• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

UAD Kenalkan Eco-Printing kepada Siswa Sekolah di Jepang

25/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan eco-printing kepada siswa sekolah di Jepang (Foto. Vera Yuli)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Jepang. Pada 14 Mei 2026, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UAD Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum. bersama dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Dr. Vera Yuli Erviana, M.Pd. memberikan pelatihan eco-printing kepada 106 siswa kelas IV di Hanaoka Elementary School, Kota Kitakyushu, Jepang.

Eco-printing merupakan teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan alami, seperti daun, untuk menghasilkan motif dan pola unik pada kain. Di Indonesia, teknik ini diajarkan dalam pendidikan dasar sebagai upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan. Pada kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan dan demonstrasi mengenai proses pembuatan eco-print serta diperlihatkan berbagai karya yang menampilkan detail urat daun pada kain.

Setelah sesi demonstrasi, siswa mengikuti praktik pembuatan eco-print menggunakan daun untuk memindahkan pigmen alami ke kain. Meskipun daun musim semi yang digunakan memiliki kandungan getah lebih sedikit sehingga menghasilkan warna yang tidak terlalu pekat, para siswa tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Dengan kreativitas masing-masing, mereka menghasilkan beragam karya unik yang mencerminkan imajinasi dan karakter pribadi.

Pelaksanaan kegiatan didukung oleh guru sekolah setempat, seorang penerjemah, serta mahasiswa seminar Prof. Ogata dari Kyushu International University yang membantu pengelolaan kelas dan mendampingi siswa selama praktik. Kehadiran para mahasiswa tersebut memberikan pengalaman berharga dalam berpartisipasi secara aktif pada kegiatan pertukaran internasional sekaligus mendukung proses pembelajaran yang interaktif.

Selain pelatihan eco-printing, para siswa juga berkesempatan berinteraksi dengan tamu dari Indonesia melalui percakapan dalam bahasa Inggris. Dalam sesi tersebut, Norma Sari dan Vera Yuli Elviana memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan kehidupan masyarakat Indonesia melalui sejumlah foto yang ditampilkan.

Pada kesempatan yang sama, Vera Yuli turut menjelaskan pemanfaatan eco-printing sebagai sarana pemberdayaan perempuan di Yogyakarta. Melalui pelatihan ini, ibu tunggal yang belum memiliki pekerjaan tetap diberi kesempatan memproduksi berbagai kerajinan, seperti kipas, pouch, dan suvenir pernikahan yang bernilai ekonomi.

Kegiatan pengabdian ini tidak hanya memperkenalkan budaya dan praktik pendidikan Indonesia kepada siswa Jepang, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-eco-printing-kepada-siswa-sekolah-di-Jepang-Foto.-Vera-Yuli.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-25 10:13:322026-06-17 13:36:11UAD Kenalkan Eco-Printing kepada Siswa Sekolah di Jepang

Dosen UAD Gelar Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia

21/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan workshop manajemen kesejahteraan lansia (Foto. Tim PKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia di Aula Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan kelompok lanjut usia (lansia) yang sehat, aktif, dan sejahtera melalui penguatan kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si., Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., dan Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. Workshop ini menghadirkan narasumber dari bidang psikologi dan kesehatan masyarakat guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait kesejahteraan lansia.

Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., menyampaikan materi bertajuk “Kesehatan Fisik, Gizi, dan Lingkungan Lansia”. Sementara itu, Prof. Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si., membawakan materi mengenai “Kesehatan Mental untuk Menjadi Senior Tangguh”. Kedua materi tersebut dipadukan untuk memberikan bekal yang seimbang antara kesehatan fisik dan kesehatan mental bagi para lansia.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Lansia Tangguh dan Sejahtera” ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman. Workshop tersebut menjadi ruang strategis untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kapasitas pendamping, kader kesehatan, pralansia, serta lansia dalam mendukung kesejahteraan lansia secara holistik di wilayah Sleman.

Puluhan peserta yang terdiri atas pralansia, lansia, kader kesehatan, hingga pengurus griya lansia binaan MPKS PDM dan MKS PDA Sleman mengikuti kegiatan dengan aktif. Peserta memperoleh berbagai materi terkait kesehatan fisik lansia, kesehatan mental, kesehatan lingkungan, dukungan psikososial, pemberdayaan keluarga, hingga strategi mewujudkan lansia yang tangguh dan mandiri.

