• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

KKN Dahlan Muda Salurkan Hibah Buku di Taman Nasional Siberut

09/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) salurkan hibah buku di Taman Nasional Siberut (Foto. KKN UAD)

Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyerahkan hibah ratusan buku bacaan kepada Rumah Belajar Anak Suku Mentawai yang berada di kawasan Taman Nasional Siberut, Kepulauan Mentawai, pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya tim dalam mendukung peningkatan akses pendidikan dan literasi bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Rumah Belajar Anak Suku Mentawai selama ini menjadi ruang alternatif pendidikan bagi anak-anak di kawasan Taman Nasional Siberut. Kondisi geografis yang cukup terisolasi serta keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan formal membuat ketersediaan bahan bacaan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pengajar dan relawan.

Melihat kondisi tersebut, Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda menginisiasi penggalangan buku sebelum keberangkatan ke lokasi KKN. Penggalangan melibatkan jaringan kampus, komunitas literasi, dan donatur individu. Buku yang terkumpul terdiri atas berbagai jenis bacaan, seperti cerita bergambar, pengetahuan umum, serta buku keterampilan dasar membaca dan berhitung yang disesuaikan dengan usia anak-anak.

Penyerahan buku berlangsung sederhana dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak. Saat kardus berisi buku dibuka, sejumlah anak langsung memilih buku bergambar dan membacanya di tempat. Momen tersebut menunjukkan antusiasme anak-anak terhadap bahan bacaan yang tersedia.

Zulfikar, yang turut berperan sebagai tim observer dalam ekspedisi tersebut, mengatakan hibah buku merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah pedalaman Mentawai.

“Buku itu jendela dunia, dan anak-anak di sini berhak punya jendela itu juga meskipun tinggal di kawasan yang cukup terpencil. Kami berharap hibah ini bisa menumbuhkan minat baca sejak dini, sekaligus menjadi pemantik semangat belajar mereka,” ujar Zulfikar.

Ia menambahkan, hasil observasi tim selama berada di lapangan menunjukkan bahwa minat belajar anak-anak Suku Mentawai cukup tinggi. Namun, semangat tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

“Dari hasil pengamatan kami, semangat anak-anak untuk belajar itu luar biasa. Yang kurang hanya fasilitasnya. Maka dari itu kami coba hadir mengisi salah satu kekurangan itu lewat hibah buku ini,” tambahnya.

Pengelola Rumah Belajar Anak Suku Mentawai, Muhammad Rais, S.Pd., mengapresiasi kepedulian Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda. Ia menyebut bantuan tersebut hadir di tengah keterbatasan koleksi buku di rumah belajar yang sebagian telah usang.

“Kami sangat berterima kasih. Buku-buku ini akan sangat membantu proses belajar anak-anak di sini, apalagi jumlah dan variasinya cukup banyak. Semoga ke depan makin banyak pihak yang peduli dengan pendidikan anak-anak di kawasan Taman Nasional Siberut,” kata Rais.

Perwakilan Balai Taman Nasional Siberut, Lily Nur Hayanti, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pendidikan bagi anak-anak di sekitar kawasan taman nasional sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat adat yang hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.

“Pendidikan anak-anak di sekitar kawasan taman nasional adalah bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun sumber daya manusianya. Kami mengapresiasi mahasiswa KKN yang mau turun langsung memberi kontribusi nyata seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan hibah buku tersebut menjadi bagian dari kontribusi Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda dalam mendukung pendidikan dan literasi anak-anak Suku Mentawai. Buku-buku yang telah diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sumber pengetahuan sekaligus mendukung semangat belajar generasi muda Suku Mentawai tanpa meninggalkan identitas dan kearifan lokal mereka.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Dahlan-Muda-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-salurkan-hibah-buku-di-Taman-Nasional-Siberut-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-09 09:34:202026-09-09 09:34:20KKN Dahlan Muda Salurkan Hibah Buku di Taman Nasional Siberut

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran PHBS di Salamrejo

09/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong kesadaran PHBS di Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU)

