• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Omah Maggot: Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik Ramah Lingkungan

11/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik oleh PPKO BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPKO BEM Farmasi UAD)

Permasalahan sampah organik yang semakin menumpuk di masyarakat telah menjadi isu serius. Melihat kondisi tersebut, Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kanoman, Kulon Progo, Senin 28 Juli 2025 dengan menggandeng Omah Maggot Jogja dan pengurus Bank Sampah Desa Kanoman.

Acara yang menjadi bagian dari program kerja Bank Sampah X Griya Maggot ini bertujuan untuk memperkenalkan budidaya maggot sebagai solusi ramah lingkungan yang mampu memberi nilai tambah ekonomi.

Dalam sambutannya, Ketua Tim PPK Ormawa BEM Farmasi menegaskan, “Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan bau dan menjadi sarang penyakit. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik dapat diselesaikan dengan cara yang bermanfaat.”

Sesi inti sosialisasi menghadirkan pemaparan dari tim Omah Maggot Jogja. Mereka menjelaskan mengenai peran Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam yang larvanya dikenal dengan sebutan maggot. Maggot memiliki kemampuan luar biasa dalam mengonsumsi sampah organik rumah tangga dengan cepat. Hasil budidayanya juga bernilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang kaya nutrisi.

Pengurus Bank Sampah Desa Kanoman menekankan pentingnya sinergi pengelolaan sampah anorganik dan organik. Selama ini, bank sampah hanya berfokus pada plastik, kertas, dan logam. Namun, dengan adanya kerja sama ini, jangkauan kini meluas hingga pengelolaan sampah organik. “Kami berharap Desa Kanoman dapat menjadi percontohan desa zero waste,” ungkap salah satu pengurus.

Sebagai langkah keberlanjutan, program ini akan dilengkapi dengan pendirian Griya Maggot Desa Kanoman sebagai pusat edukasi dan percontohan. Kolaborasi antara mahasiswa, bank sampah, dan komunitas lingkungan ini menjadi pijakan awal menuju desa mandiri, sehat, dan ramah lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Pengelolaan-Sampah-Organik-oleh-PPKO-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPKO-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-11 10:49:122025-09-15 12:58:45Omah Maggot: Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik Ramah Lingkungan

UAD Damping Petani Melon Hidroponik dengan Teknologi IoT dan Vision System

10/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Penanaman Melon oleh PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PkM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) 2025 resmi memulai kegiatan pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) serta deteksi hama berbasis vision system bagi petani melon hidroponik di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Program ini diketuai oleh Etika Dyah Puspitasari, S.Si., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Biologi UAD, dengan melibatkan tim lintas bidang, yaitu Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T. dari Teknik Elektro, Dr. Novi Febrianti, M.Si. dari Pendidikan Biologi, Dr. Ir. Son Ali Akbar, S.T., M.Eng. dari Teknik Elektro, serta Jihad Rahmawan, S.T., M.Sc. dari Teknik Informatika.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian melon melalui penerapan teknologi digital sekaligus memperkuat kapasitas manajerial kelompok tani. “Teknologi ini memungkinkan petani mendeteksi hama secara dini dan memantau kondisi tanaman secara real-time, sehingga dapat menekan kerugian produksi,” jelas Etika Dyah Puspitasari.

Program telah diawali dengan sosialisasi dan koordinasi pada 20 Juni dan 8 Agustus 2025 bersama kelompok tani binaan. Dilanjutkan dengan pelatihan manajemen organisasi dan keuangan pada 18 Agustus 2025, serta tahap penanaman melon sekaligus pelatihan penggunaan IoT dalam deteksi hama dan penyakit tanaman.

