• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Zero Food Waste

31/12/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Zero Food Waste (Foto. KKN UAD)

Persoalan limbah rumah tangga di kawasan perkotaan yang kian meningkat menuntut hadirnya solusi konkret dan berkelanjutan dari berbagai pihak. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit V.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi Gerakan Inovasi Zero Food Waste. Program pengelolaan sampah berbasis warga ini dilaksanakan di RW 13 Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, Yogyakarta.

Program ini menitikberatkan pada pengolahan limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, menjadi produk yang aman bagi lingkungan dan bernilai guna. Inovasi yang dikembangkan meliputi pembuatan ember tumpuk dari galon bekas sebagai alat pengolahan sampah organik, pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, serta pemanfaatan galon bekas menjadi pot bunga.

Ketua KKN Alternatif 102 Unit V.C.2, Harun Ar Efendi, menjelaskan bahwa program Zero Food Waste dirancang sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya. “Melalui Gerakan Inovasi Zero Food Waste, kami ingin mendorong perubahan pola pikir masyarakat bahwa sampah rumah tangga bukan sekadar limbah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan di wilayah perkotaan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, melalui Sosialisasi Gerakan Inovasi Zero Food Waste yang bertempat di Balai RW 13 Tegalpanggung. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam praktik pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.

Program ini didukung sepenuhnya oleh Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Ia menegaskan bahwa program yang dijalankan mahasiswa sejalan dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

“Program kerja ini merupakan salah satu bentuk Perkhidmatan Islam Berkemajuan dengan topik Penghikmatan Global, yaitu pelestarian lingkungan untuk pencegahan dampak dari rekayasa tangan manusia yang membuang sampah sembarangan (Q.S. Ar-Rum [30]: 41),” ujarnya.

Gerakan Zero Food Waste dirancang sebagai solusi sederhana terhadap permasalahan sampah rumah tangga yang selama ini sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan perkotaan. Salah satu inovasi utama, yakni ember tumpuk, merupakan sistem pengolahan sampah organik sederhana yang terdiri atas dua ember bertingkat. Alat ini memungkinkan sisa makanan rumah tangga diolah menjadi pupuk kompos cair sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh warga.

Ketua RW 13 Tegalpanggung, Ahmad Rofiqi, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN memberikan alternatif solusi yang dibutuhkan masyarakat. “Program ini sangat bermanfaat bagi warga RW 13 Tegalpanggung, terutama karena keterbatasan tempat pembuangan sampah dan kesulitan warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dalam mengelola minyak jelantah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi program, ember tumpuk ditempatkan di sejumlah titik strategis, yakni di sudut RT 53, RT 54, dan RT 55, guna memudahkan warga membuang dan mengolah sampah organik. Sementara itu, pot bunga dari galon bekas ditempatkan di setiap rumah warga sebagai media tanam yang sekaligus memperindah lingkungan permukiman.

Kombinasi pengolahan sampah organik, pemanfaatan minyak jelantah, serta daur ulang sampah anorganik melalui Gerakan Inovasi Zero Food Waste diharapkan dapat menekan volume sampah rumah tangga yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Program ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit V.C.2 UAD berharap model pengelolaan sampah berbasis warga dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di wilayah perkotaan lain. Upaya kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat ini diharapkan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Zero-Food-Waste-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 09:07:472025-12-31 09:07:47Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Zero Food Waste

UKM Taekwondo UAD Borong 22 Medali pada Koni Cup Series 6

31/12/2025/in Prestasi /by Ard

UKM Taekwondo Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Borong 22 Medali pada Koni Cup Series 6 (Foto. UKM Taekwondo UAD)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tim bela diri unggulan di tingkat mahasiswa. Dalam kejuaraan bergengsi Koni Cup Series 6 Indonesia Taekwondo Championship yang baru saja usai dilaksanakan, kontingen UAD sukses memborong total 22 medali. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan prestasi mahasiswa UAD di bidang olahraga.

Kejuaraan tingkat nasional yang berlangsung di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, pada 18–21 Desember 2025 ini merupakan ajang kompetisi bergengsi yang diselenggarakan melalui kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Ajang ini diikuti oleh ribuan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia, menjadikan persaingan di setiap kategorinya sangat ketat dan kompetitif.

