• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris

03/08/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa MPBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi santri TPA Sidikan bahasa Inggris (Foto. Tim Prodamat MPBI UAD)

Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melaksanakan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) melalui kegiatan bertema “Let’s Speak English! Belajar Bahasa Inggris Praktis dan Menyenangkan untuk Santri TPA Sidikan” pada Selasa dan Rabu, 28–29 Juli 2026. Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris santri melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut melibatkan lima mahasiswa MPBI UAD, yakni Revi Ardita, Rinda Nastopiya, Khairun Nisa, Mochammad Abrorrudin, dan Muhammad Taufiq Ulinuha. Selama dua hari, mereka mendampingi puluhan santri TPA Sidikan dalam mengenal kosakata dan ungkapan dasar bahasa Inggris yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka oleh dosen pembimbing PRODAMAT, Akmal, bersama Direktur TPA Sidikan, Santi. Dalam sambutannya, Akmal mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, PRODAMAT tidak hanya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi para santri sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan kompetensi akademiknya di tengah masyarakat,” ujar Akmal.

Sementara itu, Santi menyambut baik pelaksanaan PRODAMAT di TPA Sidikan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena materi disampaikan melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa MPBI UAD yang telah memilih TPA Sidikan sebagai lokasi kegiatan. Semoga anak-anak semakin percaya diri untuk mengenal dan belajar bahasa Inggris sejak dini,” kata Santi.

Selama pelaksanaan kegiatan, para santri mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran secara aktif dan antusias. Mahasiswa MPBI UAD menerapkan metode belajar yang komunikatif, praktis, dan menyenangkan sehingga peserta lebih mudah memahami materi sekaligus berani mempraktikkan kosakata dan ungkapan dasar bahasa Inggris.

Melalui PRODAMAT, mahasiswa MPBI UAD kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri santri dalam belajar bahasa Inggris sejak dini sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pendekatan yang interaktif.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-MPBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-santri-TPA-Sidikan-bahasa-Inggris-Foto.-Tim-Prodamat-MPBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-03 08:58:482026-08-03 08:58:48Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris

Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition

31/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara 3 Cakrawala National Essay Competition (Foto. Andri)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengharumkan nama institusi dengan meraih Juara 3 Tingkat Nasional pada Cakrawala National Essay Competition 2026 yang diselenggarakan oleh HIMEPA Kabinet Arcadia, Universitas Tidar, Magelang. Kompetisi tersebut berlangsung pada 15 Juni hingga 20 Juli 2026 dan diikuti oleh 64 tim dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia.

Tim yang mengusung nama Team Mas Bahlil Ganteng tersebut beranggotakan Andri Tri Cahyono, Alridho Akmal Adisurya, dan Shavila Adistyan, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Ahmad Dahlan.

Andri Tri Cahyono menjelaskan bahwa keikutsertaan tim dalam kompetisi tersebut berawal dari keinginan untuk mengembangkan sekaligus menyempurnakan gagasan inovatif yang telah dirancang sebelumnya. Selama lebih dari satu bulan proses kompetisi berlangsung, tim harus membagi waktu antara aktivitas perkuliahan, penyusunan serta penyempurnaan naskah esai, hingga mempersiapkan presentasi pada setiap tahapan perlombaan.

“Setiap tahapan menjadi tantangan tersendiri yang menguji kekompakan, komitmen, dan kemampuan kami dalam bekerja sama sebagai sebuah tim,” ujar Andri.

Persaingan yang melibatkan puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memberikan hasil terbaik. Melalui diskusi yang intensif, pembagian tugas yang terstruktur, serta kesediaan menerima berbagai masukan, tim berhasil melewati setiap tahapan kompetisi hingga meraih posisi tiga besar.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena tim UAD merupakan satu-satunya finalis dari rumpun ilmu pendidikan yang berhasil menempati posisi tiga besar. Sementara itu, finalis lainnya berasal dari rumpun sains dan teknologi. Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa bidang pendidikan juga mampu menghadirkan inovasi yang kompetitif, aplikatif, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengembangkan inovasi bertajuk C-FLOAT, yaitu teknologi pemfilter sampah sungai pasif berbentuk cakram apung adaptif yang memanfaatkan energi kinetik arus sungai dengan dukungan panel surya sebagai sumber energi tambahan. Sistem ini dilengkapi sensor pintar yang mampu memantau penumpukan sampah dan kondisi perairan secara real-time, sekaligus memiliki kemampuan membantu memecah mikroplastik sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

Selain itu, perangkat C-FLOAT dirancang menggunakan material High-Density Polyethylene (HDPE) yang ramah lingkungan dan memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi perairan. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi pencemaran sungai sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem perairan.

