• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Dinamika Populasi melalui Permodelan Matematika

07/05/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Yudi Ari Adi, S.Si., M.Si. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Prof. Dr. Yudi Ari Adi, S.Si., M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Pemodelan Matematika Interaksi Populasi pada Sidang Terbuka Senat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diselenggarakan di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD. Dalam momentum tersebut, ia menegaskan bahwa pemodelan matematika bukan sekadar aktivitas akademik di atas kertas, melainkan instrumen ilmiah yang krusial sebagai referensi pengambilan kebijakan berbasis data agar lebih tepat sasaran.

Perjalanan intelektualnya bermula dari sebuah refleksi mendalam saat menempuh studi S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengenai relevansi matematika dalam kehidupan, yang kemudian menemukan jawabannya melalui pendalaman teori diferensial dan dinamika populasi selama menempuh pendidikan magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga doktoral di UGM.

Mengawali karier sebagai dosen di UAD sejak tahun 2001, Prof. Yudi memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang di lingkungan kampus. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) selama hampir satu dekade, yaitu sejak tahun 2009 hingga 2018 sebelum akhirnya dipercaya menjadi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) periode 2022 hingga 2026.

Landasan keilmuan Prof. Yudi memiliki dimensi spiritualitas yang kuat, di mana ia mengintegrasikan analisis sistem dinamik dengan nilai-nilai luhur Al-Qur’an. “Pidato ini berangkat dari tiga ayat Al-Qur’an yang menegaskan prinsip keseimbangan, ukuran, dan waktu dalam kehidupan. Dalam hal ini, pemodelan matematika menjadi alat ilmiah untuk memahami dinamika sistem secara sistematis, termasuk mengkaji kestabilan, perubahan, dan momen intervensi yang tepat,” tuturnya. Ia menjabarkan bahwa QS. Al-Qamar ayat 49 melandasi analisis parameter pertumbuhan, QS. Ar-Rahman ayat 7 menjadi dasar prinsip keseimbangan sistem biologis, dan QS. Al-A’raf ayat 34 memberikan perspektif mengenai fase kritis serta titik ekuilibrium dalam suatu fenomena.

Prof. Yudi memaparkan perkembangan pemodelan epidemiologi melalui berbagai pendekatan mutakhir. Ia menjelaskan transisi dari model kompartemen klasik seperti SIR dan SEIR menuju integrasi aspek biologis dan perilaku manusia. Salah satu kontribusi pentingnya adalah penggunaan pendekatan orde pecahan untuk menangkap “efek memori”, di mana riwayat infeksi masa lalu memengaruhi dinamika saat ini adalah sebuah pendekatan yang sangat relevan untuk penyakit dengan fase panjang seperti Tuberkulosis (TB).

Selain itu, Prof. Yudi memperkenalkan penggunaan fuzzy number untuk mengakomodasi ketidakpastian parameter di lapangan, serta pendekatan stokastik guna menangkap fluktuasi acak pada fase awal penyebaran wabah. “Matematika itu, ‘kan, ada yang bilang makin tekun makin tidak karuan, tapi lebih tepatnya sebetulnya makin tekun makin tidak kabur. Maka saya menekuni bidang ini sejak magister, hingga menjadi fokus utama dalam perjalanan akademik dan penelitian saya sampai saat ini,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, riset yang ia kaji merambah pada strategi pengendalian optimal yang menyeimbangkan efektivitas intervensi dengan efisiensi sumber daya. Melalui integrasi kontrol optimal dan Physics-Informed Neural Networks (PINNs), Prof. Yudi menawarkan arah baru dalam strategi pengendalian penyakit yang adaptif dan responsif terhadap data nyata.

Di balik pencapaian akademik yang gemilang tersebut, Prof. Yudi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang istri serta ketiga buah hatinya. Baginya, keluarga adalah energi utama yang menjaga keteguhannya selama menempuh perjalanan panjang di dunia akademik hingga mencapai titik tertinggi dalam jabatan fungsional dosen ini.

