• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa UAD Ajak Warga Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick Bernilai Ekonomi

25/02/2025/in Terkini /by Ard

KKN UAD Ajak Warga Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick (Dok. KKN UAD)

Saat ini sampah menjadi perhatian semua orang. Pengelolaannya yang baik akan menjadikan lingkungan jauh lebih sehat. Dengan memanfaatkannya menjadi bentuk lain pun ternyata dapat diupayakan. Hal inilah yang melatarbelakangi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VIII.C.2 untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan ecobrick di Padukuhan Pedak, Kelurahan Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 16 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara pengolahan limbah plastik, mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan, serta meningkatkan nilai ekonominya. Acara ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK dan para pemuda di Padukuhan Pedak.

Ecobrick merupakan teknik pengolahan limbah plastik dengan cara memasukkan plastik bekas ke dalam botol plastik hingga padat dan rapat, sehingga membentuk blok yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti material bangunan, furnitur, hingga karya seni.

Acara dibuka dengan sambutan dan sosialisasi oleh Gea Dwi Asmara, S.E., M.Ec.Dev. yang menjadi narasumber. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan. “Ecobrick merupakan salah satu metode untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah sekaligus solusi sederhana tetapi efektif dalam mengurangi volume sampah plastik dengan memanfaatkan limbah plastik bekas,” ujarnya.

Sosialisasi dimulai dengan pengenalan berbagai jenis sampah, identifikasi sumber utama penghasil sampah, serta dampak buruk sampah terhadap lingkungan. Selanjutnya, narasumber menjelaskan konsep ecobrick, manfaatnya bagi lingkungan, serta teknik pembuatannya yang benar. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan ecobrick secara langsung. Peserta diajak untuk memotong limbah plastik menjadi ukuran kecil, memasukkannya ke dalam botol plastik hingga padat dan keras, hingga menghasilkan ecobrick berkualitas. Para peserta bahkan berhasil mempraktikkan pembuatan ecobrick yang dapat digunakan untuk membuat kursi.

Warga Padukuhan Pedak menyambut positif program ini. Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “Saya baru tahu kalau sampah plastik bisa dimanfaatkan menjadi ecobrick. Biasanya, sampah plastik hanya saya kumpulkan untuk dijual atau diangkut petugas sampah. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena sekarang saya bisa mengolah sampah plastik di rumah dengan lebih baik,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD tidak hanya berkontribusi dalam pengelolaan sampah, tetapi juga memulai langkah menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut di berbagai wilayah sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-UAD-Ajak-Warga-Olah-Sampah-Plastik-Jadi-Ecobrick-Dok.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-25 10:04:272025-02-25 10:04:27Mahasiswa UAD Ajak Warga Olah Sampah Plastik Jadi Ecobrick Bernilai Ekonomi

Sinergi KKN UAD Ajak Warga Ngasinan Kelola Sampah dengan Cerdas

25/02/2025/in Terkini /by Ard

Sinergi KKN UAD dan Warga Ngasinan Kelola Sampah (Dok. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 138 Unit XIII.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Program Kerja Tematik di Desa Ngasinan, Kecamatan Gedangsari, Kelurahan Hargomulyo, Gunungkidul, pada Sabtu, 15 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan mendukung keberlanjutan lingkungan dan perekonomian warga melalui pembentukan Bank Sampah Organik dan Anorganik, pembagian bibit tanaman, serta pelatihan pembuatan eco enzym.

Warga Desa Ngasinan antusias mengikuti sosialisasi dan praktik pembuatan eco enzym sebagai solusi pemanfaatan sampah organik. Eco enzym ini dapat diolah menjadi pupuk cair alami, sabun pembersih rumah tangga, serta pestisida alami. Selain itu, setiap RT (01, 02, 03, dan 04) menerima bantuan bank sampah untuk mengumpulkan botol plastik. Sampah anorganik yang dapat didaur ulang, seperti plastik dan kertas, akan disetorkan kepada pengepul atau diproses menjadi barang kerajinan.

