• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

UAD Beri Arahan kepada Penerima Hibah DPPM Kemendiktisaintek 2025

25/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Seluruh dosen penerima hibah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berfoto bersama (Foto. Adi)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan arahan bagi para dosen penerima hibah penelitian dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di Amphitarium Kampus IV UAD.

Acara dibuka oleh Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pencapaian membanggakan yang berhasil diraih UAD selama tiga tahun terakhir. “Alhamdulillah, UAD berhasil menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) se-Indonesia dalam bidang penelitian. Tahun ini, kita menempati peringkat ke-13 nasional,” jelasnya. Untuk bidang pengabdian kepada masyarakat, UAD juga mencatatkan diri sebagai 15 besar nasional, peringkat ke-4 PTS se-Indonesia, dan peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh dosen atas capaian yang telah diraih. “Kita semua harus bersyukur atas kerja keras ini. Capaian ini bukan sesuatu yang instan, melainkan buah dari konsistensi dan kolaborasi yang saling terkait,” ujarnya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam arahannya mengapresiasi penuh kinerja seluruh sivitas akademika. Ia juga mendorong peningkatan partisipasi proposal di tahun-tahun mendatang. “Saya berharap jumlah proposal yang diajukan dapat terus meningkat. Kami akan memberikan dukungan penuh melalui penguatan dan pendampingan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh penerima hibah sebagai bentuk simbolis atas semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus berkontribusi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat di Indonesia. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seluruh-dosen-penerima-hibah-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berfoto-bersama-Foto.-Adi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-25 11:43:042025-07-12 10:14:55UAD Beri Arahan kepada Penerima Hibah DPPM Kemendiktisaintek 2025

Kolaborasi Pariwisata dan Kesehatan, Membangun Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Global

25/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Global Health Webinar Series 2025 oleh FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tifa)

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan global, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Global Health Webinar Series 2025 bertema “Kesiapsiagaan Indonesia dalam Menghadapi Kejadian Luar Biasa terhadap Kesehatan Global”. Webinar yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh mahasiswa, masyarakat umum, serta menghadirkan pemateri dari lintas sektor, termasuk Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.

Hadir sebagai narasumber utama, Catarina Issri Putranti Hendrajanti, perwakilan dari Dinas Pariwisata Bantul, menyampaikan pemaparan bertajuk “Healthy Tourism di Era Krisis Kesehatan Global: Tantangan dan Inovasi”. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peluang besar dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pendekatan wisata yang sehat, aman, dan edukatif.

“Konsep Healthy Tourism bukan hanya tentang jalan-jalan. Ini tentang bagaimana wisata dapat membantu pemulihan kesehatan fisik dan mental, khususnya pascapandemi,” ujar Tanti, sapaan akrabnya. Ia mencontohkan inisiatif di Bantul seperti penyediaan paket wisata edukasi herbal, spa tradisional, hingga kolaborasi dengan rumah sakit untuk membentuk paket layanan kesehatan terpadu.

Webinar ini menjadi ajang lintas sektor dalam memahami langkah konkret membangun sistem yang tangguh dan responsif terhadap kejadian luar biasa (KLB) kesehatan. Tanti menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur, SDM yang terlatih, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam mendukung ekosistem wisata kesehatan.

“Pasca-COVID-19 adalah momentum penting. Kita belajar bahwa pariwisata dan kesehatan bisa dan harus saling mendukung. Di masa depan, wisata bukan hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk pemulihan,” tambahnya.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan pertanyaan dari peserta mengenai efektivitas kolaborasi sektor kesehatan-pariwisata hingga peran masyarakat lokal dalam menyukseskan wisata kesehatan. Dengan semangat kolaboratif, webinar ini memberikan wawasan segar bahwa kesiapsiagaan terhadap krisis kesehatan memerlukan pendekatan multidisiplin, inovatif, dan berbasis komunitas. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Global-Health-Webinar-Series-2025-oleh-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tifa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-25 11:38:052025-07-12 10:15:17Kolaborasi Pariwisata dan Kesehatan, Membangun Ketahanan Indonesia Hadapi Krisis Global

Penandatanganan Kontrak Penerima Hibah DPPM 2025

24/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Penandatanganan Kontrak Penerima Hibah DPPM di Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penandatanganan kontrak penerima dana hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) pada Senin, 16 Juni 2025, yang berlokasi di Amphitarium Kampus IV UAD.

