• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Edukasi Pentingnya Penanggulangan Bencana Merapi di Ngandong

29/02/2024/in Terkini /by Ard

Kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga Ngandong (Dok. Istimewa)

Pada Selasa, 20 Februari 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 119 Unit III.D.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Wajib Latih Penanggulangan Bencana (WLPB) erupsi Gunung Merapi di Dukuh Ngandong, Sleman. Kegiatan WLPB diadakan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Tokoh masyarakat, relawan, dan perwakilan warga Padukuhan Ngandong turut serta dalam kegiatan itu.

WLPB diisi oleh dua pemateri, yakni Agus dari BPPTKG dan Wawan dari BPBD Kabupaten Sleman. Materi pertama yang disampaikan oleh Agus meliputi karakteristik gunung berapi, sejarah gunung berapi yang ada di Indonesia, hingga status-status pada gunung berapi. Materi kedua disampaikan oleh Wawan yang meliputi materi terkait evakuasi erupsi Gunung Merapi dan pengenalan aplikasi SIMANTAB.

Sejak pagi warga antusias mengikuti kegiatan ini. Sebelum dimulai, warga diminta mengisi kuesioner terkait pengetahuan mereka tentang gunung berapi. Selama kegiatan berlangsung, warga menyimak materi dengan saksama. Bahkan, ada beberapa warga yang antusias bertanya terkait materi yang disampaikan. Menjelang acara berakhir, panitia membagikan door prize kepada warga yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan.

Warga Ngandong mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh BPPTKG dan BPBD Kabupaten Sleman ini. Harapannya warga nantinya bisa lebih paham mengenai cara penanggulangan bencana erupsi Gunung Merapi. (Ayd/Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-Wajib-Latih-Penanggulangan-Bencana-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-warga-Ngandong-Dok.-Istimewa.jpg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-29 10:38:372024-02-29 10:38:37KKN UAD Edukasi Pentingnya Penanggulangan Bencana Merapi di Ngandong

Mahasiswa KKN UAD Semarakkan Isra Mikraj di Dusun Bajang

28/02/2024/in Terkini /by Ard

Pengajian dalam rangka memperingati Isra Mikraj dan menyambut bulan Ramadan KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Dusun Bajang (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 119 Unit X.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan acara pengajian rutin dalam rangka Isra Mikraj dan menyambut datangnya bulan suci Ramadan pada Selasa, 20 Februari 2024. Acara ini berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Bajang, Wijirejo, Pandak, Bantul.

Isra Mikraj merupakan mukjizat Nabi Muhammad saw. yakni berupa perintah salat yang diturunkan oleh Allah Swt. secara langsung kepada Nabi Muhammad saw. dengan melalui perjalanan menuju langit ke-7 yang terjadi dalam satu malam. Isra dan Mikraj dibagi menjadi dua peristiwa yakni Isra dimaknai dengan perjalanan malam hari yang dilaksanakan oleh Rasulullah saw. dari Kakbah (Makkah) menuju Baitulmakdis (Yerusalem/Madinah). Sedangkan, Mikraj dimaknai dengan kenaikan, yakni saat Allah Swt. mengangkat Nabi Muhammad saw. dari Baitulmakdis melewati langit ke-7 menuju Sidratulmuntaha.

Acara dibuka oleh Setya Pandu dan Ela Sarmasela selaku master of ceremony (MC), dilanjutkan dengan pemberian sambutan dari Endi Nurnawanta selaku Takmir Masjid Al-Ikhlas. Lalu, acara dilanjutkan dengan penyampaian ceramah oleh Wardiman yang berkaitan dengan sejarah Isra Mikraj, persiapan Ramadan, serta diselipkan juga pembahasan tentang keharmonisan rumah tangga. Di sela-sela pemberian materi, Wardiman turut mengajak jamaah untuk bersalawat tentang salat agar warga tidak merasa bosan ketika mendengarkan ceramah.

Sebanyak sembilan mahasiswa KKN dari berbagai program studi yang ada di UAD turut serta menyukseskan acara ini. Mereka adalah M. Fauzan, Rahmadian Iqbal, Khoirul Rijal, Widyaislami Castarena, Devi Cyndiyana, Novia Ayu, Laudza Salma, Setya Pandu, dan Ela Sarmasela.

