• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Sosialisasikan Edukasi Pemilahan Sampah

13/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan edukasi pemilahan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.A.1 mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat di Dusun Trukan, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih baik. Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan yang sering ditemui di lingkungan masyarakat, khususnya kebiasaan mencampur berbagai jenis sampah dalam satu tempat tanpa melakukan pemilahan terlebih dahulu.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Unit VI.A.1 memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan perbedaan antara sampah organik dan sampah anorganik beserta contoh-contohnya yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Sampah organik merupakan jenis sampah yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme, seperti sisa makanan, kulit buah, sayuran, dan daun kering. Sementara itu, sampah anorganik merupakan sampah yang sulit terurai dan membutuhkan waktu yang lama untuk hancur di alam, seperti plastik, kaca, dan kaleng.

Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk melakukan praktik langsung dalam memilah sampah menggunakan dua tempat sampah yang berbeda. Satu tempat sampah digunakan untuk sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering, sedangkan tempat lainnya digunakan untuk sampah anorganik seperti plastik dan kemasan makanan. Melalui praktik sederhana ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memahami cara pemilahan sampah yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk penguatan edukasi, mahasiswa KKN Unit VI.A.1 juga membuat dan memasang papan edukasi mengenai jenis-jenis sampah yang dapat terurai dan yang tidak mudah terurai. Papan edukasi tersebut dipasang di lokasi yang mudah dilihat oleh masyarakat sehingga dapat menjadi media informasi yang terus mengingatkan warga tentang pentingnya memilah sampah. Media ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak maupun masyarakat yang melihatnya setiap hari.

Koordinator KKN Unit VI.A.1 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mulai membiasakan diri untuk memilah sampah sejak dari rumah sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

Dosen pembimbing lapangan, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi keilmuan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, program KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mampu mengidentifikasi permasalahan di masyarakat serta merancang solusi yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Dusun Trukan semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-edukasi-pemilahan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 09:11:392026-06-17 13:26:02KKN UAD Sosialisasikan Edukasi Pemilahan Sampah

KKN UAD Adakan Pemeriksaan Jentik dan Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Padukuhan Kepil

13/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pemeriksaan jentik nyamuk dan cek kesehatan gratis bagi warga Padukuhan Kepil (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.D.1 menggelar kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk serta cek kesehatan gratis bagi warga Padukuhan Kepil. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang kesehatan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memantau kondisi kesehatan secara dini.

Pemeriksaan jentik nyamuk dilakukan secara door to door ke rumah-rumah warga pada 17, 19, 21, 22, 23, 24, dan 25 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemantauan langsung tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Sementara itu, cek kesehatan gratis dilaksanakan pada 12, 14, 21, dan 23 Februari 2026 bertepatan dengan pertemuan warga di masing-masing RT. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif sekaligus memberikan layanan kesehatan dasar bagi warga.

Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta asam urat. Dalam kegiatan ini disediakan kuota masing-masing sebanyak 60 slot pemeriksaan gula darah dan 60 slot pemeriksaan asam urat bagi warga. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes dan gangguan sendi akibat tingginya kadar asam urat.

Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Edukasi tersebut mencakup anjuran untuk menjaga pola makan seimbang, membatasi konsumsi gula berlebih, serta meningkatkan aktivitas fisik. Mahasiswa juga menyampaikan edukasi mengenai pencegahan DBD melalui penerapan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta pengendalian jentik secara biologis menggunakan ikan pemakan jentik.