Pelatihan manajemen organisasi dirancang untuk membantu kelompok tani menyusun struktur kepengurusan yang efektif, memperkuat komunikasi internal, dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Sementara pelatihan manajemen keuangan menekankan pentingnya pencatatan kas sederhana, pengelolaan hasil usaha, serta perencanaan usaha jangka panjang agar kelompok tani mampu berkembang menjadi entitas yang profesional dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara universitas dan petani ini menjadi bukti bahwa hasil riset akademik dapat ditransformasikan menjadi solusi konkret di lapangan. Bagi petani, kegiatan ini bukan sekadar bantuan teknologi, melainkan dorongan untuk menjadi aktor utama dalam pertanian cerdas dan berkelanjutan. Dengan pendekatan lintas disiplin dan transfer teknologi langsung ke masyarakat, program ini diharapkan menjadi model pengabdian berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Indonesia. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penanaman-Melon-oleh-PkM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PkM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-10 12:06:362025-09-15 12:58:56UAD Damping Petani Melon Hidroponik dengan Teknologi IoT dan Vision System

Gelar Karya Produk Zero Waste: Dari Krajan 1 untuk Bumi yang Lebih Hijau

10/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Gelar Karya Produk Zero Waste oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Sampah masih menjadi persoalan besar yang dihadapi masyarakat modern. Di banyak tempat, limbah rumah tangga hanya berakhir di TPA, dibakar, atau dibiarkan menumpuk. Padahal, di balik tumpukan yang dianggap tidak berguna itu, tersimpan peluang besar. Inilah gagasan yang diangkat oleh mahasiswa KKN PPUN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.1 dalam menyelenggarakan Gelar Karya Produk Zero Waste di Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Banyuwangi.

Kegiatan ini menjadi panggung yang memperlihatkan bahwa sampah bisa diolah menjadi produk baru yang fungsional, bahkan bernilai estetika. Dengan semangat reduce, reuse, recycle, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa gaya hidup zero waste dapat dimulai dari rumah.

Dalam acara ini, masyarakat diajak untuk menyaksikan langsung berbagai karya ramah lingkungan. Minyak jelantah, misalnya, diolah menjadi lilin aromaterapi. Kulit bawang disulap menjadi pestisida alami yang aman. Bahkan, popok sekali pakai yang dikenal sebagai limbah sulit terurai diubah menjadi pot tanaman dan asbak.

Edukasi dan Pemberdayaan dari Akar Rumput

Lebih dari sekadar memamerkan hasil kreativitas, kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi warga Dusun Krajan 1. Mahasiswa mengajak masyarakat untuk memahami bahwa menjaga lingkungan tidak harus menunggu proyek besar, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil di rumah.

Gelar Karya Produk Zero Waste juga menegaskan bahwa desa memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa bersama masyarakat setempat membuktikan bahwa gerakan peduli lingkungan dapat tumbuh dari akar rumput, dari kesadaran kolektif yang dibangun bersama.

Selain itu, kegiatan ini memiliki makna lebih dalam bagi mahasiswa KKN. Proses menciptakan produk dari sampah tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial.

Harapannya, Gelar Karya Produk Zero Waste tidak berhenti pada satu kali acara. Karya-karya yang ditampilkan bisa menjadi inspirasi berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Krajan 1 untuk terus berinovasi. Akhirnya, kegiatan ini menegaskan kembali pesan penting: sampah bukanlah akhir dari sebuah benda, melainkan awal dari peluang baru. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gelar-Karya-Produk-Zero-Waste-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-10 10:55:272025-09-15 12:59:10Gelar Karya Produk Zero Waste: Dari Krajan 1 untuk Bumi yang Lebih Hijau

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan untuk Hidup Lebih Sehat

09/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-99 Unit I.A.2 menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan sampah berkelanjutan dengan tema “Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Pengolahan Sampah demi Lingkungan yang Berkelanjutan”. Acara ini berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, di Masjid Assalaam, Nitikan, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Sulistyo Handoko, S.E., M.M., dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta. Dalam pemaparannya, beliau menyoroti berbagai tantangan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. “Salah satu tantangan terbesar adalah membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak awal, sementara lahan untuk pembuangan akhir semakin terbatas,” ujarnya.