Warga terlihat sangat antusias untuk mengikuti acara sehingga masjid penuh oleh jamaah. Wardiman selaku pengisi acara mengatakan, “Pengajian ini terlihat bahwa masyarakat Bajang sangat antusias hingga meningkat tiga kali lipat dari yang sebelumnya.”

Sementara itu, M. Fauzan selaku ketua Unit KKN X.B.3 mengungkapkan, “Kami sangat bangga dapat menyelenggarakan acara Isra Mikraj dan menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan lancar terlihat antusiasme warga untuk menghadiri pengajian juga tinggi. Kegiatan ini tidak hanya untuk mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga memperkuat spiritualitas dan kebersamaan dalam menjalankan ibadah. Diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menjalankan kegiatan positif di bulan suci Ramadan mendatang.” (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-dalam-rangka-memperingati-Isra-Mikraj-dan-menyambut-bulan-Ramadan-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Dusun-Bajang-Dok.-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-28 14:20:332024-02-28 14:20:33Mahasiswa KKN UAD Semarakkan Isra Mikraj di Dusun Bajang

Lestarikan Sumber Mata Air, KKN UAD Adakan Penyulaman Pohon di Embung Dlingseng

28/02/2024/in Terkini /by Ard

Kegiatan penyulaman pohon oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan bersama Kelompok Tani di Embung Dlingseng (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 119 Unit XIV B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan penyulaman pohon di Embung Dlingseng pada Senin, 12 Februari 2024. Kegiatan ini dilakukan bersama Kelompok Tani dalam rangka pelestarian sumber mata air yang ada di Padukuhan Dlingseng, Kelurahan Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo.

Mahasiswa KKN UAD dan Kelompok Tani Dlingseng bekerja sama dengan sangat antusias untuk melakukan penyulaman 24 bibit pohon gayam dan pohon beringin. Terdapat sembilan mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka adalah Annisa, Rosita, Jadid, Dewi, Agus, Renilda, Ikhsan, Nabila, dan Syahrani.

Kegiatan penyulaman pohon bersama Kelompok Tani dipimpin oleh Iriyanto selaku ketua Kelompok Tani sekaligus ketua RW 21. Dipilihnya Embung Dlingseng sebagai lokasi penyulaman pohon didasari atas matinya beberapa bibit pohon gayam dan pohon beringin yang ada di pinggir embung. Selain itu, kurangnya sumber mata air di Padukuhan Dlingseng juga menjadi alasan mengapa gerakan ini diadakan.

Iriyanto menuturkan bahwa beberapa rumah yang tidak terjangkau sumber mata air akan cukup kesulitan untuk mendapatkan akses air ketika musim kemarau tiba. “Ketika kemarau, terkadang hampir tidak ada air di beberapa rumah, khususnya untuk wilayah Dlingseng bagian atas. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu melestarikan pohon-pohon mata air yang berada di sekitar embung, agar masyarakat yang ada di sekitarnya turut mendapatkan manfaatnya,” tuturnya.

Kegiatan ini meliputi pengukuran jarak pohon, pengangkatan bibit pohon yang telah mati, dan penyulaman bibit pohon yang baru. Kemudian, dilanjutkan dengan acara makan bersama untuk menjalin silaturahmi antara mahasiswa dengan anggota Kelompok Tani.

Dengan adanya kegiatan tersebut, KKN UAD Unit XIV B.2 ikut berkontribusi dalam pelestarian sumber mata air di Padukuhan Dlingseng. Harapannya, hasil kerja keras mereka tidak hanya bermanfaat dalam melestarikan sumber mata air, tetapi juga dapat menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan Embung Dlingseng sebagai ikon wisata yang ada di Padukuhan Dlingseng. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-penyulaman-pohon-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-bersama-Kelompok-Tani-di-Embung-Dlingseng-Dok.-Istimewa.jpg 1110 1492 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-28 13:52:282024-02-28 13:52:28Lestarikan Sumber Mata Air, KKN UAD Adakan Penyulaman Pohon di Embung Dlingseng

Ecobrick dan Eco Enzyme, Solusi Cerdas Selamatkan Lingkungan dari Sampah

28/02/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkunjung ke Rumah Sampah di Sleman (Dok. Istimewa)

Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Sementara di dalam Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, disebutkan sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan.