Bagi Andri dan tim, keberhasilan meraih Juara 3 Nasional merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus hasil dari proses panjang yang dipenuhi kerja keras, kolaborasi, dan komitmen untuk terus menyempurnakan inovasi yang dikembangkan.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya bahwa setiap disiplin ilmu memiliki peluang yang sama untuk berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-3-Cakrawala-National-Essay-Competition-Foto.-Andri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-31 09:29:512026-07-31 09:29:51Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition

Mahasiswa PBSI UAD Sabet Juara 3 di Peksimiprov DIY 2026, Siap Bidik Tingkat Nasional

19/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III di Peksimiprov DIY 2026 (Foto. Kavindo)

Ajang dua tahunan Pekan Seni Mahasiswa Provinsi (Peksimiprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 kembali melahirkan talenta muda berbakat. Kavindo Aji Baskara, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2025Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang predikat Juara 3 kategori Baca Puisi Putra.

Sebelum berhasil melaju dan bersaing di tingkat provinsi, mahasiswa yang akrab disapa Vindo ini harus melewati tahapan seleksi internal yang ketat di lingkungan kampus terlebih dahulu. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) DIY ini berlangsung sejak 18 Juni hingga 2 Juli 2026. Menariknya, pada perhelatan tahun ini, kampus UAD mendapat kehormatan dengan terpilih sebagai salah satu dari enam perguruan tinggi yang ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Peksimiprov DIY.

“Perasaan saya yang pastinya bangga karena bisa membawa nama besar UAD bersanding di jejeran para juara. Bagi saya pencapaian ini adalah awal perjalanan saya di dunia perkuliahan agar ke depannya dapat membuka kesempatan ataupun peluang-peluang lainnya agar bisa menorehkan prestasi dengan membawa almamater UAD ini,” ujar Vindo bangga.

Dalam kompetisi tersebut, Vindo membawakan dua buah puisi karya maestro W.S. Rendra. Puisi pertama merupakan karya wajib berjudul “Gerilya”, sementara untuk puisi pilihan, ia menjatuhkan pilihan pada judul “Sagu Ambon”.

“Mengapa saya memilih puisi tersebut karena puisi itu cukup menyentuh emosional saya ketika dibacakan dan juga puisi ini menurut saya adalah puisi panggung atau pementasan, sehingga ada kesulitan tantangan tersendiri bagi saya buat membawakannya. Dan tentunya untuk membangun emosi serta nyawa ke dalam puisi tersebut dibutuhkan latihan yang ekstra serta pemahaman yang mendalam,” ungkapnya.

Persiapan yang dilalui Vindo terbilang cukup singkat dan intensif. Ia hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan atau sekitar 15 kali pertemuan tatap muka menjelang hari perlombaan. Selain harus menjaga kualitas vokal agar tetap prima, keterbatasan waktu di tengah kesibukan lain diakuinya menjadi tantangan tersendiri.

“Selama menjelang lomba saya cuma memiliki kurang dari 1 bulan persiapan saja atau bisa dikatakan 15 kali pertemuan, tantangan tersendiri selain menjaga vokal pastinya karena keterbatasan waktu dengan yang lain ya cukup sulit membagi waktunya,” imbuhnya.

Kendati demikian, proses latihan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pihak kampus. UAD dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam memfasilitasi kebutuhan delegasinya, mulai dari bimbingan pelatih yang merupakan dosen dari program studinya sendiri, hingga penyediaan materi pendukung latihan yang memadai dari awal hingga hari perlombaan tiba.

Mahasiswa FKIP ini membagikan kiat bagi rekan mahasiswa lainnya untuk tidak takut melangkah. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut. Baginya, mencoba berbagai kompetisi adalah proses belajar yang berharga meski tidak selalu berbuah kemenangan, karena selama ada kemauan, pasti akan selalu ada jalan.

