• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Nanggulan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penguatan Bank Sampah Sepuri Jaya di Padukuhan Sokorojo, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, pada Jumat, 27 Februari 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Kegiatan yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D., tersebut dilatarbelakangi hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kondisi Bank Sampah Sepuri Jaya yang belum dimanfaatkan secara optimal. Keterbatasan fasilitas serta partisipasi warga yang masih rendah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Padukuhan Sokorojo yang dihuni sekitar 107 kepala keluarga diperkirakan menghasilkan kurang lebih 53,5 kilogram sampah per hari. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terorganisir melalui optimalisasi peran bank sampah sebagai pusat pengelolaan berbasis masyarakat.

Sebagai langkah penguatan, mahasiswa menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, meliputi banner nama bank sampah sebagai identitas dan penanda lokasi, papan informasi untuk menunjang edukasi, serta tempat sampah organik dan anorganik guna mendukung proses pemilahan sejak dari sumbernya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi yang dihadiri puluhan warga, terdiri atas pengurus bank sampah, ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok ternak, serta pemuda setempat. Materi yang disampaikan mencakup manfaat bank sampah, pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta optimalisasi pemanfaatan bank sampah.

Ketua KKN Unit IV.C.2 menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah. “Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara rutin oleh warga sehingga dapat mengurangi sampah rumah tangga,” ujarnya.

Pengurus Bank Sampah Sepuri Jaya menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan semangat baru bagi warga untuk kembali aktif menabung sampah dan mengelola lingkungan secara bersama.

Selain penguatan fasilitas dan edukasi, mahasiswa KKN turut menghadirkan inovasi pemanfaatan limbah anorganik berupa kaca bekas yang dijadikan penopang tiang bendera. Proses pembuatannya menggunakan galon bekas, pipa paralon, dan campuran semen. Galon dipotong sebagai wadah, kemudian diisi adonan semen sebagai lapisan dasar. Pipa ditempatkan di bagian tengah, kaca bekas yang telah dihancurkan dimasukkan dan dipadatkan, lalu kembali ditutup dengan semen hingga rapat.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa limbah anorganik masih memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali secara produktif. Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler Unit IV.C.2 Periode 155 memperkuat peran Bank Sampah Sepuri Jaya sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya sistem yang lebih tertata, partisipatif, dan berdampak nyata bagi kebersihan lingkungan Padukuhan Sokorojo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-penguatan-Bank-Sampah-Sepuri-Jaya-di-Nanggulan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:04:332026-03-10 11:04:33Langkah Strategis KKN UAD Tekan Sampah Rumah Tangga di Sokorojo

KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan BRIKAM Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit IV.D.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi pengolahan limbah sekam padi menjadi briket arang yang dinamai dengan BRIKAM (Briket dari Sekam Padi) di Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13 dan 15 Februari 2026 dengan sasaran Kelompok Tani Handayani dan perkumpulan UKLPMD Dusun Setan.

Program ini digagas sebagai upaya penanggulangan limbah organik berupa sekam padi yang banyak ditemukan di wilayah tersebut. Selama ini, sekam padi umumnya hanya dibuang, dibakar, atau dijual tanpa pengolahan lanjutan.

Melalui sosialisasi dan pelatihan, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi BRIKAM sebagai solusi bahan bakar alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan. Dalam pemaparannya, mahasiswa mengingatkan bahwa limbah sekam padi dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan bijak. Mahasiswa menjelaskan proses pembuatan BRIKAM, mulai dari pengeringan sekam, penghalusan, pencampuran dengan tepung kanji, pencetakan, dan pengeringan briket.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, pembuatan briket, serta sesi diskusi. Anggota Kelompok Tani Handayani dan UKLPMD menunjukkan antusiasme dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai manfaat dan potensi pengembangan BRIKAM.

BRIKAM dinilai lebih unggul dibandingkan kayu bakar biasa, di antaranya menghasilkan residu asap yang lebih sedikit, panas yang stabil, serta daya tahan pembakaran yang lebih lama. BRIKAM juga bermanfaat untuk alternatif bahan bakar kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM.

