• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

UAD Berikan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Alam

22/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Alam oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyerahkan bantuan bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Auditorium Museum Muhammadiyah, Kampus 4 UAD.

Penyerahan bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban mahasiswa yang terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan harian seperti makan pagi dan siang di kantin kampus, sembako, serta bantuan biaya studi yang akan diberikan pada semester berjalan.

Dalam sambutannya, Dr. Utik Hidayati, S.E., M.M. menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami para mahasiswa. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan membantu keberlangsungan studi mahasiswa. Ia juga menjelaskan bahwa dari total 105 mahasiswa UAD terdampak yang terdata, sebagian masih dalam proses pengambilan bantuan. Program ini terlaksana melalui kerja sama dengan LazisMu, Adiboga, dan Koperasi Adi.

Perwakilan mahasiswa terdampak dari Sumatera Barat, Gilang Triadi, mengungkapkan bahwa bencana yang dialami tidak hanya merusak tempat tinggal, tetapi juga berdampak pada kondisi mental. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus belajar serta mengabdi kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Sementara itu, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T.  menegaskan bahwa pihak universitas merasa bertanggung jawab terhadap mahasiswa terdampak bencana. UAD mengalokasikan dana hampir 1 miliar rupiah untuk penanganan dampak bencana tersebut. Selain bantuan finansial, UAD juga mengirimkan tujuh mahasiswa dan alumni sebagai relawan ke lokasi bencana yang terdiri atas tenaga medis dan pendamping psikososial. Rektor UAD juga berpesan agar mahasiswa tetap fokus belajar dan menjaga semangat dalam menempuh pendidikan.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian UAD dalam memastikan mahasiswa terdampak bencana tetap mendapatkan dukungan dan pendampingan secara berkelanjutan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Bantuan-bagi-Mahasiswa-Terdampak-Bencana-Alam-oleh-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-22 15:04:592026-06-17 09:56:28UAD Berikan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Alam

UAD Raih Dua Penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

20/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof. Dr. Muchlas M.T. pada Anugerah Diktisaintek 2025 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Jumat, 19 Desember 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kinerja institusional dan kontribusi sivitas akademika UAD dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi.

Dalam ajang tersebut, UAD berhasil meraih Silver Winner Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terproduktif di Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Penghargaan ini mencerminkan konsistensi UAD dalam mendorong produktivitas riset, publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.

Selain prestasi institusi, UAD juga mencatatkan capaian pada kategori individu. Alfian Maarif, dosen Universitas Ahmad Dahlan, dinobatkan sebagai Silver Winner Dosen Berprestasi Berusia di Bawah 40 Tahun dengan Skor SINTA Tertinggi. Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas dedikasi, etos kerja, dan kontribusi akademik yang signifikan melalui karya ilmiah dan riset berkualitas di usia produktif.

Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Togar Mangihut Simatupang, menyampaikan bahwa Anugerah Diktisaintek telah berlangsung lebih dari sembilan tahun dan terus berkembang sebagai agenda tahunan kementerian. Ajang ini bermula dari Anugerah Humas, kemudian diperluas menjadi penghargaan komprehensif yang mencakup kinerja perguruan tinggi, insan Diktisaintek, serta mitra strategis kementerian.

“Penghargaan ini diberikan kepada perguruan tinggi di lingkungan Dikti serta insan Diktisaintek atas upaya dan kinerjanya dalam mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pada tahun ini terdapat 15 subpenghargaan, dengan total 547 penghargaan yang diberikan kepada penerima dari unsur perguruan tinggi negeri dan swasta, LLDikti, mitra dunia usaha dan industri, kementerian dan lembaga, hingga insan jurnalistik dan media. Seluruh proses penilaian dilakukan melalui tahapan seleksi yang komprehensif dan berbasis data kinerja yang terukur.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Anugerah Diktisaintek bukanlah garis akhir dari perjalanan bersama, melainkan penanda kepercayaan negara kepada perguruan tinggi dan insan akademik. Menurutnya, perguruan tinggi, baik PTN maupun PTS merupakan garda terdepan dalam memajukan pendidikan tinggi sains dan teknologi di Indonesia.

