• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon

04/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan UMY Gelar Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyalurkan bibit cabai gratis kepada warga Padukuhan Mertelu Kulon, Gunungkidul, pada 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menyasar warga, khususnya kelompok tani, sebagai bagian dari upaya mendukung kelestarian lingkungan sekaligus keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Kegiatan penyaluran bibit berlangsung di kediaman Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon. Bibit cabai yang telah disiapkan selanjutnya akan didistribusikan kepada ketua RT dan perangkat desa lainnya di Padukuhan Mertelu Kulon.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan sekaligus mengembangkan potensi pertanian lokal. Pemilihan bibit cabai juga disesuaikan dengan kondisi wilayah Gunungkidul yang tengah memasuki musim kemarau. Bibit diharapkan dapat dirawat terlebih dahulu sehingga ketika musim hujan tiba, tanaman telah tumbuh dan siap dikembangkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan media tanam. Mahasiswa KKN bersama warga menyiapkan tanah, sekam, pupuk, dan polybag yang digunakan untuk menanam bibit cabai. Proses penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam program tersebut.

Setelah proses penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis sebagai tanda penyerahan bibit. Penyerahan dilakukan oleh Ketua KKN UAD dan Ketua KKN UMY kepada Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon.

Refika, Ketua KKN UAD Unit Mertelu Kulon, berharap bibit yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN.

“Kami mahasiswa KKN berharap dengan adanya bibit yang kami sediakan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus sebagai wujud kontribusi dan apresiasi kami kepada masyarakat Mertelu Kulon,” ujar Refika.

Sementara itu, Juwadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN UAD dan UMY atas pemberian bibit cabai secara gratis kepada warga. Ia berharap masyarakat dapat merawat bibit tersebut dengan baik sehingga dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Semoga dari pemberian bibit cabai gratis ini bisa memberikan banyak manfaat bagi warga Mertelu Kulon serta dapat tumbuh subur,” ungkap Juwadi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan berbincang santai antara mahasiswa KKN dan warga Mertelu Kulon. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan berupa bibit tanaman, tetapi juga membangun kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-UMY-Gelar-Penyaluran-Bibit-Cabai-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 08:05:462026-09-04 08:05:46KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon

KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand

04/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Internasional Universitas Ahmad Dahlan di Thailand (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand pada 13 Agustus–3 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima sekolah mitra dengan melibatkan mahasiswa, dosen, mitra kampus, guru, siswa, serta masyarakat sekitar.

Lima sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN yaitu Rak Islam School, Santiwit School, Santiwit Technological College, Miftahuddeen School, dan Anuban Thapraya School. Para mahasiswa dibagi ke dalam lima subunit untuk menjalankan berbagai program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

KKN Internasional UAD di Thailand menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kehidupan dan kebudayaan masyarakat Thailand, membangun kerja sama serta pertukaran budaya, sekaligus memperkenalkan nilai pendidikan dan semangat pengabdian UAD kepada masyarakat setempat.

Fokus kegiatan mencakup pendidikan, pengabdian, dan pertukaran budaya. Mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan edukatif, seperti pengenalan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, literasi digital, pengembangan karakter, seni dan budaya Indonesia, kegiatan keagamaan, serta permainan edukatif. Program tersebut dikemas melalui pendekatan pertukaran budaya sehingga mahasiswa dan siswa dapat saling mengenal dan memahami budaya Indonesia serta Thailand.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa kepada pihak sekolah, guru, dan siswa. Pada minggu pertama, mahasiswa berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, pendampingan pembelajaran, serta pertukaran budaya. Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan Project Based Learning (PBL), seperti bercocok tanam dan budidaya ikan lele. Pada minggu kedua, mahasiswa mulai mendampingi berbagai perlombaan dan kegiatan kreatif, seperti puisi, storytelling, melukis, dan olahraga, serta kegiatan keagamaan berupa membaca Al-Qur’an dan Iqra, hafalan doa sehari-hari, surat pendek, dan sedekah.

Memasuki minggu ketiga, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah siswa melalui permainan edukatif, seni, pengenalan budaya Indonesia, pembelajaran bahasa, serta kegiatan keagamaan. Setelah kegiatan, mahasiswa juga mengajak siswa melakukan refleksi sederhana mengenai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh.

Menurut Raja Rasih Harianty, salah satu mahasiswa KKN, penerimaan pihak sekolah terhadap mahasiswa UAD berlangsung dengan baik dan terbuka. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari pembelajaran, olahraga, perlombaan, kegiatan keagamaan, seni dan budaya, hingga kegiatan besar seperti Sports Day, karnaval, dan upacara.

