• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Sosialisasi Ecoprint Tote Bag oleh KKN MAs 115 di Bakalan

20/09/2024/in Terkini /by Ard
Sosialisasi Ecoprint Tote Bag oleh Mahasiswa KKN MAs 115 di Bakalan

Sosialisasi Ecoprint Tote Bag oleh Mahasiswa KKN MAs 115 di Bakalan (Dok. KKN MAs 115)

Dalam upaya memperkuat kewirausahaan berbasis lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah ‘Aisyiyah (MAs) Kelompok 115 mengadakan sosialisasi dan pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bakalan, Jawa Tengah. Tim KKN beranggotakan sembilan mahasiswa yang salah satunya adalah Muhammad Damar Muslim dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tujuan acara yang berlangsung pada 14 September 2024 itu yakni untuk memperkenalkan teknik ecoprint pada produk tote bag dan memberikan keterampilan praktis kepada pelaku UMKM lokal.

Ecoprint adalah teknik pencetakan menggunakan bahan alami yang mengutamakan keberlanjutan dan ramah lingkungan. Dalam pelatihan ini, peserta belajar cara memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk mencetak pola artistik pada kain tas. Selain mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, teknik tersebut juga meningkatkan nilai estetika produk.

Hadir dalam acara, dosen pembimbing lapangan yaitu Muhammad Sholahuddin, S.E., M.Si., Ph.D. yang menyampaikan pentingnya inovasi seperti ecoprint dalam mendukung pertumbuhan UMKM. “Dengan mengadopsi teknik ramah lingkungan seperti ecoprint, UMKM tidak hanya dapat meningkatkan daya saing produk mereka, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Peserta pelatihan, yang terdiri atas pengusaha UMKM dan calon wirausahawan, tampak antusias mengikuti sesi praktik dan diskusi. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam memberikan pengetahuan baru tentang bagaimana memproduksi barang yang tidak hanya berkualitas tetapi juga ramah lingkungan,” kata Sincan, salah satu peserta pelatihan.

Acara tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi UMKM lokal untuk mengembangkan produk yang lebih inovatif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik bisnis yang ramah lingkungan. Pelatihan ecoprint tote bag menjadi langkah awal yang signifikan dalam mendorong UMKM untuk beradaptasi dengan tuntutan pasar modern yang semakin mengutamakan keberlanjutan. (Damar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Ecoprint-Tote-Bag-oleh-Mahasiswa-KKN-MAs-115-di-Bakalan-Dok.-KKN-MAs.jpg 562 1000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-20 10:37:492024-09-20 10:37:49Sosialisasi Ecoprint Tote Bag oleh KKN MAs 115 di Bakalan

KKN MAs 147 Gelar Sosialisasi Digital Marketing di Desa Segorogunung

20/09/2024/in Terkini /by Ard

 

Sosialisasi digital marketing di Desa Segorogunung oleh KKN MAs 147

Sosialisasi digital marketing di Desa Segorogunung oleh KKN MAs 147 (Dok. KKN MAs)

Kelompok 147 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah ‘Aisyiyah (MAs) yang salah satu anggotanya mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ranesti Damarsuri, melaksanakan program kerja sosialisasi digital marketing melalui e-commerce di Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tujuan kegiatan adalah untuk membantu pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa Segorogunung yang berupa produk kopi dan teh. Masyarakat desa tersebut pada umumnya memanfaatkan kopi dan teh untuk dikelola menjadi produk. UMKM kopi dikelola oleh KTH (Kelompok Tani Hutan) Barokah Lumintu, sedangkan UMKM teh dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Mustika Lawu. Berdasarkan hal tersebut, Ranesti menginisisasi sosialisasi dan pendampingan kepada pengelola UMKM setempat.

Sosialisasi membahas cara pembuatan akun e-commerce Shopee, akun media sosial TikTok dan akun Instagram sebagai media promosi pemasaran produk teh dan kopi Desa Segorogunung. Mahasiswa KKN MAs juga mendampingi pembuatan situs web serta pembuatan profil BUMDes Mustika Lawu yang digabungkan menjadi satu dengan linktree, agar memudahkan akses para pengelola UMKM tersebut.