Dalam pemaparannya, Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., menegaskan bahwa menjaga kesehatan fisik dan status gizi merupakan fondasi utama bagi kelompok lansia. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan sudah perlu dilakukan sejak memasuki usia pralansia atau sekitar usia 40 tahun. Ia menjelaskan bahwa kesehatan lansia dapat dijaga melalui pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik teratur, pemeriksaan kesehatan rutin, istirahat yang cukup, serta menjaga kesehatan lingkungan.

Senada dengan hal tersebut, Fatwa Tentama menyampaikan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu provinsi dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa DIY telah memasuki fase aging population, dengan Kabupaten Sleman sebagai wilayah yang memiliki jumlah lansia terbanyak.

“Tingginya jumlah lansia di wilayah Sleman membawa konsekuensi besar di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, perlindungan sosial, dukungan ekonomi, hingga pendampingan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mencetak lansia tangguh yang sehat secara fisik, sosial, dan mental,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar pada masa lansia adalah risiko isolasi sosial. Kondisi kesepian kronis, menurutnya, dapat memicu depresi, kecemasan, hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh sebab itu, lansia perlu didorong untuk tetap aktif secara fisik maupun sosial melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan, menjaga komunikasi dengan keluarga dan teman sebaya, serta memperkuat spiritualitas agar hidup tetap bermakna.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan memicu diskusi hangat antara peserta dan narasumber. Para pengurus griya lansia maupun peserta lansia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui sinergi antara akademisi UAD, MPKS PDM, dan MKS PDA Sleman, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan lansia. Dengan bekal pengetahuan yang holistik, para pendamping dan lansia diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mewujudkan masa tua yang sehat, mandiri, bahagia, dan bermakna. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-workshop-manajemen-kesejahteraan-lansia-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-21 07:37:492026-06-17 13:36:05Dosen UAD Gelar Workshop Manajemen Kesejahteraan Lansia

Dosen Farmasi UAD Kenalkan Pemanfaatan Pegagan sebagai Pangan Fungsional

18/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PKM Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan pemanfaatan pegagan sebagai pangan fungsional (Foto. Farmasi UAD)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Girirejo, Imogiri, pada Sabtu, 31 Januari dan 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dari segi kesehatan dan ekonomi melalui edukasi pangan fungsional berbahan herbal.

Kegiatan diawali dengan pengenalan dan pemahaman mengenai tanaman pegagan beserta berbagai olahan pangan fungsional yang dapat dihasilkan. Pangan fungsional merupakan makanan yang tidak hanya memberikan rasa kenyang, tetapi juga memiliki nilai gizi serta manfaat kesehatan yang lebih tinggi.

Penyuluhan disampaikan oleh apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D. dan Nurul Putrie Utami, S.Gz., M.P.H., bersama sejumlah mahasiswa Fakultas Farmasi UAD. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. “Pemberdayaan masyarakat, terutama ibu-ibu sebagai penopang regenerasi, memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas generasi bangsa mendatang,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dikenalkan dengan tanaman pegagan yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal di wilayah Girirejo. Pegagan merupakan tanaman herba merambat yang mudah tumbuh di lingkungan sekitar. Namun, terdapat beberapa tanaman lain yang memiliki tampilan serupa, seperti puser bumi. Oleh karena itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai cara identifikasi tanaman pegagan serta teknik budidayanya.

Selain edukasi mengenai tanaman herbal, peserta memperoleh pelatihan pengolahan pegagan menjadi berbagai produk pangan fungsional, seperti mi pegagan, puding pegagan, dan keripik pegagan. Produk olahan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah dari sisi kesehatan sekaligus meningkatkan nilai ekonomis karena siap dikonsumsi maupun dipasarkan.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Fakultas Farmasi UAD berharap masyarakat dapat memanfaatkan potensi tanaman lokal secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan masyarakat setempat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PKM-Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-pemanfaatan-pegagan-sebagai-Ppangan-fungsional-Foto.-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-18 14:17:192026-06-17 13:35:59Dosen Farmasi UAD Kenalkan Pemanfaatan Pegagan sebagai Pangan Fungsional

Tim PkM FKM UAD Bekali Remaja Cegah Perilaku Berisiko

11/05/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali remaja cegah perilaku berisiko (Foto. PkM UAD)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan bertajuk “Teen Power and Protection: Pemberdayaan Remaja Berbasis Sekolah untuk Membangun Kesadaran dan Pilihan Perilaku Sehat” pada 28 dan 29 April 2026 di SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Bantul. Sebanyak 28 siswa terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini bertujuan membekali remaja dengan pemahaman komprehensif terkait pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta memperkuat kemampuan dalam mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan edukasi mengenai karakteristik masa remaja, berbagai bentuk perilaku berisiko beserta dampaknya, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja, keluarga, dan lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga dilatih untuk mengembangkan kemandirian dalam pengambilan keputusan, kemampuan menolak ajakan negatif, serta keterampilan komunikasi asertif.

