• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Kembangkan Proses Mordanting dengan Kitosan, UAD Inisiasi Batik Ramah Lingkungan

17/06/2021/in Terkini /by Ard

Utik Bidayati, S.E. M.M. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan dan Administrasi Umum UAD (kiri) dengan Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam (Gusti Putri) (kanan) saat pelatihan membatik menggunakan pewarna alami di Joglo Balai Agung Cendana

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan pelatihan batik tulis dan teknologi pewarna alami. Program ini bekerja sama dengan Joglo Balai Agung Cendana guna memulihkan perekonomian warga masyarakat di masa pendemi Covid-19.

Program tersebut diinisiasi oleh Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM. (ketua), Bambang Robi’in, S.T., M.Eng., dan Rachma Tia Evitasari, S.T., M.Eng. sebagai anggota. Zahrul menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan branding produk batik tulis pewarna alami pada Balai Agung Cendana Batik Tulis Yogyakarta.

“Saat ini tim dari UAD mengembangkan proses mordanting menggunakan kitosan. Kitosan berasal dari kulit udang, sehingga ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan kitosan akan meningkatkan warna yang terserap pada kain, sehingga warna yang dihasilkan menjadi lebih gelap. Penggunaan kitosan meningkatkan penyerapan zat warna ke dalam kain sehingga diharapkan proses pewarnaan menjadi lebih cepat dan tidak memerlukan pencelupan berkali-kali,” jelas Zahrul.

Zahrul mengungkapkan, batik yang banyak beredar di masyarakat saat ini adalah batik dengan pewarna sintetis atau naphtol. Limbah air dari penggunaan naphtol dapat mencemari air dan lingkungan. Berbeda dengan batik dengan pewarna alami yang memiliki warna yang unik dan kalem. Selain itu, pewarna alami juga umumnya merupakan zat antioksidan aktif.

“Penyuluhan dan pelatihan bertujuan agar para pengrajin batik paham proses-proses yang terjadi pada pewarnaan kain. Untuk mendapatkan warna pada kain proses yang dilalui tidak hanya mencelupkan kain ke dalam pewarna. Ada proses awal dengan menambahkan bahan mordan yang berfungsi untuk menjembatani kain dengan pewarna alami, umumnya mordan yang digunakan adalah mordan logam seperti tawas, tunjung, dan kapur,” terangnya.

Setelah proses pramordanting, kain baru dicelupkan ke dalam pewarna, proses ini harus dilakukan beberapa kali agar mendapatkan warna yang diinginkan. Proses yang terakhir yaitu fiksasi dengan mordan, untuk mengunci warna pada kain agar tidak mudah luntur.

Pewarna alami sesuai namanya didapatkan dari bahan alam, utamanya dari tumbuh-tumbuhan, baik dari bagian kayu, kulit kayu, akar, daun, maupun bunga. Namun tidak semua pewarna alami dapat digunakan sebagai pewarna kain. Sumber zat warna alami yang bisa digunakan antara lain mahoni, jalawe, teger, jambal, dan tingi yang memberikan warna kecokelatan atau sogan, serta kayu secang yang memberikan warna merah muda.

“Pembuatan kain batik menggunakan pewarna alami ini tidak tanpa kendala. Zat warna alami cenderung memiliki kekuatan ikat ke kain katun yang rendah sehingga proses produksi tidak sepraktis menggunakan zat warna sintetis. Sehingga kami menginisiasi proses mordanting dengan kitosan agar pembuatan batik lebih ramah lingkungan,” tandasnya.

Sementara Wakil Rektor UAD Bidang Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum, Utik Bidayati, S.E., M.M., menjelaskan, pada proses pewarnaan alami batik membutuhkan waktu yang sangat lama. Proses lama ini terkadang mengakibatkan pengrajin batik tidak telaten, dan orang yang ingin memesan pun menjadi tidak sabar.