“Dari saya sendiri pastinya ada ambisi untuk melaju ke tingkat nasional, hanya saja tahun ini belum rezekinya. Tapi saya tetap mencoba lagi untuk menoreh prestasi di tingkat nasional dan tidak cukup sampai di sini saja,” pungkasnya dengan optimis. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-di-Peksimiprov-DIY-2026-Foto.-Kavindo.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-19 09:00:372026-07-21 08:14:41Mahasiswa PBSI UAD Sabet Juara 3 di Peksimiprov DIY 2026, Siap Bidik Tingkat Nasional

HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

24/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

HMPS PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi bakti sosial di Panti Asuhan Giwangan (Foto. HMPS PBSI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026/2027 sukses menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa kegiatan bakti sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di Panti Asuhan Islam Putra Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 13 Juni 2026. Aksi sosial ini diinisiasi langsung oleh Pengurus HMPS PBSI UAD periode 2026/2027 melalui Divisi Sosial dan Keagamaan sebagai salah satu program kerja unggulan mereka. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, agenda ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara sivitas akademika Ahmad Dahlan dengan masyarakat luas.

Koordinator Divisi Sosial dan Keagamaan HMPS PBSI UAD, Luffi Muhammad Zaki, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar agenda musiman. Landasan utama dari penyelenggaraan bakti sosial ini adalah komitmen organisasi untuk menjaga konsistensi kebermanfaatan yang sudah dirintis oleh para pengurus di periode-periode sebelumnya.

“Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi HMPS PBSI yang berfokus pada ’keberlanjutan’, sehingga program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak panti asuhan,” papar Luffi.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 9 orang anggota yang terdiri dari Pengurus Harian (PH) dan Badan Pengurus Harian (BPH) HMPS PBSI UAD terjun langsung ke lokasi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak pengelola dan sebanyak 33 anak asuh panti yang menempuh pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Guna mencairkan suasana, para mahasiswa mengemas kegiatan yang berlangsung selama satu hingga satu setengah jam ini dengan konsep yang interaktif. Di sana, mereka menggelar sesi sharing session serta tanya-jawab yang memicu antusiasme tinggi dari anak-anak panti.

Materi yang dilemparkan dalam sesi tanya jawab tersebut meliputi hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, seperti Surah Al-Bayyinah dan Surah Al-Falaq, hingga wawasan dasar keagamaan mengenai rukun Islam dan rukun iman. Kedekatan yang intens juga terbangun saat para mahasiswa mengajak adik-adik panti untuk mengenal lebih dekat para fungsionaris HMPS PBSI UAD yang hadir. Respons positif mengalir sepanjang acara. Dua anak asuh panti, Reza dan Gilang, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam serta memimpin doa bersama untuk kesuksesan organisasi mahasiswa tersebut. Mereka berharap agar HMPS PBSI selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan program kerja, diberikan kesehatan, serta senantiasa berada dalam lindungan Allah Swt.

Suasana haru sempat menyelimuti penghujung acara saat rombongan mahasiswa hendak berpamitan pulang. Kalimat perpisahan, “Terima kasih, Kak. Sampai jumpa lagi,” menggema dari anak-anak panti. Luffi menceritakan, ada satu momen emosional yang paling membekas di hatinya ketika seorang anak asuh bernama Azam menanyakan kapan mereka akan kembali berkunjung.

“Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika seorang anak bernama Azam bertanya, “Kak Luffi, kapan ke sini lagi?” Saya pun menjawab, “Insyaallah, Kak Luffi akan datang lagi. Ditunggu ya, Azam.” Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena menunjukkan bahwa kehadiran kami memberikan kesan yang baik dan kebahagiaan bagi mereka,” tutur mahasiswa PBSI angkatan 2024 tersebut dengan penuh haru.

