• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Laboratorium PBI UAD Gelar Seminar Penerjemahan

13/01/2026/in Terkini /by Ard

Laboratorium PBI Universitas Ahmad Dahlan Gelar Seminar Penerjemahan (Foto. Lab PBI UAD)

Laboratorium Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengawali tahun 2026 dengan menyelenggarakan Seminar Penerjemahan pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium Bahasa A, Kampus IV UAD.

Seminar diikuti oleh Ketua Program Studi PBI, dosen, mahasiswa PBI dan MPBI, serta peserta dari luar Program Studi PBI UAD. Kegiatan dimoderatori oleh Ika Juni Astiti, mahasiswa PBI UAD, dan menghadirkan dua pemateri yang berpengalaman di bidang penerjemahan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menyoroti relevansi perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam dunia penerjemahan serta pentingnya sikap bijak dalam menyikapi teknologi tersebut.

Pemateri pertama, Widiana Martiningsih, S.S., penerjemah bersertifikat Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), menyampaikan materi terkait peran AI dalam penerjemahan. Ia menekankan bahwa AI sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti penerjemah manusia, karena penerjemah tetap memiliki peran penting dalam memahami konteks, budaya, dan etika penerjemahan.

Sementara itu, pemateri kedua, Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., dosen PBI UAD sekaligus penerjemah bersertifikat HPI, memaparkan materi Becoming a Professional Translator. Ia membahas bidang kerja penerjemahan, perbedaan penerjemah lepas dan agensi, proses sertifikasi HPI, serta tantangan profesional di dunia penerjemahan. Astry juga menekankan pentingnya kebiasaan membaca, latihan berkelanjutan, keterlibatan komunitas, dan personal branding bagi calon penerjemah.

Melalui seminar ini, Laboratorium PBI UAD berharap dapat menambah wawasan serta meningkatkan kesiapan mahasiswa dan peserta dalam menghadapi perkembangan dunia penerjemahan yang semakin dinamis di era teknologi. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Laboratorium-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-Gelar-Seminar-Penerjemahan-Foto.-Lab-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-13 10:59:002026-01-13 10:59:00Laboratorium PBI UAD Gelar Seminar Penerjemahan

FKIP UAD Lepas 10 Mahasiswa Outbound SEA Teacher ke Filipina

13/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan mahasiswa outbound SEA Teacher Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mahasiswa outbound SEA Teacher)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melepas mahasiswa outbound SEA Teacher (Southeast Asian Teacher Project) Batch 11 Tahun 2025/2026 pada Kamis, 08 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Educator Hall, Kampus 4 UAD serta dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, orang tua/ wali, serta mahasiswa peserta.

SEA teacher merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru se-Asia Tenggara yang diadakan oleh SEAMEO Southeast Asian Ministers of Education Organization.

Koordinator Tim SEA Teacher FKIP UAD, Aan Hendroanto, M.Pd., melaporkan bahwa FKIP UAD mengirim 10 mahasiswa ke lima universitas mitra di Filipina, yakni Capiz State University, West Visayas State University, Adamson University, University of Saint La Salle, dan Central Luzon State University. Peserta terdiri atas 7 mahasiswa PBI, 1 PMAT, 1 PBSI, dan 1 PPKn.

Seluruh mitra program berasal dari Filipina karena bahasa Inggris menjadi bahasa kedua di negara tersebut. Hal ini dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa. Lingkungan akademik di sana juga mendukung praktik mengajar berbasis bahasa Inggris.

Mahasiswa akan menjalani praktik mengajar selama satu bulan di sekolah mitra. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogik, tetapi juga memperluas wawasan internasional dan pengalaman lintas budaya.

“Program ini memberi pengalaman langsung yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan, baik dari sisi akademik seperti praktik mengajar namun juga budaya internasional,” ungkap Aan.

Mahasiswa dijadwalkan berangkat pada 12 Januari 2026. Sebelum berangkat, FKIP UAD memberikan pre-departure training sebanyak tujuh pertemuan untuk membekali mahasiswa dengan kesiapan akademik, bahasa, budaya, serta penguatan karakter dan nilai keislaman.