Prof. Yudi menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kehidupan. “Pengembangan pemodelan epidemiologi merupakan ikhtiar menghadirkan ilmu yang adaptif, sejalan dengan semangat Islam Berkemajuan yang mengintegrasikan nilai keislaman, rasionalitas, dan inovasi untuk menjawab persoalan kemanusiaan. Semoga ikhtiar ini dapat menjadi jalan kebermanfaatan dan amal jariyah yang terus mengalir,” pungkasnya. Melalui visi ini, Prof. Yudi berharap transformasi sosial dan kemaslahatan umat dapat terus diwujudkan melalui sains yang berlandaskan amanah dan ihsan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Yudi-Ari-Adi-S.Si_.-M.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-07 08:35:212026-05-07 08:35:21Dinamika Populasi melalui Permodelan Matematika

Prodi BSA UAD Gelar Arabic World Festival

06/05/2026/in Terkini /by Ard

Prodi BSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar ajang bergengsi bertajuk Arabic World Festival (AWF) (Foto. Septi)

Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar ajang bergengsi bertajuk Arabic World Festival (AWF). Salah satu agenda perlombaan utama yang diselenggarakan adalah kompetisi pidato bahasa Arab (khitabah) tingkat nasional yang mengusung tema “From Bayt al-Hikmah to Digital Era: Dari Cahaya Literasi Klasik Menuju Cakrawala Teknologi”.

Acara yang berlangsung pada 10–12 Zulhijah 1447 H atau bertepatan dengan 27–29 April 2026 ini diikuti secara antusias oleh peserta dari berbagai kalangan. Partisipan tersebut mencakup siswa-siswi madrasah dan pesantren dari seluruh Indonesia, hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti UAD selaku tuan rumah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan berbagai institusi lainnya.

Rangkaian perlombaan dalam festival ini berlangsung dengan khidmat dan kompetitif. Salah satu peserta, Naila Lathifa dari Pesantren Modern Internasional Dea Malela Sumbawa, berkesempatan menyampaikan pidato yang mengupas tuntas mengenai relevansi kejayaan Bayt al-Hikmah terhadap tantangan literasi ilmu di era digital.

Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa Bayt al-Hikmah bukan sekadar catatan sejarah, melainkan inspirasi yang mengajarkan nilai-nilai penting, seperti cinta terhadap ilmu, keterbukaan terhadap pengetahuan, serta kemampuan mengolah informasi menjadi sebuah kebijaksanaan. Naila juga secara persuasif mengajak para audiens untuk lebih bijak dalam memosisikan kemajuan teknologi pada kehidupan sehari-hari.

“Bayt al-Hikmah mengajarkan kita bahwa umat yang besar adalah umat yang mencintai ilmu. Di era ini, kita harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat peningkatan kualitas diri, bukan justru menjadikannya sebagai pengendali hidup kita,” ujar Naila dalam pidatonya.

Melalui kegiatan Arabic World Festival ini, pihak penyelenggara berharap generasi muda dapat menyadari bahwa kemudahan akses informasi pada masa kini tidak akan menjamin kualitas ilmu jika tidak dibarengi dengan rasa tanggung jawab yang besar. Harapannya, para peserta maupun audiens dapat menggunakan media sosial dan teknologi sebagai sarana belajar yang produktif—bukan hanya untuk hiburan semata—demi meneruskan estafet literasi yang telah menyala sejak era peradaban klasik. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-BSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-ajang-bergengsi-bertajuk-Arabic-World-Festival-AWF-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-06 12:15:182026-05-06 12:15:18Prodi BSA UAD Gelar Arabic World Festival

Perkuat Solidaritas dan Kapasitas Organisasi, Tapak Suci UAD Gelar Upgrading dan Makrab

06/05/2026/in Terkini /by Ard

Tapak Suci (TS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026 menyelenggarakan Upgrading dan Malam Keakraban (Foto. TS UAD)

Tapak Suci (TS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Upgrading dan Malam Keakraban pada Sabtu-Minggu, 25-26 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara kombinasi di Ruang Sidang Kampus 2A UAD dan dilanjutkan dengan sesi outdoor di Waduk Sermo, Kulon Progo.

