• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

17/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Pemkab Blora perkuat sinergi melalui penandatanganan nota kesepahaman (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, dalam agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Benchmarking pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Audio Visual Museum Muhammadiyah, Kampus IV UAD tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyambut baik komitmen Pemkab Blora untuk menjalin kemitraan dengan UAD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa UAD memiliki berbagai potensi yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blora, seperti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa UAD yang berasal dari Blora sangat banyak. Kami berharap Kabupaten Blora dapat mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UAD. Selain itu, kami siap bekerja sama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kabupaten Blora,” ujarnya.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusianya sehingga kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kami berniat menjalin persaudaraan dengan UAD. Salah satu syarat daerah untuk maju adalah pendidikannya. Karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan agar semakin banyak anak-anak Blora dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, melainkan diwujudkan melalui program-program yang konkret dan terukur.

“Kami ingin ada tindak lanjut kerja sama yang terukur sehingga menjadi kolaborasi nyata. Kami berharap UAD dapat membantu berbagai program untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat, baik melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, maupun pengembangan inovasi di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi, di antaranya peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru, pendampingan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD dan SMP, penguatan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengembangan inovasi daerah, program dosen mengabdi, hingga kerja sama di bidang pendidikan keagamaan. Disebutkan pula bahwa saat ini terdapat 219 mahasiswa UAD yang berasal dari Kabupaten Blora.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rektor UAD menegaskan kesiapan universitas untuk memberikan dukungan sesuai kapasitas yang dimiliki.

“Semuanya bisa kita kerja samakan. UAD memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, pendampingan OSN, hingga berbagai program pengabdian masyarakat. Kami juga siap menyiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) lanjutan bersama Kabupaten Blora agar kolaborasi ini dapat segera direalisasikan,” tegasnya.

Komitmen tersebut turut diperkuat oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., yang menyampaikan bahwa FKIP telah berpengalaman menjalin kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, termasuk dalam penyelenggaraan kelas RPL dan pendampingan peningkatan kompetensi guru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara UAD dan Pemerintah Kabupaten Blora, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata serta buku karya Prof. Suyatno sebagai simbol dimulainya sinergi kedua institusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-Pemkab-Blora-perkuat-sinergi-melalui-penandatanganan-nota-kesepahaman-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-17 08:00:022026-07-21 08:10:47UAD dan Pemkab Blora Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk “Pembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan “Dilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-21 07:31:31KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

PPK Ormawa IMM FKM UAD Bekali Kader Caturharjo Teknik Komunikasi Kesehatan

13/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali kader Caturharjo teknik komunikasi kesehatan (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melanjutkan rangkaian program HAMEMAYU WARASING DESA. Pada Sabtu, 4 Juli 2026, tim mahasiswa menggelar kegiatan Pelita Kader Pertemuan 3 yang berlokasi di Balai Desa Kalurahan Caturharjo.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Caturharjo Bapak Agung, jajaran kader kesehatan, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD, serta Supangat, S.K.M. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang hadir sebagai narasumber. Dalam sambutan pembukanya, Bapak Agung mewakili Pemerintah Kalurahan menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program ini yang secara bertahap terus meningkatkan kompetensi para kader. Beliau menaruh harapan besar agar para kader kesehatan mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk memberikan edukasi secara efektif kepada masyarakat.

Fokus utama pada pertemuan ketiga ini adalah penguatan soft skill kader melalui materi Komunikasi Kesehatan Efektif. Sebelum pemaparan materi, peserta diarahkan untuk mengikuti pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal mereka. Setelah itu, Supangat, S.KM. memberikan pemaparan komprehensif yang mencakup konsep dasar komunikasi kesehatan, teknik interpersonal, hingga strategi penyampaian pesan yang mudah dipahami oleh warga.

Selain teori dasar, narasumber juga membekali kader dengan keterampilan membangun hubungan baik dengan sasaran serta metode penyuluhan yang persuasif. Para kader menunjukkan antusiasme yang tinggi, yang terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait berbagai tantangan komunikasi di lapangan.

