• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

01/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi pemulihan pascabencana gempa di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana gempa bumi di wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selain membantu masyarakat terdampak, tim KKN juga melakukan pendampingan kepada perangkat desa dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.

Ketua KKN UAD, Muhammad Farel Naufalino, mengatakan, “Yang pertama sudah kita lakukan adalah mendampingi perangkat desa dalam asesmen atau rekapitulasi data korban gempa pascabencana. Kemudian, rekapitulasi data rumah ibadah yang terdampak dan pendataan fasilitas umum,” ujar Farel.

Tim KKN juga membantu perangkat desa dalam menyalurkan bantuan yang berasal dari pihak-pihak di luar jaringan KKN, UAD, maupun Muhammadiyah. Bantuan tersebut di antaranya berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sejumlah pihak eksternal lainnya. Saat ini, tim juga tengah melakukan penggalangan donasi bekerja sama dengan Lazismu UAD dan Partai Parmasi.

Dalam menjalankan tugas tanggap bencana, tim KKN UAD turut berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Manggarai Barat. Setiap hari, tim mengirimkan situation report (sitrep) yang berisi perkembangan kondisi di lokasi, situasi terkini masyarakat, serta pembaruan kegiatan penanganan bencana.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan tim, sekitar 40 persen bangunan di wilayah tersebut terdampak gempa. Kendati demikian, tingkat kerusakan didominasi kategori ringan karena lokasi berada cukup jauh dari pusat gempa. Sementara itu, sekitar 5-10 persen bangunan diperkirakan mengalami kerusakan berat.

Kerusakan juga ditemukan pada sejumlah fasilitas umum. Salah satunya adalah puskesmas yang menurut pengamatan tim mengalami kerusakan cukup berat. Namun, pihak puskesmas menyebut tingkat kerusakan masih dalam kategori sedang karena masih menunggu hasil kajian dari kementerian dan dinas terkait.

Farel menambahkan, “Kalau terkait kondisi warga, rata-rata masih trauma. Ada beberapa yang trauma berat, tetapi kami belum melakukan asesmen lanjutan karena belum ada psikolog atau pendamping yang memiliki kompetensi khusus di sini,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum tersedia tenda evakuasi maupun pos koordinasi yang memadai di lokasi selain yang berada di sekitar kediaman kepala desa. Meski demikian, semangat gotong royong masyarakat terlihat kuat. Satu tenda dapat digunakan oleh beberapa kepala keluarga, sementara warga yang memiliki keterbatasan, termasuk lansia yang tinggal seorang diri, dibantu oleh warga lainnya untuk melakukan evakuasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini yang dievakuasi bukan hanya satu rumah dalam satu tenda. Satu tenda bisa digunakan untuk beberapa KK. Ada juga lansia yang sudah sepuh dan tinggal sendiri, kemudian dibantu warga lainnya untuk dievakuasi dan tinggal bersama mereka,” tutur Farel.

Melihat kondisi tersebut, program prioritas tim KKN saat ini diarahkan pada pendampingan tanggap bencana bersama perangkat desa serta kegiatan psikososial. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi trauma pascabencana. Namun, intervensi psikologis yang lebih mendalam belum dapat dilakukan karena tim masih membutuhkan pendampingan tenaga profesional, khususnya psikolog.

Untuk sementara, kegiatan psikososial dilakukan melalui aktivitas sederhana seperti terapi seni (art therapy), olahraga, dan kegiatan kesenian. Tim berharap relawan yang memiliki pengalaman dalam penanganan bencana maupun intervensi psikososial dapat memberikan arahan dan pendampingan kepada mereka.

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dan arahan dari relawan-relawan yang sudah berpengalaman. Kami di KKN ini memang ada yang berlatar belakang psikologi, tetapi rata-rata bukan dari program studi psikologi. Jadi, kami benar-benar belajar dari nol sambil mempraktikkannya secara langsung,” ungkap Farel.

Di tengah keterbatasan tersebut, Farel menilai banyak pelajaran yang diperoleh selama mendampingi masyarakat terdampak bencana. Salah satunya adalah pentingnya kerja sama, toleransi, dan semangat kekeluargaan. Tim KKN ditempatkan di lingkungan yang mayoritas masyarakatnya beragama Katolik. Kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik toleransi dan kehidupan masyarakat yang saling membantu tanpa memandang perbedaan agama.