Sesi hari pertama dimulai di kampus dengan pembekalan materi mengenai keorganisasian dan kepemimpinan, serta sosialisasi administrasi. Materi ini sangat penting agar setiap pengurus memiliki standar yang sama dalam menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.

Terkait urgensi kegiatan ini bagi internal Tapak Suci, Ketua Tapak Suci UAD menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan modal utama dalam menjalankan amanah. “Kedua materi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi kita semua dalam menjalankan amanah kepengurusan dengan lebih terarah, profesional, dan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Setelah pembekalan formal, seluruh pengurus bergerak menuju Waduk Sermo untuk memulai agenda malam keakraban. Di sana, para peserta ditantang untuk membangun tenda secara mandiri guna melatih kemandirian dan kerja sama tim dalam suasana alam.

Malam harinya, kegiatan dimeriahkan dengan pentas seni kreatif dari masing-masing departemen serta sesi bercerita bersama. Sesi ini menjadi ruang bagi para kader untuk saling mengenal lebih dalam guna meningkatkan solidaritas antarpengurus.

Ketua Tapak Suci UAD menyebutkan bahwa pemilihan lokasi di alam terbuka ini bertujuan untuk membangun jiwa kepemimpinan yang lebih kuat. “Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas lapangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, melatih komunikasi, meningkatkan solidaritas, serta membangun kekompakan,” tambahnya.

Kegiatan yang ditutup pada hari Minggu ini diharapkan menjadi titik awal bagi kepengurusan Tapak Suci UAD 2026 yang lebih solid dan progresif. Dengan bekal kepemimpinan dan ikatan emosional yang kuat, para pengurus siap membawa Tapak Suci UAD terus berprestasi di masa mendatang. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tapak-Suci-TS-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-periode-2026-menyelenggarakan-Upgrading-dan-Malam-Keakraban-Foto.-TS-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-06 11:23:062026-05-06 11:23:06Perkuat Solidaritas dan Kapasitas Organisasi, Tapak Suci UAD Gelar Upgrading dan Makrab

Remote Physics Laboratory: Menghadirkan Sains ke Pelosok Negeri

06/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Dr. Ishafit, M.Si. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ishafit, M.Si. sebagai Guru Besar dalam Sidang Terbuka Senat di Amphitarium Kampus IV pada Sabtu, 25 April 2026. Bagi Prof. Ishafit, UAD merupakan rumah sejarah yang sangat personal karena ia tercatat sebagai mahasiswa angkatan pertama Pendidikan Fisika pada tahun 1985 saat kampus ini masih bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta. Visi Ishafit terhadap teknologi pendidikan bahkan telah melampaui zamannya sejak tahun 1987, di mana ia sudah mempresentasikan karya ilmiah mengenai penerapan komputer untuk pembelajaran fisika di saat akses terhadap teknologi tersebut masih sangat langka.

“Kenapa kita harus mengembangkan Remote Physics Laboratory? Karena Remote Physics Laboratory ini berangkat dari landasan filosofis tentang kajian fisika, yaitu aspek tinjauan ontologis atau epistimologis,” ucapnya. Secara filosofis, Prof. Ishafit membedah bahwa pengembangan Remote Physics Laboratory (R-Phylab) berangkat dari tinjauan ontologis dan epistemologis terhadap fisika. Secara ontologis, fisika dipahami sebagai ilmu yang mengkaji hakikat realitas alam semesta berupa materi, energi, ruang, waktu, serta interaksinya. Sementara secara epistemologis, fisika merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah sistematis yang menggabungkan observasi, eksperimen, dan pemodelan matematika yang bersifat tentatif serta terbuka untuk dikoreksi.