Seluruh anggota pengelola UMKM kopi dan teh sangat antusias mengikuti sosialisasi dan pendampingan digital marketing e-commerce. Ketua BUMDes Mustika Lawu, Suwarso, merasa sangat terbantu dan mengucapkan terima kasih. “Saya sangat senang karena didampingi langsung dalam promosi pemasaran dengan berbagai cara pemasaran di media sosial, mengingat zaman yang semakin maju sehingga mahasiswa KKN sangat kreatif dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi. Tujuannya untuk membantu pemasaran UMKM rintisan Desa Segorogunung ini.”

Harapannya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi dapat menjadi keberlanjutan untuk meningkatkan promosi dan pemasaran UMKM teh dan kopi Desa Segorogunung. (Ranesti)

uad.ac.id

 

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-digital-marketing-di-Desa-Segorogunung-oleh-KKN-MAs-147.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-20 10:01:512024-09-20 10:16:14KKN MAs 147 Gelar Sosialisasi Digital Marketing di Desa Segorogunung

Mengembangkan UMKM Melalui Karang Taruna di Desa Jatirejo

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi pengembangan UMKM melalui karang taruna oleh KKN MAs 146 (Dok. KKN MAs 146)

Karang taruna merupakan organisasi kepemudaan di Indonesia yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab. Hal inilah yang mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) 146 untuk memberdayakan karang taruna demi mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Jatirejo.

Acara tersebut diinisiasi oleh salah satu mahasiswa yang berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yaitu Dicca Beckham Putra dari Program Studi Manajemen. Ia juga didapuk untuk menjadi pemateri sosialisasi, yang menjelaskan tentang pengertian UMKM dan karang taruna, peran dan potensi karang taruna dalam pengembangan UMKM, dan langkah-langkah mengembangkan UMKM. Selain itu juga materi tentang studi kasus karang taruna yang sukses memberdayakan UMKM, strategi pengembangan UMKM, beberapa tips cara mendaftar QRIS, cara mendaftar menjadi penjual di Shopee, serta cara menambahkan lokasi di Google Maps.

Desa Jatirejo merupakan desa penghasil jambu biji dan memiliki UMKM unggul yaitu sangkar burung. Para pemuda di daerah tersebut pun disibukkan dengan pemesanan berbagai bentuk sangkar burung sehingga pemuda setempat cenderung sangat produktif. Berdasarkan hal itu pula, KKN MAs 146 berupaya untuk memotivasi karang taruna di desa tersebut.

KKN MAs 146 juga menginisiasi pembuatan dodol jambu yang sebelumnya tidak ada di Desa Jatirejo. Resep dodol jambu pun diserahkan kepada para pemuda karang taruna agar dikembangkan menjadi UMKM dan dapat menjadi produk oleh-oleh khas Desa Jatirejo.

Salah satu peserta sosialisasi turut mengapresiasi, “Saya ucapkan terima kasih kepada KKN MAs 146 yang telah memberikan pandangan baru bagi saya dan juga telah memberikan resep dodol jambu yang sangat berguna bagi kami,” terangnya. (Dicca)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-pengembangan-UMKM-melalui-karang-taruna-oleh-KKN-MAs-146-Dok.-KKN-MAs-146.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 13:46:232024-09-19 13:46:23Mengembangkan UMKM Melalui Karang Taruna di Desa Jatirejo

KKN MAs 139 di Desa Gantiwarno Sosialisasikan Pencegahan Stunting

19/09/2024/in Terkini /by Ard

KKN MAs 139 di Desa Gantiwarno sosialisasikan pencegahan stunting (Dok. KKN MAs)

Upaya pencegahan stunting terus digalakkan di berbagai wilayah di Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, termasuk di Desa Gantiwarno, Kecamatan Matesih. Dalam rangka memerangi angka stunting yang masih tinggi, tim mengadakan penyuluhan kesehatan bertajuk Morstunt yang merupakan kepanjangan dari Moringa dan Protein Hewani sebagai Pencegahan Stunting. Program ini dimulai dengan penyuluhan tentang stunting, demo masak, dan pembagian makanan tambahan bergizi. Kegiatan dihadiri oleh ibu-ibu balita yang antusias mengikuti penyuluhan.

Mahasiswa Kelompok 139 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (KKN MAs) yang terdiri atas mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Surakarta, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Surakarta, serta Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar, melakukan penyuluhan Morstunt ini pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di Jawa Tengah, yang memiliki prevalensi cukup tinggi. Data Survei Status Gizi Nasional (SSGI) tahun 2022 menunjukkan bahwa 20,8% balita di provinsi ini mengalami stunting. Melalui program Morstunt, KKN MAs berharap dapat memberikan edukasi dan solusi gizi lokal guna menekan angka tersebut.