Tim Taekwondo UAD berhasil mengamankan total 22 medali yang terdiri atas 11 medali emas, 10 medali perak, dan 1 medali perunggu. Dominasi perolehan medali emas yang mencapai 50 persen dari total raihan merefleksikan tingginya kualitas teknik dan mentalitas bertanding para atlet UAD di tengah persaingan ketat melawan kontingen dari berbagai daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung. Menanggapi capaian tersebut, perwakilan tim UKM Taekwondo UAD menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, sembari menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk terus meningkatkan performa.

“Mohon maaf jika hasilnya dirasa kurang maksimal. Namun, kami berkomitmen menjadikan ini sebagai evaluasi agar ke depannya mampu untuk lebih baik lagi,” ujar perwakilan tim dalam keterangan resminya.

Prestasi ini menambah deretan panjang capaian non-akademik Universitas Ahmad Dahlan di tahun ini. Pihak universitas terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa, baik melalui fasilitas latihan maupun dukungan moril dalam setiap kompetisi. Keberhasilan di Koni Cup Series 6 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional maupun internasional. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/UKM-Taekwondo-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Borong-22-Medali-pada-Koni-Cup-Series-6-Foto.-UKM-Taekwondo-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 08:47:532025-12-31 08:47:53UKM Taekwondo UAD Borong 22 Medali pada Koni Cup Series 6

BEM Psikologi UAD Angkat Isu Pelecehan Seksual dalam Psilet #2 2025

31/12/2025/in Terkini /by Ard

BEM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar Psilet #2 2025 (Foto. Anove)

Departemen Kajian Strategis (Kastrat) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Psilet #2 2025 pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Aula Tarjih Kampus 4 UAD. Kegiatan ini mengangkat tema “Garis Merah Tubuhku: Mengukir Batasan, Menuntut Pertanggungjawaban” sebagai upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat umum terhadap kekerasan berbasis gender yang masih terjadi di lingkungan kampus.

Psilet #2 2025 diselenggarakan sebagai respons atas keresahan terhadap maraknya kekerasan dan pelecehan seksual, baik secara verbal maupun nonverbal, serta minimnya pemahaman gender yang masih dianggap tabu, khususnya di kalangan mahasiswa. Banyak pelanggaran batasan tubuh yang terjadi tanpa disadari dan kerap dibenarkan dengan dalih “bercanda”. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sikap diam bukan solusi, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran sebagai langkah awal pencegahan.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dessy Pranungsari, S.Psi., M.Psi., seorang Psikolog dan Khusnul Hidayah, S.E., S.Ag., M.Si. Keduanya memaparkan materi terkait pentingnya pemahaman batasan tubuh serta kekerasan berbasis gender dari perspektif psikologis dan sosial.

Dessy menjelaskan bahwa batasan tubuh merupakan hak setiap individu atas tubuhnya sendiri. “Setiap orang berhak mengatakan “ya” atau “tidak” terhadap perlakuan apa pun, dan hak tersebut tidak dapat dipaksakan oleh siapa pun. Pemahaman ini dinilai penting agar individu mampu melindungi diri sekaligus menghormati batasan orang lain,” tegasnya.

Bentuk Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual

Dalam pemaparannya, narasumber menguraikan berbagai bentuk kekerasan berbasis gender, meliputi kekerasan verbal dan nonverbal, kekerasan fisik dan seksual, serta kekerasan berbasis relasi kuasa. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai bentuk kekerasan seksual berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 55 Tahun 2024.

Bentuk kekerasan seksual tersebut antara lain mencakup ujaran yang melecehkan atau mendiskriminasi kondisi tubuh dan identitas gender korban, seperti rayuan, lelucon, atau siulan bernuansa seksual, tatapan yang bernuansa seksual, pengiriman konten seksual tanpa persetujuan atau consent, pengambilan dan penyebaran konten pribadi bernuansa seksual, hingga tindakan fisik seperti menyentuh, memeluk, mencium, membuka pakaian tanpa persetujuan, percobaan perkosaan, perkosaan, pemaksaan aborsi atau kehamilan, serta pembiaran terjadinya kekerasan seksual.