TIM MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pelatihan pembuatan linen spray berbahan minyak sereh bersama ibu-ibu PKK Kalurahan Salamrejo, Jumat 28 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat sekaligus memberikan keterampilan dalam membuat produk rumah tangga sederhana.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai PHBS yang mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan air bersih, mengelola sampah, serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Ibu-ibu PKK diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai penerapan PHBS dan upaya menjaga lingkungan dari nyamuk. Diskusi tersebut membantu peserta menghubungkan materi dengan kondisi yang ditemui di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan linen spray menggunakan minyak sereh. Bahan tersebut diperkenalkan sebagai salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan dalam produk rumah tangga karena aromanya yang tidak disukai nyamuk. Pemanfaatannya dalam linen spray menjadi salah satu upaya tambahan untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk di lingkungan rumah.

TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD memberikan demonstrasi tahapan pembuatan linen spray, mulai dari menyiapkan dan mencampurkan bahan, menghomogenkan formula, hingga memasukkan hasil formulasi ke dalam botol spray. Peserta kemudian mempraktikkan proses tersebut secara langsung dan mendapatkan penjelasan mengenai cara penggunaan produk pada kain atau linen.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap tahapan serta mengajukan pertanyaan mengenai bahan, proses pembuatan, manfaat minyak sereh, dan cara penggunaan linen spray. Praktik secara langsung diharapkan dapat membantu peserta memahami proses sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

Kegiatan ini menjadi bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan pengetahuan kesehatan dengan keterampilan praktis. Melalui sosialisasi PHBS, peserta diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sementara itu, pelatihan linen spray memberikan alternatif pemanfaatan bahan sederhana sebagai salah satu upaya tambahan dalam membantu mengusir nyamuk.

Bagi TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Ibu-ibu PKK Kalurahan Salamrejo diharapkan dapat menerapkan pengetahuan PHBS dalam kehidupan sehari-hari serta membagikannya kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD dan PKK Kalurahan Salamrejo diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan edukatif lainnya. Pengetahuan mengenai PHBS dan keterampilan pembuatan linen spray diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam mendorong masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. (dnd/doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-kesadaran-PHBS-di-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-09 09:13:282026-09-09 09:13:36Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesadaran PHBS di Salamrejo

KKN Dahlan Muda Gandeng LazisMu DIY Hibahkan Al-Qur’an di Mentawai

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gandeng LazisMu DIY hibahkan Al-Qur’an di Mentawai (Foto. KKN UAD)

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Masjid Al Falah saat Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Wilayah DIY menyerahkan hibah Al-Qur’an dan Iqra kepada pengurus masjid setempat, Senin, 25 Agustus 2026.

Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi jamaah, khususnya anak-anak dan warga yang tengah belajar membaca Al-Qur’an dari dasar. Selama ini, Masjid Al Falah menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus tempat belajar mengaji bagi warga Muslim di Desa Muara Sikabaluan.

Kebutuhan akan mushaf Al-Qur’an dan Iqra yang layak menjadi perhatian karena sebagian koleksi yang tersedia telah usang dan tidak mencukupi jumlah jamaah. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh anak-anak yang sedang belajar mengaji.

Program hibah ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim KKN Ekspedisi Dahlan Muda dan LazisMu DIY. Bantuan disalurkan melalui salah satu anggota tim KKN, Fazza, yang turut bertugas sebagai penyalur hibah sekaligus tim observer selama ekspedisi berlangsung.

Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Falah dan disaksikan oleh warga serta jamaah yang hadir. Fazza menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian LazisMu DIY terhadap pemerataan akses sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an di wilayah yang jauh dari pusat kota, termasuk Kepulauan Mentawai.

“Kami dari LazisMu DIY melihat bahwa kebutuhan mushaf Al-Qur’an dan Iqra di daerah seperti Siberut ini masih sangat besar. Melalui program ini, kami berharap bisa membantu meringankan kebutuhan jamaah, khususnya anak-anak yang sedang semangat-semangatnya belajar mengaji,” ujar Fazza.