Sampah merupakan permasalahan serius yang sedang dihadapi oleh manusia. Pasalnya, tidak semua sampah bisa terurai secara cepat, bahkan ada yang butuh ratusan tahun untuk hancur. Sementara itu jumlah sampah terus bertambah setiap harinya, sehingga ada ketidakseimbangan antara pertambahan dan penguraian. Apabila dibiarkan terus menerus tanpa tindak lanjut, sampah akan berdampak buruk bagi kehidupan. Contohnya adalah sampah yang bertumpuk akan mengeluarkan bau busuk akibat tidak mengalami degradasi. Bau tersebut akan sangat mengganggu dan bisa berakibat fatal bagi lingkungan hingga kesehatan makhluk hidup.

Kabupaten Sleman tercatat menjadi penyumbang terbesar volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, terhitung sejak Januari hingga Juni 2023. Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, total volume sampah yang berasal dari Kabupaten Sleman berada di angka 53.096 ton.

Sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Sleman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode ke-119 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III. C.1 bekerja sama dengan Rumah Sampah mengajak warga di Padukuhan Surodadi untuk memanfaatkan sampah organik dan anorganik menjadi ecobrick dan eco enzyme. Metode ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik serta untuk menghentikan jumlah sampah plastik yang terus meningkat setiap hari.

Rumah Sampah merupakan lokasi penampungan sampah yang bertujuan untuk mendaur ulang sampah organik dan anorganik menjadi ecobrick dan eco enzyme. Rumah Sampah ini berada di Dusun Nglempong, Kelurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, yang dikelola oleh Nur Cahyo dan Christina Dini. Selain itu, Rumah Sampah menghasilkan produk ecobrick menjadi barang yang bernilai ekonomis seperti dompet, tas, bantal duduk, tempat buku, dan lain-lain.

Ecobrick menjadi sebuah inovasi sederhana yang dikembangkan sebagai upaya pengolahan limbah plastik. Kata ecobrick terdiri atas dua kata yakni eco dan brick, yang secara sederhana diartikan sebagai bata ramah lingkungan. Ecobrick merupakan botol plastik yang telah diisi dengan sampah plastik yang sebelumnya telah dibersihkan dan dikeringkan. Dari ecobrick bisa dibuat berbagai produk yang bermanfaat seperti pagar, kursi, meja, dan masih banyak lagi.

Sedangkan eco enzyme ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Eco enzyme adalah hasil fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula cokelat, gula merah, atau gula tebu), dan air. Warnanya cokelat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Eco enzyme bisa menjadi cairan multiguna yang aplikasinya meliputi rumah tangga, pertanian, hingga peternakan.

Keberadaan Rumah Sampah diharapkan dapat menginspirasi warga Padukuhan Surodadi untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar agar mampu mengolah sampah plastik menjadi produk yang lebih berguna seperti ecobrick dan eco enzyme sehingga dapat menjadikan Padukuhan Surodadi menjadi semakin bersih dan asri. Kolaborasi KKN UAD bersama Rumah Sampah, tentunya membuka peluang bagi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tidak hanya menciptakan produk-produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga membuka jalan bagi pemberdayaan masyarakat lokal. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berkunjung-ke-Rumah-Sampah-di-Sleman-Dok.-Istimewa.jpeg 1565 2087 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-28 13:11:042024-02-28 13:11:04Ecobrick dan Eco Enzyme, Solusi Cerdas Selamatkan Lingkungan dari Sampah

KKN UAD Gandeng KWT Ngudi Rejeki Tanam Buah Tomat di Dukuh Jarakan

28/02/2024/in Terkini /by Ard

Penanaman bibit tomat KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama KWT Ngudi Rejeki di Dukuh Jarakan (Dok. Istimewa)

Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu negara. Ketersediaan pangan yang mencukupi tidak hanya berkaitan dengan produksi beras, jagung, dan gandum, tetapi juga melibatkan berbagai jenis sayuran yang kaya akan nutrisi, seperti tomat.

Kesadaran mahasiswa terhadap ketahanan pangan dan peran penting dalam pembangunan lokal kembali terlihat melalui aksi positif yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 119 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XX.B.2. Sebanyak sembilan mahasiswa berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rejeki Dukuh Jarakan, Kecamatan Kebonharjo, Kulon Progo, dalam kegiatan pembibitan dan penanaman bibit tomat pada 10 Februari 2024 lalu.