Muhammad Iqbal Sarif selaku ketua Unit XIII.B.3 KKN UAD mengungkapkan harapannya agar warga lebih memahami cara mengelola sampah dengan baik. “Melalui bank sampah ini, kami berharap warga dapat mengelola sampah dengan lebih baik, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan tetapi juga sebagai peluang ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa KKN juga membagikan bibit tanaman kepada warga, meliputi bibit jengkol, sengon, dan jambu mete. Bibit-bibit ini dipilih karena memiliki manfaat ekologis dan ekonomis. Jengkol merupakan tanaman pangan dengan nilai jual tinggi, sengon dapat dimanfaatkan untuk industri kayu, sementara jambu mete kaya akan vitamin C dan bermanfaat bagi kesehatan.

Sumijo, warga RT 03, menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat senang dengan pembagian bibit ini. Selain bermanfaat untuk penghijauan, tanaman ini juga dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan eco enzym, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara membuatnya dengan mencampurkan kulit buah, sayuran, gula merah, dan air di rumah Dukuh Ngasinan. Eco enzym ini dapat digunakan sebagai bahan pencuci piring, pembersih rumah tangga alami, dan pupuk organik.

“Eco enzym adalah alternatif yang baik untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia serta lebih aman digunakan di rumah tangga dan pertanian,” kata Ghosza, salah satu mahasiswa KKN.

Warga RT 01 yakni Tari, turut mengapresiasi pelatihan ini. “Eco enzym ini sangat menarik! Selain mengurangi penggunaan bahan kimia, kami juga bisa memanfaatkan kulit buah yang biasanya dibuang. Ini solusi cerdas yang bisa diterapkan oleh seluruh warga,” ujarnya.

Dengan adanya program tematik tersebut, diharapkan Desa Ngasinan menjadi desa yang lebih bersih, ramah lingkungan, dan mandiri dalam mengelola sampah serta memanfaatkan potensi alam. Program ini tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersihan, tetapi juga memberikan solusi praktis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. (Din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sinergi-KKN-UAD-dan-Warga-Ngasinan-Kelola-Sampah-Dok.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-25 09:56:552025-02-25 09:56:55Sinergi KKN UAD Ajak Warga Ngasinan Kelola Sampah dengan Cerdas

Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Padat di Dasawisma Kuroboyo

22/02/2025/in Terkini /by Ard

Proses Pembuatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Padat oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto KKN)

Dalam upaya pengurangan limbah dan peningkatan kesadaran akan pentingnya lingkungan, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 138 Tahun 2025 yang diketuai oleh Bayu Agung Maulana Unit VII.C.3 dan di bawah bimbingan Dedy Wijayanti, S.Pd., M.Hum. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL), berhasil mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat. Melalui pelatihan yang diadakan pada Kamis, 13 Februari 2025, di RT 04 Padukuhan Kuroboyo, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, ibu-ibu diajari cara membuat sabun padat dari bahan-bahan sederhana.

Citra Yuliana selaku mahasiswa KKN UAD dari Program Studi (Prodi) Teknik Kimia mengatakan, kegiatan ini dapat menjadikan limbah seperti minyak jelantah berpeluang menjadi produk yang bernilai tambah. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kuroboyo, dan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Citra memaparkan tentang pentingnya daur ulang minyak jelantah. Ia menjelaskan bahwa minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah dan air, sehingga pengolahan limbah menjadi sabun merupakan solusi yang ramah lingkungan dan ekonomis. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan sabun yaitu minyak jelantah yang telah disaring, NaOH (natrium hidroksida) atau soda api, air, pewangi, pewarna alami (opsional), dan cetakan sabun.

Dengan antusiasme tinggi, para peserta yang berjumlah sekitar 20 orang mengikuti setiap tahap pembuatan sabun. Mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran dengan bahan kimia, hingga pencetakan sabun. Parti selaku warga RT 04 mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini. “Saya tidak menyangka minyak jelantah yang biasa kita buang, bisa diolah menjadi sabun yang bagus. Sabun ini sangat menarik dan membuka peluang usaha baru,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik untuk lingkungan maupun masyarakat. Dengan mengurangi jumlah minyak jelantah yang dibuang sembarangan, pencemaran lingkungan dapat diminimalisir. Selain itu, keterampilan membuat sabun yang diperoleh peserta dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat jika dikembangkan. Pelatihan ini bukan hanya sekadar kegiatan akademis, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui pelatihan yang telah berlangsung, mahasiswa KKN UAD menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan dalam menjaga kelestarian lingkungan. (Bay/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-Pembuatan-Minyak-Jelantah-Menjadi-Sabun-Padat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-22 15:00:582025-02-24 09:03:16Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Padat di Dasawisma Kuroboyo

Sosialisasi Plant for the Planet oleh Mahasiswa UAD Bersama DLH Kabupaten Bantul

22/02/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Plant for the Planet oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto KKN)

Padukuhan Tegallurung menjadi saksi dari kegiatan sosialisasi Plant for the Planet yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.B.3 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul pada 15 Februari 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Kesadaran Iklim Melalui Penghijauan dan Pemberian Bibit Tanaman”.