Acara kali ini dihadiri oleh segenap dosen penerima dana hibah penelitian DPPM. Turut hadir pula Prof. Dr. Muchlas, M.T., selaku Rektor UAD; Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik; dan Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D., selaku Kepala LPPM UAD.

Penandatanganan dilakukan secara simbolis oleh Rektor UAD dan perwakilan penerima dana hibah DPPM 2025. Perwakilan penerima hibah penelitian adalah sebagai berikut: Penelitian Fundamental Reguler (PFR) diwakili oleh Dr. Yusron Masduki, S.Ag., M.Pd.I.; Disertasi Doktor (PDD) diwakili oleh Drs. Bambang Widi Pratolo, M.Hum., Ph.D.; Penelitian Tesis Magister (PTM) diwakili oleh Dr. Wahyu Nanda Eka Saputra, M.Pd., Kons.; Penelitian Terapan–Luaran Prototipe diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM.

Sementara itu, penandatanganan dana pengabdian diwakili oleh Dr. Bima Setya Nugraha, S.H., M.Sc. (PMM); Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H. (PDB tahun ke-3); dan Ir. Utaminingsih Linarti, S.T., M.T. (PKM). Adanya dana hibah ini diharapkan dapat berdampak dan bermutu pada perkembangan penelitian dan teknologi Universitas Ahmad Dahlan. (Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penandatanganan-Kontrak-Penerima-Hibah-DPPM-di-Amphitarium-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-24 11:01:572025-07-12 10:17:23Penandatanganan Kontrak Penerima Hibah DPPM 2025

UAD Tandatangani MoU Internasional dengan MSU Filipina

21/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Penandatanganan MoU Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan MSU Filipina (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan dari Mindanao State University (MSU) Maguindanao, Filipina, pada Jumat, 20 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kaca Barat, Lantai 10, Gedung Utama Kampus IV UAD ini mengusung tema “Women, Peace, and Security”.

Agenda utama kegiatan ini adalah serah terima Memorandum of Understanding (MoU) antara UAD dan MSU sebagai bentuk penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas mahasiswa. Selain itu, diselenggarakan pula sesi pembelajaran bersama (learning session) yang membahas peran perempuan dalam isu perdamaian dan keamanan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kedatangan delegasi dari MSU serta harapan terhadap kelanjutan kolaborasi antara kedua institusi. “Kami menyambut baik kerja sama ini. Harapannya, UAD dan MSU dapat terus berkolaborasi dalam program yang berdampak pada kemajuan pendidikan dan mendorong partisipasi perempuan dalam membangun perdamaian,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Arceli B. Naraga, Vice Chancellor for Planning and Development MSU, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring internasional dan mendorong kontribusi nyata perempuan dalam perdamaian dan pembangunan berkelanjutan. “Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berkembang menjadi aksi nyata yang berdampak luas, khususnya dalam memajukan pendidikan dan isu-isu gender di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Ke depan, UAD dan MSU sepakat untuk mengembangkan berbagai inisiatif konkret, di antaranya: riset kolaboratif lintas disiplin, program pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penguatan kapasitas akademik melalui program imersi internasional berbasis Women, Peace, and Security (WPS). (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penandatanganan-MoU-Internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-MSU-Filipina-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 10:45:352025-07-12 10:17:40UAD Tandatangani MoU Internasional dengan MSU Filipina

Mahasiswa Teknologi Pangan UAD Edukasi UMKM Bantul tentang Higiene dan Sanitasi Pangan

