• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Tim PKM Farmasi UAD Latih Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Membuat Kosmetika Herbal

06/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim Pengabdian Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Membuat Kosmetika Herbal (Foto. Tim PKM Farmasi)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta mengadakan pelatihan pembuatan produk kosmetika bagi siswa pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dalam memproduksi sediaan kosmetika sekaligus menambah wawasan mereka mengenai pemanfaatan bahan herbal yang aman dan bermanfaat.

Program pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keterampilan siswa sesuai dengan kurikulum sekolah serta mendukung tujuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjelaskan bahwa program SMK bertujuan menghasilkan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil, produktif, mandiri, serta berakhlak mulia sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Melalui konsep link and match, siswa dibekali keterampilan teknis (hardskills), keterampilan sosial (softskills), serta karakter kerja agar siap memasuki dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka No. 62, Giwangan, Umbulharjo, ini menghadirkan edukasi mengenai potensi bahan herbal sebagai bahan dasar kosmetika. Selain itu, siswa juga mendapatkan pelatihan praktik pembuatan masker peel off sebagai salah satu bentuk produk kosmetika yang memiliki peluang untuk dikembangkan secara kreatif dan inovatif.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas dosen Fakultas Farmasi UAD yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Dra. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. yang mendalami Farmasetika dan Teknologi Farmasi dari Program Profesi Apoteker, Dr. rer. nat. apt. Sri Mulyaningsih, M.Si. dan apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D. yang memiliki keahlian di bidang Biologi Farmasi dari Program Sarjana dan Magister Farmasi, serta drh. Sapto Yuliani yang memiliki kompetensi di bidang Farmakologi dari Program Doktor Farmasi UAD.

Iis Wahyuningsih, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. “Keterlibatan mahasiswa diharapkan menjadi bentuk estafet pendidikan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah,” ujarnya.

drh. Sapto Yuliani, menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman praktik bagi siswa. “Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya memahami potensi bahan herbal sebagai bahan kosmetika, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mengolahnya menjadi produk yang bernilai guna dan berpotensi dikembangkan secara wirausaha,” tandasnya.

Program pengabdian yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kehidupan sehat dan sejahtera. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini antara lain pengembangan paten formula produk, komersialisasi masker peel off, serta penyusunan minimum viable product (MVP) untuk mengevaluasi kualitas produk sebelum dipasarkan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Pengabdian-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-Siswa-SMK-Muhammadiyah-3-Yogyakarta-Membuat-Kosmetika-Herbal-Foto.-Tim-PKM-Farmasi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-06 10:21:262026-06-17 13:23:06Tim PKM Farmasi UAD Latih Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Membuat Kosmetika Herbal

KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

05/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Pelatihan pembuatan eco enzyme oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Karang Taruna Wahana Krida Muda, Tegalsari (Foto. KKN UAD)

Bayangkan kulit pisang, sisa sayur, dan ampas buah yang biasanya berakhir di tempat sampah kini bisa “naik kelas” menjadi cairan serbaguna untuk kebutuhan rumah tangga. Gagasan sederhana inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 155 Unit IV.C.1 dalam pelatihan pembuatan eco-enzyme di Pedukuhan Tegalsari, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan edukasi lingkungan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, bertempat di Masjid Al-Furqon Tegalsari RT 07. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Iin Narwanti, M.Sc., Ph.D. Pelatihan yang diikuti oleh 20 peserta ini menyasar Karang Taruna Wahana Krida Muda sebagai peserta utama, sekaligus menjadi ruang belajar bersama untuk mendorong pengelolaan sampah organik rumah tangga agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.

Selain mengurangi timbunan sampah organik, eco-enzyme dapat dimanfaatkan secara lebih konkret dalam keseharian. Cairan hasil fermentasi ini umumnya digunakan sebagai pembersih lantai atau kamar mandi setelah diencerkan, penghilang bau, penyegar saluran air, hingga larutan penyubur tanaman dan kompos cair pendamping dengan takaran pengenceran yang tepat. Manfaat ini membuat pengolahan sampah dapur tidak berhenti pada kata “buang”, melainkan bertransformasi menjadi produk yang bernilai guna.