“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga belajar dari budaya dan kebiasaan masyarakat Thailand,” ujar Raja.

Ia menilai antusiasme siswa menjadi salah satu pengalaman yang berkesan, khususnya ketika mahasiswa memperkenalkan makanan tradisional, batik, permainan, seni, dan Bahasa Indonesia. Interaksi tersebut juga membuat hubungan antara mahasiswa dan siswa menjadi lebih dekat.

Meski demikian, pelaksanaan KKN menghadapi sejumlah tantangan, terutama perbedaan bahasa, budaya, kebiasaan, dan metode pembelajaran. Mahasiswa mengatasinya melalui koordinasi dengan guru dan pihak sekolah, penggunaan metode pembelajaran yang sederhana dan interaktif, serta pemanfaatan Bahasa Inggris, Bahasa Thailand, dan media visual.

Raja berharap hubungan baik antara UAD, mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat Thailand dapat terus terjaga setelah program berakhir. Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk lebih adaptif, percaya diri, mampu berkomunikasi lintas budaya, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-di-Thailand-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 07:54:502026-09-04 07:54:50KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand

KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

03/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat (Foto. KKN ADI)

Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi (ADI) mendirikan ruang literasi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di 11 desa wilayah Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Sebelas desa tersebut adalah Desa Suka Damai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Lapolea, Waulai, Walelei, Wamelai, dan Watumela.

KKN ADI periode ini diikuti oleh 82 mahasiswa dari lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), di antaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kendari, ITBM Wakatobi, dan ITBKM Muna Barat. Salah satu program bersama adalah mendirikan ruang-ruang literasi atau pojok baca di 11 desa. Tujuannya untuk meningkatkan budaya membaca dikalangan anak dan remaja.

Menanggapi hal tersebut, Rektor ITBKM Muna Barat, Dr. Rasid, M.Pd.  mengapresiasi dan turut berbahagia atas kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan minat baca bagi anak-anak dan remaja di Muna Barat.

“Alhamdulillah 11 ruang literasi tersedia di 11 desa di wilayah Muna Barat. Respons masyarakat sangat positif, terutama anak-anak karena kini tersedia buku-buku bacaan yang menarik dan dapat menjadi tempat berkreativitas,” ujarnya.

Salah satu DPL dari ITBKM Muna Barat, Tia, M.Pd., menyampaikan, “Program pendirian ruang literasi atau Pojok Baca di 11 desa di Muna Barat khususnya bagi masyarakat Desa Lombu Jaya dan Desa Marobea sangat positif dan strategis. Program ini tidak hanya menyediakan akses bacaan atau literasi bagi anak-anak, remaja, dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berkumpul yang dapat meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat”.

Selanjutnya salah satu mahasiswa KKN di Desa Lahaji, Dafa, juga menyampaikan bahwa tujuan membangun Pojok Baca ini adalah agar anak-anak bisa menanamkan rasa cinta pada buku sedini mungkin sekaligus membangun budaya membaca di lingkungan mereka.

Harapannya, ruang-ruang literasi atau pojok baca yang telah dibuka di 11 desa oleh mahasiswa KKN ADI dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, melibatkan masyarakat, pemuda, dan anak-anak, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada saat program dilaksanakan, tetapi terus berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Selain program membangun ruang literasi di 11 desa, program lain juga dilaksanakan oleh KKN ADI yakni pengolahan sampah, website desa, UMKM, pariwisata, pangan lokal, penanaman pohon, dan program lainnya yang mendukung program desa masing-masing.  (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Mendirikan-Ruang-Literasi-di-11-Desa-Wilayah-Muna-Barat-Foto.-KKN-ADI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:20:062026-09-03 09:20:06KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

03/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo (Foto. KKN UAD)

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 159 Temon Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan rangkaian kegiatan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Temon pada 28–30 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelatihan desain dan branding, manajemen keuangan dan stok, serta Expo UMKM sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28 Agustus 2026 dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desain dan Branding UMKM Kecamatan Temon di Balai Desa Jangkaran, Kulon Progo. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya desain dan branding dalam membangun identitas usaha serta menarik minat konsumen. Melalui sesi pemaparan materi, tanya jawab, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan identitas dan pemasaran produk.

Pada 29 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Stok UMKM di lokasi yang sama. Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pengelolaan modal, pencatatan keuangan, dan pengaturan persediaan barang agar lebih efektif dan tertata. Peserta juga berkesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.

