• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Lulusan Fisika Harus Adaptif dengan AI

01/07/2026/in Terkini /by Ard

Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Meskipun ilmu Fisika identik dengan kajian alam semesta dan materi, lulusannya ternyata memiliki peluang besar untuk berkarier di ranah keamanan teknologi informasi (Cybersecurity). Hal tersebut dibuktikan langsung oleh Principal Cybersecurity Grab Indonesia, Richi Aktorian, S.Si., M.T.I., saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Mengawali sesinya, Richi membagikan pengalaman pribadinya sebagai lulusan sarjana fisika peminatan instrumentasi elektronika yang sukses membangun karier profesional di dunia perbankan hingga teknologi digital. Menurutnya, fondasi logika berpikir dari ilmu fisika sangat aplikatif untuk memecahkan kompleksitas manajemen risiko dan keamanan siber di era modern.

Richi menyoroti maraknya ancaman kejahatan siber yang kian canggih akibat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Ia menegaskan bahwa sistem keamanan perusahaan tidak akan tangguh jika hanya bergantung pada pembelian perangkat mahal seperti firewall atau antivirus. Pengamanan siber yang ideal harus ditopang oleh tiga pilar utama: manusia (people), proses (process), dan teknologi (technology).

“Keamanan siber bukan sekadar membeli teknologi. Tanpa sumber daya manusia yang diedukasi dan proses operasional yang sesuai standar, teknologi itu justru akan menjadi celah keamanan,” jelas Richi.

Lebih lanjut, ia mendorong para akademisi dan mahasiswa fisika untuk merangkul teknologi AI, bukan justru menghindarinya. Menurutnya, adopsi AI di berbagai sektor industri sudah menjadi keniscayaan yang tidak bisa dilawan.

“AI tidak akan pernah menggantikan manusia. Akan tetapi, manusia tanpa AI akan tergantikan oleh manusia yang menggunakan AI,” tegasnya.

Melalui pemaparan inspiratif ini, diharapkan para mahasiswa fisika UAD maupun peserta seminar dari berbagai institusi dapat terus memperbarui keterampilan (skill) agar tetap relevan dengan kebutuhan industri mutakhir. Dengan kemampuan analisis yang kuat, para fisikawan muda ini juga diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam melindungi aset digital dan ekosistem siber di Indonesia dari berbagai ancaman di masa depan. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Nasional-Fisika-SNF-2026-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-01 09:00:322026-07-01 09:24:15Lulusan Fisika Harus Adaptif dengan AI

PK IMM FTI UAD Gelar Darul Arqam Dasar 2026

01/07/2026/in Terkini /by Ard

PK IMM FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar Darul Arqam Dasar 2026 (Foto. IMM FTI UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan perkaderan utama Darul Arqam Dasar (DAD) pada 18–21 Juni 2026. Agenda kaderisasi formal pertama tingkat komisariat ini dilaksanakan secara intensif setelah sebelumnya diawali dengan sesi Pembukaan dan Studium Generale di Aula Islamic Center Kampus IV UAD

Kegiatan DAD kali ini mengusung tema besar “Instalasi Ideologi Ikatan: Menghidupkan Langkah Perkaderan yang Adaptif di Era Disrupsi”. Di bawah nakhoda Ketua Umum PK IMM FTI UAD, Fathir Mahib, serta Ketua Pelaksana Dhiva Anindya Untsa Layalya, agenda ini dirancang khusus untuk mencetak generasi yang tangguh. Tercatat dari total 32 peserta yang mengikuti jalannya perkaderan, sebanyak 30 kader berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian hingga dinyatakan lulus.

Selama empat hari masa karantina, para peserta mendapatkan materi keislaman dan keorganisasian yang komprehensif, meliputi Dasar Filsafat, Kemuhammadiyahan, Ke-IMM-an, Analisis Sosial, hingga Manajemen Aksi. Tidak hanya sekadar mendengarkan pemateri, nalar kritis para peserta juga diuji melalui Focus Group Discussion (FGD), pelatihan kekompakan lewat outbound, serta praktik lapangan.