Alur Pelaporan Kekerasan Seksual di Lingkungan UAD

Narasumber juga memaparkan alur pelaporan kekerasan seksual di lingkungan UAD. Pelaporan dapat dilakukan oleh korban maupun saksi, baik secara formal maupun nonformal, serta dapat disertai pendampingan dalam pengawalan laporan. Setiap laporan akan ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Apabila bukti atau petunjuk belum lengkap, Satgas tetap melakukan penanganan aduan melalui tahapan investigasi dan pencarian fakta. Hasil investigasi kemudian disusun dalam bentuk laporan dan rekomendasi. Jika kekerasan seksual terbukti, maka dilakukan pemberian sanksi kepada pelaku serta pemulihan terhadap korban. Sementara itu, apabila laporan tidak terbukti, maka dilakukan pemulihan nama baik pihak yang dilaporkan.

Upaya Pencegahan dan Akses Bantuan

Selain penanganan, peserta juga dibekali langkah-langkah pencegahan kekerasan seksual, seperti menjaga jarak aman, berperilaku sesuai tempat dan situasi, bersikap asertif, serta menunjukkan keberdayaan diri. Narasumber menekankan pentingnya literasi terhadap aturan dan mekanisme pelaporan, keberanian untuk tidak diam, serta pemanfaatan gawai untuk mendokumentasikan bukti berupa foto, video, rekaman suara, atau tangkapan layar.

Materi juga menekankan pentingnya menormalisasi pencarian bantuan melalui berbagai layanan pendampingan, seperti Satgas PPKS atau Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), konseling sebaya, Layanan Psikologi Terpadu (LPT), serta puskesmas.

Psilet #2 2025 menyasar masyarakat umum dan diselenggarakan melalui kolaborasi antara Departemen Kastrat BEM FaPsi UAD dan Fakultas Agama Islam (FAI) UAD. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif untuk memahami batasan tubuh, saling menjaga, serta berani bersuara terhadap segala bentuk kekerasan berbasis gender. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Fakultas-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-Psilet-2-2025-Foto.-Anove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 08:23:272025-12-31 08:23:27BEM Psikologi UAD Angkat Isu Pelecehan Seksual dalam Psilet #2 2025

Mahasiswa UAD Raih Juara II Solo Vokal Nasional

31/12/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara II Solo Vokal Nasional di UNISA Surakarta (Foto. Mawar)

Pramudya Wijaya mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Solo Vokal Tingkat Nasional Tahun 2025 pada ajang yang diselenggarakan oleh Universitas Aisyiyah Surakarta, 23 November 2025. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi wadah apresiasi seni tarik suara mahasiswa di tingkat nasional.

Ajang Solo Vokal Nasional tersebut berlangsung dengan persaingan yang kompetitif, menampilkan beragam karakter vokal dan interpretasi lagu dari para peserta. Setiap penampil diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sehingga kompetisi berjalan dinamis dan penuh antusiasme.

Pramudya membagikan tips menjaga kualitas vokal yang menurutnya sangat berpengaruh terhadap performanya saat menyanyi. “Saya cukup sering mengikuti lomba menyanyi dan berusaha menjaga suara tetap bagus. Kuncinya adalah mengatur pola makan, tidak terlalu sering mengonsumsi es dan gorengan karena sangat berpengaruh pada kondisi suara,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebiasaan hidup sehat perlu dijaga secara konsisten. “Jangan lupa juga untuk berolahraga secara teratur agar pernapasan tetap terjaga dan stamina saat bernyanyi bisa maksimal,” pungkas Pramudya. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-II-Solo-Vokal-Nasional-di-UNISA-Surakarta-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-31 08:05:242025-12-31 08:05:24Mahasiswa UAD Raih Juara II Solo Vokal Nasional

PERSADA UAD Perkuat Literasi Al-Qur’an melalui Metode Ummi dan Iqra’

30/12/2025/in Terkini /by Ard

Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan pembelajaran Al-Qur’an (Foto. PERSADA UAD)

Tantangan literasi Al-Qur’an di Indonesia masih cukup tinggi. Penelitian Institute of Qur’an Sciences (IIQ) dan PTIQ menunjukkan sekitar 65%–72,25% umat muslim Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Kondisi ini mendorong berbagai pihak untuk memperkuat dakwah literasi Al-Qur’an, termasuk di lingkungan kampus.

Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Ummi dan Metode Iqra’. Kedua pelatihan dilaksanakan secara terpisah guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta.

Pelatihan Metode Ummi digelar pada Sabtu, 15 November 2025 di Meeting Room Kampus II Unit B UAD. Acara ini menghadirkan Ustaz Muhammad Rizki Kurniawan Saputra dan Ustazah Rizka Khoerun Nisa sebagai narasumber. Metode ini menekankan sistem pembelajaran yang terstruktur, irama mengaji khas, serta mutu guru dan sistem pendukung.

“Tiga kekuatan Metode Ummi adalah metode yang baik, guru yang bermutu, dan sistem yang kokoh,” ujar Ustaz Rizki.

Sementara itu, pelatihan Metode Iqra’ dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025 di Ruang Sidang Kampus I UAD dengan narasumber Ustaz Muhammad Burhanuddin dari tim trainer Iqra’ Kotagede, Yogyakarta.

Peserta yang terdiri atas thalabah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) serta musyrif dan musyrifah PERSADA menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta semakin percaya diri dalam mengajarkan Al-Qur’an dengan berbagai metode pembelajaran.

Sebagai bagian dari komitmen penguatan literasi Al-Qur’an, UAD melalui Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) juga menyediakan modul Tahsinul Qur’an. UAD mewajibkan mahasiswa muslim lulus Tes Baca Al-Qur’an (TBQ) sebagai syarat mengikuti KKN dan kelengkapan yudisium. (Diyan)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pesantren-Mahasiswa-KH.-Ahmad-Dahlan-PERSADA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-pelatihan-pembelajaran-Al-Quran-Foto.-PERSADA-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-30 10:17:582025-12-30 10:17:58PERSADA UAD Perkuat Literasi Al-Qur’an melalui Metode Ummi dan Iqra’

UAD Gelar Seminar Nasional Kesehatan Mental Mahasiswa Bertepatan dengan Milad ke-65

30/12/2025/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Seminar Nasional Sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-65 (Foto. Annove)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Pengembangan Potensi, Pencegahan, dan Penanganan Problem Kesehatan Mental Mahasiswa” sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-65 UAD pada Rabu, 17 Desember 2025 yang bertempat di Ruang Amphitarium, Kampus 4 UAD. Kegiatan yang digelar oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD ini diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi di Indonesia.

Kepala Bimawa UAD, Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa kesehatan mental menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan pengembangan diri. Menurutnya, kondisi mental dan spiritual yang sehat akan berdampak langsung pada semangat belajar, produktivitas, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan. “Kesehatan mental ini menjadi satu hal yang penting perlu kita perhatikan dan sebagai institusi perguruan tinggi kita memiliki tanggung jawab bersama, oleh karena itu Forum Bimawa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen juga dengan seluruh perguruan tinggi yang ada di DIY untuk bersama sama memberikan pendampingan, penguatan kesehatan mental untuk mahasiswa di DIY,” tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa isu kesehatan mental mahasiswa merupakan tanggung jawab bersama perguruan tinggi. Ia menegaskan komitmen Forum Bimawa DIY dalam memberikan pendampingan berkelanjutan bagi mahasiswa. Selain itu, UAD juga berencana meluncurkan hasil riset kesehatan mental mahasiswa di Yogyakarta sebagai upaya menjadikan DIY sebagai rujukan nasional dalam penguatan kesehatan mental mahasiswa.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., memaparkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia usia 10-17 tahun mengalami masalah kesehatan mental. Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 15,5 juta remaja berada dalam kondisi rentan, sehingga diperlukan sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. “Indonesia Emas 2045 digambarkan bahwa kita itu diharapkan sejajar dengan negara maju,” ujarnya.