Sementara itu, pada hari kedua, kegiatan diisi dengan sesi role play komunikasi asertif. Melalui simulasi situasi yang kerap dihadapi remaja, peserta berlatih menghadapi tekanan teman sebaya dan situasi yang berpotensi memicu perilaku berisiko secara interaktif.

Ketua tim pengabdian, Erni Gustina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen FKM UAD dalam mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat dan berkarakter. “Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku positif remaja,” ujarnya.

Melalui program ini, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat dengan menerapkan perilaku sehat, menjauhi kenakalan, serta membangun relasi sosial yang positif. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah juga diharapkan terus berlanjut guna mencetak generasi remaja yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-remaja-cegah-perilaku-berisiko-Foto.-PkM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-11 09:03:192026-06-17 13:35:53Tim PkM FKM UAD Bekali Remaja Cegah Perilaku Berisiko

Tim UAD Bersama BMKG dan Bosscha Berhasil Observasi Okultasi Asteroid Strenua 

29/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bersama BMKG dan Bosscha Berhasil Observasi Okultasi Asteroid Strenua (Foto. Pusat Studi Astronomi UAD)

Pusat Studi Astronomi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil melakukan pengambilan data fenomena okultasi asteroid (1201) Strenua pada Minggu malam, 26 April 2026. Peristiwa ini terjadi saat asteroid melintas di depan bintang HIP 35933 yang berada di rasi Gemini, sehingga cahaya bintang tersebut sempat menghilang dalam hitungan detik.

Pengamatan dilakukan secara serentak di tiga lokasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Data hasil okultasi ini memiliki peran penting dalam menentukan ukuran dan bentuk asteroid berdasarkan durasi serta posisi hilangnya cahaya bintang. Metode ini memungkinkan astronom memperkirakan karakteristik asteroid tanpa harus mengamati bentuknya secara langsung.

Tim Pusat Studi Astronomi UAD menjadi bagian dari 36 institusi yang dikoordinasi oleh Observatorium Bosscha. Dalam kegiatan ini, tiga titik pengamatan dipilih untuk merepresentasikan area kemungkinan okultasi positif, negatif, dan wilayah perbatasan (sigma).

Lokasi pertama yang berada di area positif terletak di Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak, Temanggung. Di titik ini, tim berhasil merekam durasi okultasi menggunakan teleskop Celestron C6N yang dipadukan dengan kamera CCD Skyris 274M. Data yang diperoleh berupa kurva cahaya yang menunjukkan penurunan intensitas saat asteroid melintas.

Sementara itu, tim kedua ditempatkan di area sigma, yakni di SD Muhammadiyah Payaman, Secang, Magelang. Dengan dukungan teleskop William Optics dan mounting Losmandy, tim memfokuskan pengamatan pada tepi bayangan asteroid. Kamera ZWO ASI 678MC digunakan untuk menangkap citra bintang yang kemungkinan terokultasi guna mendukung analisis bentuk asteroid.

Adapun tim ketiga berada di Observatorium UAD sebagai area negatif atau titik kontrol. Di lokasi ini, bintang target tetap teramati tanpa gangguan melalui teleskop yang dioperasikan bersama oleh Kelompok Studi Andromeda UAD dan Stasiun Geofisika Sleman BMKG. Data dari titik ini digunakan sebagai pembanding untuk memvalidasi hasil pengamatan dari lokasi lainnya.

Seluruh proses pengamatan dilakukan dengan sinkronisasi waktu guna memastikan ketepatan pencatatan peristiwa okultasi. Sekitar satu jam setelah kejadian, laboran Observatorium UAD, Muhammad Maulidan, melaporkan kendala serta hasil perolehan data kepada Observatorium Bosscha sebagai bahan evaluasi observasi bersama.