Adapun bibit tomat dipilih dengan teliti berdasarkan kualitasnya untuk mendapatkan bibit yang unggul. Selanjutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dan keahlian dalam pertanian yang berkelanjutan kepada warga agar kemudian dapat secara mandiri mengembangkan bibit yang telah ditanam bersama.

Dosen pembimbing lapangan, Trisna Sukmayadi, S.Pd. M.Pd., menyampaikan, “Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini mencerminkan semangat dan komitmen untuk berkontribusi dalam memajukan sektor pertanian lokal. Saya yakin bahwa kolaborasi seperti ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.”

Selain itu, ketua Unit XX.B.2, Iqbal Wibisono, menambahkan, “Kami bangga bisa menjadi bagian dari inisiatif ini. Melalui kerja sama dengan KWT Ngudi Rejeki, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pertanian di Dukuh Jarakan.”

Kegiatan ini tidak hanya tentang penanaman bibit tomat, tetapi juga menciptakan ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut memperkuat semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. Kegiatan ini pun menjadi bagian dari upaya UAD untuk mengintegrasikan mahasiswa dengan masyarakat sekitar, membangun sinergi positif, dan meningkatkan kualitas hidup bersama. Mahasiswa KKN dan KWT Ngudi Rejeki berharap bahwa hasil dari penanaman bibit tomat ini akan menjadi langkah awal untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Dukuh Jarakan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penanaman-bibit-tomat-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-KWT-Ngudi-Rejeki-di-Dukuh-Jarakan-Dok.-Istimewa.jpg 694 1287 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-28 12:34:302024-02-28 12:34:30KKN UAD Gandeng KWT Ngudi Rejeki Tanam Buah Tomat di Dukuh Jarakan

Inovasi Lilin Limbah Minyak Jelantah Digalakan Mahasiswa KKN UAD

27/02/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi pembuatan lilin dari minyak jelantah di Tukmudal, Kulon Progo oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XVI.C.1 (Dok. Istimewa)

Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XVI.C.1 memanfaatkan limbah minyak jelantah untuk dijadikan lilin. Sosialisasi pembuatan lilin tersebut dilaksanakan di Tukmudal, Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo pada Minggu, 11 Februari 2024 bersama ibu-ibu PKK dusun setempat. Tujuan kegiatan ialah memanfaatkan limbah minyak jelantah agar menjadi barang yang bisa digunakan kembali.

Acara berlangsung bersamaan dengan kegiatan PKK Dusun Tukmudal, dimulai dengan pembukaan, pemaparan materi mengenai manfaat minyak jelantah, dan cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin. Termasuk di antaranya penyampaian alat, bahan, dan cara pembuatannya. “Kami tidak sekadar memberi sosialisasi, tetapi juga didemokan di depan ibu-ibu PKK cara pembuatannya. Mereka kami minta untuk menghias tempat lilin yang sudah disediakan oleh tim KKN UAD menggunakan tempat khusus lilin berbahan dasar gipsum dan semen. Hal ini memiliki tujuan untuk mengasah kreativitas ibu-ibu PKK Dusun Tukmudal,” ujar Isninda salah satu tim KKN.

Tim KKN UAD juga langsung mempraktikkan cara pembuatan lilin tersebut. Alat yang digunakan meliputi panci, alat pengaduk, galon bekas atau kaleng, saringan, gelas ukur, dan kompor. Sedangkan bahan yang digunakan ialah arang, limbah minyak jelantah, serbuk stearin, pewarna kain, pewangi, sumbu lilin, tusuk sate, dan tempat untuk lilin. Adapun langkah pembuatan lilin dari minyak jelantah membutuhkan proses perendaman minyak jelantah (waktu minimum 1 x 24 jam, lebih lama lebih baik, untuk menghilangkan bau dari limbah minyak jelantah). Perendaman dimulai menggunakan galon bekas atau kaleng bekas, lalu dimasukkan arang ke dalamnya, dan tuangkan minyak jelantah (jangan melebihi arang).