“Pelajaran yang sangat kami dapatkan di sini adalah toleransi beragama dan pluralisme. KKN kami berada di tempat yang mayoritas Katolik. Selain itu, hidup bersama, kekeluargaan, dan saling tolong-menolong juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Farel mengajak masyarakat luas untuk terus mengikuti perkembangan kondisi pascabencana dan tidak berhenti memberikan perhatian kepada para korban. Menurutnya, dukungan masyarakat dapat diberikan melalui bantuan moril maupun materiel, termasuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi yang dilakukan oleh lembaga dan pihak terpercaya.

“Duka mereka adalah duka kita semua. Kami berharap masyarakat terus mengikuti berita terbaru dan apabila ada penggalangan donasi, dapat menyisihkan rezekinya untuk warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar perhatian terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti ketika pemberitaan mengenai bencana mulai berkurang. Pemulihan membutuhkan waktu dan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak. “Jangan sampai perhatian kita redup. Kita bantu sampai benar-benar pulih,” tegas Farel. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-pemulihan-pascabencana-gempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:06:092026-09-08 13:04:08KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Robotic Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meriahkan kegiatan HUT RI di Karangtengah dengan platform streaming (Foto. Tim Robotic UAD)

Malam peringatan HUT ke-81 RI di Padukuhan Karangtengah, Sabtu, 22 Agustus 2026, berlangsung penuh kehangatan. Di tengah riuk pikuk warga dan balutan pertunjukan seni, kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberi warna tersendiri. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang unjuk bakat dan kompetisi, melainkan ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara Tim PPKO RDC UAD dan masyarakat setempat.

Kebersamaan tersebut terasa semakin bermakna saat para tokoh setempat menyampaikan apresiasinya. Ketua Panitia membuka acara dengan menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memohon maaf atas keterbatasan pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai potensi warga yang terus berkembang, seperti keberhasilan meraih juara lomba film tingkat Kabupaten Bantul, peluncuran produk Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga regenerasi kelompok kesenian Gejog Lesung. Seluruh capaian ini dibingkai oleh semangat gotong royong warga melalui slogan kebanggaan, “Menang kalah tetap Karangtengah.”

Panggung malam itu dihidupkan oleh beragam pertunjukan seni lintas generasi. Mulai dari aksi Tari PPKO, penampilan anak-anak TK, keanggunan Tari Oglek dan Tari Kreasi Nusantara, lantunan lagu Luluh Lebih Dekat, hingga Tari Lestari Alamku. Suasana kian kental dengan kearifan lokal lewat pementasan Ketoprak serta dentuman khas Gejog Lesung AMMI. Keceriaan warga pun semakin lengkap ketika mengingat kembali kemeriahan lomba rakyat, mulai dari Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, hingga Estafet Air—yang diakhiri dengan pemutaran after movie dan penyerahan piala Juara Umum.

Menariknya, keterlibatan Tim PPKO RDC UAD tidak berhenti pada aksi panggung seperti kolaborasi tarian bersama warga RT 6. Para mahasiswa ini juga memegang peranan penting di balik layar dengan mengelola penyiaran langsung melalui kanal YouTube. Sentuhan teknis ini membuat kemeriahan peringatan kemerdekaan di Padukuhan Karangtengah dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas secara daring, sekaligus mengukuhkan sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan warga desa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Robotic-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meriahkan-kegiatan-HUT-RI-di-Karangtengah-dengan-platform-streaming-Foto.-Tim-Robotic-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:53:382026-08-31 08:53:38Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

31/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Foto. KKN ADI UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam agenda pengabdian masyarakat lintas daerah. Sebanyak 18 mahasiswa UAD resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan (KKN ADI) angkatan ke-160 yang berpusat di Kabupaten Muna Barat, dengan masa pengabdian selama satu bulan penuh sejak 15 Agustus hingga 15 September 2026.

Dalam gerakan pengabdian ini, kontingen UAD berkolaborasi dengan 64 mahasiswa dari empat Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mitra. Total 82 peserta yang terdiri atas UAD, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (TBKM) Muna Barat (32 orang), Universitas Muhammadiyah Buton (13 orang), ITBKM Wakatobi (10 orang), dan Universitas Muhammadiyah Kendari (9 orang), disebar ke 11 titik lokasi. Wilayah sasaran mencakup Desa Sukadamai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, serta Kelurahan Wamelai, dengan isi 7 hingga 8 mahasiswa di tiap posko.