Acara dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Padukuhan Tegallurung serta Kepala Dukuh Tegallurung. Dalam sambutannya, perwakilan DLH Kabupaten Bantul menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata seperti penghijauan.

Pihak DLH Kabupaten Bantul sebagai pemateri utama memberikan edukasi mengenai perubahan iklim, sedangkan mahasiswa KKN UAD turut membantu dalam penyampaian materi tambahan dan mendampingi jalannya kegiatan mengenai perubahan iklim, dampak negatif yang ditimbulkan dari perubahan iklim, dan terkait penghijauan yang dapat menjadi solusi efektif. Edukasi ini juga mencakup pentingnya memelihara tanaman, manfaat oksigen yang dihasilkan, serta peningkatan estetika lingkungan.

Salah satu warga Padukuhan Tegallurung menyampaikan apresiasinya, “Terima kasih kepada kakak-kakak sekalian yang telah mengadakan kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi pemberat timbangan di akhirat kelak,” tutur Budi.

Selain itu, mahasiswa memaparkan teknik menanam yang baik, mulai dari pemilihan bibit, proses penanaman, hingga perawatan tanaman seperti penyiraman dan pemupukan secara rutin agar tanaman tumbuh optimal. Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya sesi tanya jawab antara warga dan pemateri, yang membahas berbagai isu lingkungan dan solusi praktis yang dapat diusahakan oleh masyarakat.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini ditutup dengan pemberian bibit tanaman dan dua kantong pupuk kepada warga yang hadir. Pemberian pupuk diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merawat tanaman yang telah diberikan sehingga hasil penghijauan dapat optimal dan berkelanjutan.

Kepala Dukuh Tegallurung menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN UAD serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan dan menjadi inspirasi bagi padukuhan lainnya. Mahasiswa KKN juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berkembang dan menjadi kebiasaan di masyarakat.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul juga menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung program-program yang berhubungan dengan kelestarian lingkungan, termasuk memberikan pembinaan dan bantuan kepada kelompok masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Harapannya, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan. (Ema/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Plant-for-the-Planet-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-22 13:23:112025-02-24 09:04:50Sosialisasi Plant for the Planet oleh Mahasiswa UAD Bersama DLH Kabupaten Bantul

Mahasiswa KKN UAD Adakan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik di Dusun Nglaran

22/02/2025/in Terkini /by Ard

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto KKN)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit XII.B.3 mengadakan kegiatan pelatihan pengolahan sampah organik bagi warga Dusun Nglaran, Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, pada Rabu 14 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kebun Gizi RT 03 dan dihadiri oleh ibu-ibu serta Ketua RT 3 Dusun Nglaran. Pelatihan bertujuan untuk mengurangi dampak limbah organik terhadap lingkungan serta mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan tiga metode pengolahan sampah organik, yaitu losida (lodong sisa dapur), tong komposter, dan eco enzyme. Losida adalah teknik pemanfaatan sampah organik dengan menggunakan lodong atau pipa yang ditanam dalam tanah untuk mengolah limbah dapur. Sementara itu, tong komposter digunakan sebagai wadah pembuatan kompos, dan eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi sisa buah dan sayur yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Program tersebut diawali dengan pembukaan oleh Ketua Unit KKN XII.B.3, diikuti dengan pemaparan teori dan praktik langsung oleh mahasiswa. Warga yang hadir tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga diajak untuk mencoba membuat pupuk kompos dengan ketiga metode tersebut. Partisipasi aktif dari warga menunjukkan tingginya antusiasme dalam memahami dan menerapkan metode pengolahan sampah yang ramah lingkungan.

