• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Dwi Sulisworo: Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi

27/02/2021/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. sat menjelaskan tantangan guru Muhammadiyah di masa pandemi

Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. selaku Guru Besar Teknologi Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berbagi pengalaman kepada guru-guru Muhammadiyah di seluruh Indonesia pada web seminar (webinar) “Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi” secara daring melalui kanal YouTube UAD (18-2-2021).

Pendidikan di era pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun memberikan rasa jenuh bagi siswa, orang tua, dan guru. “Guru di masa pandemi dituntut menguasai teknologi. Proses pembelajaran luring berganti menjadi daring. Semua ini perlu adaptasi yang cepat oleh tenaga pendidikan,” ungkap Dwi di sesi pemaparan materi.

Indonesia yang diperkirakan akan mengalami bonus demografi, sangat penting memberikan pendidikan di generasi muda saat ini. Kualitas pemimpin negara di masa datang berasal dari pendidikan. “Jika dulu guru menjadi satu-satunya yang memberikan ilmu dan pengetahuan, di masa revolusi industri ini, siswa dapat mengetahui segalanya dari internet. Peran guru saat ini sangat penting dalam memberikan pendampingan dan menelusuri bakat minat peserta didik. Agar peserta didik dapat diarahkan dalam meraih impian,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kompetensi di era New Normal menitikberatkan pada penguatan ketahanan individu, menjaga kesehatan psikologi, membangun networks dan kerja sama, serta berpikir kritis. Guru dalam mencapai tujuan tersebut penting melakukan perencanaan, memantau, merefleksi, dan menyesuaikan pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik.

“Guru sangat penting dalam mempelajari aplikasi yang disukai oleh peserta didik, baik berupa gambar ataupun video, serta melakukan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan meski hanya di rumah. Memberikan feedback yang positif kepada peserta didik, dan selalu memberikan apresiasi dalam pencapaian peserta didik menjadi hal itu penting dilakukan agar peserta didik tidak jenuh dan bosan,” pesan Dwi di akhir sesi pemaparan materi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Ir.-Dwi-Sulisworo-M.T.-sat-menjelaskan-tantangan-guru-muhammadiyah-di-masa-pandemi.jpeg 720 1274 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-27 07:30:582021-02-26 09:18:04Dwi Sulisworo: Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi

Muchlas: Guru Muhammadiyah Harus Tangguh, Adaptif, Kreatif, Inovatif dan Solutif

26/02/2021/in Terkini /by Ard

Rektor UAD bersama Ketua panitia dan seluruh peserta webinar inovasi pembelajaran di masa pandemi

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai lembaga Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) senantiasa melakukan kolaborasi dengan berbagai bidang dalam memajukan kualitas pendidikan Indonesia. Di masa pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) peran guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bidang yang terdampak. Pola pendidikan normal yang biasa diterapkan, sekarang ini tidak bisa dilakukan.

UAD bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Yogyakarta menyelenggarakan web seminar (webinar) dengan tema “Inovasi Pembelajaran Online di Masa Pandemi” secara online melalui kanal YouTube UAD pada Kamis (18-2-2021).

Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD menuturkan pendidikan di masa mempunyai tantangan yang sangat besar. “Pendidikan di masa pandemi memberikan pembelajaran penting bagi guru, siswa, dan orang tua untuk saling bekerja sama dalam mengupayakan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik. Kejenuhan akan sistem pendidikan sekarang ini bukan hanya siswa yang merasakan, tapi juga guru dan orang tua,” tutur Muchlas dalam sambutannya.

Ia mengimbuhkan, profesi guru Muhammadiyah bukan hanya sekadar tenaga pendidik yang bertujuan membuat siswa pintar saja, melainkan sebagai jalan berdakwah amar ma’ruf nahi mungkar. “Guru Muhammadiyah tidak semata-mata profesi saja, melainkan kita mengemban maksud dan tujuan Muhammadiyah,” ungkapnya.