Keberhasilan pengamatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam penelitian astronomi. Meski cuaca masih menjadi tantangan di masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau, pemutakhiran teknologi pengambilan dan pengolahan data serta pengoperasian teleskop terus dilakukan. Selain menghasilkan data ilmiah, kegiatan ini juga memperkuat peran Indonesia dalam pengamatan fenomena langit, khususnya okultasi asteroid. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bersama-BMKG-dan-Bosscha-Berhasil-Observasi-Okultasi-Asteroid-Strenua-Foto.-Pusat-Studi-Astronomi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-29 12:20:062026-06-17 13:33:13Tim UAD Bersama BMKG dan Bosscha Berhasil Observasi Okultasi Asteroid Strenua 

Dosen UAD Hadirkan Bel Sekolah Otomatis di SD Muhammadiyah Wonokromo 1

28/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Hadirkan Bel Sekolah Otomatis di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 (Foto. Barry)

Sebagai upaya mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai keislaman, tim dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengimplementasikan aplikasi Bel Otomatis Sekolah (BOSE) di SD Muhammadiyah Wonokromo 1, Pleret, Bantul. Program pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung sejak Desember hingga Juli 2026 dengan tujuan meningkatkan efisiensi sistem sekolah sekaligus memperkuat karakter Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK).

Kegiatan ini dipimpin oleh Barry Nur Setyanto, M.Pd., bersama tim dosen UAD lainnya. Program tersebut berfokus pada peralihan sistem bel sekolah dari metode manual menuju sistem otomatis berbasis teknologi. Berbeda dengan sistem sebelumnya yang masih mengandalkan perangkat komputer dengan konsumsi daya cukup besar, inovasi BOSE memanfaatkan platform Android TV yang lebih hemat energi dan praktis.

Adapun keunggulan dari sistem BOSE ini antara lain terhubung melalui jaringan Bluetooth dengan sakelar amplifier sekolah serta mampu mengurangi penggunaan listrik karena tidak lagi memerlukan komputer yang menyala sepanjang hari. Dengan demikian, sekolah dapat menekan biaya operasional secara lebih efisien.

Tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa. Anggota tim pengabdian, Dr. Sukirman, M.Pd., menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi ini selaras dengan penanaman nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. “Teknologi ini adalah sarana untuk membentuk akhlak karimah. Dengan waktu yang terjadwal otomatis, mulai dari jam pelajaran, waktu shalat berjamaah, hingga pemutaran lagu Sang Surya, kita sedang menanamkan budaya disiplin yang menjadi identitas warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Program pengabdian ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE) UAD sebagai bentuk penerapan ilmu secara langsung di lapangan. Selama proses pendampingan, para guru juga mendapatkan pelatihan teknis agar mampu mengoperasikan serta merawat sistem secara mandiri.

Kepala SD Muhammadiyah Wonokromo 1, Rahya, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kehadiran BOSE tidak hanya membantu dalam pengelolaan kegiatan sekolah, tetapi juga memperkuat identitas lembaga pendidikan yang modern dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Hadirkan-Bel-Sekolah-Otomatis-di-SD-Muhammadiyah-Wonokromo-1-Foto.-Barry.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-28 13:42:522026-06-17 13:33:02Dosen UAD Hadirkan Bel Sekolah Otomatis di SD Muhammadiyah Wonokromo 1

Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

27/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program kampung bebas stunting bersama berbagai elemen dan PRA Timbulharjo (Foto. Tim PKM UAD)

Masjid At-Taufiq menjadi titik awal gerakan pencegahan stunting berbasis komunitas yang digelar pada Sabtu dan Minggu (18–19 April 2026). Kegiatan bertajuk “Dari Masjid untuk Generasi Sehat: Wujudkan Kampung Bebas Stunting” ini merupakan hasil kolaborasi tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan berbagai elemen masyarakat bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Timbulharjo.

Sebanyak 25 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas takmir masjid, kader posyandu, perwakilan PRA, serta guru TK dan SD. Panitia menyebut keterlibatan lintas elemen ini sebagai kekuatan utama dalam membangun sinergi pencegahan stunting dari tingkat akar rumput.

Pada sesi pembukaan, ditekankan bahwa peran masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan transformasi sosial. Pendekatan berbasis masjid dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sesi pertama, Erni Gustina menjelaskan bahwa stunting tidak semata disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh yang kurang optimal. Ia menegaskan pentingnya pengasuhan responsif serta pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan.

“Pola asuh yang tepat menjadi fondasi utama dalam mencegah stunting. Peran keluarga, baik ayah maupun ibu, sangat krusial dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi dan perhatian yang cukup,” ujarnya.