Lalu, tahap utama yaitu proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin. Pertama, saring minyak jelantah yang sudah direndam kurang lebih semalaman ke dalam panci bekas, panaskan di atas kompor. Kedua, tuangkan bubuk stearin (300 ml minyak jelantah = 150 gr bubuk stearin). Setelah bubuk stearin larut, berikan pewarna kain (dengan tujuan memberikan warna pada lilin nantinya), setelah itu tuangkan pewangi, dan matikan kompor. Terakhir, cairan lilin siap dituangkan ke dalam wadah lilin yang sudah dihias cantik dan diberi sumbu.

Sosialisasi pembuatan lilin berbahan limbah minyak jelantah yang diselenggarakan oleh tim KKN UAD ini sangat direspons positif oleh warga, karena dapat mengurangi limbah dan memberikan nilai tambah pada minyak bekas yang biasanya dibuang. “Kami berharap, pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin bisa menciptakan kesadaran lingkungan yang lebih besar di masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah, serta meningkatkan kemandirian ekonomi lokal dengan menciptakan produk bernilai tambah dari limbah. Selain itu, kami juga berharap untuk memperluas cakupan program daur ulang dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat setempat,” ujar Isninda saat diwawancarai. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-pembuatan-lilin-dari-minyak-jelantah-di-Tukmudal-Kulon-Progo-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-XVI.C.1-Dok.-Istimewa.jpeg 1427 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-27 11:10:022024-02-27 11:10:02Inovasi Lilin Limbah Minyak Jelantah Digalakan Mahasiswa KKN UAD

Plangisasi untuk Kesadaran tentang Pentingnya Kebersihan

27/02/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan plangisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan (Dok. Istimewa)

“Plang larangan membuang sampah sembarangan dapat menjadi informasi yang jelas dan menarik sehingga dapat berguna sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting mengenai kebersihan kepada masyarakat,” ungkap Agung Dwi Febriansyah.

Ia adalah salah satu dari mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Periode 119 Unit I.D.1. Bersama tim, ia melakukan plangisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan di Dusun Demeling, Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu–Senin, 11–12 Februari 2024.

Selain itu, Agung juga menginginkan dengan adanya plang yang informatif dan menarik mengenai larangan membuang sampah sembarangan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan akan semakin meningkat. Nantinya, dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua.

“Melalui kegiatan plangisasi ini, semoga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku kebersihan dan menciptakan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan untuk kesehatan dan kesejahteraan bersama,” kata Agung.

Kegiatan tersebut didukung penuh oleh ketua RT 03 Dusun Demeling, Komarudin. Ia mengatakan, “Plangisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UAD ini sangat membantu mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dusun, yang nantinya juga akan berdampak baik bagi kesehatan masyarakat sendiri.” (da)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-plangisasi-untuk-meningkatkan-kesadaran-masyarakat-akan-pentingnya-kebersihan-Dok.-Istimewa.jpg 843 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-27 10:28:112024-02-27 10:28:11Plangisasi untuk Kesadaran tentang Pentingnya Kebersihan

KKN UAD Adakan Sedekah Sampah untuk Bantu Masyarakat Demeling

27/02/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Sedekah Sampah untuk Bantu Masyarakat Demeling (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Periode 119 Unit I.D.1 mengadakan kegiatan sedekah sampah di Dusun Demeling, Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa–Sabtu, 13–17 Februari 2024. Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini Indonesia sedang darurat sampah sehingga harus ada penanganan untuk mengatasinya.

Agung Dwi Febriansyah, salah satu mahasiswa KKN, mengatakan bahwa dengan menyumbangkan sampah yang dapat didaur ulang, masyarakat tidak hanya membantu orang-orang yang membutuhkan, tetapi juga turut berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, ia menginginkan warga dapat memilah antara sampah organik dan anorganik sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui sedekah sampah, kita dapat menciptakan siklus keseimbangan antara memberi kepada sesama dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup kita,” ungkap Agung.