Pada sesi materi, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, menjelaskan pentingnya layanan bimbingan dan konseling sebagai sarana komunikasi antara perguruan tinggi dan mahasiswa. Ia mengungkapkan bahwa satu dari tiga mahasiswa berpotensi mengalami kendala dalam proses pembelajaran yang dapat berdampak serius apabila tidak ditangani secara tepat.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Fathur Rahman, S.Pd., M.Si., Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). Ia menekankan perlunya integrasi layanan bimbingan dan konseling dalam sistem kepenasihatan akademik. Menurutnya, pendekatan yang inklusif akan memperluas akses mahasiswa terhadap layanan pendampingan, mengingat tidak semua mahasiswa mampu menjangkau layanan konseling formal.

Pada materi ketiga, Prof. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D., dari Badan Pembina Harian (BPH) UAD, mengajak mahasiswa untuk menjadi pribadi yang tangguh dan berdaya. Ia menekankan pentingnya sikap positif serta keteguhan hati agar mahasiswa tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tekanan. Pesan tersebut diperkuat melalui QS. At-Taubah ayat 40 dan QS. Ar-Ra’d ayat 28 yang menegaskan pentingnya keyakinan, ketenangan batin, dan kedekatan spiritual dalam menghadapi kesulitan hidup.

Prof. Ahmad juga menyoroti pentingnya perencanaan masa depan. Ia menyampaikan bahwa masa depan adalah milik mereka yang mempersiapkannya sejak hari ini. Menurutnya, perencanaan yang baik di masa kini merupakan separuh dari keberhasilan. Mahasiswa didorong untuk menjadi pelopor kebaikan sekaligus inovator yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang berdaya adalah mereka yang memiliki keseimbangan antara karakter atau soft skills, kapabilitas atau kapasitas diri, serta kompetensi berupa hard skills.

Sementara itu, pada materi keempat, Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd., Ketua Ikatan Bimbingan dan Konseling Perguruan Tinggi ABKIN, memaparkan urgensi penanganan kesehatan mental mahasiswa secara komprehensif. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 34,9 persen remaja usia 10–17 tahun di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. Faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut antara lain tekanan akademik, ekspektasi keluarga, konflik rumah tangga, serta tekanan media sosial.

Ia menjelaskan bahwa stres yang dialami remaja dan mahasiswa berdampak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari penurunan prestasi akademik, gangguan emosi sehari-hari, hingga terganggunya hubungan sosial. Dalam paparannya, ditampilkan pula keterkaitan antara berbagai persoalan mahasiswa di perguruan tinggi dengan pembentukan identitas diri serta pengalaman masa kecil, termasuk permasalahan manajemen waktu serta munculnya kecemasan dan depresi. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan mahasiswa perlu ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Menutup rangkaian seminar, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Bimawa tingkat nasional. Diskusi yang berlangsung dinilai mampu menjadi contoh praktik baik bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan program penguatan kesehatan mental mahasiswa secara berkelanjutan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-Seminar-Nasional-Sebagai-bagian-dari-rangkaian-Milad-ke-65-Foto.-Annove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-30 10:01:482025-12-30 10:01:48UAD Gelar Seminar Nasional Kesehatan Mental Mahasiswa Bertepatan dengan Milad ke-65

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

29/12/2025/in Prestasi /by Ard

Fanny Rahmadani, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Fanny)

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, Fanny Rahmadani, berhasil meraih Juara 1 Lomba Poster pada ajang English National Competition Vol. 3 yang diselenggarakan oleh English Education Department Student Association (EEDSA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Kompetisi tingkat nasional tersebut dilaksanakan secara daring dan berlangsung pada 3 September hingga 18 November 2025, dengan diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Fanny menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam lomba berawal dari informasi yang dibagikan oleh Dosen Tim Pendamping Mahasiswa (TPM) melalui grup WhatsApp. Setelah memilih cabang lomba poster, ia mendaftar dengan dukungan pendanaan dari Program Studi PBI UAD. Proses persiapan dilakukan di Laboratorium Tourism dengan bimbingan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. dan Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed.

Dalam prosesnya, Fanny mengaku sempat merasa ragu terhadap hasil karyanya. Namun, hasil pengumuman menunjukkan capaian membanggakan dengan diraihnya posisi juara pertama tingkat nasional.