“Anugerah ini justru menjadi pengingat bahwa kepercayaan negara kepada Bapak dan Ibu semua semakin besar. Perguruan tinggi adalah motor penggerak kemajuan bangsa, tempat lahirnya riset, inovasi, dan pembinaan generasi masa depan,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas etos kerja luar biasa sivitas akademika yang tidak hanya memimpin institusi dan melakukan penelitian, tetapi juga membina mahasiswa sebagai kader bangsa.

Raihan dua penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025 ini semakin mengukuhkan posisi Universitas Ahmad Dahlan sebagai perguruan tinggi swasta yang unggul, produktif di bidang STEM, serta konsisten melahirkan dosen-dosen berprestasi yang berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Prof.-Dr.-Muchlas-M.T.-pada-Anugerah-Diktisaintek-2025-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-20 09:03:062026-06-17 09:56:22UAD Raih Dua Penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis

18/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pelatihan Dasar Mediasi (Foto. Mahasiswa KKN UAD)

“Konflik bisa diselesaikan oleh siapa saja yang mampu.” Pesan inilah yang menjadi semangat utama kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Dasar Mediasi yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode 102 Unit III.B.2 pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Laboratorium Ruang Debat Buya Hamka Lantai 7, Fakultas Hukum UAD Kampus IV, ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN Alternatif Unit III.B.1 dan III.B.3. Pelatihan menghadirkan Dr. Mufti Khakim, S.H., M.H., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unit III.B.2 sekaligus Dekan Fakultas Hukum UAD, bersama tim RAM & Partners sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Dr. Mufti Khakim menegaskan bahwa mediasi saat ini menjadi alternatif penting dalam penyelesaian sengketa di tengah masyarakat. Menurutnya, mediasi menawarkan pendekatan nonlitigasi yang hemat biaya, menjunjung keadilan restoratif, serta lebih mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Mediasi dinilai lebih humanis karena mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menentukan solusi yang adil bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai prinsip dasar mediasi, teknik komunikasi mediator, hingga tantangan yang kerap muncul dalam penyelesaian sengketa. Penyampaian materi yang interaktif membuat peserta memahami bahwa mediasi tidak hanya terbatas pada ranah hukum, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai profesi lintas disiplin ilmu, mulai dari psikologi, pendidikan, manajemen, komunikasi, kesehatan, hingga bidang keilmuan lainnya.

Pemahaman tersebut dinilai mampu membentuk keterampilan berkomunikasi, berpikir jernih, serta menjaga objektivitas dalam memfasilitasi konflik.

Sesi paling menarik terlihat ketika peserta diajak mengikuti simulasi mediasi dengan kasus poligami dan sengketa keluarga. Mahasiswa berperan sebagai mediator maupun pihak yang bersengketa sehingga dapat merasakan langsung dinamika diskusi, negosiasi, hingga proses mencapai mufakat.

Simulasi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penyusunan Nota Kesepakatan sebagai dokumen akhir hasil mediasi. Pengalaman praktik ini memberikan gambaran nyata mengenai proses mediasi di dunia profesional.

Kegiatan yang berakhir pukul 15.15 WIB tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Pelatihan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa mediasi bukan sekadar teori, melainkan keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga bekal untuk berperan aktif dalam penyelesaian konflik di masyarakat secara damai, humanis, dan konstruktif.

