• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Psychotoria Podcast “End of Golden Era”

04/01/2022/in Terkini /by Ard

Podcast Kabinet Berdaya oleh BEM Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laelatul) 

Jum’at (31-12-2021), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Podcast terkait Kabinet Berdaya. Hadir sebagai narasumber adalah Roja Andra Kusuma selaku gubernur, Alfedra Fatiyah selaku wakil gubernur, dan Diash Purnama selaku koordinator Departemen Kabinet Berdaya BEM Fakultas Psikologi. Psychotoria Podcast “End of Golden Era” tersebut tayang melalui kanal YouTube BEM Fakultas Psikologi UAD.

Andra Kusuma begitu ia akrab disapa, hampir usai masa periodenya. Menurutnya, Kabinet Berdaya merupakan kabinet yang memaksimalkan sinergitas untuk membawa Fakultas Psikologi lebih unggul dan mengusahakan terfasilitasi dengan baik sehingga bisa merasakan kebermanfaatannya.

“Jargon awal dari kabinet ini adalah berdaya. Cakupan arti yang sangat luas untuk memberdayakan diri sendiri dan berdampak bagi sekitar. BEM sempat pasif dikarenakan pandemi, tetapi kini sudah bersinergi dan berkarya untuk dunia,” ungkap Alfedra Fatiyah.

“Terkadang orang lebih fokus memberdayakan orang lain sampai lupa memberdayakan diri sendiri,” Diash Purnama menimpali.

Lebih lanjut, Kabinet Berdaya kini dikenal dengan Golden Era, karena tatanan kepemimpinan yang terstruktur sehingga program kerja dapat dijalankan secara maksimal. Dalam pelaksanaan program kerja pun tidak melupakan kolaborasi dengan berbagai elemen-elemen lainnya.

“Satu bulan pertama, berdirinya Kabinet Berdaya ini bisa menjalankan 25 program kerja di setiap bulannya. Hal ini berjalan sampai sekarang, dan 12 program kerja per bulan tergolong cakupan paling sedikit,” tambah Andra.

Di akhir Podcast, Andra Kusuma menyampaikan harapannya untuk KBM Fakultas Psikologi. “Semoga banyak ataupun sedikit perjuangan kami di sini, sependek pengetahuan kami atas kalian, kami harap teman-teman bisa menjaga dan menyayangi rumah kita seisinya karena rumah inilah yang memberikan kita banyak pembelajaran. Begitu pula pembelajaran dari setiap orang yang kita temui dan berikan, juga penghargaan ke setiap orang itu agar kelak kita bisa banyak mendapat penghargaan,” tutupnya. (ela)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gubernur-psikologi-kanan-bawah-wagub-kanan-atas-Koor-departemen-kabinet-kiri-atas-podcaster-kiri-bawah.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-04 08:55:422022-01-04 08:04:26Psychotoria Podcast “End of Golden Era”

Parade Kebudayaan “Keberagaman Budaya Indonesia”

04/01/2022/in Terkini /by Ard

Penampilan Drama Mahasiswa PMDM MBKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Laras)

Parade kebudayaan dalam rangka kompetisi pentas seni tingkat nasional yang diselenggarakan di Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Kamis (30-12-2021), mengusung tema “Keberagaman Budaya Indonesia”. Kegiatan yang tergabung dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); Modul Nusantara ini penuh dengan nuansa kebinekaan.

Biro Mahasiswa dan Alumni (Bimawa) selaku penyelenggara menggandeng Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UAD untuk bekerja sama menyukseskan acara ini. Peserta kompetisi merupakan mahasiswa dari program Pertukaran Mahasiswa Dalam Negeri (PMDM) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek RI).

Mulai dari penampilan drama, musik, puisi, hingga tari, dibawakan dengan mengajak penonton masuk ke dalam suasana yang dibawa. Ada empat kelompok, masing-masing mengusung tema yang berbeda. Kelompok satu, tema yang diusung adalah “Kita Beda Kita Sama”, kelompok dua “Cultural Medley Nusantara”, kelompok tiga “Berpecah Bersatu”, dan kelompok empat “Malin Kundang”.

