• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

05/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code bersama warga Brontokusuman (Foto. KKN UAD)

Bagi warga Brontokusuman, Sungai Code bukan sekadar aliran air yang membelah permukiman. Sungai ini menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama. Berangkat dari semangat itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga menggagas pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code sebagai upaya memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Pembentukan komunitas tersebut menjadi puncak rangkaian Program KKN Tematik Pengelolaan Sungai yang dilaksanakan mahasiswa UAD di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Program ini diawali dengan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 melalui kegiatan bersih Sungai Code, dilanjutkan dengan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga akhirnya bermuara pada Pengesahan Komunitas Peduli Sungai Code yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Dakwah dan Tarbiyatul Qur’an PRM Karanganyar.

Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Alternatif 104 Brontokusuman, Arif Rahman, mengatakan sejak awal mahasiswa tidak ingin program KKN hanya meninggalkan laporan kegiatan. Mereka ingin meninggalkan ruang belajar dan wadah kolaborasi yang tetap hidup setelah masa pengabdian berakhir. “Kami ingin ada yang terus bergerak setelah KKN selesai. Karena itu bersama warga kami menginisiasi Komunitas Peduli Sungai Code agar berbagai program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Arif.

Selama hampir satu bulan berada di Brontokusuman, mahasiswa bersama warga melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan. Mulai dari aksi bersih Sungai Code, penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, pengolahan sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan lingkungan, hingga pameran hasil kerajinan daur ulang yang melibatkan warga dari berbagai RW.

Program tersebut mendapat pendampingan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari pengembangan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga didorong membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan perguruan tinggi sehingga, program yang dirintis memiliki keberlanjutan.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menilai persoalan Sungai Code tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan bersih-bersih atau pembangunan infrastruktur semata. “Persoalan sungai adalah persoalan perilaku dan kolaborasi. Sungai akan tetap bersih apabila masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaganya. Di sinilah perguruan tinggi hadir, bukan untuk menggantikan masyarakat, tetapi mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengesahan komunitas tersebut, Prof. Surahma hadir sebagai narasumber atas undangan resmi Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), sekaligus menjalankan penugasan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi Sungai Code yang menghadapi ancaman pencemaran akibat limbah domestik, limbah industri, serta penurunan kualitas lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kader Sungai sebagai penggerak masyarakat yang berperan sebagai inisiator, motivator, dan fasilitator dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu kunci agar gerakan pelestarian sungai dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah Brontokusuman, pengamat Sungai Code, pengurus LP-KPK, para dosen pembimbing lapangan, tokoh masyarakat, ketua kampung, serta mahasiswa KKN UAD. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Sungai Code telah menjadi kepedulian bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Bagi UAD, pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code menjadi salah satu luaran penting dari pelaksanaan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendampingan LPPM UAD, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memfasilitasi lahirnya kelembagaan masyarakat yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program lingkungan setelah KKN berakhir.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, LP-KPK mengucapkan terima kasih kepada Prof. Surahma atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung penguatan gerakan pelestarian Sungai Code. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-Komunitas-Peduli-Sungai-Code-bersama-warga-Brontokusuman-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-05 09:00:312026-07-06 09:10:37Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

04/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat lilin aromaterapi dari limbah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit II.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 01 Sambirejo, Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Al-Kiraam tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Di wilayah RW 01 Sambirejo, komitmen pengelolaan sampah diwujudkan melalui pembentukan Bank Sampah “Berseri” yang aktif melakukan pemilahan sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik.

Namun, pengelolaan limbah cair rumah tangga berupa minyak jelantah masih menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, minyak jelantah masih sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari saluran air dan tanah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Jefree Fahana, merumuskan solusi melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pelatihan mendapat sambutan positif dari pengurus dan anggota Bank Sampah “Berseri”. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi.

Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan proses pemurnian minyak jelantah menggunakan batang serai dan daun pandan untuk mengurangi aroma tengik. Minyak kemudian dicampurkan dengan stearin, pewarna, dan minyak esensial beraroma kopi serta lavender sebelum dicetak ke dalam wadah kaca kecil.

Ketua Bank Sampah “Berseri”, Ngajiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Menurutnya, lilin aromaterapi hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan bank sampah.

Sementara itu, Koordinator KKN Alternatif 104 Unit II.A.1, Muhammad Alif, berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ia menilai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi langkah sederhana yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara mandiri terus meningkat. Selain itu, program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-lilin-aromaterapi-dari-limbah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-04 09:52:372026-07-06 09:10:49Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar kerja bakti pengelolaan kawasan sungai di Kali Code (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelurahan Brontokusuman melaksanakan kerja bakti pembersihan kawasan sungai di wilayah Kali Code pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN bersama warga setempat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.