Melalui momentum bakti sosial ini, HMPS PBSI UAD juga menitipkan pesan pembuka mata bagi khalayak umum, khususnya generasi muda mudi, mengenai pentingnya menumbuhkan empati di tengah kehidupan bermasyarakat. Budaya saling memberi harus terus dipupuk demi menciptakan lingkungan sosial yang suportif.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak pernah takut untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain. Berbagi tidak akan mengurangi rezeki yang kita miliki. Sebaliknya, melalui sedekah dan kepedulian terhadap sesama, kita berharap Allah Swt. akan memberikan keberkahan dan melipatgandakan kebaikan dalam kehidupan kita,” pungkas Luffi menutup pernyataannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-aksi-bakti-sosial-di-Panti-Asuhan-Giwangan-Foto.-HMPS-PBSI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-24 09:41:462026-06-26 08:19:50HMPS PBSI UAD Gelar Aksi Bakti Sosial di Panti Asuhan Giwangan

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

22/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai (Foto. Tim CIVIC’S)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim CIVIC’S UNITED yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Semarak Keilmuan 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Babak final kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2026 di Kampus UGJ Cirebon.

Tim CIVIC’S UNITED beranggotakan Andri Tri Cahyono sebagai ketua tim sekaligus pelopor inovasi, bersama Alridho Akmal Adisurya dan Shavila Adistyan. Ketiganya merupakan mahasiswa PPKn angkatan 2024 yang berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa sosial-humaniora juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “C-FLOAT”: Inovasi Smart Cakram Apung Adaptif Berbasis Gerak Arus dan Energi Surya untuk Filtering River Waste sebagai Pendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Andri menjelaskan bahwa perjuangan menuju babak final bukanlah proses yang mudah. Ia dan tim harus menjalani serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penyusunan karya, revisi berulang kali, presentasi, hingga bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Persiapan kami berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara perkuliahan, tugas akademik, dan persiapan lomba. Banyak waktu yang kami korbankan untuk berdiskusi, mencari referensi, memperbaiki karya, serta berlatih presentasi agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Andri, kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu dengan inovasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan tim.

“Saya tidak menyangka dapat bersaing dengan para finalis dari berbagai bidang keilmuan seperti kedokteran, teknik, dan disiplin ilmu lainnya. Saat pengumuman pemenang, perasaan saya sangat campur aduk dan penuh ketegangan. Ketika nama tim kami diumumkan sebagai Juara Harapan I, saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

Inovasi C-FLOAT yang dikembangkan tim merupakan teknologi lingkungan berupa cakram apung pintar yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan sampah sungai secara berkelanjutan. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi energi surya dan gerakan alami arus sungai sebagai sumber energi operasional sehingga dapat bekerja secara mandiri dan ramah lingkungan.

Sistem kerja C-FLOAT diawali dengan proses deteksi dan pengumpulan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian disaring melalui mekanisme filtering untuk mengurangi pencemaran pada badan sungai sebelum menyebar ke wilayah hilir maupun laut. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi arus sungai sehingga memiliki potensi implementasi yang luas.

Lebih lanjut, inovasi tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui upaya pengurangan pencemaran lingkungan dan perlindungan ekosistem perairan.

Andri berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, latar belakang program studi bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah membatasi diri hanya karena latar belakang program studi yang dimiliki. Kami yang berasal dari Program Studi PPKn mampu membuktikan bahwa mahasiswa sosial dan humaniora juga dapat berinovasi dalam bidang teknologi. Beranilah keluar dari zona nyaman, belajar hal-hal baru, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-CIVICS-UNITED-UAD-Raih-Juara-Harapan-I-pada-Semarak-Keilmuan-2026-Lewat-Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Sungai-Foto.-Tim-CIVICS.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:41:532026-06-26 08:19:43Tim CIVIC'S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 

18/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen (Foto. Tim PkM UAD)

Tim dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Penguatan Pengelolaan dan Layanan Wisata Religi dan Sejarah Berbasis Digital” pada hari Jumat, 12 Juni 2026, di Kampung Karangkajen, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD serta melibatkan mahasiswa lintas program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Informatika.