“Setidaknya dibutuhkan waktu dua hingga enam bulan untuk pewarnaan sampai tahap akhir. UAD, melalui tim penelitian yang dipimpin Pak Zahrul harus mengatasi permasalahan ini supaya warna alami itu bisa diproses lebih cepat,” ungkap Utik Bidayati.

Lebih lanjut, saat memberi sambutan pada pembukaan acara “Pelatihan Batik Tulis dan Teknologi Pewarna Alami” di Yogyakarta, Senin (14-06-2021), Utik menjelaskan bahwa selama ini penggunaan pewarna alami yang dilakukan di Joglo Bale Agung Cendana membutuhkan bahan berkilo-kilo.

“Selain itu, harga bahan untuk pewarna alami cukup mahal di kisaran 700 hingga 800 ribu. Hasilnya, pun belum tentu memuaskan karena warnanya yang kurang cerah. Oleh karenanya UAD hadir untuk mengatasi permasalahan ini. Kami berharap kerja sama LPPM UAD dan Joglo Bale Agung Cendana menjadi sinergi yang dapat menghasilkan batik berkualitas dengan warna cerah dan harga yang menguntungkan,” katanya.

Di sisi lain Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam (Gusti Putri), Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY juga mengungkapkan terima kasih kepada UAD yang telah memberikan pelatihan pewarnaan batik alami dan mengenalkan teknologi pengolahannya. “Penggunaan pewarna alami untuk batik gampang-gampang susah, tetapi kalau tekun dan disiplin pasti bisa.” (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMG_9924.jpg 1333 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-17 08:35:532021-06-17 08:35:53Kembangkan Proses Mordanting dengan Kitosan, UAD Inisiasi Batik Ramah Lingkungan

Bimawa Awards 2021 Ajang Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Dosen

16/06/2021/in Terkini /by Ard

Dr. Muchlas, M.T. Rektor UAD saat memberikan penghargaan pada acara UAD Bimawa Award

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Awards 2021 merupakan kali ketiga dilaksanakan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Program ini sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa, dosen, Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), Organisasi Otonom (Ortom), Komunitas, maupun Program Studi (Prodi) yang memiliki prestasi terbaik dalam bidang kemahasiswaan. Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk piagam penghargaan untuk mendukung agar terus berprestasi. Acara diselenggarakan di Amphitarium Kampus IV UAD, Sabtu (12-06-2021).

Ada 20 kategori penghargaan yang diberikan antara lain, Pembimbing Penalaran dan Kreativitas Terbaik, Program Studi Berprestasi, Penyelenggara Pertukaran Pelajar di Program Studi, Pengabdian kepada Masyarakat, Kewirausahaan, Riset Mahasiswa, Pengembangan Karier Mahasiswa Tingkat Prodi, Alumni Terbaik, Pelibatan Alumni, Tracer Study, Aktivis Terbaik, 10 Year Life Time Achievement Award Bidang Kemahasiswaan, Mahasiswa Berprestasi dalam Bakat dan Minat, Mahasiswa Berprestasi dalam Penalaran dan Kreativitas, Best Achievement, Best Media Influencer, Oramawa Kinerja Terbaik, Ormawa Terbaik dalam Administrasi, dan Aktivitas Program Kerja di Masa Pandemi Covid-19.

Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD dalam sambutannya mengatakan, kita harus memiliki hard skill maupun soft skill berbagai keterampilan berdasarkan kedisiplinan keilmuan yang dipelajari untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan kita nanti, dalam menunjang kesempatan di dunia kerja.

Lebih lanjut ia menjelaskan penghargaan ini akan memotivasi mahasiswa maupun dosen untuk lebih berprestasi dan salah satu upaya dalam pengembangan ide. Menurutnya, yang lebih penting dari prestasi adalah meningkatkan kualitas kepribadian dan kedisiplinan diri.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. mengatakan, Bimawa UAD berkomitmen untuk bersama-sama bisa mengembangkan penalaran minat bakat mahasiswa maupun alumni untuk nantinya bisa tanggap dan terampil dalam memenangkan kompetisi di era revolusi industri 4.0 di era asosiasi 4.0.