Penyuluhan dimulai dengan pemberian informasi tentang stunting, penyebab, dampak, serta cara pencegahannya. Peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, di mana mereka juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi tanya jawab. Salah satu fokus penyuluhan adalah pemanfaatan sumber pangan lokal, seperti daun kelor (Moringa oleifera) sebagai protein nabati dan ikan lele sebagai protein hewani.

Menurut pemateri, Aulia Nur Rahmasari dan Rezkiana Shafaria, mengatakan bahwa daun kelor dan ikan lele mengandung nutrisi penting yang dapat membantu mencegah stunting pada anak. Daun kelor memiliki kandungan protein nabati yang tinggi, sementara ikan lele, yang mudah diakses warga Desa Gantiwarno, mengandung protein hewani berkualitas tinggi dan kaya omega-3 serta omega-6 yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

Sebagai bagian dari acara, diadakan demo masak yang menampilkan cara pengolahan makanan berbahan dasar ikan lele dan daun kelor. Para peserta diperkenalkan pada berbagai inovasi makanan yang bergizi dan disukai anak-anak. Hasil olahan yang diberikan pada balita yang hadir dalam acara tersebut mendapat respons positif. Sebanyak 90% anak yang mencicipi olahan makanan dari demo masak menunjukkan antusiasme dan menyukainya.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran warga Desa Gantiwarno tentang pentingnya pola makan sehat untuk mencegah stunting, terutama di kalangan ibu balita. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya tim KKN MAs 139 dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting melalui peningkatan kualitas gizi di kalangan masyarakat Desa Gantiwarno.

Dengan adanya edukasi dan inovasi seperti ini, diharapkan masyarakat semakin paham mengenai pentingnya asupan gizi seimbang, baik dari protein nabati maupun hewani, guna mendukung pertumbuhan optimal anak-anak di Indonesia, khususnya di Desa Gantiwarno. (fahrul)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-MAs-139-di-Desa-Gantiwarno-sosialisasikan-pencegahan-stunting-Dok.-KKN-MAs.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 13:25:382024-09-19 13:26:28KKN MAs 139 di Desa Gantiwarno Sosialisasikan Pencegahan Stunting

KKN MAs 132 Sosialisasikan Digital Marketing di Desa Pablengan

19/09/2024/in Terkini /by Ard

KKN MAs 132 sosialisasikan digital marketing di Desa Pablengan (Dok. KKN MAs)

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah ‘Aisyiyah (MAs) 132 melaksanakan salah satu program utama yakni sosialisasi dan pengenalan digital marketing kepada warga Desa Pablengan, Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Rabu, 28 Agustus 2024. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh warga, terutama mereka yang tengah menjalankan usaha, tetapi merasa kurang memiliki pengetahuan tentang cara mempromosikan produk mereka secara daring.

Berdasarkan hasil survei lapangan, banyak warga desa yang memiliki usaha tetapi masih kesulitan memperluas jangkauan pasar karena keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi digital. Oleh karena itu, sosialisasi ini dirancang untuk membantu mereka memahami cara mengelola dan mempromosikan usaha secara lebih efektif melalui platform digital.

Tidak hanya memberikan materi secara teori, tim KKN MAs 132 juga memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha. Mereka membantu warga dalam mengunggah produk ke platform e-commerce seperti Shopee, serta memberikan panduan dalam pembuatan kemasan yang lebih menarik. Dua contoh produk lokal yang didampingi adalah kerupuk telur asin dan kerupuk lempeng, di mana pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik produk dan memperluas jangkauan pasar mereka.

Selain itu, tim KKN MAs 132 juga membantu para pelaku usaha untuk mendaftarkan lokasi bisnis mereka di Google Maps. Langkah ini memudahkan konsumen untuk menemukan lokasi usaha secara lebih efisien. Contoh usaha yang berhasil didaftarkan adalah “Telur Asin Andini”, yang kini dapat ditemukan di Google Maps.