Ketua KKN, Abdullah Hakim, menyampaikan, “Melalui pemeriksaan jentik dan cek kesehatan gratis ini, kami berharap warga dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta rutin memeriksakan kondisi kesehatannya sebagai langkah pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Salah satu warga Padukuhan Kepil juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami merasa terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis ini. Kami jadi bisa mengetahui kondisi gula darah dan asam urat tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-pemeriksaan-jentik-nyamuk-dan-cek-kesehatan-gratis-bagi-warga-Padukuhan-Kepil-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-13 09:02:522026-06-17 13:25:56KKN UAD Adakan Pemeriksaan Jentik dan Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Padukuhan Kepil

Eco Enzyme dan Spray Serai: Inovasi Rumah Tangga Ramah Lingkungan

12/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program sosialisasi pembuatan ecoenzyme dan spray antinyamuk berbahan dasar serai (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.A.2 menggelar  program sosialisasi pembuatan eco enzyme dan spray antinyamuk berbahan dasar serai di Dusun Krinjing Lor, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, pada 14 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK setempat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik dan bahan alami di lingkungan rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian dan manfaat eco enzyme. Salah satu mahasiswa KKN menjelaskan, “Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan gula dan air dalam perbandingan tertentu. Cairan ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, serta pengurang bau tidak sedap. Selain itu, eco enzyme juga membantu mengurangi volume sampah organik.”

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme serta demonstrasi pembuatan spray antinyamuk dari serai. Mahasiswa memandu peserta menyiapkan bahan berupa kulit buah atau sayuran, gula merah atau molase, serta air bersih dengan perbandingan satu bagian gula, tiga bagian limbah organik, dan sepuluh bagian air. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan difermentasi di tempat teduh selama kurang lebih tiga bulan. Pada pembuatan spray antinyamuk, serai digunakan karena aromanya tidak disukai nyamuk dan aman digunakan di dalam rumah.

Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik dan diskusi. Melalui kegiatan ini, warga memahami bahwa limbah dapur dan tanaman di sekitar rumah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit IV.A.2 berharap ibu-ibu PKK di Dusun Krinjing Lor dapat menerapkan pembuatan eco enzyme dan spray antinyamuk alami secara mandiri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik serta memanfaatkan bahan alami yang lebih sehat dan ramah lingkungan. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-sosialisasi-pembuatan-ecoenzyme-dan-spray-antinyamuk-berbahan-dasar-serai-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 10:09:362026-06-17 13:25:50Eco Enzyme dan Spray Serai: Inovasi Rumah Tangga Ramah Lingkungan

Sinergi Mahasiswa KKN UAD dan Kader Posyandu Perkuat Kesehatan Lansia di Padukuhan Pengkok

12/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan kader Posyandu Padukuha Pengkok adakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi gizi bagi lansia (Foto. KKN UAD)

Sinergi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi gizi bagi warga lanjut usia (lansia) di Balai Padukuhan Pengkok, yang berada di Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang terlaksana pada Kamis, 12 Februari 2026 ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKN UAD Reguler Periode 155 Unit VIII.A.3, dengan Roselina Eufrasia Virginia sebagai penanggung jawab program kerja, bersama para kader posyandu setempat di Padukuhan Pengkok.

Dalam kegiatan rutin tersebut, mahasiswa turut mendampingi kader dalam memberikan layanan pemeriksaan gratis bagi warga kategori pra-lansia hingga lansia akhir. Layanan kesehatan dasar yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, lingkar pinggang, serta berat badan sebagai bentuk deteksi dini kesehatan fisik.

Sebagai bagian dari program pengabdiannya, Roselina memberikan edukasi khusus mengenai pentingnya menjaga pola makan, terutama selama bulan puasa. Ia menjelaskan bahwa pada usia lanjut, tubuh mengalami banyak perubahan sehingga pola makan perlu diperhatikan secara saksama agar tidak berlebihan maupun kurang.

Beberapa faktor risiko yang sering dialami lansia antara lain penurunan nafsu makan, kesulitan mengunyah karena gigi mulai tanggal, serta sistem pencernaan yang melambat. Oleh karena itu, para lansia diedukasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi melalui karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk menjaga otot dan daya tahan, serta lemak sehat, vitamin, dan mineral. “Khusus selama menjalankan ibadah puasa, lansia disarankan untuk tetap minum air putih yang cukup walau tidak merasa haus guna mencegah dehidrasi,” jelasnya.