“Yogyakarta istimewa, modul nusantara bertukar sementara bermakna selamanya”, menjadi tagline dengan makna bahwa sudah tak asing lagi bahwa Yogyakarta memang salah satu provinsi yang diberi imbuhan khusus yaitu istimewa. Kemudian MBKM PMDM ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan di seluruh kampus di Indonesia, yang sudah jelas memberikan pengajaran dan pengalaman baru dan bermakna dan berkesan selamanya. (Lrs)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penampilan-Drama-dari-Kelompok-Tiga-dengan-Tema-Yakni-Berpecah-Bersatu-scaled.jpg 1211 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-04 07:47:522022-01-04 07:47:52Parade Kebudayaan “Keberagaman Budaya Indonesia”

Komitmen UAD Berikan Pendampingan Minat dan Bakat Mahasiswa

03/01/2022/in Terkini /by Ard

Pembacaan puisi oleh Reki Kusuma pada Talent Show Mahasiswa Baru UAD tahun 2021 (Foto: Didi)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Kamis, 30 Desember 2021, menyelenggarakan “Talent Show Mahasiswa Baru 2021 UAD” yang bertempat di Hall Kampus Utama UAD. Acara ini bertujuan untuk bagaimana minat dan bakat para mahasiswa UAD dapat tersalurkan serta memiliki wadah untuk berekspresi.

Menghadirkan beberapa penampilan kesenian yang dibawakan oleh para mahasiswa baru 2021 UAD, acara yang turut dihadiri oleh seluruh sivitas akademika UAD ini mengundang decak kagum dan kemeriahan bagi para hadirin yang menyaksikannya, baik secara luring maupun daring melalui kanal YouTube UAD. Beberapa penampilan tersebut di antaranya, pertunjukan tari kreasi Sekar Puspa oleh Fairuz Annisa, persembahan lagu “Terima Kasih Cinta” oleh Lathifah Apriana, persembahan lagu “Indonesia Jaya” oleh Ahmad Ridho, dan pembacaan puisi yang dibawakan oleh Reki Kusuma. Ada pun Master Ceremony (MC) pada acara ini dipandu oleh Bela Saputri Dewi dan Salma Kumala Dewi, juga dua mahasiswa baru 2021 UAD.

Mahasiswa baru yang tampil pada acara ini berasal dari berbagai program studi (prodi) yang beragam, di antaranya Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Bisnis Jasa Makanan, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Farmasi, dan Prodi Pendidikan Matematika.

“Terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UAD yang terus membantu dalam penyaluran kreativitas, minat, dan bakat para mahasiswa, khususnya mahasiswa baru di UAD. Bimawa selama satu tahun ini terus mendampingi, melakukan pembinaan, dan evaluasi, terkait dengan bagaimana menggali potensi, minat, dan bakat yang dimiliki oleh mahasiswa,” ungkap Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., pada sambutannya selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

“Bimawa tidak akan lelah untuk terus membina serta mendampingi mahasiswa dalam berproses. Semoga mahasiswa yang kami bina mampu untuk berkompetisi di ajang kejuaraan nasional maupun internasional. Jangan lupa untuk menunjukkan kreativitas minat dan bakat, untuk UAD yang berprestasi,” tutupnya. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembacaan-puisi-oleh-Reki-Kusuma-pada-Talent-Show-Mahasiswa-Baru-2021-UAD.jpg 591 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-03 15:46:272022-01-03 15:46:27Komitmen UAD Berikan Pendampingan Minat dan Bakat Mahasiswa

‘Bincang Sastra’ Kenduri Sastra #2: Romantika Sastra Berbudaya

03/01/2022/in Terkini /by Ard

Agus Noor (kanan) selaku pembicara Bincang Sastra yang diadakan Sasindo UAD (Foto: Istimewa)