Dengan terselenggaranya pelatihan, KKN Alternatif UAD berinisiatif menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan membuka wawasan bahwa seorang mediator tidak hanya lahir dari ruang sidang, melainkan dari siapa saja yang siap menjadi jembatan penyelesaian masalah. Harapannya, pelatihan dasar mediasi ini menjadi langkah awal untuk memperluas praktik mediasi di lingkungan kampus hingga masyarakat luas. (Rus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pelatihan-Dasar-Mediasi-Foto.-Mahasiswa-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-18 10:45:312026-06-17 09:56:15Mahasiswa KKN Alternatif UAD Gelar Pelatihan Dasar Mediasi, Dorong Penyelesaian Konflik Secara Humanis

Universitas Ahmad Dahlan Sambut 33 Doktor Baru Tahun 2025

17/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Penyambutan Doktor Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. BSDM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Biro Sumber Daya Manusia menyelenggarakan kegiatan Penyambutan Doktor Baru 2025 pada Senin, 16 Desember 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada dosen yang telah berhasil menyelesaikan studi doktoral. Acara ini dilaksanakan di Kampus I UAD, Jalan Kapas, Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum., dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Dr. Hendro Widodo, M.Pd.

Kegiatan ini diikuti oleh 33 dosen yang meraih gelar doktor melalui berbagai skema pendanaan, baik beasiswa internal UAD, beasiswa pemerintah, maupun beasiswa luar negeri. Dari 33 dosen yang menyelesaikan studi doktoral, sebanyak 10 dosen menerima reward atau penghargaan lulus tepat waktu karena berhasil menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari delapan semester.

Wakil Rektor UAD, Dr. Norma Sari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan prestasi institusi yang patut disyukuri. Ia menuturkan bahwa proses menempuh pendidikan doktoral penuh dengan tantangan, mulai dari tekanan akademik hingga dinamika relasi dengan promotor yang kerap menegangkan. Namun demikian, seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan akademisi yang tangguh.

“Perolehan gelar doktor ini bukan hanya capaian pribadi, melainkan juga kontribusi strategis bagi Universitas Ahmad Dahlan. Rata-rata setiap tahun UAD menambah 30–35 doktor, dan hingga hari ini tahun 2025 telah mencapai 33 doktor baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas perjuangan para dosen dalam menyelesaikan studi doktoral. Ia menekankan bahwa gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan karier akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Setelah menjadi doktor, beban akademik tentu bertambah, mulai dari publikasi ilmiah bereputasi, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengajuan paten. Semua ini harus dijalani sebagai bagian dari pengembangan karier dosen,” jelasnya.

Rektor juga menyampaikan kebijakan pemberian tunjangan doktor yang akan diberikan berdasarkan sistem grade, disertai dengan pakta integritas yang dievaluasi setiap tahun. Tunjangan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen untuk terus meningkatkan kinerja akademik dan produktivitas ilmiah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Sumber Daya Manusia UAD, Dr. Hendro Widodo, melaporkan bahwa hingga tahun 2025, UAD memiliki 309 dosen bergelar doktor dari total 762 dosen, atau sekitar 40,5%. Selain itu, terdapat 173 dosen yang saat ini sedang menempuh studi doktoral.

Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan karier fungsional dosen pascadoktor, khususnya percepatan menuju jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar. Salah satu kebijakan yang ditekankan adalah kewajiban publikasi ilmiah terindeks SINTA 2 sebagai syarat utama dalam penilaian kinerja dan kenaikan grade tunjangan doktor.

“Kami berharap para doktor baru tidak berhenti pada pencapaian gelar, tetapi terus melanjutkan pengembangan karier akademik secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Penyambutan Doktor Baru 2025 ini, Universitas Ahmad Dahlan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. (Mumtaza/SDM)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyambutan-Doktor-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-BSDM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 11:28:282026-06-17 09:56:09Universitas Ahmad Dahlan Sambut 33 Doktor Baru Tahun 2025

Mahasiswa UAD Ajak Anak KB RA Sahabat Kenali Pentingnya Makanan Sehat

15/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Tiga mahasiswa penerima Beasiswa Talenta Unggul Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tsulusiyah)

Pada Selasa, 2 Desember 2025, tiga mahasiswa penerima Beasiswa Talenta Unggul Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Dahlan Muda Menginspirasi di KB RA Sahabat. Mereka adalah Nafisa Anindya Kusumo (NIM 2444036042) dan Fadhilah Putri Dwiyanti (NIM 2444036211) dengan dosen pembimbing Dyah Suryani, S.Si., M.Kes., serta Adellia Iftinan Syafitri (NIM 2444070006) dengan dosen pembimbing Nurul Putrie Utami, S.Gz., M.P.H.