Prosesi pelepasan dan penerimaan peserta dipusatkan di Kampus ITBKM Muna Barat selaku tuan rumah. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan sarat nilai budaya melalui penampilan tarian adat Muna Raya untuk mengenalkan kearifan lokal kepada para mahasiswa. Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan cenderamata serta pelepasan jaket almamater yang dilanjutkan dengan pemakaian rompi KKN ADI secara simbolis.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, hadir langsung untuk menyambut jajaran sivitas akademika dan menyuarakan komitmen Pemkab dalam mendukung kelancaran program kerja mahasiswa di lapangan. Momentum tersebut turut dimanfaatkan untuk memperkuat payung kerja sama daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Muna Barat dengan UM Kendari di bidang pendidikan dan pengabdian.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan UAD Yogyakarta, Rektor UM Kendari Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., Ketua TP-PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin, jajaran Forkopimda, serta para kepala desa setempat. Usai penerimaan resmi, seluruh mahasiswa langsung bertolak menuju desa penempatan masing-masing untuk memulai proses adaptasi dan merealisasikan program pemberdayaan bersama warga lokal. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengabdi-di-Muna-Barat-Sulawesi-Tenggara-Foto.-KKN-ADI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:47:542026-09-08 13:03:49KKN ADI UAD Mengabdi di Muna Barat, Sulawesi Tenggara

KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

23/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kualitas UMKM (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus membagikan buku panduan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di RW 06, Kalurahan Prenggan, Kotagede, Yogyakarta.

UMKM di Prenggan RW 06 mengalami berbagai kendala seperti keterbatasan pemasaran, permodalan, dampak Covid-19, serta rendahnya pemanfaatan teknologi menjadi penyebab utamanya. Belum adanya data yang lengkap membuat pemangku kepentingan sulit memberikan bantuan yang tepat sasaran.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga mengusung tema digitalisasi UMKM, oleh karena itu tim KKN melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui profil, potensi, serta masalah yang dihadapi setiap usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali kemajuan UMKM di lingkungan Prenggan RW 06.

Pendataan tidak hanya sebatas melalui penyebaran formulir digital, tetapi dilakukan secara langsung dengan mengunjungi rumah ke rumah pelaku UMKM. Pendataan diawali dengan sesi wawancara, pertanyaan yang diajukan meliputi produk yang dijajakan atau ditawarkan, latar belakang atau sejarah dari usaha yang dibangun, lokasi berwirausaha, media sosial, jumlah produk/jasa yang terjual per hari, dan kendala yang dialami selama menjalankan usaha.

Sasaran pendataan ini di antaranya usaha yang bergerak di bidang makanan (GandingGendong, angkringan, telur asin, infused water, dan sebagainya), di bidang jasa (dokter hewan, reparasi elektronik, binatu pakaian, dan sebagainya). Proses transaksi seringkali dilakukan secara daring, untuk pemesanan makanan maupun kebutuhan jasa. Misalnya, UMKM GandingGendong melayani pemesanan makanan berat/ringan dalam porsi besar. Untuk jasa pemeriksaan hewan peliharaan bisa menghubungi dokter hewan Winda melalui WhatsApp untuk melakukan pemeriksaan atau tindakan lanjutan jika diperlukan.

Penyebaran buku panduan pemanfaatan AI dilakukan secara langsung bersamaan dengan kegiatan pendataan UMKM. Setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan yang berisi penjelasan sederhana mengenai konsep dasar AI, manfaat AI bagi pengembangan usaha, serta contoh penerapan yang dapat dilakukan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Materi dalam buku disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar dapat dipelajari secara mandiri oleh pelaku UMKM dengan berbagai latar belakang pendidikan dan tingkat literasi digital.

Pada saat penyerahan buku panduan, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat mengenai isi buku serta memperkenalkan beberapa aplikasi berbasis AI yang dapat dimanfaatkan secara gratis. Pelaku UMKM dikenalkan pada penggunaan AI untuk menyusun ide promosi, caption media sosial, mendesain konten pemasaran, dan menyusun deskripsi produk. Pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan inovasi yang berkelanjutan pada era transformasi digital.

Sebagai bentuk realisasi dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berhasil mendata sembilan pelaku UMKM di RW 06, selama tiga hari pendataan, yaitu pada tanggal 28 Juni, 29 Juni, dan 2 Juli 2026, dengan sasaran pelaku usaha dari berbagai bidang, di antaranya usaha katering makanan, toko mukena handmade, toko kelontong, serta beberapa jenis usaha lainnya.

Tim KKN UAD juga mendistribusikan sembilan buku panduan pemanfaatan AI kepada seluruh pelaku UMKM yang menjadi sasaran kegiatan. Jumlah buku yang dibagikan disesuaikan dengan jumlah pelaku UMKM yang berhasil didata, sehingga setiap pelaku usaha menerima satu buku panduan sebagai media edukasi. Data tersebut menunjukkan bahwa seluruh target kegiatan berhasil terlaksana sesuai dengan rencana, baik dari aspek pendataan UMKM maupun distribusi buku panduan AI.

