• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Kisah Mahasiswa UAD Lulus S2 dengan 30 Publikasi Ilmiah

19/11/2025/in Feature, MBKM /by Ard

Yogi Sopian Haris Wisudawan S2 Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Yogi)

Perjalanan hidup tak selalu mulus. Bagi Yogi Sopian Haris, pemuda asal Janapria, Lombok Tengah ini, setiap ujian justru menjadi batu loncatan menuju keberhasilan. Anak pertama dari tiga bersaudara ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi. Dalam waktu hanya 1 tahun 5 bulan, ia berhasil menyelesaikan studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dengan IPK 3,97 dan menorehkan 30 publikasi ilmiah.

Sejak kecil, nilai-nilai kerja keras dan kemandirian telah tertanam kuat dalam diri Yogi. Sang ibu mengajarkan keteguhan dan semangat pantang menyerah, sementara sang ayah menanamkan ketenangan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menghadapi setiap ujian hidup. Kombinasi itulah yang membentuk karakter kuat yang ia bawa hingga hari ini.

Namun, perjalanan akademiknya tidak selalu mudah. Saat duduk di semester tiga perkuliahan S1, ia harus menghadapi kenyataan, ayahnya meninggal dunia. Kepergian itu meninggalkan luka mendalam, tetapi satu pesan terakhir sang ayah terus terngiang di telinganya “Saya ingin menyaksikanmu wisuda.” Kalimat sederhana itu menjadi sumber energi besar yang membuatnya kembali bangkit.

Cobaan kembali datang dua tahun kemudian, menjelang kelulusannya. Ibunya terserang stroke, tiga bulan penuh ia habiskan untuk menemani sang ibu menjalani pengobatan dan terapi. Namun berkat keteguhan hati dan doa, ibu tercinta akhirnya mampu hadir di hari wisudanya, momen penuh haru yang tidak akan pernah ia lupakan.

Setelah menyelesaikan S1, dorongan untuk terus belajar semakin kuat. Ia merasa terpanggil untuk memperdalam ilmu tentang Pendidikan Agama Islam dan peran strategisnya dalam perubahan sosial. Dengan tekad bulat, ia memutuskan melanjutkan studi S2 di UAD, membawa semangat baru untuk berkontribusi lebih luas di dunia akademik.

Perjalanan Menulis 30 Publikasi

Dalam menempuh studi pascasarjana, ia menerapkan strategi yang terukur, fokus, disiplin waktu, dan konsistensi. Ia menyusun target realistis namun menantang, membagi waktu antara membaca, menulis, berdiskusi, dan meneliti. “Prinsip saya sederhana, jangan panik, tenangkan diri, pikirkan alternatif, lalu bertindak dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Motivasinya bersumber dari keluarga, terutama keinginan untuk membahagiakan ibu dan mengenang perjuangan almarhum ayah. “Saya percaya keberhasilan bukan hasil keberuntungan, tetapi buah dari doa, konsistensi, kerja keras yang berulang-ulang,” tambahnya.

Perjalanan menulisnya dimulai dari bimbingan intens para dosen UAD. Dari proses itulah ia memahami bahwa menulis bukan sekadar menyusun kata, tetapi menyampaikan gagasan dengan struktur dan logika ilmiah. Pada semester pertama ia berhasil menerbitkan artikel di jurnal terakreditasi Sinta 2.

Artikel pertama itu membuka banyak peluang kolaborasi lintas kampus. Sejak saat itu, ia menetapkan target pribadi setiap dua bulan harus menghasilkan minimal satu artikel ilmiah. Hasilnya, 30 publikasi ilmiah berhasil ia torehkan selama kuliah di UAD, banyak di antaranya hasil kerja kolaboratif dengan dosen dan peneliti dari berbagai universitas.

Bagi dirinya, menulis bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud kontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan. “Setiap tulisan yang lahir dari ketulusan akan menemukan pembacanya sendiri,” tuturnya.

Kesuksesan akademiknya tak lepas dari dukungan luar biasa dari kampus UAD dan para dosen pembimbing, di antaranya Dr. Djamaluddin Perawironegoro, M.Pd. dan Dr. Betty Mauli Rosa Bustam, M.A. Mereka bukan hanya pembimbing tesis, tetapi juga mentor kehidupan yang menanamkan nilai disiplin, kejujuran ilmiah, dan etika akademik.