21/06/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Adi Satria, mahasiswa Teknologi Pangan UAD, berfoto bersama pemilik UMKM Waroenk Fatih usai pelatihan higiene dan sanitasi pangan (Foto. Chan)

Upaya membangun kesadaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap pentingnya keamanan pangan terus digalakkan. Salah satu bentuk nyata datang dari Adi Satria, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang menginisiasi pelatihan bertema higiene dan sanitasi pangan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 10 Juni 2025, di UMKM Waroenk Mas Fatih, yang berlokasi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum Sapa Kampus, program hasil kerja sama antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan perguruan tinggi. Program ini sebelumnya dikenal sebagai “Pangan Aman Goes to Campus” dan disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) C.100000.006.01.

Melalui sesi penyuluhan yang dikemas secara interaktif, ia menjelaskan berbagai aspek penting dalam praktik higiene dan sanitasi pangan—mulai dari jenis cemaran biologis yang sering terjadi dalam produksi makanan, tata cara menjaga kebersihan lingkungan produksi, hingga regulasi pemerintah yang menjadi dasar hukum keamanan pangan di Indonesia.

“Penerapan higiene dan sanitasi bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga bentuk tanggung jawab produsen terhadap konsumen,” jelas Adi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi pelaku UMKM, tetapi juga momen refleksi penting mengenai pentingnya proses produksi yang higienis. Bintang, pemilik Waroenk Mas Fatih, mengaku sangat terbantu.

“Kami sangat berterima kasih atas materi dan pendampingan yang diberikan. Banyak hal baru yang kami pelajari hari ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk membantu pelaku UMKM berkembang,” ungkapnya.

Pelatihan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh peserta. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM ini menjadi bukti bahwa edukasi tentang keamanan pangan tidak harus datang dari institusi besar—mahasiswa pun bisa menjadi agen perubahan yang berdampak nyata. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Adi-Satria-mahasiswa-Teknologi-Pangan-UAD-berfoto-bersama-pemilik-UMKM-Waroenk-Fatih-usai-pelatihan-higiene-dan-sanitasi-pangan-Foto.-Chan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-21 09:21:012025-07-12 10:17:54Mahasiswa Teknologi Pangan UAD Edukasi UMKM Bantul tentang Higiene dan Sanitasi Pangan

Azra Latifah Listi dari Prodi Manajemen UAD Jalani IISMA di University of Melbourne

09/12/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Azra Ikuti IISMA di University of Melbourne (Dok Azra)

“Untuk IISMA-E, kita perlu mempersiapkan business plan, esai, English Proficiency Test (EPT), dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Salah satu yang perlu dipersiapkan jauh-jauh hari adalah EPT, seperti IELTS, DET, atau TOEFL, karena ada nilai minimal yang harus dicapai. Jadi, persiapannya memang harus serius,” ujar Azra. Ia juga menambahkan bahwa mempelajari format tes dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris menjadi kunci utama.

Azra Latifah Listi adalah nama panjangnya. Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu tengah mengikuti program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) untuk kategori Professional Program Entrepreneur. Program bergengsi ini membawanya ke University of Melbourne, Australia, di mana ia mendapatkan pengalaman akademik dan profesional yang tak terlupakan.

Program IISMA-E tersebut memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam metode belajarnya. “Di sini kami belajar langsung dari para ahli. Kalau belajar bisnis, kami langsung belajar dari pebisnis, begitu juga untuk pemasaran, langsung ke pakar marketing. Jadi, kami belajar dari pengalaman mereka, bukan hanya teori dari buku,” ungkap Azra. Selain itu, jadwal belajar yang intensif dari pukul 9 pagi hingga 5 sore di hari kerja memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam.

Tak hanya itu, Azra juga berkesempatan untuk magang di startup fintech yang fokus pada manajemen keuangan bagi lansia dan penyandang disabilitas. “Pengalaman ini sangat luar biasa. Karena ini adalah professional program, kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkannya di dunia kerja,” katanya. Di akhir program, peserta IISMA-E dituntut untuk mempresentasikan ide startup mereka, memberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan kewirausahaan.