Ia menambahkan, proses penyaluran hibah juga menjadi bagian dari kegiatan observasi di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Sebelum menyalurkan bantuan, kami terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi mushaf yang ada dan berdiskusi dengan pengurus masjid agar bantuan yang kami berikan betul-betul dibutuhkan dan bermanfaat maksimal, bukan sekadar formalitas serah terima,” jelasnya.

Takmir Masjid Al Falah, Ustadz Sulaiman, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, hibah Al-Qur’an dan Iqra datang pada waktu yang tepat karena jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji terus bertambah setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, ini rezeki yang sangat berarti bagi kami. Selama ini banyak mushaf yang sudah usang dan robek, sementara jumlah anak-anak yang belajar mengaji terus bertambah. Semoga bantuan ini menjadi ladang pahala bagi tim KKN dan LazisMu DIY,” ungkap Ustadz Sulaiman.

Salah satu warga sekaligus orang tua santri, Aba Zubair, turut mengungkapkan kebahagiaannya atas bantuan tersebut. Ia berharap kehadiran mushaf dan Iqra baru dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk belajar mengaji.

“Anak saya jadi makin semangat mengaji karena dapat Iqra baru. Terima kasih banyak untuk mahasiswa KKN dan LazisMu yang sudah peduli sama kampung kami,” katanya.

Kegiatan hibah Al-Qur’an dan Iqra ini menjadi salah satu rangkaian program KKN Ekspedisi Dahlan Muda di Pulau Mentawai. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berkontribusi pada bidang ekonomi dan pendidikan umum, tetapi juga mendukung kebutuhan spiritual dan keagamaan masyarakat.

Sinergi antara mahasiswa, LazisMu DIY, dan masyarakat lokal diharapkan dapat terus berlanjut serta menghadirkan manfaat yang lebih luas dalam mendukung pemerataan akses sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an di wilayah terpencil Indonesia.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Dahlan-Muda-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gandeng-LazisMu-DIY-hibahkan-Al-Quran-di-Mentawai-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:38:242026-09-08 13:06:33KKN Dahlan Muda Gandeng LazisMu DIY Hibahkan Al-Qur’an di Mentawai

Ekspedisi Dahlan Muda: Ikhtiar BEM UAD Menyalakan Asa Pendidikan di Mentawai

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

BEM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas program pengabdian bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda di Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai (Foto. BEM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas program pengabdian bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda di Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai. Program ini hadir untuk menjawab tantangan struktural di wilayah 3T, mulai dari keterbatasan akses pendidikan, minimnya fasilitas ekonomi digital, hingga kebutuhan pembinaan keagamaan.

Selama masa pengabdian, tim mahasiswa menjalankan berbagai program komprehensif. Di antaranya adalah pendampingan digitalisasi UMKM agar produk lokal Mentawai dapat menembus pasar lebih luas, penyerahan hibah buku bacaan untuk Rumah Belajar Anak Suku Mentawai di kawasan Taman Nasional Siberut, serta hibah Al-Qur’an dan Iqra bekerja sama dengan LazisMu DIY. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan KUA Desa untuk mengoptimalkan pembinaan mualaf.

Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud konkret nilai-nilai Muhammadiyah dalam pencerahan dan pemberdayaan umat. Menurutnya, program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberpihakan nyata terhadap persoalan sosial di masyarakat.

“Kami tidak ingin ekspedisi ini hanya meninggalkan foto dan laporan kegiatan. Yang kami kejar adalah dampak jangka panjang UMKM yang benar-benar naik kelas, anak-anak yang makin gemar membaca, jamaah yang makin nyaman beribadah, dan mualaf yang merasa didampingi. Itu semua adalah indikator keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Menteri Pendidikan BEM UAD, Muhammad Zulfikar, menyampaikan bahwa ekspedisi ini menjadi ruang dialektika penting antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal masyarakat adat.

