• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

08/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih pelaku UMKM untuk pemanfaatan AI (Foto. RDC UAD)

Era digital menuntut para pelaku usaha untuk terus berinovasi, tak terkecuali bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa. Menjawab tantangan tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelatihan UMKM bagi ibu-ibu di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Bertempat di Aula RT 03, kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra, ini dirancang khusus untuk membekali warga dengan keterampilan promosi secara online. Menariknya, pelatihan ini tidak hanya membahas teknik pemasaran konvensional, tetapi langsung mengajak peserta “melek” terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI).

Menggandeng Phisca sebagai narasumber, para peserta yang terdiri dari perwakilan ibu-ibu RT 01 hingga RT 06 diajak untuk berkenalan dengan tools AI populer seperti ChatGPT dan Gemini. Phisca memandu langsung bagaimana cara menyusun prompt atau kalimat perintah sederhana kepada AI untuk menghasilkan ide konten, rumusan kalimat promosi, hingga konsep poster produk yang menarik.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka tidak sekadar menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan AI menggunakan informasi produk yang mereka miliki masing-masing. Sesi diskusi dan tanya jawab pun berjalan interaktif untuk memperdalam pemahaman warga yang baru pertama kali bersentuhan dengan teknologi tersebut.

Selain pengenalan AI, tim website UAD juga menyosialisasikan kehadiran portal NAWASENA Center, yakni Karangtengah.id. Website ini dilengkapi dengan fitur khusus UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital gratis untuk mempromosikan produk-produk lokal desa.

Menyadari adanya kendala berupa keterbatasan smartphone mumpuni di kalangan ibu-ibu, tim PPK Ormawa RDC UAD telah menyiapkan solusi praktis. Bagi warga yang terkendala gawai, proses pendaftaran dan unggah produk ke website akan dibantu penuh oleh tim operasional NAWASENA Center yang diisi oleh para pemuda Karang Taruna Padukuhan Karangtengah.

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, UMKM di Karangtengah diharapkan bisa segera “naik kelas”. Pemanfaatan kolaborasi antara teknologi kecerdasan buatan dan website desa ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan promosi, dan pada akhirnya mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-pelaku-UMKM-untuk-pemanfaatan-AI-Foto.-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 08:23:362026-09-08 13:05:57Berdayakan Pelaku UMKM, Tim PPK Ormawa RDC UAD Latih Pemanfaatan AI

KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahamd Dahlan (UAD) edukasi masyarakat siwates pembuatan spray antinyamuk alami (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.C.3 Siwates, Kaligintung, Temon, Kulon Progo, mengadakan edukasi mengenai pencegahan nyamuk melalui program pembuatan spray antinyamuk berbahan alami. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Dukuh Ribut Yuwono, Minggu 30 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat dari enam RT, yakni RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, RT 17, dan RT 18, serta perwakilan RW 5 dan RW 6 bersama dukuh setempat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai jenis-jenis nyamuk yang terdapat di lingkungan sekitar, cara mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan bahan alami sebagai pengusir nyamuk.

Ketua KKN UAD Unit VII.C.3, Fadli Hafizh Sidiq, bersama pemateri, Khaylla Zahra Fauzie, turut memberikan edukasi kepada peserta. Materi disampaikan melalui penjelasan dan video tutorial mengenai pembuatan spray antinyamuk menggunakan bahan alami berupa serai.

Fadli menjelaskan, “Program tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan lokasi KKN yang mulai memasuki musim penghujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan keberadaan nyamuk di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UAD mengenalkan alternatif sederhana dengan memanfaatkan serai yang mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi spray antinyamuk yang praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Dalam video tutorial, peserta diperkenalkan pada tahapan pembuatan spray antinyamuk berbahan serai. Proses diawali dengan mengupas serai hingga bersih, kemudian mencucinya menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu, serai dipotong menjadi bagian-bagian kecil.

Serai yang telah dipotong kemudian dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan tiga liter air hingga seluruh bagian serai terendam. Selanjutnya, serai direbus hingga mendidih. Setelah mendidih, rebusan serai didiamkan hingga dingin sebelum disaring untuk memisahkan ekstrak serai dari ampasnya.