Azra memiliki pesan penting untuk mahasiswa yang ingin mencoba IISMA. “Saya berhasil lolos setelah mencoba empat kali! Saya selalu percaya bahwa tidak ada yang mustahil. Kalau gagal, kita mendapatkan pengalaman; kalau berhasil, kita mendapatkan kesempatan. Jadi, jangan pernah takut mencoba. Nothing to lose!” Semangat dan perjuangan Azra menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani bermimpi besar dan menghadapi tantangan dengan tekad kuat. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Azra-Ikuti-IISMA-di-University-of-Melbourne-Dok-Azra.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-09 09:43:302024-12-12 11:41:32Azra Latifah Listi dari Prodi Manajemen UAD Jalani IISMA di University of Melbourne

Tips dan Trik Lolos Pertukaran Mahasiswa Internasional Melalui Program IISMA

09/12/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Fayha ikuti IISMA di University College Cork, Irlandia (Dok. Fayha)

Siti Fayha Maytsa Rahmasari, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil mewujudkan mimpinya menjadi peserta Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di University College Cork (UCC), Irlandia. Program bergengsi ini memberikan kesempatan bagi Fayha untuk merasakan pendidikan kelas dunia sekaligus mengeksplorasi budaya internasional.

Persiapan Fayha untuk IISMA tidaklah instan. Ia menekankan pentingnya menyiapkan tiga hal utama: English Proficiency Test (EPT), esai, dan berkas-berkas pendukung. “Berkas-berkas bisa diperhatikan langsung dari situs web program IISMA, jangan sampai mepet karena ada dokumen seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang memerlukan waktu lebih lama untuk diurus, terutama bagi mahasiswa rantau,” jelasnya.

Dalam menulis esai, ia menyarankan untuk meminta bantuan alumni IISMA agar tulisan dapat di-proofread dengan baik. “Kuncinya adalah seberapa ingin kita mencapai mimpi ini,” tambah Fayha.

Selama menjalani program di UCC, Fayha merasakan banyak keunikan yang tidak ditemukan selama berkuliah di Indonesia. Salah satu pengalaman menariknya adalah akses penuh sebagai mahasiswa reguler, termasuk kesempatan mencoba berbagai kelas selama trials week. “Dua minggu pertama semester, saya bisa mencoba semua kelas dan memilih untuk melanjutkan atau meninggalkan kelas yang tidak diminati,” katanya. Selain itu, Fayha juga menyoroti budaya belajar yang inklusif di UCC, di mana mahasiswa dari berbagai usia bisa belajar bersama.

Di UCC, Fayha juga menikmati sistem pendidikan yang terstruktur dan transparan. “Setiap mata kuliah memiliki deskripsi lengkap, termasuk tugas dan ujian yang diharapkan. Bahkan, ada past papers exams yang bisa diakses di perpustakaan, sehingga saya bisa mempersiapkan diri lebih baik,” ujarnya. Pengalaman lainnya yang unik adalah adanya external examiners untuk mengevaluasi ujian, memastikan penilaian yang objektif. Meski komunikasi dengan dosen dilakukan melalui email, Fayha mengapresiasi keramahan para dosen di UCC.

Selain akademik, keseharian Fayha di Irlandia juga memberikan pengalaman berharga. “Di sini, hari baru dimulai pukul 9 pagi dan selesai pukul 5 sore. Awalnya kagok, tapi lama-lama jadi lebih menghargai waktu dan menikmati ritmenya,” ungkap Fayha. Ia juga belajar gamelan bersama teman-teman IISMA di Fakultas Musik UCC, pengalaman unik yang menghubungkan budaya Indonesia dengan Irlandia.

Menurut Fayha, IISMA memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kemampuan academic English. “Ini bukan hanya soal conversational English, tetapi membuka peluang untuk menggunakan bahasa Inggris secara kritis dan efisien,” jelasnya. Selain itu, program ini memberikan peluang membangun koneksi profesional, terutama dengan dosen internasional, serta mempelajari proyek-proyek inspiratif yang bisa diadaptasi di Indonesia.