Mahasiswa KKN berharap inovasi BRIKAM dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Padukuhan Setan, bukan hanya sebagai solusi pengelolaan limbah sekam padi, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi ekonomi warga setempat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-olahan-BRIKAM-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:51:252026-03-10 10:51:25KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo

Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi pencegahan stunting bagi remaja Bantar Wetan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi remaja pada Selasa 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Bantar Wetan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin Posyandu Remaja setempat.

Penyuluhan kesehatan tersebut menyasar 23 remaja anggota Karang Taruna Dusun Bantar Wetan yang hadir dengan antusias. Program ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rokhmayanti, S.K.M., M.P.H.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai urgensi pencegahan stunting sejak dini. Mahasiswa menekankan bahwa stunting tidak hanya menjadi isu pada masa balita, tetapi berkaitan erat dengan kesiapan kesehatan remaja sebagai calon orang tua di masa depan. Faktor kurangnya asupan gizi seimbang dan risiko anemia pada remaja putri menjadi sorotan utama yang dibahas dalam kegiatan ini.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara sistematis melalui presentasi dan diskusi interaktif. Topik yang dikupas mencakup pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, pentingnya gizi seimbang, serta imbauan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.

Di akhir sesi, mahasiswa melakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan mengenai langkah-langkah pencegahan stunting.

Pemanfaatan momentum kegiatan Posyandu Remaja dinilai menjadi strategi efektif untuk menjangkau sasaran secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit I.C.2 berharap remaja Karang Taruna di Dusun Bantar Wetan makin sadar untuk menjaga status gizi dan konsisten menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan dan percepatan pencegahan stunting di tingkat desa. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-edukasi-pencegahan-stunting-bagi-remaja-Bantar-Wetan-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:43:212026-03-10 10:43:21Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

Kaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Ceramah Tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada rangkaian RDK 1447 H (Foto. Dinda)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kajian dan salat tarawih berjemaah dalam rangkaian Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H pada Rabu, 4 Maret 2026. Kajian tersebut menghadirkan Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd. yang menyampaikan tausiah bertema “Kaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi.”

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kaderisasi kerap dipahami secara sempit sebagai persoalan organisasi semata. Padahal, menurutnya, kaderisasi memiliki dimensi yang jauh lebih luas karena berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan.

“Saya diminta berbicara tentang kaderisasi umat. Tema ini menarik, tetapi sering kali orang menyempitkan makna kaderisasi hanya sebagai persoalan organisasi. Padahal kaderisasi juga merupakan problem epistemologis, sosiologis, teologis, hingga psikologis,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa dalam perspektif Islam, konsep kaderisasi dapat dipahami melalui ayat Al-Qur’an yang menjelaskan dialog antara Allah Swt. dan malaikat tentang penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa manusia memiliki peran penting dalam memakmurkan bumi dan menjalankan nilai-nilai kebaikan.

Menurutnya, konsep khalifah fil ardh menjadi dasar penting dalam memahami regenerasi kepemimpinan. Manusia diciptakan sebagai generasi yang saling menggantikan serta memiliki tanggung jawab untuk menegakkan nilai-nilai kebaikan di dunia.

“Dalam tafsir dijelaskan bahwa khalifah adalah generasi yang saling menggantikan dan berperan untuk menegakkan hukum Allah serta memakmurkan bumi. Inilah yang menjadi dasar bahwa kaderisasi merupakan proses regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran khalifah tidak hanya dimiliki oleh pemimpin formal seperti presiden, gubernur, atau wali kota. Setiap individu sejatinya memiliki tanggung jawab sebagai khalifah dalam kehidupan sehari-hari.

“Khalifah tidak hanya mereka yang memiliki jabatan tertentu. Sejatinya setiap individu adalah pemeran khalifah di muka bumi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa profil kader yang unggul setidaknya memiliki dua karakter utama, yakni tauhid yang lurus dan kompetensi profesional. Tauhid menjadi fondasi utama yang mengarahkan seseorang untuk menjalankan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai yang diridai Allah Swt.

“Profil kader yang paling dasar adalah memiliki tauhid yang lurus. Kita sadar betul dari mana kita berasal, ke mana tujuan kita, dan dengan cara apa kita menjalani kehidupan,” tuturnya.