Perwakilan mahasiswa outbound, Tsalsa Rosyanda Putri dari PBI, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan fakultas. Ia menyebut program SEA Teacher memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan mengajar, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta mengembangkan kemandirian sebagai calon pendidik.

“Program ini melatih kami mengajar dan berkomunikasi di lingkungan internasional. Kami juga belajar menjadi lebih mandiri dan terbuka,” ungkap Tsalsa.

Perwakilan orang tua mahasiswa, Anita Herlina, orang tua dari Qurrota’ayun (PBI), menyampaikan rasa bangga sekaligus haru saat melepas mahasiswa ke luar negeri. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga ibadah, kesehatan, komunikasi, serta nama baik almamater. Menurutnya, mahasiswa membawa identitas sebagai duta bangsa dan duta Islam.

“Di mana pun berada, kalian membawa nama Indonesia dan harus menunjukkan akhlak Islami, kesantunan dan semangat kerja sama,” ungkap Anita.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan Filipina dipilih karena kuat dalam penguasaan bahasa Inggris dan dikenal sebagai eksportir tenaga pendidik ke berbagai negara di dunia. Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional menjadi bekal penting bagi calon guru di era global.

Sayuti mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring, memperluas wawasan global, serta menunjukkan nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Ia juga mendorong mahasiswa aktif beradaptasi dan berkontribusi positif di lingkungan internasional.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan memperluas wawasan global, sekaligus menunjukkan Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkap Sayuti.

Acara diakhiri dengan pelepasan simbolis mahasiswa peserta SEA Teacher oleh pimpinan FKIP UAD. Pelepasan dilakukan per kelompok sesuai universitas tujuan sebagai tanda dimulainya misi internasional mahasiswa FKIP UAD di Filipina.

Melalui program ini, FKIP UAD menyiapkan calon guru yang berdaya saing global dan berkarakter Islami. Fakultas berharap mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa pulang pengalaman yang berdampak bagi pengembangan pendidikan di FKIP UAD. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-mahasiswa-outbound-SEA-Teacher-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mahasiswa-outbound-SEA-Teacher.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-13 10:29:302026-01-13 10:29:30FKIP UAD Lepas 10 Mahasiswa Outbound SEA Teacher ke Filipina

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

29/12/2025/in Prestasi /by Ard

Fanny Rahmadani, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Fanny)

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, Fanny Rahmadani, berhasil meraih Juara 1 Lomba Poster pada ajang English National Competition Vol. 3 yang diselenggarakan oleh English Education Department Student Association (EEDSA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Kompetisi tingkat nasional tersebut dilaksanakan secara daring dan berlangsung pada 3 September hingga 18 November 2025, dengan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Fanny menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam lomba berawal dari informasi yang dibagikan oleh Dosen Tim Pendamping Mahasiswa (TPM) melalui grup WhatsApp. Setelah memilih cabang lomba poster, ia mendaftar dengan dukungan pendanaan dari Program Studi PBI UAD. Proses persiapan dilakukan di Laboratorium Tourism dengan bimbingan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. dan Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed.

Dalam prosesnya, Fanny mengaku sempat merasa ragu terhadap hasil karyanya. Namun, hasil pengumuman menunjukkan capaian membanggakan dengan diraihnya posisi juara pertama tingkat nasional.

“Alhamdulillah saya berhasil meraih juara 1. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada dosen pembimbing serta tim yang telah membantu dan mendukung saya,” ujarnya.

Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk meraih capaian lain di masa mendatang serta membanggakan program studi dan keluarga. Meski menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan persiapan lomba, Fanny berupaya tetap menjaga tanggung jawab akademik.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa PBI UAD lainnya untuk aktif berpartisipasi dan berprestasi dalam berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fanny-Rahmadani-Mahasiswa-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Fanny.png 423 800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:43:062025-12-29 09:43:06Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

Keluarga Teater PeBei UAD Gelar Pentas Produksi #22 “Katharsis”

29/12/2025/in Terkini /by Ard

Keluarga Teater PeBei, Lembaga Semi Otonom (LSO) HMPS PBI EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Teater PeBei)

Keluarga Teater PeBei, Lembaga Semi Otonom (LSO) HMPS PBI EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar Pentas Produksi #22 bertajuk “Katharsis” pada 2 Desember 2024 di TBY Societeit Yogyakarta. Pementasan ini menjadi agenda rutin Teater PeBei sebagai ruang ekspresi seni dan kreativitas mahasiswa.

Naskah “Katharsis” ditulis oleh tim penulis Teater PeBei yang terdiri atas Dzykry Agis Sarodi (Sastra Indonesia UAD), Lovina Putri Maharani (Sastra Inggris UAD), dan Atas Sultan Joe Satriani (PBI UAD). Pementasan tersebut disutradarai oleh Bekti Susilo Solehudin dari Program Studi Sastra Inggris.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., yang menilai Teater PeBei konsisten menjaga tradisi kaderisasi melalui pementasan tahunan. Ia menyampaikan bahwa teater tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga media penyampaian pesan dan nilai, sekaligus sarana pengembangan kreativitas, imajinasi, disiplin, dan kerja sama tim bagi mahasiswa.

Dalam proses persiapan, para pemain dan kru menghadapi tantangan, terutama dalam mengatur waktu antara perkuliahan dan latihan serta pendalaman karakter yang kompleks. Latihan berlangsung selama tiga bulan, dimulai sejak September 2024, dengan keterlibatan aktif seluruh anggota produksi.

Pimpinan Produksi, Yunita Cahyati, menyampaikan bahwa proses latihan menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat solidaritas dan kerja sama antar anggotanya. Ia berharap pementasan ini dapat memberikan pengalaman berkesan bagi penonton sekaligus mendorong semangat berkarya Teater PeBei ke depan.

Melalui Pentas Produksi #22 “Katharsis”, PBI UAD menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa secara holistik. Program studi tidak hanya mendorong capaian akademik, tetapi juga membuka ruang luas bagi ekspresi seni dan budaya sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Teater-PeBei-Lembaga-Semi-Otonom-LSO-HMPS-PBI-EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Teater-PeBei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:31:212025-12-29 09:31:21Keluarga Teater PeBei UAD Gelar Pentas Produksi #22 “Katharsis”

EDSA UAD Laksanakan Kunjungan Akademik ke PBI UIN Sunan Gunung Djati

22/12/2025/in Terkini /by Ard

English Department Student Association (EDSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Public Relation EDSA yang berkolaborasi dengan Student Association of English Education Department (SAEED) UIN Sunan Gunung Djati Bandung guna memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring antarkampus.

Kunjungan tersebut dihadiri Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., didampingi dosen Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I. Rombongan mahasiswa PBI UAD disambut langsung oleh jajaran PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung di lingkungan kampus.

Ketua Program Studi PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Nia Kurniawati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ungkapan reflektif yang menggambarkan keterbukaan dan keramahan tuan rumah. Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD yang menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang diberikan kepada rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi PBI UAD menegaskan bahwa pertemuan lintas kampus menjadi ruang belajar autentik untuk membangun relasi akademik yang bermakna dan berkelanjutan. Ia menilai kegiatan seperti ini penting dalam memfasilitasi mahasiswa mengenali potensi diri serta memperkuat jejaring akademik.