“Kami terus berupaya untuk mendampingi mahasiswa kita agar siap berkompetisi dengan aktif berperan mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh kemendikbud maupun nonkemendikbud,” jelasnya.

Adinda Nur Fitriyah mahasiswa berprestasi dalam minat dan bakat menyambut baik dengan adanya Bimawa Awards. Ia mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk perhatian UAD untuk mahasiswa maupun dosen agar terus berprestasi walaupun masih dalam suasana pandemi, semangat jangan sampai turun. (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Muchlas-M.T.-Rektor-UAD-saat-memberikan-penghargaan-pada-acara-UAD-Bimawa-Award.jpg 1600 2400 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-16 11:30:202021-06-16 09:20:56Bimawa Awards 2021 Ajang Apresiasi Prestasi Mahasiswa dan Dosen

Apresiasi Civitas Akademika Melalui Bimawa Awards

16/06/2021/in Terkini /by Ard

Dr. Gatot Sugoharto, S.H., M.H. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD saat memberikan penghargaan kepada salah satu mahasiswa berprestasi

Guna mengapresiasi berbagai pencapaian dari seluruh civitas, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan UAD Awards Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pada tanggal 12 Juni 2021 secara daring dan luring di Ampitarium lantai 9 Kampus IV UAD Jln. Ring Road Selatan, Kragilan, Tamanan, Kec, Banguntapan, Bantul, dan via Zoom Meeting juga YouTube UAD Yogyakarta.

Ada beberapa nominasi di UAD Awards yakni Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Organisasi Otonom (Ortom) terbaik dalam administrasi, Aktivitas Program Kerja di Masa Pandemi Covid-19, Aktivis Terbaik, Mahasiswa Berprestasi dalam Penalaran dan Kreativitas, Mahasiswa Berprestasi dalam Bakat dan Minat, Pembimbing/Pelatih Bidang atau Minat Terbaik, Program Studi Berprestasi, Organisasi Kemahasiswaan Berkinerja Terbaik, Alumni Terbaik setiap Program Studi, Pengembangan Karier Mahasiswa di Tingkat Program Studi, Penyelenggara Pertukaran Pelajar di Program Studi, Pengabdian kepada Masyarakat di Program Studi, Kewirausahaan di Program Studi, dan Riset Mahasiswa di Program Studi.

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) dalam berbagai kegiatan pengembangan minat bakat di lingkungan UAD terus melakukan evaluasi. Berbagai aktivitas kemahasiswaan tersebut sudah setiap tahunnya juga selalu dilaporkan di dalam Sistem Pemeringkatan Manajemen Kemahasiswaan (Simkatmawa) dan terus mengalami peningkatan.

“Kami selalu berupaya mendampingi mahasiswa untuk siap berkompetisi dengan mengikuti berperan aktif pada kompetisi-kompetisi yang diselenggarakan oleh kemendikbud maupun nonkemendikbud,” tutur Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. saat menyampaikan sambutan, (12-06-2021).

Bimawa berkomitmen bersama-sama bisa mengembangkan penalaran minat bakat mahasiswa dan alumni untuk bisa cakap dalam memenangkan kompetensi di era revolusi industri 4.0. Selama satu tahun belakangan ini Bimawa telah melakukan berbagai program kerja untuk pengembangan kemahasiswaan di bidang penalaran minat dan bakat, di antaranya telah menyelenggarakan Program Pengenalan Kampus (P2K) pada September 2020 serta program soft skill 1 untuk mahasiswa baru untuk orientasi kampus dan soft skill 2 yang diperuntukkan mahasiswa guna mendukung perencanaan karier dan wirausaha.