“Pada salah satu diagram, yang dilakukan adalah melakukan eksperimen untuk melakukan pembuktian pengambilan data dan analisis, apakah prediksi yang kita gunakan, usulkan, itu terbukti atau tidak, maka muncullah eksperimen yang membutuhkan perangkat, yaitu laboratorium yang disediakan,” ujarnya. “Di era digital, laboratorium berkembang tidak lagi tradisional. Yang biasanya peserta didik atau mahasiswa datang ke lab untuk melakukan eksperimen secara langsung, tapi sekarang ada Remote Physics Laboratory, di mana peralatan yang sama, yang real atau nyata, tetapi bisa dikendalikan dengan jarak jauh.” Tutupnya.

Beliau menekankan bahwa eksperimen membutuhkan perangkat laboratorium yang memadai, namun di era digital, laboratorium tradisional kini bertransformasi menjadi laboratorium jarak jauh. Melalui R-Phylab, peralatan yang nyata dapat dikendalikan dari mana saja untuk mengatasi keterbatasan fasilitas, biaya operasional yang tinggi, serta disparitas akses yang selama ini dialami oleh institusi di wilayah pedesaan. Laboratorium jarak jauh memberikan pengalaman belajar setara laboratorium tradisional dalam pemahaman konsep dan keterampilan ilmiah. Di samping itu, adanya R-Phylab juga bertujuan untuk mengurangi kebutuhan sumber daya fisik dan konsumsi energi, selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Inovasi R-Phylab yang dikembangkan di program studi Pendidikan Fisika UAD ini mencakup experimental apparatus (perangkat eksperimen), sistem akuisisi data berbasis LabVIEW, server pengendali, hingga platform pembelajaran Moodle. Prof. Ishafit menjelaskan bahwa laboratorium jarak jauh ini bukan sekadar solusi teknis, melainkan wujud nyata dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 4 tentang pendidikan berkualitas.

Melalui mekanisme demokratisasi akses, peningkatan kualitas eksplorasi tanpa batas waktu, serta keberlanjutan ekonomi dan lingkungan, R-Phylab hadir untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi abad ke-21 seperti literasi digital, pemecahan masalah, dan kolaborasi jarak jauh. Beliau menegaskan visinya dengan menyatakan bahwa dari UAD untuk Indonesia, menghadirkan laboratorium ke hadapan peserta didik Indonesia, serta dengan misi berbagi laboratorium untuk pemerataan akses dan mutu pendidikan sains Indonesia

Guna memastikan teknologi tersebut efektif, Prof. Ishafit juga memperkenalkan model integrasi Theoretical Experimental Computational Learning Approach (TECLA) dan inovasi Classroom Physics Experiment. Dengan pendekatan ini, demonstrasi eksperimen di kelas dapat dilakukan cukup dengan terkoneksi ke laboratorium jarak jauh tanpa harus menghadirkan peralatan fisik secara langsung.

“Keberhasilan keberadaan teknologi tidak serta merta meningkatkan proses pembelajaran menjadi berkualitas, maka perlu kita pertimbangkan juga bentuk interaksional seperti apa yang efektif untuk pembelajaran. Maka kami juga mengembangkan inovasi pembelajaran dengan R-Phylab, Classroom Physics Experiment, di mana eksperimen demonstrasi di kelas tidak harus menghadirkan peralatan cukup dengan melakukan koneksi terhadap remot laboratorium. Kemudian juga kita bisa melakukan model intregasi, model TEC, yaitu model teoretis, eksperimental, dan kompurasional,” jelasnya.

Menutup pidatonya, beliau menggarisbawahi bahwa pemanfaatan R-Phylab sangat relevan dengan konsep Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah. Integrasi antara iman, ilmu, dan teknologi ini merupakan upaya membangun peradaban Islam yang unggul sekaligus mewujudkan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Bagi beliau, pemanfaatan teknologi ini adalah langkah tajdid atau pembaruan yang adaptif terhadap zaman demi memberikan manfaat pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Ishafit-M.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-06 11:08:072026-05-06 11:08:07Remote Physics Laboratory: Menghadirkan Sains ke Pelosok Negeri

Mubaligh Hijrah UAD Beri Kontribusi Nyata untuk Dusun Ngepoh Melalui Literasi dan Dakwah

04/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Program Mubaligh Hijrah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026 (Foto. Ilyas)

Program Mubaligh Hijrah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026 menjadi momentum pengabdian bagi mahasiswa di Masjid An-Nur, Dusun Ngepoh, Gunungkidul. Tim yang beranggotakan Ilyas Rofik, Hana Fia Fakhira Isnaeni, dan Hasna Umainah Al Atsariyah ini mengaktifkan syiar Islam di wilayah tersebut selama bulan Ramadan.