Kenduri Sastra #2 yang diselenggarakan oleh Himpunan Program Studi Sastra Indonesia (HMPRISAI) melanjutkan serangkaian kegiatannya. Pada Rabu, 29 Desember 2021 lalu bertempat di Ruang Tarjih Muhammadiyah, Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (IC UAD), diadakan kegiatan Bincang Sastra dengan mengundang Agus Noor sebagai pembicara, dan didampingi oleh Dinar Saka selaku moderator sekaligus dosen Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia UAD.

Bertemakan “Romantika Sastra Berbudaya”, Agus yang merupakan seorang Sastrawan kawakan Indonesia memberikan sudut pandangnya, terkait perjalanan dan perkembangan kesusastraan lokal di Indonesia. Selain itu juga tentang eksistensi kesusastraan di era modern saat ini mulai melebur ke dalam media digital.

“Saya terkadang merindukan suasana kota Jogja yang dahulu, di mana pada zaman itu sangat kental tradisi kesusastraan. Tidak mungkin waktu bisa diulang, tetapi tetap menurut saya Jogja adalah kota yang menyenangkan untuk tumbuh dan berkembang di dalam lingkup sastra serta kebudayaan,” ujar Agus sembari melayangkan pandang ke para peserta, yang terdiri atas para mahasiswa UAD dan masyarakat umum DI Yogyakarta.

Sembari menayangkan slide materi pembahasan, Agus kerap memberikan pesan mendalam kepada para peserta. “Seseorang yang tenang dan bahagia adalah ia yang mengetahui apa yang menjadi pilihannya. Hidup bukan suatu pilihan, tetapi keberanian untuk memilih. Ada satu hal yang perlu diingat, ialah jangan menyaksikan hujan yang turun, tetapi saksikan apa yang akan tumbuh dari air hujan tersebut,” pesan Agus mengakhiri. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Agus-Noor-selaku-pembicara-ditemani-oleh-Dinar-Saka-sebagai-moderator-scaled.jpg 1437 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-03 08:57:072022-01-03 08:57:07'Bincang Sastra' Kenduri Sastra #2: Romantika Sastra Berbudaya

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

03/01/2022/in Feature /by Ard

Pemaparan materi tentang isu kekerasan seksual oleh Hudaturahmah, S.Psi pada forum diskusi oleh Kastrat BEM FSBK UAD (Foto: Tsabita)

Pada periode Januari‒Oktober 2021, Komnas Perempuan menerima aduan 4.500 kasus kekerasan terhadap perempuan. Angka ini melonjak drastis dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun 2020. Dengan semakin sempitnya ruang aman bagi perempuan, maka tidak heran jika saat ini Indonesia dilabeli “DARURAT” kekerasan seksual.

Menyiasati persoalan tersebut, Departemen Kajian Strategis (Kastrat) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) menggelar Kastrat Forum yang membahas tentang isu kekerasan seksual terhadap perempuan. Acara tersebut diselenggarakan secara daring bagi peserta umum dan luring bagi internal BEM FSBK pada Rabu, 29 Desember 2021.

Menurut Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS), terdapat sembilan bentuk kekerasan seksual yaitu perkosaan, pelecehan seksual, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, pernikahan paksa, pemaksaan pelacuran, pemaksaan kontrasepsi, dan pemaksaan aborsi.

Hudaturahmah, S.Psi., selaku pembicara menuturkan bahwa kekerasan seksual terjadi ketika adanya paksaan, tanpa persetujuan kedua belah pihak (consent), dan ketimpangan relasi kuasa dan gender. Hal ini yang akan memosisikan korban menjadi pihak yang tidak berdaya dan takut untuk melakukan perlawanan, bahkan untuk sekadar membela diri.