Dalam sesi materi, perwakilan mahasiswa, Putri Damai Rahmawati, memperkenalkan konsep dasar eco-enzyme sebagai cairan serbaguna hasil fermentasi dari bahan sederhana, yakni gula, sisa kulit buah atau sayuran segar, dan air. Peserta juga mempelajari rumus dasar perbandingan 1:3:10 (1 bagian gula, 3 bagian sisa buah/sayur, dan 10 bagian air), beserta ketentuan teknis pembuatannya. Ketentuan tersebut meliputi penggunaan wadah plastik yang dapat ditutup rapat, pengisian air maksimal sekitar 60% dari volume wadah, serta pentingnya penyimpanan di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik untuk mengurangi risiko kontaminasi.

Proses fermentasi hingga panen dijelaskan memerlukan waktu sekitar 90 hari atau kurang lebih tiga bulan di wilayah tropis. Hasil yang sudah matang umumnya berwarna kecokelatan dan beraroma asam segar khas fermentasi. Pada sesi praktik, peserta didampingi oleh panitia untuk menakar bahan, mencampur, memberi label tanggal pembuatan, hingga memahami cara perawatan wadah selama masa fermentasi.

“Kami ingin memberi alternatif pengelolaan sampah organik yang mudah dilakukan warga. Eco-enzyme dipilih karena bahannya tersedia di dapur dan cara membuatnya sangat sederhana,” ungkap perwakilan mahasiswa KKN.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti praktik, mulai dari menakar bahan hingga memberi label pada wadah fermentasi. Pada sesi tanya jawab, pertanyaan yang paling banyak muncul berkaitan dengan takaran 1:3:10, cara mengatasi gas yang muncul selama fermentasi, serta tanda-tanda eco-enzyme yang sudah siap dipanen. Panitia berharap kebiasaan mengolah sampah organik dapat dimulai dari dapur masing-masing dan perlahan menjadi gerakan kolektif di lingkungan pemuda Tegalsari.

Dengan adanya kegiatan ini, Karang Taruna Wahana Krida Muda didorong untuk lebih proaktif dan kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Selanjutnya, mereka diharapkan dapat menindaklanjuti pelatihan ini dengan memproduksi batch eco-enzyme bersama secara berkala, mengajak warga memisahkan sampah organik, serta membagikan hasil panen tersebut untuk kebutuhan rumah tangga atau perawatan tanaman. Bagaimanapun juga, melalui langkah kecil yang konsisten, sampah organik yang semula dianggap masalah dapat berubah menjadi solusi ramah lingkungan di tingkat kampung. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-pembuatan-eco-enzyme-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Karang-Taruna-Wahana-Krida-Muda-Tegalsari-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 10:16:022026-06-17 13:22:56KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna

KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

05/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Proses Pembuatan Lilin Aroma Terapi oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Pengelolaan minyak jelantah yang tepat masih kerap luput dari perhatian masyarakat, padahal dapat menimbulkan dampak yang cukup serius bagi lingkungan dan kesehatan. Limbah minyak yang dibuang sembarangan, terutama ke saluran air, berpotensi mencemari tanah dan perairan, menyumbat drainase, bahkan merusak ekosistem. Sementara itu, penggunaan minyak jelantah secara berulang untuk memasak berisiko menyebabkan gangguan kesehatan akibat menumpuknya senyawa berbahaya.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Reguler Periode 155 Unit III.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi program pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai solusi sederhana yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Pedukuhan Wiyu, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Reguler Periode 155 Unit III.C.2 UAD mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, hingga pencetakan. Warga juga dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan agar mampu memahami proses pembuatan dan penerapan secara mandiri.

Antusiasme warga dalam mengikuti jalannya kegiatan menjadi bukti respons positif masyarakat terhadap program tersebut. Ibu Dayati selaku Dukuh Wiyu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kegiatan ini sangat membantu kami. Selain belajar cara mengolah minyak bekas, kami juga menjadi lebih sadar untuk tidak membuangnya secara sembarangan,” jelasnya.

Lilin aromaterapi ini dipilih karena proses pembuatan yang tergolong sederhana, memiliki fungsi praktis, dan dinilai dapat dikembangkan sebagai salah satu peluang usaha kreatif berbasis limbah rumah tangga. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-Pembuatan-Lilin-Aroma-Terapi-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 10:03:152026-06-17 13:22:47KKN UAD Kenalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso

04/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pembuatan lubang biopori di Dusun Ploso, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, pada 13–16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dilaksanakan di enam RT dengan total 20 lubang biopori yang berhasil dibuat bersama warga.