Aktivitas para mahasiswa di Dusun Ngepoh berpusat sepenuhnya pada masjid, mulai dari salat Subuh berjemaah hingga agenda kultum rutin. Selain di masjid, mereka juga memberikan bimbingan keagamaan serta membantu proses belajar mengajar di SDN Nglindur yang disambut antusias oleh warga setempat.

Salah satu guru di SDN Nglindur mengapresiasi bantuan para mahasiswa dalam membimbing hafalan doa dan baca tulis Al-Qur’an bagi siswa. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kakak-kakak dari Universitas Ahmad Dahlan yang banyak membantu di sekolah kami,” ujarnya.

Pada sore hari, pengabdian berlanjut di TPA Masjid An-Nur dengan metode mengajar yang menyenangkan melalui ajakan bernyanyi dan bermain. Pendekatan kreatif ini bertujuan agar materi keagamaan dapat tersampaikan secara efektif kepada anak-anak di lingkungan tersebut.

Sebagai warisan pengabdian, tim mahasiswa menyusun naskah “Buku Panduan Salat dan Doa Sehari-hari” yang ditujukan untuk semua kalangan usia di Dusun Ngepoh. Buku tersebut disusun selama sepekan sebelum masa tugas berakhir dan memuat berbagai adab anak muslim untuk dipelajari saat mengaji.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang merasakan langsung dampak positif kehadiran mahasiswa di dusun tersebut. Pak Hardi menuturkan, “Terima kasih atas kedatangan adik-adik yang datang untuk mengajar di kampung saya, mudah-mudahan segala yang dikerjakan berhasil”.

Rangkaian kegiatan ini membuktikan bahwa peran mahasiswa sangat krusial dalam membangun umat melalui dedikasi langsung di lapangan. Sinergi antara mahasiswa dan warga Dusun Ngepoh diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi peradaban Islam yang berkemajuan. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Program-Mubaligh-Hijrah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2026-Foto.-Ilyas.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 11:21:242026-05-04 11:21:24Mubaligh Hijrah UAD Beri Kontribusi Nyata untuk Dusun Ngepoh Melalui Literasi dan Dakwah

Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026

04/05/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Bola Voli Putra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026 (Foto. UKM Voli UAD)

Tim bola voli putra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026. Turnamen kompetitif ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Universitas Kristen Immanuel (UKRIM) yang berlokasi di Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kompetisi antarperguruan tinggi ini berlangsung pada 14–18 April 2026, diikuti oleh berbagai kampus swasta di wilayah Yogyakarta. Pada kategori tim putra, persaingan berlangsung sengit dengan keikutsertaan sejumlah institusi, seperti UII, UKRIM, UAD A, UAD B, Universitas Terbuka, Unjaya, Instiper, UMY, LPP, UIN, dan Atma Jaya. Sementara itu, pada kategori putri, peserta terdiri atas perwakilan dari Unjaya, Unrio, UAD, UII, Unisa B, Uniss A, UKRIM, serta Instiper.

Keberhasilan tim UAD meraih posisi ketiga di ajang bergengsi ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan strategi yang matang di lapangan. Pihak perwakilan tim mengungkapkan bahwa soliditas dan mentalitas pantang menyerah menjadi kunci utama mereka dalam menghadapi setiap pertandingan.

“Tips utama kami untuk meraih juara adalah selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target yang dituju, tetap menjaga semangat, serta yang paling krusial adalah menjaga komunikasi yang baik antarpemain di lapangan,” ungkap perwakilan tim bola voli putra UAD.