“Korban kekerasan seksual rentan mengalami penderitaan atau kesengsaraan secara fisik, psikis, dan kerugian secara ekonomi, sosial, budaya, dan/atau politik,” terang Huda. Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang bahaya kekerasan seksual dari segi fisik, psikis, dan sosial. Secara fisik, korban akan mengalami keluhan rasa sakit dan memiliki kemungkinan mengidap penyakit seksual menular. Secara psikis, umumnya mereka akan mengalami Post-traumatic Stress Disorder (PTSD) dan kecemasan berlebih yang akan menggiring pada keinginan untuk menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri. Terakhir, secara sosial, korban jelas akan menerima stigma buruk dari masyarakat yang akan menyebabkan mereka menarik diri dari lingkungan sosial, sulit membangun relasi dengan lawan jenis, dan rasa tidak aman saat berada di tempat ramai.

Darurat kekerasan seksual yang sedang terjadi saat ini tidak bisa hanya dimaknai dengan semakin tinggi dan ekstremnya angka kasus kekerasan seksual, tetapi justru kegagalan dalam penanganan kasus yang terjadi sehingga membuat korban makin merasa dihantam, tidak berdaya, dan kehilangan rasa aman.

Masyarakat kita, yang terbelenggu dengan nilai-nilai patriarki, kerap melakukan manipulasi sosial seperti menyuruh korban menikah dengan pelaku sebagai solusi dari kekerasan seksual. Kurangnya pengetahuan tentang isu kekerasan seksual juga membuat masyarakat sering menormalisasi bentuk-bentuk kekerasan seksual yang terjadi. Yang paling dibutuhkan korban adalah perlindungan, baik secara moral maupun hukum. RUU TPKS adalah instrumen hukum yang akan menjadi payung pelindung korban untuk mendapatkan keadilan. Meski dalam praktiknya, rancangan undang-undang ini tidak kunjung paripurna dan mengalami berbagai pro dan kontra.

Secara moral, masyarakat berperan sebagai passive community karena tidak terlibat langsung dengan kejadian. Namun, hal ini tidak berarti bahwa kontribusinya berakhir begitu saja, masyarakat harus menjelma menjadi support community yang siap memberikan pendampingan dan ruang aman bagi korban. Kita tidak bisa hanya diam dan tutup mata atas apa yang terjadi di sekitar kita. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-tentang-isu-kekerasan-seksual-oleh-Hudaturahmah-S.Psi-Foto-Tsabita.jpg 765 1307 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-01-03 08:27:092022-01-03 08:40:43Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

HMPS Akuntansi Tingkatkan Minat Mahasiswa dalam Bidang Akademik Melalui Excellent Student

31/12/2021/in Terkini /by Ard

HMPS Akuntansi FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Adakan Excellent Student (Foto: Istimewa)

Minggu (26-12-2021), Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPS-A) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Excellent Student atau yang biasa disebut “ES”. Tujuan acara ini untuk mencari mahasiswa berprestasi di tingkat program studi (prodi) yang nantinya akan dilombakan di tingkat fakultas dan tingkat universitas. ES merupakan sebuah program kerja dari divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia, yang kali ini mengangkat tema “Accounting for Sustainable Development Goals”. Acara dilaksanakan melalui media Zoom Meeting dan dihadiri oleh Kepala Program Studi Akuntansi, dosen Akuntansi FEB sebagai dewan juri, peserta ES, dan tamu undangan.