Fayha menggambarkan pengalamannya di IISMA sebagai eye-opener yang memberikan perspektif global. “Program ini menumbuhkan rasa percaya diri bahwa kita bisa bersaing di tingkat internasional. Kami disetarakan dengan mahasiswa reguler, jadi benar-benar terasa inklusif,” ujarnya. Ia berharap program seperti IISMA terus berlanjut, memberikan kesempatan bagi lebih banyak mahasiswa untuk mendapatkan international exposure sejak dini.

Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti IISMA, Fayha memberikan pesan motivasi, “Lihatlah ke depan, siapkan diri dan rida dari orang tua. Ketika kamu siap, tidak ada yang mustahil.” Ia juga berharap pengalaman internasional yang ia dapatkan bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar ketika kembali ke Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Dengan semangat dan tekadnya, Fayha telah membuktikan bahwa mimpi untuk bersaing di kancah global bukanlah hal yang mustahil untuk diraih. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fayha-ikuti-IISMA-di-University-College-Cork-Irlandia-Dok.-Fayha.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-09 09:18:332024-12-12 11:43:16Tips dan Trik Lolos Pertukaran Mahasiswa Internasional Melalui Program IISMA

Abdee Firman al Rasyid Menjadi Bagian IISMA di Universiti Malaya, Malaysia

09/12/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Abdee Firman al Rasyid ikuti IISMA di Universiti Malaya (Dok. Abdee)

Abdee Firman al Rasyid, mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2021 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kini tengah menjalani program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Sebagai salah satu peserta program ini, Abdee merasakan pengalaman belajar internasional yang memperluas wawasan dan memperkaya keterampilan akademiknya.

Persiapan untuk mengikuti IISMA tidak mudah, tetapi Abdee membagikan beberapa langkah penting yang dapat membantu calon peserta lainnya. “Saya mempersiapkan Duolingo English Test selama sebulan, dan berhasil mendapatkan skor 135. Skor ini saya rekomendasikan karena cukup aman untuk peluang lolos. Selain itu, saya juga membuat rangkuman dari informasi IISMA yang saya dapatkan dari YouTube dan situs web Kemendikbud untuk memahami program lebih mendalam,” jelas Abdee. Ia juga mempersiapkan esai menggunakan metode STAR (situation, task, action, result), berlatih wawancara, dan memastikan dokumen seperti paspor, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) telah siap dengan bantuan dosen pembimbing.

Selama di Universiti Malaya, Abdee merasakan manfaat besar dari suasana belajar yang internasional. “Keseharian saya di sini sangat menyenangkan. Saya bisa bergaul dengan teman-teman dari berbagai negara, belajar secara penuh menggunakan bahasa Inggris, dan sering bekerja kelompok atau presentasi dalam bahasa tersebut,” katanya. Menurutnya, interaksi dengan mahasiswa dari latar belakang yang sangat beragam memberinya pelajaran penting tentang adaptasi dan komunikasi lintas budaya.

Selain pengalaman akademik, IISMA juga memberikan kesempatan untuk memperluas koneksi. “Kita bisa bersosialisasi dan bertukar wawasan dengan teman-teman dari seluruh Indonesia yang hebat dan pintar. Selain itu, program ini juga memungkinkan kita menyebarkan budaya Indonesia kepada teman-teman internasional,” ujar Abdee. Ia menambahkan bahwa melalui IISMA, peserta dapat membangun jaringan yang berguna baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baginya, bergabung dalam generasi IISMA adalah pengalaman yang sangat berharga. “Menjadi bagian dari IISMA seperti menjadi keluarga. Kami saling bergantung satu sama lain saat menjelajahi dunia luar. Sangat disayangkan jika kesempatan seperti ini dilewatkan, terutama saat masih muda,” katanya. Ia mengajak mahasiswa lainnya untuk berani bermimpi besar dan meraih peluang yang ada.