Kesan mendalam dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu kader baru, Imawati Anindya, menyampaikan apresiasinya atas ilmu berharga yang didapatkan selama karantina. Sementara itu, Imawan Haidan Hamzah Al-Hajibi mengingatkan rekan-rekannya bahwa momentum kelulusan ini adalah langkah awal perjuangan. 

“DAD ini merupakan ronde pertama dalam pengkaderan IMM. Selama empat hari kemarin kita baru diisi bahan bakarnya. Di perjalanan nanti mungkin ada kalanya kita kendor, tapi ingatlah janji dan ikrar kita,” ungkap Haidan.

Rangkaian perkaderan ini diakhiri secara khidmat dengan prosesi pembacaan ikrar kader dan penutupan. Melalui kelulusan 30 kader baru tersebut, diharapkan mereka mampu konsisten menerapkan ilmu dan nilai-nilai ke-IMM-an dalam kehidupan bermasyarakat. IMM FTI UAD juga optimis dapat terus melahirkan kader penggerak yang memiliki integritas intelektual tinggi serta siap menjadi pelopor di era disrupsi. (Septia)
uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PK-IMM-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-Darul-Arqam-Dasar-2026-Foto.-IMM-FTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-01 08:45:292026-07-01 08:45:29PK IMM FTI UAD Gelar Darul Arqam Dasar 2026

Remote Physics Laboratory, Solusi Praktikum Fisika Jarak Jauh

30/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan Remote Physics Laboratory, solusi praktikum Fisika jarak jauh (Foto. Ito)

Guru Besar Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Ishafit, M.Si., tampil sebagai pembicara utama dalam sesi pleno Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 di Amphitarium Kampus 4 UAD, Sabtu 20 Juni 2026. Dalam pemaparannya, ia mengenalkan inovasi bertajuk Remote Physics Laboratory guna mentransformasi pembelajaran eksperimen fisika di era digital.

Prof. Ishafit menyoroti tingginya kesenjangan akses fasilitas laboratorium yang memadai di sekolah-sekolah, khususnya yang berada di luar kota besar. Di samping terbentur oleh biaya investasi alat dan pemeliharaan yang mahal, masalah ketimpangan kualitas ini menyebabkan banyak siswa di Indonesia belum pernah merasakan pengalaman praktikum fisika secara langsung.

Untuk menjembatani masalah infrastruktur tersebut, Remote Physics Laboratory dirancang sebagai solusi inklusif. Prof. Ishafit menjelaskan bahwa sistem ini bukanlah sekadar eksperimen simulasi berbasis perangkat lunak, melainkan sebuah eksperimen menggunakan peralatan laboratorium sungguhan yang bisa dikendalikan oleh pengguna dari jarak jauh melalui jaringan internet.

“Fisika adalah ilmu empiris, eksperimen adalah satu-satunya cara memvalidasi teori,” tegas Prof. Ishafit.

Sistem Remote Physics Laboratory di UAD telah dilengkapi antarmuka (interface) pendataan serta kamera web (webcam). Dengan begitu, kendati siswa tidak berada di dalam ruang laboratorium, mereka tetap dapat mengamati pergerakan alat ukur secara nyata dan seketika (real-time) dari layar monitor. Beberapa purwarupa yang telah dikembangkan secara mandiri di UAD antara lain eksperimen elektromagnetik Helmholtz coil dan tuned mass damper system untuk simulasi bangunan tahan gempa.

Inovasi ini dinilai sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4) yang berfokus pada pendidikan berkualitas, sekaligus mencerminkan nilai luhur pendidikan dari persyarikatan Muhammadiyah.

“Ini wujud konsep rahmatan lil ‘alamin. Pendidikan yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi,” imbuhnya.

