• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH

01/09/2026/in Terkini /by Ard

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Zuchrotus S.)

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen tetap Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih pencatatan Hak Cipta atas karya inovasi pembelajaran yang dikembangkannya. Karya tersebut berupa buku model pembelajaran berjudul Model Pembelajaran ExO-RICH (Experiential Outdoor Learning Berbasis Reflection, Innovation, Collaboration, Holistic).

Surat Pencatatan Ciptaan tersebut diterima Salamah pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta. Pencatatan ini menjadi bentuk perlindungan hukum sekaligus pengakuan terhadap inovasi pembelajaran yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar mahasiswa.

Gagasan pengembangan ExO-RICH berawal dari keprihatinan Salamah terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang dinilai masih belum berkembang secara optimal. “Karya ini berawal dari keprihatinan saya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang masih belum berkembang secara optimal. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa masih cenderung pasif, kurang terbiasa menyusun argumen secara logis, dan belum banyak melakukan refleksi secara mendalam terhadap proses maupun hasil belajarnya,” jelas Salamah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri mahasiswa maupun lingkungan pembelajaran. Faktor internal meliputi motivasi, sikap belajar, dan kemandirian, sedangkan faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, lingkungan belajar, serta peran dosen dalam memfasilitasi proses belajar.

Selain itu, materi Morfologi Tumbuhan memiliki karakteristik yang akan lebih mudah dipahami apabila mahasiswa dapat mengamati objek secara langsung dan visual. Kondisi tersebut mendorong Salamah mengembangkan model pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan luar kelas.

“ExO-RICH kemudian saya kembangkan sebagai upaya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif bagi mahasiswa,” tuturnya.

ExO-RICH memiliki keunggulan pada kebaruan konsep, tahapan pembelajaran, serta penerapannya. Model tersebut mengintegrasikan experiential learning dan outdoor learning dalam satu kerangka pembelajaran. Selain itu, sintaks atau tahapan pembelajarannya dirancang untuk mendukung pengalaman belajar, refleksi, kolaborasi, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Model pembelajaran tersebut telah diterapkan dalam pembelajaran Morfologi Tumbuhan. Melalui ExO-RICH, mahasiswa tidak hanya mempelajari materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan objek yang dipelajari.

Salamah berharap model pembelajaran tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif. Dengan demikian, ExO-RICH dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata.

Ke depan, ExO-RICH juga dapat dikembangkan dan diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan maupun mata kuliah lainnya. Bagi perguruan tinggi, model tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap inovasi pembelajaran sekaligus mendukung pengembangan calon guru dan calon peneliti yang adaptif serta mampu berpikir kritis dalam menghadapi persoalan.

Dalam proses memperoleh perlindungan Hak Cipta, Salamah mendaftarkan karyanya melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD dengan melengkapi sejumlah dokumen yang dipersyaratkan. Bagi dosen UAD, proses pengurusan HKI dapat dilakukan secara terpadu melalui Sentra HKI sehingga tidak perlu melakukan pendaftaran secara langsung ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Salamah menyampaikan bahwa Sentra HKI UAD memiliki peran besar dalam membantu proses pengajuan Hak Cipta. Pendampingan tersebut membuat proses administrasi menjadi lebih mudah dan terarah. “Peran Sentra HKI UAD sangat besar. Saya tidak perlu mengurus proses pendaftaran secara langsung karena Sentra HKI telah membantu menyiapkan berbagai perangkat administrasi yang diperlukan. Saya cukup melengkapi data dan dokumen yang diminta,” ungkapnya.

Apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam dokumen, pihak Sentra HKI turut memberikan informasi dan mendampingi proses perbaikannya. Hal tersebut dinilai sangat membantu Salamah hingga proses pengajuan HKI dapat diselesaikan dengan baik.

Menerima sertifikat pencatatan ciptaan secara langsung pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 menjadi pengalaman yang membahagiakan bagi Salamah. Ia mengaku senang sekaligus bersyukur karena karya yang dikembangkan memperoleh perlindungan hukum.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan untuk hadir di Kementerian Hukum dan menerima secara langsung sertifikat pencatatan HKI. Bagi saya, penerimaan sertifikat tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghargaan terhadap karya yang telah dihasilkan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pendidikan,” ujarnya.