Selain itu, kader juga harus memiliki kompetensi yang unggul dan profesionalitas agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, profesionalitas yang dilandasi oleh nilai tauhid akan mendorong seseorang untuk bekerja secara optimal demi kemaslahatan bersama.

“Kader yang baik adalah mereka yang memiliki kompetensi unggul dan profesional. Kompetensi itu kemudian digunakan untuk membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” katanya.

Di akhir tausiah, ia mengajak seluruh jemaah untuk memahami pentingnya kaderisasi dalam berbagai peran kehidupan, baik sebagai orang tua, pendidik, maupun anggota masyarakat. Dengan demikian, setiap individu dapat berkontribusi dalam melahirkan generasi yang berintegritas, berkompetensi, dan berkemajuan di masa depan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-rangkaian-RDK-1447-H-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:34:502026-03-10 10:34:50Kaderisasi Umat: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas dan Berkompetensi

UAD Peringkat 1 PTS Indonesia dalam Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026

10/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang penelitian. Berdasarkan data pendanaan penelitian multitahun lanjutan melalui program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026, UAD berhasil menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia serta peringkat ke-16 perguruan tinggi secara nasional.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Dr. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 31 proposal penelitian dosen UAD berhasil lolos pendanaan penelitian multitahun lanjutan untuk tahun kedua “Alhamdulillah, ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. UAD mampu masuk 16 besar perguruan tinggi di Indonesia dan menempati posisi pertama untuk kategori PTS. Ini tentu menjadi prestasi luar biasa bagi para dosen peneliti di UAD,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kualitas penelitian di UAD semakin kuat dan berkembang. Ia menambahkan, “Dari 31 proposal yang dilanjutkan pada tahun kedua ini, ketersebarannya hampir merata di seluruh fakultas. Baik fakultas berbasis sains dan teknologi, pendidikan, sosial-humaniora, maupun kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa budaya penelitian di UAD berkembang secara luas dan merata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Anton menyebutkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari berbagai faktor pendukung. Salah satunya adalah komitmen dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian.

Selain itu, strategi yang disusun oleh LPPM melalui bidang riset dan inovasi juga berperan penting. LPPM membentuk tim task force atau gugus tugas penelitian yang melibatkan berbagai bidang keilmuan dan fakultas. Di tingkat program studi juga telah ditunjuk koordinator penelitian untuk mengawal kegiatan riset para dosen. “Para dosen sangat proaktif mengikuti berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi, klinik proposal, hingga proses submission. Dukungan pimpinan universitas juga sangat besar, termasuk dalam penyediaan pendanaan penelitian internal yang memperkuat ekosistem riset di UAD,” tambahnya.

Dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian, LPPM juga mengembangkan berbagai strategi, seperti penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Penelitian, panduan penelitian yang lebih implementatif, serta pengembangan Sistem Informasi Penelitian (SIMPEL) yang terintegrasi dalam portal dosen.

Selain itu, LPPM secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) melalui program Cipta Reka, yaitu forum evaluasi terbuka yang memperlihatkan capaian penelitian kepada publik internal maupun eksternal, termasuk dunia industri.

Prof. Anton menegaskan bahwa arah penelitian UAD tidak hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada riset yang berdampak dan dapat diterapkan di masyarakat. “Penelitian tidak cukup berhenti pada publikasi, tetapi harus menuju keterterapan. Harapannya, hasil riset dosen dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, maupun industri, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan umat,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada para dosen yang memperoleh pendanaan agar menjalankan penelitian dengan integritas akademik yang tinggi, serta memastikan seluruh target luaran penelitian dapat tercapai sesuai proposal yang diajukan. “Kami berharap penelitian multitahun ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal bersama agar penelitian ini benar-benar berdampak dan membawa kemaslahatan,” tutupnya. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:23:282026-03-10 10:23:28UAD Peringkat 1 PTS Indonesia dalam Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026

KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode ke-155 menginisiasi pengaktifan kembali Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri di Padukuhan Kebonjero pada 17 Februari 2026. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelumnya, kegiatan KWT sempat tidak aktif karena kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat tanaman obat keluarga, kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman bersama anggota KWT. Adapun tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe emprit, jahe merah, kunyit, lengkuas, dan kencur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa KKN mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengenal jenis tanaman obat, tetapi juga memahami khasiatnya bagi kesehatan.