Program ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi wisata religi dan sejarah yang dimiliki Kampung Karangkajen sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada para pengunjung makam Karangkajen tempat dikebumikannya pendiri Muhammadiyah KHA Dahlan dan banyak tokoh lainnya diantaranya KH AR Fachruddin dan Prof. Lafran Pane. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mengembangkan dokumentasi dan penyajian informasi situs-situs sejarah berbasis digital yang dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan berbagai elemen masyarakat Kampung Karangkajen. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kampung Karangkajen, Bapak Suhardjo, beberapa ketua RW di wilayah Karangkajen, Koordinator Kampung Sains Karangkajen, perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA), Takmir Masjid Karangkajen, Tim Pengelola Makam KHA Dahlan, serta perwakilan pemuda setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Tim pengabdian UAD Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum. menyampaikan rasa syukurnya atas keberlanjutan kerja sama UAD dengan Karangkajen dalam beragam aktivitas kolaborasi seperti pengabdian kepada masyarakat, penelitian, dan KKN. Kepala Kampung Karangkajen menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan UAD dengan masyarakat. Menurutnya, penguatan kapasitas warga dalam bidang layanan dan pengelolaan wisata menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengembangan potensi wisata sejarah dan religi yang ada di Karangkajen.

Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari UAD dengan materi yang saling melengkapi. Materi diawali oleh Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum. mengenai jenis layanan dan pemberian layanan kepada pengunjung wisata sejarah dan religi. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang baik, sikap pelayanan yang ramah, serta kemampuan menyampaikan informasi sejarah dan nilai-nilai religius kepada pengunjung secara menarik dan edukatif. Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Sri Roviana, M.A. tentang sosialisasi dan pelibatan warga dalam pengenalan serta pengelolaan wisata sejarah dan religi. Narasumber menekankan bahwa keberhasilan pengembangan wisata berbasis masyarakat sangat ditentukan oleh partisipasi aktif warga dalam menjaga, mempromosikan, dan mengembangkan potensi yang dimiliki lingkungan mereka. Sementara itu, Ali Tarmuji, S.T., M.Cs. memberikan pelatihan pengantar pembuatan produk layanan multimedia sebagai bagian dari penguatan aspek digital. Peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk media digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi wisata, dokumentasi situs sejarah, serta penyediaan informasi yang mudah diakses oleh wisatawan.

Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka tidak hanya menyimak materi dengan seksama, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan berbagi ide dan pengalaman terkait pengelolaan potensi wisata di lingkungan Karangkajen. Berbagai gagasan dan masukan muncul untuk mendukung pengembangan wisata religi dan sejarah yang lebih terintegrasi dengan teknologi digital.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian UAD bersama masyarakat akan menjajaki berbagai program lanjutan untuk mewujudkan tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata religi dan sejarah, memperkuat kualitas layanan kepada pengunjung, serta menginisiasi dokumentasi dan penyajian informasi situs sejarah berbasis digital. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan potensi wisata religi dan sejarah di Kampung Karangkajen dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kembangkan-Wisata-Religi-Digital-di-Karangkajen-Foto.-Tim-PkM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-18 11:13:532026-06-26 08:19:08Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 

Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi

18/06/2026/in Feature /by Ard

Mawar Ledya Serli alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) (Foto. Mawar)

Perjalanan akademik yang panjang dan penuh perjuangan kembali menorehkan cerita inspiratif di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mawar Ledya Serli, mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2022, berhasil lulus dengan meraih predikat Wisudawan Berprestasi pada acara Wisuda Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III pada Sabtu, 9 Mei 2026 lalu. Perjuangan Mawar membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi. Lahir dan tumbuh dalam kondisi keluarga yang sederhana, Mawar sempat didera keraguan apakah dirinya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Namun, tekad yang kuat untuk meringankan beban orang tua mendorongnya untuk berjuang memburu berbagai peluang beasiswa.

“Perjuangannya panjang banget. Saya berasal dari keluarga yang kurang mampu dan dulu sempat kepikiran, bisa enggak ya kuliah? Biayanya mahal. Jadi saya usahakan untuk daftar lewat jalur beasiswa biar meringankan orang tua. Saya banyak daftar di beberapa kampus, beberapa keterima tapi beasiswanya tidak full. Qodarullah, akhirnya diterima di UAD lewat jalur KIP-Kuliah, jadi beasiswanya full dan dapat uang saku juga,” ungkap Mawar.