Sebagai langkah solusi, beliau memaparkan strategi penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta memperkenalkan inovasi teknologi pembakaran sampah tanpa asap, hasil kolaborasi Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi. “Teknologi ini telah melalui uji coba dan terbukti efektif mengurangi volume sampah hingga 90%. Asap hasil pembakaran disaring melalui sistem canggih sehingga output-nya ramah lingkungan,” jelas beliau.

Selain itu, sosialisasi juga memaparkan materi terkait pemilahan sampah organik dan anorganik, pembuatan kompos dan ekoenzim, serta mendorong masyarakat untuk mengirimkan sampah anorganik ke bank sampah. Materi ini sejalan dengan program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga serta mendukung target pengurangan timbulan sampah di Kota Yogyakarta. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengelolaan-Sampah-Berkelanjutan-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-09 12:42:152025-09-15 12:59:25Pengelolaan Sampah Berkelanjutan untuk Hidup Lebih Sehat

Penerapan Teknologi Pakan Alternatif Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Budidaya Kambing

09/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Pengabdian kepada masyarakat ke Sedayu Bantul (Foto. Lely)

Pada Minggu, 31 Agustus 2025, telah dilaksanakan acara peluncuran (launching) kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Penerapan Teknologi Pakan Alternatif Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Keberlanjutan Budidaya Kambing”. Acara ini bertempat di Sekretariat Gapoktan Dusun Kadibeso, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Irfan Yunianton, selaku Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), menegaskan pentingnya perhatian pada pakan dan perawatan kandang. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapatkan pendanaan dari Kemendiktisaintek dan telah menginisiasi pembuatan kandang “Gria Kambing Sakinah”.

Sementara itu, Heru Waseso dari PCM Sedayu menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berguna, terutama dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Ia berharap kegiatan ini dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Riyadi, yang merupakan salah satu tokoh masyarakat, juga mengungkapkan apresiasi kepada tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Di sisi lain Riyadi yang merupakan salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Kadibeso. Harapannya kegiatan ini dapat berlangsung berkelanjutan serta dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua LPPM UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal sebagai pakan kambing. Ia berpesan kepada mahasiswa agar setelah menyelesaikan kuliah dapat menerapkan ilmunya secara nyata. Setelah itu, dilakukan serah terima alat dari pihak LPPM kepada pihak mitra.

Acara dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pakan fermentasi berbasis sumber daya lokal. akan ini dibuat dari bahan-bahan lokal seperti tepung kedelai untuk karbohidrat, dedak atau konsentrat sebagai sumber protein, dan rumput-rumputan sebagai serat. Proses fermentasi atau pembuatan silase dilakukan dengan menambahkan E4 atau probiotik serta tetes tebu dengan kadar air maksimal 30%. Lama fermentasi berlangsung selama 21 hingga 28 hari. Manfaat pakan fermentasi ini adalah untuk meningkatkan nilai gizi pakan kambing dan memudahkan pemberian pakan sekaligus efisiensi waktu dalam proses budidaya kambing.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal perubahan signifikan dalam usaha peternakan kambing di Desa Kadibeso. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Kadibeso siap menjadi contoh budidaya kambing yang berkelanjutan dan mandiri. (Lel)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dalam-Pengabdian-kepada-masyarakat-ke-Sedayu-Bantul-Foto.-Lely.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-09 11:25:012025-09-15 12:59:35Penerapan Teknologi Pakan Alternatif Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Budidaya Kambing

PPK Ormawa HMTI UAD Bangun Green House Mangrove di Kalurahan Srigading

08/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa HMTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bangun Green House Mangrove di Kalurahan Srigading (Foto. PPKO HMTI)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melaksanakan program peduli lingkungan melalui pembangunan Green House mangrove di Kalurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Program ini berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Rejosari (FKPPRS) sebagai kelompok sasaran.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 15 Agustus 2025, dengan Forum Group Discussion (FGD) untuk menyatukan gagasan, membahas teknis pembangunan, serta memperkuat komitmen bersama. Keesokan harinya dilakukan pembersihan lahan, dilanjutkan pemasangan paranet pada Minggu, 17 Agustus 2025, guna melindungi bibit mangrove yang akan ditanam.