Ketua RT 3 Dusun Nglaran, Kamto, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap metode yang diajarkan dapat diterapkan oleh warga. “Harapannya, inovasi ini dapat mengurangi sampah rumah tangga karena sisa buah dan sayur ataupun sampah dedaunan dapat dimanfaatkan dengan baik. Warga juga dapat memilih metode yang paling mudah diterapkan di rumah masing-masing,” ujarnya.

Mahasiswa KKN UAD berharap bahwa setelah pelatihan ini, warga dapat mengaplikasikan teknik-teknik tersebut di rumah masing-masing. Dengan bahan dan alat yang mudah didapatkan, pengolahan sampah secara mandiri dapat membantu mengurangi jumlah sampah organik serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Pengolahan-Sampah-Organik-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-22 11:52:132025-02-24 09:05:48Mahasiswa KKN UAD Adakan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik di Dusun Nglaran

KKN UAD Unit VI.B.1 Ajak Warga Padukuhan Krekah Membuat Eco-enzyme

22/02/2025/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.B.1 Ajak Warga Padukuhan Krekah Membuat Eco-enzyme (Foto KKN)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VI.B.1 telah memaparkan materi terkait eco-enzyme serta manfaatnya pada Minggu, 2 Februari 2025, di Aula Padukuhan Krekah, Gilangharjo, Bantul, kepada warga setempat. Selanjutnya pada 13 Februari 2025, mahasiswa bersama warga melakukan praktik pembuatan eco-enzyme untuk memanfaatkan limbah yang ada di rumah.

Eco-enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah organik seperti sayur-sayuran dan kulit buah-buahan, gula, dan air. Pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme digunakan dalam berbagai keperluan seperti sebagai pembuatan pupuk organik, antimikroba, pembersih alami, pengawet, pengusir serangga pada pertanian, dan lain-lain. Prinsip pembuatan eco-enzyme mirip dengan proses pembuatan kompos, perbedaannya terletak pada pemberian air sehingga produk akhirnya adalah berupa cairan yang lebih kaya akan kandungan enzim.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program kerja tematik dari KKN Reguler Unit VI.B.1 di bidang penanggulangan sampah, mengingat rumah tangga menghasilkan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik dapat diolah menjadi barang ekonomis, tetapi mahasiswa KKN Unit VI.B.1 UAD menyoroti sampah organik agar dapat dimanfaatkan dengan membuat eco-enzyme. Pengelolaan limbah ini dapat digunakan setelah melalui proses fermentasi selama 3 bulan untuk pembersih lantai, pembasmi hama ramah lingkungan, dan antibakteri.

Acara diawali dengan pemaparan ulang materi serta teknis pembuatan eco-enzyme, kemudian disambung dengan persiapan alat dan bahan untuk praktik pembuatannya. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Padukuhan Krekah.

“Dengan adanya inovasi ini, diharapkan sampah rumah tangga dapat berkurang dikarenakan bahan yang mudah didapat. Selain itu, sampah organik yang dihasilkan oleh rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayur, akhirnya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Arini selaku ketua PKK Dusun Krekah.

Tegar selaku ketua Unit VI.B.1 menambahkan, “Kegiatan ini ditujukan untuk warga Padukuhan Krekah melalui kader Penggerak PKK dengan harapan setelah memiliki kemampuan dalam mengolah sampah rumah tangga, mereka dapat menekan jumlah sampah. Lebih penting lagi, mereka bisa menjadikan inovasi antibakteri yang ramah lingkungan. Antusias kader PKK terlihat pada saat pemaparan materi dengan adanya beberapa pertanyaan seperti manfaat jangka panjang dari penggunaan eco-enzyme ini.”

