• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021

14/03/2022/in Prestasi /by Ard

Desti Nurwahidah (kiri) dan Kenny Satrio Firdani (tengah) Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Kita Talk merupakan program talkshow mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Televisi UAD. Pada episode ke-44, acara ini mengundang dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris UAD sebagai narasumber.

Tayang di kanal YouTube UAD, pada Kamis, 10 Maret 2022, talkshow kali ini mengangkat tema “Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021”, dengan menghadirkan narasumber Desti Nurwahidah dan Kenny Satrio Firdani. Mereka menceritakan serangkaian proses persiapan lomba debat hingga meraih juara pada ajang Diskusi Ilmiah, Pekan Olahraga, dan Seni (Diporseni) yang diikuti beberapa waktu lalu.

“Cara menjadi tim yang bagus yaitu dengan menciptakan bonding untuk memahami karakter masing-masing tim kita, panik atau tidak saat menghadapi mosi-mosi tertentu,” papar Desti.

Lebih lanjut, Kenny mengungkapkan dalam menyiapkan opini dengan waktu singkat untuk menaklukkan lawan debat, sebelumnya ia sudah berlatih terlebih dahulu. Segala sesuatu yang mereka pelajari sebelumnya merupakan informasi yang sedang hangat diperbincangkan saat itu, saat lomba pun mosi-mosi yang digunakan hampir mirip dengan yang sudah dipelajari meskipun ada juga sedikit perbedaan.

Saat menceritakan proses lomba tersebut, Kenny memberikan tips agar lebih percaya diri saat berbicara di depan umum atau banyak orang, yaitu dengan membuat daily vlog atau dalam praktiknya mengarahkan kamera ke wajah ketika berbicara. Hal tersebut dapat melatih mata agar fokus pada kamera karena pada dasarnya engagement kamera itu sangat penting. Sama halnya ketika debat, fokus berbicaranya kepada juri. Makin sering melihat juri maka akan terlihat makin lebih meyakinkan.

Di akhir Kita Talk, Desti menyampaikan, “Ikut lomba itu asyik banget. Dengan mengikuti lomba akan menjadi suatu kebanggaan bagi diri kita bahwa kita sudah sejauh ini berusaha dan sudah berkembang. Tentunya kita enggak bakal nyesel.” (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Desti-Nurwahidah-kiri-dan-Kenny-Satrio-Firdani-tengah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sedang-menceritakan-serangkaian-proses-persiapann-Lomba-Debat-hingga-meraih-juara.-foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 08:29:022022-03-14 08:29:02Mahasiswa Sastra Inggris UAD Raih Juara Debat Disporseni Nasional UT 2021

Tasya Aulia Izzani: “Belajar Taekwondo untuk Pribadi Lebih Disiplin”

14/03/2022/in Feature /by Ard

Tasya Aulia Izzani membagikan kisahnya di Kita Talk Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Episode 43 (Foto: Didi)

Sebab dahulu mengalami perilaku perundungan yang dilakukan oleh teman sebayanya, ia memutuskan untuk belajar bela diri taekwondo. Dengan kemampuan yang dimiliki itu, dirinya menjadi lebih siap dan kuat secara mental maupun fisik.

Adalah Tasya Aulia Izzani, seorang mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan. Ia mengidolakan atlet nasional taekwondo Indonesia, Permata Cinta Nadya. Tasya, begitu ia akrab disapa, makin semangat dalam berlatih, hingga akhirnya memiliki motivasi yang kuat untuk terus meraih prestasi di ajang kompetisi taekwondo.

Berawal dari niat memperkuat diri agar tahan perundungan, Tasya tekun belajar bela diri taekwondo hingga mampu meraih medali emas pada Prabu Taekwondo Challenge V 2022. “Selain itu, alasan saya belajar bela diri Taekwondo ialah ingin meningkatkan kemampuan fisik, mental, rasa percaya diri, mandiri, dan disiplin dalam hal apa pun.”

Dari pengakuannya, banyak pengalaman yang ia peroleh saat mengikuti kompetisi, di antaranya mendapat teman baru, menjadi lebih dekat dengan pelatih, dan rasa kekeluargaan yang meningkat kepada sesama atlet.

“Pikiran yang tenang, berpikir positif, percaya diri, dan berdoa adalah beberapa hal yang harus dimiliki atlet sebelum bertanding di kompetisi. Tidak kalah berperan, saling mendukung dan peduli kepada satu sama lain juga jangan sampai dilupakan,” ungkap Tasya.