Memasuki gerbang perguruan tinggi sebagai mahasiswa baru membawa kebahagiaan tersendiri bagi Mawar. Meski awalnya mengaku sebagai pribadi yang kurang percaya diri, atmosfer akademik dan fasilitas pengembangan diri di UAD secara perlahan mengubah kepribadiannya menjadi sosok yang tangguh dan berani tampil di depan publik. Mawar mulai aktif mengasah lifeskills-nya dengan mengikuti berbagai seminar serta pelatihan yang difasilitasi oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, sekaligus melibatkan diri dalam dinamika berbagai organisasi kampus, seperti Lembaga Semi Otonom (LSO) Kreativitas Kita (Kreskit) selaku Pimpinan Umum, Student Employment Bidang Humas dan Protokol (BHP) UAD sebagai Jurnalis, Mentor Beasiswa KIP-Kuliah Merdeka Angkatan 2022 dan 2024, Konselor Sebaya, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBSI UAD, Ketua Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) HMPS PBSI UAD, Co-Trainer Softskills Tahap 1, Studi Pentas Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB), Juri dalam acara Call for Essay, Ketua Modul Nusantara Pertukaran Mahasiswa Merdeka III, Ketua Festival Seni Anak UAD Fair #3, hingga menjadi bagian dari Duta Literasi Pendidikan Indonesia sebagai Sekretaris.

Tidak tanggung-tanggung, melalui berbagai kompetisi, Mawar sukses membawa nama baik UAD hingga ke luar Pulau Jawa. Selama masa studinya, ia menorehkan segudang prestasi gemilang tingkat nasional dan internasional yang sangat membanggakan. Catatan prestasinya yang luar biasa meliputi raihan Gold Medal pada National Essay Competition (Nesco) #2 Universitas Negeri Malang tahun 2026, Gold Medal National Writing Competition (NWC) Universitas Andalas 2025, serta Medali Emas Smart Innovation Competition (SIC) dari Kementerian Malaysia pada tahun 2024. Selain itu, ia juga sukses menyabet Juara 1 Business Plan Jasa Non-Digital di Kawasan Pariwisata Borobudur, Juara 1 Best Presenter di ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp, dinobatkan sebagai Duta Literasi Pendidikan Indonesia, meraih rentetan penghargaan nasional di bidang fotografi dasar, mengikuti berbagai seminar dan volunteer, hingga berkesempatan mengikuti Kontribusi Sosial Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) III di Bengkulu.

Menyeimbangkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna, yaitu 3,86, dengan segudang aktivitas organisasi dan kompetisi tentu bukan perkara mudah. Mawar membocorkan rahasia produktivitasnya yang berakar dari Pelatihan Softskills Tahap 1 yang pernah diikutinya di kampus.

“Kalau tips produktif dari saya, pertama-tama dari sekian banyak kegiatan saya harus tentukan prioritas. Intinya pakai metode Eisenhower Matrix. Jadi yang pertama itu yang penting dan mendesak, terus penting dan tidak mendesak, tidak penting dan mendesak, lalu tidak penting dan tidak mendesak. Ini pernah diajarkan waktu Pelatihan Softskills Tahap 1. Aku sangat bersyukur UAD menyediakan program softskills karena itu sangat bermanfaat sebagai kompas bagi saya saat menjadi mahasiswa baru waktu itu,” jelas Mawar.

Di balik predikat Wisudawan Berprestasi yang kini disandangnya, Mawar menegaskan bahwa keberhasilan ini bukanlah milik sepihak. Dukungan dari ekosistem pertemanan yang positif menjadi bahan bakar utama ketika ia mulai meragukan kapasitas dirinya sendiri. Namun, di atas segalanya, ia mempersembahkan pencapaian luar biasa ini untuk keluarga kecilnya tercinta.

“Penghargaan wisudawan berprestasi ini saya persembahkan untuk mereka, keluarga kecil saya yang luar biasa sekali mendukung saya sampai di titik ini; kepada Bapak Tarsiwan, Ibu Nafiah, serta adik-adik saya, Kenanga dan Dahlia.”

Mawar juga menyampaikan rasa terima kasih dan hormat yang mendalam kepada Caraka Putra Bakti, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing beasiswanya yang telah memberikan keteladanan dan bimbingan yang luar biasa.

“Kepada Pak Caraka Putra Bakti, dosen pembimbing beasiswa saya yang sudah membimbing dengan penuh kesabaran. Banyak sekali pelajaran hidup dan pengalaman berharga yang saya petik dari beliau. Melalui arahan-arahan beliau, saya ditempa untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga bertransformasi menjadi sosok mahasiswa yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya.