Titania Claudia Felicia, salah satu anggota KKN, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan berbasis lingkungan. “Sudah banyak masyarakat yang mengetahui jenis-jenis tanaman obat keluarga, namun masih jarang yang memahami manfaat dari masing-masing tanaman tersebut. Karena itu, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ketua KWT Dewi Sri menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak terhenti seperti sebelumnya. Salah satu anggota KKN, Reynaldo menambahkan, “Kami berharap pengaktifan kembali KWT ini dapat terus berlanjut. Selain itu, keberadaan tanaman obat keluarga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pola hidup sehat,” tandasnya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap KWT Dewi Sri semakin aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian serta pemanfaatan TOGA di Padukuhan Kebonjero. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-pengaktifan-kembali-Kelompok-Wanita-Tani-Kebonjero-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 10:11:462026-03-10 10:11:46KKN UAD Inisiasi Pengaktifan Kembali Kelompok Wanita Tani Kebonjero

Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

09/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY (Foto. Tim Masjid IC UAD

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyemarakkan Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H dengan menggelar “Kajian Ramadhan Inklusif & Buka Puasa Bersama” pada Kamis, 5 Maret 2026. Bertempat di Masjid Islamic Center UAD, acara ini mengusung tajuk “Ramadhan Berdampak, Untuk Kemaslahatan Umat”. Lebih istimewa lagi, kajian ini turut dihadiri oleh ratusan anggota Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) se-DIY yang dikoordinasi oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY.

Kehadiran mereka menjadikan momen ini sebagai ruang silaturahmi inklusif yang menggambarkan semangat dakwah persyarikatan dalam merangkul seluruh kalangan masyarakat, tanpa sekat dan tanpa batas. Rangkaian acara diawali dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an dari perwakilan TPQ Inklusi Ibnu Ummi Maktum.

Kepala Bidang di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan, Muhammad Syaiful Effendi, M.Pd.B.I., yang pada kesempatan tersebut hadir mewakili Rektor UAD, menyambut hangat kedatangan para tamu undangan.

“Merupakan sebuah keberuntungan bagi UAD dapat menjamu teman-teman HIDIMU. Kami senantiasa membuka pintu agar fasilitas kampus dan masjid milik persyarikatan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, turut mengapresiasi dukungan fasilitas dari UAD, seperti ketersediaan jalur landai (ramp) di area masjid. Ia sangat berharap sinergi ke depannya dengan UAD dapat mewujudkan cita-cita berdirinya Muhammadiyah Difabel Center di DIY.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan bantuan secara simbolis. Pada momen tersebut, UAD selaku pihak fasilitator menerima penyerahan wakaf Al-Qur’an Braille. Selanjutnya, perwakilan PT BPRS HIK MCI bersama Lazismu DIY turut menyerahkan bantuan kado Ramadan berupa paket sembako secara langsung kepada perwakilan anggota HIDIMU se-DIY.

Memasuki acara inti, Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ust. Muhammad Sayuti, Ph.D., hadir memberikan tausiah Ramadan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan bahwa energi utama dalam menjalankan ibadah adalah rasa syukur. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karakter utama seorang muslim sejati adalah memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam aspek apa pun, termasuk kepedulian lingkungan.

“Orang Islam, orang beriman, karakter pokoknya adalah tanggung jawab. Setiap tindakan apa pun, entah itu kebaikan sekecil apa pun, yakinlah bahwa Allah senantiasa mencatatnya,” pesannya.