Salah satu momen paling berkesan terjadi saat musibah kebakaran pada 26 Juli 2025 lalu. Di tengah kehilangan besar itu, pihak kampus, dosen, dan rekan-rekan mahasiswa memberikan dukungan moral maupun material yang begitu tulus. “Saya merasa UAD bukan sekadar kampus, tetapi keluarga besar yang saling menguatkan di tengah ujian hidup,” kenangnya.

Selain itu, ia juga aktif di Lingkar Literasi Mahasiswa (LLM), komunitas yang mendorong semangat menulis dan riset. Di sana ia menemukan lingkungan yang inspiratif tempat berbagi ide, mereview karya, dan menumbuhkan solidaritas akademik.

Setelah menuntaskan S2 dengan predikat gemilang, ia bertekad melanjutkan perjuangan. “Saya ingin melanjutkan studi doktoral, tetapi saat ini saya ingin bekerja dulu untuk membantu keluarga dan menabung agar bisa mandiri,” ungkapnya. Ia juga berencana terus menulis, meneliti, dan mengabdi pada masyarakat.Bagi dirinya, pendidikan bukan sekadar jalan untuk mengangkat derajat pribadi, tetapi juga sarana untuk mengangkat orang lain.(Lin)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Yogi-Sopian-Haris-Wisudawan-S2-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Yogi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-19 10:17:312026-06-17 09:51:31Kisah Mahasiswa UAD Lulus S2 dengan 30 Publikasi Ilmiah

UAD Pertahankan Klaster Mandiri Selama 4 Tahun Berturut-turut!

18/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Klaster Mandiri (Foto. UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali meraih prestasi nasional setelah berhasil mempertahankan posisinya di Klaster Mandiri, klaster tertinggi dalam penilaian kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Tahun ini, UAD menjadi satu dari 56 perguruan tinggi negeri dan swasta dari total 1.159 perguruan tinggi akademik se-Indonesia yang masuk dalam klaster tersebut. Capaian ini menandai empat tahun berturut-turut UAD berada pada posisi teratas.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah UAD untuk tahun ke-4 ini tetap masuk Klaster Mandiri. Ini hasil kerja keras dosen-dosen UAD yang konsisten meningkatkan kinerja penelitian dan pengabdian,” ujarnya.

Prof. Anton menjelaskan bahwa luaran penelitian menjadi faktor penting dalam penilaian ini, terutama publikasi di Sinta dan Scopus serta kekayaan intelektual. “Partisipasi dosen sangat tinggi. Publikasi meningkat, dan kekayaan intelektual seperti hak cipta, desain industri, paten, hingga merek terus bertambah. Semua ini diukur dalam SINTA dan menjadi kekuatan UAD,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa UAD termasuk enam besar nasional untuk desain industri, serta tiga tahun berturut-turut menjadi peringkat pertama PTS penerima dana penelitian DPPM.

Untuk menjaga kualitas kinerja dosen, LPPM memberikan Apresiasi Produk Karya Ilmiah (APKI) serta mengadakan pendampingan melalui klinik penelitian. “Kami terbantu oleh taskforce dan koordinator prodi yang memantau perkembangan penelitian dan publikasi. Sistem ini membuat ritme penelitian dosen tetap terjaga,” ungkap Prof. Anton. Ke depan, UAD memperluas fokus penelitian pada bidang kesehatan dan pangan, termasuk inovasi alat kesehatan dan teknologi pertanian bekerja sama dengan KUBI dan Adi Multi Kalibrasi. Prof. Anton menuturkan, “Karya inovasi yang sudah mencapai Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 7 ke atas akan kami dorong masuk ke tahap komersialisasi dan kami siapkan untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Klaster-Mandiri-Foto.-UAD.jpeg 870 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-18 09:58:402026-06-17 09:51:25UAD Pertahankan Klaster Mandiri Selama 4 Tahun Berturut-turut!