Sambutan juga disampaikan Co-Captain EDSA UAD, Alifia Aminatuzzahra, yang berharap kegiatan benchmarking ini dapat menjadi ruang pertukaran perspektif dan kolaborasi antarmahasiswa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antardivisi kemahasiswaan antara EDSA dan Lembaga Semi Otonom (LSO) PBI UAD dengan SAEED PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai komitmen pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan serta berkontribusi pada penguatan mutu pendidikan calon pendidik bahasa Inggris. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Laksanakan-Kunjungan-Akademik-ke-PBI-UIN-Sunan-Gunung-Djati-Foto.-EDSA.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-22 10:10:562025-12-22 10:14:54EDSA UAD Laksanakan Kunjungan Akademik ke PBI UIN Sunan Gunung Djati

Dari Pantun Menjadi Santun: HISKI UAD Sambut Milad UAD ke-65

19/12/2025/in Terkini /by Ard

Peringatan Hari Pantun Nasional dan Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh HISKI UAD (Foto. HISKI UAD)

Dalam rangka memperingati Hari Pantun Nasional sekaligus menyambut Milad Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke-65, Himpunan Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Universitas Ahmad Dahlan bekerja sama dengan Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Peringatan Hari Pantun Nasional: Dari Pantun Menjadi Santun: Peluncuran Buku Pantun Negeri Bahari dan Antologi Cerpen Hasil Lomba Cerpen Nasional Siswa SMA/SMK” pada Rabu, 17 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00-11.00 WIB di Educator Hall Lantai 7, Gedung Utama Kampus 4 UAD tersebut dihadiri oleh Ketua HISKI Komisariat se-Daerah Istimewa Yogyakarta serta Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik dan pengembangan literasi sastra.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua HISKI Komisariat UAD, Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., yang menegaskan bahwa peluncuran buku Pantun Negeri Bahari merupakan upaya memperkuat identitas Indonesia sebagai bangsa maritim yang kaya ekspresi budaya. “Pantun tidak hanya menjadi warisan sastra lisan, tetapi juga medium pembentuk karakter dan kesantunan berbahasa,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa antologi cerpen nasional yang diluncurkan menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas generasi muda dalam mengolah realitas sosial melalui karya sastra.

Lebih lanjut, Dr. Yosi menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama antarHISKI se-DIY. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang riset, publikasi ilmiah, dan program literasi sastra yang berkelanjutan. “Semangat kolaborasi ini sejalan dengan Milad UAD ke-65, yakni berkontribusi nyata bagi pengembangan sastra Indonesia,” tambahnya.

Peluncuran buku Pantun Negeri Bahari secara resmi dilakukan oleh Prof. Dr. Aprinus Salam, M.Hum. selaku perwakilan HISKI Pusat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pantun profetik oleh Wachid Eko Purwanto, yang memperoleh respons positif dari mahasiswa lintas program studi, antara lain Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, dan Sastra Inggris.

Antusiasme peserta tampak pada sesi diskusi dan tanya jawab yang diselingi pembacaan pantun secara interaktif. Kegiatan ditutup dengan peluncuran Antologi Cerpen hasil Lomba Menulis Cerpen Nasional tingkat SMA/K oleh Wakil Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta, Bambang Mintaraja, S.Pd. Melalui kegiatan ini, HISKI UAD berharap semangat literasi sastra dapat terus tumbuh dan menjangkau generasi muda sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan sastra Indonesia. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peringatan-Hari-Pantun-Nasional-dan-Milad-ke-65-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-oleh-HISKI-UAD-Foto.-HISKI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-19 10:45:232025-12-19 10:45:23Dari Pantun Menjadi Santun: HISKI UAD Sambut Milad UAD ke-65

Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

18/12/2025/in Prestasi /by Ard

 

Dziqriya Lissaada, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dziqriya)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi membanggakan melalui mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dziqriya Lissaada, yang akrab disapa Qiya.

Mahasiswi angkatan 2024 tersebut berhasil meraih Juara I kategori Seni Tunggal Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Putri Dewasa pada ajang Pencak Silat Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Championship 2 Tingkat Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Gymnasium Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB), Kota Bogor.

Qiya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan bukti bahwa target utamanya untuk mempertahankan gelar dapat terwujud.

“Yang pasti senang dan bangga karena target utama tercapai, yaitu mempertahankan Juara I dalam setiap kejuaraan. Tentunya mempertahankan itu bukanlah hal mudah, harus diimbangi dengan latihan rutin dan intens,” ujarnya.