Atas capaian tersebut, Salamah mengajak dosen dan mahasiswa UAD untuk terus menghasilkan karya dan tidak ragu menuangkan ide kreatif dalam berbagai bentuk. Menurutnya, setiap gagasan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat sekaligus memperoleh perlindungan hukum. “Jangan ragu untuk menuangkan ide dan kreativitas dalam bentuk karya, kemudian memberikan perlindungan hukum terhadap karya tersebut melalui pendaftaran Hak Cipta,” pesannya.

Menurut Salamah, perlindungan Hak Cipta penting agar karya yang telah dihasilkan memiliki kepastian hukum dan dapat terus dikembangkan. Ia menilai, menghasilkan karya tidak semata-mata untuk memperoleh pengakuan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi bagi pendidikan dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.-Zuchrotus-Salamah-M.Si_.-dosen-Prodi-Pendidikan-Biologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Zuchrotus-S.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:34:112026-09-01 09:34:11Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH

UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire

20/08/2026/in Terkini /by Ard

Peresmian gym Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara Doa Bersama dalam rangka Pembukaan Gym UAD yang berlangsung di Kampus V UAD pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., tersebut menjadi bagian dari upaya UAD dalam mendukung kesehatan fisik sivitas akademika, khususnya dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Gym UAD didukung oleh Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) UAD dan dikelola oleh FKIP di bawah koordinasi Universitas Ahmad Dahlan. Fasilitas tersebut hadir sebagai ruang kebugaran yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan tendik UAD untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental.

Dalam sambutannya, Muhammad Sayuti menyampaikan bahwa keberadaan Gym UAD merupakan bagian dari program tim kerja wellbeing yang telah dikembangkan FKIP. Program tersebut mencakup berbagai aktivitas kebugaran yang telah terlaksana, seperti yoga, senam, dan badminton.

“Tim wellbeing ini sudah beberapa tahun kita hadirkan untuk memberi ruang dan fasilitas agar dosen dan tenaga kependidikan itu sehat lahir batin. Jadi, kita berkewajiban mendukung agar pegawai UAD itu badannya sehat,” ungkapnya.

Muhammad Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada PPG UAD dan universitas atas dukungan yang diberikan sehingga Gym UAD dapat diwujudkan. Menurutnya, respons terhadap fasilitas tersebut cukup positif. Hal ini terlihat dari jumlah anggota bulanan yang telah mencapai sekitar 35 orang serta tingkat kunjungan yang cukup tinggi meskipun gym belum secara resmi dibuka.

Ia berharap keberadaan Gym UAD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Beliau berharap fasilitas baru ini dapat menjadi ruang bagi pegawai UAD untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD, Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia. Hal ini sesuai dengan tagline yang diusung Gym UAD.

“Gym ini memiliki tiga semboyan, yaitu move, grow, dan inspire. Move berarti kita harus bergerak, bukan hanya pikirannya, tetapi juga badannya. Grow berarti pikiran harus tumbuh, begitu pula dengan kesehatan. Inspire artinya kita harus bisa menginspirasi orang lain agar turut berupaya menjaga kesehatan,” ujarnya.

Dr. Norma juga mengingatkan agar pemanfaatan Gym UAD tetap dilakukan secara seimbang dengan tanggung jawab pekerjaan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sivitas akademika mengelola prioritas sehingga kewajiban pekerjaan tetap berjalan, sementara kesehatan juga tetap terjaga.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta pengangkatan barbel secara simbolis oleh jajaran pimpinan UAD. Prosesi tersebut menjadi penanda dibukanya Gym UAD secara resmi dan sekaligus menggambarkan semangat menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Prof. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi berkeliling dan melihat secara langsung fasilitas Gym UAD. Melalui hadirnya fasilitas ini, UAD berharap dosen dan tendik dapat memanfaatkannya sebagai ruang untuk menjaga kebugaran dan kesehatan dalam mendukung aktivitas di lingkungan kampus. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-gym-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:58:472026-08-20 11:58:47UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire

Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

20/08/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Hana Lin Zakiyah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) peraih tiga kejuaraan nasional (Foto. Hana)

Prestasi membanggakan diraih Hana Lin Zakiyah mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan meraih tiga penghargaan dalam Lomba Video Kreatif, Presentasi Oral, dan Poster Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD. Hana meraih Juara II Short Video Kelas A, Juara I Poster Subtema Pendidikan Berkemajuan Kelas A, serta Juara Harapan I Presentasi Oral Subtema Sosial, Sastra, dan Budaya Kelas B. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rangkaian kompetisi berlangsung pada 22 Mei hingga 15 Juni 2026. Kegiatan diawali dengan pendaftaran pada 22–30 Mei, pelatihan pada 31 Mei, dan technical meeting pada 1 Juni. Peserta kemudian mengumpulkan karya pada 2–8 Juni yang diperpanjang hingga 10 Juni, sebelum memasuki tahap kurasi dan penilaian pada 10–13 Juni. Seluruh rangkaian ditutup dengan pengumuman pemenang pada 15 Juni 2026.

Dalam mempersiapkan karya, Hana melalui berbagai tahapan, mulai dari menentukan isu, melakukan brainstorming, mencari referensi, menyebarkan kuesioner untuk kebutuhan presentasi oral, mengolah data, membuat karya, hingga melakukan revisi. “Prosesnya cukup panjang karena kami tidak hanya membuat karya, tetapi juga harus memastikan isu yang diangkat memiliki dasar yang kuat dan bisa memberikan pesan yang jelas kepada audiens,” ungkap Hana.

Ketiga karya yang dihasilkan mengangkat tema berbeda tetapi sama-sama berkaitan dengan pengembangan mahasiswa dan masa depan. Pada kategori poster, Hana mengangkat “Flashcard: Inovasi Belajar Mahasiswa untuk Pendidikan Berkemajuan” sebagai media belajar yang sederhana dan kreatif. Sementara itu, presentasi oral bertajuk “Literasi Produktif: Transformasi Mahasiswa dari Pembaca Pasif Menjadi Penulis Solutif Masa Depan” mendorong mahasiswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menghasilkan gagasan dan solusi melalui tulisan.

Adapun karya Short Video berjudul “Aku di Masa Depan” yang mengajak mahasiswa merefleksikan diri dan membayangkan kehidupan di masa mendatang. Bagi Hana, ketiga karya tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. “Saya berharap pengalaman ini tidak berhenti pada pencapaian lomba saja, tetapi bisa membantu saya lebih kritis dalam melihat persoalan sosial, lebih kreatif dalam menghasilkan ide, dan mampu menciptakan inovasi yang benar-benar memberikan dampak,” pungkasnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hana-Lin-Zakiyah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-peraih-tiga-kejuaraan-nasional-Foto.-Hana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-20 11:49:392026-09-08 13:00:02Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional

Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 2026

19/08/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih gold dan silver medal pada essay national competition 2026 (Foto. PBI UAD)

Kolaborasi lintas perguruan tinggi membawa tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan prestasi dalam Essay National Competition 2026. Tim yang terdiri atas Zahra Qurratu Ainii, Chantika Nurul Af’idah, dan Nazhiifa Hanun Nirwasita (UAD) bersama dua mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) berhasil meraih Gold Medal pada kategori Essay Presentation Subtema Pariwisata dan Budaya serta Silver Medal pada kategori Poster Presentation Subtema Hukum, Sosial, dan Ekonomi. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Bogor Science Club.

Kompetisi tingkat nasional tersebut dilaksanakan secara luring di IPB pada 6–7 Juni 2026. Rangkaian kegiatan meliputi babak semifinal essay presentation dan poster presentation, dilanjutkan dengan presentasi delapan besar atau grand final. Peserta juga mengikuti mini seminar mengenai publikasi ilmiah yang diisi oleh dosen IPB sebelum acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan.