Program diawali dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pengertian dan manfaat biopori. Mahasiswa menjelaskan bahwa biopori merupakan lubang resapan air yang berfungsi meningkatkan daya serap tanah sekaligus sebagai media pengolahan sampah organik rumah tangga. Selain mengurangi genangan air saat musim hujan, biopori juga dapat mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi kesuburan tanah.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan biopori di titik-titik yang telah disepakati. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap di enam RT agar lebih efektif serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Mahasiswa dan warga bekerja bersama mulai dari pengeboran tanah hingga pengisian lubang dengan sampah organik.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Warga mulai memahami bahwa limbah dapur, daun kering, dan sisa sayuran tidak perlu dibakar atau dibuang, melainkan dapat dimanfaatkan melalui biopori sebagai upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Reguler 155 UAD berharap masyarakat Dusun Ploso dapat terus memanfaatkan dan merawat lubang biopori yang telah dibuat. Kehadiran 20 lubang biopori di enam RT diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah organik rumah tangga yang lebih bijak dan berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Pembuatan-Lubang-Biopori-di-Dusun-Ploso-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-04 09:42:372026-06-17 13:22:40Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pembuatan Lubang Biopori di Dusun Ploso

KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

02/03/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan edukasi pencegahan stunting kepada para remaja di Dusun Bantar Kulon Progo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Reguler 155 Unit I.C.1 menggelar kegiatan edukasi stunting pada remaja pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja tematik KKN yang berfokus pada upaya promotif dan preventif pencegahan stunting. Bantar Kulon dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perlunya peningkatan pemahaman remaja mengenai persoalan tersebut, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta persiapan kehidupan berkeluarga. Remaja dinilai memiliki peran strategis sebagai calon orang tua, sehingga edukasi sejak dini diharapkan mampu memutus rantai stunting antargenerasi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memaparkan materi yang mencakup pengertian, penyebab, dan dampak jangka panjang stunting terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kognitif anak. Mereka juga menjelaskan siklus terjadinya stunting, yakni bermula dari remaja putri dengan status gizi kurang yang berisiko menjadi ibu hamil dengan anemia atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Kondisi tersebut rentan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Apabila tidak diimbangi pola asuh dan asupan gizi yang baik, anak berisiko mengalami stunting dan siklus tersebut dapat berulang pada generasi berikutnya.

Mahasiswa juga memaparkan pentingnya pendekatan pencegahan yang melibatkan seluruh anggota keluarga, terutama pada keluarga dengan faktor risiko seperti kondisi sosial ekonomi rendah, sanitasi kurang baik, dan jarak kehamilan yang terlalu dekat. Pemaparan juga menyinggung peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga, edukasi kesehatan reproduksi remaja, program keluarga berencana, serta penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab bersama para remaja. Ketua RW 01 Bantar Kulon, Hardi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UAD tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan serta kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 155 Unit I.C.1 berharap para remaja di Bantar Kulon dapat lebih memahami peran mereka dalam pencegahan stunting dan menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memberikan-edukasi-pencegahan-stunting-kepada-para-remaja-di-Dusun-Bantar-Kulon-Progo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-02 09:50:472026-06-17 13:22:30KKN UAD Gelar Edukasi Stunting pada Remaja di Bantar Kulon

Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo

27/02/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar PRODAMAT di Kelurahan Bokoharjo (Foto. Tim Prodamat UAD)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Menyikapi hal tersebut, tim mahasiswa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) bertajuk “Penguatan Peran Jumantik di Kelurahan Bokoharjo” pada Rabu, 11 Februari 2026, sebagai upaya nyata mencegah DBD berbasis masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, ini menyasar para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) setempat. Wilayah ini dipilih karena memiliki banyak tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Melalui program ini, para kader kembali dibekali pemahaman dan keterampilan terkait pemantauan jentik serta edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus sebagai langkah pencegahan yang efektif.

Program yang diketuai oleh Nurham Al Afgani Agusalim, bersama tim yang terdiri atas Rizkita Arfiana, Gusti Mursalina, Lutfi Munifah Izzah, Dwi Yuliatin Sholiah, Misyka Fajratul Izzah, dan Miersa Sawitri Hayyusari ini diikuti oleh 24 kader kesehatan. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak kelurahan, dilanjutkan dengan penyampaian data kasus DBD terkini, serta pelatihan teknik mengenali dan memantau jentik nyamuk. Para kader yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga berusia 51–60 tahun tampak antusias selama kegiatan berlangsung. Di sela-sela kegiatan, Nurham menyampaikan pandangannya.