“Ekspedisi Dahlan Muda ini sebenarnya hadir sebagai ikhtiar memperluas cakrawala mahasiswa melalui penghayatan langsung atas realitas pendidikan dan sosial yang ada saat ini khususnya masyarakat Mentawai. Kegiatan ini menjadi ruang dialektika antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal yang acap kali luput dari ruang kelas. Lebih dari perjalanan, ekspedisi ini merupakan laku pengabdian untuk menumbuhkan kepekaan, keberpihakan, dan tanggung jawab intelektual mahasiswa kepada bangsa dan negara. Dengan demikian, Dahlan Muda diharapkan mampu mengejawantahkan kapabilitas ilmunya menjadi praksis yang berkemanfaatan,” ungkap Zulfikar.

Sebagai pembeda utama, program ini turut menghasilkan film dokumenter autentik yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Mentawai. Karya audiovisual tersebut rencananya akan didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta dipromosikan ke kancah global sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pelestarian kebudayaan.

Melalui Ekspedisi Dahlan Muda, BEM UAD membuktikan bahwa mahasiswa hadir sebagai jembatan strategis antara dunia akademik dan masyarakat akar rumput, meninggalkan jejak perubahan nyata yang berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggagas-program-pengabdian-bertajuk-Ekspedisi-Dahlan-Muda-di-Muara-Sikabaluan-Kepulauan-Mentawai-Foto.-BEM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:23:522026-09-08 13:06:25Ekspedisi Dahlan Muda: Ikhtiar BEM UAD Menyalakan Asa Pendidikan di Mentawai

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal di Salamrejo

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi pemanfaatan tanaman herbal di Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU UAD)

TIM MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi penanaman tanaman dan pelatihan pembuatan minuman herbal Wedang Telang Arum bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Makmur Kalurahan Salamrejo, Selasa 25 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman di lingkungan sekitar menjadi produk yang bernilai guna.

Kegiatan yang menyasar ibu-ibu KWT Lestari Makmur tersebut diawali dengan sosialisasi mengenai pemanfaatan lahan melalui penanaman tanaman yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan. Materi yang disampaikan meliputi pemilihan tanaman, persiapan media tanam, proses penanaman, hingga perawatan tanaman.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai penanaman serta perawatan tanaman. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mengoptimalkan lahan di sekitar rumah maupun lingkungan kelompok agar dapat dimanfaatkan secara produktif.

Selain sosialisasi penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Wedang Telang Arum. Minuman herbal tersebut memanfaatkan bahan alami berupa bunga telang, rosella, sereh, pandan, gula batu, dan lemon. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan minuman dengan warna, aroma, dan cita rasa yang khas.

TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pembuatan Wedang Telang Arum, mulai dari menyiapkan bahan, merebus bahan herbal, hingga menambahkan gula batu dan lemon. Setelah demonstrasi, peserta turut mempraktikkan proses pembuatannya sehingga memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan secara mandiri.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu KWT Lestari Makmur antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan serta aktif mengajukan pertanyaan mengenai bahan dan proses pengolahan. Antusiasme tersebut menunjukkan ketertarikan peserta dalam memanfaatkan tanaman lokal menjadi produk sederhana yang bermanfaat.

Kegiatan ini menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki. Melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut, KWT Lestari Makmur diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan tanaman di lingkungan sekitar serta mengembangkan Wedang Telang Arum sebagai salah satu ide produk yang bernilai guna.