Melalui pengembangan dan penyempurnaan Remote Physics Laboratory ke depan, diharapkan setiap pelajar dari Sabang sampai Merauke bisa mendapatkan hak akses yang setara terhadap laboratorium fisika yang mumpuni. Inovasi ini sekaligus diharapkan mampu membangkitkan kembali gairah dan ketertarikan generasi muda untuk mengeksplorasi ilmu sains tanpa terkendala batas geografis maupun infrastruktur sekolah. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-Remote-Physics-Laboratory-solusi-praktikum-Fisika-jarak-jauh-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-30 14:50:562026-06-30 14:50:56Remote Physics Laboratory, Solusi Praktikum Fisika Jarak Jauh

PPK Ormawa IMM FKM UAD dan Dinkes Bantul Edukasi Kader Caturharjo Terkait Penyakit Tidak Menular

29/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Edukasi Terkait Penyakit Tidak Menular di Caturharjo Bantul (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelita Kader Pertemuan 1. Kegiatan yang menjadi bagian dari pelaksanaan model “HAMEMAYU WARASING DESA” ini dilangsungkan di Balai Desa Kalurahan Caturharjo pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Acara ini dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Caturharjo Bapak Agung, jajaran kader kesehatan desa, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD, serta Bagus Hermawan, A.Md. selaku Staf Seksi P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang bertindak sebagai narasumber utama.

Mengawali kegiatan, Bapak Agung dalam sambutannya mewakili Pemerintah Kalurahan Caturharjo menyampaikan apresiasi atas inisiatif program PPK Ormawa ini. Pihaknya berharap kegiatan pelatihan tersebut mampu meningkatkan kapasitas kader kesehatan, khususnya dalam mendukung upaya pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) di wilayah Caturharjo.

Memasuki sesi inti, para kader kesehatan terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka terkait PTM. Setelah itu, pemaparan materi komprehensif disampaikan oleh Bagus Hermawan, A.Md. Materi yang diangkat mencakup pengertian PTM, faktor risiko, jenis-jenis penyakit yang umum di masyarakat, pentingnya deteksi dini, hingga peran krusial kader dalam upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD kepada narasumber atas kontribusinya. Sebagai tolok ukur efektivitas pelatihan, kegiatan ditutup dengan sesi post-test. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader mengenai konsep, faktor risiko, dan pencegahan PTM dibandingkan dengan sesi awal.

Melalui antusiasme dan partisipasi aktif para kader, pertemuan perdana ini menjadi langkah awal yang positif. Sinergi apik antara mahasiswa, pemerintah desa, kader, dan Dinas Kesehatan ini ditargetkan mampu mempersiapkan kader kesehatan Caturharjo untuk melakukan skrining, edukasi, dan pendampingan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Edukasi-Terkait-Penyakit-Tidak-Menular-di-Caturharjo-Bantul-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-29 09:54:582026-06-29 09:54:58PPK Ormawa IMM FKM UAD dan Dinkes Bantul Edukasi Kader Caturharjo Terkait Penyakit Tidak Menular

Kupas Peluang Green Jobs, BPSDM ESDM Ajak Fisikawan UAD Kawal Transisi Energi

29/06/2026/in Terkini /by Ard

Ezrom M. D. Tapparan, S.T., M.Sc. dari BPSDM Kementerian ESDM pemateri pleno Seminar Nasional Fisika (SNF) di Universitas Ahmad Dahlan (Foto. Septi)

Mengawal agenda transisi energi nasional bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan turut menuntut peran dan kontribusi riil dari kalangan akademisi sains. Hal ini ditekankan oleh perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM, Ezrom M. D. Tapparan, S.T., M.Sc., saat menjadi pemateri pleno dalam Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Membawakan materi mengenai prospek ilmu fisika dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan konservasi energi, Ezrom memaparkan tantangan pencapaian target ketahanan energi nasional. Menurutnya, sifat intermiten atau ketidakstabilan daya dari sumber EBT, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sangat membutuhkan sentuhan para fisikawan untuk melakukan kajian simulasi kelistrikan.

“Pembangkit EBT yang memiliki intermitensi tinggi sangat memerlukan dukungan analisis dan simulasi jaringan dari ahlinya sebelum terjadi masalah di lapangan,” ungkap Ezrom.

Lebih lanjut, ia meyakini bahwa kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan akan mendesak perubahan sistem kelistrikan dari sentralisasi menjadi desentralisasi berbasis microgrid. Terlebih lagi, Ezrom memproyeksikan bahwa biaya investasi PLTS dalam waktu kurang dari 10 tahun ke depan akan mencapai titik impas dan menjadi lebih murah dibandingkan harga listrik konvensional saat ini.

