menerapkan disiplin, membagi peran, dan menentukan batasan dengan keluarga besar juga perlu dibicarakan sejak awal.

Dalam kehidupan keluarga, anak akan belajar banyak hal melalui apa yang mereka saksikan. Cara orang tua menghadapi perbedaan pendapat, menyampaikan kemarahan, dan menyelesaikan persoalan dapat menjadi contoh bagi anak dalam membangun hubungan dengan orang lain. Begitu pula dengan pembagian tanggung jawab domestik dan pengasuhan yang tidak jarang menghadirkan mental load, yakni beban pikiran yang menyertai berbagai tanggung jawab sehari-hari. Kesepakatan mengenai pembagian peran menjadi penting agar beban tersebut tidak hanya ditanggung oleh salah satu pihak.

Selain membangun kesepahaman dengan pasangan, calon orang tua juga perlu melakukan refleksi terhadap dirinya sendiri. Ega menekankan pentingnya kemampuan mengelola emosi, kesediaan meminta maaf dan pertolongan, serta kemauan untuk terus belajar. “Jadi, jangan stuck terhadap apa yang kita ketahui dan yakini sekarang,” pesannya. Menurutnya, menjadi orang tua membutuhkan kesiapan untuk berkembang karena tantangan pengasuhan akan terus berubah. Calon orang tua juga perlu menyiapkan diri untuk menerima kenyataan bahwa anak mungkin tumbuh berbeda dari harapan yang telah dibayangkan.

Pada akhirnya, kesiapan menjadi orang tua tidak ditentukan oleh kesempurnaan seseorang, melainkan oleh kesadaran untuk terus belajar dan bertanggung jawab. Ega merangkum tiga hal penting yang perlu dimiliki calon orang tua, yaitu self-awareness atau kesadaran diri, regulasi emosi, dan sikap reflektif. Ketiganya membantu seseorang mengenali kebutuhan dirinya, memahami respons emosional ketika menghadapi tekanan, serta mengevaluasi kesiapan dalam menjalankan peran pengasuhan.

Persiapan menjadi orang tua, dengan demikian, bukan hanya tentang memilih pasangan yang tepat, melainkan juga membangun kemampuan untuk bekerja sama dalam berbagai keadaan. Sebagaimana ditekankan Ega, pertanyaan penting bagi calon pasangan bukan sekadar apakah mereka mampu mencintai, tetapi apakah mereka dapat menjadi tim yang baik ketika kehidupan sedang tidak baik-baik saja. Sebab, anak tidak dapat memilih keluarga tempat ia dilahirkan. Orang dewasalah yang memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri dan menentukan kualitas lingkungan tempat anak bertumbuh. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ega-Asnatasia-Maharani-M.Psi_.-Ph.D.-Psikolog-pemateri-Educator-Forum-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-26 08:16:182026-10-26 08:16:28Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir

Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

12/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Lima dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti academic visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok (Foto. Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat komitmennya dalam perluasan jejaring akademik dan kerja sama internasional. Sebanyak lima dosen UAD yang merupakan alumni program doktor (Ph.D.) dari berbagai perguruan tinggi di Tiongkok mengikuti kegiatan Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok, pada 10-16 Oktober 2026.

Kunjungan akademik tersebut dilaksanakan untuk memenuhi undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok. Keikutsertaan delegasi lintas disiplin ilmu ini menjadi langkah strategis UAD dalam menjajaki serta memperkokoh kemitraan global di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kelembagaan.

Delegasi dosen UAD yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini terdiri atas para akademisi dari beragam program studi. Dari lingkup sains dan teknologi, hadir Muhammad Aziz, Ph.D. selaku dosen Teknik Informatika lulusan Hohai University Nanjing, serta Lolita, Ph.D. dari Program Studi Farmasi lulusan Nanjing Medical University.

Sementara dari rumpun ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan, delegasi diperkuat oleh Sucipto, Ph.D. dari Pendidikan Bahasa Inggris lulusan Central China Normal University Wuhan, Anang Masduki, Ph.D. dari Ilmu Komunikasi lulusan Shanghai University, serta Satrianawati, Ph.D. dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar lulusan Harbin Normal University.

Melalui rekam jejak akademik para dosen yang menyelesaikan studi doktoralnya di Tiongkok, diplomasi pendidikan ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan produktif. Kehadiran para akademisi tersebut tidak hanya membawa misi representasi institusi, melainkan juga mempermudah komunikasi serta pemahaman budaya dalam membangun kolaborasi riset dan pertukaran akademik jangka panjang.

Rangkaian kegiatan Academic Visit di Beijing dan Chongqing ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama strategis antara perguruan tinggi di Tiongkok dengan UAD, khususnya pada penguatan kapasitas riset bersama, publikasi ilmiah internasional, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lima-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-academic-visit-ke-Beijing-dan-Chongqing-Tiongkok-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 13:42:362026-10-12 13:42:36Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

English Camp 2026 PBI UAD Perkuat Kebersamaan Mahasiswa Baru

08/10/2026/in Terkini /by Ard

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan English Camp bagi mahasiswa baru (Foto. PBI UAD)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar English Camp 2026 pada 3–4 Oktober 2026 di Plosokuning, Sleman. Mengusung tema “Beyond the Map: One Journey, Many Stories,” kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa baru PBI UAD angkatan 2026 sebagai wadah untuk membangun kebersamaan dan mengenal satu sama lain.