Ananda Alfiannur Rizqi selaku penanggung jawab mengatakan, acara ini tidak akan berjalan sukses tanpa panitia yang bekerja sama dengan baik. “Kami menjaga semangat untuk menyukseskan acara Excellent Student ini, menjaga sikap, dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Sambutan pertama dibuka oleh Gusti Winurma selaku ketua pelaksana. “Terima kasih kepada dewan juri yang telah berkenan hadir, tamu undangan, serta peserta yang telah berpartisipasi dan kerja sama dari teman-teman kepanitiaan. Semoga dengan mengikuti Excellent Student ini teman-teman bisa mendapat banyak manfaat, seperti pengalaman dan ilmu yang bermanfaat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Firdaus Rico Anggoro selaku Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi menghimbau, “Diharapkan untuk peserta Excellent Student bisa mewakili Program Studi Akuntansi dalam kegiatan Mawapres nanti. Pastinya dari kegiatan ini kita bisa berproses semaksimal mungkin di tingkat prodi, dan selanjutnya bisa bersaing di tingkat fakultas, yang selanjutnya bisa bersaing di tingkat universitas.”

Sambutan acara ES ditutup oleh Sumaryanto, S.E., M.Si., Akt., C.A. selaku Kepala Program Studi Akuntansi FEB. “Terima kasih kepada HMPS Akuntansi yang telah menyelenggarakan kegiatan Excellent Student yang bertujuan untuk mencari mahasiswa berprestasi di tingkat prodi. Saya juga sangat bangga dengan HMPS Akuntansi karena bisa menyelenggarakan acara ini sendiri secara online tanpa melibatkan vendor, dengan benar-benar membuktikan kerja cerdas mereka.” 

Acara selanjutnya adalah presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI), yang dibagi menjadi dua breakout room zoom di mana masing-masing ­room diisi oleh dua dewan juri. Tujuan dari presentasi ini untuk menyampaikan ide serta informasi KTI yang dibuat oleh peserta.

Setelah acara presentasi selesai, dilanjutkan dengan acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Monopoli Pasar di Indonesia”. Master of Ceremony (MC) menyerahkan kepada perwakilan juri untuk membuka acara tersebut.

“Luar biasa banget untuk presentasi dan FGD dari para peserta, apalagi saat sesi FGD terasa banget hawa-hawa kompetisinya,” ucapnya.

Dalam rangkaian acara ES juga terdapat video persembahan akustik yang dibawakan oleh panitia yaitu Widya Yulianti Huslin sebagai vokalis dan Firdaus Rico Anggoro sebagai gitaris. Setelah video persembahan akustik berakhir, selanjutnya memasuki acara pengumuman pemenang. Juara pertama KTI dimenangkan oleh Putri Dewi Fajrida dengan judul “Urgensi Pendidikan Generasi Muda Indonesia Emas 2045”. Juara kedua dimenangkan oleh Khoiri Indah Triani dengan judul “Sustainable Development Goals (SDGs) dan Strategi Mewujudkan Indonesia Sehat di Era New Normal”. Juara ketiga dimenangkan oleh Miftahul Jannah dengan judul “Menciptakan Pendidikan dan Generasi Emas Indonesia di Masa Pandemi”.

Acara ES diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penutup. “Kami selaku MC dan mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih kepada hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri dan ikut serta berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian acara Excellent Student tahun ini.” (doc)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Akuntansi-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Adakan-Excellent-Student-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-31 12:23:392021-12-31 12:23:39HMPS Akuntansi Tingkatkan Minat Mahasiswa dalam Bidang Akademik Melalui Excellent Student

Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi

29/12/2021/in Terkini /by Ard

Prosesi Sidang Komisi dalam Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi UAD (Foto: Farida)

Pimpinan Komisarat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisarat Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melaksanakan Musyawarah Komisarat (Musykom) XXII secara daring (Zoom Meeting) dan luring (bertempat di Prambanan, Yogyakarta). Berlangsung sejak tanggal 24–26 Desember 2021, tema yang diangkat adalah “Transformasi Nilai Kemuhammadiyahan Membentuk Karakter Pemimpin Berpengetahuan Luas, Berintegritas, dan Berakhlakul Karimah”. Agenda acara ini terdiri atas studium generale, sidang tata tertib, sidang laporan pertanggungjawaban (LPJ), sidang komisi, kemudian pembentukan pengurus baru.