Tahap berikutnya digelar pada Senin, 25 Agustus 2025, melalui FGD mengenai penanaman dan perawatan mangrove. Sehari kemudian, Selasa, 26 Agustus 2025, tim berhasil menanam 300 bibit mangrove di Green House yang telah selesai dibangun. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan pemuda setempat.

Ketua PPK Ormawa HMTI UAD, Robi Ansori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pesisir. “Melalui pembangunan Green House dan penanaman mangrove ini, kami berharap dapat mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memberdayakan pemuda lokal agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa, tetapi juga praktik pendidikan lingkungan hidup yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda Rejosari diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menjaga kelestarian alam,” tandasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-HMTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bangun-Green-House-Mangrove-di-Kalurahan-Srigading-Foto.-PPKO-HMTI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-08 11:10:152025-09-15 12:59:47PPK Ormawa HMTI UAD Bangun Green House Mangrove di Kalurahan Srigading

Dari Kebun ke Pasar: Bunga Telang dan UMKM Desa Meles Tumbuh Bersama

08/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Panen di Kebun Meles Botanical Garden oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.A.4 di Desa Meles, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, berhasil membawa inovasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tim mahasiswa KKN diketuai oleh Beldo Gustiandi (Psikologi) dengan tujuh anggota lainnya: Qeish Annaba Putra (Teknik Informatika), Farah Maela Sinta (Manajemen), Nadya Amanda Syafira (Akuntansi), Lady Viana Handayani (Psikologi), Aliya Sofura Nuzband, Syfa Aswa Nafitabella (Hukum), dan Mimi Melanie Putri (Ilmu Hadis). Bersama ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT), mereka memanfaatkan bunga telang yang tumbuh subur di kawasan Meles Botanical Garden (MBG) sebagai produk olahan bernilai jual.

Melalui pelatihan dan pendampingan, bunga telang diolah menjadi berbagai produk minuman sehat dan bahan tambahan pangan alami yang siap dipasarkan. “Kami ingin mengenalkan bunga telang tidak hanya sebagai tanaman hias, tetapi juga sebagai produk unggulan desa yang punya nilai ekonomi,” ujar ketua KKN UAD Unit VII.A.4.

Selain fokus pada inovasi olahan bunga telang, mahasiswa KKN juga mendorong penguatan sektor UMKM Desa Meles dengan menggandeng ibu-ibu PKK dan KWT. Produk lokal dipasarkan melalui stan UMKM Desa Meles yang diadakan dalam berbagai kegiatan masyarakat. “Kami merasa senang bisa ikut serta karena produk desa kini lebih dikenal masyarakat luas,” ungkap salah satu anggota KWT Desa Meles.

Program ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kepala Desa Meles menuturkan, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan KKN ini karena membawa manfaat langsung bagi masyarakat dan memotivasi warga untuk terus berinovasi.” (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Panen-di-kebun-Meles-Botanical-Garden-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-08 10:21:092025-09-15 12:59:58Dari Kebun ke Pasar: Bunga Telang dan UMKM Desa Meles Tumbuh Bersama

Bank Sampah sebagai Solusi Ekonomi Sirkular

08/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Implementasi Bank Sampah di Dukuh Krajan oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, Indonesia menghasilkan timbulan sampah yang mencapai lebih dari 56,63 juta ton per tahun, namun hanya 39,01% (22,09 juta ton) yang berhasil dikelola dengan baik.

Permasalahan sampah di Indonesia telah menjadi isu krusial yang menuntut perhatian serius. Bank Sampah muncul sebagai salah satu strategi pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut. Dengan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), Bank Sampah mengajarkan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, lalu menukarnya dengan nilai ekonomi. Konsep ini tidak hanya membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga memberi manfaat finansial dan sosial bagi warga.