Rangkaian penguatan UMKM kemudian dilanjutkan dengan Expo UMKM pada 30 Agustus 2026 di Pantai Congot sebagai bagian dari kegiatan Fun Bike. Para pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung kepada peserta Fun Bike dan masyarakat yang hadir. Berbagai produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk usaha lainnya, dipamerkan di stan-stan UMKM.

Expo tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku usaha. Salah satu perwakilan penjual dari Kelurahan Janten mengungkapkan bahwa kegiatan pameran berlangsung ramai dan mendapatkan tanggapan baik dari pengunjung. Ia berharap masyarakat dapat kembali berbelanja dan menikmati produk UMKM dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Nunung yang menilai Expo UMKM memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha karena dapat membantu meningkatkan perekonomian dan menambah penghasilan. Ia berharap kegiatan pameran serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat.

Sementara itu, perwakilan Kedai Ara mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Expo UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus hasil penjualan yang baik. Produk yang ditawarkan Kedai Ara mendapat minat tinggi dari pengunjung dan laris sejak kegiatan dimulai. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga melakukan penilaian terhadap UMKM yang mengikuti Expo berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pada akhir acara, peserta terpilih diumumkan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia Korcam KKN 159 Temon. Selain Expo UMKM, kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Fun Bike, pembagian hadiah dan doorprize, serta hiburan musik yang menarik antusiasme masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, Korcam KKN 159 Temon UAD berharap pelaku UMKM di Kecamatan Temon dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mengembangkan usaha. Pelatihan dan Expo UMKM diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu berkembang, beradaptasi, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Penguatan-UMKM-melalui-Pelatihan-dan-Expo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:04:352026-09-03 09:04:35Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

02/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. digelar di Mushola Al Ikhlas, Mertelu Kulon, pada Senin 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga Mertelu Kulon bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kegiatan pengajian ini menghadirkan Kardimin, S.H., sebagai penceramah dengan mengangkat tema tentang pentingnya menjadikan Rasulullah saw. sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi yang dilantunkan oleh Reva. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Takmir Mushola Al Ikhlas.

Rangkaian acara kemudian memasuki agenda utama, yakni Pengajian Akbar Maulid Nabi. Dalam tausiyahnya, Kardimin, S.H., menyampaikan bahwa keinginan untuk memiliki watak dan sikap terpuji seperti Rasulullah saw. harus diawali dengan memperbaiki hubungan dan kualitas ibadah kepada Allah Swt.

Menurutnya, ibadah menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim. Selain membahas keteladanan Rasulullah saw., Kardimin juga mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang dijalani saat ini. Ia mengingatkan bahwa umat Islam pada masa kini dapat menikmati berbagai kemudahan yang tidak dapat dirasakan Rasulullah saw. dan para sahabat.

“Selalu syukuri kehidupan yang ada sekarang, lakukan ibadah dengan baik karena tantangan kita pada hari ini adalah menjaga kenikmatan ibadah itu agar tidak hilang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana refleksi bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah saw. ketika menyebarkan Islam. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, memperbaiki kualitas ibadah, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mewakili KKN UAD, harapannya dengan adanya kegiatan pengajian ini, kami terutama sebagai pendatang dapat sapa aruh dengan warga Mertelu Kulon dan menciptakan kerukunan dengan warga,” ucap Refika, ketua KKN UAD. Selain itu, ia berharap pengajian ini juga dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara warga Mertelu Kulon dan mahasiswa KKN UAD serta UMY. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pengajian-Maulid-Nabi-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:46:222026-09-02 09:46:22KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

01/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi pemulihan pascabencana gempa di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana gempa bumi di wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selain membantu masyarakat terdampak, tim KKN juga melakukan pendampingan kepada perangkat desa dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.

Ketua KKN UAD, Muhammad Farel Naufalino, mengatakan, “Yang pertama sudah kita lakukan adalah mendampingi perangkat desa dalam asesmen atau rekapitulasi data korban gempa pascabencana. Kemudian, rekapitulasi data rumah ibadah yang terdampak dan pendataan fasilitas umum,” ujar Farel.

Tim KKN juga membantu perangkat desa dalam menyalurkan bantuan yang berasal dari pihak-pihak di luar jaringan KKN, UAD, maupun Muhammadiyah. Bantuan tersebut di antaranya berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sejumlah pihak eksternal lainnya. Saat ini, tim juga tengah melakukan penggalangan donasi bekerja sama dengan Lazismu UAD dan Partai Parmasi.