Kepala Program Studi PBI UAD menyampaikan bahwa English Camp merupakan program tahunan yang diselenggarakan dengan melibatkan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) atau English Department Student Association (EDSA) serta pendamping mahasiswa PBI.

“English Camp merupakan program tahunan Pendidikan Bahasa Inggris yang dipanitiai oleh HMPS PBI (EDSA) dan pendamping mahasiswa PBI. Tahun ini, English Camp dapat dilaksanakan lebih awal sesuai dengan timeline masuknya mahasiswa baru,” katanya.

Ketua pelaksana English Camp 2026, Fakhri, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan antarmahasiswa baru. “Tujuan English Camp ini adalah untuk mengenal lebih dalam antarsesama mahasiswa baru. Walaupun kegiatannya cukup singkat, kami berharap kegiatan ini tetap efektif untuk membangun kebersamaan dan keakraban.”

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh dosen PBI UAD dan dibuka oleh Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Setelah itu, mahasiswa baru mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dilanjutkan dengan salat berjamaah, makan bersama, show talent, tukar kado, dan api unggun.

Minggu, 4 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, games, dan outbound. Berbagai aktivitas tersebut mendorong mahasiswa untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan membangun kekompakan sebelum kegiatan ditutup dengan awarding sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.

Salah satu peserta English Camp 2026 mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang menyenangkan. “Kegiatannya seru dan menyenangkan. Terima kasih untuk panitia yang sudah menyiapkan dan menyelenggarakan English Camp ini,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat membawa cerita dan pengalaman baru sebagai bagian dari perjalanan mereka di PBI UAD. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-English-Camp-bagi-mahasiswa-baru-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-08 08:03:112026-10-08 08:03:11English Camp 2026 PBI UAD Perkuat Kebersamaan Mahasiswa Baru

Mahasiswa PBI UAD Terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 2

07/10/2026/in Terkini /by Ard

Hana Lin Zakiyah Mahasiswa PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai GSA 2026 (Foto. Hana)

Hana Lin Zakiyah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2025, terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026 Batch 2 yang diselenggarakan oleh Google Indonesia. Program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenalkan perkembangan teknologi Google kepada lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Proses seleksi dilaksanakan secara daring pada 24 Agustus–24 September 2026 melalui tahapan pendaftaran, wawancara, dan challenge. Program ini terbuka bagi mahasiswa D3, D4, dan S1 dari berbagai jurusan di seluruh Indonesia.

Dalam proses seleksi, Hana mengikuti tantangan dari Gemini dan Google Indonesia serta membuat konten menarik di media sosial. Setelah melalui proses seleksi, pengumuman hasil disampaikan pada 1 Oktober 2026, sekaligus menjadi awal masa aktif peserta hingga 31 Januari 2027.

Melalui program ini, Hana akan berkesempatan menjalankan kampanye teknologi Google kepada mahasiswa di lingkungan kampus masing-masing dan masyarakat luas. Pemanfaatan Gemini dan berbagai teknologi Google juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan perkembangan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di bidang pendidikan.

“Melalui program ini, saya berharap bisa membangun relasi, meningkatkan personal branding, serta mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujar Hana.

Ia juga ingin mendorong mahasiswa agar lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi dalam kegiatan belajar. “Saya ingin mengenalkan penggunaan Gemini dan Google sebagai bentuk kemajuan teknologi yang bisa membantu kehidupan sehari-hari, terutama dalam pendidikan. Harapannya, semakin banyak mahasiswa UAD dan masyarakat luas yang bisa memanfaatkan teknologi tersebut secara positif,” katanya.

Keikutsertaan Hana dalam Google Student Ambassador 2026 Batch 2 diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan UAD. Program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan mendorong penggunaan teknologi dalam mendukung pembelajaran. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hana-Lin-Zakiyah-Mahasiswa-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sebagai-GSA-2026-Foto.-Hana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-07 08:35:492026-10-07 08:35:49Mahasiswa PBI UAD Terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 2

Menempa Mahasiswa Menuju Konselor Profesional yang Unggul dan Berkemajuan

07/10/2026/in Terkini /by Ard

Kegiatan Camp Counseling Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Camp Counseling pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar memiliki mental tangguh, arah karier yang jelas, serta dedikasi tinggi terhadap profesi konselor.

Sesi pembinaan utama diawali dengan pemaparan materi dari Dr. Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd., yang mengangkat tema tantangan dan peluang menjadi mahasiswa BK. Ia menekankan pentingnya menjadi pendekar BK yang tangguh dengan cara mengenali potensi diri, berani melakukan eksplorasi, mengelola emosi dengan resiliensi, serta menjaga konsistensi.