Pada kategori Essay Presentation, tim mengangkat inovasi untuk memperkenalkan seni budaya ketoprak melalui pendekatan Pentahelix, yaitu kolaborasi lima unsur penting dalam pengembangan dan pelestarian budaya. Sementara itu, pada kategori Poster Presentation, tim menghadirkan gagasan “Why-Invest Shield”, berupa konsep mata kuliah investasi bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan. Kedua gagasan tersebut menjadi upaya tim untuk mengubah ide sederhana menjadi solusi yang dapat dikembangkan dan memberikan manfaat lebih luas.

Persiapan tim telah dilakukan sejak Desember melalui proses penyusunan paper. Menjelang kompetisi, tim juga melakukan latihan presentasi secara intensif untuk mematangkan penyampaian gagasan. Zahra sebagai perwakilan tim mengungkapkan “Kolaborasi lintas universitas menjadi salah satu pengalaman menarik bagi kami karena harus menyatukan ide, membagi tugas, dan membangun komunikasi dengan anggota yang berasal dari latar belakang kampus berbeda.”

Keikutsertaan dalam kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi tim untuk mengembangkan keterampilan menulis, memperluas relasi, dan belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari universitas lain. “Kami ingin mengembangkan dan menyalurkan ide yang kami miliki agar bisa memberikan dampak nyata di masa depan,” tutupnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-gold-dan-silver-medal-pada-essay-national-competition-2026-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-19 08:34:382026-08-19 08:34:38Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 2026

HISKI UAD Masuk Sekolah: Perkuat Literasi Sastra dalam Penyusunan Soal TKA

14/08/2026/in Terkini /by Ard

HISKI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat literasi sastra dalam penyusunan soal TKA di Sekolah (Foto. Yosi)

Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “HISKI UAD Masuk Sekolah” di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang bertajuk “Workshop dan Diseminasi Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Kisi-Kisi TKA dan Penguatan Literasi Sastra dalam Penyusunan Soal TKA” ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru Bahasa Indonesia dalam memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, ketua panitia, serta Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., selaku Ketua HISKI Komisariat UAD. Dalam sambutannya, Yosi menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, MGMP, dan sekolah untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang semakin adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tanpa meninggalkan kekuatan literasi dan apresiasi sastra.

Pada kegiatan tersebut, HISKI UAD secara khusus memberikan materi tentang penguatan literasi sastra dalam penyusunan soal TKA. Materi membahas bagaimana teks sastra dapat dipilih, diolah, dan dikembangkan menjadi stimulus soal yang tidak sekadar mengukur kemampuan mengingat unsur-unsur karya sastra, tetapi juga mendorong peserta didik untuk memahami, menafsirkan, mengevaluasi, serta merefleksikan makna teks secara lebih mendalam.

Penguatan tersebut menjadi penting karena pembelajaran sastra memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan bernalar melalui pembacaan terhadap tokoh, konflik, latar, sudut pandang, gaya bahasa, nilai, serta berbagai kemungkinan interpretasi dalam teks. Oleh karena itu, penyusunan soal TKA berbasis teks sastra diharapkan mampu mengarahkan peserta didik pada proses membaca yang analitis dan kritis.

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari para guru Bahasa Indonesia yang hadir. Hal itu terlihat dari antusiasme peserta dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman mengenai pembelajaran dan penyusunan soal yang selama ini diterapkan di sekolah masing-masing. Diskusi juga berkembang pada persoalan pemilihan teks sastra yang layak, pengembangan stimulus, penyusunan distraktor, hingga strategi membiasakan peserta didik menghadapi soal berbasis penalaran.

Melalui kegiatan ini, para guru berharap memperoleh pemahaman dan strategi yang semakin kuat untuk mengintegrasikan literasi sastra dalam pembelajaran sekaligus dalam penyusunan soal TKA. Penguatan kapasitas guru tersebut diharapkan bermuara pada meningkatnya kemampuan literasi dan penalaran peserta didik sehingga capaian TKA peserta didik di sekolah masing-masing dapat terus meningkat.