Dengan adanya kegiatan ini, sinergi antara TIM MeRAMU IMM Farmasi UAD dan KWT Lestari Makmur Kalurahan Salamrejo diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan. Pengetahuan mengenai penanaman dan keterampilan mengolah hasil tanaman diharapkan menjadi langkah sederhana untuk mendorong masyarakat lebih mandiri, kreatif, dan produktif dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. (dnd/doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-pemanfaatan-tanaman-herbal-di-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:08:552026-09-08 13:06:14Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal di Salamrejo

KKN UAD Kenalkan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan sabun cuci piring dari daun pandan (Foto. KKN UAD)

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.B.3 mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan bagi warga Kedungpoh Kidul. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Dusun Kedungpoh Kidul, Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Ketua KKN Reguler 159 UAD Unit IV.B.3, Muhammad Farrel Arsya Fathoni, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas untuk memanfaatkan daun pandan yang banyak tumbuh di lingkungan sekitar warga. Selain menjadi solusi pemanfaatan sumber daya alam setempat, pelatihan ini juga bertujuan memberikan keterampilan baru kepada ibu-ibu dalam membuat sabun cuci piring yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Produk sabun cuci piring berbahan daun pandan ini juga dinilai lebih ekonomis dibandingkan produk sejenis yang dijual di pasaran, sehingga diharapkan dapat membantu warga menekan pengeluaran rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan uji coba pembuatan sabun cuci piring oleh tim KKN untuk memastikan formula dan takaran bahan yang tepat. Setelah hasil uji coba dinyatakan berhasil, tim kemudian melakukan proses pembuatan sabun bersama warga sekaligus menyerahkan produk jadi kepada warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Salah satu warga yang turut hadir, Suyanti, istri Ketua RT 03 Kedungpoh Kidul, Kasiran, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kalau pembuatan sabun ini berhasil, saya rasa akan sangat berguna bagi ibu-ibu di sini,” ujarnya.

Warga Kedungpoh Kidul tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka menilai keterampilan membuat sabun cuci piring sendiri dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-sabun-cuci-piring-dari-daun-pandan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 08:57:022026-09-08 13:06:05KKN UAD Kenalkan Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan

Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih pelaku UMKM untuk pemanfaatan AI (Foto. RDC UAD)

Era digital menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi, tak terkecuali bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelatihan UMKM bagi ibu-ibu di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Bertempat di Aula RT 03, kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra, ini dirancang khusus untuk membekali warga dengan keterampilan promosi secara online. Menariknya, pelatihan ini tidak hanya membahas teknik pemasaran konvensional, tetapi langsung mengajak peserta “melek” terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI).

Menggandeng Phisca sebagai narasumber, para peserta yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu RT 01 hingga RT 06 diajak untuk berkenalan dengan tools AI populer seperti ChatGPT dan Gemini. Phisca memandu langsung bagaimana cara menyusun prompt atau kalimat perintah sederhana kepada AI untuk menghasilkan ide konten, rumusan kalimat promosi, hingga konsep poster produk yang menarik.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka tidak sekadar menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan AI menggunakan informasi produk yang mereka miliki masing-masing. Sesi diskusi dan tanya jawab pun berjalan interaktif untuk memperdalam pemahaman warga yang baru pertama kali bersentuhan dengan teknologi tersebut.

Selain pengenalan AI, tim website UAD juga menyosialisasikan kehadiran portal NAWASENA Center, yakni Karangtengah.id. Website ini dilengkapi dengan fitur khusus UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital gratis untuk mempromosikan produk-produk lokal desa.

Menyadari adanya kendala berupa keterbatasan smartphone mumpuni di kalangan ibu-ibu, tim PPK Ormawa RDC UAD telah menyiapkan solusi praktis. Bagi warga yang terkendala gawai, proses pendaftaran dan unggah produk ke website akan dibantu penuh oleh tim operasional NAWASENA Center yang diisi oleh para pemuda Karang Taruna Padukuhan Karangtengah.

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, UMKM di Karangtengah diharapkan bisa segera “naik kelas”. Pemanfaatan kolaborasi antara teknologi kecerdasan buatan dan website desa ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan promosi, dan pada akhirnya mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-pelaku-UMKM-untuk-pemanfaatan-AI-Foto.-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 08:23:362026-09-08 13:05:57Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahamd Dahlan (UAD) edukasi masyarakat siwates pembuatan spray antinyamuk alami (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.C.3 Siwates, Kaligintung, Temon, Kulon Progo, mengadakan edukasi mengenai pencegahan nyamuk melalui program pembuatan spray antinyamuk berbahan alami. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Dukuh Ribut Yuwono, Minggu 30 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat dari enam RT, yakni RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, RT 17, dan RT 18, serta perwakilan RW 5 dan RW 6 bersama dukuh setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai jenis-jenis nyamuk yang terdapat di lingkungan sekitar, cara mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan bahan alami sebagai pengusir nyamuk.