Program Dahlan Muda Menginspirasi ditujukan untuk memberikan edukasi penting mengenai pola makan sehat kepada anak-anak. Selain itu, juga menjadi sarana bagi mahasiswa UAD untuk mengasah kemampuan komunikasi publik serta menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pemahaman sejak dini tentang pentingnya konsumsi makanan sehat sebagai bagian dari pembentukan perilaku hidup bersih dan bergizi.

Kegiatan yang bertema “Pentingnya Konsumsi Makanan Sehat” ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 35 murid Kelompok Bermain (KB) dan Raudhatul Athfāl (RA). Melalui program ini, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat makanan sehat yang meliputi konsumsi karbohidrat, protein, buah, serta sayuran. Selain sesi penyampaian materi, anak-anak juga diajak melakukan aktivitas mewarnai gambar buah dan sayur untuk memperkuat pemahaman mereka.

Kepala KB RA Sahabat, Firdla Nisa Sucyana, S.ST., menyampaikan apresiasinya atas kunjungan edukatif tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik untuk meningkatkan wawasan mereka. Kegiatan ini membantu anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan tentang makanan sehat dan berbagai contohnya. Anak-anak juga senang belajar bersama kakak-kakak UAD,” ujarnya.

Salah satu narasumber, Nafisa Anindya Kusumo, menuturkan bahwa antusiasme peserta menjadi dorongan positif bagi keberlangsungan kegiatan. “Anak-anak semua terlihat antusias ketika sesi presentasi maupun kegiatan mewarnai. Semoga dengan kegiatan ini mereka bisa lebih menyukai makanan sehat terutama buah dan sayur,” ungkapnya. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-mahasiswa-penerima-Beasiswa-Talenta-Unggul-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tsulusiyah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 11:20:022026-06-17 09:56:03Mahasiswa UAD Ajak Anak KB RA Sahabat Kenali Pentingnya Makanan Sehat

IMM FSBK UAD Gelar Aksi Donor Darah

15/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Aksi Donor Darah oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FSBK)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan donor darah pada 2 Desember 2025 di Hall Kampus IV UAD. Kegiatan ini ditujukan untuk para kader IMM FSBK serta masyarakat umum dengan tujuan menolong sesama dan memberikan harapan hidup bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Kegiatan ini merupakan program kerja dari Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Sospem) IMM FSBK yang bekerja sama langsung dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta.

Menurut Daffa Aulia Dzaky, Kepala Bidang Sospem, aksi donor darah ini disambut baik oleh peserta dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. “Saya tidak menyangka ternyata masih banyak anak muda yang masih sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini, walaupun beberapa dari mereka terlihat takut dengan jarum suntik,” katanya.

Menurut Daffa, kegiatan ini berjalan sukses, melebihi target yang direncanakan. “Alhamdulillah, sesuai harapan. Dari target minimal yang sudah ditetapkan, justru kami dapat lebih dari itu. Dari yang awalnya kami targetkan 30 pendaftar, tetapi saat itu kami mendapatkan 41 pendaftar,” katanya.

Daffa menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini berhasil mendapatkan 16 kantong darah yang tentunya telah melampaui target yang ditentukan, yaitu 10 kantong.

Daffa berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan rutin supaya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta memberikan manfaat untuk para pendonor darah.

“Saya berharap kegiatan ini rutin diselenggarakan karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan stok-stok darah yang baru. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kalender wajib yang lebih terjadwal agar teman-teman dapat mendonorkan darah secara teratur,” tutupnya. (Nah)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Aksi-Donor-Darah-oleh-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Fakultas-Sastra-Budaya-dan-Komunikasi-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FSBK.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 10:55:532026-06-17 09:55:57IMM FSBK UAD Gelar Aksi Donor Darah

Green Campus Community UAD Ajak Generasi Muda Peduli Bumi

15/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Seminar Lingkungan Nasional oleh Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Annove)

Green Campus Community (GCC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar Lingkungan Nasional bertema “Peran Gen Z dan Milenial dalam Aksi Lingkungan Nasional” pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ketua pelaksana, Bilal Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa Gen Z memiliki potensi besar sebagai motor gerakan lingkungan karena dinilai adaptif, inovatif, serta dekat dengan teknologi.