Kajian inklusif ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, persiapan berbuka puasa, dan ibadah Salat Magrib berjemaah. Agenda ini tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga menegaskan komitmen UAD dan persyarikatan dalam menciptakan dakwah yang adaptif, ramah, dan membawa kemaslahatan nyata bagi umat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-Kajian-Inklusif-dan-Buka-Bersama-HIDIMU-se-DIY-Foto.-Tim-Masjid-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:54:172026-03-09 11:54:17Ramadan Berdampak, UAD Adakan Kajian Inklusif dan Buka Bersama HIDIMU se-DIY

Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition

09/03/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Microteaching Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 2 dalam ajang FAKIP 6 International Edufair (Foto. Dio Fahmi)

Tim Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil raih Juara 2 Microteaching International Competition dalam ajang FAKIP 6 International Edufair yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, pada 20-30 November 2025. Tim tersebut terdiri atas Dio Fahmi Alfaridhi (Pendidikan Bahasa Inggris), serta Zul Hamdi Batubara dan Risky Uni Hidayati (Pendidikan Biologi).

Dalam kompetisi tersebut, tim merancang modul ajar yang inovatif dengan memadukan teknologi Augmented Reality (AR) dan permainan edukatif Ludo Digestiva Adventure untuk mengajarkan materi sistem pernapasan dan sistem pencernaan. Inovasi ini bertujuan menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa melalui penerapan pendekatan deep learning dalam kegiatan belajar mengajar.

Sebelum memasuki babak final, tim terlebih dahulu mengikuti tahap seleksi awal melalui video microteaching yang menampilkan implementasi modul ajar yang telah dirancang. Setelah dinyatakan lolos sebagai finalis, mereka kemudian mempersiapkan bahan presentasi secara lebih matang untuk dipresentasikan secara langsung di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dio Fahmi Alfaridhi menyampaikan bahwa inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan berfokus pada peningkatan keterlibatan siswa di kelas. “Kami mengimplementasikan Augmented Reality dan permainan Ludo Digestiva Adventure agar kegiatan belajar mengajar lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa,” ujarnya

Ia juga berharap pengalaman mengikuti kompetisi ini dapat meningkatkan kualitas diri dalam dunia pendidikan. “Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam mengajar. Penghargaan ini juga kami dedikasikan untuk program studi kami, fakultas, serta almamater yang selalu mendukung mahasiswa untuk berprestasi,” tambahnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Microteaching-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-2-dalam-ajang-FAKIP-6-International-Edufair-Foto.-Dio-Fahmi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:34:572026-03-09 11:35:34Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition

Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Prodamat di Wilayah Mantrijeron (Foto. Prodamat MKM UAD)

Mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertema “Peran Remaja dalam Mencegah Stunting di Wilayah Mantrijeron” pada 13 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar remaja perwakilan RW se-Kalurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, yang merupakan kelompok strategis sebagai calon orang tua penentu kualitas generasi mendatang.

Program ini dilaksanakan oleh Nura Rezka Maharani, Neli Witasari, Iman Gunawan, Rifky Zidane El-Fariq Nizar, Reyna Maulidian, dan Ratnasari di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. Latar belakang pelaksanaan kegiatan ini berawal dari temuan kasus stunting serta terbatasnya pemahaman remaja terkait gizi seimbang, anemia, kesehatan reproduksi, dan perilaku berisiko seperti merokok.

Kegiatan diawali dengan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai stunting dan faktor risikonya. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, serta pemutaran video tentang prevalensi stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dalam sesi edukasi tersebut, pemateri memberikan penekanan khusus mengenai definisi dan dampak dari kondisi kurang gizi ini.

”Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan kondisi kekurangan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai sejak masa remaja melalui pemenuhan gizi, penerapan perilaku hidup sehat, dan kesiapan sebelum pernikahan,” papar perwakilan pemateri.

Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Indikator keberhasilan program ditandai dengan peningkatan pemahaman minimal 80% serta terbentuknya komitmen remaja sebagai agen perubahan dalam mendukung pencegahan stunting di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kegiatan Prodamat ini, mahasiswa MKM UAD menegaskan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting serta penguatan kualitas generasi masa depan. (Doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Prodamat-di-Wilayah-Mantrijeron-Foto.-Prodamat-MKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 11:12:492026-03-09 11:12:49Mahasiswa MKM UAD Edukasi Remaja Mantrijeron tentang Pencegahan Stunting

Soroti Krisis Iklim, Pengajian Ramadan PWM DIY Kupas Tuntas Dinamika Politik dan Kebijakan Ekologi

09/03/2026/in Terkini /by Ard

Pemaparan materi Pengajian Ramadan PWM DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Melanjutkan rangkaian kajian ekologis pada Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, sesi Materi IV menyoroti isu lingkungan dari sudut pandang yang lebih makro, yakni Isu Politik dan Kebijakan. Diskusi yang berlangsung pada Ahad, 1 Maret 2026 di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini menghadirkan dua pakar kompeten untuk membedah tema “Dinamika Politik dan Kebijakan Ekologi di Era Perubahan Iklim”.