Edukasi ini juga menekankan dampak serius jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi, seperti pelemahan otot atau sarcopenia, tubuh lemas yang berisiko menyebabkan jatuh, hingga menurunnya imunitas tubuh. Kondisi malnutrisi yang tidak tertangani dapat menurunkan kemampuan aktivitas sehari-hari sehingga lansia menjadi kurang mandiri dan meningkatkan risiko kematian.

Untuk menyiasati hal tersebut, warga disarankan menerapkan pola makan sehat dengan frekuensi 3 kali sehari dalam porsi kecil, memilih tekstur makanan yang lunak, serta mengurangi asupan makanan yang terlalu asin, manis, dan berlemak.

Kegiatan ini bertujuan memicu kesadaran warga Padukuhan Pengkok untuk lebih memperhatikan kontrol kesehatan rutin serta peran keluarga dalam menjaga gizi dan keaktifan fisik para lansia. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-kader-Posyandu-Padukuha-Pengkok-adakan-kegiatan-pemeriksaan-kesehatan-dan-edukasi-gizi-bagi-lansia-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:49:212026-06-17 13:25:36Sinergi Mahasiswa KKN UAD dan Kader Posyandu Perkuat Kesehatan Lansia di Padukuhan Pengkok

Tingkatkan Tertib Administrasi, KKN UAD Susun Peta Wilayah

12/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan peta wilayah administratif dan geografis untuk Padukuhan Pengkok, Patuk, Gunungkidul (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VIII.A.3 resmi meluncurkan peta wilayah administratif dan geografis untuk Padukuhan Pengkok, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Peta tersebut berhasil dipasang di Balai Padukuhan Pengkok pada Selasa, 3 Maret 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari program kerja tematik karena mahasiswa melihat potensi besar wilayah tersebut yang selama ini belum terakomodasi dalam visualisasi peta yang mendetail. Peta ini secara spesifik memetakan aset, batas wilayah dari RT 13 hingga RT 16, serta lokasi-lokasi penting guna memudahkan pengenalan wilayah secara administratif dan geografis.

Berdasarkan pengamatan mahasiswa di lapangan, Padukuhan Pengkok sebelumnya belum memiliki peta fisik yang merinci fasilitas sosial dan batas antar-RT secara mendalam. Untuk menjamin akurasi data, proses penyusunan dilakukan melalui survei lapangan, studi dokumen batas wilayah dari kantor kalurahan, hingga pengolahan citra satelit. Ketua KKN UAD Unit VIII.A.3, Fikri Haikal, menjelaskan bahwa keterbatasan visualisasi wilayah menjadi alasan utama program ini dijalankan.

“Kami melihat Padukuhan Pengkok punya potensi besar, tetapi secara visualisasi wilayah masih kurang. Peta ini kami buat untuk memetakan aset dan batas RT guna memudahkan administrasi wilayah,” ujar Fikri.

Peta tersebut kini memuat informasi krusial yang meliputi pembagian area RT, fasilitas umum seperti Masjid Al-Amin, Masjid Al-Iman, Musala Al-Ikhlas, Musala Al-Huda, hingga Balai Padukuhan. Selain itu, potensi lokal seperti lokasi pengawetan bambu turut dicantumkan untuk memperkenalkan keunggulan ekonomi wilayah. Peta ini juga dilengkapi dengan inset yang menunjukkan posisi Padukuhan Pengkok terhadap kalurahan sekitar, seperti Semoyo, Salam, dan Beji. Pemasangan dilakukan di titik strategis agar para tamu, pendatang, maupun instansi pemerintah tidak lagi mengalami kesulitan navigasi saat berkunjung. Kehadiran peta ini pun disambut positif oleh warga yang merasa wilayahnya kini lebih tertata dan informatif.

Meski sempat menghadapi kendala cuaca dan akurasi titik koordinat berbasis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) saat proses survei, mahasiswa berhasil merampungkan peta tersebut sebagai aset data jangka panjang. Rendy Zulianda, selaku penanggung jawab dari program ini, berharap hasil kerja mahasiswa dapat menjadi dasar perencanaan wilayah yang lebih baik di kemudian hari.