Kisah Mawar Ledya Serli menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan finansial bukanlah akhir dari sebuah mimpi, melainkan awal dari sebuah daya juang yang menginspirasi. Capaian luar biasa ini juga menegaskan komitmen UAD dalam mendukung dan memfasilitasi mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang untuk mencapai potensi terbaik mereka dan mencetak generasi unggul yang berdaya saing. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mawar-Ledya-Serli-alumnus-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dari-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-dan-Sastra-Indonesia-PBSI-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-18 09:41:322026-06-18 09:41:32Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi

Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah

10/06/2026/in Terkini /by Ard

Magister PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan workshop publikasi ilmiah hadirkan akademisi NTU Singapura (Foto. MPBI UAD)

Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat budaya riset dan publikasi internasional melalui Workshop Publikasi Ilmiah bertema Conducting Publishable ELT Research pada 6 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Educators Hall FKIP, Kampus 4 UAD ini menghadirkan David Wijaya, Ph.D., FHEA, akademisi dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I., menegaskan pentingnya kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di era global. “Publikasi akademik tidak hanya menjadi syarat kelulusan maupun pengembangan karier. Yang lebih penting, publikasi merupakan sarana untuk membangun kapasitas diri sebagai pembelajar yang terampil dan profesional yang kompeten,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama internasional antara UAD dan NTU. FKIP UAD menyampaikan harapan agar kolaborasi tidak berhenti pada workshop semata, melainkan berkembang ke arah penelitian bersama, penguatan jurnal ilmiah, serta program internasional lainnya.

Pada sesi utama, narasumber membagikan pengalaman akademiknya sekaligus berbagai strategi untuk menghasilkan penelitian ELT yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi. “Kemampuan menulis akademik yang baik memang penting, tetapi itu saja tidak cukup. Peneliti juga harus mampu memilih topik yang relevan, menemukan research gap yang jelas, serta membangun argumentasi ilmiah yang kuat dan didukung oleh literatur yang memadai,” jelasnya.

Selain diikuti peserta secara luring, workshop juga disiarkan melalui YouTube sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi mengenai metode penelitian, publikasi ilmiah, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan secara bijak dalam proses penulisan akademik. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Magister-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-workshop-publikasi-ilmiah-hadirkan-akademisi-NTU-Singapura-Foto.-MPBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 10:31:122026-06-10 10:31:12Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah

Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning

09/06/2026/in Prestasi /by Ard

Isna Rodiana Binti Munawaroh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara nasional dari teliti Duolingo (Foto. Mawar)

Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa menjadi topik yang mengantarkan Isna Rodiana Binti Munawaroh meraih prestasi pada Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kompetisi yang diikuti oleh 557 peserta dari 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Isna berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik kategori Pendidikan Kelas A dan Juara I Presenter Terbaik kategori Pendidikan Kelas A.

Dalam ajang tersebut, Isna mengangkat artikel ilmiah berjudul “Hubungan Intensitas Penggunaan Duolingo dengan Kemandirian Belajar (Self-Directed Learning) Bahasa Inggris Mahasiswa Non-PBI”. Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara intensitas penggunaan aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo dengan tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang tidak berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan micro-learning yang diterapkan Duolingo, yaitu pembelajaran singkat kurang dari 10 menit setiap hari, mampu membantu mahasiswa membangun kebiasaan belajar secara konsisten. Melalui sistem gamifikasi seperti daily streak, poin penghargaan, dan target harian, mahasiswa terdorong untuk belajar secara mandiri tanpa merasa terbebani.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kemandirian belajar yang terbentuk tidak berhenti pada penggunaan aplikasi semata. Mahasiswa yang aktif menggunakan Duolingo cenderung lebih percaya diri untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris melalui aktivitas lain, seperti menonton film tanpa instruksi khusus, mendengarkan lagu berbahasa Inggris, mencari kosakata baru secara mandiri, hingga mengeksplorasi berbagai sumber belajar digital seperti podcast. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi dapat menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan budaya belajar mandiri yang berkelanjutan.