“Gen Z memiliki kekuatan besar untuk mengedukasi masyarakat, menggerakkan kampanye digital, serta menciptakan solusi baru yang berdampak nyata dalam upaya menjaga bumi. Langkah kecil seperti mengurangi sampah plastik dan memilih transportasi ramah lingkungan dapat menjadi gerakan besar jika dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Ketua Umum GCC 2025, Neyna Sezha Pramesthy, menyoroti penanganan sampah di Kota Yogyakarta yang dinilai masih kurang optimal. Ia berharap seminar ini dapat menjadi pemicu lahirnya ide-ide solutif dari generasi muda. “Mari jadikan seminar ini menjadi titik balik di mana generasi muda mampu melahirkan ide-ide brilian untuk menghadapi isu lingkungan yang sepertinya tiada habisnya,” tuturnya.

Salah satu narasumber, yaitu Giri Marhara, seorang pegiat lingkungan, membagikan perjalanan panjangnya dalam aksi menjaga kebersihan lingkungan. Ia telah mengikuti lebih dari 185 misi clean-up bersama 224 relawan dengan total 284,29 kilogram sampah plastik yang berhasil dibersihkan. Kecintaannya pada kebersihan bermula sejak usia 15 tahun, ketika ia terbiasa bersih-bersih dan mempertanyakan kebiasaan orang membuang sampah sembarangan.

Dalam pemaparannya, Giri menekankan bahwa masalah sampah tidak hanya berasal dari kurangnya fasilitas, tetapi juga lemahnya empati. “Saat dampaknya tidak terasa langsung, kita cenderung tidak merasa bersalah. Kalau kita buang paku sembarangan dan paku ini ada yang injak sehingga orang lain terluka, kamu akan dosa. You’re morally accountable for that. Sama halnya dengan membuang sampah sembarangan dan hewan yang kena akibatnya,” tegasnya.

Ia juga menceritakan bagaimana upayanya menjaga lingkungan kerap dilakukan seorang diri ketika teman-temannya berhenti karena menganggap aksi bersih-bersih tidak menarik. Akan tetapi, konsistensi membawanya bertemu banyak pegiat lain dari berbagai daerah. Baginya, yang terpenting adalah keberlanjutan aksi, bukan besar kecilnya jumlah orang yang terlibat.

“Kalau itu (membersihkan sampah) hal yang benar untuk dilakukan, why not just do it? Yang paling penting adalah partisipasi. Kita tidak bisa melakukan semuanya, tapi lakukan apa yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Narasumber kedua, yakni Fransisca Supriyani Wulandari, pendiri Bank Sampah Go-Green dan manajer program Yayasan Get Plastic Indonesia, menjelaskan krisis plastik dan berbagai dampaknya. Ia mengingatkan bahwa plastik sulit terurai, penggunaan plastik sekali pakai masih tinggi, dan pembakaran sampah di rumah justru menghasilkan polusi berbahaya. “Orang yang menjaga lingkungan adalah penjaga bumi,” ungkapnya.

Ia memaparkan bahwa terdapat lima jenis sampah plastik yang sulit terurai, antara lain kantong plastik yang akan terurai 10 hingga 20 tahun, botol plastik 50 hingga 80 tahun, sedotan plastik 20 tahun, styrofoam 450 tahun yang nantinya akan terurai menjadi mikroplastik, dan kemasan sachet 50 hingga 80 tahun.

Fransisca mengajak mahasiswa melakukan riset terkait pengelolaan sampah dan mendorong advokasi kepada pemerintah untuk menyediakan fasilitas pengolahan yang lebih memadai. Ia juga memaparkan teknologi pirolisis yang dikembangkan oleh Get Plastic, yaitu proses mengurai sampah plastik menjadi bensin, solar, gas propilena, dan residu karbon hitam yang dapat dimanfaatkan kembali.