Sebanyak 1,5 liter ekstrak serai kemudian dicampurkan dengan 500 mililiter alkohol 70 persen dengan perbandingan 3:1. Campuran tersebut diaduk hingga merata, kemudian dimasukkan ke dalam botol spray berukuran 60 mililiter.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit VII.C.3 berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dalam mencegah keberadaan nyamuk sekaligus memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Edukasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan masyarakat secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahamd-Dahlan-UAD-edukasi-masyarakat-siwates-pembuatan-spray-antinyamuk-alami-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:22:412026-09-08 13:05:48KKN UAD Edukasi Masyarakat Siwates Pembuatan Spray Antinyamuk Alami

UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan living Lab CO₂ Merapi untuk pemantauan aktivitas vulkanik (Foto. Tim Bestari)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong pengembangan riset dan teknologi untuk mendukung upaya mitigasi bencana melalui Living Lab CO₂ Merapi. Ekosistem riset tersebut dikembangkan sebagai ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memahami aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Kegiatan Living Lab CO₂ Merapi berlangsung di Merapi Valley, Nganggring, Girikerto, Sleman, pada 22 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD bersama Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi UAD diketuai oleh Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc. dari Program Studi Fisika UAD. Tim tersebut juga terdiri atas Qonitatul Hidayah, S.Si., M.Sc., Dr. Arif Rahman, S.Kom., M.Si., Apik Rusdiarna I.P., S.Si., M.T., Dr. Margi Sasono, S.Si., M.Si., dan Galih Prakoso, S.Si.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pemantauan serta mitigasi kebencanaan di kawasan Merapi. Selain BPPTKG, kegiatan turut melibatkan Pemerintah Kalurahan Girikerto, Babin Kamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Relawan Lingkar Merapi, Relawan Kompas Merapi, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Girikerto.

Ketua Tim Bestari Saintek Living Lab CO₂ Merapi, Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa pendekatan living lab memungkinkan kawasan Merapi menjadi ruang penelitian yang berhubungan langsung dengan kondisi nyata di lapangan. “Melalui pendekatan living lab, penelitian tidak hanya dilakukan di laboratorium, tetapi juga dikembangkan dan diuji dalam konteks lingkungan nyata dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” jelas Umi.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendiskusikan kondisi terkini Gunung Merapi serta pengembangan pemanfaatan data dan teknologi untuk mendukung pemahaman terhadap aktivitas vulkanik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan hasil riset agar semakin relevan dengan kebutuhan pemantauan dan mitigasi bencana.

Living Lab CO₂ Merapi merupakan bagian dari pengembangan ekosistem hidup berbasis sains dan teknologi (Bestari Saintek) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kawasan Merapi ditempatkan sebagai ruang pembelajaran dan penelitian lapangan yang memungkinkan akademisi mengembangkan serta menguji teknologi secara langsung.

Salah satu fokus pengembangan dalam Living Lab CO₂ Merapi adalah pemantauan karbon dioksida (CO₂). Gas tersebut memiliki karakteristik penting dalam sistem vulkanik karena dapat terlepas dari magma pada kondisi tekanan yang relatif lebih tinggi atau kedalaman yang lebih besar dibandingkan sejumlah gas vulkanik lainnya.

Perubahan konsentrasi maupun laju emisi CO₂ dapat memberikan informasi mengenai perubahan proses pelepasan gas atau degassing serta dinamika sistem vulkanik. Oleh karena itu, pemantauan CO₂ menjadi salah satu aspek yang berpotensi mendukung pemahaman terhadap perubahan aktivitas gunung api.

“Pemantauan CO₂ menjadi salah satu bagian penting dalam melihat perubahan kondisi vulkanik. Karena itu, kami mencoba mengembangkan teknologi yang dapat membantu proses pengamatan secara lebih aman dan berbasis data,” tandasnya.