“Kami senantiasa melakukan pendampingan, pembimbingan, dan pelatihan kepada mahasiswa melalui berbagai seminar maupun workshop. Alhamdulillah dalam satu tahun ini kami telah berhasil menyelenggarakan program-program seperti latihan keterampilan mahasiswa baik tingkat dasar menengah maupun atas, kemudian program-program seminar, seperti seminar perundungan ataupun bullying, seminar antinarkoba, dan sebagainya,” imbuh Choirul. (Lrs).

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Gatot-Sugoharto-S.H.-M.H.-Wakil-Rektor-Bidang-Kemahasiswaan-dan-Alumni-UAD-saat-memberikan-penghargaan-kepada-salah-satu-mahasiswa-berprestasi.jpg 1348 2400 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-16 09:18:052021-06-16 09:21:07Apresiasi Civitas Akademika Melalui Bimawa Awards

Kampus Mengajar, Langkah Awal Ida untuk Konsisten

15/06/2021/in Feature /by Ard

Ida Ma’rifah saat mengikuti program Kampus Mengajar di SD N Kawunganten 06

Ida, begitu teman-teman memanggilnya. Perempuan bernama lengkap Ida Ma’rifah itu lahir di Cilacap, 4 Maret 2000. Berkat rekomendasi dari program studinya, ia dapat mengisi waktu luang dengan mengikuti program Kampus Mengajar. Melalui program tersebut, untuk pertama kalinya ia mengajar anak usia Sekolah Dasar (SD) dan bertemu dengan pendidik-pendidik lain.

Semangat aktivis Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika itu membara berkat sambutan dari Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. saat pembekalan. Nadiem dalam sambutannya menyampaikan, jika pembelajaran dalam jaringan (daring) terus, maka tidak berjalan optimal. Peserta didik harus dituntun untuk belajar dan bersosialisasi dengan teman-temannya di sekolah, sehingga sosok pendidik bagi peserta didik SD sangatlah dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bagi Ida, tahapan yang rumit dalam program Kampus Mengajar yaitu konsisten. Konsisten dalam mengajar, pergi ke SD setiap hari dengan jarak yang jauh, bertemu dengan siswa, membuat Rencana Program Pembelajaran (RPP), dan konsep pembelajaran. Selanjutnya konsisten dalam membuat laporan yakni laporan awal, harian, mingguan, bulanan, dan akhir harus dimasukkan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah baginya karena telah dibekali ilmu dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Mahasiswi dengan kacamata minus itu menyampaikan, “Ketika belajar di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD bukan hanya mendapat ilmu pengetahuan saja, tetapi kami juga diberikan kemampuan ilmu mengajar seperti cara mengajar dan membuat media pembelajaran yang menarik. Selain itu kami juga dilatih untuk bisa memanajemen kelas dan mengenal karakteristik anak yang bermacam-macam.”

Anak pertama dari tiga bersaudara itu sangat bersyukur mengikuti program tersebut karena menambah relasi. Bersama Rizal Fadly Ardiansyah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UAD dan keenam temannya dari kampus yang berbeda, Ida menjalankan program Kampus Mengajar di SD Negeri Kawunganten 06. Mereka juga mendapat ilmu psikologi seperti sabar, menahan marah, semangat, memberikan contoh yang baik, dan berucap yang baik. Mahasiswa peserta program Kampus Mengajar juga mendapat bonus, karena bisa mengonversi mata kuliah sebanyak 12 Satuan Kredit Semester (SKS) dan mendapatkan potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.400.000,00.