Ahmad Ahid Mudayana, S.KM., M.P.H, selaku pembina IMM Farmasi UAD menuturkan bahwa kepemimpinan selanjutnya harus dapat mencetuskan gagasan-gagasan yang inovatif untuk memecahkan persoalan di bidang farmasi maupun persoalan di bidang kaderisasi ideologi Muhammadiyah.

“Kegiatan musyawarah komisariat merupakan musyawarah tertinggi dalam komisariat untuk menentukan arah gerak dalam satu periode ke depan. Saya berharap kegiatan kali ini tidak sekadar prosesi kegiatan kepemimpinan tetapi saya juga berharap kepada kader immawan dan immawati di Fakultas Farmasi untuk bisa menciptakan gagasan ide yang inovatif dan kreatif, khususnya gagasan untuk meningkatkan kualitas kaderisasi di Fakultas Farmasi.”

Sejalan dengan Ahmad Ahid Mudayana, Mila Erliyana selaku sekretaris PK periode 2020/2021 mengungkapkan bahwa untuk pemimpin baru dan regenerasi, harapannya dapat memegang teguh pendirian, dapat menjadi lebih baik lagi, dan terus berjuang.

“Kami menantikan semua pemimpin baru di sini. Kalau seandainya Musykom sebagai ajang atau momentum yang bisa mengakhiri satu periode masa kepemimpinan, maka jangan sampai Musykom ini menjadi ajang atau periode akhir dari suatu perjuangan,” tuturnya dalam akhir sambutan. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Sidang-Komisi-dalam-Musykom-XXII-IMM-Komisarat-Fakultas-Farmasi-foto-farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-29 14:11:282021-12-29 13:01:10Musykom XXII IMM Komisarat Fakultas Farmasi

Kajian Rutin BEM FAI UAD dalam Mengawal Isu Childfree

29/12/2021/in Terkini /by Ard

Peserta kegiatan Kajian Rutin Keagamaan oleh BEM FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Widia)

Departemen Keagamaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada 25 Desember 2021 menggelar Kajian Rutin Keagamaan dengan tema “Ketika Childfree Jadi Pilihan”. Raisah Hani selaku ketua Departemen Keagamaan menuturkan alasan di balik pemilihan tema ini, untuk menarik perhatian mahasiswa serta masyarakat pada umumnya. Meskipun tema agak kontroversi, Raisah beranggapan bahwa hal tersebut perlu dipahami terutama konsep dari childfree itu sendiri.

Kajian yang diikuti oleh 40 peserta, mulai dari kalangan mahasiswa UAD, santri Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM), pelajar dari SMA Imam Syuhodo Sukoharjo Solo, serta masyarakat umum lainnya berlangsung kurang lebih dua jam. Ustazah Aabidah Ummu ‘Aziizah yang merupakan dosen Baca Tulis Al-Quran di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan bekerja di Pusat Tarjih Muhammadiyah, diundang sebagai narasumber.

Raisah kembali menuturkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan kajian ini, tidak lain untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa maupun masyarakat umum, terlebih lagi kaum muslim dan muslimah dalam memahami childfree. Kemudian diperkuat lagi dengan tujuan dari Kajian Rutin Bulanan Departemen Keagamaan BEM FAI yang selalu berusaha mengangkat isu-isu yang ada di Indonesia, baik itu isu sosial, politik, maupun keislaman.

Ustazah Aabidah mengupas tuntas mulai dari konsep childfree, sejarahnya, dilanjutkan dengan ideologi dari masa ke masa. Selain itu sebagai bagian dari UAD yang merupakan salah satu amal usaha dari persyarikatan Muhammadiyah, Departemen Keagamaan BEM FAI berupaya untuk membuat kajian tersebut dilihat melalui kacamata agama Islam.