Tren transisi ini secara otomatis akan membuka Green Jobs atau lapangan pekerjaan hijau berskala besar yang dapat diisi oleh para lulusan fisika. Mereka berpeluang terserap sebagai auditor energi, praktisi Perusahaan Jasa Energi (ESCO), hingga instalatur sistem PLTS atap di berbagai penjuru daerah.

“Di balik masa transisi ini, ada banyak lapangan kerja baru yang terbentuk. Kebutuhan akan tenaga ahli lokal yang mampu mengelola infrastruktur EBT di setiap daerah sangat dibutuhkan,” papar Ezrom.

Melalui wawasan yang dibagikan dalam forum ilmiah tingkat nasional ini, diharapkan para mahasiswa maupun lulusan program studi fisika dapat peka menangkap peluang emas karier di sektor kelestarian lingkungan. Sinergi berkelanjutan antara riset perguruan tinggi dan kebijakan pemerintah ini juga diharapkan mampu mengamankan pasokan energi nasional sekaligus mewujudkan masa depan transisi energi yang berkeadilan bagi masyarakat luas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ezrom-M.-D.-Tapparan-S.T.-M.Sc_.-dari-BPSDM-Kementerian-ESDM-pemateri-pleno-Seminar-Nasional-Fisika-SNF-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-29 09:00:262026-06-29 09:52:35Kupas Peluang Green Jobs, BPSDM ESDM Ajak Fisikawan UAD Kawal Transisi Energi

Tim Prodamat Magister PAI UAD Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital

29/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim Prodamat Magister PAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital (Foto. Bayu)

Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan Program Pemberdayaan Umat bertema “Optimalisasi Penggalangan Dana Digital dan Crowdfunding dalam Meningkatkan Partisipasi Donatur” pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Hidayah Bakalan, Bantul, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan kapasitas umat menghadapi perkembangan teknologi digital.

Kegiatan tersebut diketuai oleh Bayu Agung Maulana, S.Pd., di bawah bimbingan Dr. Wantini, M.Pd.I. Acara dihadiri pengurus masjid, tokoh masyarakat, pengelola kegiatan sosial keagamaan, serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Bayu Agung Maulana menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam pengelolaan dana sosial dan keagamaan. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai strategi penggalangan dana digital agar dapat memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan platform digital untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, dan keagamaan. Dengan pengelolaan yang baik, digital fundraising dan crowdfunding dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memperluas jangkauan donatur serta meningkatkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai narasumber utama, Marzuki, S.E., selaku Manajer Regional LAZISMU DIY, memaparkan materi mengenai perkembangan tren penggalangan dana digital di Indonesia, strategi membangun kepercayaan donatur, serta optimalisasi platform crowdfunding sebagai sarana penghimpunan dana yang transparan dan akuntabel.

Menurut Marzuki, keberhasilan penggalangan dana digital tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga kemampuan lembaga dalam membangun komunikasi yang baik dengan para donatur.

“Kepercayaan merupakan modal utama dalam kegiatan fundraising. Melalui transparansi, pelaporan yang jelas, serta pemanfaatan media digital secara tepat, lembaga dapat meningkatkan partisipasi dan loyalitas donatur dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Wantini, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan pemberdayaan umat tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Melalui sesi diskusi interaktif, peserta mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan narasumber mengenai berbagai tantangan dalam pengelolaan dana sosial berbasis digital. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang penyusunan kampanye donasi yang efektif, strategi pemanfaatan media sosial, serta pentingnya transparansi dalam pelaporan penggunaan dana.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan mendapat respons positif dari para peserta. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem filantropi Islam yang transparan, inovatif, dan berkelanjutan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan ilmu yang telah dibagikan kepada seluruh peserta.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Prodamat-Magister-PAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Edukasi-Strategi-Penggalangan-Dana-Digital-Foto.-Bayu.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-29 08:00:072026-06-29 09:43:54Tim Prodamat Magister PAI UAD Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital

UAD Selenggarakan Webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta

28/06/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta (Foto. Ito)

Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan KSR PMI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan webinar gratis bertajuk “Kedaruratan Medis: Penanganan Kecelakaan Kerja, Stroke & Jantung” pada Minggu, 21 Juni 2026. Acara edukatif ini dilaksanakan secara online melalui platform Google Meet, forum ini menghadirkan M. Fauzi Amrulloh selaku Ketua Forum Relawan PMI Kota Yogyakarta sebagai pemateri utama.