Selain faktor internal keluwesan dan kekompakan antarpemain, pencapaian gemilang ini juga didukung penuh oleh berbagai pihak. Dukungan moril terus mengalir dari tim-tim UAD lainnya, jajaran pembina, serta pelatih. Bahkan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., turut menyempatkan diri hadir secara langsung di lokasi pertandingan untuk memberikan suntikan semangat kepada tim yang tengah berlaga. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Bola-Voli-Putra-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-3-di-Ajang-Immanuel-Trans-X-FEBI-Cup-2026-Foto.-UKM-Voli-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 11:10:502026-05-04 11:10:50Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 2026

Membangun Kepercayaan Diri Umat: Mengupas Sejarah Iran sebagai “Empire of Mind”

04/05/2026/in Terkini /by Ard

Ustaz Hendra Darmawan, S.Pd., M.A. pemateri Kajian Rutin Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Itoshiko)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi pada 26 April 2026. Kajian ini menghadirkan Ustaz Hendra Darmawan, S.Pd., M.A., anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY sekaligus Dosen UAD, dengan mengusung tema “Belajar dari Iran sebagai Empire of Mind“. Tema ini terinspirasi dari kekaguman dunia Barat terhadap sejarah panjang peradaban Persia yang banyak melahirkan raksasa pemikiran Islam.

Dalam pemaparannya, Ustaz Hendra menjelaskan bahwa banyak mufasir, ahli hadis, hingga pakar tata bahasa Arab terkemuka yang justru berasal dari keturunan Persia. Ia menyebutkan beberapa nama besar seperti Fakhruddin Ar-Razi, Ibnu Malik sang penulis kitab Al-Fi’yah, At-Tabarsi, hingga Maulana Jalaluddin Rumi yang terkenal dengan mahakaryanya Al-Masnawi. Pengenalan terhadap sejarah kegemilangan ilmuwan muslim ini bertujuan agar umat Islam tidak merasa inferior atau rendah diri, melainkan bangga dan percaya diri atas tradisi keilmuan Islam yang pernah berjaya di masa lampau.

Lebih lanjut, ia menyoroti resiliensi Iran yang mampu bertahan dan justru berkembang pesat meskipun telah menghadapi embargo dari negara-negara Barat selama hampir setengah abad. Kunci dari daya tahan tersebut adalah konsep i’dad atau upaya sungguh-sungguh dalam mempersiapkan generasi yang matang. Hal ini terbukti dari komposisi pemimpin negara dan menteri di Iran yang rata-rata memiliki latar belakang pendidikan tinggi di level doktor hingga profesor, serta aktif menghasilkan karya keilmuan yang diakui secara global.

Ustaz Hendra juga mengisahkan momen bersejarah Revolusi Islam Iran tahun 1979 yang digerakkan oleh Imam Khomeini. Perlawanan untuk meruntuhkan kepemimpinan tirani Syah Pahlavi kala itu tidak dilakukan dengan kekuatan senjata, melainkan melalui kekuatan lisan dan seruan moral yang disebarkan secara masif kepada masyarakat. Peristiwa revolusi yang turut didokumentasikan secara langsung oleh jurnalis asal Indonesia, Nasir Tamara, tersebut menjadi manifestasi nyata dari jihadul akbar, yakni keberanian menyuarakan kebenaran di hadapan pemimpin yang zalim.

Menutup kajian, ia mengajak jemaah merenungkan pesan Al-Qur’an Surah Al-Anfal ayat 60 mengenai urgensi umat Islam dalam membekali diri dengan kekuatan dan teknologi mutakhir. Merespons tantangan zaman tersebut, ia mendukung imbauan Prof. Din Syamsuddin agar institusi pendidikan Muhammadiyah mulai membuka program studi bidang teknologi strategis. Di saat yang sama, ia turut menyampaikan rasa bangganya terhadap UAD yang telah memiliki pakar sekelas Prof. Haryadi dalam riset pengembangan teknologi rudal. Ke depannya, umat Islam didorong untuk terus melahirkan generasi penerus yang tangguh; tidak hanya mendalami ilmu agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga unggul dalam penguasaan sains dan teknologi. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustaz-Hendra-Darmawan-S.Pd_.-M.A.-pemateri-Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 10:56:482026-05-04 10:56:48Membangun Kepercayaan Diri Umat: Mengupas Sejarah Iran sebagai "Empire of Mind"