“Kami yakin, ini menjadi fondasi penting untuk tertib administrasi. Peta ini bukan hanya sekadar gambar, melainkan aset data untuk perencanaan pembangunan Padukuhan Pengkok yang lebih terukur di masa depan,” pungkas Rendy. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meluncurkan-peta-wilayah-administratif-dan-geografis-untuk-Padukuhan-Pengkok-Patuk-Gunungkidul-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:37:032026-06-17 13:25:30Tingkatkan Tertib Administrasi, KKN UAD Susun Peta Wilayah

Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

12/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga Banaran Kidul tanam toga dan olah kompos (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 sukses laksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) serta pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan ini berlangsung bersama masyarakat Padukuhan Banaran Kidul, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Program yang dipusatkan di salah satu rumah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Banaran Kidul ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi mahasiswa dan warga diwujudkan melalui penanaman berbagai jenis bibit herbal, seperti jahe, kunyit, dan serai, guna memenuhi kebutuhan kesehatan harian.

Selain penanaman Toga, mahasiswa juga memberikan edukasi dan praktik langsung mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Materi yang disampaikan meliputi proses pemilahan sampah organik, pencampuran bahan, hingga teknik pengomposan.

Zakhwan Alfandi, selaku pemateri utama, memaparkan secara rinci tahapan pengolahan sampah dapur tersebut. “Kompos ini nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami yang sangat ramah lingkungan. Pupuk ini bisa langsung dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman Toga di pekarangan rumah ibu-ibu,” jelasnya.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siti Kurnia Widihastuti S.KM., M.PH., program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Siti memastikan bahwa perencanaan yang dieksekusi oleh delapan mahasiswa KKN—yakni Zakhwan Alfandi, Dina Rosi Pratiwi, Salsabila Alnadzifah, Alief Lutphi Wibowo, Dinar Apriliani, Aldiyansah Ramadani, Shafira Hermalia Widodo, dan Asti Tsaniya Lailatifah—memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi desa. Salah satu anggota KWT Banaran Kidul menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program tersebut. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain belajar membuat kompos dari sampah dapur, kami juga mendapatkan pengetahuan tentang penanaman tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Padukuhan Banaran Kidul dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan hidup sehat, memaksimalkan lahan pekarangan untuk Toga, dan mengelola sampah rumah tangga secara bijak. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-warga-Banaran-Kidul-tanam-toga-dan-olah-kompos-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-12 09:07:552026-06-17 13:25:21Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

11/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan tee herbal dari limbah rambut jagung (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit VIII.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan teh dari rambut jagung (corn silk). Kegiatan yang menyasar anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini berlangsung di Balai Dusun Pokdadap, Desa Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 16 peserta tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian. Selain itu, program ini juga mendorong inovasi produk herbal yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi hasil tani setempat. Selama ini, rambut jagung hanya dianggap sebagai limbah yang dibuang atau dibakar oleh warga.

Ketua Unit KKN VIII.C.3, Arya Langgeng Nur Prambayu Utama, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

“Sebelum menentukan program ini, kami menemukan adanya kebutuhan inovasi pengolahan hasil pertanian. Dari situ, kami melihat potensi rambut jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” ujarnya.

Acara diawali dengan penyuluhan mengenai perbedaan obat herbal dan obat kimia, serta pemanfaatan potensi tanaman sekitar sebagai sumber bahan alami. Sesi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan teh rambut jagung yang diikuti dengan praktik langsung oleh para peserta. Inisiator program, Alfi Lutfiah Putri, secara rinci memaparkan tahapan pengolahan limbah tersebut hingga menjadi produk teh herbal yang siap seduh.