Ia menambahkan bahwa konsep eco-theology dapat menjadi pendekatan spiritual untuk membangun kesadaran ekologis. Menurutnya, aksi lingkungan yang berbasis nilai keagamaan mampu mendorong perubahan perilaku secara lebih efektif.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta. Peserta diajak memulai aksi sederhana seperti edukasi lingkungan melalui media sosial, memilah sampah, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Seminar ditutup dengan ajakan untuk menumbuhkan kesadaran dari diri sendiri.

“Kalau kita sudah cukup secara kapasitas, nanti otomatis bisa berpengaruh ke masyarakat,” tutur Fransisca. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Lingkungan-Nasional-oleh-Green-Campus-Community-GCC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Annove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 09:54:252026-06-17 09:55:51Green Campus Community UAD Ajak Generasi Muda Peduli Bumi

PSMPB UAD Kirim Relawan untuk Respons Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

11/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Gedung Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Bidang Humas UAD)

Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DIY mengirimkan tim respons bencana ke Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Pengiriman gelombang pertama dilakukan pada Jumat, 5 Desember 2025, dengan total 25 relawan.

Tim tersebut terdiri atas lima dokter, lima perawat, tujuh personel SAR, dan delapan relawan psikososial. Dari total relawan psikososial, lima di antaranya merupakan mahasiswa UAD dan dua lainnya adalah alumni, yang menunjukkan peran aktif sivitas akademika dalam misi kemanusiaan. Posko utama penanganan bencana ditempatkan di PDM Bireuen, Aceh.

Para relawan dari UAD yang diberangkatkan dalam respons bencana Sumatra di antaranya: Andiko Setyo (Psikologi 2019), Dessen Karunia (FAI 2025), Dimas Muhammad Farhan Farid (Psikologi), Rifki Ramadhan (PAI, Wisuda November 2025), Muhammad Fattah Ar Ridlo (Psikologi, alumni), Galih Nofri Isro’i (PGSD, lulusan 2023), dan Andiko Setya Putra (Psikologi).

Masa tugas gelombang pertama berlangsung hingga 5 Januari 2026, dengan fokus pada layanan medis, evakuasi, pencarian dan pertolongan, serta dukungan pemulihan psikososial bagi penyintas. Keterlibatan relawan dari berbagai disiplin ilmu memperkuat upaya penanggulangan bencana secara komprehensif di wilayah terdampak.

Tim kedua dijadwalkan diberangkatkan pada akhir Desember 2025 dengan estimasi sekitar 50 relawan tambahan. Pengerahan relawan ini menjadi bentuk komitmen UAD dan MDMC DIY dalam mendukung upaya kemanusiaan di wilayah Sumatra yang tengah mengalami situasi darurat akibat bencana. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gedung-Kampus-Utama-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Bidang-Humas-UAD-1-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-11 10:17:542026-06-17 09:55:44PSMPB UAD Kirim Relawan untuk Respons Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Santri PERSADA UAD Terjun ke Aceh sebagai Relawan Bencana

10/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Santri PERSADA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Terjun ke Aceh sebagai Relawan Bencana (Foto. Santri PERSADA UAD)

Bencana alam berupa tanah longsor dan banjir besar yang melanda beberapa wilayah di Indonesia meninggalkan duka yang mendalam. Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Provinsi Aceh. Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan moral dan material kepada para korban maupun relawan.

Salah satu santri PERSADA, Dessen Karunia Ananda, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab asal Riau, menjadi bagian dari tim relawan yang diberangkatkan ke Aceh. Dessen sebelumnya telah mengajukan izin untuk tidak mengikuti kegiatan PERSADA selama kurang lebih satu bulan. Ia menyerahkan Surat Tugas dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LRB PWM DIY) sebagai bukti penugasan.