“Generasi penerus bangsa merupakan suatu julukan yang sangat besar tanggung jawabnya. Oleh karena itu, setelah program ini kami berharap peserta didik memiliki budi pekerti yang baik. Selanjutnya, semoga mereka tetap mengikuti perkembangan teknologi dengan baik,” tutup perempuan yang hobi berenang itu pada 12-06-2021. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ida-Marifah-saat-mengikuti-program-Kampus-Mengajar-di-SD-N-Kawunganten-06..jpg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-15 11:30:022021-08-16 21:02:18Kampus Mengajar, Langkah Awal Ida untuk Konsisten

Akses Jalan Terjal Mahasiswa Kampus Mengajar

15/06/2021/in Terkini /by Ard

Rizal Fadly Ardiansyah dari Prodi PGSD UAD saat mengikuti program Kampus Mengajar di SD N Kawunganten 06

Sekolah Dasar (SD) Negeri Kawunganten 06 merupakan sekolah yang dipimpin oleh Kodriyah, S.Pd. Letak geografis sekolah jauh dari pemukiman penduduk dan berada di ujung jalan yang menanjak, sehingga hanya memiliki 57 peserta didik dari kelas 1 sampai 6. Kondisi yang sangat menyedihkan karena akses jalan yang sangat terjal dengan batu-batuan. Tak heran jika banyak pendidik, peserta didik, orang tua, bahkan pendidik dari luar yang hendak datang ke SD tersebut sering terjatuh dan tergelincir. Fasilitas sekolah kurang lengkap. Di antaranya belum terdapat Unit Kesehatan Siswa (UKS), kantin, perpustakaan, dan lapangan olahraga.

Tim mahasiswa Kampus Mengajar yang diketuai oleh Fathurrasyid Mahardika dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto ditempatkan di SD Negeri Kawunganten 06. Anggotanya terdiri atas Ida Ma’rifah dari Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Rizal Fadly Ardiansyah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UAD, Marta Fibriantika dari Universitas Negeri Yogyakarta, Livia Ayu Nurazizah dari Universitas Negeri Yogyakarta, Alan Sahara dari Universitas Negeri Yogyakarta, Achmad Rizki dari Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, dan Jelita Zahra Dilla dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Ida menyampaikan, “Kami menumbuhkan adaptasi bagi peserta didik dalam bidang teknologi dengan melatih peserta didik mengoperasikan teknologi dan pembelajaran 2 sampai 3 hari menggunakan laptop dilengkapi sound. Kami juga berupaya meningkatkan literasi peserta didik dengan membuat pojok baca yang dibuat lesehan supaya seluruh anak bisa menikmati dan nyaman dalam belajar, khususnya terkait literasi. Alhamdulillah setelah buka donasi sejak 9 April 2021, kami sudah mendapatkan beberapa uang dan buku dari para donator baik. Uang dan buku tersebut segera kami gunakan untuk membuat pojok baca bagi peserta didik dari SD Negeri Kawunganten 06.”

Selain itu, diterapkan pembelajaran outdoor di taman baca dekat sekolah. Taman baca itu merupakan hasil usaha dari warga sekitar sekolah yang sangat prihatin dengan keadaan anak-anak seperti tidak masuk sekolah, tidak ada kegiatan belajar, dan bermain tanpa henti saat pandemi kemarin. Di taman tersebut, mahasiswa Kampus Mengajar dan para peserta didik dari SD N Kawunganten 06 belajar secara bebas di saung. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Fadly-Ardiansyah-dari-Prodi-PGSD-UAD-saat-mengikuti-program-Kampus-Mengajar-di-SD-N-Kawunganten-06..jpg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-15 08:55:402021-06-15 08:55:40Akses Jalan Terjal Mahasiswa Kampus Mengajar

Teater JAB UAD Luncurkan Antologi Naskah Drama

14/06/2021/in Terkini /by Ard

Acara peluncuran antologi naskah drama Darpana karya Teater JAB UAD

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terus berkarya. Mereka berhasil meluncurkan antologi naskah drama berjudul Darpana pada Sabtu, 05 Juni 2021, secara daring.

Darpana menjadi karya kelima yang ditulis oleh anggota Teater JAB. “Jika empat karya sebelumnya berisi antologi puisi, maka di karya kelima ini kami meluncurkan antologi naskah drama yang pernah ditulis dan dipentaskan oleh Teater JAB,” ungkap Intan Safitri selaku panitia peluncuran antologi naskah drama.