Di masa pandemi guru diperlukan menguasai metode pengajaran baru yang menyesuaikan dengan keadaan. “Guru Muhammadiyah di masa pandemi haruslah menjadi pribadi yang tangguh. Kuat dalam menghadapi era baru serta pantang menyerah terhadap situasi dan kondisi. Guru Muhammadiyah juga harus memiliki jiwa adaptif dengan menyiapkan pembelajaran dengan kratif, dan inovatif. Pembelajaran yang solutif dengan menguasai berbagai platform pembelajaran jarak jauh. Hal ini penting dilakukan agar pendidikan tetap berjalan dan siswa tidak mengalami kejenuhan,” tandas Muchlas di akhir sambutan. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-UAD-bersama-Ketua-panitia-dan-seluruh-peserta-webinar-inovasi-pembelajaran-di-masa-pandemi.jpeg 716 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-26 17:30:562021-02-26 09:14:22Muchlas: Guru Muhammadiyah Harus Tangguh, Adaptif, Kreatif, Inovatif dan Solutif

UAD Kenalkan Mahasiswa dengan Investasi Berkah di Saham Syariah

26/02/2021/in Terkini /by Ard

Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia atau Indonesian Stock Exchange (IDX), Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) DIY, dan PT FAC Sekuritas memberikan edukasi kepada mahasiswa akan pentingnya berinvestasi sejak dini. Seminar online “Investasi Berkah di Saham Syariah” menjadi salah satu upaya KSPM UAD dalam mengajak mahasiswa pada dunia investasi. Seminar disiarkan secara langsung di kanal YouTube UAD pada 11 Februari 2021.

Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si. selaku Dekan FEB UAD menuturkan, mahasiswa perlu diedukasi sejak dini mungkin akan pentingnya berinvestasi. “Seminar ini bertujuan guna menyosialisasikan investasi modal bagi masyarakat. Juga, memberikan pembelajaran bagi mahasiswa agar tertarik menjadi investor muda,” ungkap Salamatun dalam sambutannya.

Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si. saat membuka seminar online pasar modal

KSPM merupakan salah satu komunitas di FEB UAD yang bergerak pada bidang pasar modal. Tujuan KSPM UAD senantiasa memberikan fasilitas bagi mahasiswa untuk berinvestasi untuk meningkatkan kompetensi hingga mampu menjadi investor muda.

Eka Yuhendri, S.H.I., M.H. selaku Wakil Sekretaris Lazismu DIY, Tina Sulistiyani, S.E., M.M. selaku Wakil Dekan FEB UAD, dan Hery Gunawan, M.S.IP., M.E., CES. selaku Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas berkesempatan menjadi pembicara.

Pasar modal berupa instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang, ekuiti, saham, maupun instrument derivate lainnya. Mencoba berinvestasi sejak dini artinya menabung masa depan.

“Jika di masa pandemi ini banyak perusahaan investasi yang gulung tikar, tetapi itu tidak terjadi di pasar modal. Teliti dan jeli dalam memilih tempat investasi menjadi kunci keberhasilan dalam mendapatkan keuntungan investasi,” terang Tina saat menyampaikan materi pentingnya jeli dalam berinvestasi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Salamatun-Asakdiyah-M.Si_.-saat-membuka-seminar-online-pasar-modal.jpeg 720 1273 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-26 09:02:232021-02-26 09:02:23UAD Kenalkan Mahasiswa dengan Investasi Berkah di Saham Syariah

UAD Resmikan Gedung Kampus VI dan MBC

25/02/2021/in Terkini /by Ard

Peresmian Gedung Kampus VI UAD oleh Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. (kanan) dan Ir. Bambang Tri Budi Harsono, M.M. (kiri) yang mewakili Bupati Kulon Progo

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meresmikan pendirian gedung baru Kampus VI yang berlokasi di Triharjo, Wates, Kulon Progo, Kamis (25-2-2021). Pendirian gedung ini bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo. Peresmian ditandai dengan pemotongan rangkaian bunga oleh Rektor UAD, Dr. Muchlas, M.T. dan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Kampus VI UAD memiliki luas tanah 5.650 meter persegi dengan luas bangunan 1.215 meter persegi. Gedung baru ini akan digunakan untuk aktivitas akademik Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI). Selain itu, akan dimanfaatkan sebagai Muhammadiyah Business Center (MBC).

Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Drs. M. Safar Nasir, M.Si. pada paparan laporannya menjelaskan, lantai satu gedung Kampus VI digunakan untuk retail/toko MBC yang terdiri atas 5 ruang. Lantai 2 dan 3 digunakan untuk perkantoran dan perkuliahan. Pembangunan gedung Kampus VI UAD diselesaikan dalam kurun 14 bulan dari yang semula ditargetkan 6 bulan selesai. Lamanya pembangunan disebabkan adanya pandemi Covid-19.