Ketua KKN UAD Unit VII.C.3, Fadli Hafizh Sidiq, bersama pemateri, Khaylla Zahra Fauzie, turut memberikan edukasi kepada peserta. Materi disampaikan melalui penjelasan dan video tutorial mengenai pembuatan spray antinyamuk menggunakan bahan alami berupa serai.

Fadli menjelaskan, “Program tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan lokasi KKN yang mulai memasuki musim penghujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan keberadaan nyamuk di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UAD mengenalkan alternatif sederhana dengan memanfaatkan serai yang mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi spray antinyamuk yang praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Dalam video tutorial, peserta diperkenalkan pada tahapan pembuatan spray antinyamuk berbahan serai. Proses diawali dengan mengupas serai hingga bersih, kemudian mencucinya menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu, serai dipotong menjadi bagian-bagian kecil.

Serai yang telah dipotong kemudian dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan tiga liter air hingga seluruh bagian serai terendam. Selanjutnya, serai direbus hingga mendidih. Setelah mendidih, rebusan serai didiamkan hingga dingin sebelum disaring untuk memisahkan ekstrak serai dari ampasnya.

Sebanyak 1,5 liter ekstrak serai kemudian dicampurkan dengan 500 mililiter alkohol 70 persen dengan perbandingan 3:1. Campuran tersebut diaduk hingga merata, kemudian dimasukkan ke dalam botol spray berukuran 60 mililiter.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit VII.C.3 berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dalam mencegah keberadaan nyamuk sekaligus memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan masyarakat secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahamd-Dahlan-UAD-edukasi-masyarakat-siwates-pembuatan-spray-antinyamuk-alami-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:22:412026-09-08 13:05:48KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan living Lab CO₂ Merapi untuk pemantauan aktivitas vulkanik (Foto. Tim Bestari)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong pengembangan riset dan teknologi untuk mendukung upaya mitigasi bencana melalui Living Lab CO₂ Merapi. Ekosistem riset tersebut dikembangkan sebagai ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memahami aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Kegiatan Living Lab CO₂ Merapi berlangsung di Merapi Valley, Nganggring, Girikerto, Sleman, pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD bersama Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD diketuai oleh Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc. dari Program Studi Fisika UAD. Tim tersebut juga terdiri atas Qonitatul Hidayah, S.Si., M.Sc., Dr. Arif Rahman, S.Kom., M.Si., Apik Rusdiarna I.P., S.Si., M.T., Dr. Margi Sasono, S.Si., M.Si., dan Galih Prakoso, S.Si.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pemantauan serta mitigasi kebencanaan di kawasan Merapi. Selain BPPTKG, kegiatan turut melibatkan Pemerintah Kalurahan Girikerto, Babin Kamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Relawan Lingkar Merapi, Relawan Kompas Merapi, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Girikerto.

Ketua Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi, Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa pendekatan living lab memungkinkan kawasan Merapi menjadi ruang penelitian yang berhubungan langsung dengan kondisi nyata di lapangan. “Melalui pendekatan living lab, penelitian tidak hanya dilakukan di laboratorium, tetapi juga dikembangkan dan diuji dalam konteks lingkungan nyata dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” jelas Umi.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendiskusikan kondisi terkini Gunung Merapi serta pengembangan pemanfaatan data dan teknologi untuk mendukung pemahaman terhadap aktivitas vulkanik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan hasil riset agar semakin relevan dengan kebutuhan pemantauan dan mitigasi bencana.