Berangkat dari karakteristik tersebut, Living Lab CO₂ Merapi membuka peluang pengembangan sistem pemantauan aktivitas vulkanik berbasis pencitraan optik. Teknologi ini memungkinkan proses identifikasi dan pengamatan gas dikembangkan secara nonkontak sehingga berpotensi digunakan dari lokasi yang relatif lebih aman tanpa harus selalu mendekati sumber emisi. “Ke depan, kami berharap pengembangan pencitraan optik CO₂ ini dapat mendukung proses deteksi, pemetaan, kuantifikasi, dan pemantauan perubahan CO₂ secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Umi, kolaborasi menjadi bagian penting dalam pengembangan Living Lab CO₂ Merapi. Keterlibatan akademisi, pemerintah, masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya memungkinkan pengembangan riset dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. “Living Lab CO₂ Merapi bukan hanya menjadi tempat untuk melakukan penelitian, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat di kawasan Merapi,” ungkapnya.

Tidak hanya untuk kepentingan penelitian, kawasan Living Lab CO₂ Merapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Salah satu fasilitas yang telah dikembangkan adalah Simulator Merapi di Merapi Valley. Fasilitas tersebut menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk mengenal kondisi dan aktivitas Gunung Merapi secara lebih interaktif.

Sejumlah kelompok yang telah mengunjungi Simulator Merapi di antaranya Relawan Merapi Girikerto, komunitas kepala sekolah dan guru SD, SMP, hingga SMA Muhammadiyah di sekitar kawasan Merapi, siswa SD Muhammadiyah Girikerto, anak-anak Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Pakem, serta Komunitas Pemuda Sidorejo, Girikerto.

Pemanfaatan Simulator Merapi oleh berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa Living Lab dapat menjadi ruang belajar bersama yang menghubungkan hasil pengembangan sains dan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran fasilitas edukasi tersebut juga membuka kesempatan bagi pelajar, relawan, dan komunitas untuk memperoleh pemahaman mengenai kebencanaan melalui pengalaman belajar yang lebih nyata. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-living-Lab-CO₂-Merapi-untuk-pemantauan-aktivitas-vulkanik-Foto.-Tim-Bestari.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:17:052026-09-08 13:05:38UAD Kembangkan Living Lab CO₂ Merapi untuk Pemantauan Aktivitas Vulkanik

LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

LazisMu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) salurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Gunungkidul (Foto. LazisMu UAD)

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak kekeringan melalui kegiatan pentasyarufan air bersih dan paket beras. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kalurahan Pringombo, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu 29  Agustus 2026.

Pentasyarufan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Gunungkidul. Keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau.

Sekretaris LAZISMU UAD, Sunu Prasetya Adi, S.E.Sy., M.E., menjelaskan bahwa Pringombo dipilih berdasarkan rekomendasi wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Proses tersebut turut melibatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rongkop.

“Latar belakang kegiatan ini sebenarnya terkait dengan tanggap darurat kekeringan yang ada di wilayah DIY, khususnya di daerah Gunungkidul. Dari beberapa tempat yang direkomendasikan di Gunungkidul, kemudian terpilihlah Kalurahan Pringombo melalui Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pringombo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rongkop yang bekerja sama dengan LAZISMU UAD,” jelas Sunu.

Dalam pelaksanaannya, LAZISMU UAD menyalurkan sebanyak 100 tangki air bersih kepada masyarakat. Distribusi dilakukan secara khusus kepada warga Pringombo dan secara lebih luas kepada masyarakat di Kapanewon Rongkop melalui jejaring Muhammadiyah setempat.

Selain air bersih, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket beras dengan total sebanyak 210 kilogram. Kegiatan pentasyarufan tersebut tidak berdiri sendiri. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZISMU UAD, Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, serta komunitas De Orange UAD.

Sunu menuturkan, rangkaian kegiatan juga dikemas melalui aktivitas touring dari Kampus UAD menuju lokasi kegiatan di Rongkop, kemudian dilanjutkan hingga Pacitan sebelum kembali ke Yogyakarta. “Kolaborasi dari beberapa pihak ini harapannya tidak hanya memiliki misi sosial, tetapi juga misi terkait dengan bagaimana aktualisasi yang ada di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Menurut Sunu, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk nyata bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama dan penguatan jejaring. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak sekadar menjadi respons sesaat, tetapi mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kondisi kekeringan menjadi perhatian karena sejumlah wilayah di Gunungkidul masih menghadapi keterbatasan sumber air. Berdasarkan informasi yang disampaikan Sunu, kondisi curah hujan di wilayah DIY masih menunjukkan potensi kekeringan yang tinggi. “Saat ini kondisi di wilayah DIY berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengalami kekeringan. Bahkan, mungkin selama satu bulan ini curah hujan sangat rendah, sementara banyak wilayah di Gunungkidul yang tidak memiliki sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Situasi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Melalui bantuan yang diberikan, LAZISMU UAD berharap dapat mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan air selama masa kekeringan.