Pelaku UMKM menunjukkan ketertarikannya selama kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Mereka menunjukkan ketertarikan karena teknologi tersebut dapat membantu berbagai kebutuhan usaha. Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan AI yang mudah diakses dan dapat digunakan secara gratis.

Kegiatan ini juga menghasilkan data yang menggambarkan kondisi, potensi, dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembinaan maupun pengembangan UMKM pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya transformasi digital semakin meningkat. Data hasil pendataan yang telah dikumpulkan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan program pendampingan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal, mengembangkan inovasi dalam usahanya, serta menciptakan usaha yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah perkembangan era digital saat ini. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-AI-untuk-tingkatkan-kualitas-UMKM-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-23 08:23:252026-07-23 08:23:25KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-21 07:31:31KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

05/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code bersama warga Brontokusuman (Foto. KKN UAD)

Bagi warga Brontokusuman, Sungai Code bukan sekadar aliran air yang membelah permukiman. Sungai ini menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama. Berangkat dari semangat itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga menggagas pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code sebagai upaya memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Pembentukan komunitas tersebut menjadi puncak rangkaian Program KKN Tematik Pengelolaan Sungai yang dilaksanakan mahasiswa UAD di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Program ini diawali dengan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 melalui kegiatan bersih Sungai Code, dilanjutkan dengan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga akhirnya bermuara pada Pengesahan Komunitas Peduli Sungai Code yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Dakwah dan Tarbiyatul Qur’an PRM Karanganyar.

Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Alternatif 104 Brontokusuman, Arif Rahman, mengatakan sejak awal mahasiswa tidak ingin program KKN hanya meninggalkan laporan kegiatan. Mereka ingin meninggalkan ruang belajar dan wadah kolaborasi yang tetap hidup setelah masa pengabdian berakhir. “Kami ingin ada yang terus bergerak setelah KKN selesai. Karena itu bersama warga kami menginisiasi Komunitas Peduli Sungai Code agar berbagai program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Arif.

Selama hampir satu bulan berada di Brontokusuman, mahasiswa bersama warga melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan. Mulai dari aksi bersih Sungai Code, penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, pengolahan sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan lingkungan, hingga pameran hasil kerajinan daur ulang yang melibatkan warga dari berbagai RW.

Program tersebut mendapat pendampingan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari pengembangan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga didorong membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan perguruan tinggi sehingga, program yang dirintis memiliki keberlanjutan.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menilai persoalan Sungai Code tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan bersih-bersih atau pembangunan infrastruktur semata. “Persoalan sungai adalah persoalan perilaku dan kolaborasi. Sungai akan tetap bersih apabila masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaganya. Di sinilah perguruan tinggi hadir, bukan untuk menggantikan masyarakat, tetapi mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengesahan komunitas tersebut, Prof. Surahma hadir sebagai narasumber atas undangan resmi Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), sekaligus menjalankan penugasan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi Sungai Code yang menghadapi ancaman pencemaran akibat limbah domestik, limbah industri, serta penurunan kualitas lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kader Sungai sebagai penggerak masyarakat yang berperan sebagai inisiator, motivator, dan fasilitator dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu kunci agar gerakan pelestarian sungai dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah Brontokusuman, pengamat Sungai Code, pengurus LP-KPK, para dosen pembimbing lapangan, tokoh masyarakat, ketua kampung, serta mahasiswa KKN UAD. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Sungai Code telah menjadi kepedulian bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Bagi UAD, pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code menjadi salah satu luaran penting dari pelaksanaan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendampingan LPPM UAD, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memfasilitasi lahirnya kelembagaan masyarakat yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program lingkungan setelah KKN berakhir.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, LP-KPK mengucapkan terima kasih kepada Prof. Surahma atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung penguatan gerakan pelestarian Sungai Code. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-Komunitas-Peduli-Sungai-Code-bersama-warga-Brontokusuman-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-05 09:00:312026-07-06 09:10:37Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

04/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat lilin aromaterapi dari limbah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit II.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 01 Sambirejo, Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Al-Kiraam tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Di wilayah RW 01 Sambirejo, komitmen pengelolaan sampah diwujudkan melalui pembentukan Bank Sampah “Berseri” yang aktif melakukan pemilahan sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik.