Living Lab CO₂ Merapi merupakan bagian dari pengembangan ekosistem hidup berbasis sains dan teknologi (Bestari Saintek) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kawasan Merapi ditempatkan sebagai ruang pembelajaran dan penelitian lapangan yang memungkinkan akademisi mengembangkan serta menguji teknologi secara langsung.

Salah satu fokus pengembangan dalam Living Lab CO₂ Merapi adalah pemantauan karbon dioksida (CO₂). Gas tersebut memiliki karakteristik penting dalam sistem vulkanik karena dapat terlepas dari magma pada kondisi tekanan yang relatif lebih tinggi atau kedalaman yang lebih besar dibandingkan sejumlah gas vulkanik lainnya.

Perubahan konsentrasi maupun laju emisi CO₂ dapat memberikan informasi mengenai perubahan proses pelepasan gas atau degassing serta dinamika sistem vulkanik. Oleh karena itu, pemantauan CO₂ menjadi salah satu aspek yang berpotensi mendukung pemahaman terhadap perubahan aktivitas gunung api.

“Pemantauan CO₂ menjadi salah satu bagian penting dalam melihat perubahan kondisi vulkanik. Karena itu, kami mencoba mengembangkan teknologi yang dapat membantu proses pengamatan secara lebih aman dan berbasis data,” tandasnya.

Berangkat dari karakteristik tersebut, Living Lab CO₂ Merapi membuka peluang pengembangan sistem pemantauan aktivitas vulkanik berbasis pencitraan optik. Teknologi ini memungkinkan proses identifikasi dan pengamatan gas dikembangkan secara nonkontak sehingga berpotensi digunakan dari lokasi yang relatif lebih aman tanpa harus selalu mendekati sumber emisi. “Ke depan, kami berharap pengembangan pencitraan optik CO₂ ini dapat mendukung proses deteksi, pemetaan, kuantifikasi, dan pemantauan perubahan CO₂ secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Umi, kolaborasi menjadi bagian penting dalam pengembangan Living Lab CO₂ Merapi. Keterlibatan akademisi, pemerintah, masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya memungkinkan pengembangan riset dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. “Living Lab CO₂ Merapi bukan hanya menjadi tempat untuk melakukan penelitian, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat di kawasan Merapi,” ungkapnya.

Tidak hanya untuk kepentingan penelitian, kawasan Living Lab CO₂ Merapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Salah satu fasilitas yang telah dikembangkan adalah Simulator Merapi di Merapi Valley. Fasilitas tersebut menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenal kondisi dan aktivitas Gunung Merapi secara lebih interaktif.

Sejumlah kelompok yang telah mengunjungi Simulator Merapi di antaranya Relawan Merapi Girikerto, komunitas kepala sekolah dan guru SD, SMP, hingga SMA Muhammadiyah di sekitar kawasan Merapi, siswa SD Muhammadiyah Girikerto, anak-anak Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Pakem, serta Komunitas Pemuda Sidorejo, Girikerto.

Pemanfaatan Simulator Merapi oleh berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa Living Lab dapat menjadi ruang belajar bersama yang menghubungkan hasil pengembangan sains dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran fasilitas edukasi tersebut juga membuka kesempatan bagi pelajar, relawan, dan komunitas untuk memperoleh pemahaman mengenai kebencanaan melalui pengalaman belajar yang lebih nyata. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-living-Lab-CO₂-Merapi-untuk-pemantauan-aktivitas-vulkanik-Foto.-Tim-Bestari.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:17:052026-09-08 13:05:38UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

LazisMu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) salurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Gunungkidul (Foto. LazisMu UAD)

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak kekeringan melalui kegiatan pentasyarufan air bersih dan paket beras. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kalurahan Pringombo, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu 29  Agustus 2026.

Pentasyarufan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Gunungkidul. Keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau.

Sekretaris LAZISMU UAD, Sunu Prasetya Adi, S.E.Sy., M.E., menjelaskan bahwa Pringombo dipilih berdasarkan rekomendasi wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Proses tersebut turut melibatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rongkop.