LAZISMU UAD juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih tidak berhenti pada kegiatan di Pringombo. Sejumlah wilayah lain di Gunungkidul yang membutuhkan bantuan telah masuk dalam daftar alternatif lokasi untuk penyaluran berikutnya.

Sunu menambahkan, LAZISMU UAD masih melakukan koordinasi untuk menentukan wilayah yang menjadi sasaran distribusi selanjutnya. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kekeringan serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Program ini tidak selesai hanya di daerah Rongkop saja. Kami dari LAZISMU UAD masih memiliki beberapa rencana untuk penyaluran air bersih di wilayah lain di Gunungkidul. Ada beberapa alternatif yang sudah masuk dalam daftar LAZISMU UAD dan kami masih menunggu untuk melakukan koordinasi lebih lanjut mengenai lokasi yang dapat kembali menerima distribusi air bersih,” jelasnya.

Keberlanjutan program menjadi penting mengingat potensi kekeringan masih tinggi. Sunu berharap penyaluran air bersih dapat terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan dukungan. “Semoga dengan penyaluran air bersih ini dapat meringankan beban maupun dampak yang melanda masyarakat DIY secara umum, dan secara khusus masyarakat di daerah Gunungkidul,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/LazisMu-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-salurkan-bantuan-air-bersih-bagi-warga-terdampak-kekeringan-di-Gunungkidul-Foto.-LazisMu-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 11:07:372026-09-08 13:05:27LazisMu UAD Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

Tim PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Robot Senagarda dan Website Nawasena ke Warga Karangtengah

07/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan robot Senagarda dan website Nawasena ke warga Karangtengah (Foto. RDC UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2026 sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Robot dan Website pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan ini dilangsungkan di Aula RT 03, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan sekaligus pemahaman teknologi kepada peserta, khususnya mengenai operasional Website Nawasena Center dan Robot Senagarda. Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Dukuh Karangtengah, para pemateri, panitia, dan warga selaku peserta pelatihan.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, serta sambutan dari Ketua Tim Pelaksana dan Dukuh Karangtengah. Memasuki sesi inti yang pertama, peserta mendapatkan pemaparan materi terkait Website Nawasena Center yang disampaikan oleh Dinar, salah satu anggota tim PPK Ormawa RDC UAD. Materi ini berfokus pada pengenalan website tersebut sebagai salah satu inovasi teknologi yang menyokong jalannya program NAWASENA.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan teknologi fisik berupa Robot Senagarda. Materi pengenalan inovasi robot ini dibawakan secara langsung oleh Faizal, yang juga merupakan anggota tim PPK Ormawa RDC UAD.

Guna memastikan materi dapat dipahami dengan baik, di setiap akhir sesi pemaparan dilengkapi dengan Focus Group Discussion (FGD) dan sesi tanya jawab. Sesi interaktif ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi peserta untuk berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan memperdalam pemahaman mereka terhadap teknologi yang sedang dikembangkan di desa mereka.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan sangat lancar sesuai dengan susunan acara yang direncanakan dan diakhiri dengan aksi clear area (merapikan tempat) oleh panitia. Melalui pelatihan ini, masyarakat Karangtengah diharapkan dapat menyerap ilmu teknologi terapan tersebut dan memanfaatkannya secara maksimal untuk mendukung keberhasilan program NAWASENA. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-robot-Senagarda-dan-website-Nawasena-ke-warga-Karangtengah-Foto.-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-07 10:59:362026-09-08 13:05:17Tim PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Robot Senagarda dan Website Nawasena ke Warga Karangtengah

Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

05/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Penyerahan inovasi SI-WARAS oleh Dekan FKM UAD kepada Lurah Caturharjo pada Festival Kesehatan (Foto. Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan peluncuran inovasi kesehatan digital pada ajang Festival Kesehatan Kalurahan Caturharjo di Balai Kalurahan Caturharjo, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Dalam festival kesehatan tersebut, mahasiswa UAD memperkenalkan program HAMEMAYU WARASING DESA yang membawa sejumlah terobosan penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Inovasi utama yang diluncurkan adalah Sistem Informasi Warasing Desa (SI-WARAS), sebuah platform yang dirancang khusus untuk pencatatan dan pengelolaan data kesehatan warga. Sistem cerdas ini turut didukung oleh kehadiran Kartu Jati Waras sebagai media pencatatan serta Buku Pedoman Desa Sehat Caturharjo yang akan menjadi acuan keberlanjutan program di tengah masyarakat.

Sebagai wujud nyata komitmen dan simbol keberlanjutan pemanfaatan inovasi, Dekan FKM UAD, Muhammad Samsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor UAD, menyerahkan langsung SI-WARAS, Kartu Jati Waras, buku pedoman, dan plakat kepada Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si. Acara serah terima ini turut disaksikan oleh perwakilan Bupati Bantul, Nanang Dwiatmoko, S.Sos., serta Dr. Aris Winarna, S.E., M.M. selaku perwakilan dari Direktorat Diseminasi Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi.

Usai prosesi peluncuran resmi, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang dijalankan oleh para kader kesehatan setempat. Pelayanan ini menerapkan konsep One Stop Service, di mana warga cukup mengikuti satu alur pelayanan terpadu mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan fisik, pencatatan hasil, hingga sesi konseling.

Kini, seluruh hasil pemeriksaan kesehatan warga tersebut langsung diinput ke dalam SI-WARAS yang telah berhasil terintegrasi dengan Puskesmas Pandak II. Melalui kolaborasi apik antara UAD, kader kesehatan, dan Kalurahan Caturharjo ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat makin terintegrasi, terdokumentasi dengan rapi, berbasis teknologi, dan terus berkelanjutan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-inovasi-SI-WARAS-oleh-Dekan-FKM-UAD-kepada-Lurah-Caturharjo-pada-Festival-Kesehatan-Foto.-Tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-05 10:49:062026-09-08 13:05:07Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

03/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat (Foto. KKN ADI)

Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi (ADI) mendirikan ruang literasi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di 11 desa wilayah Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Sebelas desa tersebut adalah Desa Suka Damai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Lapolea, Waulai, Walelei, Wamelai, dan Watumela.

KKN ADI periode ini diikuti oleh 82 mahasiswa dari lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), di antaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kendari, ITBM Wakatobi, dan ITBKM Muna Barat. Salah satu program bersama adalah mendirikan ruang-ruang literasi atau pojok baca di 11 desa. Tujuannya untuk meningkatkan budaya membaca dikalangan anak dan remaja.

Menanggapi hal tersebut, Rektor ITBKM Muna Barat, Dr. Rasid, M.Pd.  mengapresiasi dan turut berbahagia atas kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan minat baca bagi anak-anak dan remaja di Muna Barat.

“Alhamdulillah 11 ruang literasi tersedia di 11 desa di wilayah Muna Barat. Respons masyarakat sangat positif, terutama anak-anak karena kini tersedia buku-buku bacaan yang menarik dan dapat menjadi tempat berkreativitas,” ujarnya.

Salah satu DPL dari ITBKM Muna Barat, Tia, M.Pd., menyampaikan, “Program pendirian ruang literasi atau Pojok Baca di 11 desa di Muna Barat khususnya bagi masyarakat Desa Lombu Jaya dan Desa Marobea sangat positif dan strategis. Program ini tidak hanya menyediakan akses bacaan atau literasi bagi anak-anak, remaja, dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berkumpul yang dapat meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat”.

Selanjutnya salah satu mahasiswa KKN di Desa Lahaji, Dafa, juga menyampaikan bahwa tujuan membangun Pojok Baca ini adalah agar anak-anak bisa menanamkan rasa cinta pada buku sedini mungkin sekaligus membangun budaya membaca di lingkungan mereka.