Rangkaian acara ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, disusul dengan penyerahan plakat penghargaan dari Tim PPK Ormawa kepada narasumber. Melalui pelatihan ini, kader kesehatan Caturharjo diharapkan semakin cakap dan percaya diri dalam memotivasi serta mendampingi masyarakat, sehingga kesadaran warga dalam mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dapat terus meningkat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-kader-Caturharjo-teknik-komunikasi-kesehatan-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-13 13:21:212026-07-14 08:39:45PPK Ormawa IMM FKM UAD Bekali Kader Caturharjo Teknik Komunikasi Kesehatan

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

11/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas (Foto. KKN UAD)

Limbah buah, seperti kulit nanas, sering kali berakhir sebagai sampah meskipun masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Padahal, jika ditinjau dari perspektif optimalisasi dan produktivitas lingkungan, limbah organik seperti kulit nanas masih memiliki nilai guna yang sangat tinggi jika diproses dengan tepat. Upaya pemanfaatan kembali (reuse) material sisa ini menjadi langkah krusial untuk menekan volume sampah domestik sekaligus menciptakan produk baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

Berangkat dari urgensi pengurangan limbah organik tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.3 menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pembuatan Minuman dari Limbah Kulit Nanas” di RW 03 Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Program kerja tematik ini diikuti oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan penuh antusias.

Program ini bertujuan mengurangi limbah organik di lingkungan permukiman, meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil sampingan pertanian, serta membuka peluang usaha baru yang berbasis pada pemanfaatan produk lokal.

Sebelum pelatihan dimulai, tim mahasiswa KKN Unit I.A.3 melakukan pengamatan sederhana mengenai kebiasaan warga dalam memperlakukan sampah dapur non-sayuran. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas warga masih menganggap kulit nanas sebagai sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan sering memicu bau asam jika dibiarkan menumpuk di tempat pembuangan.

Kurangnya literasi mengenai pemanfaatan limbah buah menjadi alasan utama mengapa potensi ekonomi dan kesehatan dari bahan ini terlewatkan begitu saja. Kondisi lapangan ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif berupa pelatihan praktis yang mudah diterapkan di skala rumah tangga.

Dalam pelatihan ini, warga diajak untuk mengenal tepache, yaitu minuman fermentasi tradisional yang sehat, menyegarkan, dan terbukti tinggi kandungan vitamin C yang dibuat dengan memanfaatkan kulit nanas. Mahasiswa mendemonstrasikan secara langsung seluruh proses pembuatan, mulai dari teknik pencucian kulit nanas agar higienis, pencampuran dengan air dan gula merah, hingga proses fermentasi singkat selama beberapa hari. Suasana di Balai RW menjadi semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi interaktif dan mencicipi tepache yang telah difermentasi.

Pelatihan ini meningkatkan pemahaman warga secara signifikan mengenai konsep produk bernilai tambah (value-added product). Warga tidak hanya memahami teori penanganan sampah, tetapi juga terinspirasi melihat bagaimana limbah yang awalnya tidak berharga dapat diubah menjadi produk yang memiliki daya jual dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

“Harapan kami ingin menunjukkan bahwa penerapan sistem industri hijau dan konsep zero waste tidak harus muluk-muluk, melainkan bisa dimulai dari pemanfaatan limbah dapur kita sendiri. Kulit nanas yang tadinya dibuang, dengan sedikit kreativitas fermentasi, bisa menjadi minuman sehat yang bernilai ekonomi. Jika ini konsisten dikembangkan, lingkungan Sorosutan akan semakin bersih dan peluang usaha mikro warga bisa ikut tumbuh.”

Melalui program ini, warga Kelurahan Sorosutan tidak sekadar memperoleh pengetahuan tentang kelestarian lingkungan, melainkan mendapatkan keterampilan praktis untuk mandiri secara ekonomi. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan berbagai inovasi produk lokal yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi pemantik gerakan pemilahan dan pemanfaatan limbah organik yang lebih luas di tengah masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kenalkan-Minuman-Tepache-dari-Kulit-Nanas-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-11 09:05:582026-07-13 10:10:18Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

10/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I lomba desain produk tingkat nasional (Foto. Tim Incluvia)

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengharumkan nama kampus di kancah nasional. Tim yang diketuai Muhammad Panca Nugraha, bersama Lydia Ayu Azzahrani dan M. Aditya Yakub Kuswara, berhasil meraih Juara I pada Lomba Desain Produk Ergonomis ERGOVATE DINASTI 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram.

Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Mataram, Lombok, pada 28 Juni-2 Juli 2026. Sebelum melaju ke babak final, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti tahap seleksi mini proposal yang dimulai sejak Mei 2026. Pada babak final, penilaian dilakukan berdasarkan presentasi, video inovasi, serta prototipe produk yang dikembangkan oleh masing-masing tim.