Program HISKI UAD Masuk Sekolah juga menjadi bagian dari komitmen HISKI Komisariat UAD untuk mendekatkan kajian dan pengembangan sastra dengan kebutuhan nyata di sekolah. Melalui kolaborasi bersama MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Yogyakarta, HISKI UAD berharap ruang berbagi praktik baik seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia dan sastra. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HISKI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkuat-literasi-sastra-dalam-penyusunan-soal-TKA-di-Sekolah-Foto.-Yosi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-14 10:00:452026-08-18 11:26:44HISKI UAD Masuk Sekolah: Perkuat Literasi Sastra dalam Penyusunan Soal TKA

Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris

03/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa MPBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi santri TPA Sidikan bahasa Inggris (Foto. Tim Prodamat MPBI UAD)

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melaksanakan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) melalui kegiatan bertema “Let’s Speak English! Belajar Bahasa Inggris Praktis dan Menyenangkan untuk Santri TPA Sidikan” pada Selasa dan Rabu, 28–29 Juli 2026. Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris santri melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut melibatkan lima mahasiswa MPBI UAD, yakni Revi Ardita, Rinda Nastopiya, Khairun Nisa, Mochammad Abrorrudin, dan Muhammad Taufiq Ulinuha. Selama dua hari, mereka mendampingi puluhan santri TPA Sidikan dalam mengenal kosakata dan ungkapan dasar bahasa Inggris yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka oleh dosen pembimbing PRODAMAT, Akmal, bersama Direktur TPA Sidikan, Santi. Dalam sambutannya, Akmal mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, PRODAMAT tidak hanya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi para santri sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan kompetensi akademiknya di tengah masyarakat,” ujar Akmal.

Sementara itu, Santi menyambut baik pelaksanaan PRODAMAT di TPA Sidikan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena materi disampaikan melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa MPBI UAD yang telah memilih TPA Sidikan sebagai lokasi kegiatan. Semoga anak-anak semakin percaya diri untuk mengenal dan belajar bahasa Inggris sejak dini,” kata Santi.

Selama pelaksanaan kegiatan, para santri mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran secara aktif dan antusias. Mahasiswa MPBI UAD menerapkan metode belajar yang komunikatif, praktis, dan menyenangkan sehingga peserta lebih mudah memahami materi sekaligus berani mempraktikkan kosakata dan ungkapan dasar bahasa Inggris.

Melalui PRODAMAT, mahasiswa MPBI UAD kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri santri dalam belajar bahasa Inggris sejak dini sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pendekatan yang interaktif.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-MPBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-santri-TPA-Sidikan-bahasa-Inggris-Foto.-Tim-Prodamat-MPBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-03 08:58:482026-08-10 10:39:59Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris

Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition

31/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara 3 Cakrawala National Essay Competition (Foto. Andri)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengharumkan nama institusi dengan meraih Juara 3 Tingkat Nasional pada Cakrawala National Essay Competition 2026 yang diselenggarakan oleh HIMEPA Kabinet Arcadia, Universitas Tidar, Magelang. Kompetisi tersebut berlangsung pada 15 Juni hingga 20 Juli 2026 dan diikuti oleh 64 tim dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.

Tim yang mengusung nama Team Mas Bahlil Ganteng tersebut beranggotakan Andri Tri Cahyono, Alridho Akmal Adisurya, dan Shavila Adistyan, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Ahmad Dahlan.

Andri Tri Cahyono menjelaskan bahwa keikutsertaan tim dalam kompetisi tersebut berawal dari keinginan untuk mengembangkan sekaligus menyempurnakan gagasan inovatif yang telah dirancang sebelumnya. Selama lebih dari satu bulan proses kompetisi berlangsung, tim harus membagi waktu antara aktivitas perkuliahan, penyusunan serta penyempurnaan naskah esai, hingga mempersiapkan presentasi pada setiap tahapan perlombaan.

“Setiap tahapan menjadi tantangan tersendiri yang menguji kekompakan, komitmen, dan kemampuan kami dalam bekerja sama sebagai sebuah tim,” ujar Andri.