Abdee berharap pengalamannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk mengikuti jejaknya. “Yang terpenting adalah niat dan percaya, maka seluruh semesta akan mendukungmu,” tuturnya. Dengan semangat dan kerja keras, Abdee telah membuktikan bahwa mimpi untuk belajar di kancah internasional dapat tercapai, membawa manfaat besar bagi dirinya dan komunitasnya. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Abdee-Firman-al-Rasyid-ikuti-IISMA-di-Universiti-Malaya-Dok.-Abdee.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-09 09:04:022024-12-12 11:44:38Abdee Firman al Rasyid Menjadi Bagian IISMA di Universiti Malaya, Malaysia

Tri Lintang Suryani, Pengalaman Berkesan dalam Program Kampus Mengajar di Ketapang, Kalimantan Barat

05/12/2024/in Feature, MBKM /by Ard

Tri Ikuti Program Kampus Mengajar di SDN 16 Delta Pawan, Ketapang (Dok. Tri)

Tri Lintang Suryani, mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD), mendapatkan pengalaman tak terlupakan melalui Program Kampus Mengajar. Program ini mengantarnya kembali ke kampung halaman di Kalimantan Barat, tepatnya di SDN 16 Delta Pawan, Ketapang. Selama 9 September hingga 27 Desember 2024, Tri menjalankan peran sebagai pengajar, berkolaborasi dengan para guru, serta menghadapi tantangan mengajar di lingkungan pesisir.

“Pengalaman ini sangat berkesan. Saya belajar langsung dari guru-guru di sekolah bagaimana cara mengajar dan memahami karakter anak-anak SD, terutama mereka yang memiliki suasana hati yang sering berubah-ubah,” ungkap Tri. Ia menambahkan bahwa selama program ini, ia mendapatkan berbagai pengalaman berharga, mulai dari belajar sabar hingga mengelola tantangan mengajar di wilayah dengan karakteristik yang unik.

Salah satu fokus utama kegiatan Kampus Mengajar di SDN 16 Delta Pawan adalah literasi. Tri menjelaskan bahwa banyak siswa di kelas tiga ke atas yang masih kesulitan membaca. “Kami menekankan literasi dengan memberikan pembelajaran yang lebih intensif. Tim kami harus ekstra sabar, mengikuti mood siswa, dan memberikan edukasi secara perlahan, termasuk pembelajaran nilai-nilai menghargai orang yang lebih tua,” katanya.

Tri juga mengapresiasi program-program sekolah yang mendukung pengembangan siswa, seperti pembiasaan pagi berupa sarapan rohani dengan membaca surah-surah pendek dan kegiatan Yasinan bersama setiap Jumat. Meskipun menghadapi tantangan, Tri merasa bahwa sekolah ini cukup maju dalam mengintegrasikan pendidikan karakter melalui aktivitas literasi dan spiritual.

Harapannya, pengalaman yang didapat selama menjalankan program ini dapat menjadi bekal berharga setelah menyelesaikan studi S-1. “Saya berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, saya memiliki pedoman yang lebih baik dalam mengajar. Pengalaman ini benar-benar mempersiapkan saya untuk masa depan, baik secara mental maupun kemampuan profesional,” ujar Tri.

Melalui program tersebut, ia tidak hanya mengasah kompetensinya sebagai calon pendidik, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kualitas pendidikan di daerah pesisir. Pengalaman suka dan duka yang ia alami menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terjun langsung ke masyarakat dan memberikan dampak positif melalui pendidikan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tri-Ikuti-Program-Kampus-Mengajar-di-SDN-16-Delta-Pawan-Ketapang-Dok.-Tri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-05 15:17:542024-12-12 11:45:42Tri Lintang Suryani, Pengalaman Berkesan dalam Program Kampus Mengajar di Ketapang, Kalimantan Barat