Meski pandemi masih melanda hingga saat ini, Tasya tidak surut semangatnya untuk terus berlatih taekwondo. Selain mengikuti latihan di kampus, ia banyak mengikuti latihan di dojang (red: tempat latihan) lain, dan berlatih secara privat kepada pelatih.

Tidak selalu on fire, Tasya ada kalanya dilanda jenuh. Saat diselimuti perasaan itu, ia berusaha bangkit dengan keajaiban kalimat yang diciptakannya sendiri, “Jika ingin mendapat hasil yang terbaik, harus dibarengi dengan persiapan yang matang. Maka dari itu, teruslah semangat!”

“Umum dirasakan oleh siapa pun, perasaan insecure pasti selalu ada di diri manusia, termasuk saya. Tapi kemudian balik lagi ke diri sendiri, jangan sampai insecure ini berpengaruh dan memberikan dampak yang buruk,” pesan Tasya.

Menyikapi kegagalan yang sudah pasti pernah ia rasakan, Tasya memaknainya sebagai acuan untuk dirinya lebih baik dan kian berkembang.

Sebagai mahasiswi UAD, Tasya berharap agar para atlet atau calon atlet di UAD lebih semangat dan giat dalam berlatih. Menurutnya, dengan prestasi yang diraih bisa membanggakan almamater dan mendatangkan banyak manfaat lainnya. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tasya-Aulia-Izzani-membagikan-kisahnya-di-Kita-Talk-Eps-43-Sumber-Foto-SS-Televisi-Uad.jpg 576 1024 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-14 07:54:192022-03-14 07:54:19Tasya Aulia Izzani: “Belajar Taekwondo untuk Pribadi Lebih Disiplin”

Husnul Dzikri: Taekwondo Bela Diri yang Unik

12/03/2022/in Terkini /by Ard

Husnul Dzikri membagikan kisahnya dalam menekuni Taekwondo di Kita Talk Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Episode 43  (Foto: Didi)

“Menumbuhkan semangat di dalam diri bisa menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang ingin dicapai. Dengan mengikuti kompetisi, banyak manfaat yang didapatkan, beberapa di antaranya bertambahnya ilmu dan eratnya rasa kebersamaan.”

Ungkapan tersebut dilontarkan oleh Husnul Dzikri, mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia meraih berbagai prestasi di bidang olahraga bela diri taekwondo. Laki-laki asal “Tapis Berseri” Lampung tersebut mengatakan bahwa di balik prestasi yang berhasil ia raih, ada berbagai proses yang telah dilaluinya.

“Rutin berlatih sampai jenuh dan bosan melanda adalah hal yang lumrah dialami oleh atlet seperti saya.”

Menyikapi rasa jenuh dan bosan itu, Husnul selalu berpegang pada kalimat, “Hasil usaha dan latihan keras selalu akan kembali kepada diri sendiri. Jadi, teruslah berlatih dan sadar kita ini bukanlah siapa-siapa!”

Husnul memilih bela diri taekwondo karena ia sangat menggemarinya. Menurutnya taekwondo adalah bela diri yang unik, salah satu keunikan yang paling terlihat ialah banyaknya unsur gerak kaki yang dipergunakan. Dari sanalah, taekwondo bisa dikreasikan dengan gerak freestyle dan berbagai koreografi yang keren.

“Semenjak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) saya telah menggeluti bela diri taekwondo dan hingga saat ini,” ujar Husnul.

Sebagai peraih medali perak pada ajang Prabu Taekwondo Challenge V 2022, Husnul mengungkapkan bahwa pada tahun 2021 lalu ia juga meraih gelar juara di ajang Taekwondo Wali Kota Cup 2021 Kridosono. “Bagi saya, penting untuk melakukan persiapan jauh sebelum mengikuti kompetisi, salah satunya dengan berlatih secara rutin dan menjaga kebugaran tubuh agar tetap prima.”

Pandemi Covid-19 yang saat ini melanda tidak menjadi halangan untuk Husnul tetap rutin berlatih bela diri taekwondo. Meski waktu latihan di kampus terbatas, ia melakukan latihan rutin secara mandiri.