Persaingan yang melibatkan puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memberikan hasil terbaik. Melalui diskusi yang intensif, pembagian tugas yang terstruktur, serta kesediaan menerima berbagai masukan, tim berhasil melewati setiap tahapan kompetisi hingga meraih posisi tiga besar.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena tim UAD merupakan satu-satunya finalis dari rumpun ilmu pendidikan yang berhasil menempati posisi tiga besar. Sementara itu, finalis lainnya berasal dari rumpun sains dan teknologi. Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa bidang pendidikan juga mampu menghadirkan inovasi yang kompetitif, aplikatif, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengembangkan inovasi bertajuk C-FLOAT, yaitu teknologi pemfilter sampah sungai pasif berbentuk cakram apung adaptif yang memanfaatkan energi kinetik arus sungai dengan dukungan panel surya sebagai sumber energi tambahan. Sistem ini dilengkapi sensor pintar yang mampu memantau penumpukan sampah dan kondisi perairan secara real-time, sekaligus memiliki kemampuan membantu memecah mikroplastik sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

Selain itu, perangkat C-FLOAT dirancang menggunakan material High-Density Polyethylene (HDPE) yang ramah lingkungan dan memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi perairan. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi pencemaran sungai sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem perairan.

Bagi Andri dan tim, keberhasilan meraih Juara 3 Nasional merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus hasil dari proses panjang yang dipenuhi kerja keras, kolaborasi, dan komitmen untuk terus menyempurnakan inovasi yang dikembangkan.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya bahwa setiap disiplin ilmu memiliki peluang yang sama untuk berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-3-Cakrawala-National-Essay-Competition-Foto.-Andri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-31 09:29:512026-07-31 09:29:51Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition

Mahasiswa PBSI UAD Sabet Juara 3 di Peksimiprov DIY 2026, Siap Bidik Tingkat Nasional

19/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III di Peksimiprov DIY 2026 (Foto. Kavindo)

Ajang dua tahunan Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (Peksimiprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 kembali melahirkan talenta muda berbakat. Kavindo Aji Baskara, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2025Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang predikat Juara 3 kategori Baca Puisi Putra.

Sebelum berhasil melaju dan bersaing di tingkat provinsi, mahasiswa yang akrab disapa Vindo ini harus melewati tahapan seleksi internal yang ketat di lingkungan kampus terlebih dahulu. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) DIY ini berlangsung sejak 18 Juni hingga 2 Juli 2026. Menariknya, pada perhelatan tahun ini, kampus UAD mendapat kehormatan dengan terpilih sebagai salah satu dari enam perguruan tinggi yang ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Peksimiprov DIY.

“Perasaan saya yang pastinya bangga karena bisa membawa nama besar UAD bersanding di jejeran para juara. Bagi saya pencapaian ini adalah awal perjalanan saya di dunia perkuliahan agar ke depannya dapat membuka kesempatan ataupun peluang-peluang lainnya agar bisa menorehkan prestasi dengan membawa almamater UAD ini,” ujar Vindo bangga.

Dalam kompetisi tersebut, Vindo membawakan dua buah puisi karya maestro W.S. Rendra. Puisi pertama merupakan karya wajib berjudul “Gerilya”, sementara untuk puisi pilihan, ia menjatuhkan pilihan pada judul “Sagu Ambon”.

“Mengapa saya memilih puisi tersebut karena puisi itu cukup menyentuh emosional saya ketika dibacakan dan juga puisi ini menurut saya adalah puisi panggung atau pementasan, sehingga ada kesulitan tantangan tersendiri bagi saya buat membawakannya. Dan tentunya untuk membangun emosi serta nyawa ke dalam puisi tersebut dibutuhkan latihan yang ekstra serta pemahaman yang mendalam,” ungkapnya.

Persiapan yang dilalui Vindo terbilang cukup singkat dan intensif. Ia hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan atau sekitar 15 kali pertemuan tatap muka menjelang hari perlombaan. Selain harus menjaga kualitas vokal agar tetap prima, keterbatasan waktu di tengah kesibukan lain diakuinya menjadi tantangan tersendiri.

“Selama menjelang lomba saya cuma memiliki kurang dari 1 bulan persiapan saja atau bisa dikatakan 15 kali pertemuan, tantangan tersendiri selain menjaga vokal pastinya karena keterbatasan waktu dengan yang lain ya cukup sulit membagi waktunya,” imbuhnya.

Kendati demikian, proses latihan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pihak kampus. UAD dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam memfasilitasi kebutuhan delegasinya, mulai dari bimbingan pelatih yang merupakan dosen dari program studinya sendiri, hingga penyediaan materi pendukung latihan yang memadai dari awal hingga hari perlombaan tiba.