Dalam menjalankan tugas tanggap bencana, tim KKN UAD turut berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Manggarai Barat. Setiap hari, tim mengirimkan situation report (sitrep) yang berisi perkembangan kondisi di lokasi, situasi terkini masyarakat, serta pembaruan kegiatan penanganan bencana.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan tim, sekitar 40 persen bangunan di wilayah tersebut terdampak gempa. Kendati demikian, tingkat kerusakan didominasi kategori ringan karena lokasi berada cukup jauh dari pusat gempa. Sementara itu, sekitar 5-10 persen bangunan diperkirakan mengalami kerusakan berat.

Kerusakan juga ditemukan pada sejumlah fasilitas umum. Salah satunya adalah puskesmas yang menurut pengamatan tim mengalami kerusakan cukup berat. Namun, pihak puskesmas menyebut tingkat kerusakan masih dalam kategori sedang karena masih menunggu hasil kajian dari kementerian dan dinas terkait.

Farel menambahkan, “Kalau terkait kondisi warga, rata-rata masih trauma. Ada beberapa yang trauma berat, tetapi kami belum melakukan asesmen lanjutan karena belum ada psikolog atau pendamping yang memiliki kompetensi khusus di sini,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum tersedia tenda evakuasi maupun pos koordinasi yang memadai di lokasi selain yang berada di sekitar kediaman kepala desa. Meski demikian, semangat gotong royong masyarakat terlihat kuat. Satu tenda dapat digunakan oleh beberapa kepala keluarga, sementara warga yang memiliki keterbatasan, termasuk lansia yang tinggal seorang diri, dibantu oleh warga lainnya untuk melakukan evakuasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini yang dievakuasi bukan hanya satu rumah dalam satu tenda. Satu tenda bisa digunakan untuk beberapa KK. Ada juga lansia yang sudah sepuh dan tinggal sendiri, kemudian dibantu warga lainnya untuk dievakuasi dan tinggal bersama mereka,” tutur Farel.

Melihat kondisi tersebut, program prioritas tim KKN saat ini diarahkan pada pendampingan tanggap bencana bersama perangkat desa serta kegiatan psikososial. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi trauma pascabencana. Namun, intervensi psikologis yang lebih mendalam belum dapat dilakukan karena tim masih membutuhkan pendampingan tenaga profesional, khususnya psikolog.

Untuk sementara, kegiatan psikososial dilakukan melalui aktivitas sederhana seperti terapi seni (art therapy), olahraga, dan kegiatan kesenian. Tim berharap relawan yang memiliki pengalaman dalam penanganan bencana maupun intervensi psikososial dapat memberikan arahan dan pendampingan kepada mereka.

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dan arahan dari relawan-relawan yang sudah berpengalaman. Kami di KKN ini memang ada yang berlatar belakang psikologi, tetapi rata-rata bukan dari program studi psikologi. Jadi, kami benar-benar belajar dari nol sambil mempraktikkannya secara langsung,” ungkap Farel.

Di tengah keterbatasan tersebut, Farel menilai banyak pelajaran yang diperoleh selama mendampingi masyarakat terdampak bencana. Salah satunya adalah pentingnya kerja sama, toleransi, dan semangat kekeluargaan. Tim KKN ditempatkan di lingkungan yang mayoritas masyarakatnya beragama Katolik. Kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik toleransi dan kehidupan masyarakat yang saling membantu tanpa memandang perbedaan agama.

“Pelajaran yang sangat kami dapatkan di sini adalah toleransi beragama dan pluralisme. KKN kami berada di tempat yang mayoritas Katolik. Selain itu, hidup bersama, kekeluargaan, dan saling tolong-menolong juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Farel mengajak masyarakat luas untuk terus mengikuti perkembangan kondisi pascabencana dan tidak berhenti memberikan perhatian kepada para korban. Menurutnya, dukungan masyarakat dapat diberikan melalui bantuan moril maupun materiel, termasuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi yang dilakukan oleh lembaga dan pihak terpercaya.