Sebanyak 16 judul naskah drama terhimpun dalam antologi tersebut. Darpana menjadi judul yang dipilih dengan filosofi salah satu arca yang berbentuk bulat atau lonjong dengan tangkai yang dipahat dengan bagus. Untuk tema, dipilih kritik terhadap fenomena sosial. Karya ini juga sebagai bukti eksistensi dan semangat Teater JAB dalam berkarya.

Peluncuran antologi naskah diulas langsung oleh Brisman HS dan Ridho Iqbal S. tentang proses kreatif yang dihasilkan oleh anggota Teater JAB.

“Hadirnya antologi naskah drama ini, Teater JAB berharap generasi selanjutnya dapat melihat bagaimana proses kreatif para pendahulunya. Dengan adanya karya-karya ini semoga dapat menjadi bahan literasi dalam dunia sastra dan naskah drama,” harapan Intan di sesi akhir wawancara. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Acara-peluncuran-antologi-naskah-drama-Darpana-karya-Teater-JAB-UAD.jpeg 719 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-14 13:36:232021-06-14 13:36:23Teater JAB UAD Luncurkan Antologi Naskah Drama

Dosen FEB UAD Berikan Pelatihan Industri Kreatif untuk Santri

12/06/2021/in Terkini /by Ard

Pelatihan Membangun Jiwa Entrepreneurship Santri Melalui Pengembangan Industri Kreatif di Era Pandemi Covid-19

Terdapat sebuah data yang menyatakan bahwa program pembelajaran sebagian besar pondok pesantren masih berkutat pada transfer materi akhlak dan keagamaan pada umumnya. Sementara itu, pemberian soft skill maupun hard skill yang mendukung pengembangan kemampuan mereka setelah lulus dari pendidikannya masih relatif jarang diperhatikan, khususnya terkait dengan semangat jiwa entrepreneurship atau kewirausahaannya. Dengan latar belakang tersebut, tim dosen dari Program Studi Ekonomi Pembangunan (EP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menangkapnya sebagai peluang untuk melakukan Program Pengabdian Masyarakat (PPM).

Bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Hamidi, Pakem, Sleman, Tim PPM tersebut mengadakan Pelatihan Membangun Jiwa Entrepreneurship Santri Melalui Pengembangan Industri Kreatif di Era Pandemi Covid-19. Adapun pesertanya ialah para santri aktif Al-Hamidi baik putra maupun putri.

Agar terstruktur, terukur, serta dapat dirasakan manfaatnya oleh mitra, pelatihan dibuat dalam tiga kali pertemuan yakni setiap Jumat, tanggal 4 hingga 18 Juni 2021. Menurut Budi Jaya Putra, M.H., selaku ketua Tim PPM menyebutkan bahwa program tersebut berisi tiga agenda pokok pelatihan.

“Kegiatan mencakup penyuluhan dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur yang islami dan menggali ide yang dibutuhkan oleh pasar, penyuluhan dalam mencari pendanaan atau modal usaha, kemudian pelatihan strategi pemasaran,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan dari pelatihan ialah agar dapat menumbuhkan jiwa entrepreneurship pada santri sehingga menjadi bekal terciptanya industri kreatif serta terbentuknya santri yang berdaya saing dan siap menghadapi era global, terutama di masa pandemi Covid-19.

Selain Budi, narasumber pelatihan tersebut antara lain Mahrus Lutfi Adi K., M.E., dan Indanazulfa Qurrota A’yun, M.Sc. Ketiganya merupakan dosen sekaligus praktisi yang kompeten di bidangnya. (Diyan)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2021-06-10-at-02.18.44.jpeg 1280 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-12 12:00:122021-06-12 08:24:12Dosen FEB UAD Berikan Pelatihan Industri Kreatif untuk Santri

GemasTIK: Wahana Inovasi dan Kreativitas di Bidang TIK

12/06/2021/in Terkini /by Ard

Dewi Pramudi Ismi, S.T.,M.CompSc selaku pemateri dan juga dosen Teknik Informatika UAD Yogyakarta

Biro Mahasiswa dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan Sosialisasi dan Sharing Pembinaan Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (GemasTIK) 2021 pada 7 Juni 2021 via Zoom Meeting dan YouTube Bimawa UAD. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tahun 2021, tema GemasTIK adalah “TIK untuk Indonesia Bangkit Menuju Kehidupan Bangsa yang Lebih Baik”.