Cegah Stunting, KKN UAD Kenalkan Higiene Sanitasi Pangan dan Olahan Nugget Lele

18/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode ke-152 Unit II.C.1 (Foto. KKN UAD)

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode ke-152 Unit II.C.1 melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk “Peningkatan Higiene Sanitasi Pangan dan Pelatihan Pengolahan Nugget Lele sebagai Upaya Pencegahan Stunting” pada tanggal 15 Oktober 2025 di Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK mengenai keamanan pangan serta pemanfaatan sumber protein hewani yang terjangkau untuk mendukung pencegahan stunting pada keluarga.

Penyuluhan ini berisi edukasi mengenai penerapan higiene dan sanitasi dalam pengolahan makanan, mulai dari kebersihan bahan baku, peralatan, hingga proses memasak yang aman. Pada kegiatan ini, tim KKN juga menghadirkan media edukasi berupa poster penerapan higiene dan sanitasi pangan guna membantu peserta memahami langkah-langkah praktis menjaga kebersihan dalam pengolahan makanan di rumah. Poster tersebut berisi poin penting seperti cara mencuci tangan yang benar, pemisahan makanan mentah dan matang, serta penyimpanan bahan pangan yang aman.

Selain penyuluhan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya protein hewani, terutama ikan lele, dalam mendukung pertumbuhan anak dan mencegah risiko stunting. Tim KKN juga memberikan contoh sederhana terkait cara menjaga kualitas pangan, seperti teknik penyimpanan yang tepat dan pemilihan bahan makanan yang aman.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan nugget lele sebagai inovasi olahan pangan bergizi dan mudah dipraktikkan. Ibu-ibu PKK mengikuti proses mulai dari pengolahan daging lele, pencampuran bumbu, pembentukan adonan, hingga teknik penggorengan yang tepat. Resep yang diberikan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan keluarga sehingga diharapkan menjadi salah satu pilihan menu bergizi untuk anak.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UAD dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Peserta kegiatan berjumlah 50 ibu PKK dan berlangsung di Balai Kalurahan Tegalrejo.

Masalah stunting menjadi perhatian penting karena berdampak pada pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan kesehatan anak jangka panjang. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya praktik higiene sanitasi serta konsumsi pangan bergizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Salah satu peserta, Fuji, menyampaikan kesannya, “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi tahu cara mengolah makanan yang lebih bersih dan sehat, serta mendapat ide olahan lele yang bisa diberikan untuk anak-anak.”

Perwakilan mahasiswa KKN, Resi, turut menyampaikan harapannya. “Ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti penyuluhan dan pelatihan ini. Kami berharap materi yang disampaikan, termasuk poster edukasi higiene sanitasi, dapat diaplikasikan di rumah dan membantu mencegah stunting.” (doc)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Reguler-Periode-ke-152-Unit-II.C.1-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-18 09:41:162026-06-17 09:51:20Cegah Stunting, KKN UAD Kenalkan Higiene Sanitasi Pangan dan Olahan Nugget Lele

UAD Perkenalkan Teknologi Pemantau Cuaca untuk Dukung Petani dan Nelayan Parangtritis

18/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim PKM UAD)

Ketidakpastian cuaca menjadi tantangan besar bagi petani dan nelayan di wilayah pesisir, termasuk Parangtritis, Bantul. Perubahan iklim membuat musim tanam sulit diprediksi, sementara ombak, angin, dan curah hujan dapat berubah hanya dalam hitungan jam. Situasi ini tidak hanya memengaruhi hasil panen dan tangkapan ikan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan nelayan saat melaut.

Melihat kondisi tersebut, tim dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan inovasi berbasis teknologi melalui program pengabdian masyarakat pada November 2025. Tim memperkenalkan Lampu Lalu Lintas Cerdas (LTC) dan aplikasi BiruSmart, sebuah sistem pemantau cuaca yang dirancang untuk membantu masyarakat pesisir membuat keputusan secara lebih tepat dan berbasis data.

LTC yang dikembangkan tim UAD dilengkapi sensor cuaca, suhu, kecepatan angin, hingga kecepatan aliran air. Data yang terekam dapat dipantau lewat gawai Android melalui aplikasi BiruSmart. Teknologi ini memungkinkan petani melihat kondisi terbaik untuk menanam dan memanen, sementara nelayan dapat mengetahui kondisi angin serta gelombang sebelum berangkat ke laut.