Sesi pemaparan materi membahas mengenai pentingnya penanganan awal kedaruratan medis untuk  menyelamatkan jiwa, mencegah kecacatan permanen, serta mempercepat proses penyembuhan korban. Pemateri menjelaskan tiga langkah utama yang wajib dikuasai oleh setiap penolong saat menghadapi situasi darurat, yaitu memastikan keselamatan diri sendiri dan segera menghubungi bantuan, menentukan diagnosis sederhana, serta mengambil keputusan tindakan.

Peserta juga diimbau untuk selalu mengedepankan prinsip pencegahan universal, seperti menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) standar berupa sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung karena cairan tubuh penderita merupakan media penularan penyakit.

Lebih lanjut, pemateri membahas secara mendalam mengenai metode pengenalan gejala klinis dan pertolongan pertama pada tiga kasus fatal, yakni serangan jantung, stroke, dan kecelakaan kerja berupa patah tulang atau luka bakar.

Untuk penanganan stroke, peserta diajarkan metode praktis “FAST” (Face, Arm, Speech, Time) guna mendeteksi kelumpuhan otot wajah atau anggota gerak secara dini. Sementara pada kasus henti jantung, pemateri memberikan panduan prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR) yang mengombinasikan pijatan jantung luar dan napas buatan sesuai dengan rekomendasi standar AHA terbaru.

Sebagai penutup, kegiatan ini memaparkan pentingnya teknik pemindahan penderita secara aman menggunakan prinsip mekanika tubuh dan berbagai alat fiksasi seperti splint atau tandu khusus agar tidak menambah cedera pada korban. Sebelum dan sesudah penyampaian materi, para peserta diwajibkan untuk mengisi lembar pre-test dan post-test sebagai indikator pemahaman. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-webinar-Pertolongan-Pertama-Kedaruratan-Medis-Bersama-PMI-Kota-Yogyakarta-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-28 09:00:012026-06-29 09:41:21UAD Selenggarakan Webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta

Tim PkM Kesehatan Masyarakat UAD Gelar Pelatihan K3 bagi Pengelola Tebing Breksi

28/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri pelatihan K3 pengelola Tebing Breksi (Foto. PKM Kesmas UAD)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pelatihan Investigasi Kecelakaan Kerja dan Pemahaman tentang Safety Sign bagi pengelola wisata Tebing Breksi pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan wisata Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Machfudz Eko Arianto, S.K.M., M.Sc. dengan anggota tim Muchammad Rifai, S.K.M., M.Sc. dan Julian Dwi Saptadi, M.Sc. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor pariwisata, khususnya di destinasi wisata berbasis alam.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata dalam mengenali potensi bahaya, menginvestigasi kecelakaan kerja, serta memahami fungsi dan penerapan safety sign sebagai media komunikasi keselamatan di lingkungan kerja dan kawasan wisata.

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar K3 dan kecelakaan kerja, tahapan investigasi kecelakaan, identifikasi akar penyebab (root cause analysis), prosedur pelaporan insiden, serta jenis-jenis safety sign beserta implementasinya sesuai potensi risiko di kawasan Tebing Breksi. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif, studi kasus dan simulasi investigasi kecelakaan.

Ketua tim pengabdian, Machfudz Eko Arianto, S.K.M., M.Sc., menyampaikan bahwa pengelolaan keselamatan di destinasi wisata merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan pariwisata.

“Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi merupakan budaya yang harus dibangun oleh seluruh pengelola destinasi wisata. Dengan kemampuan melakukan investigasi kecelakaan dan memahami fungsi safety sign, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga tercipta lingkungan wisata yang aman bagi pekerja maupun wisatawan,” ujarnya.