Pengalaman Afiatun ‘Atiyyah Ikut Kampus Mengajar di Gunungkidul

04/12/2024/in MBKM, Terkini /by Ard

Afiatun ‘Atiyyah Ikut Kampus Mengajar di SMP Persiapan Semanu, Gunung Kidul (Dok. Afi)

Afiatun ‘Atiyyah, mahasiswi Program Studi Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2022, membagikan kisah inspiratifnya selama mengikuti program Kampus Mengajar di SMP Persiapan Semanu, Gunungkidul. Program yang berlangsung dari 9 September hingga 31 Desember 2024 ini memberikan pengalaman berharga bagi Afi, yang tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Sebagai peserta Kampus Mengajar, Afi membantu guru dalam proses pembelajaran, khususnya dalam bidang numerasi dan literasi, yang menjadi syarat utama untuk diterima dalam program ini. “Kegiatan ini sangat menyenangkan karena saya bisa berbagi pengalaman dengan teman sekelompok, guru, hingga murid-murid di SMP Persiapan Semanu,” ujar Afi.

Selama menjalani program, Afi mendapatkan berbagai fasilitas dari Kampus Mengajar, seperti bantuan biaya hidup sebesar 1,5 juta rupiah per bulan dan konversi kegiatan ini sebagai pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Lebih dari itu, pengalaman yang didapatkan Afi tidak hanya tentang materi, tetapi juga kesempatan untuk memberikan dampak nyata pada dunia pendidikan.

Salah satu program yang berkesan bagi Afi adalah sosialisasi tentang Tiga Dosa Besar Pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. “Ketiga hal ini dapat berdampak pada fisik, psikologi, dan perkembangan anak. Karena itu, sosialisasi ini menjadi program wajib yang harus kami laksanakan,” ungkap Afi. Dalam sosialisasi tersebut, Afi dan timnya mengajak para siswa untuk memahami bahaya ketiga dosa tersebut dan bagaimana cara mencegahnya di lingkungan sekolah.

Selain itu, Afi juga turut berpartisipasi dalam kegiatan literasi dengan membuat pojok baca di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan. “Melalui pojok baca, kami ingin menanamkan kebiasaan membaca kepada siswa, sehingga mereka bisa lebih bersemangat belajar,” tambahnya.

Di akhir cerita, Afi menegaskan bahwa pengalaman ini sangat berharga dan penuh makna. “Program Kampus Mengajar ini tidak hanya memberikan pengalaman mengajar, tetapi juga kesempatan untuk belajar tentang kehidupan, membangun empati, dan berbagi ilmu. Harapan saya, ilmu yang saya bagikan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi siswa-siswa di SMP Persiapan Semanu,” pungkasnya.

Kisah Afiatun ‘Atiyyah menjadi bukti nyata bagaimana generasi muda dapat berkontribusi pada pendidikan melalui program seperti Kampus Mengajar. Dengan semangat berbagi dan kepedulian yang tinggi, Afi telah membuktikan bahwa pendidikan adalah jembatan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Afiatun-Atiyyah-Ikut-Kampus-Mengajar-di-SMP-Persiapan-Semanu-Gunung-Kidul-Dok.-Afi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-04 12:13:542024-12-12 11:46:15Pengalaman Afiatun ‘Atiyyah Ikut Kampus Mengajar di Gunungkidul
Page 20 of 24«‹1819202122›»

TERKINI

  • PPK Ormawa IMM FKM UAD dan Dinkes Bantul Edukasi Kader Caturharjo Terkait Penyakit Tidak Menular29/06/2026
  • Kupas Peluang Green Jobs, BPSDM ESDM Ajak Fisikawan UAD Kawal Transisi Energi29/06/2026
  • Tim Prodamat Magister PAI UAD Edukasi Strategi Penggalangan Dana Digital29/06/2026
  • UAD Selenggarakan Webinar Pertolongan Pertama Kedaruratan Medis Bersama PMI Kota Yogyakarta28/06/2026
  • Tim PkM Kesehatan Masyarakat UAD Gelar Pelatihan K3 bagi Pengelola Tebing Breksi28/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top