Sementara pada sambutan Bupati Kulon Progo yang dibacakan Ir. Bambang Tri Budi Harsono, M.M. selaku Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kulon Progo, mengucapkan, atas nama masyarakat dan sekaligus pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyampaikan selamat atas pembangunan Kampus VI UAD dan MBC.

“Melalui pembangunan kampus yang keenam, semoga UAD semakin sukses dan jaya dalam mengembangkan kualitas pendidikan anak bangsa serta dipercaya masyarakat luas dalam hal pendidikan. Kami juga merasa bahagia dan bangga karena UAD bersedia membangun kampus di kabupaten Kulon Progo.

Kehadiran UAD di Kulon Progo juga menambah perguruan tinggi yang ada. Perguruan tinggi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah, karena akan memberi motivasi bagi orang tua dan generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

“Harapannya adanya perguruan tinggi Muhammadiyah di Kulon Progo memberikan efek positif bagi kualitas pendidikan tinggi di sini. Pembangunan ini bukti nyata Muhammadiyah terpanggil dalam pembangunan kualitas bangsa dan memberikan sumbangsih bagi pendidikan dan perekonomian di Kulon Progo,” terangnya.

Sementara Rektor UAD pada sambutannya mengatakan, Founding Fathers UAD memiliki cita-cita kampus UAD secara fisik adalah kampus urban university (red: kampus perkotaan). Di kota akses publik lebih mudah sehingga mendukung kegiatan akademik.

“Kami juga memiliki keinginan untuk membangun kampus di Sleman dan Gunungkidul. Besar harapan kami, Kampus VI UAD dapat menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan membanggakan bagi Muhammadiyah dan warga Kulon Progo. Kampus VI UAD diharapkan juga menjadi landmark baru khususnya kabupaten Kulon Progo, dan Yogyakarta sebagai kota pendidikan,” ungkap Muchlas.

Di sisi lain Haedar Nashir memiliki harapan kehadiran Muhammadiyah dan amal usahanya memberi kemaslahatan bagi masyarakat Kulon Progo. Kemudian, meskipun UAD terpencar di berbagai kampus, prinsip unity harus menjadi pondasi untuk mengembangkan pendidikan yang mencerdaskan umat dan bangsa.

“Secara khusus kami memiliki harapan, Fakultas FAI yang berada di Kampus VI menjadi pusat mendidik kader Muhammadiyah, umat, dan bangsa yang memiliki pemahaman Islam berkemajuan. Selain itu, memahami Islam secara umum dan luas serta membawa misi rahmatan lil alamin,” papar Haedar.

Perlu diketahui, sebelum bergabung dengan UAD, Kampus VI merupakan bagian kelembagaan dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Wates. Sejarah perjalanan STITM Wates tidak terlepas dari Institut Agama Islam Muhammadiyah Surakarta yang berdiri di Wates pada tahun 1968.

Dalam perjalanannya, program studi ini telah mengalami beberapa kali perubahan status sampai pada tahun 2014 bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah (FTDI) UAD yang saat ini bernama FAI. (ard)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peresmian-Gedung-Kampus-VI-UAD-oleh-Rektor-UAD-Dr.-Muchlas-M.T.-kanan-dan-Ir.-Bambang-Tri-Budi-Harsono-M.M.-kiri-yang-mewakili-Bupati-Kulon-Progo.jpg 1184 1776 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-25 12:22:462021-02-25 13:25:15UAD Resmikan Gedung Kampus VI dan MBC

Siapa Bilang Anak Muda Tidak Boleh Berinvestasi?

24/02/2021/in Terkini /by Ard

Seminar online pasar modal dengan tema investasi berkah di saham syariah yang diselenggarakan oleh KSPM UAD

Pergerakan saham dan pasar modal akhir-akhir ini sedang menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Menanam saham dan berinvestasi sekarang artinya menanam kehidupan masa depan. Tina Sulistiyani, S.E., M.M. selaku Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menuturkan bahwa pengetahuan akan pasar modal dan investasi sangat penting diketahui.