Keberhasilan tim UAD menjadi juara pertama tidak diraih dengan mudah. Muhammad Panca Nugraha mengungkapkan bahwa keberangkatan menuju babak final sempat diwarnai keraguan. Bahkan, tim hampir memutuskan untuk mengundurkan diri karena minimnya persiapan. Namun, mereka akhirnya saling menguatkan untuk tetap mengikuti kompetisi.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih Juara I. Awalnya kami berangkat ke final hanya bermodal nekat tanpa persiapan yang benar-benar matang. Kami bahkan sempat ingin mundur, tetapi akhirnya saling meyakinkan untuk tetap berangkat. Syukur kepada Allah Swt., hasilnya di luar dugaan karena kami berhasil menjadi juara dengan selisih nilai yang cukup jauh dari juara kedua,” ujar Panca.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “INCLUVIA (Inclusive Mobility for Active Tourism): Inovasi Kursi Roda Olahraga Multifungsi Berbasis Sustainable Design untuk Mewujudkan Sport Tourism Tanpa Batas.” Inovasi ini lahir dari kepedulian tim terhadap masih terbatasnya akses wisata alam bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Menurut Panca, Indonesia terus mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata alam. Namun, banyak lokasi wisata seperti perbukitan, pantai, maupun jalur dengan permukaan yang tidak rata masih sulit diakses menggunakan kursi roda konvensional. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mengembangkan INCLUVIA sebagai kursi roda multifungsi yang dirancang agar mampu beradaptasi dengan berbagai jenis medan sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.

Produk tersebut dilengkapi dengan sejumlah fitur inovatif, di antaranya pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi dan teknologi Adaptive Stability System yang memungkinkan kursi roda menyesuaikan keseimbangan saat melintasi berbagai kondisi permukaan. Melalui inovasi ini, tim berharap dapat mendukung terwujudnya sektor sport tourism yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menawarkan solusi bagi mobilitas penyandang disabilitas dan lansia, INCLUVIA juga dirancang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Inovasi ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas hidup dengan desain yang lebih ergonomis, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mendorong kesetaraan akses terhadap wisata aktif, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pengembangan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Panca mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti ERGOVATE DINASTI 2026. Menurutnya, panitia memberikan suasana yang hangat dan bersahabat sehingga para peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan. Salah satu momen yang paling berkesan terjadi saat presentasi final. Ketika hendak menyampaikan slogan penutup secara serempak, masing-masing anggota justru mengucapkannya dengan cara yang berbeda sehingga mengundang gelak tawa seluruh peserta dan dewan juri.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan tidak hanya mampu menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional melalui kreativitas, kolaborasi, serta semangat pantang menyerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-lomba-desain-produk-tingkat-nasional-Foto.-Tim-Incluvia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-10 09:00:102026-07-13 09:41:17Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan PkM (Foto. Tim PKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berupa skrining faktor risiko penyakit tidak menular bagi ibu-ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bangunharjo I, Sewon, Bantul, Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109 di TK ABA Randubelang.

Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., hadir sebagai narasumber dalam ceramah kesehatan bertema “Pendampingan Pola Hidup Sehat Ibu-Ibu PRA Bangunharjo I Melalui Digitalisasi Pemantauan Berat Badan dan Komposisi Tubuh”.

Dalam pelaksanaannya, materi dikembangkan menjadi edukasi mengenai skrining sederhana faktor risiko penyakit tidak menular agar lebih mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan ini juga memanfaatkan inovasi teknologi “Timbangan Pintar Berbasis Mobile” sebagai alat pemeriksaan kesehatan. Inovasi tersebut merupakan hasil riset Tim HBTI yang melibatkan Prof. Surahma Asti Mulasari sebagai salah satu periset.

Puluhan ibu-ibu Aisyiyah dari berbagai dusun di wilayah Bangunharjo mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain memperoleh penyuluhan kesehatan, peserta juga menjalani pemeriksaan sederhana meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan tekanan darah sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke.

Dalam pemaparannya, Prof. Surahma Asti Mulasari menjelaskan bahwa penyakit tidak menular sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga banyak masyarakat baru menyadarinya setelah muncul komplikasi. Menurutnya, sebagian besar penyakit tidak menular sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan sederhana dan penerapan pola hidup sehat secara konsisten.