“Latar belakang kegiatan ini sebenarnya terkait dengan tanggap darurat kekeringan yang ada di wilayah DIY, khususnya di daerah Gunungkidul. Dari beberapa tempat yang direkomendasikan di Gunungkidul, kemudian terpilihlah Kalurahan Pringombo melalui Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rongkop yang bekerja sama dengan LAZISMU UAD,” jelas Sunu.

Dalam pelaksanaannya, LAZISMU UAD menyalurkan sebanyak 100 tangki air bersih kepada masyarakat. Distribusi dilakukan secara khusus kepada warga Pringombo dan secara lebih luas kepada masyarakat di Kapanewon Rongkop melalui jejaring Muhammadiyah setempat.

Selain air bersih, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket beras dengan total sebanyak 210 kilogram. Kegiatan pentasyarufan tersebut tidak berdiri sendiri. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZISMU UAD, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, serta komunitas De Orange UAD.

Sunu menuturkan, rangkaian kegiatan juga dikemas melalui aktivitas touring dari Kampus UAD menuju lokasi kegiatan di Rongkop, kemudian dilanjutkan hingga Pacitan sebelum kembali ke Yogyakarta. “Kolaborasi dari beberapa pihak ini harapannya tidak hanya memiliki misi sosial, tetapi juga misi terkait dengan bagaimana aktualisasi yang ada di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Menurut Sunu, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama dan penguatan jejaring. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak sekadar menjadi respons sesaat, tetapi mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kondisi kekeringan menjadi perhatian karena sejumlah wilayah di Gunungkidul masih menghadapi keterbatasan sumber air. Berdasarkan informasi yang disampaikan Sunu, kondisi curah hujan di wilayah DIY masih menunjukkan potensi kekeringan yang tinggi. “Saat ini kondisi di wilayah DIY berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengalami kekeringan. Bahkan, mungkin selama satu bulan ini curah hujan sangat rendah, sementara banyak wilayah di Gunungkidul yang tidak memiliki sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Situasi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Melalui bantuan yang diberikan, LAZISMU UAD berharap dapat mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan air selama masa kekeringan.

LAZISMU UAD juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih tidak berhenti pada kegiatan di Pringombo. Sejumlah wilayah lain di Gunungkidul yang membutuhkan bantuan telah masuk dalam daftar alternatif lokasi untuk penyaluran berikutnya.

Sunu menambahkan, LAZISMU UAD masih melakukan koordinasi untuk menentukan wilayah yang menjadi sasaran distribusi selanjutnya. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kekeringan serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Program ini tidak selesai hanya di daerah Rongkop saja. Kami dari LAZISMU UAD masih memiliki beberapa rencana untuk penyaluran air bersih di wilayah lain di Gunungkidul. Ada beberapa alternatif yang sudah masuk dalam daftar LAZISMU UAD dan kami masih menunggu untuk melakukan koordinasi lebih lanjut mengenai lokasi yang dapat kembali menerima distribusi air bersih,” jelasnya.

Keberlanjutan program menjadi penting mengingat potensi kekeringan masih tinggi. Sunu berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan dukungan. “Semoga dengan penyaluran air bersih ini dapat meringankan beban maupun dampak yang melanda masyarakat DIY secara umum, dan secara khusus masyarakat di daerah Gunungkidul,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/LazisMu-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-salurkan-bantuan-air-bersih-bagi-warga-terdampak-kekeringan-di-Gunungkidul-Foto.-LazisMu-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:07:372026-09-08 13:05:27LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul
Page 4 of 35«‹23456›»

TERKINI

  • UAD Mewisuda 2.130 Mahasiswa pada Wisuda Periode I TA 2026/202702/11/2026
  • HISKI UAD Luncurkan Antologi Puisi di KIK ke-3502/11/2026
  • Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan30/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/202730/10/2026
  • UAD dan UNJAYA Kembangkan Robot Pemilah Sampah Untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau Di Parangtritis Bantul30/10/2026

PRESTASI

  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top