Ketertarikan Qiya terhadap pencak silat dimulai sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagai siswa di sekolah Muhammadiyah, ia mengikuti ekstrakurikuler Tapak Suci yang diwajibkan pihak sekolah. Dari latihan dasar, pelatih kemudian mulai mengarahkan Qiya untuk mengikuti kompetisi. Sejak saat itu, ia semakin menemukan passion dalam dunia pencak silat.

Menjelang kejuaraan, Qiya menjalani latihan intens yang bukan hanya dilakukan dalam hitungan bulan, melainkan akumulasi usaha selama bertahun-tahun. Di UAD, ia merasa sangat difasilitasi, khususnya melalui Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Tapak Suci UAD.

“Saya selalu difasilitasi dari segi latihan, ruang untuk berlatih, waktu, hingga perlengkapan. Saat kejuaraan pun semuanya tetap difasilitasi,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa motivasi terbesarnya datang dari keluarga. “Dukungan orang tua dan keluarga membuat saya ingin terus membuktikan bahwa saya bisa berprestasi. Semoga jika Allah berkehendak, saya bisa sampai tingkat internasional,” harapnya.

Sebagai mahasiswa aktif, Qiya tetap mengutamakan kuliah. Ia mengatur waktu sedemikian rupa agar kegiatan akademik dan latihan tidak saling berbenturan.

“Jadwal kuliah itu tidak bisa diulang, tetapi latihan bisa disesuaikan. Untungnya jadwal latihan biasanya malam, jadi masih bisa saya manage,” jelasnya.

Baginya, tantangan terbesar justru berasal dari diri sendiri. Rasa malas sering muncul, tetapi selalu ia lawan demi disiplin waktu, pola hidup, dan kualitas latihan. Qiya menegaskan bahwa pencapaiannya tidak terlepas dari dukungan orang-orang di sekelilingnya. “Teman-teman, keluarga, dan dosen-dosen PBSI selalu mendukung dan memberi apresiasi di setiap kejuaraan yang saya ikuti,” katanya.

Qiya memberikan pesan penting terkhusus bagi mahasiswa yang ingin berprestasi di bidang nonakademik. “Mulailah tertib untuk diri kalian. Dalam olahraga, rajin latihan saja tidak cukup, harus diimbangi dengan pola hidup, pola makan, dan pola ibadah yang baik. Insyaallah semua proses akan dimudahkan dan hasilnya bermanfaat.”

Prestasi Qiya menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar dalam kancah nasional melalui dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan kampus. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dziqriya-Lissaada-Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-dan-Sastra-Indonesia-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:24:152025-12-18 10:24:15Qiya dan Perjuangannya di Tapak Suci

Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

17/12/2025/in Feature /by Ard

Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Pengajian Bulanan Mahasiswa ke-5 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sekaligus Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Mengusung tema “Guru Hebat, Pimpinan Umat: Memantaskan Diri Sejak di Bangku Kuliah”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan identitas bagi calon pendidik.

Dr. Lailan menegaskan kedudukan guru sebagai profesi yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk arah peradaban.

“Kita harus sepakat dulu bahwa guru itu bukan sekadar profesi, bukan pula peranan sederhana, tetapi memiliki peran penting dan strategis,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa guru merupakan representasi masa depan bangsa. “Kalau ingin melihat seperti apa kehidupan bangsa ini 20, 30, bahkan 50 tahun ke depan, lihatlah dari calon-calon gurunya,” ujarnya.

Dr. Lailan juga menyampaikan ilustrasi anekdot mengenai tiga calon penghuni surga, yaitu seorang ahli ibadah (abid), seorang dermawan, dan seorang ilmuwan. Ketiganya berlomba ingin masuk surga terlebih dahulu. Setiap kali malaikat bertanya sumber amal dan ilmu mereka, semuanya menjawab: “Dari guru.”