Ketua tim program, Dr. Choirul Fajri, menegaskan bahwa teknologi ini bukan untuk menggantikan pengalaman masyarakat setempat. “Selama ini petani dan nelayan mengandalkan intuisi dan pengalaman. Teknologi ini memberi mereka data pendukung secara real-time agar keputusan yang diambil lebih aman dan lebih produktif,” ujarnya.

Program ini disambut positif oleh warga. Darwan, perwakilan petani, mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun mereka sering salah membaca perubahan musim. “Informasinya mudah dipahami dan bisa dilihat kapan saja. Dengan teknologi ini, harapannya hasil pertanian bisa lebih stabil,” tuturnya.

Bagi nelayan, informasi mengenai kondisi laut menjadi hal yang sangat penting. Sujita, salah satu nelayan Parangtritis, menyampaikan manfaat langsung dari teknologi tersebut. “Dengan alat ini, kami bisa tahu kondisi ombak sebelum berangkat. Jadi lebih aman mengambil keputusan,” katanya.

Program pengabdian ini melibatkan dosen dan mahasiswa lintas disiplin, antara lain Dr. Choirul Fajri, M.A. (Ilmu Komunikasi), Dr. Norma Sari, M.Hum. (Hukum), Ir. Sri Winiarti, M.Cs. (Informatika), dan Ir. Haris Imam Karim Fathurrahman, M.Sc. (Teknik Elektro). Selain menghadirkan teknologi, tim juga memberikan pelatihan pemasaran digital dan pemahaman regulasi untuk memperkuat posisi petani dan nelayan dalam proses produksi hingga distribusi.

Program ini merupakan bagian dari Program Transformasi Teknologi dan Inovasi (PTTI) 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Apabila teknologi ini terus digunakan dan dikembangkan, Parangtritis berpotensi menjadi model penerapan ekonomi biru berbasis inovasi digital di Indonesia. Program ini mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek ketahanan pangan, inklusi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan.

Perjalanan menuju masyarakat pesisir yang adaptif mungkin masih panjang. Namun langkah awal yang diambil UAD menunjukkan bahwa teknologi dapat hadir secara inklusif, hadir di tengah petani, nelayan, dan desa pesisir. Hal ini memberikan harapan baru untuk masa depan berbasis data, keamanan, dan produktivitas berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Pengabdian-Kepada-Masyarakat-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-18 08:10:562025-11-18 08:10:56UAD Perkenalkan Teknologi Pemantau Cuaca untuk Dukung Petani dan Nelayan Parangtritis

PPKO BEM Fakultas Psikologi Beri Pelatihan di Sekolah Perempuan Poetri Mardika

07/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Pelatihan Pembuatan Souvenir Lilin Aromatik dan Makrame oleh BEM Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM Psikologi UAD)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi sukses menyelenggarakan kegiatan berupa Kelas Praktik Pelatihan Pembuatan Souvenir Lilin Aromatik dan Makrame di Sekolah Perempuan Poetri Mardika. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025, diikuti oleh 32 peserta yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara selama tiga jam penuh.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Desa Temuwuh melalui kegiatan kreatif dan produktif berbasis daur ulang. Lilin aromaterapi dipilih sebagai salah satu materi karena mampu mengubah minyak jelantah yang biasanya dianggap limbah menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. Penambahan aroma wangi berfungsi menutupi sisa bau minyak bekas, sekaligus memberikan efek relaksasi yang menambah daya tarik produk tersebut. Sementara itu, pelatihan makrame dipilih karena dapat melatih keterampilan tangan, membuka peluang usaha rumahan, dan mempererat hubungan sosial antaranggota komunitas.

Materi pelatihan mencakup tiga topik utama: (1) manfaat pembuatan souvenir lilin aromaterapi dan makrame, (2) teknik penjernihan minyak dan pembuatan lilin aromatik serta simpul dasar makrame, serta (3) penyusunan resep dasar kuliner sederhana seperti cabai kriuk dan chili oil. Dalam sesi praktik, para pemateri memperkenalkan berbagai alat dan bahan, menjelaskan takaran parafin dan minyak, teknik pewarnaan dan pemberian aroma pada lilin, hingga cara membuat simpul makrame. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pameran hasil karya para peserta.