“Pasar modal tidak mengenal usia. Jika ingin berinvestasi tidak perlu menunggu dewasa, punya kerja, ataupun bergelimang harta. Berinvestasi artinya kita sadar akan pentingnya masa depan. Pergerakan saham sekarang ini memberikan keuntungan tinggi bagi investor. Tidak ada batasan usia bagi investor. Mari sejak sekarang kita jeli dan teliti dalam berinvestasi,” ujar Tina saat menjadi pembicara di seminar online “Investasi Berkah di Saham Syariah”.

Ia mengimbuhkan, dasar-dasar berinvestasi di pasar modal sangat penting untuk diketahui oleh investor pemula. Fungsi pasar modal itu sendiri terdiri dari fungsi ekonomi sebagai fasilitas yang mempertemukan dua kepentingan yaitu investor dan penerima investor. Sedangkan fungsi keuangan pasar modal memberikan kesempatan dalam memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.

“Manfaat pasar modal sebagai sumber pembiayaan, wahana investasi, penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme, serta lapangan kerja. Akhir-akhir ini yang digemari oleh investor ialah saham. Berinvestasi saham menjadi salah satu hal yang dianggap menguntungkan,” terangnya.

Langkah penting saat berinvestasi ialah pahami tujuan investasi, kenali profil risiko, pelajari alternatif investasi, tentukan batas investasi, tentukan strategi investasi, manfaatkan jasa profesional jika diperlukan, dan pertahankan tujuan investasi menjadi hal yang perlu dipahami oleh investor muda.

“Berinvestasi sejak dini berarti sadar akan ketidakpastian di masa datang sehingga perlu dipersiapkan, peningkatan nilai kekayaan, inflasi, keinginan, dan kebutuhan menjadi poin pentingnya berinvestasi,” tandas Tina. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-online-pasar-modal-dengan-tema-investasi-berkah-di-saham-syariah-yang-diselenggarakan-oleh-KSPM-UAD-1.jpeg 709 1273 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-24 10:58:482021-02-24 10:58:48Siapa Bilang Anak Muda Tidak Boleh Berinvestasi?

Alumnus UAD Jabat Gubernur Pepelingasih Jawa Tengah

23/02/2021/in Terkini /by Ard

Faishal (kanan) bersosialisasi kepada penggiat lingkungan kelurahan Baciro yang sukses mengubah kawasan bantaran sungai menjadi kawasan wisata air yang bersih, nyaman, dan asri

Faishal Arif Ardiansyah merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika angkatan 2016. Berkat pengalaman dan bekal ilmu yang ia dapat di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada 2020 ia terpilih sebagai Duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Jawa Tengah dan menjabat sebagai Gubernur Pepelingasih pada 2021. Komunitas Pepelingasih merupakan program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang berdiri sejak 2017.

Motivasi Faishal mengikuti komunitas Pepelingasih yaitu supaya berguna bagi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Ia mempunyai visi dan misi yakni mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah dan mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam perbaikan lingkungan, utamanya dalam pengolahan sampah dan limbah. Hal tersebut selaras dengan cita-cita Pepelingasih yaitu supaya Indonesia pada 2030 menjadi negara bebas sampah.

Pemuda dengan hobi membaca dan olahraga ini menyampaikan, “Indonesia saat ini adalah penyumbang sampah terbesar di dunia. Oleh karena itu, kami para Duta Pepelingasih se-Indonesia mengedukasi masyarakat supaya tidak mencemari lingkungan dengan sampah atau limbah. Sebagai bukti, kami mengadakan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah di Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Limbah minyak jelantah yang semula dibuang serta dapat mencemari lingkungan, kini dibuat menjadi sabun yang bernilai jual dan meningkatkan ekonomi masyarakat.”

Faishal Arif Ardiansyah (tengah, memakai slempang) mengadakan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah di kelurahan Baciro, kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta

“Selain itu, mari kita menggunakan wadah makan sendiri, sehingga mengurangi jumlah sampah plastik yang tertumpuk di luar sana yang mengakibatkan pencemaran lingkungan. Saya juga mengajak masyarakat khususnya mahasiswa untuk bisa turut berpartisipasi dalam program Pepelingasih supaya menjadi agen-agen lingkungan dan tidak membuang sampah atau limbah ke saluran air maupun sungai. Ayo, mulai sekarang cintai lingkungan sekitarmu. Salam lestari!” pesan pemuda asal Cilacap ini pada 14-2-2021. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Faishal-kanan-bersosialisasi-kepada-penggiat-lingkungan-kelurahan-Baciro-yang-sukses-mengubah-kawasan-bantaran-sungai-menjadi-kawasan-wisata-air-yang-bersih-nyaman-dan-asri..jpg 780 1040 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-23 10:22:062021-02-23 10:22:06Alumnus UAD Jabat Gubernur Pepelingasih Jawa Tengah

Menjadi Pendidik, Menjadi Teladan!