“Kami melihat bahwa peran kader di lapangan sangat vital. Namun, pengetahuan mereka perlu terus diperbarui agar pesan pencegahan DBD yang disampaikan kepada warga tetap efektif dan relevan dengan kondisi lapangan saat ini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pembaruan pengetahuan bagi kader sebagai ujung tombak edukasi kesehatan di masyarakat. Hasil evaluasi pun menunjukkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan kader. Skor rata-rata pre-test meningkat dari 21,71 menjadi 23,50 pada post-test, terutama pada aspek menguras penampungan air secara rutin, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang bekas.

Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D., turut menekankan harapan dari pelaksanaan program ini. ”Pemberdayaan kader diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga bertransformasi menjadi praktik pencegahan yang konsisten,” tuturnya.

Dengan meningkatnya kapasitas kader, diharapkan Angka Bebas Jentik (ABJ) di Kelurahan Bokoharjo dapat terus meningkat. Dengan demikian, risiko penularan DBD dapat ditekan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah lokal, dan masyarakat. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-PRODAMAT-di-Kelurahan-Bokoharjo-Foto.-Tim-Prodamat-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-27 11:54:482026-06-17 13:19:06Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo

Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor

27/02/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti penanaman kentang serentak di Batur Lor Banjarnegara (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh Faozan Fahmi Ardhana dari Program Studi Informatika bersama para petani setempat mengikuti kegiatan penanaman kentang bersama warga di Desa Batur Lor, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Penanaman kentang dilaksanakan di beberapa lahan milik warga pada Minggu, 8 Februari 2026. 

Kegiatan diawali dengan koordinasi antara mahasiswa KKN dan kelompok tani, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit kentang serta pemupukan secara langsung di lahan pertanian. Proses penanaman dilakukan secara serentak bersama warga sebagai bentuk kebersamaan dan semangat gotong royong.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi antara mahasiswa dan petani dalam meningkatkan pengetahuan terkait budidaya kentang secara langsung di lapangan. Melalui pendampingan dan praktik bersama, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai teknik penanaman, perawatan, hingga pengelolaan lahan pertanian. Di sisi lain, kehadiran mahasiswa turut memberikan tambahan tenaga bantuan bagi petani sehingga proses penanaman dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Penanaman kentang dipilih karena tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi serta masa panen yang relatif singkat. Selain itu, kentang mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat, vitamin C, vitamin B6, serta mineral kalium yang bermanfaat bagi kesehatan. Kondisi geografis Desa Batur Lor yang berada di dataran tinggi dengan suhu sejuk juga sangat mendukung pertumbuhan tanaman kentang.

Melalui kegiatan penanaman kentang serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan warga dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus memberikan tambahan pemasukan bagi masyarakat sekitar. Hasil panen nantinya diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Batur Lor. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-penanaman-kentang-serentak-di-Batur-Lor-Banjarnegara-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-27 11:34:112026-06-17 13:18:53Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor

Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal

26/02/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan KWT Banaran Lor menanam bibit herbal bersama (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler 155 Unit I.D.2 bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Banaran Lor menyelenggarakan kegiatan penanaman tanaman herbal pada Minggu, 15 Februari 2026. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Banaran Lor, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Bertajuk “Penanaman Tanaman Herbal Bersama Ibu-Ibu KWT”, program ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta memperkuat kemandirian kesehatan masyarakat setempat. Kegiatan edukatif ini diikuti secara antusias oleh ibu-ibu anggota KWT Banaran Lor dan sembilan mahasiswa KKN UAD di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siti Kurnia Widi Hastuti.

Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan pengarahan (briefing) oleh Ketua KWT Banaran Lor, Ibu Harti, yang kemudian dilanjutkan dengan edukasi singkat mengenai manfaat tanaman herbal bagi kesehatan keluarga serta teknik penanaman dan perawatan yang tepat. Dalam sesi edukasi tersebut, Dwiki Arista Fitriyani yang mewakili tim mahasiswa menyampaikan materi mengenai jenis-jenis tanaman herbal—seperti jahe, kunyit, kencur, serai, dan temu kunci—serta potensi pengembangannya sebagai produk bernilai ekonomi. Setelah penyampaian materi, mahasiswa langsung mendampingi ibu-ibu KWT dalam praktik penanaman di lahan yang telah disiapkan. Pendampingan ini bertujuan agar teknik budi daya yang dilakukan dapat berkelanjutan dan memberikan hasil panen yang optimal.

Ketua KWT Banaran Lor, Ibu Harti, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap kolaborasi pengabdian tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Kegiatan ini menambah wawasan dan semangat kami untuk mengembangkan tanaman herbal di lingkungan kami. Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami semakin percaya diri dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber tanaman obat keluarga,” ungkap Ibu Harti.