Salah satu peserta pelatihan sekaligus pengelola wisata Tebing Breksi, Yulius, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini memberikan wawasan baru serta meningkatkan pemahaman kami terkait pengelolaan destinasi wisata yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan yang bermanfaat mengenai kesehatan lingkungan, pelayanan kepada wisatawan, serta pentingnya menjaga kebersihan dan keselamatan kawasan wisata,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung melalui diskusi aktif dan keterlibatan dalam setiap sesi praktik. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam operasional sehari-hari sehingga mampu memperkuat budaya keselamatan kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan terus berkomitmen mendukung pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memenuhi prinsip keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan sebagai bagian dari implementasi konsep Healthy Tourism. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-pelatihan-K3-pengelola-Tebing-Breksi-Foto.-PKM-Kesmas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-28 08:00:142026-06-29 09:32:32Tim PkM Kesehatan Masyarakat UAD Gelar Pelatihan K3 bagi Pengelola Tebing Breksi

Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani

27/06/2026/in Feature /by Ard

Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ito)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi pada Ahad, 21 Juni 2026, yang bertepatan dengan suasana awal tahun baru Hijriah. Menghadirkan Ustaz Drs. H. Masykur Azhari, M.A., dari Majelis Tabligh PDM Sleman sebagai pemateri, kajian kali ini membedah secara mendalam tentang “Makna Hijrah Rasulullah saw.”.

Dalam mukadimahnya, Ustaz Masykur mengajak jemaah untuk merefleksikan keutamaan bulan Muharram. Ia menekankan bahwa bulan ini bukanlah bulan sial atau wingit sebagaimana mitos yang beredar di masyarakat, melainkan bulan mulia di mana pahala ketaatan akan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Menyikapi tradisi tapa bisu mengelilingi benteng di bulan Muharram, ia menegaskan bahwa keselamatan sejati tidak diraih melalui ritual tersebut, melainkan dengan membangun “benteng hidup” berupa penjagaan lisan (menjaga tutur kata), sedekah, silaturahmi, dan senantiasa berdoa kepada Allah.

Memasuki inti materi, pemateri mengisahkan betapa beratnya perjuangan Rasulullah saw. selama 10 tahun berdakwah di Makkah. Beliau menghadapi berbagai bentuk penyiksaan fisik, hinaan hingga diludahi, serta tawaran harta, takhta, dan wanita agar menghentikan dakwahnya. Namun, semua itu dihadapi Nabi dengan kesabaran, integritas, dan kelapangan hati yang luar biasa, bahkan beliau menjenguk orang yang biasa meludahinya ketika orang tersebut jatuh sakit. Kesabaran paripurna inilah yang menjadi bekal penting sebelum akhirnya turun perintah Allah untuk berhijrah ke Madinah guna menghindari kekejaman kaum Quraisy.

Lebih lanjut, Ustaz Masykur merumuskan bahwa hijrah Rasulullah saw. bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan membawa tiga pesan moral utama yang relevan hingga saat ini. Pertama, hijrah adalah langkah mempertahankan akidah. Setiap umat Islam yang melangkah keluar dari rumah hendaknya meniatkan diri untuk menjaga ketakwaannya di tengah berbagai godaan dunia luar. Kedua, hijrah adalah perjalanan ibadah. Hal ini dibuktikan oleh Rasulullah yang selalu memprioritaskan pembangunan masjid, seperti Masjid Quba dan Masjid Nabawi, sebagai pusat penegakan salat berjemaah begitu tiba di tempat tujuan.

Ketiga, hijrah merupakan momentum membangun ukhuwah (persaudaraan). Di Madinah, Rasulullah sukses menyatukan berbagai elemen masyarakat yang majemuk, mulai dari kaum Muhajirin, Anshar, hingga suku-suku Yahudi, melalui prinsip persamaan derajat, tolong-menolong, toleransi, dan keadilan. Kumpulan nilai inilah yang kelak melahirkan tatanan masyarakat sipil yang ideal atau civil society (masyarakat madani).