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Unit-VI.B.1-Ajak-Warga-Padukuhan-Krekah-Membuat-Eco-enzyme-Foto-KKN.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-22 10:22:372025-02-24 09:07:41KKN UAD Unit VI.B.1 Ajak Warga Padukuhan Krekah Membuat Eco-enzyme

ReBio Soap: Inovasi Sabun dari Limbah Dapur Karya Mahasiswa UAD dan PKK Korowelang

17/02/2025/in Terkini /by Ard

Inovasi Sabun dari Limbah Dapur Karya Mahasiswa UAD dan PKK Korowelang (Dok. Amru)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VIII.A.1 menyelenggarakan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah sebagai upaya pemanfaatan limbah dapur. Kegiatan ini berlangsung di Posko KKN UAD, Dusun Korowelang, Desa Caturharjo, Pandak, Bantul, pada 15 Februari 2025, dengan melibatkan 25 peserta dari kalangan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Pelatihan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengolahan minyak jelantah yang selama ini hanya dibuang sia-sia. Dengan metode yang sederhana, peserta diajarkan bagaimana mengolah minyak jelantah agar menjadi sabun ramah lingkungan yang juga memiliki nilai ekonomi. Selama pelatihan, peserta diajak langsung untuk mencoba proses pembuatan sabun, mulai dari penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, pencetakan, hingga proses pengemasan dan branding produk.

Menurut Bu Rubiyah selaku warga RT 02 kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang pembuatan program kreativitas baru bagi PKK.

Selain pembuatan sabun, mahasiswa KKN UAD juga memberikan pelatihan terkait pembuatan kemasan produk. Peserta diajarkan cara membuat desain kemasan yang menarik, memilih bahan yang sesuai, serta menambahkan label agar produk terlihat lebih profesional dan memiliki daya tarik. Dengan kemasan yang baik, diharapkan sabun hasil produksi dapat lebih dikenal masyarakat.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga dan diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai program yang berkelanjutan. Mahasiswa KKN UAD bimbingan Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., ini, berharap ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi solusi bagi permasalahan limbah dapur di lingkungan sekitar. (Rai/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-Sabun-dari-Limbah-Dapur-Karya-Mahasiswa-UAD-dan-PKK-Korowelang-Dok.-Amru.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-17 12:48:102025-02-17 12:48:10ReBio Soap: Inovasi Sabun dari Limbah Dapur Karya Mahasiswa UAD dan PKK Korowelang

Mahasiswa KKN UAD Gandeng KWT Nusa Indah Kembangkan Manisan Pepaya

17/02/2025/in Terkini /by Ard

Pengolahan Pepaya menjadi Manisan di Padukuhan Bongsren oleh KKN UAD (Dok. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 138 Unit VI.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan pengolahan buah pepaya menjadi manisan di Padukuhan Bongsren, Kalurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nusa Indah untuk mengoptimalkan hasil tani pepaya yang melimpah.

Kegiatan yang berlangsung di Demplot KWT Nusa Indah ini diikuti oleh ibu-ibu anggota KWT. Acara diawali dengan pemaparan materi mengenai inovasi dalam pengolahan hasil tani agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Mashita Itsni, penggagas kegiatan, menjelaskan bahwa program tersebut dipilih karena banyaknya hasil panen pepaya di demplot KWT Nusa Indah. “Bahan dan alat yang diperlukan untuk membuat manisan pepaya mudah ditemukan, baik di pasar offline maupun online,” ujarnya.

Proses pembuatan manisan pepaya melibatkan beberapa tahap, seperti perendaman dalam air kapur sirih, perebusan dalam air mendidih selama 10 menit untuk menghilangkan getah, serta perebusan ulang dengan air gula hingga meresap.

Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan adanya inovasi ini dapat menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu KWT Nusa Indah dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Pepaya-menjadi-Manisan-di-Padukuhan-Bongsren-oleh-KKN-UAD-Dok.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-17 12:10:522025-02-17 12:10:52Mahasiswa KKN UAD Gandeng KWT Nusa Indah Kembangkan Manisan Pepaya

Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Dusun Bulu Wujudkan Pengelolaan Sampah