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan IMT, lingkar perut, dan tekanan darah merupakan metode skrining yang mudah, murah, serta dapat dilakukan secara berkala di masyarakat. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam memberikan edukasi kesehatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

Tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai arti hasil pengukuran, faktor risiko yang dimiliki, serta langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di rumah. Edukasi yang diberikan meliputi penerapan pola makan bergizi seimbang, pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, peningkatan aktivitas fisik, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ketua PRA Bangunharjo I, Siti Nurjanah, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAD dalam memberikan edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena dinilai sangat bermanfaat bagi ibu-ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijalankan UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Melalui kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan, UAD terus menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan berbasis hasil riset. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memperkuat-literasi-kesehatan-masyarakat-melalui-kegiatan-PkM-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 09:58:012026-07-13 09:57:06UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PESTAMI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah pisang jadi inovasi ekonomi sirkular (Foto. Tim PESTAMI)

Tim PESTAMI dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengukir prestasi gemilang dengan melaju ke babak semifinal Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tingkat Nasional Tahun 2026. Membawa inovasi ramah lingkungan yang solutif, tim kolaborasi lintas disiplin ilmu ini siap bersaing di panggung nasional. KBMK sendiri merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa), Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mendorong mahasiswa menciptakan solusi inovatif yang aplikatif, etis, dan berdampak nyata bagi dunia usaha serta masyarakat. Pada tahun 2026, KBMK mengusung tema “Pemanfaatan Teknologi dan Strategi Bisnis Adaptif untuk Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan dalam Menciptakan Nilai dan Dampak melalui Transformasi Digital dan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab.”

“Motivasi utama kami mengikuti KBMK adalah untuk menguji sejauh mana ide dan inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat,” jelas Arya, “kami melihat KBMK bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang bisnis, riset, serta komersialisasi teknologi.” Tambahnnya.

Komristek dan Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis ESG

Dari lima bidang lomba yang tersedia, yaitu Perencanaan Bisnis, Riset Investasi, Keuangan Audit Investigatif, Penulisan Karya Tulis Ilmiah, dan Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna (KOMRISTEK), Tim PESTAMI memilih bertanding pada bidang KOMRISTEK. Gagasan utama yang diusung oleh Tim PESTAMI berfokus pada SDGs 12 atau Responsible Consumption and Production, yaitu dengan menyulap limbah kulit dan batang pisang menjadi produk pangan berupa mie yang bernilai ekonomis tinggi. Inovasi ini mengedepankan konsep ekonomi sirkular serta pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Ide ini berawal dari keresahan kami saat berkunjung ke pabrik pengolahan pisang serta bertemu petani setempat. Kulit dan batang pisang belum memiliki sistem pengolahan yang terstruktur dan hanya menjadi limbah. Padahal, riset kami menunjukkan kedua bahan ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk produk pangan,” ujar Arya Eka Putra, Ketua Tim PESTAMI.

Produk tersebut kini telah diproses menggunakan teknologi pengolahan skala industri dan didukung dengan uji laboratorium untuk memastikan keamanan serta kualitasnya sehingga layak dikonsumsi.

Sinergi Lintas Disiplin Ilmu

Keunggulan Tim PESTAMI tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada komposisi tim yang solid. Didampingi oleh Retnosyari Septiyani, S.T.P., M.Sc. selaku Dosen Pendamping dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan UAD, tim ini beranggotakan tiga mahasiswa bertalenta, antara lain Arya Eka Putra, mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 sebagai Ketua Tim sekaligus Chief Financial Officer (CFO), Muhammad Fajar Habibie, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian pemasaran, dan Muhammad Al Afif, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian produksi.

“Meskipun berasal dari program studi yang berbeda, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan kami. Setiap anggota membawa keahlian masing-masing untuk melengkapi strategi bisnis, analisis pasar, hingga proyeksi keberlanjutan usaha ini,” tambah Arya.

Bangkit dari Kegagalan Masa Lalu

Pencapaian menuju semifinal ini tidak didapatkan secara instan. Persiapan Tim PESTAMI rupanya telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dengan gagasan yang sama. Namun, karena kendala teknis tertentu, mereka terpaksa menarik usulan tersebut dan menyudahi kompetisi lebih awal. Namun, kegagalan tersebut dijadikan sebagai momentum evaluasi total. Mereka memperbaiki kekurangan, menyempurnakan ide, dan memantapkan komunikasi tim. Kerja keras tersebut akhirnya terbayar lunas pada tahun ini dengan keberhasilan menembus babak semifinal.