Dengan bersemangat, Husnul membagikan tips mengapa dirinya bisa memenangkan pertandingan dan keluar sebagai juara di beberapa kompetisi nasional. “Penting untuk mengetahui kemampuan lawan saat mengikuti kompetisi, lalu tumbuhkan rasa optimis dan tanamkan mental juara pada diri!”

Meski begitu, bukan suatu kemustahilan Husnul pernah mengalami kegagalan. Dari kegagalan yang dialami, ia bangkit lalu lebih giat belajar serta melakukan evaluasi agar dirinya menjadi lebih baik lagi.

“Pesan saya kepada teman-teman taekwondo lain di UAD, tetap semangat berlatih ada ataupun tidak adanya kejuaraan yang diikuti, karena persiapan diri sangat jauh lebih penting. Atlet UAD masih dan harus terus meraih juara di berbagai kompetisi,” pungkas Husnul. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Husnul-Dzikri-membagikan-kisahnya-di-Kita-Talk-Eps-43-Sumber-Foto-YouTube-Televisi-Uad-2.jpg 750 1334 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-12 10:21:172022-03-12 10:21:17Husnul Dzikri: Taekwondo Bela Diri yang Unik

Tentang Pemuda Akhir Zaman

12/03/2022/in Terkini /by Ard

Ustadz Budi Jaya Putra S.Th.I, M.H. pemateri kajian keislaman Pemuda Akhir Zaman yang diadakan BEM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Catur)

“Kalau kita melihat pemuda saat ini, kita patut bersedih. Karena memang sudah banyak terbukti apa yang Nabi Muhammad saw. sampaikan tentang pemuda akhir zaman. Di antaranya jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan jumlah laki-laki yang ini bisa dilihat di kelas saat perkuliahan berlangsung, perzinahan yang tampak secara terang-terangan, banyak orang yang menampilkan auratnya secara terbuka, serta banyak orang yang senang dengan sesamanya.”

Itu adalah salah satu kutipan dari kajian keislaman yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang tayang pada Kamis 10 Maret 2022 secara virtual pada platform Zoom Meeting. Hadir sebagai pembicara tunggal Ustaz Budi Jaya Putra, S.Th.I., M.H. yang merupakan salah satu dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UAD, sekaligus sebagai penulis serta trainer.

Menurut Ustaz Budi, kondisi pemuda akhir zaman saat ini sangat memprihatinkan. Hati galau karena tak punya pasangan, bangun tidur yang dicari ponsel bukan malah membaca doa, mau berjuang tetapi sangat perhitungan, maju tak gentar membela yang bayar, berantem sebangsa setanah air, juga rela mati demi narkoba. Padahal tugas kita sebagai mahasiswa sebenarnya adalah belajar bukan mencari pasangan, atau bahkan merugikan orang lain.

“Menurut hasil riset perilaku seksual remaja SMP dan SMA yang ditayangkan oleh SCTV beberapa tahun lalu, 93,7% pernah ciuman, petting, dan oral seks. Sebanyak 62,7% remaja SMP sudah tidak perawan, 21, 2% remaja SMA pernah aborsi, dan 97% pernah menonton film porno. Ini menunjukkan buruknya kualitas pemuda kita saat ini,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, semua hal itu bisa terjadi disebabkan dari ketidaktahuan. Maka, pentingnya kita untuk berilmu sebelum bertindak karena ilmu membuat orang terjaga dan bertuhan secara benar. Dengan ilmu hidup akan menjadi mudah. Allah Swt. sudah berjanji kepada kita bahwa Allah Swt. akan mengangkat orang yang berilmu. Hal ini sesuai dengan Q.S. Al Mujadalah ayat 11 yang artinya, “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: ‘Berlapang-lapanglah dalam majelis’, maka lapangkanlah niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: ‘Berdirilah kamu’, maka berdirilah, niscaya Allah Swt. akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Orang yang berilmu dan beriman cirinya yakin dan percaya.”

“Contoh beberapa pemuda tangguh di zaman Rasullullah saw. sangat banyak. Di antaranya ada Ali bin Abi Thalib, Az Zubair bin Al Awwam, Thalhah bin Ubaidillah, Al Arqam bin Abil Arqam, Abdullah bin Masud, dan lain sebagainya. Alasannya karena bentuk keimanan, bertahan, serta bertuhannya sangat kuat. Berbeda jauh sekali dengan pemuda di zaman sekarang,” tutur Ustaz Budi.