Kegiatan mengusung tema “Pengelolaan Kawasan Sungai” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bantaran Kali Code yang memiliki peran penting dalam ekosistem perkotaan di Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, peserta melakukan pembersihan sampah, pengangkutan limbah ringan, serta penataan area sekitar bantaran sungai agar lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Dosen Koordinator Lapangan KKN, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan penguatan kesadaran lingkungan di kawasan perkotaan. “Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya membangun partisipasi masyarakat dan mahasiswa dalam pengelolaan kawasan sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan KKN Alternatif 104 Brontokusuman merupakan bagian dari kerja sama antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Kelurahan Brontokusuman, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. Kerja sama tersebut bertujuan mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan melalui keterlibatan mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari warga sekitar yang turut berpartisipasi bersama mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan sungai di wilayah perkotaan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-kerja-bakti-pengelolaan-kawasan-sungai-di-Kali-Code-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 14:20:172026-05-26 14:20:17Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

“Mahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,” ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

“Kampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-06-17 13:32:40Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

06/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan filter air di Dusun Lemes, NTT (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pengadaan filter air bersih di Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 3 Maret 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Biologi berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat terhadap akses air bersih. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses air bersih, di mana sebagian masyarakat masih mengandalkan air sumur gali dan air hujan. Sementara itu, pada musim kemarau, masyarakat cenderung menggunakan air embung yang memiliki kualitas kurang layak.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada pengadaan sarana, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan, serta memberikan edukasi terkait penggunaan dan perawatan filter air agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pemuda setempat. “Pengadaan filter air di Dusun Lemes sangat dibutuhkan karena keterbatasan akses air bersih serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan air yang layak digunakan,” ujar Mama Uzli, salah satu anggota PKK.

Hal senada juga disampaikan oleh Yusran, pemuda Dusun Lemes yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama Junaidi. “Program pengadaan filter air ini merupakan salah satu program yang sangat fungsional dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap ke depan mahasiswa KKN Anak Bangsa dapat terus menghadirkan program-program yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sabrina, selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). “Masih banyak daerah di Nusa Tenggara Timur yang belum memiliki akses air bersih seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Oleh karena itu, peran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi alternatif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD berharap dapat mendorong peningkatan kualitas kesehatan lingkungan serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih di Dusun Lemes. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-filter-air-di-Dusun-Lemes-NTT-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-06 10:38:022026-06-17 13:32:12Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

01/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan gizi seimbang di Batur Lor (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting di Posyandu Desa Batur Lor, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita, terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak dini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut diketuai oleh Faozan Fahmi Ardhana bersama tim mahasiswa, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muh. Alif Kurniawan, M.Pd.I. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif serta praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan media poster sebagai sarana edukasi gizi seimbang. Poster tersebut memuat informasi mengenai pentingnya asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung tumbuh kembang anak. Penggunaan media visual ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam memahami sekaligus mengingat pesan kesehatan yang disampaikan.

Selain penyuluhan, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan sosis berbahan dasar kentang sebagai alternatif menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Pemanfaatan kentang dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Batur Lor, sehingga mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi yang baik.

Pada sesi praktik, ibu-ibu balita mengikuti setiap tahapan pembuatan sosis kentang, mulai dari pengolahan bahan, pencampuran dengan sumber protein tambahan, hingga teknik pengukusan agar menghasilkan tekstur yang sesuai untuk anak. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi maupun praktik langsung selama kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang serta pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi potensi pangan lokal guna mendukung kesehatan anak di Desa Batur Lor. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-gizi-seimbang-di-Batur-Lor-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-01 08:13:152026-06-17 13:31:45Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor

Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

24/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi optimalisasi website Desa Dadapayu Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IX.A.3, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tedy Setiadi, M.T., menggelar kegiatan pendampingan dan pelatihan optimalisasi website desa pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Balai Kalurahan Dadapayu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website desa yang telah tersedia agar dapat menjadi media penyebaran informasi kewilayahan yang lebih efektif, transparan, dan informatif bagi masyarakat luas.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pelatihan praktis kepada para perangkat desa terkait strategi penulisan berita desa, serta teknik pengambilan gambar dan editing video sederhana menggunakan telepon genggam. Materi tersebut diberikan secara komprehensif agar perangkat desa mampu menyusun konten berita, dokumentasi kegiatan, serta publikasi informasi desa yang menarik untuk diunggah pada website maupun berbagai media digital desa lainnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, perangkat desa diharapkan dapat tampil lebih percaya diri dalam memanfaatkan website desa sebagai sarana komunikasi dan pelayan informasi kepada masyarakat.