Pemateri pertama, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Rahmawati Husein, MCP, Ph.D., memaparkan bahwa perubahan iklim kini bukan lagi sekadar isu ilmiah, melainkan krisis politik global. Efek rumah kaca yang kian parah akibat aktivitas manusia telah memicu peningkatan intensitas dan kompleksitas bencana hidrometeorologi, yang dampaknya semakin nyata dirasakan masyarakat, seperti halnya bencana yang sempat melanda kawasan Wonosari.

Rahmawati menegaskan bahwa lingkungan telah menjadi arena pertarungan politik karena menyangkut sumber daya ekonomi, kepentingan pembangunan, hak masyarakat, dan legitimasi pemerintah. Ia menyoroti fenomena Pilkada yang kerap menjadikan hutan dan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai “komoditas politik” yang mudah ditukar dengan izin usaha maupun konsesi lahan. Mengingat kuatnya pengaruh aktor swasta di sektor pertambangan, perkebunan sawit, dan kehutanan, ia mendorong peran aktif masyarakat sipil untuk melakukan kampanye, monitoring, serta evaluasi pengelolaan lingkungan guna mengawal cita-cita pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Sejalan dengan hal tersebut, pemateri kedua, Guru Besar Bidang Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc., mengkritisi realitas tata kelola lingkungan di Indonesia yang lebih condong pada praktik politik ekologi. Ia menyebutkan bahwa regulasi sering kali dibuat untuk melayani kepentingan kapitalisme dan didukung oleh elite politisi. Relasi timpang antara orientasi pertumbuhan ekonomi dan daya dukung lingkungan ini berdampak pada tingginya polusi dan memicu terjadinya ecocide atau perusakan ekosistem secara masif.

“Pada tahun 1978, hutan di Indonesia ada 143 juta hektare, namun hari ini hutan kita tinggal 112 juta hektare. Berapa banyak hutan kita yang sudah terdeforestasi?” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa meski Indonesia telah memiliki dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) sesuai Perjanjian Paris, implementasinya kerap berkebalikan dengan fakta di lapangan. Mengutip forum COP ke-30, ia juga mengingatkan bahwa perkotaan adalah sumber pencemaran terbesar. Oleh karena itu, penanaman hutan secara global tidak akan efektif menurunkan suhu bumi jika tingkah laku masyarakat perkotaan tidak berubah. Ia mengimbau aksi nyata yang bisa dimulai dari rumah, seperti menghemat penggunaan listrik dan perangkat AC.

Sebagai solusi atas krisis iklim dan kebijakan yang tumpang tindih ini, Prof. San Afri menawarkan konsep keadilan ekologi. Hal ini menuntut adanya akses pemerataan SDA yang berkeadilan, pemanfaatan yang tidak merusak daya dukung ekosistem, serta perlindungan lingkungan hidup yang menjamin keberlanjutan bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-Pengajian-Ramadan-PWM-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-09 10:45:492026-03-09 10:45:49Soroti Krisis Iklim, Pengajian Ramadan PWM DIY Kupas Tuntas Dinamika Politik dan Kebijakan Ekologi
Page 4 of 540«‹23456›»

TERKINI

  • Mewujudkan Peran Khalifah Melalui Pelestarian Alam16/03/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Padukuhan Bejaten16/03/2026
  • Implementasi Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Strategi Mitigasi Genangan Air di Desa Kalibondol16/03/2026
  • Profesionalisme Profetik dalam Membangun Peradaban Berilmu15/03/2026
  • Bimawa UAD Dorong Kemandirian Usaha Mahasiswa15/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top