Dari kisah itu, ia menyimpulkan, “Berarti yang paling berhak masuk surga pertama adalah guru. Dan siapa guru itu? Ya, kalian mahasiswa FKIP UAD,” tandasnya.

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa pendidik pertama dalam sejarah peradaban adalah Allah Swt. sendiri. “Pemilik ilmu, penguasa ilmu, dan sumber ilmu itu adalah Allah. Adam tidak tahu apa-apa hingga Allah mengajarinya,” jelasnya. Dari titik itu, ia menggambarkan bagaimana pengetahuan berkembang dari generasi ke generasi hingga lahirlah peradaban manusia yang terus bertumbuh melalui proses belajar.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan kelanjutan dari misi kenabian. “Setelah Nabi wafat, misi keagamaan tidak berhenti. Yang melanjutkan siapa? Para guru, para mualim, orang-orang mulia yang meneruskan perjuangan Nabi,” tuturnya.

Menurutnya, guru tidak hanya melakukan transfer ilmu, tetapi juga membangun karakter, moral, dan budaya masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Mhd.-Lailan-Arqam-M.Pd_.I.-Dosen-Dosen-Magister-Pendidikan-Agama-Islam-MPAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:35:382025-12-17 09:35:38Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

Perjuangan Tak Terduga Membuahkan Hasil

01/12/2025/in Prestasi /by Ard

Pandu Sasmita Raditya., Mahasiswa Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pandu)

Pandu Sasmita Raditya G., mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (FKIP UAD), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara III dalam turnamen ITNY Badminton Cup I 2025. Kompetisi ini dilaksanakan pada 15–16 November 2025 di GOR Bosas Pakualaman, Yogyakarta.

Untuk persiapannya, Pandu mengaku sudah cukup matang karena melihat peta kekuatan dari kampus lain yang pasti sudah mempersiapkan diri lebih keras. Namun, tantangan besar muncul mendekati pertandingan, ketika partner Pandu tiba-tiba mengundurkan diri karena harus menjalani ujian PPG di luar kota. Hal ini membuat Pandu sempat bingung mencari pengganti. Setelah berpikir keras, akhirnya Pandu mendapatkan partner baru dan, meskipun perlu sedikit membimbingnya, alhamdulillah timnya bisa meraih Juara III.

Motivasi yang dimiliki Pandu tidak hanya sebatas menjadi pemain. Kebetulan, selain menjadi pemain, Pandu juga diamanahi menjadi pelatih di klub dan guru ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Oleh karena itu, Pandu tidak akan melupakan dunia yang sudah membesarkan namanya sampai saat ini. Untuk jangka pendek, ia mengaku belum memiliki target khusus. Baginya, yang terpenting adalah mempersiapkan diri dan menjaga kondisi.

Tantangan di lapangan juga menguji mental. Tantangan pertama adalah partner yang tiba-tiba mengundurkan diri karena halangan di saat jadwal pertandingan sudah keluar. Tantangan kedua terjadi waktu babak 16 besar. Di set kedua, tim Pandu tertinggal skor 11-4. Pandu sempat bingung harus bagaimana, tetapi dengan pengalaman dan kesabaran, serta didukung partner yang lebih senior, akhirnya mereka bisa memenangkan laga tersebut.

Harapan bagi Pandu Sasmita Raditya cukup memberikan yang terbaik. Sejatinya atlet, setelah juara, dia sudah bukan juara lagi dan harus memulai kembali dari awal. (Septia)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pandu-Sasmita-Raditya.-Mahasiswa-Program-Studi-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pandu-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-01 09:42:272025-12-01 09:42:27Perjuangan Tak Terduga Membuahkan Hasil

Kisah Hanif, Mahasiswa UAD Peraih Dua Prestasi dalam Lomba Esai ADIYC #3 2025

20/11/2025/in Terkini /by Ard

Lantip Nan Hanif, Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD (Foto. Salsya)

Lantip Nan Hanif, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih dua prestasi dalam Lomba Esai Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) #3 2025. Acara ini diselenggarakan oleh kolaborasi UAD dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) pada 26–28 Oktober 2025.