Untuk mengukur dampak kegiatan, panitia memberikan pre-test dan post-test kepada peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan setelah mengikuti pelatihan. Peserta dibagi menjadi delapan kelompok, masing-masing beranggotakan lima orang dan didampingi satu fasilitator agar praktik berjalan efektif. Peningkatan nilai membuktikan bahwa metode praktik langsung efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif serta keterampilan peserta.

Melalui kegiatan ini, para ibu di Desa Temuwuh diharapkan semakin menyadari nilai manfaat dari pengolahan minyak jelantah dan keterampilan makrame. Mereka diharapkan mampu mengolah bahan sederhana menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha dan inovasi di lingkungan mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret BEM Fakultas Psikologi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan keterampilan dan pelatihan berbasis lingkungan. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Pembuatan-Souvenir-Lilin-Aromatik-dan-Makrame-oleh-BEM-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-Psikologi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-07 11:32:342025-11-10 09:12:35PPKO BEM Fakultas Psikologi Beri Pelatihan di Sekolah Perempuan Poetri Mardika

PPK Ormawa HMTI UAD Latih PKK Tegalrejo Kuasai Digital Marketing

04/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa HMTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Latih Ibu-Ibu PKK Tegalrejo Kuasai Digital Marketing untuk Produk Mangrove (Foto. PPKO HMTI UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyelenggarakan Pelatihan Marketplace dan Digital Marketing di Padukuhan Tegalrejo, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini menyasar kelompok Dewi Lambudi, yang merupakan kumpulan ibu-ibu PKK pengolah produk berbahan dasar mangrove.

Produk olahan seperti sirup dan stik mangrove kini telah menjadi ciri khas desa tersebut. Namun, keterbatasan promosi dan penjualan menjadi tantangan bagi masyarakat untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui pelatihan ini, tim PPK Ormawa HMTI hadir memberikan pengenalan teknologi digital sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha lokal.

Peserta dilatih untuk membuat akun toko daring di marketplace, mengunggah foto produk yang menarik, menulis deskripsi yang komunikatif, hingga mempelajari strategi promosi digital yang efektif. Selain itu, mahasiswa juga membantu membentuk struktur kepengurusan marketplace yang beranggotakan perwakilan PKK agar pengelolaan penjualan dapat berjalan profesional dan konsisten.

Ketua Tim PPK Ormawa HMTI UAD, Robi Ansori, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi berbasis digital di Tegalrejo. “Kami berharap pelatihan ini bisa menumbuhkan semangat wirausaha dan memperluas peluang ekonomi bagi ibu-ibu PKK. Semoga marketplace yang telah dibentuk dapat menjadi sarana pemasaran yang berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan potensi mangrove Tegalrejo ke pasar yang lebih luas,” ujarnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-HMTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Latih-Ibu-Ibu-PKK-Tegalrejo-Kuasai-Digital-Marketing-untuk-Produk-Mangrove-Foto.-PPKO-HMTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-04 11:23:452025-11-10 09:13:23PPK Ormawa HMTI UAD Latih PKK Tegalrejo Kuasai Digital Marketing

Tim PKM “Bawana Rasa” UAD Belajar Keselarasan Hidup bersama KGPAA Paku Alam X

04/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM “Bawana Rasa” Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Belajar Keselarasan Hidup bersama KGPAA Paku Alam X (Foto. Tim PKM UAD)

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) “Bawana Rasa” Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berkesempatan berdialog langsung dengan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X, di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari riset bertajuk “Eksplorasi Tepo Sliro Masyarakat Multikultural Kota Yogyakarta: Konsep Hamemayu Hayuning Bawono untuk Mewujudkan Sustainable City.”

Tim riset yang diketuai oleh Bayu Ismail dengan anggota Faiq Husaini, Syifa’ul Azmi Ruhulhaya, dan Estria Rahmawati ini menggali nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Jawa dalam menjaga harmoni sosial dan toleransi di tengah kehidupan multikultural. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa UAD belajar langsung makna mendalam dari konsep hamemayu hayuning bawono yang menjadi filosofi hidup masyarakat Jawa.

