• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD membuat papan edukasi tentang waktu penguraian sampah di Sentolo, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Pertanyaan sederhana, tetapi jarang dipikirkan oleh banyak orang, “Berapa lama sampah kita terurai?” menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Padukuhan Siwalan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui pembuatan papan edukasi tentang waktu penguraian sampah, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya informasi yang diketahui warga mengenai lamanya proses penguraian berbagai jenis sampah. Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa sampah plastik—seperti kantong kresek, botol minuman, atau sedotan—membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Hal ini tentu sangat berbeda dengan sampah organik, seperti daun atau sisa makanan, yang relatif lebih cepat terurai.

Papan edukasi yang dipasang di titik-titik strategis lingkungan padukuhan tersebut memuat informasi visual mengenai jenis-jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Penyajian data dikemas secara sederhana dan mudah dipahami agar dapat dibaca oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat padukuhan untuk menentukan lokasi pemasangan yang mudah terlihat dan sering dilalui oleh warga. Material papan juga dipilih agar cukup kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa setiap sampah yang dibuang memiliki konsekuensi waktu yang berbeda terhadap lingkungan. Harapannya, informasi ini dapat mendorong perubahan perilaku dalam memilah dan mengurangi sampah,” ujar Ketua Unit KKN UAD.

Kehadiran papan edukasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui lamanya proses penguraian sampah anorganik setelah membaca informasi yang tertera.

Edukasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di tingkat padukuhan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menghadirkan media informasi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Sebab, dari satu pertanyaan tentang waktu penguraian sampah, tumbuh pemahaman bahwa setiap tindakan manusia meninggalkan jejak bagi bumi. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-membuat-papan-edukasi-tentang-waktu-penguraian-sampah-di-Sentolo-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:13:332026-03-10 11:13:33Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Nanggulan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Padukuhan Sokorojo, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, pada Jumat, 27 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Kegiatan yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D., tersebut dilatarbelakangi hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kondisi Bank Sampah Sepuri Jaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan fasilitas serta partisipasi warga yang masih rendah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Padukuhan Sokorojo yang dihuni sekitar 107 kepala keluarga diperkirakan menghasilkan kurang lebih 53,5 kilogram sampah per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terorganisir melalui optimalisasi peran bank sampah sebagai pusat pengelolaan berbasis masyarakat.

Sebagai langkah penguatan, mahasiswa menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, meliputi banner nama bank sampah sebagai identitas dan penanda lokasi, papan informasi untuk menunjang edukasi, serta tempat sampah organik dan anorganik guna mendukung proses pemilahan sejak dari sumbernya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang dihadiri puluhan warga, terdiri atas pengurus bank sampah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok ternak, serta pemuda setempat. Materi yang disampaikan mencakup manfaat bank sampah, pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta optimalisasi pemanfaatan bank sampah.

Ketua KKN Unit IV.C.2 menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah. “Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga sehingga dapat mengurangi sampah rumah tangga,” ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Sepuri Jaya menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan semangat baru bagi warga untuk kembali aktif menabung sampah dan mengelola lingkungan secara bersama.

Selain penguatan fasilitas dan edukasi, mahasiswa KKN turut menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah anorganik berupa kaca bekas yang dijadikan penopang tiang bendera. Proses pembuatannya menggunakan galon bekas, pipa paralon, dan campuran semen. Galon dipotong sebagai wadah, kemudian diisi adonan semen sebagai lapisan dasar. Pipa ditempatkan di bagian tengah, kaca bekas yang telah dihancurkan dimasukkan dan dipadatkan, lalu kembali ditutup dengan semen hingga rapat.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah anorganik masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 memperkuat peran Bank Sampah Sepuri Jaya sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya sistem yang lebih tertata, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kebersihan lingkungan Padukuhan Sokorojo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-penguatan-Bank-Sampah-Sepuri-Jaya-di-Nanggulan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:04:332026-03-10 11:04:33Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi pencegahan stunting bagi remaja Bantar Wetan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi remaja pada Selasa 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Bantar Wetan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin Posyandu Remaja setempat.