Tim KKN MAs 132 berharap, inisiatif ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para pelaku UMKM di Desa Pablengan. Keberhasilan program tersebuts diukur dari kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar mereka dan mencapai target yang telah direncanakan. (salma)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-MAs-132-sosialisasikan-digital-marketing-di-Desa-Pablengan-Dok.-KKN-MAs.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 13:03:022024-09-19 13:03:02KKN MAs 132 Sosialisasikan Digital Marketing di Desa Pablengan

Gelar Expo Pemberdayaan UMKM, KKN MAs 43 Pamerkan Produk Toast Tempe

19/09/2024/in Terkini /by Ard

KKN MAs 43 pamerkan produk Toast Tempe di Gelar Expo Pemberdayaan UMKM (Dok. KKN MAs)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 43 Muhammadiyah ‘Aisyiyah (MAs) yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melakukan gelar expo dengan tema “Kebersamaan dalam Kolaborasi Memajukan Bangsa”. Expo ini diselenggarakan di Demangan RT 04/07, Dusun Mulur, Desa Manang, Kecamatan Bendosari, pada 10 Agustus 2024. Tim 43 terdiri atas sembilan mahasiswa, salah satunya berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bernama Amelia Putri Darwiyani. Keikutsertaan tim KKN dalam pagelaran expo yaitu sebagai rangkaian tugas akhir dalam pelaksanaan KKN MAs 2024.

Mahasiswa mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa yaitu Rengginang Barokah Bunga Matahari pada kegiatan tersebut. Rengginang ini cukup unik karena memiliki tiga rasa yang berbeda yaitu bawang, terasi, dan cokelat manis. Rengginang diproduksi langsung oleh pelaku UMKM di Desa Manang yang seluruh tenaga kerjanya juga merupakan warga asli desa setempat. Selain nikmat untuk dijadikan camilan, rengginang ini juga bisa dijadikan oleh-oleh khas dari Desa Manang.

“Adapun tujuan kami mempromosikan rengginang ini dalam expo yaitu untuk mengenalkan produk UMKM Desa Manang agar lebih dikenal masyarakat luas,” kata Amelia.

Selain mempromosikan produk UMKM Desa Manang, tim 43 juga mempunyai produk inovasi yaitu toast tempe. Pemilihan tempe sebagai fokus dalam inovasi produk UMKM karena banyaknya UMKM tempe tradisional di Desa Manang. Tempe juga memiliki kandungan zat gizi yang penting untuk kesehatan. Zat gizi tersebut antara lain protein dengan asam-asam amino esensial, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, seng dan tembaga, vitamin B12, riboflavin, dan niasin.

Selain itu, tempe mengandung vitamin A, D, E, dan K. Tak ketinggalan juga, tempe mempunyai kandungan asam-asam lemak tidak jenuh ganda, serat pangan, antioksidan dalam bentuk isoflavon, probiotik, dan antibiotika alami. Produk Tempe ini diinovasikan menjadi toast untuk meningkatkan nilai jual dan menarik minat konsumen dalam upaya pemberdayaan UMKM Desa Manang.

Gelar expo KKN MAs 2024 ini berlangsung sangat meriah dan mendapat antusias yang besar dari pengunjung. Banyak produk UMKM Desa dan produk inovasi dari peserta KKN MAs 2024 habis terjual. Adanya kegiatan ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya sehingga memiliki daya saing yang tinggi. Gelar expo juga dapat membangkitkan semangat peserta KKN dalam menjalankan suatu usaha. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-MAs-43-pamerkan-produk-Toast-Tempe-di-Gelar-Expo-Pemberdayaan-UMKM-Dok.-KKN-MAs.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 11:55:162024-09-19 11:55:16Gelar Expo Pemberdayaan UMKM, KKN MAs 43 Pamerkan Produk Toast Tempe

Kampanye Anti Bullying oleh KKN MAs 65 di MI Muhammadiyah Tanjung

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Anti Bullying di MI Muhammadiyah Tanjung oleh Kelompok KKN MAs 65 (Dok. KKN MAs 65)

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 65 menyelenggarakan sosialisasi anti-bullying di MI Muhammadiyah Tanjung, Desa Bakalan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak perundungan atau bullying dan cara pencegahannya. Dalam acara tersebut, tim KKN MAs 65 menghadirkan narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Polokarto yang diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai isu perundungan.

Dengan pendekatan yang interaktif, Muhammad selaku narasumber mengajak siswa aktif berdiskusi untuk memahami lebih dalam tentang perundungan. Selain itu, ia juga menyajikan video edukatif penggambaran situasi perundungan dan tata cara penanganannya. Melalui pembelajaran tersebut, Muhammad ingin menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

Umi Latifah selaku Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Tanjung, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN MAs 65 karena telah mengadakan kegiatan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih atas acara edukatif ini, semoga siswa kami menjadi lebih sadar tentang bahaya bullying dan dapat menghindarinya,” ujar Umi.