Dalam kesempatan itu, KGPAA Paku Alam X menjelaskan bahwa hamemayu hayuning bawono berarti menyelaraskan harmoni kehidupan, bukan sekadar menjaga kelestarian alam, tetapi juga keseimbangan dalam tatanan sosial, pemerintahan, dan keluarga. “Dalam hamemayu hayuning bawono ada empat konsep penting: empan papan, subosito, tepo sliro, dan unggah-ungguh. Jika nilai-nilai ini dijalankan, maka harmoni kehidupan akan terbentuk,” tutur Sri Paduka.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya rasa dalam setiap tindakan manusia, sebagaimana filosofi dalam kesenian gamelan yang mengutamakan keselarasan tanpa pemimpin. “Semua itu unsur utamanya rasa. Jadi pakailah rasa di setiap aspek kehidupan kita,” ujarnya.

Bayu Ismail menyampaikan bahwa riset ini diharapkan dapat menghadirkan solusi berbasis kearifan lokal dalam menghadapi tantangan modern seperti intoleransi dan konflik sosial. “Melalui nilai tepo sliro dan hamemayu hayuning bawono, kami ingin memperkuat praktik sosial bertoleransi di masyarakat sekaligus melestarikan budaya luhur Jawa,” ungkapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Bawana-Rasa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Belajar-Keselarasan-Hidup-bersama-KGPAA-Paku-Alam-X-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-04 11:07:502025-11-10 09:17:07Tim PKM “Bawana Rasa” UAD Belajar Keselarasan Hidup bersama KGPAA Paku Alam X

PPK Ormawa IMM Farmasi UAD Gelar Audiensi dengan Pemkab Kulon Progo

04/11/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Audiensi dengan Pemkab Kulon Progo oleh PPKO IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPKO IMM Farmasi UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada Senin, 27 Oktober 2025, di Ruang Rapat Kalibiru, Kompleks Pemda Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan memaparkan capaian program dan menjajaki kerja sama untuk pengembangan Desa TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo.

Audiensi dihadiri oleh Asisten Daerah (ASDA) I Sekretariat Daerah Kulon Progo, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan, Ekonomi, Sosial, dan Demokrasi (KESDM), perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Ketua tim pelaksana, Muhammad Rifqi Rahadi, menyampaikan bahwa program PPK Ormawa IMM Farmasi UAD tahun 2025 mengusung tema “Empowering Biodiversity-Based Village: Sinergi Tumbuhan Obat dan Inovasi Ekonomi untuk Mewujudkan Kemandirian Kalurahan Purwosari melalui Kafetaria Djagongan Djamoe.” Program tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui konservasi tanaman obat, peningkatan keterampilan pengolahan produk herbal, dan pembentukan pusat ekonomi berbasis herbal.

Dosen pendamping, apt. Ginanjar Zukhruf Saputri, M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan ini mengintegrasikan aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

ASDA I Kulon Progo mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan menekankan pentingnya keberlanjutan program di tingkat desa, termasuk penguatan peran kelompok wanita tani (KWT) sebagai unit UMKM. Sementara itu, Staf Ahli Bidang KESDM menyarankan penguatan data pemasaran, pelatihan keamanan pangan, serta pengurusan izin PIRT untuk mendukung usaha herbal lokal.

Audiensi menghasilkan sejumlah masukan konstruktif dan komitmen dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terhadap keberlanjutan Desa TOGA Purwosari sebagai desa percontohan yang menggabungkan kesehatan tradisional, inovasi ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Audiensi-dengan-Pemkab-Kulon-Progo-oleh-PPKO-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPKO-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-04 10:15:422025-11-10 09:17:14PPK Ormawa IMM Farmasi UAD Gelar Audiensi dengan Pemkab Kulon Progo

PPK Ormawa HMTI Latih Warga Tegalrejo Olah Mangrove Jadi Produk Bernilai Ekonomi

29/10/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa HMTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HMTI UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melaksanakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemanfaatan mangrove di Padukuhan Tegalrejo, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 14 September 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Tegalrejo, dalam mengolah tanaman mangrove menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi. Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan dua inovasi olahan berbahan dasar mangrove, yakni stik dari daun mangrove dan sirup dari buah mangrove.