Penyuluhan kesehatan tersebut menyasar 23 remaja anggota Karang Taruna Dusun Bantar Wetan yang hadir dengan antusias. Program ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rokhmayanti, S.K.M., M.P.H.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai urgensi pencegahan stunting sejak dini. Mahasiswa menekankan bahwa stunting tidak hanya menjadi isu pada masa balita, tetapi berkaitan erat dengan kesiapan kesehatan remaja sebagai calon orang tua di masa depan. Faktor kurangnya asupan gizi seimbang dan risiko anemia pada remaja putri menjadi sorotan utama yang dibahas dalam kegiatan ini.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara sistematis melalui presentasi dan diskusi interaktif. Topik yang dikupas mencakup pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, pentingnya gizi seimbang, serta imbauan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.

Di akhir sesi, mahasiswa melakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan mengenai langkah-langkah pencegahan stunting.

Pemanfaatan momentum kegiatan Posyandu Remaja dinilai menjadi strategi efektif untuk menjangkau sasaran secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit I.C.2 berharap remaja Karang Taruna di Dusun Bantar Wetan makin sadar untuk menjaga status gizi dan konsisten menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan dan percepatan pencegahan stunting di tingkat desa. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-edukasi-pencegahan-stunting-bagi-remaja-Bantar-Wetan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:43:212026-03-10 10:43:21Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. “Sudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, “Kami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-03-10 10:11:46KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.2 menggiatkan program pengelolaan sampah organik berbasis biopori di Dusun Semilir RT 17–20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 7–10 Februari 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi pupuk alami bernilai guna, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Dusun Semilir yang mayoritasnya berprofesi sebagai petani. Pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui lubang biopori diharapkan mampu membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri, sekaligus menekan volume timbunan sampah rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah organik, serta memaparkan ragam manfaatnya bagi kelestarian lingkungan dan sektor pertanian. Usai pemaparan materi, warga langsung diajak untuk mempraktikkan pembuatan lubang biopori sebagai media pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Program ini memang dirancang secara aplikatif agar masyarakat tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Tak hanya berfokus pada biopori, mahasiswa KKN UAD Unit VII.A.2 juga melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berupa jahe, kencur, dan cincau.

Guna mengoptimalkan lahan yang ada, penanaman TOGA ini dilakukan di lokasi yang sama dengan titik pembuatan biopori pada masing-masing RT. Melalui sinergi kegiatan ini, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pupuk kompos dari biopori guna menunjang pertumbuhan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dapur keluarga.

“Melihat pekerjaan warga yang mayoritas adalah petani, kami ingin sampah organik yang ada di lingkungan rumah dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk yang berguna bagi lahan pertanian. Harapannya, kebiasaan ini dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai,” ungkap Rifki, selaku Ketua Unit KKN UAD di Dusun Semilir.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan desa. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggiatkan-program-pengelolaan-sampah-organik-berbasis-biopori-di-Dusun-Semilir-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:33:042026-03-09 10:33:04Solusi Sampah Organik Rumah Tangga, KKN UAD Kenalkan Biopori

Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi monetisasi digital di Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit VIII.A.3 sukses selenggarakan kegiatan Sosialisasi Monetisasi Digital bagi masyarakat Dusun Pengkok, Kalurahan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pedukuhan Pengkok ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana menambah penghasilan.

Choirul Huda, sebagai narasumber, memfokuskan sosialisasi pada optimalisasi platform digital, khususnya TikTok dan fitur profesional di Facebook, yang memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan dari konten yang dipublikasikan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep monetisasi digital, strategi pembuatan konten yang konsisten dan relevan, serta pemanfaatan fitur insight untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Festyanove, selaku penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa media sosial memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan. “Media sosial dapat menjadi ruang produktif bagi masyarakat untuk mempromosikan usaha seperti UMKM maupun membangun personal branding yang berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Peserta juga diberikan contoh penerapan monetisasi yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat, termasuk promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui video pendek dan konten informatif. Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat Dusun Pengkok yang tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha berbasis digital.

Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara lebih produktif dan berkelanjutan, sehingga potensi ekonomi digital di Dusun Pengkok dapat berkembang secara optimal. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-sosialisasi-monetisasi-digital-di-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:13:162026-03-09 10:13:16Edukasi Monetisasi Digital, Warga Pengkok Antusias Pelajari Potensi Media Sosial

Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur

06/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) optimalkan edukasi pencegahan PTM di Wonocatur (Foto. KKN UAD)

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tidak menular (PTM) masih perlu ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 103 Unit I.A.2 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi bertajuk “Menjaga Kesehatan sebagai Amanah Allah dan Upaya Mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM)”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Masjid Nurul Huda, Wonocatur, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sosialisasi digelar bertepatan dengan Pengajian Ibu-Ibu menjelang waktu berbuka puasa.

Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah Allah sekaligus langkah preventif dalam mencegah PTM. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada edukasi pola hidup sehat dan prinsip pencegahan PTM melalui perubahan gaya hidup.

Materi dipaparkan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan konsep kesehatan dalam perspektif Islam sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab atas amanah tubuh yang diberikan Allah Swt. Selain itu, dijelaskan pula gambaran umum penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke yang memiliki angka kejadian cukup tinggi, baik secara global maupun nasional.

Mahasiswa juga memaparkan berbagai faktor risiko PTM, antara lain pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, stres, dan obesitas. Penjelasan disertai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara sederhana di rumah, seperti menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, menghindari asap rokok, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan bahasa yang mudah dipahami. Metode yang digunakan berupa pembagian cetak materi presentasi (print out PPT) agar peserta dapat mengikuti penjelasan secara lebih efektif dan partisipatif.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu jemaah Masjid Nurul Huda tampak antusias mengikuti sosialisasi serta aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait pola makan sehat dan cara mengontrol tekanan darah serta gula darah.

“Menjaga kesehatan memang harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Apa yang sudah disampaikan tadi sangat membuka wawasan kami agar lebih peduli terhadap pola hidup sehari-hari,” ujar salah satu peserta. Peserta lainnya menambahkan, “Sekarang lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 103 Unit I.A.2 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai amanah Allah serta mendorong penerapan perilaku hidup sehat guna mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-optimalkan-edukasi-pencegahan-PTM-di-Wonocatur-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-06 11:06:032026-03-06 11:06:03Mahasiswa KKN UAD Optimalkan Edukasi Pencegahan PTM di Wonocatur

KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

02/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi pencegahan stunting kepada para remaja di Dusun Bantar Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Reguler 155 Unit I.C.1 menggelar kegiatan edukasi stunting pada remaja pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja tematik KKN yang berfokus pada upaya promotif dan preventif pencegahan stunting. Bantar Kulon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perlunya peningkatan pemahaman remaja mengenai persoalan tersebut, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehidupan berkeluarga. Remaja dinilai memiliki peran strategis sebagai calon orang tua, sehingga edukasi sejak dini diharapkan mampu memutus rantai stunting antargenerasi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memaparkan materi yang mencakup pengertian, penyebab, dan dampak jangka panjang stunting terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak. Mereka juga menjelaskan siklus terjadinya stunting, yakni bermula dari remaja putri dengan status gizi kurang yang berisiko menjadi ibu hamil dengan anemia atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kondisi tersebut rentan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Apabila tidak diimbangi pola asuh dan asupan gizi yang baik, anak berisiko mengalami stunting dan siklus tersebut dapat berulang pada generasi berikutnya.