Caraka memaparkan strategi pengembangan karier melalui program magang internship, penguatan skill pendukung, perolehan sertifikasi profesi, pendidikan, pengalaman organisasi, hingga kejuaraan prestisius. Mahasiswa diajak mengenali diri melalui pemetaan konsep diri (concept map) yang mencakup analisis kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, kesiapan akademik, reputasi, prestasi, kontribusi, aksi kreasi inovasi, serta pengalaman di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd., yang memberikan penguatan mengenai komitmen mahasiswa BK yang unggul dan berkemajuan. Ia mengajak mahasiswa merefleksikan alasan memilih prodi BK melalui alasan hati, alasan arah, dan alasan makna. Mahasiswa juga diperkenalkan pada rekam jejak Prodi BK UAD yang kini telah menjadi prodi pertama yang memiliki program Magister (S2) BK dan menorehkan banyak prestasi.

“Saat ini, tercatat 1 dari 3 remaja mengalami masalah kesehatan mental, sementara rasio ideal menunjukkan 1 konselor melayani 150 siswa (atau 3 konselor per sekolah). Di dunia kerja global, pergeseran 92 juta pekerjaan diimbangi dengan 170 juta peluang baru yang menuntut keterampilan analitis, AI, resiliensi, dan lifelong learning,” katanya.

Prof. Dody menjelaskan bahwa komitmen profesi yang berwajah afektif, kontinuan, dan normatif tumbuh dari otonomi, kompetensi, serta keterhubungan. Mahasiswa didorong memiliki growth mindset serta menjadikan refleksi sebagai siklus belajar utama.

Melalui peta jalan empat tahun (fondasi, keterampilan, penerapan, hingga profesional), lulusan BK dipersiapkan menempati ruang karier di bidang pendidikan, dunia kerja, sosial, dan kesehatan. Mengakhiri materinya, beliau menegaskan bahwa “perubahan tidak dimulai dari niat yang sempurna, tetapi dari aksi kecil yang konsisten dan ikrar yang terus diperbarui”. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-Camp-Counseling-Program-Studi-Bimbingan-dan-Konseling-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-07 08:27:472026-10-07 08:27:47Menempa Mahasiswa Menuju Konselor Profesional yang Unggul dan Berkemajuan

Prodi BK UAD Pererat Kebersamaan melalui Camp Counseling 2026

06/10/2026/in Terkini /by Ard

Camp Counseling 2026 Prodi BK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ika)

Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Camp Counseling & Adventure Based Counseling 2026 pada 2–3 Oktober 2026. Mengusung tema “Connect, Challenge, Grow: Menyatukan Langkah Menguatkan Kebersamaan”, kegiatan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, berfokus pada penguatan kebersamaan melalui aktivitas bersama di halaman laboratorium Kampus IV UAD.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa baru BK angkatan 2026, serta mahasiswa dari HMPS BK UAD dan Komunitas Sahabat Mentari BK UAD. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengondisian peserta, senam bersama, dan Family Gathering Bimbingan dan Konseling UAD.

Dosen BK UAD, Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan untuk menyambut mahasiswa baru. “Biasanya penyambutan mahasiswa baru di program studi atau organisasi mahasiswa lain dilakukan dalam bentuk makrab. Namun, di Prodi BK UAD, kami membuat kegiatan yang berbeda dengan program dan sasaran yang lebih terarah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan fasilitas yang dapat diakses mahasiswa, mengembangkan bakat dan minat, memahami manajemen kasus, serta memberikan informasi tentang berbagai peluang selama perkuliahan. “Kami ingin membangun rasa kompak, tidak hanya antarmahasiswa baru, tetapi juga bersama keluarga besar Prodi BK UAD,” kata Ariadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan Adventure Based Counseling, yaitu aktivitas berbasis pengalaman yang mendorong peserta melatih kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan satu sama lain. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dilaksanakan di luar kampus, kegiatan tahun ini diselenggarakan di Kampus IV UAD selama dua hari berdasarkan masukan dan evaluasi sebelumnya.

“Berkat masukan, ide kreatif, dan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kegiatan kami adakan di kampus selama dua hari,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi closing, dengan harapan mahasiswa baru semakin mengenal lingkungan Prodi BK UAD, membangun kebersamaan, dan memanfaatkan berbagai fasilitas serta peluang yang tersedia selama perkuliahan. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Camp-Counseling-2026-Prodi-BK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-06 08:54:022026-10-06 08:54:02Prodi BK UAD Pererat Kebersamaan melalui Camp Counseling 2026
Page 1 of 32123›»

TERKINI

  • Koordinator Kewirausahaan UAD Ajak Mahasiswa Temukan Ide Bisnis Lewat Teknologi Digital06/11/2026
  • UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa06/11/2026
  • Rajut Harmoni Budaya Nusantara, Staff Muda BEM FKM UAD Gelar AMARTA06/11/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor Mandiri 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top