22/02/2021/in Terkini /by Ard

Potret Bektiarni Arum Ningtyas mahasiswa PBSI UAD saat mengikuti KMP di SD Negeri 22 Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mencetak mahasiswa berprestasi. Salah satunya Bektiarni Arum Ningtyas, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) angkatan 2017. Prestasi ditorehkannya lewat program bernama Kampus Mengajar Perintis (KMP) yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) pada masa pandemi.

Sebagai mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dia membagikan ilmu yang didapat di kampus untuk kampung halamannya. Arum sadar, melalui pendidikan seseorang dapat ikut berpartisipasi membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta negara. Hal tersebut dapat dimulai dari perubahan diri maka bisa mengubah dunia, sehingga dapat menciptakan generasi yang andal dalam berbagai bidang.

Arum menyampaikan, “Pendidikan merupakan salah satu proses mengubah pada pola pikir seseorang yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, baik melalui pendidikan formal atau informal. Tanpa interaksi, tidak ada pembelajaran yang efektif. Oleh karena itu, seorang pendidik harus bisa menjadi inovator, motivator, dan problem solver. Bukan hanya sekadar menyampaikan materi, tetapi juga memahami karakteristik peserta didik yang berbeda-beda. Tidak hanya menyampaikan ilmu, namun juga bisa menanamkan karakteristik pendidikan seperti jujur, bertanggung jawab, dan lain-lain. Sebab, tidak semua peserta didik memiliki pemahaman belajar yang serupa.”

“Agar mencapai pendidikan yang cemerlang, maka seorang pendidik harus sabar, percaya diri, dapat berkolaborasi, dan beradaptasi dengan teknologi. Bagi saya, pendidik itu bukan tentang yang didapatkan, tapi yang bisa diberikan. Seorang pendidik juga harus memberikan contoh yang baik supaya menjadi teladan untuk peserta didiknya,” pesan Arum pada 8-2-2021 melalui WhatsApp. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Potret-Bektiarni-Arum-Ningtyas-mahasiswa-PBSI-UAD-saat-mengikuti-KMP-di-SD-Negeri-22-Delta-Pawan-Kabupaten-Ketapang-Kalimantan-Barat-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-22 07:30:112021-02-21 18:05:47Menjadi Pendidik, Menjadi Teladan!

Arum Tentang KMP: Kalau Bisa Kontribusi untuk Sekitar, Kenapa Meminimalisasi?

21/02/2021/in Terkini /by Ard

Potret Bektiarni Arum Ningtyas, mahasiswa Prodi PBSI angkatan 2017 saat mengikuti KMP di SD Negeri 22 Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat

Ada tiga belas mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terpilih untuk mengikuti Kampus Mengajar Perintis (KMP). Salah satunya yaitu Bektiarni Arum Ningtyas, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi PBSI) angkatan 2017. Ia ditempatkan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 22 Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Perempuan yang kerap disapa Arum ini mengatakan, “Bagi saya, kalau bisa berkontribusi untuk sekitar, kenapa meminimalisasi? Agar maksimal sebelum ikut KMP, saya membekali diri dengan luruskan niat, perbanyak mengasah keterampilan mengajar seperti memilih strategi dan metode yang tepat dalam belajar baik dalam jaringan (daring) atau luar jaringan (luring), serta bisa beradaptasi dengan teknologi.”

KMP merupakan bentuk realisasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang pertama kali diadakan di tahun ini oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI). Salah satu tujuan kegiatan ini yakni dapat membantu proses pembelajaran dan administrasi sekolah selama pandemi, supaya tercipta inovasi dan kolaborasi dalam dunia pendidikan pada era sekarang. Kegiatan ini juga mengoptimalkan peran mahasiswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yakni sebagai inisiator, fasilitator, motivator, inovator, dan inspirator.