Dessen menjadi satu dari sepuluh relawan yang diberi amanah untuk mengikuti respons bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh sebagai Tim Psikososial LRB PWM DIY untuk periode 5 Desember–5 Januari 2026.

Tampil mengenakan seragam rompi relawan MDMC PWM DIY, Dessen berpose duduk jongkok di barisan tengah saat acara pelepasan relawan yang digelar di Aula PWM DIY pada Kamis, 2 Desember 2025. Ia bersama total 29 relawan lainnya dijadwalkan terbang ke Aceh pada Jumat, 5 Desember 2025.

Dessen mengungkapkan salah satu alasan kuatnya menjadi relawan. “Nenek ana yang di Aceh termasuk korban banjir, tetapi alhamdulillah sudah terhubung dan termasuk yang selamat. Terakhir kami bertemu beliau saat lebaran tahun lalu,” ujarnya.

PERSADA berharap seluruh relawan diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. Doa terbaik dipanjatkan agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta kembali ke daerah asal masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat.

Dalam kesempatan ini, PERSADA juga membuka Donasi Santri PERSADA Peduli Sumatra. Donasi dihimpun dari santri, alumni, maupun wali santri yang ingin membantu korban terdampak di Aceh dan Sumatra Utara. Rencananya, donasi yang terkumpul akan dititipkan dan disalurkan melalui KL Lazismu UAD pada Jumat mendatang. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan berdonasi mulai dari Rp10.000,00 melalui: Bank BPD DIY 801241005261, Bank Muamalat 5350006080, dan melakukan konfirmasi ke nomor 082350888845. (DF)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Santri-PERSADA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Terjun-ke-Aceh-sebagai-Relawan-Bencana-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-10 10:46:022026-06-17 09:55:38Santri PERSADA UAD Terjun ke Aceh sebagai Relawan Bencana

Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pencegahan Stunting dan Pengelolaan Sampah di Gambiran

10/12/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Inisiasi Pencegahan Stunting dan Pengelolaan Sampah di Gambiran (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit IV.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting dan pengelolaan sampah di RW 11 Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Kegiatan bertema “Sinergi Kabar Besti & Mas Jos: Wujudkan Yogyakarta Bebas Stunting dan Sampah” ini digelar di Taman Legawong pada Minggu, 30 November 2025, pukul 08.00 WIB.

Dalam sosialisasi tersebut, tim KKN menekankan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan rumah, termasuk paparan asap rokok. Gerakan Kabar Besti mengajak masyarakat menciptakan rumah bebas asap rokok serta melakukan alih belanja rokok untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak yang rentan terhadap stunting.

Selain itu, gerakan Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah) turut disosialisasikan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam memilah dan mengolah sampah. Masyarakat diajak membedakan sampah organik dan anorganik, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah dalam upaya mengurangi limbah plastik.

Kolaborasi dua gerakan tersebut dinilai strategis karena menggabungkan aspek kesehatan keluarga dan pelestarian lingkungan. Kabar Besti berfokus pada kualitas kesehatan di dalam rumah, sedangkan Mas Jos menguatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Sinergi keduanya mendorong terciptanya pola hidup yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Masyarakat RW 11 Gambiran menunjukkan respons positif melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan sampah dan peningkatan kesadaran gizi keluarga. Lingkungan yang lebih bersih dan rumah bebas asap rokok disebut menjadi faktor penting dalam menekan risiko stunting.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat RW 11 Gambiran membuktikan bahwa upaya bersama antara edukasi, keluarga, dan komunitas dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten menjadi fondasi bagi terwujudnya Yogyakarta bebas stunting dan sampah. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Inisiasi-Pencegahan-Stunting-dan-Pengelolaan-Sampah-di-Gambiran-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-10 10:33:142026-06-17 09:55:28Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Pencegahan Stunting dan Pengelolaan Sampah di Gambiran
Page 16 of 29«‹1415161718›»

TERKINI

  • Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru26/08/2026
  • Prodi Perbankan Syariah FAI UAD Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Magang26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan26/08/2026
  • Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh26/08/2026
  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top