“Rambut jagung terlebih dahulu dicuci hingga bersih, kemudian dijemur sampai kering dan dihaluskan. Setelah itu, serbuk dimasukkan ke dalam kantong teh (tea bag) sebanyak kurang lebih dua gram. Agar memiliki rasa manis alami, teh ini dapat dicampur dengan daun stevia yang juga telah dicuci, dikeringkan, dan dihaluskan,” jelas Alfi.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi praktik pembuatan teh. Beberapa di antaranya bahkan menyatakan ketertarikannya untuk memproduksi teh rambut jagung secara mandiri di rumah.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Dusun Pokdadap dapat memaksimalkan potensi limbah pertanian menjadi produk rumah tangga yang bernilai jual. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang sepenuhnya berbasis pada potensi lokal desa. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-olahan-tee-herbal-dari-limbah-rambut-jagung-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-11 10:07:342026-06-17 13:25:13KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung

Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik

11/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahla (UAD) edukasi warga Padukuhan Pengkok olah limbah dapur jadi pupuk organik (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 155 Unit VIII.A.3 menyelenggarakan “Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Dapur” menggunakan metode Effective Microorganisms 4 (EM4) sebagai bagian dari program kerja tematik. Kegiatan ini sukses dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 di Balai Padukuhan Pengkok, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Program ini diangkat sebagai solusi teknologi sederhana untuk menekan volume limbah organik di lingkungan rumah tangga. Sebelum program dijalankan, warga Padukuhan Pengkok terbiasa membuang atau membakar limbah dapur seperti sisa makanan dan sayuran begitu saja. Kebiasaan tersebut memicu bau tidak sedap, polusi udara, hingga risiko penyakit.

EM4 dipilih sebagai metode utama karena mampu mempercepat proses fermentasi limbah menjadi kompos atau Pupuk Organik Cair (POC). Selain murah dan ramah lingkungan, metode ini dinilai lebih unggul dalam hal kecepatan dan keamanan dibandingkan cara konvensional seperti penimbunan.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mendemonstrasikan proses pengolahan menggunakan wadah kedap udara dari galon bekas. Langkah-langkahnya dimulai dengan memotong kecil limbah dapur, memasukkannya ke dalam galon, lalu mencampurkan larutan EM4 secara merata sebelum wadah ditutup rapat. Setelah proses fermentasi selama 7 hingga 14 hari, pupuk cair tersebut dapat langsung diaplikasikan ke tanaman.

Respons warga Padukuhan Pengkok terpantau sangat baik dan antusias. “Beberapa warga bahkan mencatat dan merekam proses praktik agar dapat mempraktikkannya secara mandiri di rumah,” jelas Dinda selaku penanggung jawab kegiatan tersebut. Mahasiswa mencatat tidak ada tantangan berarti dalam mengedukasi masyarakat terkait pemilahan limbah organik ini.

Mahasiswa KKN UAD Unit VIII.A.3 berharap  masyarakat dapat memproduksi pupuk sendiri sehingga mengurangi polusi akibat pembakaran sampah. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, pemanfaatan limbah ini diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanaman pekarangan warga, baik untuk konsumsi pribadi maupun potensi nilai ekonomi tambahan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahla-UAD-edukasi-warga-Padukuhan-Pengkok-olah-limbah-dapur-jadi-pupuk-organik-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-11 09:33:062026-03-11 09:33:06Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik

Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD membuat papan edukasi tentang waktu penguraian sampah di Sentolo, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Pertanyaan sederhana, tetapi jarang dipikirkan oleh banyak orang, “Berapa lama sampah kita terurai?” menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Padukuhan Siwalan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Melalui pembuatan papan edukasi tentang waktu penguraian sampah, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bijak.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya informasi yang diketahui warga mengenai lamanya proses penguraian berbagai jenis sampah. Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa sampah plastik—seperti kantong kresek, botol minuman, atau sedotan—membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Hal ini tentu sangat berbeda dengan sampah organik, seperti daun atau sisa makanan, yang relatif lebih cepat terurai.