Tantangan Menuju Grand Final di UNSOED

Perjalanan Tim PESTAMI masih berlanjut. Hingga saat ini, seluruh rangkaian tahapan seleksi administrasi dan penilaian berkas berlangsung secara daring. Untuk melangkah ke babak Grand Final, mereka harus kembali melengkapi dokumen dan melewati proses seleksi semifinal yang ketat. Jika berhasil lolos ke babak Grand Final, kompetisi akan dialihkan secara luring yang direncanakan bertempat di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), bersamaan dengan rangkaian acara Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.

Tantangan terbesar yang kini dihadapi tim adalah mengedukasi masyarakat guna mengubah stereotip bahwa produk berbahan dasar limbah ini aman, higienis, dan memiliki nilai tambah. Melalui kompetisi ini, Tim PESTAMI berharap dapat membawa nama baik program studi, fakultas, dan Universitas Ahmad Dahlan di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi motor penggerak yang berdampak bagi lingkungan dan perekonomian. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PESTAMI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-limbah-pisang-jadi-inovasi-ekonomi-sirkular-Foto.-Tim-PESTAMI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:15:022026-07-13 09:57:22Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan inovasi robotika untuk atasi hama tikus (Foto. PPKO RDC UAD)

Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sosialisasi Akbar Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Karangtengah sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung ada 17 Juni 2026 dan bertujuan memperkenalkan RDC UAD beserta program inovasi robotika yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan hama tikus yang selama ini menjadi tantangan utama bagi para petani di desa tersebut.

Sosialisasi dihadiri oleh 46 peserta yang terdiri atas berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Karangtengah Haryanto, Kepala Dukuh Sumardiyono, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., dosen pendamping Ir. Phisca Aditya Rosyady, S.Si., M.Sc., perwakilan ibu-ibu PKK, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemuda Karang Taruna yang tergabung dalam AMMI Karangtengah, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, tim PPK Ormawa RDC UAD memperkenalkan profil organisasi, berbagai inovasi robot yang telah dikembangkan, serta memaparkan program kerja yang akan diimplementasikan di Desa Karangtengah. Melalui pemaparan tersebut, masyarakat memperoleh gambaran mengenai pemanfaatan teknologi robotika sebagai solusi terhadap persoalan yang dihadapi di sektor pertanian.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra Vima Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi bersama masyarakat sebelum program dijalankan. “Kami ingin memastikan teknologi yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, khususnya para petani. Sosialisasi ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung berbagai permasalahan di lapangan sekaligus memperkenalkan solusi yang kami rancang bersama masyarakat Desa Karangtengah,” ujarnya.

Salah satu fokus utama program adalah pengembangan dan implementasi robot yang dirancang untuk membantu mengendalikan hama tikus secara lebih efektif dan efisien. Tim menjelaskan fungsi, cara kerja, serta manfaat teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan mengurangi kerugian yang selama ini dialami petani akibat serangan hama.

Lurah Karangtengah, Haryanto, mengatakan, “Permasalahan hama tikus sudah lama menjadi keluhan para petani kami. Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa UAD yang mau turun langsung membantu mencari solusi. Semoga program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Karangtengah,” tuturnya.

Melalui program ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap inovasi robotika yang dikembangkan dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung pengendalian hama sekaligus mendorong penerapan konsep smart farming yang berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda desa serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Dekan Fakultas Teknologi Industri UAD, Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari di kampus dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap program PPK Ormawa RDC UAD ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan desa dalam menjawab berbagai tantangan nyata,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme peserta yang berasal dari pemerintah desa, kelompok tani, PKK, hingga pemuda Karang Taruna menunjukkan besarnya harapan terhadap keberhasilan program yang akan dijalankan.

Melalui sosialisasi akbar ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap seluruh rangkaian program dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangtengah, serta menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui inovasi dan pengembangan teknologi. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-inovasi-robotika-untuk-atasi-hama-tikus-Foto.-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 09:20:412026-07-09 07:38:21PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat komitmen green campus melalui pelatihan pengelolaan sampah (Foto. BSP UAD)

Sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip-prinsip Green Campus, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan workshop dan pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah bagi 70 orang petugas kebersihan pada Senin, 29 Juni 2026, di ruang smart class, Gedung Noeng Muhadjir Kampus I UAD.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja sama antara Biro Sarana dan Prasarana, Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD, serta World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Pelatihan ini bertujuan membekali pengetahuan para petugas kebersihan mengenai manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Peserta diharapkan untuk senantiasa menjalankan tugas dengan baik serta dilatih untuk memilah sampah berdasarkan lima kategori utama, yaitu organik, anorganik (plastik dan kertas), logam dan kaca, limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta residu.