Aktivis Televisi UAD ini terinspirasi untuk mengikuti kegiatan KMP karena melihat kondisi pembelajaran di dunia pendidikan selama pandemi sangat banyak yang memerlukan bantuan, terutama kalangan anak-anak SD. Oleh karena itu, ia beranggapan bahwa KMP merupakan salah satu cara untuk bisa berkontribusi dalam dunia pendidikan. Selain itu, bisa mengasah keterampilan mengajar serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan atau pengalaman lainnya.

“Bagi mahasiswa UAD, harus menyelesaikan apa pun yang sudah dimulai, berikan versi terbaik yang bisa dilakukan. Tetap semangat, terus berkarya, pantang menyerah, dan selalu libatkan Allah dalam setiap urusan. Semoga teman-teman selalu dimudahkan-Nya dalam setiap kebaikan di mana pun berada,” tutup Arum pada 8-2-2021 melalui WhatsApp. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Potret-Bektiarni-Arum-Ningtyas-mahasiswa-Prodi-PBSI-angkatan-2017-saat-mengikuti-KMP-di-SD-Negeri-22-Delta-Pawan-Kabupaten-Ketapang-Kalimantan-Barat.-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-21 17:52:362021-02-21 17:52:36Arum Tentang KMP: Kalau Bisa Kontribusi untuk Sekitar, Kenapa Meminimalisasi?

Prof. Dr. apt. Any Guntarti, M.Si.: Pentingnya Autentikasi Halal pada Produk

20/02/2021/in Terkini /by Ard

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan guru besar. Prof. Dr. apt. Any Guntarti, M.Si. menjadi guru besar di bidang farmasi dengan judul penelitian “Aplikasi Metode Instrumental untuk Autentikasi Halal pada Produk Farmasetis dan Produk Olahan dengan Kombinasi Kemometrika”. Dedikasi di bidang farmasi mendorongnya untuk melahirkan penelitian berbasis keislaman. Autentikasi produk halal menjadi bukti usaha dan kerja kerasnya agar memberikan kebermanfaatan terutama bagi umat Islam.

“Sejak dulu sudah berkembang fakta yang membuat saya miris mengenai daging sapi yang dioplos dengan daging celeng ataupun tikus. Tentu ini sangat berbahaya bagi umat muslim. Baik produk mentah ataupun olahan tidak dapat dibedakan oleh orang awam. Inilah yang membuat saya tertarik agar olahan daging oplosan mudah dikenali,” ujar Any.

Prof. Dr. apt. Any Guntarti, M.Si. memperoleh gelar Profesor dalam penelitian Aplikasi metode instrumental untuk autentikasi halal pada produk farmasetis dan produk olahan

Ia mengimbuhkan, penelitian ini berbasis pada bidang kimia farmasi dengan metode fisika kimia dan biologi molkuler untuk analisis daging celeng pada produk makanan untuk autentikasi halal. “Saat diberikan pilihan oleh promotor, saya langsung memutuskan untuk memilih daging celeng. Setelah saya analisis dari berbagai jurnal dan artikel, penelitian akan autentikasi daging celeng belum dilakukan,” terangnya.

Autentikasi produk halal sangat penting agar masyarakat tidak perlu cemas akan kandungan dan kehalalan dari sebuah produk yang dapat memengaruhi kualitas hidup manusia.

“Salah satu keterbaruan dari disertasi saya yaitu dengan menggunakan reverse transcription polymerase chain reaction dengan menggunakan biologi molkuler yaitu primer yang saya desain yang bisa membedakan antara daging celeng dan daging babi. Setelah saya uji hasil selektivitas, spesivitas, dan linieritasnya, yang menjadi validasi metode dan menjadikan primer ini dapat diaplikasikan jika nanti ada produk yang ada isu tentang daging oplosannya,” tutur Any saat menjelaskan keterbaruan dari penelitian yang ia lakukan. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-apt.-Any-Guntarti-M.Si_.-memperoleh-gelar-Profesor-dalam-penelitian-Aplikasi-metode-instrumental-untuk-autentikasi-halal-pada-produk-farmasetis-dan-produk-olahan.jpeg 717 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-20 08:02:222021-02-20 08:02:22Prof. Dr. apt. Any Guntarti, M.Si.: Pentingnya Autentikasi Halal pada Produk

Kerja Sama UAD dan MDMC, Kembangkan Riset Penanggulangan Bencana

19/02/2021/in Terkini /by Ard

Penandatanganan kerja sama antara UAD dengan MDMC PP Muhammadiyah oleh Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. (kanan) dan Budi Setiawan (kiri)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) melakukan penandatanganan kerja sama penanggulangan bencana, Jumat (19-2-2021). Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UAD Dr. Muchlas, M.T. dan Budi Setiawan, S.T. selaku Ketua MDMC pusat.