“Alhamdulillah saya berhasil meraih juara 1. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada dosen pembimbing serta tim yang telah membantu dan mendukung saya,” ujarnya.

Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk meraih capaian lain di masa mendatang serta membanggakan program studi dan keluarga. Meski menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan dan persiapan lomba, Fanny berupaya tetap menjaga tanggung jawab akademik.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa PBI UAD lainnya untuk aktif berpartisipasi dan berprestasi dalam berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fanny-Rahmadani-Mahasiswa-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Fanny.png 423 800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:43:062025-12-29 09:43:06Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

Keluarga Teater PeBei UAD Gelar Pentas Produksi #22 “Katharsis”

29/12/2025/in Terkini /by Ard

Keluarga Teater PeBei, Lembaga Semi Otonom (LSO) HMPS PBI EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Teater PeBei)

Keluarga Teater PeBei, Lembaga Semi Otonom (LSO) HMPS PBI EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar Pentas Produksi #22 bertajuk “Katharsis” pada 2 Desember 2024 di TBY Societeit Yogyakarta. Pementasan ini menjadi agenda rutin Teater PeBei sebagai ruang ekspresi seni dan kreativitas mahasiswa.

Naskah “Katharsis” ditulis oleh tim penulis Teater PeBei yang terdiri atas Dzykry Agis Sarodi (Sastra Indonesia UAD), Lovina Putri Maharani (Sastra Inggris UAD), dan Atas Sultan Joe Satriani (PBI UAD). Pementasan tersebut disutradarai oleh Bekti Susilo Solehudin dari Program Studi Sastra Inggris.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., yang menilai Teater PeBei konsisten menjaga tradisi kaderisasi melalui pementasan tahunan. Ia menyampaikan bahwa teater tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga media penyampaian pesan dan nilai, sekaligus sarana pengembangan kreativitas, imajinasi, disiplin, dan kerja sama tim bagi mahasiswa.

Dalam proses persiapan, para pemain dan kru menghadapi tantangan, terutama dalam mengatur waktu antara perkuliahan dan latihan serta pendalaman karakter yang kompleks. Latihan berlangsung selama tiga bulan, dimulai sejak September 2024, dengan keterlibatan aktif seluruh anggota produksi.

Pimpinan Produksi, Yunita Cahyati, menyampaikan bahwa proses latihan menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat solidaritas dan kerja sama antar anggotanya. Ia berharap pementasan ini dapat memberikan pengalaman berkesan bagi penonton sekaligus mendorong semangat berkarya Teater PeBei ke depan.

Melalui Pentas Produksi #22 “Katharsis”, PBI UAD menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa secara holistik. Program studi tidak hanya mendorong capaian akademik, tetapi juga membuka ruang luas bagi ekspresi seni dan budaya sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Teater-PeBei-Lembaga-Semi-Otonom-LSO-HMPS-PBI-EDSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Teater-PeBei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:31:212025-12-29 09:31:21Keluarga Teater PeBei UAD Gelar Pentas Produksi #22 “Katharsis”

Mahasiswa UAD Raih Juara I Solo Vokal Biotik #9

29/12/2025/in Prestasi /by Ard

Pramudya Wijaya Mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pramudya)

Pramudya Wijaya kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Solo Vokal Biotik #9 Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 14 November 2025. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi ajang nasional yang mempertemukan talenta-talenta muda di bidang seni vokal.

Ajang Solo Vokal Biotik #9 Competition menjadi wadah kompetisi sekaligus apresiasi terhadap pengembangan seni suara di kalangan mahasiswa. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menjadikan perlombaan ini berlangsung kompetitif dan menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dalam menyalurkan bakat seni di tingkat nasional.

Pramudya menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang ia jalani selama ini. “Kuncinya ada pada jam kerja dan konsistensi latihan. Saya sudah sering mengikuti kompetisi, sehingga bisa meraih juara pertama, meskipun sebelumnya saya juga pernah tidak mendapatkan juara. Dari pengalaman itu saya belajar mengevaluasi kekurangan dan memperbaikinya untuk penampilan berikutnya,” ujarnya.