“Duka mereka adalah duka kita semua. Kami berharap masyarakat terus mengikuti berita terbaru dan apabila ada penggalangan donasi, dapat menyisihkan rezekinya untuk warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar perhatian terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti ketika pemberitaan mengenai bencana mulai berkurang. Pemulihan membutuhkan waktu dan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak. “Jangan sampai perhatian kita redup. Kita bantu sampai benar-benar pulih,” tegas Farel. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-pemulihan-pascabencana-gempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:06:092026-09-01 09:06:09KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Robotic Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meriahkan kegiatan HUT RI di Karangtengah dengan platform streaming (Foto. Tim Robotic UAD)

Malam peringatan HUT ke-81 RI di Padukuhan Karangtengah, Sabtu, 22 Agustus 2026, berlangsung penuh kehangatan. Di tengah riuk pikuk warga dan balutan pertunjukan seni, kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberi warna tersendiri. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang unjuk bakat dan kompetisi, melainkan ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara Tim PPKO RDC UAD dan masyarakat setempat.

Kebersamaan tersebut terasa semakin bermakna saat para tokoh setempat menyampaikan apresiasinya. Ketua Panitia membuka acara dengan menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memohon maaf atas keterbatasan pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai potensi warga yang terus berkembang, seperti keberhasilan meraih juara lomba film tingkat Kabupaten Bantul, peluncuran produk Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga regenerasi kelompok kesenian Gejog Lesung. Seluruh capaian ini dibingkai oleh semangat gotong royong warga melalui slogan kebanggaan, “Menang kalah tetap Karangtengah.”

Panggung malam itu dihidupkan oleh beragam pertunjukan seni lintas generasi. Mulai dari aksi Tari PPKO, penampilan anak-anak TK, keanggunan Tari Oglek dan Tari Kreasi Nusantara, lantunan lagu Luluh Lebih Dekat, hingga Tari Lestari Alamku. Suasana kian kental dengan kearifan lokal lewat pementasan Ketoprak serta dentuman khas Gejog Lesung AMMI. Keceriaan warga pun semakin lengkap ketika mengingat kembali kemeriahan lomba rakyat, mulai dari Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, hingga Estafet Air—yang diakhiri dengan pemutaran after movie dan penyerahan piala Juara Umum.

Menariknya, keterlibatan Tim PPKO RDC UAD tidak berhenti pada aksi panggung seperti kolaborasi tarian bersama warga RT 6. Para mahasiswa ini juga memegang peranan penting di balik layar dengan mengelola penyiaran langsung melalui kanal YouTube. Sentuhan teknis ini membuat kemeriahan peringatan kemerdekaan di Padukuhan Karangtengah dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas secara daring, sekaligus mengukuhkan sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan warga desa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Robotic-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meriahkan-kegiatan-HUT-RI-di-Karangtengah-dengan-platform-streaming-Foto.-Tim-Robotic-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:53:382026-08-31 08:53:38Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

31/08/2026/in Terkini /by Ard

 

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Foto. KKN ADI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam agenda pengabdian masyarakat lintas daerah. Sebanyak 18 mahasiswa UAD resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan (KKN ADI) angkatan ke-160 yang berpusat di Kabupaten Muna Barat, dengan masa pengabdian selama satu bulan penuh sejak 15 Agustus hingga 15 September 2026.

Dalam gerakan pengabdian ini, kontingen UAD berkolaborasi dengan 64 mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mitra. Total 82 peserta yang terdiri atas UAD, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (TBKM) Muna Barat (32 orang), Universitas Muhammadiyah Buton (13 orang), ITBKM Wakatobi (10 orang), dan Universitas Muhammadiyah Kendari (9 orang), disebar ke 11 titik lokasi. Wilayah sasaran mencakup Desa Sukadamai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, serta Kelurahan Wamelai, dengan isi 7 hingga 8 mahasiswa di tiap posko.

Prosesi pelepasan dan penerimaan peserta dipusatkan di Kampus ITBKM Muna Barat selaku tuan rumah. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nilai budaya melalui penampilan tarian adat Muna Raya untuk mengenalkan kearifan lokal kepada para mahasiswa. Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata serta pelepasan jaket almamater yang dilanjutkan dengan pemakaian rompi KKN ADI secara simbolis.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, hadir langsung untuk menyambut jajaran sivitas akademika dan menyuarakan komitmen Pemkab dalam mendukung kelancaran program kerja mahasiswa di lapangan. Momentum tersebut turut dimanfaatkan untuk memperkuat payung kerja sama daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muna Barat dengan UM Kendari di bidang pendidikan dan pengabdian.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan UAD Yogyakarta, Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., Ketua TP-PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin, jajaran Forkopimda, serta para kepala desa setempat. Usai penerimaan resmi, seluruh mahasiswa langsung bertolak menuju desa penempatan masing-masing untuk memulai proses adaptasi dan merealisasikan program pemberdayaan bersama warga lokal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengabdi-di-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-ADI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:47:542026-08-31 08:47:54KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

23/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kualitas UMKM (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membagikan buku panduan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di RW 06, Kalurahan Prenggan, Kotagede, Yogyakarta.