UAD Terima Kunjungan UMKT, Perkuat Sinergi dan Pengembangan Institusi

04/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Educator Hall lantai 7 tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis antarperguruan tinggi Muhammadiyah.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi dan penguatan jejaring antar perguruan tinggi. “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antar institusi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMKT, Dr. Muhammad Musiyam, M.T., menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk belajar dari UAD sebagai perguruan tinggi yang lebih berpengalaman. “Supaya pertumbuhan ini tepat dan terarah, kami butuh untuk belajar kepada senior,” ungkapnya. Ia juga menambahkan pentingnya percepatan jabatan fungsional dosen. “Salah satu yang terpenting itu adalah akselerasi jafung,” tambahnya.

Perwakilan Badan Pembina Harian (BPH) UMKT menyampaikan bahwa kunjungan ini dimanfaatkan untuk melakukan studi banding dan komparasi dalam pengelolaan institusi. “Dari kunjungan ini kami ingin belajar sekaligus membuat komparasi, termasuk melakukan pengelompokan berbagai aspek kelembagaan,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara UAD dan UMKT, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menerima-kunjungan-pimpinan-Universitas-Muhammadiyah-Kalimantan-Timur-UMKT-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 10:40:332026-05-04 10:40:33UAD Terima Kunjungan UMKT, Perkuat Sinergi dan Pengembangan Institusi

IMM PBII UAD dan PD IPM Sleman Gelar Seminar Mental Health dan Kesetaraan Gender

04/05/2026/in Terkini /by Ard

IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan PD IPM Sleman Gelar Seminar Mental Health dan Kesetaraan Gender (Foto. Mei)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat PPKn, PBSI, dan PBI (IMM PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar Mental Health dan Kesetaraan Gender berkolaborasi dengan PD IPM Sleman pada Sabtu, 25 April 2026 di Amphitheater B Gedung Fakultas Kedokteran UAD.

Pada sesi keynote speech, Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. menyoroti bahwa isu kesehatan mental dan kesetaraan gender menjadi tantangan penting bagi generasi muda dalam menghadapi peran sebagai pemimpin masa depan. Beliau juga menegaskan perlunya ketahanan mental serta kebijaksanaan dalam menyikapi pengaruh media sosial dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

Pemateri selanjutnya yaitu Diana Septi Purnama, M.Pd., Ph.D. menegaskan bahwa kesehatan yang utuh mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual, dan sosial sebagaimana dirumuskan oleh World Health Organization (WHO). Ia memaparkan bahwa gangguan psikologis dapat dikenali melalui perilaku maladaptif.

Ia juga menekankan bahwa secara ilmu psikologi, batas maksimal seseorang dapat tenggelam dalam kesedihan atau emosi negatif adalah dua minggu. Apabila lebih dari jangka waktu tersebut, maka sudah masuk ke zona merah yang memerlukan bantuan profesional atau intervensi serius.

“Akar masalah self-harm biasanya dia tidak mengenal sama dirinya sendiri sehingga dia berpikiran untuk menyakiti dirinya sendiri. Salah satu metode pemulihan stres bisa menggunakan grounding, di mana kita mengembalikan diri kita ke posisi ulang. Caranya kita berjalan di atas tanah tanpa alas kaki, itu akan mengalirkan toksin-toksin dan dikembalikan ke tanah,” ujarnya.

Selanjutnya, Dr. Dra. Trias Setiawati, M.Si. menguraikan konsep kesetaraan gender dengan membedakan sex yang bersifat kodrati dan gender yang dibentuk secara sosial dan budaya. Ia menegaskan pentingnya keseimbangan karakter maskulin dan feminin dalam diri individu.