Salah satu mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekaligus ketua pelaksana, Chairunisa Dwi Septiani, mengungkapkan pentingnya edukasi tentang pencegahan perundungan sejak dini. “Melihat meningkatnya kasus bullying di Indonesia, kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak perundungan serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan terkendali,” terangnya.

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan kenang-kenangan kepada MI Muhammadiyah Tanjung sebagai tanda berakhirnya pengabdian tim KKN MAs 65. (Chairunisa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Anti-Bullying-di-MI-Muhammadiyah-Tanjung-oleh-Kelompok-KKN-MAs-65-Dok.-KKN-MAs-65.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 11:15:592024-09-19 11:15:59Kampanye Anti Bullying oleh KKN MAs 65 di MI Muhammadiyah Tanjung

KKN MAs 118 Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Penyuluhan pencegahan stunting di Balai Desa Karangbangun oleh kelompok KKN MAs 118 (Dok. KKN MAs)

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Muhammadiyah ‘Aisyiyah (MAs) 118 yang berada di Desa Karangbangun, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengadakan penyuluhan pencegahan stunting untuk remaja, ibu hamil, dan ibu balita pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Kegiatan ini berfokus pada edukasi dan pencegahan stunting, ditujukan kepada masyarakat Desa Karangbangun.

Kelompok KKN MAs 118 terdiri atas sejumlah mahasiswa, yaitu Toni Abdurrahman dari Universitas Ahmad Dahlan, Putri Farida dari Universitas Muhammadiyah Buton, Kholilah Jinan dari Universitas Muhammadiyah Pontianak, Suci Cahyani dari Universitas Ahmad Dahlan, Suryani Assifa dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Lesta Irmanda dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Sabila Rizqy Fauziah dari Universitas Muhammadiyah Kudus, Ramadhan Alqodrian dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Arya Tri Wijaya dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Karangbangun, Elizabeth Suwarni, diikuti oleh sambutan dari bidan Dwi Retnaningsih yang juga merupakan koordinator kelompok KKN MAs 118. Setelah itu, kegiatan ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa KKN memeriahkan suasana sebelum penyuluhan dimulai. Penyuluhan pencegahan stunting disampaikan oleh Eka Dewi Suryaningsih, anggota Puskesmas Kecamatan Jumapolo.

Penyuluhan ini juga mencakup program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan menekan angka prevalensi stunting di Desa Karangbangun. Kegiatan tersebut turut melibatkan ibu-ibu balita serta tokoh masyarakat, dengan fokus utama memberikan edukasi terkait pentingnya gizi untuk bayi dan anak-anak guna mencegah stunting.

Dalam materi penyuluhan, narasumber menekankan pentingnya mengetahui tingkat risiko kehamilan sebelum merencanakannya. Kehamilan pada usia terlalu muda (kurang dari 21 tahun) atau terlalu tua (lebih dari 35 tahun) memiliki risiko tinggi, termasuk melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah (BBLR) yang meningkatkan risiko stunting hingga 20%. Selain itu, narasumber juga menjelaskan penyebab stunting lainnya, seperti kurangnya asupan gizi selama kehamilan, ketidakseimbangan nutrisi anak, pola asuh yang kurang optimal, pemberian ASI eksklusif yang tidak memadai, terbatasnya akses pelayanan kesehatan, serta buruknya sanitasi dan akses air bersih.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan mengurangi risiko stunting. Dengan pengetahuan yang lebih baik mengenai pola makan seimbang dan gizi, diharapkan masyarakat Desa Karangbangun dapat mencegah stunting dan memastikan pertumbuhan anak-anak mereka lebih optimal. (TA)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyuluhan-pencegahan-stunting-di-Balai-Desa-Karangbangun-oleh-kelompok-KKN-MAs-118-Dok.-KKN-MAs.jpg 1012 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 10:54:162024-09-19 10:54:16KKN MAs 118 Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting

KKN MAs 36 Dampingi Peternak Burung Puyuh Manfaatkan TikTok untuk Promosi

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Pendampingan peternak burung puyuh desa bendosari untuk promosi usaha melalui TikTok oleh KKN MAs 36 (Dok. KKN MAs 36)

TikTok menjadi media sosial sekaligus marketplace yang sedang digandrungi oleh banyak orang saat ini. Segala usia mengakses aplikasi tersebut karena konten yang menyenangkan serta informatif. Itu pula yang menjadi alasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 36 untuk memberikan kontribusi unik kepada peternak burung puyuh di Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka membantu peternak setempat dengan membuat konten TikTok edukatif mengenai apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang peternak burung puyuh yang sukses.