Dua prestasi yang diraih Hanif di antaranya **Juara III Best Presenter dan **Juara Honorable Mention I Best Essay. Ia mengangkat topik afiksasi atau morfologi yang merupakan tantangan baginya, dengan judul “Affixation in Poetry: A Study of ‘Aku Ingin’ by Sapardi Djoko Damono”.

“Alasan saya memilih judul ini sebenarnya sangat pribadi dan mungkin sedikit unik. Saya memilih topik ini (afiksasi/morfologi) justru karena merasa kurang memahami mata kuliah tersebut. Ini adalah salah satu materi yang saya anggap paling menantang selama kuliah,” ujar Hanif.

“Jadi, saya putuskan untuk menjadikan kelemahan saya ini sebagai topik lomba. Dengan cara ini, saya ‘memaksa’ diri saya untuk belajar lebih dalam, meneliti, dan menguasainya agar bisa menghasilkan karya terbaik. Ini adalah cara saya mengembangkan diri dari sesuatu yang saya anggap sulit,” tambahnya.

Hanif mempersiapkan ajang kejuaraan ini dalam kurun waktu kurang lebih empat minggu. Prosesnya dimulai dengan melakukan riset dan analisis, lalu menganalisis puisi “Aku Ingin” kata demi kata, kemudian dilanjutkan ke tahap menulis.

“Bisa dibilang persiapan intensif saya memakan waktu kurang lebih empat minggu. Tahap pertama yang saya lakukan adalah riset dan analisis serta mengkaji teori morfologi dan strukturalisme, lalu menganalisis puisi ‘Aku Ingin’ kata demi kata. Setelah riset selesai, saya masuk ke tahap penulisan esai, yaitu menyusun naskah secara sistematis mulai dari abstrak, pendahuluan, metode, analisis, hingga kesimpulan,” ungkap Hanif.

Hanif mengakui bahwa dukungan dari orang tua, bimbingan dosen pembimbing akademik, serta dukungan semangat dari kakak tingkat dan teman-teman seperjuangan menjadi motivasi baginya untuk mengikuti ajang tersebut.

“Tentu motivasi utama yang paling besar adalah support system saya. Dorongan tanpa henti dari orang tua, bimbingan dari dosen pembimbing akademik, serta dukungan semangat dari kakak tingkat dan teman-teman seperjuangan, itu semua yang membuat saya berani maju,” ucap Hanif.

“Harapannya, saya ingin terus berkontribusi dan berprestasi agar tetap bisa mempertahankan beasiswa saya di UAD. Semoga penelitian ini bisa memberikan perspektif baru bagi siapa saja yang membaca puisi, bahwa setiap pilihan kata dan imbuhan (afiksasi) dalam puisi itu memiliki peran penting dalam membangun makna,” tutupnya. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lantip-Nan-Hanif-Mahasiswa-Prodi-Sastra-Indonesia-UAD-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-20 10:02:402025-11-20 10:02:40Kisah Hanif, Mahasiswa UAD Peraih Dua Prestasi dalam Lomba Esai ADIYC #3 2025
Page 3 of 30‹12345›»

TERKINI

  • Fakultas Farmasi UAD Gelar Sidang Promosi Doktor24/07/2026
  • HISKI UAD Gelar Apresiasi Penulisan Naskah Ketoprak di Caturharjo, Bantul24/07/2026
  • KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM23/07/2026
  • Perpustakaan UAD Gelar Library Orientation dan Pelatihan Literasi Informasi23/07/2026
  • Milad ke-14, Prodi Ilmu Komunikasi UAD Gelar Rangkaian Even Spektakuler22/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Raih Dua Penghargaan melalui Inovasi Produk BEKRESS22/07/2026
  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026

FEATURE

  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026
  • Makna Hijrah Rasulullah saw.23/07/2026
  • Shaldan dan Tantangannya di ONMIPA Perguruan Tinggi 202621/07/2026
  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top