Di akhir ia menyampaikan seharusnya pemuda menjadi solusi bukan menjadi masalah. Pemudalah yang bisa mengangkat semangat dari problematika, pemuda sebagai generasi penerus, pemuda juga berperan sebagai generasi pengganti, sebagai pembaru mental umat, yang terakhir pemuda sebagai unsur perbaikan. Sedangkan profil pemuda agen perubahan yang dibutuhkan oleh masyarakat ialah, pemuda yang bertakwa, mandiri, profesional, dan peduli. (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustadz-Budi-Jaya-Putra-S.Th_.I-M.H.-pemateri-kajian-keislaman-Pemuda-Akhir-Zaman-2.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-12 10:00:372022-03-12 10:00:37Tentang Pemuda Akhir Zaman

Tips Lolos Pendanaan PHP2D dan P3D

12/03/2022/in Terkini /by Ard

Tips Lolos Pendanaan PHP2D dan P3D 2021 oleh Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) adalah kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Program ini diupayakan untuk pengembangan soft skills mahasiswa dengan menumbuhkan rasa peduli untuk berkontribusi kepada masyarakat desa.

Sedangkan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan desa menuju tahap paripurna guna menindaklanjuti beragam hasil kegiatan pembinaan dan pemberdayaan desa yang telah dilakukan oleh organisasi mahasiswa di tahun sebelumnya di desa yang sama. Keduanya merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti).

Setiap tahun, terdapat ribuan proposal PHP2D dan P3D yang diajukan ke Kemenristekdikti. Ribuan proposal tersebut nantinya akan diseleksi hingga akhirnya lolos pendanaan.

Ditya Oktaviani dan Atik Widyaningrum yang merupakan ketua dari tim PHP2D Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi dan tim P3D Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil lolos pendanaan membocorkan tips dan triknya.

Menurut Ditya salah satu parameter PHP2D dapat lolos pendanaan adalah potensi dari desa binaan yang diangkat harus benar-benar menarik dan bisa dilihat kelanjutannya. Selain itu, penting untuk mengikuti aturan-aturan dengan benar, rutin konsultasi dengan dosen dan senior, serta mengikuti perkembangan informasi terkini.

“Ikuti aturan-aturan dengan benar, perbanyak konsultasi dengan dosen dan senior yang sudah pernah lolos pendanaan, giat mencari informasi ke PKM Center, website, dan sebagainya. Selain itu, koordinasi dengan tim juga sangat penting,” paparnya.

Lebih lanjut Ditya mengingatkan bahwa rancangan dana harus detail, realistis, berdasarkan survei, dan sesuai dengan harga yang sebenarnya.

Sementara itu, Atik mengungkapkan bahwa untuk lolos P3D poin pentingnya adalah tahu apa permasalahan yang belum terselesaikan dan tahu solusinya. “Kalau bisa permasalahan terbaru dan berpotensi untuk desa binaan tersebut.”

Atik juga menambahkan bahwa komunikasi dengan perangkat desa harus terus dijaga karena keberhasilan tidak hanya bergantung pada tim, tetapi juga pada perangkat desa bahkan mitra. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tips-Lolos-Pendanaan-PHP2D-dan-P3D-2021-oleh-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1364 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-12 09:41:212022-03-12 09:41:21Tips Lolos Pendanaan PHP2D dan P3D

Arti Kejuaraan bagi Taufik Azhari

11/03/2022/in Feature /by Ard

Taufik Azhari mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi UAD yang berhasil menyabet juara II pada kejuaraan Taekwondo tingkat nasional (Foto: Istimewa)

“Yang terpenting adalah percaya diri, kata percaya bukan hanya percaya kepada diri sendiri saja, tetapi juga percaya kepada Allah yang telah memberikan kepercayaan kepada kita sehingga bisa terbang lebih tinggi,” ucap Taufik Azhari

Kalimat tersebut dilontarkan Taufik, sapaan akrabnya, mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2021 yang berhasil menyabet juara II pada kejuaraan Prabu Taekwondo Challenge V Tingkat Nasional 2022. Kejuaraan diselenggarakan selama enam hari, yakni pada 11–13 Februari 2022 oleh Pengurus Daerah Taekwondo Indonesia Provinsi Banten dan Club Prabu Taekwondo Team. Acara berlangsung di GOR Indoor Stadion Bonang (Venue Prapon), Tangerang, Banten.

Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UAD, Taufik berhasil menorehkan prestasi. Ketika mengikuti kejuaraan, ia mengibaratkan sebuah buku novel, yang kovernya adalah kejuaraan, dan isi novel adalah serangkaian perjuangan yang menjadi sampul buku, yakni berjuang dengan rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan akhirnya menghasilkan sebuah prestasi.

Sebagai anggota baru dalam UKM Taekwondo, ia menuturkan bahwa keberhasilan yang diperoleh tidak lepas dari senior dan para pelatih yang menjadikan sang juara. “Saya belum lama bergabung di UKM Taekwondo ini, tetapi berkat bantuan dan dukungan dari senior serta guru-guru saya, sehingga bisa menjadikan saya sang juara. Itu artinya, merekalah yang berperan penting dalam saya berproses,” tandas Taufik pada Sabtu, 5 Maret 2022 ketika diwawancara melalui pesan WhatsApp.

Lebih lanjut, bagi Taufik keberhasilan yang diperoleh merupakan kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. “Hal yang saya tanamkan pada diri adalah selalu mengingat kesempatan yang diberikan. Karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan besar, sehingga bagaimanapun caranya saya berusaha memberikan yang terbaik. Kalah menang itu memang biasa, tetapi menghargai kesempatan dengan semangat dan sungguh-sungguh adalah poin penting dalam kejuaraan, agar tidak menimbulkan kekecewaan kepada orang-orang yang telah memberi kesempatan,” jelasnya.

Ke depannya ia menargetkan untuk bisa lebih menjadikan diri yang lebih baik lagi, lebih semangat mengembangkan potensi dalam diri, sehingga dapat menebar kebermanfaatan bagi orang yang berada di sekitar.

Pada akhir wawancara, Taufik yang juga sebagai kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FSBK berpesan bahwa “Menjadi mahasiswa adalah sebuah kehormatan, menjadi mahasiswa juga adalah sebuah tanggung jawab. Sebagai mahasiswa harus bisa mempertahankan bahkan bisa membentuk integritas, percuma mempunyai akreditasi A tetapi tidak mempunyai integritas. Sehingga, menjadi atlet adalah salah satu jalan untuk mempertahankan sekaligus membentuk integritas diri yang lebih baik.” (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Taufik-Azhari-mahasiswa-prodi-Ilmu-Komunikasi-UAD-yang-berhasil-menyabet-juara-II-pada-kejuaraan-taekwondo-tingkat-nasional-Foto-Istimewa.jpg 1599 1200 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-11 09:50:132022-03-11 09:50:13Arti Kejuaraan bagi Taufik Azhari

Tanggap Bencana Banjir di Serang, IMM FH UAD dan IMM UCY Gelar Aksi Galang Dana

11/03/2022/in Terkini /by Ard

IMM FH UAD dan IMM UCY gelar aksi galang dana untuk korban terdampak banjir di Serang, Banten (Foto: Istimewa)

Sebagai mahasiswa yang peduli terhadap sesama, pada Selasa, 8 Maret 2022 lalu sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar aksi solidaritas galang dana di lampu merah yang ada di perempatan Ketandan, Yogyakarta. Mereka membagi di dua titik, dan hasil dari kegiatan ini guna membantu korban terdampak bencana banjir di Kota Serang, Banten.

Aksi dimulai pukul 15.30–18.00 WIB. Mahasiswa yang tergerak ternyata tidak hanya dari IMM FH UAD, tetapi juga bekerja sama dengan IMM Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY). Koordinator sekaligus Ketua Umum IMM FH UAD periode 2022/2023, Melly Piranireki Umanis, mengatakan bahwa aksi galang dana yang mereka lakukan adalah bentuk respons humanitas IMM dan rasa kepedulian terhadap sesama.

Sebelum melakukan kegiatan, Melly, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa IMM FH UAD dan IMM UCY melakukan diskusi terlebih dahulu untuk menentukan tempat, waktu, serta penanggung jawab penggalangan dana.

“Setelah kami sepakati bersama, semua berkumpul di Komisariat IMM FH UAD yang berada di Kampus II UAD. Kami mempersiapkan kebutuhan, seperti banner, pengeras suara, kardus, pamflet, juga air minum. Setelah semua berkumpul, kami berdiskusi lagi terkait pembagian tugas, dan setelah melakukan salat asar kami langsung berangkat menuju perempatan Ketandan,” jelasnya pada Rabu, (09-03-2022) ketika diwawancara melalui pesan WhatsApp.