Salah satu tujuan GemasTIK adalah memberikan wahana bagi mahasiswa untuk berinovasi dan berkreativitas di bidang TIK di masa pandemi Covid-19. Selain itu untuk menjadikan karya mahasiswa sebagai hasil nyata dalam membantu permasalahan di lingkungan kesehatan, dengan cabang-cabang perlombaan yang berjumlah sebelas divisi.

“Jadi, memang ada banyak divisi lombanya, untuk yang divisi 1 pemrograman (programing) dan divisi 2 keamanan siber (cyber security), akan diadakan secara live online dengan waktu yang telah ditentukan. Sedangkan untuk yang divisi 3 sampai 11 prosesnya harus mengumpulkan proposal kemudian penilaian dan pengumuman yang lolos ke final,” tutur Dewi Pramudi Ismi, S.T., M.CompSc. selaku pemateri sekaligus dosen Teknik Informatika UAD Yogyakarta, (07-06-2021).

Wahyono, Ph.D. yang juga menjadi pemateri pada acara ini menyampaikan beberapa konten bahasanya, antara lain panduan umum GemasTIK, penulisan proposal GemasTIK, serta tips dan trik penyusunan proposal.

Ada beberapa tips dan trik yang diberikan oleh Wahyono, yakni berikan ringkasan eksekutif yang mencakup semua hal pada awal proposal, lengkapi proposal dengan ilustrasi yang cukup untuk memberikan gambaran ke juri, klaim yang dilengkapi dengan data akan lebih meyakinkan juri, gunakan sitasi sesuai dengan standar penulisan proposal tugas akhir, memiliki objek sebagai target yang akan memanfaatkan karya, jujur, dan karya harus sesuai dengan tema. (Lrs).

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dewi-Pramudi-Ismi-S.T.M.CompSc-selaku-pemateri-dan-juga-dosen-Teknik-Informatika-UAD-Yogyakarta.jpg 720 1520 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-12 08:00:592021-06-11 12:22:01GemasTIK: Wahana Inovasi dan Kreativitas di Bidang TIK

Mahasiswa KKN UAD Adakan Pemeriksaan Mata Gratis

11/06/2021/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD membantu tim dokter dalam proses pemeriksaan mata kepada warga

Sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit katarak serta penyakit mata lainnya, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia atau Indonesian Ophthalmologist Association (Perdami), Universitas Gajah Mada (UGM), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, dan Departemen Mata RSUP Dr. Sardjito mengadakan kegiatan pemeriksaan mata secara gratis. Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PERDAMI yaitu Prof. dr. Suhardjo, S.U., Sp.M(K). ini berlokasi di Balai RW 06 Sosrodipuran, Kelurahan Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Yogyakarta. Tempat ini sekaligus menjadi salah satu pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UAD. Walaupun dilaksanakan masih dalam suasana pandemi, proses kegiatannya tetap sesuai prosedur protokol kesehatan, yakni dimulai dari pemeriksaan suhu, penggunaan hand sanitizer, dan memakai masker.