Masyarakat Dusun Demeling sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh KKN UAD. Sidas, salah satu warga mengungkapkan, “Kegiatan sedekah sampah yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UAD ini sangat bermanfaat. Tidak hanya untuk lingkungan sekitar, tetapi juga untuk warga yang membutuhkan seperti saya.” (da)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Sedekah-Sampah-untuk-Bantu-Masyarakat-Demeling-Dok.-Istimewa.jpeg 1125 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-27 10:16:152024-02-27 10:16:15KKN UAD Adakan Sedekah Sampah untuk Bantu Masyarakat Demeling

Mengungkap Sisi Lain dari Limbah Air Cucian Beras

27/02/2024/in Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari air cucian beras oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (Dok. Istimewa)

Sebuah riset menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras dosis 20 ml/liter dapat berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun sawi hijau. Meskipun tergolong limbah, air cucian beras ternyata mengandung banyak zat organik bermanfaat. Mulai dari vitamin B1, vitamin K, protein, besi, kalsium, fosfor, boron, dan nitrogen. Limbah organik ini dapat mempercepat pertumbuhan pucuk daun dan mentransfer makanan ke seluruh bagian tanaman. Sayangnya, belum banyak masyarakat yang menyadari potensi tersebut.

Guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara bijak, mahasiswa kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 119 Unit VIII.B.2 menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair. Adapun bahan dasar yang digunakan adalah air cucian beras. Kegiatan ini berlangsung pada 22 Februari 2024 di Padukuhan Karanggede, Kalurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul.  

“Air cucian beras dapat digunakan untuk menyuburkan dan meningkatkan pertumbuhan tanaman karena kandungan nutrisi yang melimpah. Harapannya, kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan limbah sekitar dengan baik sehingga risiko pencemaran lingkungan bisa diminimalisir,” ungkap Rasyid Rahman selaku ketua KKN.

Dalam realisasinya, air cucian beras pertama-tama dimasukkan ke dalam botol air mineral berukuran 1,5 liter. Kemudian, gula merah dan cairan EM4 ditambahkan lalu aduk hingga merata. Selanjutnya, tutup botol air mineral dan simpan di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Terakhir, campuran dibiarkan kurang lebih dua minggu untuk bisa digunakan pada tanaman. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-pupuk-organik-cair-dari-air-cucian-beras-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-Dok.-Istimewa-scaled.jpeg 1500 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-27 09:44:472024-02-27 09:44:47Mengungkap Sisi Lain dari Limbah Air Cucian Beras

Jawab Tantangan Krisis Iklim, Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pertanian Berkelanjutan

27/02/2024/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pelatihan pembuatan pupuk kandang bersama warga Dusun Bogem, Caturharjo, Pandak, Bantul (Dok. Istimewa)

Keberagaman Indonesia membuat masyarakat menggantungkan hidupnya pada alam, terutama di sektor pertanian dan peternakan. Hal ini sejalan dengan mata pencaharian warga Dusun Bogem, Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. Dalam bertani, pupuk menjadi kebutuhan pokok yang berperan penting untuk mencukupi nutrisi tanaman dan mengembangkan struktur tanah.

Kendati demikian, krisis iklim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir memberi dampak yang luas. Mulai dari kekeringan, penurunan kualitas hasil pertanian, hama dan penyakit tanaman, hingga kelangkaan bahan pangan. Apabila kondisi ini terjadi terus-menerus, maka harga bahan pangan akan meroket seiring dengan meningkatkan gizi buruk.

Menyoroti kasus tersebut, mahasiswa kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit X.A.2 menginisiasi pembuatan pupuk kandang dengan memanfaatkan kotoran hewan ternak warga. Kegiatan ini diselenggarakan pada 20 Februari 2024 di rumah kepala dusun setempat yakni Ahmad Susilo dalam rangka mendukung praktik pertanian berkelanjutan sebagai jawaban dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penggunaan pupuk kimia berlebihan.

Arindra Fajri Dewantara sebagai salah satu anggota KKN menyatakan bahwa keterampilan petani dalam bercocok tanam harus diimbangi dengan bahan yang ramah lingkungan. Proses fermentasi dan dekomposisi pupuk kandang menjadi poin penting dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap pembuatan pupuk kandang dari kotoran kambing ini dapat bermanfaat bagi petani. Selain membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari peternakan juga berkurang sehingga warga bisa beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pelatihan-pembuatan-pupuk-kandang-bersama-warga-Dusun-Bogem-Caturharjo-Pandak-Bantul-Dok.-Istimewa.jpg 1039 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-02-27 09:10:092024-02-27 09:10:09Jawab Tantangan Krisis Iklim, Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pertanian Berkelanjutan
Page 60 of 99«‹5859606162›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top