Ia menyoroti bahwa masih ada ketidakadilan gender di zaman sekarang seperti dalam hal subordinasi, stereotip, beban ganda, dan kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, ia juga mengangkat realitas kesenjangan dalam pola asuh dan pendidikan antara laki-laki dan perempuan yang berdampak pada kualitas individu.

“Korban kekerasan seringkali memilih diam karena tekanan sosial dan budaya yang membuat mereka merasa takut, malu, atau tidak berdaya. Padahal kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan mental, maka diperlukan dukungan lingkungan dan sistem yang aman agar mereka berani berbicara dan mendapatkan perlindungan yang layak.” (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-PBII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-PD-IPM-Sleman-Gelar-Seminar-Mental-Health-dan-Kesetaraan-Gender-Foto.-Mei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 10:29:472026-05-04 10:29:47IMM PBII UAD dan PD IPM Sleman Gelar Seminar Mental Health dan Kesetaraan Gender

Lawan Paradoks Pengangguran Terdidik, Prof. Fatwa Tentama Ciptakan Sistem Deteksi Dini Kesiapan Karier

04/05/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si. guru besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengukuhkan Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si. sebagai guru besar baru dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Psikologi Kerja, Organisasi, dan Kewirausahaan pada Sabtu, 25 April 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Ruang Amphitarium, Gedung Utama, Kampus IV UAD.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Early Detection Career Readiness System (EDCRS): Inovasi Psikologi dalam Mencegah Pengangguran Terdidik”. Pidato guru besarnya merujuk pada urgensi penanganan masalah pengangguran di Indonesia yang justru didominasi oleh lulusan sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Ia memaparkan bahwa lulusan SMK secara konsisten mendominasi tingkat pengangguran nasional meskipun memiliki visi untuk mencetak tenaga kerja siap pakai. Ia menilai kunci penyelesaian masalah ini terletak pada kolaborasi antara ilmu psikologi dan teknologi informasi yang adaptif. Ketidaksesuaian kompetensi antara lulusan dan kebutuhan pasar kerja dipandang sebagai penyebab utama rendahnya penyerapan tenaga kerja saat ini.

Sebagai langkah konkret, ia mengembangkan sistem pakar EDCRS yang mencakup aplikasi ADWORS untuk mendeteksi kesiapan kerja dan EDERS untuk mendeteksi kesiapan berwirausaha. Kedua sistem ini berfungsi memberikan laporan profil keahlian secara rinci, menyajikan peringkat skill, hingga memberikan rekomendasi pekerjaan atau jenis usaha yang paling sesuai dengan kemampuan siswa.

Sistem ini juga memfasilitasi pengguna untuk berkonsultasi langsung dengan pakar melalui fitur pesan instan guna mendapatkan solusi meningkatkan kompetensi. Hal tersebut dilakukan untuk membantu lulusan mengenali serta memperbaiki kekurangan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini.

Integrasi teknologi strategis melalui AI dan Virtual Reality (VR) diharapkan mampu memperkuat kesiapan karier Generasi Z di masa depan. “Diperlukan integrasi teknologi ini secara strategis agar dapat menjadi sarana penguatan kesiapan kerja,” pungkasnya saat menutup orasi ilmiah tersebut. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Fatwa-Tentama-S.Psi_.-M.Si_.-guru-besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-04 10:15:382026-05-04 10:15:38Lawan Paradoks Pengangguran Terdidik, Prof. Fatwa Tentama Ciptakan Sistem Deteksi Dini Kesiapan Karier
Page 33 of 624«‹3132333435›»

TERKINI

  • Tim MeRAMU IMM FEB UAD Bekali Pelaku Usaha MieDes Pembukuan dan Pengelolaan Finansial28/08/2026
  • Tim PPKO RDC UAD Sukseskan Malam Puncak Pentas Seni HUT RI di Karangtengah28/08/2026
  • KKN UAD Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Mertelu28/08/2026
  • Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo27/08/2026
  • Penerjunan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara27/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026
  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top