17/02/2025/in Terkini /by Ard

KKN UAD Wujudkan Pengelolaan Sampah di Dusun Bulu (Dok. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan edukasi dan praktik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Dusun Bulu, Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Februari 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri serta mengubah limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Acara yang berlangsung di Balai Dusun Bulu ini menghadirkan Dr. rer.nat. Totok Eka Suharto, M.S. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari diri sendiri dengan langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dan mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna. “Kita perlu mengubah pola pikir dari sekadar membuang sampah menjadi mengolah sampah. Karena itu, mari kita ubah slogan ‘Buanglah sampah pada tempatnya’ menjadi ‘Olahlah sampah dengan tepat’,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan beberapa metode pengelolaan sampah. Di antaranya pembuatan pupuk kompos dari sampah organik untuk menyuburkan tanah, pemanfaatan tanah resapan untuk mencegah genangan air dan meningkatkan keseimbangan ekosistem, serta penggunaan ember tumpuk sebagai cara sederhana dalam mengolah sampah organik rumah tangga.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik yang dipandu oleh mahasiswa KKN UAD. Dalam sesi ini, warga diajak untuk membuat ecobrick, yaitu botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik sebagai alternatif bahan bangunan ramah lingkungan. Selain itu, mereka juga diajak untuk mengolah botol bekas menjadi biopori, yang berfungsi sebagai lubang resapan air dan membantu proses dekomposisi sampah organik. Tak hanya itu, warga pun diajari cara membuat kerajinan dari botol bekas, seperti tempat pensil dan hiasan rumah. Terakhir, mereka juga diajak untuk membuat pot tanaman dari kain perca, sebagai alternatif wadah ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

Antusiasme warga terlihat dari keaktifannya dalam sesi praktik. Mereka menyadari bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai masalah ternyata bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat Dusun Bulu untuk menerapkan konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Saf/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-UAD-Wujudkan-Pengelolaan-Sampah-di-Dusun-Bulu-Dok.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-17 12:00:102025-02-17 12:00:10Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Dusun Bulu Wujudkan Pengelolaan Sampah

Upaya Cegah DBD oleh KKN UAD: Penyelenggaraan Program PSN dan Ikanisasi di Dusun Ngasem

17/02/2025/in Terkini /by Ard

Pemberian Obat Abate kepada Warga oleh KKN UAD (Dok. KKN UAD)

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) unit XIV.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Ikanisasi di Dusun Ngasem, Kelurahan Tileng, Girisubo, Gunung Kidul. Program ini berlangsung dari tanggal 9 hingga 14 Februari 2025.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa KKN bekerja sama dengan warga untuk melakukan pengecekan rumah ke rumah guna memastikan tidak adanya tempat berkembang biak bagi nyamuk, terutama Aedes aegypti, penyebab utama DBD. Mereka memeriksa berbagai titik rawan perkembangbiakan nyamuk, seperti bak mandi, tempat penampungan  air, talang, dan barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.

Selain melakukan pengecekan, mahasiswa KKN juga memberikan obat abate kepada warga sebagai solusi efektif dalam membasti jentik nyamuk di tempat penampungan air. Mereka juga mengadakan ikanisasi, yaitu pelepasan ikan pemakan jentik ke dalam penampungan air warga yang terdapat jentik-jentik nyamuk.

Salah satu mahasiswa KKN UAD unit XIV.C.2, mengatakan bahwa program ini disambut baik oleh masyarakat. Dengan sosialisasi secara intensif, anggota unit berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan, khususnya penampungan air di dalam rumah.

Slamet salah satu warga setempat merasa bangga atas insiatif mahasiswa KKN UAD. “Terima kasih kepada Mas dan Mbak KKN yang telah memberikan pemahaman kepada kami untuk mencegah DBD. Ilmu yang diberikan juga sangat bermanfaat untuk kami selaku warga desa yang kurang faham mengenai DBD,” tuturnya. 

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan masyarakat Dusun Ngasem semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta aktif dalam upaya pencegahan DBD secara mandiri. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemberian-Obat-Abate-kepada-Warga-oleh-KKN-UAD-Dok.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-02-17 11:30:532025-02-17 11:30:53Upaya Cegah DBD oleh KKN UAD: Penyelenggaraan Program PSN dan Ikanisasi di Dusun Ngasem
Page 21 of 28«‹1920212223›»

TERKINI

  • Inovasi BEKRESS Mahasiswa UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI05/06/2026
  • GALA BISMA UAD 2026 Hadirkan Harmoni Budaya dan Inovasi Modern04/06/2026
  • Sinergi AI dan Pembelajaran Tradisional Lestarikan Batik04/06/2026
  • Menghidupkan Lagi Nilai Luhur yang Diwariskan Nabi Ibrahim04/06/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi Warga Indonesia di Jepang Mengenai Gaya Hidup Sehat dan Kosmetik Halal04/06/2026

PRESTASI

  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial05/06/2026
  • Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional04/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI04/06/2026
  • Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional03/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top