Dosen UAD Bekali Siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta Keterampilan Public Speaking

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta keterampilan public speaking (Foto. Istimewa)
Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., memberikan pelatihan public speaking kepada siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta pada 2 September 2026. Kegiatan tersebut membahas keterampilan berbicara di depan umum, pembentukan citra diri, serta etika berkomunikasi di era digital.
Dalam pelatihan, Handung menjelaskan pentingnya kemampuan komunikasi bagi generasi muda. Menurutnya, kemampuan berbicara tidak hanya diperlukan ketika tampil di depan umum, tetapi juga dalam membangun citra diri melalui komunikasi sehari-hari.
Ia juga mengingatkan siswa untuk memperhatikan kesantunan dan etika dalam berkomunikasi di media sosial, termasuk ketika menuliskan komentar. Penggunaan media sosial yang semakin luas membuat kemampuan mengelola komunikasi di ruang digital menjadi bagian penting dari keterampilan generasi muda.
Pembahasan kemudian dikaitkan dengan kebiasaan Gen Z dalam menggunakan media sosial. Sejumlah siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta bahkan mengaku memiliki hingga delapan akun media sosial pribadi. Kondisi tersebut menjadi salah satu contoh pentingnya memahami cara berkomunikasi dan membawa diri secara bijak, baik di ruang luring maupun daring.
Handung menjelaskan bahwa kemampuan public speaking bukan keterampilan yang otomatis dimiliki sejak lahir, melainkan dapat dikembangkan melalui latihan. Saat berbicara di depan orang lain, seseorang tidak hanya dinilai berdasarkan komunikasi verbal, tetapi juga melalui bahasa tubuh atau komunikasi nonverbal.
Selain keterampilan berbicara, pelatihan juga membahas cara menghadapi rasa gugup ketika tampil di depan umum. Handung menyampaikan bahwa rasa grogi merupakan hal yang umum dialami ketika seseorang harus berbicara di hadapan banyak orang. Salah satu cara menghadapinya adalah dengan mengelola pikiran dan mengubah rasa takut menjadi gambaran mengenai keberhasilan yang ingin dicapai.
Materi yang berkaitan dengan pengalaman sehari-hari siswa membuat pelatihan berlangsung secara interaktif. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk memahami pentingnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Melalui kegiatan tersebut, siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan public speaking, membangun kepercayaan diri, serta menerapkan komunikasi yang santun dan beretika di era digital.