Papan edukasi yang dipasang di titik-titik strategis lingkungan padukuhan tersebut memuat informasi visual mengenai jenis-jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Penyajian data dikemas secara sederhana dan mudah dipahami agar dapat dibaca oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat padukuhan untuk menentukan lokasi pemasangan yang mudah terlihat dan sering dilalui oleh warga. Material papan juga dipilih agar cukup kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar bahwa setiap sampah yang dibuang memiliki konsekuensi waktu yang berbeda terhadap lingkungan. Harapannya, informasi ini dapat mendorong perubahan perilaku dalam memilah dan mengurangi sampah,” ujar Ketua Unit KKN UAD.

Kehadiran papan edukasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui lamanya proses penguraian sampah anorganik setelah membaca informasi yang tertera.

Edukasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di tingkat padukuhan. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD tidak hanya menghadirkan media informasi, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Sebab, dari satu pertanyaan tentang waktu penguraian sampah, tumbuh pemahaman bahwa setiap tindakan manusia meninggalkan jejak bagi bumi. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-membuat-papan-edukasi-tentang-waktu-penguraian-sampah-di-Sentolo-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:13:332026-06-17 13:25:07Berapa Lama Sampah Kita Terurai? Mahasiswa KKN UAD Jawab Lewat Papan Edukasi

Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

10/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Nanggulan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Padukuhan Sokorojo, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, pada Jumat, 27 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Kegiatan yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D., tersebut dilatarbelakangi hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kondisi Bank Sampah Sepuri Jaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan fasilitas serta partisipasi warga yang masih rendah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Padukuhan Sokorojo yang dihuni sekitar 107 kepala keluarga diperkirakan menghasilkan kurang lebih 53,5 kilogram sampah per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terorganisir melalui optimalisasi peran bank sampah sebagai pusat pengelolaan berbasis masyarakat.

Sebagai langkah penguatan, mahasiswa menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, meliputi banner nama bank sampah sebagai identitas dan penanda lokasi, papan informasi untuk menunjang edukasi, serta tempat sampah organik dan anorganik guna mendukung proses pemilahan sejak dari sumbernya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang dihadiri puluhan warga, terdiri atas pengurus bank sampah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok ternak, serta pemuda setempat. Materi yang disampaikan mencakup manfaat bank sampah, pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta optimalisasi pemanfaatan bank sampah.

Ketua KKN Unit IV.C.2 menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah. “Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga sehingga dapat mengurangi sampah rumah tangga,” ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Sepuri Jaya menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan semangat baru bagi warga untuk kembali aktif menabung sampah dan mengelola lingkungan secara bersama.

Selain penguatan fasilitas dan edukasi, mahasiswa KKN turut menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah anorganik berupa kaca bekas yang dijadikan penopang tiang bendera. Proses pembuatannya menggunakan galon bekas, pipa paralon, dan campuran semen. Galon dipotong sebagai wadah, kemudian diisi adonan semen sebagai lapisan dasar. Pipa ditempatkan di bagian tengah, kaca bekas yang telah dihancurkan dimasukkan dan dipadatkan, lalu kembali ditutup dengan semen hingga rapat.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah anorganik masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 memperkuat peran Bank Sampah Sepuri Jaya sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya sistem yang lebih tertata, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kebersihan lingkungan Padukuhan Sokorojo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-penguatan-Bank-Sampah-Sepuri-Jaya-di-Nanggulan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:04:332026-06-17 13:24:43Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo
Page 3 of 100‹12345›»

TERKINI

  • Fakultas Farmasi UAD Gelar Sidang Promosi Doktor24/07/2026
  • HISKI UAD Gelar Apresiasi Penulisan Naskah Ketoprak di Caturharjo, Bantul24/07/2026
  • KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM23/07/2026
  • Perpustakaan UAD Gelar Library Orientation dan Pelatihan Literasi Informasi23/07/2026
  • Milad ke-14, Prodi Ilmu Komunikasi UAD Gelar Rangkaian Even Spektakuler22/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Raih Dua Penghargaan melalui Inovasi Produk BEKRESS22/07/2026
  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026

FEATURE

  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026
  • Makna Hijrah Rasulullah saw.23/07/2026
  • Shaldan dan Tantangannya di ONMIPA Perguruan Tinggi 202621/07/2026
  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top