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Reguler Periode 149, Unit II.A.3, di Dusun Krajan 1, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, mengimplementasikan program Bank Sampah pada Rabu, 27 Agustus 2025. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan perangkat desa. Antusiasme terlihat dari partisipasi warga yang mengikuti Sosialisasi Bank Sampah.

Secara sosial, Bank Sampah memperkuat rasa gotong royong antarwarga karena dikelola secara kolektif. Dari sisi ekonomi, warga merasakan tambahan pendapatan meski dalam skala kecil. Namun, yang lebih penting, program ini menumbuhkan kesadaran bahwa pengelolaan sampah adalah investasi jangka panjang.

Implementasi Bank Sampah di Dusun Krajan 1 membuktikan bahwa program berbasis pemberdayaan masyarakat mampu menjawab persoalan lingkungan dengan pendekatan sederhana, murah, dan berkelanjutan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Implementasi-Bank-Sampah-di-Dukuh-Krajan-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-08 10:13:032025-09-15 13:00:16Bank Sampah sebagai Solusi Ekonomi Sirkular

Konseling Harapan bagi Keluarga dan Remaja

05/09/2025/in Feature, MBKM /by Ard

Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd., Guru Besar dalam bidang Bimbingan dan Konseling Keluarga Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengukuhkan Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. sebagai guru besar dalam bidang Bimbingan dan Konseling Keluarga. Pada pidato pengukuhannya, Prof. Dody menyampaikan pidato berjudul “Konseling Harapan: Paradigma Baru Layanan bagi Keluarga dan Remaja dengan Masalah Kesehatan Mental.”

Dalam pemaparannya, Prof. Dody mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan pertanyaan mendasar: “Kemanakah kita akan pergi pasca nanti mati?” Ia menekankan bahwa setelah kematian, setiap individu akan dikenang oleh orang-orang terdekatnya, dan kualitas kenangan itu bergantung pada bagaimana seseorang menjalani kehidupannya di dunia.

Prof. Dody menyoroti perubahan signifikan struktur dan fungsi keluarga di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir. Menurutnya, banyak permasalahan kehidupan berakar dari dinamika keluarga, yang ia sebut sebagai “kotak pandora.” Permasalahan yang sering muncul antara lain komunikasi yang minim, disfungsional keluarga, perubahan nilai-nilai, ketidakhadiran ayah secara psikologis (fatherless), hingga pengalaman buruk di masa kanak-kanak (adverse childhood experience).

“Survei ketahanan keluarga di Indonesia mengungkapkan 68 persen masalah kesehatan mental pada remaja dan dewasa muda berakar dari pengalaman negatif di keluarga. Kondisi ini menandakan bahwa tekanan dalam keluarga dapat memunculkan permasalahan sosial yang serius,” jelas Prof. Dody.

Data dari AINAMS tahun 2022 turut memperkuat pandangannya. Disebutkan bahwa sekitar 15,5 juta remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, atau setara dengan satu dari tiga remaja. Sebagian besar kasus tersebut berkaitan dengan relasi keluarga. “Masalah hopelessness, gangguan mood, dan stigma terkait kesehatan mental masih menjadi hambatan signifikan bagi remaja dan keluarga untuk mencari bantuan profesional,” tambahnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Prof. Dody memperkenalkan paradigma baru konseling yang ia sebut sebagai Konseling Harapan. Berbeda dengan pendekatan konvensional yang berfokus pada kekurangan (deficit based), pendekatan ini menekankan pada kekuatan (strength based) serta potensi internal individu dan keluarga.

Dalam model yang dibahas, Prof. Dody menggunakan bunga teratai sebagai metafora. Teratai yang tumbuh dari lumpur namun tetap bersih melambangkan kemampuan keluarga menghadapi tantangan sekaligus mengembangkan potensi terbaiknya melalui konseling harapan. Model ini divisualisasikan dengan kelopak bunga berjumlah delapan, terinspirasi dari bentuk bintang Alhambra, yang merepresentasikan delapan aspek penting dalam konseling harapan.