Pemeriksaan mata diawali dengan skrining di masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa UAD. Sebelumnya mereka sudah diberikan pelatihan oleh Perdami, kemudian masyarakat yang sudah di-skrining menjalani pemeriksaan gratis pada 06-06-2021. Setelah itu, dilakukan proses pemeriksaan mata yang meliputi; visus mata, untuk menilai adanya gangguan refraksi pada pasien; vital sign, yaitu pemeriksaan fisik meliputi tekanan darah dan koreksi mata; tes slit foto, untuk mendeteksi kelainan pada lensa mata, retina dan degenerasi macula, pengecekan gula darah; biometri; dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Pada kegiatan ini, ada 15 dokter mata dari RSUP Dr. Sardjito yang memberikan pelayanan kepada 43 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terdapat 12 orang yang dirujuk untuk dilakukan operasi katarak secara gratis.

KKN UAD unit Kemantren Gedongtengen mengadakan kegiatan pemeriksaan mata gratis

Masyarakat sangat antusias dalam menyambut kegiatan pemeriksaan mata tersebut, terlihat dari banyak warga yang sudah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan pemeriksaan. Ervin Setiawan selaku Ketua RW 06 juga menyampaikan ucapan terima kasih. Sebab, banyak warganya yang sudah berumur dan rata-rata memiliki gangguan pada pengelihatan. Dengan adanya kegiatan ini jelas sangat membantu mereka.

“Harapannya, dengan acara ini program-program pengabdian mahasiswa UAD bisa berkelanjutan dan yang pasti bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pemeriksaan mata, mengingat masih ditemukan masyarakat yang sebenarnya mengalami gangguan penglihatan. Apabila dapat dideteksi dari awal maka dapat mencegah terjadinya katarak dan kebutaan pada mata,” kata Liena Sofiana, S.K.M.,M.Sc. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). (Amb)

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-membantu-tim-dokter-dalam-proses-pemeriksaan-mata-kepada-warga.jpg 1600 2400 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-11 11:50:512021-06-11 11:50:51Mahasiswa KKN UAD Adakan Pemeriksaan Mata Gratis

UAD Adakan Professor Camp untuk Percepatan Guru Besar

10/06/2021/in Terkini /by Ard

Professor Camp yang diadakan Biro Sumber Daya Manusia UAD

Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Professor Camp bagi 49 dosen. Program ini merupakan upaya UAD untuk melakukan akselerasi percepatan guru besar.

Wakil Rektor Bidang Akademik UAD Dr. Rusydi Umar, Ph.D. menjelaskan, percepatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas SDM UAD. “Banyak dosen UAD yang secara kualifikasi telah memenuhi syarat sebagai guru besar. Namun, untuk sampai pada pencapaian tersebut harus mengajukan borang CCP. Di sinilah yang menjadi kendala.”

Rusydi menambahkan, pengisian borang CCP tidak mudah karena harus jeli dan teliti. Banyak dokumen yang harus dipenuhi dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Wakil Rektor Bidang Akedemik UAD Dr. Rusydi Umar, Ph.D. saat memberi sambutan pada acara Profesor Camp

“Kami berharap Bapak Ibu dosen berpacu untuk percepatan guru besar ini. Program yang diadakan Biro SDM UAD sangat membantu dan memudahkan percepatan jabatan menuju guru besar,” katanya saat memberi sambutan di Auditorium Kampus I UAD, Jln. Kapas 9, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, Rabu (09-6-2021).

Sementara Triantoro Safaria, Ph.D. Kepala Biro SDM mengatakan, program ini sebagai upaya serius UAD untuk mendukung peningkatan jabatan akademik dosen, khususnya guru besar. “Beberapa dosen sudah siap untuk menuju guru besar. Kami berharap, 49 dosen yang mengikuti program ini semuanya memperoleh gelar profesor,” tandasnya. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Professor-Camp-yang-diadakan-Biro-Sumber-Daya-Manusia-UAD.jpg 1600 2400 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-06-10 11:30:592021-06-10 08:31:31UAD Adakan Professor Camp untuk Percepatan Guru Besar
Page 551 of 589«‹549550551552553›»

TERKINI

  • Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta22/04/2026
  • Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital22/04/2026
  • Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital21/04/2026
  • Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah21/04/2026
  • Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal20/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top