Peserta dibekali dengan pengetahuan terkait sampah bernilai ekonomi untuk mendukung ekonomi sirkular. Dengan demikian, harapannya peserta dapat melakukan pemilahan untuk mengurangi residu, serta mampu mengenali sampah bernilai jual agar proses recycle dan reuse berjalan maksimal.

Dalam sambutan pembukaannya, Zahrul Mufrodi selaku Kepala Biro Sarana Prasarana UAD menekankan bahwa “Sampahmu, tanggung jawabmu.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan UAD diharapkan meminimalkan timbulan sampah. Apabila menghasilkan sampah, setiap individu bertanggung jawab memilahnya dengan benar sehingga tidak membebani petugas kebersihan dalam proses pengelolaannya.

Dalam materinya, Ahmad Ahid Mudayana, Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kerumahtanggaan, menyampaikan, “Petugas kebersihan sebagai garda terdepan untuk mewujudkan keberhasilan pengelolaan sampah di UAD”. Melalui mekanisme pengelolaan sampah ini, UAD menargetkan pengurangan sampah residu hingga 15% dalam satu tahun.

Saat ini UAD telah berhasil melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak berupa penurunan jumlah sampah yang dihasilkan serta residu secara signifikan.

Pelatihan dan perbaikan pengolahan sampah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UAD terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pelatihan ini diakhiri dengan praktik pemilahan sampah dan pengolahannya yang dipandu oleh Mia Agustina dan Fiina Ilhami Salsabila setelah istirahat dan salat Zuhur berjamaah.

Mari bersama wujudkan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Bumi yang kita jaga saat ini merupakan warisan berharga bagi generasi yang akan datang. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkuat-komitmen-green-campus-melalui-pelatihan-pengelolaan-sampah-Foto.-BSP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:57:102026-07-08 08:57:10UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

08/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Dio Lutvi Andre mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dio)

Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Presenter Terbaik dan Juara 2 Artikel Terbaik pada Subtema Teknologi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD ini berlangsung sejak 9 April hingga 16 Mei 2026, dengan pengumuman pemenang pada 20 Mei 2026. Persaingan dalam ajang tersebut terbilang sangat ketat karena diikuti oleh 557 peserta yang berasal dari 43 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk kampus-kampus ternama seperti UI, UGM, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dalam kompetisi ini, Dio mengangkat karya ilmiah berjudul “Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius): Energi Ramah Lingkungan, Terbarukan, Aman Wujudkan Indonesia Nol Emisi 2050″. Ide inovatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil yang memicu krisis iklim, serta beratnya langkah menuju target Nol Emisi di tahun 2050.

Dio menjelaskan bahwa daun pepaya jepang, yang kerap hanya dianggap sebagai gulma, ternyata memiliki potensi luar biasa sebagai sumber bioenergi karena kandungan minyak nabatinya yang tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan marginal tanpa merusak hutan lindung, dan tidak bersaing dengan bahan pangan pokok seperti sawit atau jagung.

Inovasi pengolahan daun pepaya jepang menjadi biodiesel atau biogas ini dinilai aman dan rendah emisi. Karya tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Mahasiswa yang juga aktif dalam komunitas Novo Club Paragon Corp dan berstatus sebagai Google Student Ambassador 2026 ini mengungkapkan bahwa persiapan lomba memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Proses tersebut meliputi pencarian potensi lokal, riset permasalahan, penyusunan strategi, hingga tahap eksekusi penulisan. Menghadapi ratusan delegasi hebat justru memacu Dio untuk semakin mematangkan data dan argumen ilmiah pada artikelnya.

Ke depannya, Dio berharap gagasan ini tidak sekadar berakhir sebagai konsep di atas kertas kompetisi. Ia ingin membuktikan bahwa solusi energi hijau dapat lahir dari riset anak bangsa, serta berharap karyanya mampu menginspirasi kolaborasi nyata dalam bentuk pilot project energi terbarukan yang aplikatif di Indonesia. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dio-Lutvi-Andre-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dio.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:42:302026-07-08 08:42:30Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang
Page 4 of 29«‹23456›»

TERKINI

  • KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon04/09/2026
  • KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand04/09/2026
  • Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru04/09/2026
  • UAD Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Gemini Academy03/09/2026
  • KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat03/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top