Penanggung jawab pengelolaan website Kalurahan Dadapayu, Ibu Deni, menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dinilai sangat membantu perangkat desa dalam memahami cara mengelola konten informasi digital secara lebih baik dan profesional.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami menjadi lebih paham bagaimana menulis berita kegiatan desa dan membuat dokumentasi yang lebih menarik untuk ditampilkan di website desa,” ujar Ibu Deni. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-optimalisasi-website-Desa-Dadapayu-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 13:40:402026-06-17 13:27:26Mahasiswa KKN UAD Dampingi Optimalisasi Website Desa Dadapayu Gunungkidul

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen

24/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan camilan bergizi berbahan dasar lele (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-103 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil budidaya lele yang merupakan komoditas unggulan di Tegalkopen, Wonocatur, Banguntapan. Pelatihan ini menyasar ibu-ibu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang menjadi perwakilan dari enam Pokdarwis pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Balai RW 29 Tegalkopen.

Ketua KKN Unit I.C.2, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda formalitas penyelesaian KKN, tetapi diharapkan mampu mendorong Pokdarwis dalam menciptakan produk lokal khas Tegalkopen.

“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa lele hanya bisa digoreng. Dengan inovasi pengolahan, ibu-ibu Pokdarwis bisa menciptakan produk dengan merek lokal Tegalkopen yang mampu menembus pasar, sekaligus memastikan anak-anak di Tegalkopen mendapatkan asupan protein terbaik untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan menjawab permasalahan para pembudidaya lele di Tegalkopen, seperti cara meningkatkan nilai jual, risiko gagal panen, serta penurunan harga saat panen melimpah. Selain sebagai komoditas unggulan, ikan lele dipilih karena mengandung protein tinggi, harga yang ekonomis, dan efektif mencegah stunting.

Mahasiswa KKN Unit I.C.2 mempraktikkan cara mengolah ikan lele menjadi berbagai produk turunan yang memiliki daya simpan lebih lama yaitu tahu bakso lele dan sempol lele sehat tanpa pengawet. Tahap pengadonan merupakan kunci utama dalam menghasilkan olahan dengan tekstur kenyal dan lembut, serta memastikan bumbu dan gizi ikan tercampur merata sehingga disukai anak-anak.

Antusiasme peserta terlihat dari respon positif dari salah satu perwakilan Pokdarwis yang hadir. Ia mengaku selama ini warga sering kebingungan saat harga lele di tingkat pengepul turun hingga Rp15.000/kg. Melalui pelatihan ini, warga memiliki alternatif untuk mengolah hasil panen sendiri menjadi produk dengan nilai jual dua hingga tiga kali lipat lebih tinggi.

Acara ditutup dengan sesi mencicipi hasil olahan bersama dan pembagian modul resep digital agar para peserta dapat mempraktikkannya kembali di rumah. Harapannya, kegiatan ini dapat memantik terbentuknya Unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru di Tegalkopen berbasis pada komoditas unggulan daerah, sekaligus mendukung terciptanya generasi sehat bebas stunting. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-camilan-bergizi-berbahan-dasar-lele-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-24 11:19:382026-06-17 13:27:17Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UAD Olah Lele jadi Camilan Bergizi di Tegalkopen

Mahasiswa KKN UAD Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Emprit dan Jahe Merah

23/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan penyuluhan pemanfaatan jahe emprit dan jahe merah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 103 Unit B3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar penyuluhan mengenai pemanfaatan, pengolahan, dan manfaat jahe emprit serta jahe merah. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Padukuhan Sorowajan, Jaranan, Banguntapan, Bantul, pada Sabtu, 18 Januari 2026.

Kegiatan ini direalisasikan oleh mahasiswa KKN, yaitu Tasyah Adelia Samang, Dwi Purwanto, M. Hilman Alfiqri, Siti Mamnu’ah, Mohammad Ardya Noor Azmi, Salsabilla Dhita Kirana Subandi, Farih Ibnu Zulfa, dan Sakis Chemamat.