Sementara itu, DPL Siti Kurnia Widi Hastuti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Ia berperan aktif dalam memberikan arahan konseptual program, memastikan kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan warga, serta melakukan pemantauan (monitoring) dan evaluasi agar program berjalan efektif.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, tetapi juga media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami praktik pemberdayaan berbasis komunitas secara langsung,” jelas Siti Kurnia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dalam bentuk program pendampingan yang berkesinambungan. Dengan demikian, pemanfaatan tanaman herbal tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan keluarga, tetapi juga berpotensi mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kolaborasi dalam mewujudkan tata lingkungan desa yang sehat, mandiri, dan produktif. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-KWT-Banaran-Lor-menanam-bibit-herbal-bersama-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-26 10:02:302026-06-17 13:18:42Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal

Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur

25/02/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan senam ‘SEHATI’ dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur (Foto. Tim PBL FKM UAD)

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Kelompok 31 Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) melaksanakan intervensi kesehatan masyarakat bertajuk SEHATI (Senam Bersama dan Edukasi Hipertensi) di RT 22 Wonocatur, pada Minggu, 11 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 29 warga dan dipusatkan di kediaman Ketua RT 22, Eko Sudaryanto.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam hipertensi bersama yang dirancang menggunakan gerakan sederhana dan mudah diikuti oleh peserta. Aktivitas fisik ini bertujuan mendorong kebiasaan hidup aktif sekaligus membantu menjaga kebugaran dan kestabilan tekanan darah. Setelah sesi senam, mahasiswa memberikan edukasi kesehatan menggunakan media poster yang memuat informasi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat.

Ketua Kelompok 31, Haqmadi Widya Ihsanto, menjelaskan, “Melalui kegiatan SEHATI, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan membiasakan aktivitas fisik dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Kegiatan ini turut didampingi oleh Tyas Aisyah Putri, S.Tr.Keb., M.K.M. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang berharap program tersebut mampu memberikan dampak berkelanjutan. “Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat secara mandiri dan konsisten,” tuturnya.

Melalui program SEHATI, mahasiswa FKM UAD tidak hanya mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan praktik edukasi kesehatan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-senam-SEHATI-dan-Edukasi-Hipertensi-di-Wonocatur-Foto.-Tim-PBL-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-25 10:02:272026-06-17 13:18:35Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur

Mahasiswa FKM UAD Gelar Skrining Hipertensi dan Diabetes di Wonocatur

06/02/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PBL FKM UAD)

Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun Akademik 2025/2026 menggelar kegiatan edukasi kesehatan serta skrining hipertensi dan diabetes melitus di RT 16 Padukuhan Wonocatur, Kalurahan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Selasa, 13 Januari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelompok 23 PBL FKM UAD ini merupakan bentuk intervensi kesehatan masyarakat setelah dilaksanakannya diagnosis komunitas. Program tersebut menyasar warga RT 16 Wonocatur, khususnya kelompok bapak-bapak, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan kesehatan serta deteksi dini penyakit tidak menular.

Ketua RT 16 Wonocatur menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu warga dalam mengetahui kondisi kesehatannya. “Selama ini warga jarang melakukan cek kesehatan rutin. Dengan adanya kegiatan dari mahasiswa PBL ini, warga jadi tahu kondisi tekanan darah dan gula darahnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PBL memberikan edukasi mengenai pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan hipertensi dan diabetes melitus. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu secara gratis sebagai upaya skrining kesehatan bagi warga.

Salah satu warga RT 16 Wonocatur, Slamet, mengaku memperoleh manfaat langsung dari kegiatan tersebut. “Pemeriksaan ini membuat saya lebih sadar pentingnya menjaga pola makan dan rutin cek kesehatan. Ternyata tekanan darah saya cukup tinggi,” katanya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PBL FKM UAD menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran berbasis komunitas. “Mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan edukasi dan skrining kesehatan ini, mahasiswa PBL FKM UAD berharap kesadaran masyarakat RT 16 Wonocatur terhadap pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat dapat meningkat secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular di tingkat komunitas. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Pengalaman-Belajar-Lapangan-PBL-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PBL-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-06 10:05:352026-06-17 13:18:29Mahasiswa FKM UAD Gelar Skrining Hipertensi dan Diabetes di Wonocatur
Page 13 of 29«‹1112131415›»

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru26/08/2026
  • Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh26/08/2026
  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top