Antusias para peserta kajian sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Oleh karenanya Departemen Agama menghadirkan narasumber yang mampu menyampaikan kajian childfree ini melalui pandangan Islam serta Muhammadiyah. (wid)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/dokumentasi-seluruh-peserta-kegiatan-Kajian.jpeg 719 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-29 13:10:172021-12-29 12:21:52Kajian Rutin BEM FAI UAD dalam Mengawal Isu Childfree

UAD Adakan LKMM Nasional sebagai Upaya Peningkatan Sumber Daya Mahasiswa

29/12/2021/in Terkini /by Ard

Dr. Muchlas M.T Rektor UAD saat memberikan sambutan pada acara LKMM Menengah Tingkat Nasional 2021 (Foto: Gufron)

Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Bimawa UAD) bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Menengah Tingkat Nasional secara daring dan luring di ruang Amphitarium Kampus IV UAD. Acara ini bertajuk “Membangun Kepemimpinan Mahasiswa yang Adaptif, Kreatif, Inovatif, dan Berkemajuan” dan dilaksanakan pada Senin (27-12-2021).

LKMM merupakan kegiatan pelatihan manajemen mahasiswa yang menjadi salah satu bentuk upaya untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan manajerial dalam mengelola organisasi kemahasiswaan (ormawa). Acara ini akan berlangsung pada Senin–Rabu, 27–29 Desember 2021 dengan menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya, dan diikuti oleh mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah seluruh Indonesia.

Selaras dengan tema yang diusung oleh panitia LKMM, Dr. Muchlas M.T. Rektor UAD menuturkan bahwa perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat mengantarkan pada Era Industri 4.0, di mana hampir seluruh sektor industri menjalankan aktivitasnya dengan bantuan mesin-mesin cerdas. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi faktor utama penyebab meningkatnya tuntutan dunia kerja terhadap lulusan pendidikan tinggi.

“Keterampilan-keterampilan yang relevan dan adaptif di dunia kerja saat ini, serta keterampilan kreatif dan inovatif sekarang menjadi tuntutan kebutuhan tenaga kerja. Sehingga sebagai UAD sebagai perguruan tinggi berupaya untuk menyiapkan lulusan dengan berbagai keterampilan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Selain itu untuk mengantarkan mahasiswa yang memiliki integritas moral dan intelektual berlandaskan nilai-nilai keislaman maupun Kemuhammadiyahan,” ujar Muchlas saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Muchlas menyampaikan salah satu wadah pengembangan diri yang efektif adalah melalui ormawa. “Melalui aktivitas ormawa, mahasiswa dapat melatih diri, mengasah berbagai keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, juga keterampilan-keterampilan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas terhadap moral dan intelektual,” jelasnya

Ia berharap dengan diadakannya LKMM untuk meningkatkan keterampilan yang lebih tajam, nantinya mahasiswa memiliki bekal keterampilan kepemimpinan, manajerial, bekerja sama dalam tim, dan meningkatnya wawasan keorganisasian serta berkebangsaan. Selain itu, Muchlas berharap mahasiswa dapat menganalisis permasalahan dan pengelolaan organisasi, serta muncul gagasan-gagasan baru.

Kemudian, Mohammad Adam Jerusalem, S.T., M.T., Ph.D. dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah pada sambutannya menyampaikan beberapa terkait keterampilan yang sangat menentukan dalam dunia kerja, dunia industri, bahkan dalam kehidupan bermasyarakat sekalipun. Keterampilan tersebut sangat berkaitan erat dengan organisasi. “Jadi berorganisasi ini menjadi wadah untuk pengembangan diri, dan oleh karenanya dengan diadakannya LKMM Menengah Tingkat Nasional ini menjadi salah satu yang strategis dan vital dalam pengembangan para mahasiswa yang aktif berorganisasi,” tuturnya. (hmd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Muchlas-M.T-saat-memberikan-sambutan-pada-acara-LKMM-Menegah-Tingkat-Nasional-2021-Foto_-Gufron-27-Desember-2021.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-29 07:58:562021-12-29 07:58:56UAD Adakan LKMM Nasional sebagai Upaya Peningkatan Sumber Daya Mahasiswa