Prestasi yang diraih Pramudya Wijaya ini menjadi bukti bahwa konsistensi dan evaluasi diri memiliki peran penting dalam pencapaian prestasi. Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses, pengalaman, dan ketekunan merupakan faktor utama dalam membentuk kualitas penampilan hingga mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat nasional. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-Mahasiswa-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pramudya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:21:312025-12-29 09:21:31Mahasiswa UAD Raih Juara I Solo Vokal Biotik #9

UAD Siapkan Relawan Psikososial untuk Dukung Pemulihan Penyintas Bencana di Sumatra

27/12/2025/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan MDMC gelar Diklat Relawan Psikososial sebagai bagian dari persiapan respon bencana di Sumatra (Foto. Ulin)

Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis yang mendalam bagi para penyintas. Di balik runtuhnya bangunan dan hilangnya harta benda, terdapat trauma, ketakutan, serta rasa kehilangan yang membutuhkan pendampingan psikososial agar para korban mampu bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.

Menyadari pentingnya kebutuhan tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menggelar Diklat Relawan Psikososial sebagai bagian dari persiapan respons bencana di wilayah Sumatra. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Ahad, 20-21 Desember 2025, bertempat di Kampus 1B UAD.

Diklat ini bertujuan membekali relawan yang berasal dari 10 mahasiswa UAD dan 10 mahasiswa Universitas ‘Aisiyah Yogyakarta (UNISA) dengan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan agar mampu mendampingi penyintas bencana secara empatik, beretika, dan berkelanjutan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti materi fikih kebencanaan Muhammadiyah, manajemen bencana Muhammadiyah, serta asesmen dan pengantar intervensi psikososial. Selain itu, peserta juga mendapatkan orientasi lapangan terkait budaya dan kondisi sosiologis masyarakat Aceh, khususnya wilayah Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

Salah satu materi penting disampaikan oleh Luqman Tifa Perwira, S.Psi., M.Psi., yang membahas asesmen dan pengantar intervensi psikososial, “layanan minimal Muhammadiyah antara lain pendirian pos koordinasi dan pos layanan PDB sesuai tingkat bencana serta pengelolaan pusat data dan informasi, penyelenggaraan layanan medis, layanan pencarian dan penyelamatan (SAR), pendampingan psikososial bagi kelompok rentan seperti anak dan remaja, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta penyandang disabilitas melalui program shelter kelompok rentan dan shelter laktasi, penyediaan dapur umum dengan memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, penyelenggaraan fasilitas ibadah berupa tenda musala yang dilengkapi perlengkapan ibadah, sanitasi, serta pendampingan keagamaan, hingga layanan pendidikan darurat dan psikososial”.

Hari kedua tak kalah penting dengan pemaparan experiential learning, pemahaman piramida intervensi dan penanganan kelompok berisiko, penyusunan laporan harian dan Situation Report (SITREP), serta perancangan program intervensi psikososial, keterampilan teknis relawan psikososial yaitu belajar mendongeng, menyusun program psikososial, praktik dan simulasi program intervensi psikososial dan yang terakhir refleksi dan koordinasi persiapan keberangkatan.

Semoga para relawan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan, serta para penyintas memperoleh pemulihan, ketenangan, dan harapan untuk bangkit menata kembali kehidupan mereka. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-MDMC-gelar-Diklat-Relawan-Psikososial-sebagai-bagian-dari-persiapan-respon-bencana-di-Sumatera-Dok.-Lin-2.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-27 08:13:542025-12-27 08:13:54UAD Siapkan Relawan Psikososial untuk Dukung Pemulihan Penyintas Bencana di Sumatra
Page 20 of 541«‹1819202122›»

TERKINI

  • Refleksi Kemanusiaan dan Kebencanaan dalam Khotbah Idulfitri 1447 H UAD22/03/2026
  • UAD Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Kampus IV22/03/2026
  • UAD Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H pada 20 Maret di Kampus IV19/03/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Edukasi Pemanfaatan TOGA di Dusun Pundak Tegal19/03/2026
  • Mahasiswa BISMA UAD, Rizal Agus Setiawan Jadi Pemateri dalam Webinar Nasional Kewirausahaan19/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top