Selanjutnya, Liena Sofiana memaparkan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menyoroti periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai masa emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Perubahan perilaku menjadi kunci. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Rangkaian materi ditutup oleh Yuniar Wardani yang menegaskan peran strategis masjid serta amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah, mulai dari pengajian, klinik, hingga posyandu sebagai ujung tombak intervensi gizi dan edukasi kesehatan.

“Dari masjid, kita bisa membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara tokoh agama, tenaga pendidik, dan kader kesehatan dalam mewujudkan kampung bebas stunting secara berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-kampung-bebas-stunting-bersama-berbagai-elemen-dan-PRA-Timbulharjo-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:01:432026-06-17 13:32:55Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

24/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY digelar di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan mengusung tema “Penguatan Literasi dan Implementasi Keuangan Syariah Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah.”

Kegiatan yang berlangsung pada 23 April 2026 ini bertujuan meningkatkan literasi serta penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari guna mendorong kemandirian ekonomi warga Muhammadiyah.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai fondasi utama. “Saya kira literasi keuangan ini sangat penting bagi umat Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemandirian ekonomi tidak akan tercapai tanpa pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah. “Kemandirian tidak akan terwujud kalau tidak ada pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., menyebut literasi keuangan syariah sebagai bagian dari upaya mencapai kesejahteraan hidup. “Literasi keuangan syariah penting bagi kita, jalan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan penggunaan sistem keuangan syariah di lingkungan Muhammadiyah sebagai langkah strategis. “Ini merupakan langkah strategis agar dunia keuangan syariah bisa lebih bergairah,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, S.H., M.M., menekankan peran keuangan syariah dalam menciptakan keadilan ekonomi. “Keuangan syariah bukan lagi bicara halal dan haram, tetapi instrumen membangun ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi BUMN, Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E., menyoroti masih adanya kesenjangan antara keuangan konvensional dan syariah. “Konvensional sudah sekitar 93 persen, sedangkan syariah baru 13,4 persen,” jelasnya, seraya menegaskan perlunya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Kegiatan ini diharapkan mendorong warga Muhammadiyah menjadi pelaku aktif dalam penguatan ekonomi berbasis syariah. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-keuangan-syariah-bagi-warga-Muhammadiyah-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-24 09:32:302026-06-17 13:32:46Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

“Mahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,” ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

“Kampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-06-17 13:32:40Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius

16/04/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius (Foto. Satrianawati)

Guna menyongsong era transformasi pendidikan yang semakin dinamis, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan intensif bagi para guru SD Muhammadiyah Kleco pada Jumat, 10 April 2026. Pelatihan ini mengusung tema “Merancang Metode dan Media Pembelajaran Deep Learning Berbasis Humanis Religius.”

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Satrianawati, M.Pd., Ph.D., yang didampingi oleh Dr. Fitri Indriani, M.Pd.I., dan Nur Hidayah, M.Pd. Kolaborasi ketiganya bertujuan untuk mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan di dalam kelas.

Satrianawati memaparkan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran inovatif. Ia menekankan bahwa penggunaan teknologi harus mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. “Manfaat IFP bukan sekadar sebagai pengganti papan tulis, melainkan media untuk menstimulasi keterlibatan visual dan kinestetik siswa secara mendalam,” ujarnya.

Selanjutnya, Nur Hidayah memberikan pemaparan terkait penyusunan modul pembelajaran berbasis deep learning. Ia menjelaskan bahwa guru perlu merancang materi yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, analitis, dan solutif sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dr. Fitri Indriani menekankan pentingnya integrasi nilai humanis religius dalam pembelajaran. Menurutnya, pendekatan deep learning tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga harus membentuk karakter dan kepekaan spiritual peserta didik.

Pihak SD Muhammadiyah Kleco menyambut positif kegiatan ini dan berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Melalui kegiatan ini, tim PKM UAD berharap SD Muhammadiyah Kleco dapat menjadi pionir dalam penerapan pembelajaran deep learning yang ramah anak, modern, dan sarat dengan nilai humanis religius di wilayah Yogyakarta. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bekali-Guru-SD-Muhammadiyah-Kleco-Teknik-Deep-Learning-Berbasis-Humanis-Religius-Foto.-Satrianawati.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-16 10:19:592026-06-17 13:32:34UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius
Page 4 of 25«‹23456›»

TERKINI

  • UAD Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 202606/07/2026
  • Program Studi PGPAUD UAD Resmi Terakreditasi Unggul06/07/2026
  • Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code05/07/2026
  • FTI UAD Gelar Kuliah Umum “Link and Match”05/07/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah04/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia23/06/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top