Pada sambutannya Muchlas mengatakan, saat ini UAD mengembangkan nilai-nilai yang sedang direvormulasi kembali. Nilai-nilai tersebut sudah mulai terbentuk, yakni berkemajuan, sinergi, dan taawun (Best). Menurutnya, nilai ketiga ada relevansinya dengan acara sore hari ini.

“Taawun yang sering dikenal memberi manfaat atau kegiatan tolong menolong dalam kebaikan merupakan spirit yang dimiliki UAD. UAD memberi perhatian khusus terhadap penanggulangan bencana nasional. Spirit migunani tumraping liyan yang diimplementasikan di UAD ini juga dikoneksikan dengan dharma pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Muchlas melanjutkan, Jawa, khususnya Yogyakarta yang dilintasi ring of fire, rawan dengan bencana dari gempa bumi, gunung Merapi, serta tanah longsor. Secara umum Indonesia juga merupakan negara yang rawan bencana. Atas dasar ini, UAD telah membentuk Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB).

“Selain PSMPB, sumber daya manusia yang disiapkan UAD terkait mitigasi bencana sudah dimanfaatkan oleh MDMC maupun negara untuk penanganan bencana. Kemudian Fakultas Kedokteran (FK) UAD juga berkonsentrasi pada kedokteran bencana. Kegiatan terakhir, UAD mengirim dokter dan apoteker ke lokasi bencana di Mamuju, Sulawesi Barat,” papar Muchlas.

Ia berharap, dengan kerja sama ini, kerja UAD dengan MDMC akan lebih efektif dalam melaksanakan penanggulangan bencana nasional. Selain itu, UAD akan terus berpartisipasi dengan elemen masyarakat lainnya dalam hal penanggulangan bencana.

Di sisi lain, Ketua MDMC Pusat Budi Setiawan mengungkapkan, program MDMC adalah penaggulangan bencana berbasis riset. “Kerja sama dengan UAD menjadi penting, UAD bisa melakukan penelitian di MDMC. Saat ini sudah puluhan penelitian yang terbit, karya tersebut untuk peningkatan kinerja MDMC.”

Budi meyakini, peningkatan kualitas masyarakat bisa dilakukan dengan berbagai penelitian yang dilakukan UAD bekerja sama dengan MDMC. Selain itu, MDMC juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terkait kampus merdeka, supaya mahasiswa bisa berkegiatan di MDMC.

“Kami memiliki harapan, MDMC bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas dengan riset-riset dari UAD. Kemudian ada mahasiswa juga yang terlibat, jadi seluruh elemen yang ada di UAD bisa turut berpartisipasi dalam mitigasi bencana,” terangnya.

Penyerahan bantuan mobil untuk kegiatan operasional dari UAD untuk MDMC PP Muhammadiyah

Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan mobil untuk kegiatan operasional MDMC. Penyerahan dan penandatanganan kerja sama disaksikan langsung oleh para Wakil Rektor UAD, Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Ketua MDMC wilayah Yogyakarta, dan Kepala PSMPB UAD. (ard)

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penandatanganan-kerja-sama-antara-UAD-dengan-MDMC-PP-Muhammadiyah-oleh-Rektor-UAD-Dr.-Muchlas-M.T.-kanan-dan-Budi-Setiawan-kiri.jpg 1000 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2021-02-19 15:05:332021-02-21 17:55:15Kerja Sama UAD dan MDMC, Kembangkan Riset Penanggulangan Bencana
Page 553 of 577«‹551552553554555›»

TERKINI

  • Meneladani Kebiasaan Rasulullah di Bulan Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan04/03/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso04/03/2026
  • Tiga Modal Mendidik Generasi Masa Depan03/03/2026
  • Pengaruh Puasa dan Zikir terhadap Struktur Otak Manusia03/03/2026
  • Ibadah Berkualitas Kunci Kesehatan Mental03/03/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top