Mahasiswa FKIP ini membagikan kiat bagi rekan mahasiswa lainnya untuk tidak takut melangkah. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut. Baginya, mencoba berbagai kompetisi adalah proses belajar yang berharga meski tidak selalu berbuah kemenangan, karena selama ada kemauan, pasti akan selalu ada jalan.

“Dari saya sendiri pastinya ada ambisi untuk melaju ke tingkat nasional, hanya saja tahun ini belum rezekinya. Tapi saya tetap mencoba lagi untuk menoreh prestasi di tingkat nasional dan tidak cukup sampai di sini saja,” pungkasnya dengan optimis. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-di-Peksimiprov-DIY-2026-Foto.-Kavindo.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-19 09:00:372026-07-21 08:14:41Mahasiswa PBSI UAD Sabet Juara 3 di Peksimiprov DIY 2026, Siap Bidik Tingkat Nasional

HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

HMPS PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi bakti sosial di Panti Asuhan Giwangan (Foto. HMPS PBSI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026/2027 sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Islam Putra Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Aksi sosial ini diinisiasi langsung oleh Pengurus HMPS PBSI UAD periode 2026/2027 melalui Divisi Sosial dan Keagamaan sebagai salah satu program kerja unggulan mereka. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, agenda ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara sivitas akademika Ahmad Dahlan dengan masyarakat luas.

Koordinator Divisi Sosial dan Keagamaan HMPS PBSI UAD, Luffi Muhammad Zaki, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda musiman. Landasan utama dari penyelenggaraan bakti sosial ini adalah komitmen organisasi untuk menjaga konsistensi kebermanfaatan yang sudah dirintis oleh para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi HMPS PBSI yang berfokus pada ’keberlanjutan’, sehingga program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti asuhan,” papar Luffi.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 9 orang anggota yang terdiri dari Pengurus Harian (PH) dan Badan Pengurus Harian (BPH) HMPS PBSI UAD terjun langsung ke lokasi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak pengelola dan sebanyak 33 anak asuh panti yang menempuh pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Guna mencairkan suasana, para mahasiswa mengemas kegiatan yang berlangsung selama satu hingga satu setengah jam ini dengan konsep yang interaktif. Di sana, mereka menggelar sesi sharing session serta tanya-jawab yang memicu antusiasme tinggi dari anak-anak panti.

Materi yang dilemparkan dalam sesi tanya jawab tersebut meliputi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, seperti Surah Al-Bayyinah dan Surah Al-Falaq, hingga wawasan dasar keagamaan mengenai rukun Islam dan rukun iman. Kedekatan yang intens juga terbangun saat para mahasiswa mengajak adik-adik panti untuk mengenal lebih dekat para fungsionaris HMPS PBSI UAD yang hadir. Respons positif mengalir sepanjang acara. Dua anak asuh panti, Reza dan Gilang, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam serta memimpin doa bersama untuk kesuksesan organisasi mahasiswa tersebut. Mereka berharap agar HMPS PBSI selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan program kerja, diberikan kesehatan, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

Suasana haru sempat menyelimuti penghujung acara saat rombongan mahasiswa hendak berpamitan pulang. Kalimat perpisahan, “Terima kasih, Kak. Sampai jumpa lagi,” menggema dari anak-anak panti. Luffi menceritakan, ada satu momen emosional yang paling membekas di hatinya ketika seorang anak asuh bernama Azam menanyakan kapan mereka akan kembali berkunjung.

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seorang anak bernama Azam bertanya, “Kak Luffi, kapan ke sini lagi?” Saya pun menjawab, “Insyaallah, Kak Luffi akan datang lagi. Ditunggu ya, Azam.” Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menunjukkan bahwa kehadiran kami memberikan kesan yang baik dan kebahagiaan bagi mereka,” tutur mahasiswa PBSI angkatan 2024 tersebut dengan penuh haru.