Aksi galang dana yang diikuti oleh Pimpinan Komisariat (PK), Demisioner IMM FH UAD, Kader IMM, dan IMM UCY terkumpul sebanyak Rp1.509.000,00 termasuk dengan donasi online yang sebelumnya telah mereka sebar di media sosial.

Lebih lanjut Melly menyampaikan bahwa donasi yang telah terkumpul akan disalurkan kepada saudara-saudara yang terdampak bencana banjir di Serang Banten, melalui perantara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). MDMC merupakan lembaga pembantu Persyarikatan Muhammadiyah pada tingkat pusat (nasional), wilayah (provinsi), dan daerah (kabupaten) se-Indonesia yang bertugas mengkoordinasikan sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik pada kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan rehabilitasi. (guf)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FH-UAD-dan-IMM-UCY-gelar-aksi-galang-dana-untuk-korban-terdampak-banjir-di-Serang-Banten-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-11 09:24:242022-03-11 09:24:24Tanggap Bencana Banjir di Serang, IMM FH UAD dan IMM UCY Gelar Aksi Galang Dana

Departemen PKM Center UAD Adakan Sarpemas Sesi Tiga

09/03/2022/in Terkini /by Ard

Sarasehan Pengabdian Masyarakat (Sarpemas) PKM Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sesi tiga (Foto: Eka Marcella)

Departemen Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan Sarasehan Pengabdian Masyarakat (Sarpemas) sesi tiga dengan tema “Mengabdi untuk Negeri dengan Optimalisasi dalam Pemberdayaan Masyarakat” yang fokus utamanya membahas tentang bedah proposal dan pedoman Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Minggu, 6 Maret 2022 dengan diikuti oleh lebih dari 90 peserta dari berbagai organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), komunitas, dan lain sebagainya.

Pada dua sesi sebelumnya telah di bahas mengenai kompetisi Lomba Inovasi Pemberdayaan dan Pembangunan Desa (LIP3D) yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan pengenalan terkait PHP2D serta P3D. Lalu, pada sesi tiga kali ini PKM Center menggandeng dua pemateri berpengalaman di bidangnya membahas lebih jauh mengenai PHP2D dan P3D dengan lebih terfokus pada penulisan proposal.

Ditya Oktaviani yang merupakan perwakilan PHP2D IMM Farmasi dan Atik Widyaningrum yang merupakan perwakilan P3D HMPS PBSI berbagi pengalaman dalam Sarpemas tersebut. Keduanya merupakan ketua dari tim yang berhasil lolos pendanaan PHP2D dan P3D.

Danang Sukantar, M.Pd. selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi sangat mendukung Sarpemas. Dalam sambutannya terselip harapan, “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa mendorong mahasiswa untuk bisa menghasilkan banyak proposal dari UAD yang lolos untuk didanai.”

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari masing-masing pembicara dan tanya jawab dengan para partisipan. Beragam tips dan trik mulai dari cara menulis judul proposal hingga lolos pendanaan dijelaskan dengan cara yang menarik dan lebih mudah dipahami. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sarasehan-Pengabdian-Masyarakat-Sarpemas-PKM-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sesi-tiga-Foto-Eka-Marcella.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-09 12:46:052022-03-09 12:46:05Departemen PKM Center UAD Adakan Sarpemas Sesi Tiga

Strategi Jitu Tembus Bisnis Pasar Global Lewat Media Sosial

09/03/2022/in Feature /by Ard

Mufid Salim, S.I.Kom., M.B.A. dalam acara kuliah umum Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (Foto: Tsabita)

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada tahun 2019, Indonesia menempati peringkat pertama di dunia dalam pertumbuhan nilai perdagangan elektronik (e-commerce) dengan angka mencapai 78 persen. Disusul oleh Meksiko di peringkat kedua dengan nilai pertumbuhan sebesar 59 persen. Kondisi ini mengindikasikan bahwa usaha perdagangan elektronik memiliki nilai ekonomi yang bagus, sehingga harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melihat peluang tersebut, Program Studi (Prodi) Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengupas tuntas tentang strategi jitu meraih pasar lewat media sosial dalam kuliah umum yang diadakan pada Sabtu, 5 Maret 2022. Melalui Zoom Meeting dan siaran langsung di kanal YouTube UAD, Gonzaga Florozentrik, B.B.A., M.A., dan Mufid Salim, S.I.Kom., M.B.A. hadir sebagai pembicara.

