Inovasi Sederhana Mahasiswa KKN UAD Bantu Petani Kaligintung dalam Pemupukan

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan alat bantu pemupukan bagi petani di Kaligintung (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.D.2 mengenalkan alat tabur pupuk untuk tanaman jagung kepada masyarakat di Padukuhan Kaligintung Kidul, Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada 7 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program edukasi dan inovasi pertanian yang bertujuan membantu mempermudah proses pemupukan bagi petani.
Alat tabur pupuk tersebut dibuat menggunakan bahan yang mudah diperoleh, seperti pipa PVC, kayu, karet ban, paku atau baut, dan sambungan pipa. Inovasi sederhana ini dirancang untuk membantu petani dalam menaburkan pupuk pada tanaman jagung secara lebih praktis serta mengurangi waktu dan tenaga yang diperlukan selama proses pemupukan.
Ketua Kelompok KKN UAD Unit VII.D.2 menjelaskan bahwa pembuatan alat tersebut berangkat dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Pembuatan alat tabur pupuk ini bertujuan untuk membantu mempermudah proses pemupukan bagi masyarakat, khususnya para petani. Manfaat alat ini diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga serta membantu penyebaran pupuk agar lebih merata. Kami berharap alat sederhana ini dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam kegiatan pertanian sehari-hari,” ujarnya.
Setelah diperkenalkan, alat tabur pupuk tersebut diuji coba secara langsung di salah satu lahan jagung milik warga. Sekitar 15 petani hadir untuk menyaksikan demonstrasi penggunaan alat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperagakan cara pengoperasian alat sekaligus mengamati penerapannya pada tanaman jagung.
Uji coba tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan petani untuk melihat penggunaan alat secara langsung. Selain memperkenalkan cara pengoperasian, mahasiswa juga menjelaskan fungsi setiap bagian alat serta penggunaannya dalam proses pemupukan. Para petani turut mengikuti jalannya demonstrasi dan memberikan perhatian terhadap cara kerja alat yang diperkenalkan.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit VII.D.2 berharap alat tabur pupuk dapat menjadi salah satu alternatif yang membantu petani dalam melakukan pemupukan tanaman jagung. Penggunaan alat sederhana berbahan dasar material yang mudah diperoleh juga diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk membuat atau mengembangkan alat serupa sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mendukung masyarakat melalui pemanfaatan inovasi sederhana di bidang pertanian. Kolaborasi dengan petani di Kaligintung Kidul diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi yang aplikatif dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat. (Mawar)