Sebagai penutup, Ustaz Masykur berpesan agar umat Islam senantiasa menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk berbuat kebaikan, menjaga ketaatan, dan menebar persaudaraan di mana pun berada. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-27 09:00:552026-06-29 09:28:37Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani

UAD Tuan Rumah Seminar Nasional Fisika 2026 dan PIT ke-38 PSI DIY-Jateng

27/06/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tuan rumah Seminar Nasional Fisika 2026 dan PIT ke-38 PSI DIY-Jateng (Foto. Ito)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional Fisika (SNF) 2026 dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-38 Physical Society of Indonesia (PSI) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Acara ilmiah ini dilangsungkan di Amphitarium Kampus 4 UAD pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Magister Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Ketua Panitia, Dr. Damar Yoga Kusuma, melaporkan bahwa forum ini berhasil menghimpun 103 makalah yang dipresentasikan pada sesi paralel.

“Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan era AI, peminat fisika agak menurun. Forum ini hadir untuk mendiskusikan bagaimana ilmu fisika bisa kembali menemukan relevansinya,” ungkap Damar.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T. Dalam sambutannya, Rektor menyoroti tantangan sekaligus strategi UAD dalam mengelola ilmu-ilmu dasar (basic science) melalui unit usaha berbasis knowledge-based economy.

“Mencari mahasiswa di bidang basic science itu sangat sulit. Maka, kita dorong agar program studi yang memiliki SDM unggul seperti fisika ini mampu mandiri secara ekonomi dengan membangun unit usaha,” tegas Prof. Muchlas.

Ketua PSI Cabang DIY-Jateng, Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, M.Si., Ph.D., yang turut hadir memberikan sambutan, mengingatkan peran vital fisika sebagai pendorong inovasi teknologi pembentuk peradaban. Ia juga mengajak para peserta untuk mengkampanyekan sains demi kesejahteraan.

“Inovasi teknologi sangat bergantung pada kontribusi fisika. Oleh karena itu, hentikan penggunaan sains fisika untuk menghancurkan peradaban, terutama pada mesin perang,” pesan Prof. Bayu.

Memasuki sesi pleno, seminar ini menghadirkan tiga pakar dari berbagai sektor, yakni Prof. Dr. Ishafit, M.Si. (Dosen Magister Pendidikan Fisika UAD), Ezrom M. D. Tapparan, S.T., M.Sc. (Koordinator BPSDM Kementerian ESDM), dan Richi Aktorian, S.Si., M.T.I. (Principal Cybersecurity Grab Indonesia).

Selain pemaparan materi dari narasumber utama, rangkaian acara ini juga diisi dengan presentasi artikel ilmiah secara paralel, pertemuan ilmiah di ruang Educators Hall, kongres PSI, dan ditutup dengan kunjungan peserta ke Observatorium UAD. Melalui terselenggaranya forum ini, diharapkan para fisikawan dan akademisi dapat terus berkolaborasi serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat guna menjaga relevansi keilmuan fisika bagi generasi penerus bangsa. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tuan-rumah-Seminar-Nasional-Fisika-2026-dan-PIT-ke-38-PSI-DIY-Jateng-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-27 08:00:392026-06-29 09:25:35UAD Tuan Rumah Seminar Nasional Fisika 2026 dan PIT ke-38 PSI DIY-Jateng
Page 8 of 613«‹678910›»

TERKINI

  • PPK Ormawa RDC UAD Bekali Karang Taruna Karangtengah Dasar-Dasar Robotika untuk Dukung Pertanian Cerdas21/07/2026
  • Peserta Leadership Training PTMA Kunjungi UAD, Bahas Sinergi dan Tata Kelola Perguruan Tinggi21/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 melalui Inovasi GREENXIA18/07/2026
  • Himakom UAD Selenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Content Creator17/07/2026
  • UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman17/07/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Short Semi Documentary Kategori Cinematography pada SILAT APIK PTMA 202620/07/2026
  • Citara, Inovasi Mochi Rasa Nusantara Karya Mahasiswa UAD19/07/2026

FEATURE

  • Shaldan dan Tantangannya di ONMIPA Perguruan Tinggi 202621/07/2026
  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top