Mahasiswa KKN UAD Hadirkan Pojok Edukasi 3R untuk Dorong Kepedulian Lingkungan Warga

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan pojok edukasi 3R untuk dorong kepedulian lingkungan (Foto. KKN UAD)
Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya dengan membiasakan masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode 161 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.A.3 melalui program Pojok Edukasi 3R.
Program tersebut dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, sebagai salah satu program unggulan mahasiswa KKN di bidang lingkungan. Pojok Edukasi 3R dibuat sebagai sarana edukasi yang memperkenalkan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle kepada masyarakat.
Konsep 3R menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi permasalahan sampah. Melalui Reduce, masyarakat diajak untuk mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah. Selanjutnya, Reuse dilakukan dengan menggunakan kembali barang yang masih memiliki manfaat, sedangkan Recycle merupakan upaya mengolah kembali barang atau sampah agar dapat digunakan kembali.
Pembuatan Pojok Edukasi 3R tidak berhenti pada penyediaan media informasi. Mahasiswa KKN turut menata area tersebut agar menjadi ruang yang menarik dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat.
Area edukasi dilengkapi dengan papan informasi mengenai penerapan 3R. Di sekelilingnya juga terdapat berbagai tanaman yang ditempatkan dalam polibag dan disusun menggunakan rak berbahan bambu. Penataan tersebut membuat area edukasi sekaligus menjadi bagian dari lingkungan yang lebih hijau dan tertata.
Keberadaan tanaman dan elemen lingkungan di sekitar pojok edukasi juga memperkuat pesan bahwa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan merupakan kegiatan yang dapat dilakukan secara bersamaan. Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai sampah, tetapi juga dapat melihat secara langsung pemanfaatan ruang lingkungan agar menjadi lebih tertata.
Mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan kegiatan dengan melibatkan masyarakat dalam proses penataan dan pemanfaatan area tersebut. Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian dari proses edukasi agar pengelolaan lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sementara selama KKN berlangsung.
Setelah proses pembuatan dan penataan selesai, mahasiswa KKN Unit II.A.3 melaksanakan serah terima Pojok Edukasi 3R kepada masyarakat pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa sarana edukasi yang telah dibuat selama pelaksanaan KKN selanjutnya dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat Dusun Krajan.
Serah terima tersebut juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program. Pojok Edukasi 3R tidak hanya dipandang sebagai hasil kegiatan mahasiswa KKN, tetapi sebagai sarana yang dapat terus digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi dan mengingat kembali pentingnya penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya serah terima, mahasiswa berharap keberadaan Pojok Edukasi 3R dapat terus dimanfaatkan meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir. Masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta mempertahankan fungsi area tersebut sebagai ruang edukasi lingkungan.
Permasalahan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan proses pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi serta memilah sampah dari sumbernya.
Melalui Pojok Edukasi 3R, mahasiswa KKN berupaya menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai melalui kebiasaan sehari-hari. Pemilahan sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak, hingga mendaur ulang merupakan beberapa bentuk tindakan sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan rumah.
Program ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu dan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mendorong masyarakat untuk terus menjaga keberlanjutan program yang telah dibuat.
Pojok Edukasi 3R juga diharapkan tidak hanya menjadi sebuah tempat yang dibuat selama pelaksanaan KKN. Lebih dari itu, keberadaannya dapat dimanfaatkan sebagai pengingat bersama bahwa persoalan lingkungan dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Melalui langkah sederhana tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit II.A.3 berusaha membangun kesadaran bahwa sampah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, tetapi perlu dikelola dengan cara yang tepat.
“Dari satu pojok edukasi, diharapkan tumbuh kebiasaan baru untuk mengurangi sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih berguna, dan menjaga lingkungan secara bersama-sama,” ucap Rangga, Ketua Unit II.A.3. (Mei)