Dalam konten tersebut, mahasiswa membahas berbagai hal penting di antaranya modal pengusaha burung puyuh, kandang burung puyuh, lokasi kandang burung puyuh, dan suhu kandang stabil untuk kebutuhan burung puyuh. Selain itu dijelaskan juga tentang sistem penerangan lampu pijar untuk burung puyuh, pemberian makanan dan minuman berkualitas, perawatan rutin kandang burung puyuh, serta cara memastikan bibit unggul burung puyuh.

Dengan pendekatan ini, para mahasiswa berharap dapat membantu meningkatkan pengetahuan peternak burung puyuh lokal dan mendukung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan usaha dengan cara yang lebih modern dan efektif. KKN MAs 36 juga berharap dengan adanya konten edukatif ini, lebih banyak masyarakat yang tertarik untuk terjun ke dalam bidang peternakan burung puyuh dan melihat potensi besar yang ada di industri tersebut. (Kania)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pendampingan-peternak-burung-puyuh-desa-bendosari-untuk-promosi-usaha-melalui-TikTok-oleh-KKN-MAs-36-Dok.-KKN-MAs-36.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 09:40:222024-09-19 09:40:22KKN MAs 36 Dampingi Peternak Burung Puyuh Manfaatkan TikTok untuk Promosi

Sosialisasi NIB dan P-IRT untuk UMKM di Desa Gemantar oleh KKN MAs 101

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi NIB dan P-IRT untuk UMKM di Desa Gemantar oleh KKN MAs 101 (Dok. KKN MAs 101)

Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) sangatlah penting bagi para perilaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sayangnya, di beberapa desa sosialisasi tentang hal tersebut belum merata. Inilah yang akhirnya melatarbelakangi Kelompok Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) 101 untuk menyelenggarakan sosialisasi mengenai NIB dan P-IRT di Desa Gemantar, Jawa Tengah. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepatuhan para pelaku usaha terhadap aturan yang berlaku di Indonesia.

Acara sosialisasi dilaksanakan di Rumah Kepala Dusun Sentono. Peserta berjumlah kurang lebih 80 orang dan 10 di antaranya adalah para pelaku UMKM lokal, termasuk para pengusaha kecil, produsen makanan rumahan, dan para ibu-ibu yang baru akan merintis usahanya. Sosialisasi ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan perekonomian dan stabilitas finansial keluarga di Desa Gemantar.

Materi disampaikan oleh Nessa Aulia Putri dan disambut baik oleh seluruh peserta. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya NIB dan P-IRT dalam menjalankan usaha. Tim KKN MAs 101 berharap para pelaku usaha yang ada di desa tersebut dapat lebih mudah mengembangkan dan mematenkan usahanya.

Istri Kepala Dusun Sentono juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelompok KKN MAs 101 atas ilmu baru yang diberikan. “Jika sosialisasi ini tidak dilaksanakan, para pelaku usaha khususnya UMKM tidak banyak yang tahu tentang apa itu NIB dan P-IRT. Saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah memberikan ilmunya kepada kami,” ucapnya.

Dengan selesainya proses sosialisasi NIB dan P-IRT, diharapkan Desa Gemantar bisa menjadi desa yang UMKM-nya berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi lokal. Tentunya dengan menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memajukan usaha secara profesional. (Nessa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-NIB-dan-P-IRT-untuk-UMKM-di-Desa-Gemantar-oleh-KKN-MAs-101-Dok.-KKN-MAs-101.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 09:16:372024-09-19 09:16:37Sosialisasi NIB dan P-IRT untuk UMKM di Desa Gemantar oleh KKN MAs 101
Page 30 of 97«‹2829303132›»

TERKINI

  • Mengapa Generasi Muda Terjebak Pinjol dan Paylater Demi Gaya Hidup?11/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung11/03/2026
  • Dakwah Perempuan Berkemajuan dalam Merespons Krisis Lingkungan11/03/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik11/03/2026
  • Banjir dalam Perspektif Iman dan Manajemen Risiko11/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top