Gonzaga atau Aga menjelaskan bahwa dalam membangun sebuah framework untuk menjadi entrepreneur yang sukses, ada enam poin penting yang harus disoroti. Mulai dari mengenal tempat, menyelaraskan tujuan, membangun tim, membuat taktik, menyelesaikan tugas, dan mau tanggung jawab. Keenam hal ini selanjutnya menjadi sebuah siklus satu kesatuan dan terus berputar untuk menciptakan sebuah ekosistem yang baik dalam berbisnis.

Mengenal tempat berhubungan dengan masalah sosial di masyarakat terbentuk, terdapat beberapa faktor yang memengaruhinya yaitu politik, ekonomi, sosial dan kondisi, teknologi, hukum, serta lingkungan. Lalu untuk menyelaraskan tujuan, 3P menjadi peran penting yaitu passion, positioning, patience. Hal ini yang akan membantu untuk menemukan alasan mengapa kita memulai sebuah bisnis, dengan begitu maka tujuan akan menjadi jelas. Selanjutnya membangun tim, dua komponen yang berperan adalah stakeholder dan shareholder. Keduanya harus berafiliasi untuk membangun ABCDEFGHI (Anchor, Beneficiary, Customer, Donor, Employee, Friends, Government, Home, Investor).

Setelah tempat, tujuan, dan tim terbangun, langkah berikutnya adalah membuat taktik dengan menentukan prioritas utama. Pelajari preposisi nilai dan cara mengatur pendapatan serta pengeluaran perusahaan. Kemudian, menyelesaikan tugas, secara singkat dapat disebut sebagai DELTA, yaitu Direksi dan manajemen perusahaan, Empati dan membuat produk, Luncurkan dan optimalkan popularitas produk, Terjadinya pelayanan dan penjualan produk, Automasi dan operasional perusahaan. Yang terakhir, tanggung jawab, wajib dilaksanakan oleh seluruh pihak dalam rangka menciptakan sebuah dampak yang bagus.

Mufid kemudian membahas tentang pemanfaatan media sosial sebagai alat utama dalam berbisnis digital. “Aktif di media sosial belum tentu meningkatkan penjualan, terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan,” jelasnya.

Yang pertama adalah promotion, dilakukan melalui media sosial untuk membangun awareness dan engagement agar konsumen menjadi tahu, tertarik, dan akhirnya lebih dekat untuk membeli. Kedua, product, pastikan bahwa produk kita memiliki kualitas yang tinggi, banyak kelebihan, dan ada diferensiasi dari kompetitor. Ketiga, price, buat titik tengah antara harga murah bagi konsumen dan margin besar penjualan bagi produsen. Keempat, place, ada baiknya untuk menciptakan consumer touch point atau distribusi produk ke tangan konsumen secara langsung. Kelima, process, manajemen operasional penjualan harus diatur dengan baik untuk mengelola proses penjualan produk. Keenam, people, karena tidak mungkin untuk melakukan semuanya sendiri dalam berbisnis, maka buatlah tim yang harmonis dan kokoh untuk mencapai hasil maksimal. Terakhir, physical evidence, lebih baik ada display produk agar konsumen bisa melihat dan memastikan sendiri kualitasnya.

Lebih lanjut, Mufid juga menambahkan beberapa tips dalam digital marketing. Pertama, pilih media sosial yang paling cocok dengan produk, hindari penggunaan bahasa pemasaran yang berklaim, ilmu terus berkembang maka kita juga harus update dan membangun critical thinking, ikuti peraturan dan regulasi yang berlaku, kolaborasi dengan bidang lain agar pandangan bisnis lebih luas, pisahkan uang pribadi dan uang bisnis sejak awal, terakhir, ikuti pelatihan untuk mengembangkan skill.