Dosen pendamping kegiatan, Ir. Utaminingsih Linarti, S.T., M.T., menyampaikan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Selain itu, kegiatan turut menghadirkan Ibu Wahidah Mahanani Rahayu, S.T.P., M.Sc., dosen Teknologi Pangan UAD, yang memberikan materi ilmiah mengenai manfaat dan potensi pengolahan mangrove dalam industri pangan berkelanjutan. “Mangrove memiliki kandungan gizi dan antioksidan yang tinggi. Jika diolah dengan benar, tanaman ini tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pretest dan posttest untuk menilai pemahaman serta peningkatan keterampilan mereka. Program ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus bukti nyata bahwa mahasiswa dapat berperan aktif dalam mendukung pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-HMTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-HMTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-10-29 10:00:452025-11-10 09:17:22PPK Ormawa HMTI Latih Warga Tegalrejo Olah Mangrove Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Umbulharjo I Adakan Edukasi

20/10/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa PKL Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Puskesmas Umbulharjo I mengadakan edukasi gizi (Foto. PPL Gizi UAD)

Anemia merupakan kondisi berkurangnya jumlah eritrosit yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit dalam darah. Penyakit ini menyebabkan kadar hemoglobin rendah, yang mengakibatkan mudah lelah, kulit pucat, kesulitan berkonsentrasi, hingga menurunnya prestasi belajar.

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan bagi remaja putri di Indonesia. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja putri meningkat menjadi 48,9%. Data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) juga menunjukkan bahwa 57,1% remaja putri usia 10–18 tahun mengalami anemia.

Untuk mencegah anemia sejak dini, Puskesmas Umbulharjo I bekerja sama dengan mahasiswa PKL Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan edukasi gizi dalam rangka Pembinaan Gizi Institusi dengan tema “Cantik, Cerdas, dan Bebas Anemia”.

Kegiatan pembinaan gizi diselenggarakan pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di SMP Al Islam Giwangan dan diikuti oleh seluruh remaja putri di sekolah tersebut. Acara berlangsung dari pukul 08.00–09.30 WIB.

Penyuluhan dipandu oleh Afriyeni Dwi Saputri, S.Tr.Gz., Nutrisionis Puskesmas Umbulharjo I. Hadir pula apt. Andriana Sari, M.Sc., serta Dr. rer. nat. apt. Endang D., M.Si., dosen pendamping dari Fakultas Farmasi UAD.

Melalui ceramah interaktif, peserta diajak untuk memahami pentingnya pola makan seimbang dan konsumsi rutin Tablet Tambah Darah (TTD). Materi edukasi disampaikan dengan media menarik seperti poster dan leaflet.

Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan bahwa TTD adalah suplemen yang wajib dikonsumsi satu tablet setiap minggu untuk menjaga kadar hemoglobin tetap optimal. Peserta juga diingatkan agar tidak mengonsumsi teh, kopi, atau susu bersamaan dengan TTD karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman remaja putri mengenai anemia dan kesadaran yang lebih baik untuk rutin mengonsumsi TTD setiap minggunya.

Melalui program “Cantik, Cerdas, dan Bebas Anemia”, diharapkan remaja putri semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Dengan semangat “Remaja Sehat, Katakan Tidak pada Anemia!”, Puskesmas Umbulharjo I berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesehatan remaja. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PKL-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Puskesmas-Umbulharjo-I-mengadakan-edukasi-gizi-Foto.-PPL-Gizi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-10-20 11:42:512025-11-10 09:16:32Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Umbulharjo I Adakan Edukasi
Page 13 of 24«‹1112131415›»

TERKINI

  • Remote Physics Laboratory, Solusi Praktikum Fisika Jarak Jauh30/06/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD dan Dinkes Bantul Edukasi Kader Caturharjo Terkait Penyakit Tidak Menular29/06/2026
  • Kupas Peluang Green Jobs, BPSDM ESDM Ajak Fisikawan UAD Kawal Transisi Energi29/06/2026
  • Tim Prodamat Magister PAI UAD Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital29/06/2026
  • UAD Selenggarakan Webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta28/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top