Angkringan Kebudayaan: Rangkaian Kenduri Sastra dalam Menumbuhkan Gairah Literasi dan Wirausaha

28/12/2021/in Feature /by Ard

Bazar Buku, salah satu rangkaian kegiatan Angkringan Kebudayaan Kenduri Sastra #2 FSBK UAD (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mengadakan Angkringan Kebudayaan yang masih bagian dari rangkaian kegiatan Kenduri Sastra #2, yakni perayaan Milad Prodi Sastra Indonesia dan peringatan Bulan Bahasa. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Prodi (Kaprodi) Sastra Indonesia UAD Intan Rawit Sapanti, S.S., M.A., pada Selasa, 26 Oktober 2021 lalu di Auditorium Kampus I UAD.

Berlangsung selama tiga hari sejak dibukanya pada Rabu, 22 Desember 2021, Angkringan Kebudayaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPRISAI) ini terbuka untuk umum, dan di dalamnya terdapat beberapa kegiatan. Di antaranya bazar buku, cendera mata, makanan, mimbar bebas ekspresi, bedah buku, serta pameran karya tulis orisinal dari para mahasiswa Prodi Sastra Indonesia. Ada pun karya tulis yang dipamerkan berupa puisi, cerpen, pantun, anekdot, sajak, dan lain sebagainya.

Untuk bazar buku sendiri ada empat penerbit yang turut berperan di dalam menyukseskan kegiatan ini. Penerbit itu ialah Gambang, JBS (Jual Buku Sastra), Jejak Pustaka, dan Pataba. Selain dari penerbit, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) turut berperan dengan mengikut sertakan buku-buku mereka di dalam bazar.

“Diperlukan membaca dengan intensitas tinggi untuk menghasilkan karya tulis yang baik, dan jangan ragu untuk mulai menulis. Muatan yang terdapat di buku ini sangat menarik, hanya saja perlu beberapa perbaikan dari segi kepenulisan agar pemilihan kata terasa lebih efektif,” ungkap Alfiandana Susilo Aji, S.S., sebagai pemantik sekaligus alumnus berprestasi mahasiswa Sastra Indonesia UAD, dalam sesi bedah buku Angsa di Batas Impian. Buku tersebut karya dari mahasiswa Sastra Indonesia UAD angkatan 2018 pada tugas mata kuliah Sastra Populer.

Selaku ketua panitia Kenduri Sastra #2 yang juga mahasiswa Prodi Sastra Indonesia UAD, Didi Risaldi mengatakan, hadirnya Angkringan Kebudayaan dalam serangkaian kegiatan di Kenduri Sastra #2 adalah salah satu upaya agar minat dan kreasi mahasiswa UAD dalam berliterasi dan berwirausaha semakin berkembang. “Mahasiswa perlu menunjukkan eksistensinya dalam berliterasi, sebab literasi adalah salah satu gerbang keilmuan, sembari belajar bagaimana agar bisa berbisnis di dalamnya,” pungkas Didi. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penampakan-denah-Angkringan-Kebudayaan-scaled.jpg 2068 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-12-28 14:45:592021-12-28 14:45:59Angkringan Kebudayaan: Rangkaian Kenduri Sastra dalam Menumbuhkan Gairah Literasi dan Wirausaha
Page 520 of 540«‹518519520521522›»

TERKINI

  • KKN UAD Dorong Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat di Dusun Bojong18/03/2026
  • UAD Terapkan KHGT dalam Penentuan Idulfitri 1447H17/03/2026
  • KKN UAD Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Anak-Anak di Padukuhan Gedangan17/03/2026
  • KKN UAD Edukasi Gerakan 3M dan PSN di Pronosutan17/03/2026
  • Mewujudkan Peran Khalifah Melalui Pelestarian Alam16/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top