Melalui momentum bakti sosial ini, HMPS PBSI UAD juga menitipkan pesan pembuka mata bagi khalayak umum, khususnya generasi muda mudi, mengenai pentingnya menumbuhkan empati di tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya saling memberi harus terus dipupuk demi menciptakan lingkungan sosial yang suportif.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah takut untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Berbagi tidak akan mengurangi rezeki yang kita miliki. Sebaliknya, melalui sedekah dan kepedulian terhadap sesama, kita berharap Allah Swt. akan memberikan keberkahan dan melipatgandakan kebaikan dalam kehidupan kita,” pungkas Luffi menutup pernyataannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-aksi-bakti-sosial-di-Panti-Asuhan-Giwangan-Foto.-HMPS-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:41:462026-06-26 08:19:50HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

22/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai (Foto. Tim CIVIC’S)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim CIVIC’S UNITED yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Semarak Keilmuan 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Babak final kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2026 di Kampus UGJ Cirebon.

Tim CIVIC’S UNITED beranggotakan Andri Tri Cahyono sebagai ketua tim sekaligus pelopor inovasi, bersama Alridho Akmal Adisurya dan Shavila Adistyan. Ketiganya merupakan mahasiswa PPKn angkatan 2024 yang berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa sosial-humaniora juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “C-FLOAT”: Inovasi Smart Cakram Apung Adaptif Berbasis Gerak Arus dan Energi Surya untuk Filtering River Waste sebagai Pendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Andri menjelaskan bahwa perjuangan menuju babak final bukanlah proses yang mudah. Ia dan tim harus menjalani serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penyusunan karya, revisi berulang kali, presentasi, hingga bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Persiapan kami berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara perkuliahan, tugas akademik, dan persiapan lomba. Banyak waktu yang kami korbankan untuk berdiskusi, mencari referensi, memperbaiki karya, serta berlatih presentasi agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Andri, kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu dengan inovasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan tim.

“Saya tidak menyangka dapat bersaing dengan para finalis dari berbagai bidang keilmuan seperti kedokteran, teknik, dan disiplin ilmu lainnya. Saat pengumuman pemenang, perasaan saya sangat campur aduk dan penuh ketegangan. Ketika nama tim kami diumumkan sebagai Juara Harapan I, saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

Inovasi C-FLOAT yang dikembangkan tim merupakan teknologi lingkungan berupa cakram apung pintar yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan sampah sungai secara berkelanjutan. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi energi surya dan gerakan alami arus sungai sebagai sumber energi operasional sehingga dapat bekerja secara mandiri dan ramah lingkungan.

Sistem kerja C-FLOAT diawali dengan proses deteksi dan pengumpulan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian disaring melalui mekanisme filtering untuk mengurangi pencemaran pada badan sungai sebelum menyebar ke wilayah hilir maupun laut. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi arus sungai sehingga memiliki potensi implementasi yang luas.

Lebih lanjut, inovasi tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui upaya pengurangan pencemaran lingkungan dan perlindungan ekosistem perairan.

Andri berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, latar belakang program studi bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah membatasi diri hanya karena latar belakang program studi yang dimiliki. Kami yang berasal dari Program Studi PPKn mampu membuktikan bahwa mahasiswa sosial dan humaniora juga dapat berinovasi dalam bidang teknologi. Beranilah keluar dari zona nyaman, belajar hal-hal baru, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-CIVICS-UNITED-UAD-Raih-Juara-Harapan-I-pada-Semarak-Keilmuan-2026-Lewat-Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Sungai-Foto.-Tim-CIVICS.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:41:532026-06-26 08:19:43Tim CIVIC'S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai
Page 1 of 31123›»

TERKINI

  • KKN UAD Inisiasi Penghijauan melalui Penanaman Pohon di Soka18/09/2026
  • KKN UAD Buat Inovasi Penataan Identitas Alamat Rumah di Padukuhan Glaheng, Kulon Progo18/09/2026
  • KKN UAD Berdayakan Masyarakat Dukuh Jangkaran melalui Pertanian dan Lingkungan18/09/2026
  • Tim MeRAMU HMTP UAD Kembangkan Potensi Talas melalui Program TALENTA di Tridadi18/09/2026
  • Cegah Perundungan di Sekolah, Mahasiswa KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Pleret18/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top