Mahasiswa juga memaparkan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, terutama pada keluarga dengan faktor risiko seperti kondisi sosial ekonomi rendah, sanitasi kurang baik, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pemaparan juga menyinggung peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi remaja, program keluarga berencana, serta penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama para remaja. Ketua RW 01 Bantar Kulon, Hardi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 155 Unit I.C.1 berharap para remaja di Bantar Kulon dapat lebih memahami peran mereka dalam pencegahan stunting dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memberikan-edukasi-pencegahan-stunting-kepada-para-remaja-di-Dusun-Bantar-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:50:472026-03-02 09:50:47KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

Melalui Media Leaflet, Mahasiswa PBL FKM UAD Tingkatkan Kesadaran Cegah Hipertensi

30/01/2026/in Terkini /by Ard

Kelompok 10 PBL Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Gerakan Masyarakat Ceria (Foto. Tim PBL FKM)

Kelompok 10 Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi kesehatan sebagai upaya pencegahan hipertensi bagi warga RT 09 Wonocatur.

Kelompok ini melaksanakan kegiatan intervensi pada 18 Januari 2026 melalui program bertajuk “Gerakan Masyarakat Ceria” yang bertempat di lapangan samping pos kamling RT 09 Wonocatur. Edukasi kesehatan disampaikan menggunakan media leaflet yang memuat informasi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh Komisah, Ariq Afif, Muhammad Hilmy Haidar, Meylina Mayang Sari, Faatih Rizkiyah Assyukru, dan Ardhi Fachrul Aziz, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan, Ahmad Faizal Rangkuti, S.KM., M.Kes.

Komisah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tekanan darah. “Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami apa itu hipertensi dan dapat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Ahmad Faizal Rangkuti, S.KM., M.Kes., mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut, “Intervensi sederhana seperti edukasi melalui leaflet sangat efektif jika dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” tuturnya.

Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari warga RT 09 Wonocatur, yang terlihat dari antusiasme serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menerima informasi kesehatan yang disampaikan. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong peningkatan pengetahuan dan membentuk perilaku hidup sehat secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di lingkungan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kelompok-10-PBL-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Gerakan-Masyarakat-Ceria-Foto.-Tim-PBL-FKM.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-30 15:42:402026-01-30 15:42:40Melalui Media Leaflet, Mahasiswa PBL FKM UAD Tingkatkan Kesadaran Cegah Hipertensi

UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026

30/01/2026/in Terkini /by Ard

Pelepasan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 20252026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan ini digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD.

Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN, Dr. Muhammad Hamdi, S.E., M.B.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa total mahasiswa peserta KKN yang diterjunkan pada periode ini mencapai 1.735 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.121 mahasiswa KKN Reguler, 597 mahasiswa KKN Alternatif, dan 17 mahasiswa KKN Anak Bangsa.

Lokasi dan persebaran KKN kali ini mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga Nusa Tenggara Timur. KKN Reguler ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Banjarnegara (Jawa Tengah). Sementara itu, KKN Alternatif disebar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Terakhir KKN Anak Bangsa ditempatkan di Kecamatan Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

“Kami berharap pelaksanaan KKN ini dapat mengembangkan potensi mahasiswa sekaligus memperkuat reputasi Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., berpesan agar mahasiswa mampu merasakan kehidupan masyarakat secara langsung dengan tidak sekadar hadir, melainkan benar-benar membaur dengan warga setempat. Dengan menyelami kehidupan sosial masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar berempati, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menolong serta memperbaiki kualitas kehidupan sehari-hari masyarakat di lokasi KKN.

“Selami mereka, bantu mereka, ajak mereka berpikir bersama, dan bantu mereka dalam memperbaiki kehidupannya dengan komunikasi yang baik,” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi diterjunkannya peserta ke lokasi pengabdian. Kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi dan doa bersama, memohon kelancaran dan keselamatan bagi seluruh peserta selama menjalankan kegiatan KKN. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelepasan-1.735-Mahasiswa-KKN-Periode-Ganjil-20252026-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-30 11:56:512026-01-30 11:56:51UAD Terjunkan 1.735 Mahasiswa KKN Periode Ganjil 2025/2026
Page 1 of 97123›»

TERKINI

  • Merawat Bumi sebagai Manifestasi Dakwah Perempuan Berkemajuan10/03/2026
  • Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi10/03/2026
  • Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo10/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo10/03/2026
  • Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini10/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top