Harapannya, ruang-ruang literasi atau pojok baca yang telah dibuka di 11 desa oleh mahasiswa KKN ADI dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, melibatkan masyarakat, pemuda, dan anak-anak, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada saat program dilaksanakan, tetapi terus berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Selain program membangun ruang literasi di 11 desa, program lain juga dilaksanakan oleh KKN ADI yakni pengolahan sampah, website desa, UMKM, pariwisata, pangan lokal, penanaman pohon, dan program lainnya yang mendukung program desa masing-masing.  (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Mendirikan-Ruang-Literasi-di-11-Desa-Wilayah-Muna-Barat-Foto.-KKN-ADI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:20:062026-09-08 13:04:57KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

03/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo (Foto. KKN UAD)

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 159 Temon Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan rangkaian kegiatan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Temon pada 28–30 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelatihan desain dan branding, manajemen keuangan dan stok, serta Expo UMKM sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28 Agustus 2026 dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desain dan Branding UMKM Kecamatan Temon di Balai Desa Jangkaran, Kulon Progo. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya desain dan branding dalam membangun identitas usaha serta menarik minat konsumen. Melalui sesi pemaparan materi, tanya jawab, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan identitas dan pemasaran produk.

Pada 29 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Stok UMKM di lokasi yang sama. Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pengelolaan modal, pencatatan keuangan, dan pengaturan persediaan barang agar lebih efektif dan tertata. Peserta juga berkesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.

Rangkaian penguatan UMKM kemudian dilanjutkan dengan Expo UMKM pada 30 Agustus 2026 di Pantai Congot sebagai bagian dari kegiatan Fun Bike. Para pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung kepada peserta Fun Bike dan masyarakat yang hadir. Berbagai produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk usaha lainnya, dipamerkan di stan-stan UMKM.

Expo tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku usaha. Salah satu perwakilan penjual dari Kelurahan Janten mengungkapkan bahwa kegiatan pameran berlangsung ramai dan mendapatkan tanggapan baik dari pengunjung. Ia berharap masyarakat dapat kembali berbelanja dan menikmati produk UMKM dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Nunung yang menilai Expo UMKM memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha karena dapat membantu meningkatkan perekonomian dan menambah penghasilan. Ia berharap kegiatan pameran serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat.

Sementara itu, perwakilan Kedai Ara mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Expo UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus hasil penjualan yang baik. Produk yang ditawarkan Kedai Ara mendapat minat tinggi dari pengunjung dan laris sejak kegiatan dimulai. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga melakukan penilaian terhadap UMKM yang mengikuti Expo berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pada akhir acara, peserta terpilih diumumkan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia Korcam KKN 159 Temon. Selain Expo UMKM, kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Fun Bike, pembagian hadiah dan doorprize, serta hiburan musik yang menarik antusiasme masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, Korcam KKN 159 Temon UAD berharap pelaku UMKM di Kecamatan Temon dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mengembangkan usaha. Pelatihan dan Expo UMKM diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu berkembang, beradaptasi, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Penguatan-UMKM-melalui-Pelatihan-dan-Expo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:04:352026-09-08 13:04:48Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

Dosen UAD Beri Pelatihan Koding dan AI bagi Guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan

02/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri pelatihan koding dan AI bagi guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan (Foto. Murinto)

Tim dosen Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (AI) bagi para guru TK ABA di laboratorium informatika Kampus IV UAD.

Ketua tim dosen PKM UAD, Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran serta partisipasi para peserta pada kegiatan yang telah terlaksana untuk kedua kalinya bersama PRA Ngestiharjo Selatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengenalan koding dan AI pada anak usia dini pada dasarnya bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir komputasional (computational thinking), bukan semata-mata menuntut anak membuat program komputer yang rumit.

Pelatihan ini mencakup pemahaman konsep koding plugged (menggunakan perangkat komputer) dan unplugged (melalui aktivitas permainan tanpa komputer). Melalui pendekatan tersebut, anak-anak usia dini difasilitasi untuk mendapatkan pengalaman belajar sambil bermain guna melatih logika berpikir sejak dini.