Namun, pengelolaan limbah cair rumah tangga berupa minyak jelantah masih menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, minyak jelantah masih sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari saluran air dan tanah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Jefree Fahana, merumuskan solusi melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pelatihan mendapat sambutan positif dari pengurus dan anggota Bank Sampah “Berseri”. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi.

Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan proses pemurnian minyak jelantah menggunakan batang serai dan daun pandan untuk mengurangi aroma tengik. Minyak kemudian dicampurkan dengan stearin, pewarna, dan minyak esensial beraroma kopi serta lavender sebelum dicetak ke dalam wadah kaca kecil.

Ketua Bank Sampah “Berseri”, Ngajiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Menurutnya, lilin aromaterapi hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan bank sampah.

Sementara itu, Koordinator KKN Alternatif 104 Unit II.A.1, Muhammad Alif, berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ia menilai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi langkah sederhana yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara mandiri terus meningkat. Selain itu, program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-lilin-aromaterapi-dari-limbah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-04 09:52:372026-07-06 09:10:49Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar kerja bakti pengelolaan kawasan sungai di Kali Code (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelurahan Brontokusuman melaksanakan kerja bakti pembersihan kawasan sungai di wilayah Kali Code pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN bersama warga setempat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.

Kegiatan mengusung tema “Pengelolaan Kawasan Sungai” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bantaran Kali Code yang memiliki peran penting dalam ekosistem perkotaan di Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, peserta melakukan pembersihan sampah, pengangkutan limbah ringan, serta penataan area sekitar bantaran sungai agar lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Dosen Koordinator Lapangan KKN, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan penguatan kesadaran lingkungan di kawasan perkotaan. “Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya membangun partisipasi masyarakat dan mahasiswa dalam pengelolaan kawasan sungai secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan KKN Alternatif 104 Brontokusuman merupakan bagian dari kerja sama antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Kelurahan Brontokusuman, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. Kerja sama tersebut bertujuan mendukung pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan melalui keterlibatan mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari warga sekitar yang turut berpartisipasi bersama mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan kawasan sungai di wilayah perkotaan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-kerja-bakti-pengelolaan-kawasan-sungai-di-Kali-Code-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 14:20:172026-05-26 14:20:17Mahasiswa KKN UAD Gelar Kerja Bakti Pengelolaan Kawasan Sungai di Kali Code

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

“Mahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,” ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

“Kampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-06-17 13:32:40Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT

06/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan filter air di Dusun Lemes, NTT (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pengadaan filter air bersih di Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 3 Maret 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Biologi berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat terhadap akses air bersih. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses air bersih, di mana sebagian masyarakat masih mengandalkan air sumur gali dan air hujan. Sementara itu, pada musim kemarau, masyarakat cenderung menggunakan air embung yang memiliki kualitas kurang layak.

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada pengadaan sarana, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan, serta memberikan edukasi terkait penggunaan dan perawatan filter air agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, termasuk kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pemuda setempat. “Pengadaan filter air di Dusun Lemes sangat dibutuhkan karena keterbatasan akses air bersih serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan air yang layak digunakan,” ujar Mama Uzli, salah satu anggota PKK.

Hal senada juga disampaikan oleh Yusran, pemuda Dusun Lemes yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama Junaidi. “Program pengadaan filter air ini merupakan salah satu program yang sangat fungsional dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap ke depan mahasiswa KKN Anak Bangsa dapat terus menghadirkan program-program yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sabrina, selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). “Masih banyak daerah di Nusa Tenggara Timur yang belum memiliki akses air bersih seperti Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Oleh karena itu, peran mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi alternatif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Anak Bangsa UAD berharap dapat mendorong peningkatan kualitas kesehatan lingkungan serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih di Dusun Lemes. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-filter-air-di-Dusun-Lemes-NTT-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-06 10:38:022026-06-17 13:32:12Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT
Page 7 of 106«‹56789›»

TERKINI

  • KKN UAD Edukasi Siswa SDN 2 Sambimulyo tentang Pencegahan Bullying21/09/2026
  • UAD Raih Peringkat 35 Nasional UI GreenMetric 202621/09/2026
  • Kisah Saudara Kembar Asal Lampung di Fakultas Kedokteran UAD21/09/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga19/09/2026
  • KKN PPuN UAD Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Desa Sambimulyo19/09/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara I Liga Debat Wilayah Yogyakarta21/09/2026
  • Kembangkan CIRCULAI, Mahasiswa UAD Raih Juara III Nasional IT FEST 202621/09/2026
  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top