UMKM di Prenggan RW 06 mengalami berbagai kendala seperti keterbatasan pemasaran, permodalan, dampak Covid-19, serta rendahnya pemanfaatan teknologi menjadi penyebab utamanya. Belum adanya data yang lengkap membuat pemangku kepentingan sulit memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengusung tema digitalisasi UMKM, oleh karena itu tim KKN melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui profil, potensi, serta masalah yang dihadapi setiap usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali kemajuan UMKM di lingkungan Prenggan RW 06.

Pendataan tidak hanya sebatas melalui penyebaran formulir digital, tetapi dilakukan secara langsung dengan mengunjungi rumah ke rumah pelaku UMKM. Pendataan diawali dengan sesi wawancara, pertanyaan yang diajukan meliputi produk yang dijajakan atau ditawarkan, latar belakang atau sejarah dari usaha yang dibangun, lokasi berwirausaha, media sosial, jumlah produk/jasa yang terjual per hari, dan kendala yang dialami selama menjalankan usaha.

Sasaran pendataan ini di antaranya usaha yang bergerak di bidang makanan (GandingGendong, angkringan, telur asin, infused water, dan sebagainya), di bidang jasa (dokter hewan, reparasi elektronik, binatu pakaian, dan sebagainya). Proses transaksi seringkali dilakukan secara daring, untuk pemesanan makanan maupun kebutuhan jasa. Misalnya, UMKM GandingGendong melayani pemesanan makanan berat/ringan dalam porsi besar. Untuk jasa pemeriksaan hewan peliharaan bisa menghubungi dokter hewan Winda melalui WhatsApp untuk melakukan pemeriksaan atau tindakan lanjutan jika diperlukan.

Penyebaran buku panduan pemanfaatan AI dilakukan secara langsung bersamaan dengan kegiatan pendataan UMKM. Setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan yang berisi penjelasan sederhana mengenai konsep dasar AI, manfaat AI bagi pengembangan usaha, serta contoh penerapan yang dapat dilakukan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Materi dalam buku disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar dapat dipelajari secara mandiri oleh pelaku UMKM dengan berbagai latar belakang pendidikan dan tingkat literasi digital.

Pada saat penyerahan buku panduan, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat mengenai isi buku serta memperkenalkan beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Pelaku UMKM dikenalkan pada penggunaan AI untuk menyusun ide promosi, caption media sosial, mendesain konten pemasaran, dan menyusun deskripsi produk. Pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan inovasi yang berkelanjutan pada era transformasi digital.

Sebagai bentuk realisasi dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berhasil mendata sembilan pelaku UMKM di RW 06, selama tiga hari pendataan, yaitu pada tanggal 28 Juni, 29 Juni, dan 2 Juli 2026, dengan sasaran pelaku usaha dari berbagai bidang, di antaranya usaha katering makanan, toko mukena handmade, toko kelontong, serta beberapa jenis usaha lainnya.

Tim KKN UAD juga mendistribusikan sembilan buku panduan pemanfaatan AI kepada seluruh pelaku UMKM yang menjadi sasaran kegiatan. Jumlah buku yang dibagikan disesuaikan dengan jumlah pelaku UMKM yang berhasil didata, sehingga setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan sebagai media edukasi. Data tersebut menunjukkan bahwa seluruh target kegiatan berhasil terlaksana sesuai dengan rencana, baik dari aspek pendataan UMKM maupun distribusi buku panduan AI.

Pelaku UMKM menunjukkan ketertarikannya selama kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Mereka menunjukkan ketertarikan karena teknologi tersebut dapat membantu berbagai kebutuhan usaha. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan AI yang mudah diakses dan dapat digunakan secara gratis.

Kegiatan ini juga menghasilkan data yang menggambarkan kondisi, potensi, dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembinaan maupun pengembangan UMKM pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya transformasi digital semakin meningkat. Data hasil pendataan yang telah dikumpulkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan program pendampingan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal, mengembangkan inovasi dalam usahanya, serta menciptakan usaha yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah perkembangan era digital saat ini. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-AI-untuk-tingkatkan-kualitas-UMKM-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-23 08:23:252026-07-23 08:23:25KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-21 07:31:31KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah
Page 1 of 101123›»

TERKINI

  • Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo05/09/2026
  • PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan05/09/2026
  • KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon04/09/2026
  • KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand04/09/2026
  • Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru04/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top