Pada sesi praktik simulasi pembelajaran, para peserta diperkenalkan pada aplikasi edukasi interaktif GCompris yang dirancang untuk rentang usia 2 hingga 10 tahun, serta aplikasi Scratch Jr. Melalui Scratch Jr, para guru diajak mempraktikkan cara menyusun blok perintah visual guna membuat animasi dan cerita interaktif, mulai dari pengaturan karakter, pemilihan latar belakang, hingga penambahan efek suara (pop sound dan rekaman suara).

Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dan ditutup dengan semangat kebersamaan antara tim dosen Informatika UAD serta para guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-pelatihan-koding-dan-AI-bagi-guru-TK-ABA-PRA-Ngestiharjo-Selatan-Foto.-Murinto.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:39:352026-09-08 13:04:40Dosen UAD Beri Pelatihan Koding dan AI bagi Guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan

Mahasiswa UAD Kembangkan Potensi Bahan Bakar Kapal Dari Rumput Laut

02/09/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan potensi bahan bakar kapal dari rumput laut (Foto. TIM PKM-RE UAD)

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya kelautan yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), wilayah perairan laut Indonesia mencapai sekitar 6,4 juta km2. Besarnya wilayah tersebut menjadi peluang untuk menggali berbagai potensi hayati laut, termasuk rumput laut. Pada 2025, produksi rumput laut Indonesia tercatat mencapai 10,80 juta ton dengan potensi lahan budidaya sekitar 26 juta hektare berdasarkan data Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya (DJPB).

Potensi tersebut mendorong mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk mengeksplorasi pemanfaatan sumber daya laut sebagai alternatif bahan baku energi. Melalui pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), tim mahasiswa yang tergabung dalam The Alchemist of the Sea mengangkat penelitian berjudul “Perbandingan Pirolisis Katalitik Fe-Impregnated Biochar dan Non-Katalitik Sargassum sp. terhadap Kualitas Bio-Oil sebagai Marine Fuel Oil (MFO)”.

Penelitian tersebut berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM. Fokus penelitian diarahkan pada pemanfaatan Sargassum sp. sebagai biomassa laut untuk menghasilkan bio-oil yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif bagi sektor maritim.

Untuk menghasilkan produk tersebut, Sargassum sp. diproses menggunakan teknologi pirolisis. Pada tahap ini, biomassa mengalami proses penguraian akibat pemanasan dalam kondisi minim oksigen sehingga menghasilkan produk berupa bio-oil dan biochar. Bio-oil yang diperoleh selanjutnya menjalani proses pemurnian dan distilasi untuk mendapatkan karakteristik produk yang sesuai dengan bahan bakar yang ditargetkan.

Tidak hanya menghasilkan produk utama, biochar yang terbentuk dari proses pirolisis juga dimanfaatkan kembali dalam penelitian. Material tersebut diproses menjadi Fe-impregnated biochar dan digunakan sebagai katalis untuk membantu mengurangi kandungan senyawa beroksigen pada bio-oil. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk bahan bakar yang dihasilkan.

Tahap selanjutnya dilakukan melalui pengujian karakteristik bio-oil dengan mengacu pada parameter dan standar bahan bakar kapal yang telah digunakan secara komersial. Hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar untuk melihat sejauh mana bio-oil berbasis Sargassum sp. memiliki potensi sebagai alternatif Marine Fuel Oil (MFO).

“Kami berharap penelitian ini dapat dilanjutkan dengan eksplorasi yang lebih luas terhadap potensi sumber daya laut Indonesia, terutama untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di masa mendatang,” ujar Devi Murtiningsih selaku perwakilan tim The Alchemist of the Sea. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-potensi-bahan-bakar-kapal-dari-rumput-laut-Foto.-TIM-PKM-RE-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:33:032026-09-08 13:04:30Mahasiswa UAD Kembangkan Potensi Bahan Bakar Kapal Dari Rumput Laut
Page 4 of 34«‹23456›»

TERKINI

  • Mahasiswa Gizi UAD Gelar Program GENZI di SMPN 3 Berbah07/10/2026
  • UAD PTS Terbaik DIY Berdasar Pemeringkatan THE WUR07/10/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 207/10/2026
  • Menempa Mahasiswa Menuju Konselor Profesional yang Unggul dan Berkemajuan07/10/2026
  • Prodi BK UAD Pererat Kebersamaan melalui Camp Counseling 202606/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top