Prof. Dody juga menegaskan bahwa model konseling ini berlandaskan nilai-nilai spiritual, khususnya Surah An-Nisa ayat 9. Ayat tersebut menekankan pentingnya empati universal dan naluri orang tua dalam melindungi serta mendidik anak-anak. “Membangun harapan bukan hanya tentang optimisme individu, tetapi juga membangun jejaring dukungan sosial dalam keluarga dan masyarakat,” ujarnya. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Dody-Hartanto-M.Pd_.-Guru-Besar-dalam-bidang-Bimbingan-dan-Konseling-Keluarga-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-05 09:21:442025-09-15 13:01:54Konseling Harapan bagi Keluarga dan Remaja

Inovasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik oleh Mahasiswa UAD di Dusun Karanganyar

04/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Inovasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik oleh Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Dusun Karanganyar (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam KKN Periode 145 Unit VII.D.1 mengadakan sosialisasi di Dusun Karanganyar. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan cara memanfaatkan sampah organik dan anorganik agar lebih bermanfaat serta dapat didaur ulang. Program ini merupakan bentuk kerja sama Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD dengan Pemerintah Kalurahan Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Kegiatan ini juga merupakan program bersama antara mahasiswa dan dosen Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes.

Kegiatan ini bertajuk “Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik dengan Jugangan, Biopori, dan Bank Sampah”. Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 10 Agustus 2025, di Rumah Dukuh Karanganyar.

Jugangan dibuat dengan menggali tanah sedalam 80 sampai 100 cm untuk menyimpan sampah organik seperti dedaunan dan limbah dapur. Sementara itu, biopori memiliki tujuan yang sama namun menggunakan alat yang berbeda, yaitu dengan memasukkan sampah organik ke dalam pipa paralon.

Dalam sosialisasinya, disampaikan tentang kegunaan larutan EM4 dan molase yang menjadi kunci utama dalam proses biopori. “Dua cairan ini akan dicampur, lalu didiamkan selama 12 jam untuk membantu proses penguraian agar lebih cepat,” jelas salah satu mahasiswa.

Larutan EM4 (Effective Microorganisms) adalah aktivator yang mempercepat proses fermentasi, sedangkan molase (gula tebu) berperan sebagai nutrisi bagi mikroorganisme tersebut. Waktu panen kompos dengan metode ini adalah sekitar 7 hingga 14 hari.

Selain pemanfaatan sampah organik, pada sosialisasi juga dijelaskan tentang pemanfaatan sampah anorganik melalui pembentukan bank sampah. Bank sampah berbentuk sangkar besar dengan ukuran 2 m × 1 m × 50 cm. “Harus diletakkan di tengah desa atau dekat lapangan supaya semua warga tahu dan dapat menggunakannya dengan baik,” ucap Dukuh Karanganyar.

Program ini bertujuan memberikan solusi berkelanjutan terhadap sampah plastik dan botol. Dengan adanya bank sampah, warga tidak hanya diajak memilah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi karena sampah tersebut dapat ditukarkan dengan insentif atau dijual kembali.

Warga Dusun Karanganyar menyambut seluruh kegiatan ini dengan antusias. Keberhasilan penyelenggaraan sosialisasi ini tidak lepas dari bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D., serta kontribusi masyarakat setempat. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Organik-dan-Anorganik-oleh-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Dusun-Karanganyar-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-04 09:48:012025-09-15 13:00:27Inovasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik oleh Mahasiswa UAD di Dusun Karanganyar
Page 15 of 24«‹1314151617›»

TERKINI

  • Remote Physics Laboratory, Solusi Praktikum Fisika Jarak Jauh30/06/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD dan Dinkes Bantul Edukasi Kader Caturharjo Terkait Penyakit Tidak Menular29/06/2026
  • Kupas Peluang Green Jobs, BPSDM ESDM Ajak Fisikawan UAD Kawal Transisi Energi29/06/2026
  • Tim Prodamat Magister PAI UAD Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital29/06/2026
  • UAD Selenggarakan Webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta28/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top