Dengan jumlah pengguna internet mencapai 82 juta orang, Indonesia jelas menjadi pasar potensial dalam bisnis digital. Peningkatan perdagangan elektronik terjadi karena masyarakat Indonesia tergolong maniak internet. Terbukti dengan tingginya pengguna dan posisi kedelapan dunia yang ditempati Indonesia. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mufid-Salim-S.I.Kom_.-M.B.A.-dalam-acara-kuliah-umum-Bisnis-Jasa-Makanan-Foto-Tsabita.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-09 12:21:472022-03-09 12:21:47Strategi Jitu Tembus Bisnis Pasar Global Lewat Media Sosial

Fenomena Trading dan Akuntansi Syariah di Indonesia Saat ini

09/03/2022/in Terkini /by Ard

Seminar Ayat-Ayat Akuntansi HMPS Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Didi)

Khusnul Hidayah, S.E., S.Ag., M.Si., dan Azizah Fitriani, S.E., M.Acc., adalah dua dosen Program Studi (Prodi) Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang menjadi narasumber pada Seminar Ayat-Ayat Akuntansi.

Bertemakan “Mewujudkan Akuntan yang Berpegang Teguh pada Nilai-Nilai Keislaman”, seminar yang digelar secara blended (tatap muka dan daring) oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Akuntansi UAD ini bertempat di Auditorium Kampus I UAD, pada Minggu, 6 Maret 2022.

Dalam penyampaiannya, Khusnul berpesan agar mahasiswa bisa lebih waspada dan cermat terhadap perilaku trading saham atau investasi daring yang saat ini marak dilakukan. Menurutnya, mahasiswa perlu mengetahui bahwa trading yang sah dan halal adalah ia yang terbebas dari unsur judi maupun permainan spekulasi.

Selain membahas fenomena trading saham serta memberikan tips bijak dalam menyikapinya, Khusnul dan Azizah memberikan penyampaian terkait tema seminar, yakni tentang akuntansi syariah dan penerapannya di Indonesia saat ini.

“Akuntansi syariah secara filosofis ialah berpegang teguh pada prinsip-prinsip keislaman, yang tidak hanya memaksimalkan keuntungan di satu pihak saja, tetapi tetap memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yang terlibat,” jelas Azizah.

Menurut Khusnul, akuntansi syariah di Indonesia sudah cukup maju dan berkembang, ini dibuktikan dengan adanya pedoman standar akuntansi yang mengatur lembaga-lembaga syariah di beberapa bidang. Adapun bidang-bidang tersebut di antaranya, keuangan, transaksi, zakat, dan wakaf.

“Namun untuk praktiknya akuntansi syariah masih terus melakukan inovasi dan pengembangan, agar bisa lebih dinamis seperti akuntansi konvensional pada umumnya. Diharapkan pengetahuan akuntansi syariah secara masif bisa disosialisasikan kepada masyarakat, supaya kemajuan dan perkembangannya bisa terus lebih baik,” sambung Khusnul.

Khusnul dan Azizah menilai, jika seseorang melakukan laporan keuangan dengan benar dan melaksanakan audit dengan nilai-nilai keislaman, itu sebenarnya sudah mencakup nilai-nilai prinsip yang terdapat di dalam sistem akuntansi syariah.

“Teruntuk para Dahlan Muda calon akuntan syariah di masa mendatang, kita harus selalu patuh pada pedoman hidup yang sangat komprehensif di dalam Al-Qur’an dan Hadis. Kedua pedoman itulah yang digunakan seorang akuntan syariah dalam melaksanakan keprofesiannya. Selain itu, kejujuran dan amanah juga harus selalu dipegang teguh,” tegas Azizah di akhir seminar. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Khusnul-Hidayah-dan-Azizah-Fitriani-dua-dosen-Prodi-Akuntansi-UAD-menjadi-narasumber-Seminar-Ayat-Ayat-Akuntansi-HMPS-Akuntansi-UAD.-Foto-Pribadi.jpg 1388 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-09 12:04:282022-03-09 12:04:28Fenomena Trading dan Akuntansi Syariah di Indonesia Saat ini
Page 506 of 541«‹504505506507508›»

TERKINI

  • Refleksi Kemanusiaan dan Kebencanaan dalam Khotbah Idulfitri 1447 H UAD22/03/2026
  • UAD Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Kampus IV22/03/2026
  • UAD Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H pada 20 Maret di Kampus IV19/03/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Edukasi Pemanfaatan TOGA di Dusun Pundak Tegal19/03/2026
  • Mahasiswa BISMA UAD, Rizal Agus Setiawan Jadi Pemateri dalam Webinar Nasional Kewirausahaan19/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top