Koordinator Kegiatan sekaligus pemateri penyuluhan, Farih Ibnu Zulfa, menjelaskan bahwa jahe merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

“Jahe mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan minyak atsiri yang memberikan efek anti-inflamasi, antioksidan, serta antimikroba. Dua varietas yang kita kenal, yaitu jahe emprit dan jahe merah, memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Farih, jahe merah mengandung gingerol dan shogaol yang lebih tinggi sehingga memberikan efek farmakologis yang lebih kuat, terutama sebagai anti-inflamasi dan antioksidan. Jahe merah juga kaya akan antosianin yang memberikan warna merah khas dan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Sementara itu, jahe emprit memiliki kandungan minyak atsiri lebih tinggi sehingga lebih cocok untuk stimulan pencernaan dan aromaterapi.

“Jahe emprit lebih cocok untuk konsumsi sehari-hari sebagai minuman atau bumbu masakan, sedangkan jahe merah lebih direkomendasikan untuk keperluan pengobatan, seperti mengatasi nyeri sendi, rematik, atau meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Farih.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UAD, Nur Hidayah, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara mengolah jahe menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Kami ingin warga tidak hanya menanam jahe, tetapi juga bisa mengolahnya menjadi serbuk jahe, teh jahe, atau bahkan minyak atsiri yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” ungkapnya.

Warga melakukan praktik pembuatan wedang jahe dan serbuk jahe instan yang dapat dikonsumsi sehari-hari ataupun dikembangkan sebagai usaha rumahan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar cara budi daya jahe yang baik serta perbedaan khasiat kedua jenis jahe tersebut.

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, warga semakin sadar akan potensi jahe sebagai tanaman obat keluarga dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesehatan serta perekonomian keluarga,” pungkas Farih. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-penyuluhan-pemanfaatan-jahe-emprit-dan-jahe-merah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-23 12:09:582026-06-17 13:27:10Mahasiswa KKN UAD Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Jahe Emprit dan Jahe Merah

KKN Ramah Lingkungan: Mengolah Minyak Jelantah Jadi Lilin Bernilai Ekonomi

23/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan PKK Janti Kidul memanfaatkan limbah minyak menjadi lilin ramah lingkungan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit IV.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan inovasi kreatif dengan memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin ramah lingkungan bersama ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Janti Kidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, di Padukuhan Janti Kidul, Kelurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin pertemuan ibu-ibu PKK setempat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 58 ibu-ibu PKK yang hadir dengan antusias untuk mempelajari cara memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat. Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.PH.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah yang sering kali dibuang secara sembarangan. Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, seperti menyumbat saluran air serta mencemari tanah dan sumber air di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai dampak negatif pembuangan minyak jelantah secara langsung ke lingkungan serta risiko penggunaan minyak goreng secara berulang bagi kesehatan. Secara umum, para ahli gizi dan lembaga seperti BPOM merekomendasikan batas aman penggunaan minyak goreng hanya sekitar dua hingga tiga kali pemakaian.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin ramah lingkungan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, demonstrasi, serta praktik langsung.

Mahasiswa mempraktikkan tahapan pembuatan lilin mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pemanasan minyak, pencampuran bahan tambahan seperti stearic acid, pewarna, dan pewangi, hingga proses pencetakan lilin menggunakan wadah yang telah dipasangi sumbu. Para peserta juga diberi kesempatan untuk mencoba membuat lilin secara mandiri dengan pendampingan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit IV.B.2 berharap ibu-ibu PKK Padukuhan Janti Kidul dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah secara lebih bijak sekaligus menjadikannya sebagai peluang usaha rumahan yang berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong terciptanya inovasi sederhana yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Reguler 155 Unit IV.B.2 yang diketuai oleh Fathurrahman Alghozi bersama anggota tim, yaitu Juanda Febriyah, Hana Dwi Anggoro, Dwi Refani Podomi, Paieres Zamra Aprilloka, Aliyyah Putri Kinanti Danar, Friska Dian Elysia, Muhammad Hafizh Ahsanurofiq, dan Ragil Kartika Jati. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-PKK-Janti-Kidul-memanfaatkan-limbah-minyak-menjadi-lilin-ramah-lingkungan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-23 10:19:252026-06-17 13:27:02KKN Ramah Lingkungan: Mengolah Minyak Jelantah Jadi Lilin Bernilai Ekonomi
Page 1 of 100123›»

TERKINI

  • Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular09/07/2026
  • FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 202609/07/2026
  • Mahasiswa Ilkom UAD Sukses Gelar Dahlan Muda Fashion Week 309/07/2026
  • PVTO UAD Raih Akreditasi Unggul LAMDIK09/07/2026
  • UAD Tuan Rumah Seminar Nasional FPPTI DIY09/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top