Isna mengaku proses mengikuti kompetisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena harus membagi waktu dengan berbagai aktivitas akademik pada semester empat. “Tidak semulus biasanya karena di semester empat saya berada pada fase baru yang menuntut banyak hal untuk dikerjakan secara bersamaan. Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menyelesaikan kompetisi dalam waktu yang cukup singkat menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi saya, setiap hal yang sudah dimulai harus diselesaikan dengan usaha terbaik yang bisa diberikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi sarana belajar yang berharga untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dan mempersiapkan diri menghadapi tugas akademik di masa mendatang. “Harapan saya, kompetisi ini dapat menjadi langkah untuk terus berkembang dalam bidang penulisan karya ilmiah, khususnya dalam mempelajari publikasi ilmiah sebagai bekal menghadapi tugas akhir nanti,” tambahnya.

Melalui penelitian tersebut, Isna berharap pemanfaatan platform pembelajaran digital seperti Duolingo dapat semakin mendorong mahasiswa untuk belajar secara mandiri dan memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isna-Rodiana-Binti-Munawaroh-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-nasional-dari-teliti-Duolingo-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 09:58:282026-06-09 09:59:32Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning

Dosen PGSD UAD Paparkan Etika Bermedia Sosial untuk Hindari Perundungan Siber

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Dosen PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Patria Handung Jaya jadi pemateri kuliah umum Bahasa Indonesia di UAJY (Foto. Handung)

Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., menjadi pemateri dalam kuliah umum Bahasa Indonesia yang berlangsung di Aula Kampus 4 Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 mahasiswa dan mengangkat tema kehati-hatian serta etika bermedia sosial bagi generasi muda kampus.

Dalam pemaparannya, Handung menjelaskan bahwa media sosial membawa dampak besar terhadap kehidupan mahasiswa dan remaja. Menurutnya, media sosial tidak hanya memberikan manfaat dalam komunikasi, tetapi juga dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan mental pengguna muda.

“Pengguna media sosial perlu menerapkan kehati-hatian serta etika dalam aktivitas digital agar komunikasi di ruang maya tetap sehat dan positif,” ujarnya.

Handung juga menyoroti fenomena mahasiswa yang memiliki lebih dari satu akun media sosial pribadi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memunculkan krisis identitas karena banyak pengguna menampilkan karakter yang berbeda pada setiap akun media sosial.

Selain membahas krisis identitas, ia turut mengingatkan bahaya cyberbullying yang kerap muncul melalui komentar kasar, hinaan, maupun candaan berlebihan di berbagai platform media sosial. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang santun dan penuh empati selama berkomunikasi di ruang digital.

Suasana kuliah umum berlangsung interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Para mahasiswa aktif menyampaikan pengalaman pribadi mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan perkuliahan sehari-hari sehingga diskusi berkembang dinamis.

Menjelang akhir kegiatan, Handung memberikan latihan kepada peserta berupa unggahan media sosial yang berpotensi memunculkan komentar bullying. Peserta kemudian diminta menuliskan komentar yang lucu, kreatif, dan santun tanpa unsur hinaan maupun perundungan pribadi.

Dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya etika bermedia sosial serta mampu membangun komunikasi digital yang santun, bijak, dan terhindar dari perilaku perundungan siber.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-PGSD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Patria-Handung-Jaya-jadi-pemateri-kuliah-umum-Bahasa-Indonesia-di-UAJY-Foto.-Handung.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 14:29:332026-05-26 14:29:33Dosen PGSD UAD Paparkan Etika Bermedia Sosial untuk Hindari Perundungan Siber
Page 1 of 30123›»

TERKINI

  • Farmasi UAD Perkenalkan Dagusibu ke Komunitas Muslim di Pulau Jeju Korsel03/08/2026
  • Magister Manajemen UAD Bangun Mindset Youngpreneur Generasi Z03/08/2026
  • Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris03/08/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Terapkan Alur Satu Meja03/08/2026
  • Mahasiswa UAD Buat Inovasi Produk Moodpatch Bernuansa Budaya Yogyakarta03/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026

FEATURE

  • Memaknai Hakikat Penciptaan dan Urgensi Menuntut Ilmu29/07/2026
  • Empat Pilar Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk Keluarga28/07/2026
  • Mewujudkan Takwa dan Akhlak Mulia26/07/2026
  • Pengobatan Klenik Modern dan Ancaman bagi Akidah25/07/2026
  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top